AC Nyala 8 Jam, Tagihan Listrik Membengkak? LG Inverter New Terminator Diuji UI Hasilnya Rp912/Hari

Menyalakan AC selama berjam-jam tak selalu berarti harus siap dengan tagihan listrik yang membengkak. Hasil pengujian UI pada LG DUALCOOL Inverter New Terminator K05NVA menunjukkan estimasi konsumsi listrik sekitar Rp912 per hari dalam kondisi pengujian tertentu.

Penerimaan sertifikat hasil uji efisiensi energi AC DUAL COOL LG
PT LG Electronics Indonesia (LG) menerima sertifikat hasil uji efisiensi energi dari Universitas Indonesia (UI) untuk produk pendingin ruangan LG DUALCOOL Inverter New Terminator model K05NVA berkapasitas 1/2 PK. (Foto: Dok. LG Indonesia)

Ranahrumah.com – PRODUK | Ada dilema kecil yang mungkin cukup sering terjadi di rumah. Udara sedang panas dan ingin menyalakan AC lebih lama, tetapi kemudian teringat tagihan listrik. Akhirnya AC hanya dinyalakan sebentar, suhu dibuat tidak terlalu dingin, atau perangkat elektronik lain dimatikan agar konsumsi listrik tidak semakin besar.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Pendingin udara merupakan salah satu perangkat rumah tangga yang membutuhkan energi cukup besar, terutama ketika digunakan dalam waktu panjang. Karena itu, memilih AC bukan lagi hanya soal seberapa cepat ruangan menjadi dingin, tetapi juga bagaimana perangkat tersebut menggunakan energi selama beroperasi.

Hasil pengujian Universitas Indonesia (UI) terhadap LG DUALCOOL Inverter New Terminator model K05NVA (1/2 PK) memberikan gambaran menarik. Dalam kondisi pengujian tertentu, AC ini memiliki estimasi konsumsi listrik sekitar Rp912 per hari.

Hasil tersebut menjadi bagian dari pengakuan hasil uji efisiensi energi dari UI untuk model K05NVA sekaligus menjadi dasar bagi LG untuk mengomunikasikan efisiensi energi produk ini kepada konsumen.

Baca Juga: Transformasi Industri HVAC di Indonesia: Tren, Inovasi, dan Tantangan

Diuji UI, Konsumsi Listriknya Sekitar Rp912 per Hari

Bagi konsumen, angka biaya listrik sehari mungkin lebih mudah dibayangkan dibandingkan sekadar angka konsumsi daya. Namun, Rp912 per hari merupakan hasil estimasi berdasarkan kondisi pengujian yang telah ditentukan, bukan jaminan biaya listrik yang sama untuk setiap rumah.

Pengujian UI dilakukan melalui Pengujian Karakteristik Temperatur dan Energi pada AC merek LG, model K05NVA.

Dalam pengujian tersebut, AC dioperasikan pada suhu 24 derajat Celsius selama 8 jam, dengan pengaturan Watt Control 40 persen. Pengukuran temperatur dilakukan setiap lima menit, sedangkan pengukuran daya dilakukan setiap 10 detik.

Ruang yang digunakan merupakan ruang kantor berukuran sekitar 3 x 2,5 meter atau 7,5 m², yang disesuaikan dengan kapasitas pendinginan AC sebesar 0,5 PK.

Dari kondisi pengujian tersebut, diperoleh hasil yang kemudian digunakan untuk memperkirakan konsumsi listrik sekitar Rp912 per hari.

Bagi LG, pengujian oleh UI juga memiliki arti penting karena memberikan validasi terhadap kinerja efisiensi energi yang ingin dikomunikasikan kepada konsumen.

“Kerja sama dengan UI untuk sertifikasi ini bukan yang pertama kali. Kami merasakan impact-nya. Validasi seperti ini diperlukan bagi LG untuk meyakinkan konsumen,” ujar Satrio Purnomo, Product Manager Eco Solutions LG Electronics Indonesia (15/9/26).

Sertifikat hasil uji efisiensi energi dari Universitas Indonesia (UI) untuk AC LG DUAL COOL New Eco untuk model berkapasitas 1/2 PK dan LG DUALCOOL Inverter New Terminator model K05NVA (1/2 PK). (Ranahrumah.com/Erly)

Kerja Sama Pengujian dengan UI Bukan yang Pertama

Pengujian konsumsi energi AC LG bersama UI sebenarnya bukan kali pertama dilakukan.

Pada 2023, pengujian dilakukan terhadap konsumsi listrik LG DUALCOOL New Eco untuk model berkapasitas 1/2 PK. Saat itu, konsumsi listrik harian berada di kisaran 1,04 kWh. Dengan tarif listrik yang berlaku ketika pengujian dilakukan, konsumsi tersebut setara dengan biaya sekitar Rp1.500 per hari.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya LG untuk memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai konsumsi energi AC kepada konsumen.

Menurut LG, ada beberapa alasan mengapa pengujian terhadap AC inverter menjadi penting. Salah satunya karena penggunaan pendingin udara dapat memberikan kontribusi besar terhadap konsumsi energi rumah tangga. Selain itu, terdapat regulasi pemerintah mengenai standar efisiensi energi minimum, sementara AC juga merupakan perangkat yang umumnya digunakan dalam jangka panjang.

Pilihan antara AC inverter dan AC standar pun masih menjadi pertimbangan bagi sebagian konsumen, terutama ketika membandingkan harga pembelian dengan potensi konsumsi listrik selama masa pemakaian.

Karena itu, hasil pengujian konsumsi energi dapat menjadi salah satu informasi yang membantu konsumen memahami penggunaan listrik sebuah AC sebelum menentukan pilihan.

Baca Juga: Mengenal Fitur Watt Control pada AC LG dan Simulasi Penghematan Listrik yang Bisa Dicapai

Raih sertifikat pemngakuan hasil uji hemat energi dari UI, AC LG DUALCOOL Inverter New Terminator model K05NVA (1/2 PK) juga dibekali sejumlah fitur yang ditujukan untuk kenyamanan sehari-hari. (Foto: LG Electronics Indonesia)

Dual Inverter Compressor Menyesuaikan Kebutuhan Pendinginan

Efisiensi energi LG DUALCOOL Inverter New Terminator K05NVA salah satunya ditunjang oleh Dual Inverter Compressor™.

Teknologi ini memungkinkan kompresor menyesuaikan kecepatan kerjanya sesuai kebutuhan pendinginan ruangan. Ketika ruangan membutuhkan pendinginan lebih besar, kompresor dapat bekerja lebih cepat. Setelah suhu mendekati kondisi yang diinginkan, kecepatannya dapat diturunkan.

Kemampuan mengubah kecepatan kerja kompresor inilah yang menjadi salah satu pembeda teknologi inverter dibandingkan sistem kerja kompresor dengan kecepatan tetap.

LG juga menyebut kemampuan tersebut membantu menghasilkan pendinginan lebih cepat dibandingkan model konvensional tertentu.

Watt Control, Ketika Pengguna Bisa Mengatur Konsumsi Daya

Penghematan energi pada AC ini tidak hanya mengandalkan kerja kompresor. Pengguna juga mendapatkan kendali melalui fitur Watt Control.

Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan pengguna mengatur konsumsi daya AC sesuai kebutuhan. Terdapat empat tingkatan pengoperasian hemat daya yang dapat dipilih.

Misalnya pada malam hari ketika udara sekitar sudah lebih sejuk, kebutuhan pendinginan ruangan mungkin tidak sebesar ketika AC pertama kali dinyalakan. Pada kondisi seperti ini, pengguna dapat memilih pengaturan konsumsi daya yang lebih rendah sehingga laju kerja kompresor dapat diperlambat.

“Membuat kendali hemat energi dapat lebih optimal setiap saat dibutuhkan tanpa mengorbankan kenyamanan,” ujar Joohoon Kim, Product Director AC at LG Electronics Indonesia.

Dengan begitu, efisiensi energi tidak hanya menjadi kemampuan yang bekerja di balik sistem AC, tetapi juga sesuatu yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Tak Hanya Bicara Hemat Listrik

Efisiensi energi memang menjadi salah satu pesan utama LG untuk model ini. Namun, kenyamanan tetap menjadi bagian penting dari pengalaman penggunaan AC.

Melalui Dual Swing Auto, aliran udara dingin dapat diarahkan ke berbagai arah secara otomatis. Fitur ini membantu mendistribusikan udara secara lebih merata sehingga udara dingin tidak hanya terpusat pada satu area ruangan.

Untuk ketahanan unit outdoor, LG membekali AC ini dengan Gold Fin™, berupa lapisan pelindung yang membantu melindungi permukaan dari korosi akibat pengaruh lingkungan.

Sementara itu, Auto Cleaning membantu mengurangi kelembapan di bagian dalam unit sekaligus menjaga kebersihan area evaporator.

AC ini juga dilengkapi LG ThinQ, yang memberikan kemudahan pengoperasian melalui perangkat yang kompatibel.

Untuk kebutuhan ketika ruangan perlu segera didinginkan, tersedia pula fitur yang mendukung pendinginan lebih cepat (Turbo).

Baca Juga: Kelebihan Teknologi Inverter Vs Watt Rendah pada AC

Efisiensi Energi dan Garansi Lebih Panjang

Hasil pengujian UI menjadi salah satu dasar LG dalam mengomunikasikan kampanye untuk LG DUALCOOL Inverter New Terminator K05NVA, dengan pesan mengenai biaya listrik yang lebih hemat dan garansi yang lebih panjang.

Bagi konsumen, keduanya berkaitan dengan biaya penggunaan AC dalam jangka panjang. Efisiensi energi menyangkut konsumsi listrik selama pemakaian, sementara garansi memberikan dukungan setelah produk digunakan.

Untuk model ini, LG menyediakan garansi kompresor hingga 10 tahun, serta garansi spare part dan PCB selama 10 tahun, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Di luar persoalan biaya listrik, AC ini juga membawa sejumlah fitur yang ditujukan untuk kenyamanan sehari-hari, mulai dari distribusi udara melalui Dual Swing Auto, perlindungan unit outdoor dengan Gold Fin™, Auto Cleaning, konektivitas LG ThinQ, hingga dukungan pendinginan lebih cepat ketika dibutuhkan.

“Seturut dengan semangat menghadirkan kehidupan yang lebih baik, LG akan terus menghadirkan solusi pendingin udara yang mengutamakan kenyamanan, efisiensi energi, dan nilai tambah bagi konsumen,” tutup Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia.

Pada akhirnya, konsumsi listrik AC di rumah tetap dipengaruhi oleh banyak hal, seperti suhu yang dipilih, lama pemakaian, kondisi ruangan, kebiasaan pengguna, serta tarif listrik yang berlaku.

Namun, bagi konsumen yang selama ini berpikir dua kali sebelum menyalakan AC karena khawatir tagihan listrik membengkak, hasil pengujian UI pada LG DUALCOOL Inverter New Terminator K05NVA memberikan satu informasi yang menarik untuk dipertimbangkan: dalam kondisi pengujian tertentu, konsumsi listriknya diperkirakan sekitar Rp912 per hari.

(RR)

Cek berita terkini dari industri, ulasan inspiratif ranahnya rumah, info properti, gaya hidup, dan inovasi produk baru lainnya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom