Berapa Biaya Listrik AC Inverter per Bulan? Simulasi Perhitungan

Salah satu pertimbangan sebelum membeli AC inverter adalah biaya listrik bulanannya. Benarkah lebih hemat dibanding AC standar?

Penggunaan AC Inverter memberikan suhu yang stabil di kamar tidur
Pada AC inverter, konsumsi rata-rata bisa turun menjadi sekitar 500–600 watt setelah suhu stabil. (Foto: LG Electronics)

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Teknologi inverter pada AC hadir sebagai solusi yang sering disebut lebih hemat listrik — sekaligus lebih mahal.

Secara harga, AC inverter memang berada di atas AC non-inverter. Namun perbedaan ini bukan sekadar soal merek atau fitur tambahan, melainkan teknologi di dalamnya.

AC konvensional bekerja dengan sistem on-off. Saat suhu ruangan sudah mencapai angka yang diinginkan, kompresor akan mati. Ketika suhu naik kembali, kompresor menyala dengan daya penuh. Siklus hidup-mati ini terjadi berulang kali dan membutuhkan lonjakan daya listrik cukup besar setiap kali kompresor menyala.

Sebaliknya, AC inverter menggunakan teknologi yang memungkinkan kompresor menyesuaikan kecepatan rotasi. Saat pertama dinyalakan, kompresor bekerja maksimal untuk mendinginkan ruangan dengan cepat. Setelah suhu tercapai, kecepatannya menurun dan bekerja stabil untuk menjaga suhu tetap konstan tanpa perlu mati-nyala berulang.

Inilah yang membuat harga AC inverter lebih tinggi: sistem elektroniknya lebih kompleks dan menggunakan modul pengatur frekuensi (inverter drive). Namun dalam jangka panjang, konsumsi listriknya bisa jauh lebih efisien.

Baca Juga: Mengapa AC Inverter Harganya Lebih Mahal?

Penghematan Listrik pada AC Inverter

Penghematan ini terjadi karena:

  • Tidak ada lonjakan listrik berulang akibat sistem on-off
  • Kompresor bekerja stabil pada daya rendah setelah suhu tercapai
  • Suhu ruangan lebih konsisten sehingga tidak terjadi fluktuasi ekstrem

Baca Juga: Perbedaan AC Inverter dengan AC Watt Rendah

Baca Juga: Mengenal Fitur Watt Control pada AC LG dan Simulasi Pengehematan Listrik yang Bisa Dicapai

Simulasi Perhitungan Pengehematan Listrik pada AC Inverter

Seberapa besar penghematan listrik-nya? Berikut simulasi perhitungannya.

Misalnya:

AC 1 PK (±800 watt non-inverter)

Dipakai 8 jam/hari

Tarif listrik rata-rata Rp 1.444/kWh

Perhitungan kasar:

0,8 kW x 8 jam x 30 hari x Rp 1.444

≈ Rp 277.000 per bulan

Pada AC inverter, konsumsi rata-rata bisa turun menjadi sekitar 500–600 watt setelah suhu stabil.

Simulasi kasar:

0,55 kW x 8 jam x 30 hari x Rp 1.444

≈ Rp 190.000 per bulan

Selisih ± Rp 80.000–90.000 per bulan.

Dalam setahun, penghematan bisa mencapai lebih dari Rp 1 juta.

Kesimpulannya, jika penggunaan AC hanya sesekali, AC standar mungkin masih relevan. Tetapi untuk penggunaan rutin dan jangka panjang, AC inverter bisa menjadi investasi yang lebih masuk akal. (RR)

Baca Juga: AC Celest Inverter Midea Terbaru dengan Teknologi AI Pertama di Kelasnya

Cek berita inovasi produk terbaru, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom