Exhaust Fan untuk Dapur Bebas Bau dan Tidak Panas

Mendaur udara melalui sistem sirkulasi di dapur bisa dilakukan dengan bantuan exhaust fan. Tak ada lagi cerita merasa tak betah di dapur hanya gara-gara panas, asap, dan bau di dapur jika sebuah exhaust fan terpasang di dalamnya.

contoh exhaust fan yang dipasang di plafon dapur
Peletakan exhaust fan di plafon dapur membantu sistem sirkulasi udara sehingga bebaskan bau dan udara panas.

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Bagaimana bisa berlama-lama di dapur jika hawa di dalamnya panas dan bau?

Panas berasal dari api kompor yang terbawa udara yang berputar-putar di ruang dapur. Apalagi jika tercium bau tak enak yang mungkin berasal dari tempat sampah yang menampung sisa bahan mentah dan sisa makanan. Keadaan ini, selain menyesakkan pernapasan, juga mencemari kualitas udara di rumah.

Itulah yang mungkin terjadi jika sirkulasi udara di dapur tidak baik. Keterbatasan lahan dan posisi bangunan kerap menjadi alasan tidak terdapatnya jendela sebagai salah satu syarat sehat bagi sebuah dapur.

Melalui jendela, udara panas yang dicemari bau tak enak dapat terbuang lalu terganti udara baru dari luar. Namun, bagaimana jika di ruang dapur tidak ada jendela, bagaimana udara dapat berganti?

Baca Juga: Window Shutter Berbahan Sintettis Solid Ini Meredam Panas dan Tak Menyimpan Debu

Baca Juga: Tips Tata Letak Perkakas dan Sarana di Dapur

Baca Juga: Ubah Dapur Standar Menjadi Dapur Luar Biasa Canggih dengan Fitting

Exhaust Fan sebagai Jalan Keluarnya

Fungsi exhaust fan hampir sama dengan jendela, yaitu sebagai jalur sirkulasi udara, hanya saja cara kerjanya ditunjang tenaga listrik. Exhaust fan akan mengisap udara panas, termasuk asap dan bau dari dalam ruang lalu membuangnya ke luar ruang. Bersamaan dengan itu, exhaust fan juga menarik udara segar dari luar ruang untuk dimasukkan ke dalam ruang.

Tipe Exhaust Fan dan Peletakannya

Menurut letaknya, ada tiga tipe exhaust fan yaitu wall mount untuk dinding, window mount untuk jendela, dan ceiling mount untuk plafon.

  • Jika dipasang di dinding, bagian belakang dinding harus area terbuka misalnya halaman atau teras.
  • Jika exhaust dipasang di jendela yang berkaca, setidaknya kacanya setebal 3—7mm.
  • Nah, jika dapur tidak berjendela karena bagian kanan, kiri, dan belakang menempel ke dinding rumah orang lain, maka exhaust fan harus dipasang di plafon sehingga disebut juga ceiling ventilating fan. Exhaust fan yang dipasang di plafon dilengkapi pipa atau ducting untuk meneruskan udara ke luar ruangan melalui lubang di bawah atap.

Baca Juga: Cara Menghitung Kebutuhan Exhaust Fan di Setiap Ruang

Exhaust fan yang beredar di pasaran di antaranya merek KDK dan Panasonic. Walau dapur ada jendela, dan kompor juga telah ada cooker hood yang mengisap asap masakan, namun jika dirasa perlu, pasanglah juga exhaust fan. Kemampuannya mengisap udara panas dan bau dari dapur sambil mengambil udara baru dari luar akan membuat udara mengalir lancar. Dapur pun nyaman kembali untuk beraktivitas. (RR)

Baca Juga: Cara Mengatasi Saluran Pembuangan di Dapur Mampat dan Bau

Baca Juga: Analisa Feng Shui tentang Letak Sumur dan Septic Tank di Dapur yang Bisa Picu Penyakit Tak Berkesudahan

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom(RR)