
Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Ada satu momen yang sering terjadi setelah rumah selesai dicat: ruang terasa berbeda, tetapi sulit dijelaskan apakah perbedaannya tepat atau justru mengganggu. Warna memang bekerja secara halus. Ia tidak berbicara keras, tetapi ia memengaruhi cara kita merasa.
Karena itu, memahami cara memilih warna rumah bukan hanya soal selera, melainkan soal membaca ruang, cahaya, dan kebiasaan hidup di dalamnya.
Baca Juga: Cara Memilih dan Memberi Aksen Warna untuk Harmoni Ruang
Cara Memilih Warna Rumah: Mulai dari Karakter Penghuni
Salah satu kesalahan paling umum adalah memilih warna hanya karena sedang populer. Padahal, warna yang tepat seharusnya berangkat dari karakter penghuni.
Dalam sesi Discover Colours Nippon Paint, desainer interior Chrisye Octaviani dari Bitte Design Studio menekankan pentingnya memulai dari palet favorit penghuni rumah.
Warna yang disukai secara personal cenderung menciptakan rasa nyaman jangka panjang. Ini jauh lebih penting daripada sekadar mengikuti tren tahunan.
Baca Juga: Tren Warna Hunian 2026: Dari Bahari hingga Etnik Ala Nippon Paint
Color Do’s: Prinsip Dasar Memilih Warna Rumah
Berikut beberapa prinsip yang dapat diterapkan:
1. Tentukan Mood Setiap Ruang
Setiap ruang memiliki fungsi berbeda. Kamar tidur membutuhkan ketenangan, ruang keluarga memerlukan kehangatan, sementara ruang kerja butuh fokus.
Jangan samakan karakter semua ruang.
2. Perhatikan Pencahayaan Alami
Cahaya pagi dan sore menghasilkan efek berbeda pada warna dinding. Warna beige bisa terlihat hangat di pagi hari, namun lebih redup saat sore.
Sebelum mengecat seluruh ruangan, lakukan uji coba pada satu bidang kecil.
3. Pertimbangkan Material dan Tekstur
Warna tidak berdiri sendiri. Ia selalu berdialog dengan material seperti kayu, marmer, kain, atau metal.
Warna netral sering menjadi pilihan aman karena mampu menonjolkan tekstur material tanpa saling bertabrakan.
4. Gunakan Visualisasi Sebelum Mengecat
Memanfaatkan aplikasi visualisasi warna membantu meminimalkan kesalahan. Melalui layanan seperti i-Colour dari Nippon Paint, pengguna dapat melihat simulasi warna sebelum diaplikasikan secara nyata.
Baca Juga: 3 Trik Memadukan Warna dalam Ruangan
Color Don’ts: Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memilih Warna Rumah
Selain mengetahui yang harus dilakukan, penting juga memahami yang perlu dihindari.
1. Menggunakan Warna Dominan Secara Berlebihan
Warna yang terlalu kuat dalam satu ruang bisa melelahkan secara visual. Gunakan sebagai aksen, bukan keseluruhan.
2. Mengikuti Tren Tanpa Konteks
Tren warna hunian bisa menginspirasi, tetapi tidak selalu cocok untuk setiap rumah. Sesuaikan dengan ukuran ruang, pencahayaan, dan gaya hidup.
3. Mengabaikan Fungsi Ruang
Ruang kerja dengan warna terlalu gelap bisa terasa berat. Ruang bermain anak dengan warna terlalu netral bisa terasa kurang hidup.
Warna harus mendukung aktivitas, bukan mengganggu.
Baca Juga: Cara Memilih Warna Rumah sesuai Kepribadian
Memilih Warna Rumah Secara Kontekstual: Kunci Kenyamanan Jangka Panjang
Dalam Discover Colours, Nippon Paint menekankan bahwa warna bukan sekadar tren estetika. Warna adalah bagian dari kualitas hidup.
Pendekatan kontekstual berarti mempertimbangkan:
- Iklim tropis
- Intensitas cahaya
- Ukuran ruang
- Kebiasaan penghuni
Dengan pendekatan ini, cara memilih warna rumah menjadi lebih strategis dan minim risiko.
Warna yang tepat bukan yang paling mencuri perhatian, tetapi yang membuat ruang terasa “klik” dengan penghuninya.
Karena pada akhirnya, rumah bukan tempat untuk terlihat indah semata—tetapi untuk ditinggali dengan nyaman setiap hari. (RR)
Baca Juga: Ajak Anak Mendekor Sendiri Kamarnya dengan Warna, Ini Caranya!
Baca Juga: 4 Rekomendasi Pilihan Warna Dapur untuk Ciptakan Mood yang Baik
Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom


