Fakta Seputar Jamur pada Rumah dan Cara Membasminya

jamur di plafon rumah
Membasmi jamur dengan cara yang tepat agar spora tidak menyebar ke mana-mana.

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Jamur yang menyerang bangunan rumah, dapat tumbuh di aneka benda yang terbuat dari bebatuan, kayu, ataupun kain. Serangan jamur pada benda-benda ini akan mengganggu estetika dan merusak fungsi benda. Jamur juga tumbuh di dinding, lantai, atau plafon rumah. Pada elemen-elemen ini, pertumbuhan jamur yang kronis akan dapat meruntuhkan kekuatan dan membuatnya rusak.

Kesalahan paling sering terjadi, pemberantasan jamur hanya sebatas sementara dengan melakukan tindakan pengecatan ulang, mengecat dengan cat minyak, menutupinya dengan wallpapper, atau tripleks. Tindakan tersebut hanya sebagai tindakan sementara, karena jamur akan muncul lagi dan tetap tumbuh. Ini terjadi lagi karena sumber masalah tidak dihilangkan atau dihambat.

Untuk memberantas jamur harus sampai akarnya atau sumbernya sehingga tak muncul lagi. Karenanya, perlu mengenali ap aitu jamur, cara berkembang biaknya, hingga karakter khususnya. Penaganan dalam pemberantasan jamur, juga harus diperhatikan. Agar tepat, dan tidak justru menimbulkan masalah baru lagi terkait dengan kesehatan penghuni rumah.

Baca Juga: Cara Bebaskan Rumah dari Jamur hingga Tak Muncul Lagi Selamanya

Mengenal Habitat Tumbuhnya Jamur

Di mana yang biasa menjadi tempat berkembang biak jamur? Tempat dan hal berikut ini harus diperhatikan.

1 .Jamur tumbuh pada perabot (khususnya yang terbuat dari kayu) yang diletakkan menempel pada dinding. Karenanya, terjadi kelembapan pada perabot.

2. Jamur tumbuh di lemari. Lemari yang terisi penuh (padat) dengan barang-barang. Akibatnya, ruang di dalam lemari kurang mendapatkan sirkulasi udara yang baik sehingga timbul kelembapan.

3. Jamur tumbuh di dinding atau plafon. Kerusakan pada saluran air (instalasi air) yang melewati dinding atau terjadinya kebocoran pada plafon dapat menimbulkan terperangkapnya uap air di area dinding atau plafon. Perbaiki segera kerusakan pada pemipaan dan keringkan bagian yang basah selambat-lambatnya dalam waktu 24-48 jam.

4. Jamur tumbuh menyebar di dalam ruangan. Bersihkan dan perbaiki segera bagian-bagian yang terkena serangan jamur, agar serangan tidak menyebar ke tempat lain, akibat spora jamur yang berterbangan.

Baca Juga: Mengenal Puricare Dehumidifier LG untuk Solusi Rumah Lembap dan Udara Tercemar

Membasmi Jamur agar Sporanya Tak Menyebar

Ada banyak cara mengatasi serangan jamur. Cara berikut dapat dilakukan.

Serangan jamur yang paling ringan dapat diatasi dengan cuka. Teteskan cuka pada kain lap, dan sapukan kain tersebut pada bagian yang terserang jamur secara perlahan-lahan dan hati-hati agar sporanya tidak berterbangan dan kemudian berkembang di tempat lain. Proses ini kemudian diulangi dengan menggunakan kain lap dan cuka yang baru. Anda juga dapat menggunakan cairan disinfektan atau pembersih jamur khusus yang bisa dibeli di supermarket.

Untuk permukaan yang keras macam dinding atau kayu, bersihkan jamur tersebut menggunakan deterjen dan air. Sementara jika jamur menyerang plafon atau karpet, sebaiknya Anda menggantinya dengan yang baru. Jika di kemudian hari ternyata jamur masih juga tumbuh di tempat yang sama, sebaiknya meminta bantuan ahli.

Seringkali orang menggunakan sikat untuk membasmi jamur. Hal ini justru membantu penyebaran spora jamur ke berbagai tempat, terhirupnya spora pada saluran pernafasan, atau menempelnya spora pada tirai, karpet dan mebel. Karenaya, hindari cara ini! (RR)

Baca Juga: Mengenal Skylight dan Perannya Mencegah Rumah Gelap dan Lembap

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom