Sering Luput Diperhatikan, Pakaian Bekas Berpotensi Jadi Limbah yang Membahayakan Lingkungan

Sustainable fashion, sering luput dari perhatian. Pakaian semestinya dijaga agar tetap dalam kondisi baik dan optimal sehingga punya umur pakai yang lebih lama. Jika sudah tidak terpakai karena berbagai alasan (kekecilan, bosan, ingin update), bisa disumbangkan dalam keadaan layak.

limbah pakaian bekas
Pakaian bekas jadi limbah yang membahayakan lingkungan.

Ranahrumah.com – GAYA HIDUP | Bicara ramah lingkungan, tak hanya soal memilih material aman, mendesain bangunan dengan bukaan yang cukup, menggunakan lampu LED yang efisien dalam menggunakan energi. Bicara limbah juga tak hanya berkutat pada pembicaraan soal sampah (sampah rumah tangga, plastik, dll), obat-obatan, atau air buangan pabrik. Pakaian bekas pun berpotensi jadi limbah yang membahayakan dan berkontribusi besar pada lingkungan.

Sustainable Fashion

Sustainable fashion, sering luput dari perhatian. Meski di Indonesia belum begitu banyak diperbincangkan, pembahasan dan upaya penangan soal ini sudah banyak dilakukan di luar negeri. Pakaian semestinya dijaga agar tetap dalam kondisi baik dan optimal sehingga punya umur pakai yang lebih lama. Jika sudah tidak terpakai karena berbagai alasan (kekecilan, bosan, ingin update), bisa disumbangkan dalam keadaan layak.

Untuk merawat pakaian tetap dalam kondisi baik dengan optimal, mesti ada perubahan pada kebiasaan mencuci pakaian yang kurang tepat. Hindari pencucian yang berpotensi merusak kondisi pakaian dan menyedot penggunaan energi dalam jumlah banyak.

Edukasi serta tips pencucian yang tepat perlu dihadirkan sehingga masyarakat bisa kembali belajar, mengalihkan cara lama kepada cara baru yang lebih efektif dan mendukung konsep sustainable fashion untuk usia pakaian yang lebih panjang.

Baca Juga: Efek Buruk Mencuci Baju Menggunakan Mesin dan Cara Mengatasinya

Limbah Pakaian & Donasi Pakaian Bekas

Intan Anggita Pertiwie, Co-Founder Komunitas Setali mengatakan, “Salah satu langkah untuk mengurangi pakaian terbuang adalah Reduce. Caranya adalah dengan memaksimalkan dan merawat pakaian yang kita miliki dengan seksama. Dengan demikian, pakaian tetap dalam kondisi yang baik dan bisa digunakan lebih lama.”

Mendorong kepedulian akan perawatan pakaian adalah sebuah langkah yang sangat diperlukan, supaya kesadaran yang awalnya kecil menjadi semakin besar di masyarakat.

“Banyak sekali orang yang kurang peduli, tidak merawat pakaian dengan baik, sehingga berujung dibuang. Mereka tidak memahami bahwa baju bekas yang dibuang adalah salah satu limbah terbesar dunia. Padahal, pakaian lama apabila dirawat dengan tepat, masih dapat tampil cantik, tampak baru serta wangi, bila didonasikan pun, masih dalam kondisi yang baik,” ungkapnya.

Usia pemakaian baju yang panjang sejalan dengan konsep sustainable fashion yang tidak hanya bisa dipraktikkan kalangan tertentu, namun menjamah seluruh lapisan masyarakat.

Bagaimana cara kita lebih peduli bumi melalui sehelai pakaian? Dengan merawat pakaian tersebut menggunakan cara yang tepat! Memberikan ‘proper care’ kepada pakaian, agar masa pakainya lebih lama dan tidak menumpuk menjadi limbah pakaian yang mengotori bumi.

Conscious Lifestyle

Memahami limbah pakaian memiliki kontribusi besar pada kondisi lingkungan, mulailah dengan belajar cara mencuci yang tepat sehingga kondisi baju tetap terjaga baik agar dapat digunakan dalam jangka waktu lebih panjang. Plih mesin cuci yang dapat mencuci optimal, sehingga membantu mempertahankan warna tetap cemerlang, tampak baru dan bersih, tak perlu lagi menambah baju baru dalam lemari.

Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan, kita perlu menjalankan conscious lifestyle. Bersama-sama kita maksimalkan pakaian yang kita miliki supaya awet dan tahan lama. Pakaian selalu dapat kita rawat dengan baik, dibuat lebih bergaya melalui mix and match, atau bisa didonasikan bagi sesama kita yang membutuhkan dalam kondisi yang layak.

Melakukan sebuah langkah kecil sederhana dalam merawat pakaian (dengan cara mencuci dengan benar sehingga tak merusak pakaian) dapat memberikan kontribusi besar pada lingkungan tentang cara terbaik menjaga bumi kita. (RR)

Baca Juga: Plus Minus 5 Jenis Material untuk Lemari

Baca Juga: 9 Hal Penting Diketahui sebelum Membeli Mesin Cuci

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom