7 Inovasi LG di IFA 2026 yang Membawa Teknologi Lebih Dekat ke Keseharian

Seperti apa wujud teknologi yang semakin memahami kebutuhan penghuninya? Di IFA 2026, LG memperlihatkannya melalui tujuh inovasi home appliances—menghadirkan AI, efisiensi energi, dan desain yang semakin menyesuaikan cara kita menggunakan ruang di rumah.

Tujuh inovasi produk LG di IFA 2026
Tujuh inovasi home appliances LG yang dipamerkan di IFA 2026. (Foto: LG Electronics)

Ranahrumah.com – PRODUK | Teknologi rumah tangga sering kali baru terasa berarti ketika ia menyelesaikan sesuatu yang memang kita hadapi setiap hari.

Kulkas yang membantu mengatur makanan. Mesin cuci yang tahu bagaimana memperlakukan jenis kain berbeda. Peralatan yang tidak mengambil terlalu banyak ruang. Atau dishwasher yang membuat pekerjaan dapur selesai lebih cepat.

Di IFA 2026, LG memperlihatkan tujuh inovasi yang menarik bukan hanya karena teknologinya, tetapi karena cara teknologi tersebut diterjemahkan menjadi pengalaman yang lebih mudah bagi penggunanya.

Jika artikel sebelumnya membahas bagaimana LG mengembangkan AI Home yang semakin memahami kebiasaan dan konteks kehidupan penghuni, kali ini kita bisa melihat bentuk konkretnya melalui produk.

Baca Juga: Efisiensi Energi yang Menjadi Standar Baru Peralatan Rumah Tangga

LG SIGNATURE Refrigerator dengan teknologi Large Language Model (LLM) di IFA 2026. (Foto: LG Electronics)

1. Kulkas yang Bisa Diajak “Berbicara”

Bayangkan ketika kamu tidak perlu lagi mencari-cari pengaturan atau menekan banyak tombol untuk mendapatkan informasi dari kulkas.

LG memperkenalkan generasi terbaru LG SIGNATURE Refrigerator yang membawa teknologi Large Language Model (LLM) ke dalam interaksi dengan perangkat.

Melalui percakapan suara yang lebih natural, pengguna dapat berinteraksi dengan kulkas sekaligus memperoleh panduan, termasuk mengenai cara menyimpan bahan makanan dengan lebih baik. Sebuah layar LCD 6,8 inci menjadi bagian dari pengalaman tersebut.

Yang menarik, kecerdasannya tidak hanya berada pada cara berkomunikasi. Teknologi AI Fresh memantau pola penggunaan dan perubahan suhu, kemudian dapat melakukan pre-cooling hingga dua jam sebelum waktu yang diperkirakan pengguna membuka pintu kulkas.

Jadi, kulkas tidak sekadar mendinginkan makanan. Ia mencoba menyesuaikan cara kerjanya dengan kebiasaan orang yang menggunakannya.

Baca Juga: Solusi Mencuci Pintar yang Merawat Pakaian

AI Wash and AI Dry LG di IFA 2026. (Foto: LG Electronics)

2. Mesin Cuci yang Lebih Mengerti Pakaian

Setiap pakaian memiliki karakter yang berbeda. Bahan yang lembut tentu membutuhkan perlakuan berbeda dari pakaian sehari-hari yang lebih kuat.

LG membawa pendekatan tersebut ke mesin cuci dan pengering melalui AI Wash dan AI Dry, yang dapat mendeteksi karakter kain dan menyesuaikan siklus pencucian maupun pengeringan.

Namun inovasi ini bukan hanya soal perawatan pakaian.

Mesin cuci terbaru LG yang ditampilkan di IFA 2026 menggunakan hingga 70 persen lebih sedikit energi dibandingkan batas minimum yang dipersyaratkan untuk peringkat energi A di Eropa. Teknologi Direct Drive Motor dan Dual Inverter Heat Pump™ ikut mendukung efisiensinya.

Bagi penghuni rumah, artinya cukup sederhana: pakaian dirawat lebih adaptif, sementara energi yang digunakan dapat ditekan.

Teknologi bekerja lebih banyak di belakang layar, tanpa menuntut pengguna semakin sibuk mengaturnya.

WashTower 25 inci LG hemat ruang. (Foto: LG Electronics)

3. WashTower 25 Inci: Ketika Ukuran Mengikuti Rumah

Keterbatasan ruang sering kali membuat kita harus memilih antara kapasitas dan kenyamanan.

LG mencoba menjawab persoalan tersebut melalui WashTower 25 inci, ukuran baru yang berada di antara model 24 inci dan 27 inci yang telah ada.

Dalam satu unit, mesin cuci dan pengering tetap hadir sebagai solusi laundry terintegrasi. Ukurannya dirancang dengan mempertimbangkan konfigurasi ruang dan furnitur rumah di Eropa.

Inilah contoh menarik bahwa desain hemat ruang bukan berarti sekadar membuat produk menjadi lebih kecil.

Yang dicari adalah ukuran yang pas—cukup compact untuk ruang yang terbatas, tetapi tetap mampu menjalankan fungsi yang dibutuhkan.

WashTower sendiri telah mencatat penjualan global lebih dari 3,2 juta unit, dan model 25 inci ini memperluas pilihan agar solusi laundry dapat semakin sesuai dengan karakter hunian.

Baca Juga: Alasan WashTower LG jadi Pilihan Dunia

Selanjutnya: Kulkas Besar yang Tidak Memakan Ruang (Halaman 2)