
Ranahrumah.com – PRODUK | Pernah merasa tagihan listrik tiba-tiba melonjak saat cuaca sedang panas-panasnya? Banyak orang langsung menebak penyebabnya: AC yang menyala lebih lama atau kulkas yang bekerja tanpa henti sepanjang hari.
Memang sulit menghindari penggunaan dua perangkat ini. AC dibutuhkan untuk menjaga kenyamanan rumah, sementara kulkas harus terus bekerja agar bahan makanan tetap segar.
Kabar baiknya, perkembangan teknologi kini memungkinkan keduanya bekerja lebih cerdas sehingga konsumsi listrik dapat lebih terkendali tanpa mengorbankan kenyamanan.
Salah satu solusi yang ditawarkan adalah AI Energy Mode dari Samsung, fitur berbasis kecerdasan buatan yang hadir pada AC WindFree dan Bespoke AI Refrigerator.
Baca Juga: Inspirasi Rumah Pintar Ala Korea dari Shin Ye Eun dalam Housewarming by LG
Saat Penghematan Tidak Lagi Mengandalkan Pengaturan Manual
Selama ini, upaya menghemat listrik sering dilakukan dengan cara sederhana: menaikkan suhu AC beberapa derajat, mengurangi frekuensi membuka pintu kulkas, atau mematikan perangkat saat tidak digunakan.
Namun, kebiasaan tersebut tidak selalu mudah diterapkan secara konsisten. Di sinilah teknologi AI mulai berperan.
Melalui aplikasi SmartThings, AI Energy Mode mempelajari pola penggunaan perangkat di rumah, memantau konsumsi energi, sekaligus memberikan rekomendasi penghematan yang sesuai dengan kebiasaan penggunanya. Sistem juga dapat memberikan notifikasi jika terjadi lonjakan penggunaan listrik yang tidak biasa.
Dengan kata lain, pengguna tidak perlu terus-menerus memantau konsumsi energi secara manual karena sistem akan membantu melakukan optimalisasi secara otomatis.
Baca Juga: Cara Menghitung PK AC yang Tepat agar Hemat Listrik dan Dingin Maksimal
AC yang Belajar dari Kebiasaan Penggunanya
Bagi pengguna yang mengikuti perkembangan lini AC Samsung, pendekatan berbasis AI sebenarnya bukan hal yang benar-benar baru. Pada generasi WindFree sebelumnya, Samsung telah menghadirkan AI Auto Cooling yang membantu menyesuaikan mode pendinginan berdasarkan kondisi ruangan dan kebiasaan pengguna. Kini, kemampuan AI tersebut berkembang lebih jauh melalui AI Energy Mode. Jika sebelumnya fokus utama AI adalah menjaga kenyamanan pendinginan, kini teknologi tersebut juga berperan aktif membantu mengelola konsumsi energi sehingga penggunaan listrik menjadi lebih efisien.
Pada Samsung WindFree Air Conditioner, AI Energy Mode bekerja dengan menganalisis pola penggunaan, kondisi ruangan, serta kebutuhan pendinginan sehari-hari.
Teknologi ini dapat mengurangi penggunaan energi hingga 30 persen dengan mengatur suhu dan frekuensi kerja kompresor secara otomatis sesuai kebutuhan.
Menariknya, penghematan tersebut tetap dibarengi dengan kenyamanan khas teknologi WindFree Cooling. Udara dingin disebarkan melalui 23.000 lubang mikro sehingga ruangan terasa sejuk merata tanpa hembusan angin yang langsung mengenai tubuh.
Bagi banyak orang yang tidak nyaman dengan semburan udara AC yang terlalu kencang, pendekatan ini menawarkan pengalaman pendinginan yang lebih lembut namun tetap efektif.
Baca Juga: AC WindFree Ultra Samsung, Listrik 180 Watt Saja

Kulkas yang Tidak Sekadar Menjaga Makanan Tetap Dingin
Jika AC menjadi salah satu penyumbang terbesar konsumsi listrik rumah tangga saat cuaca panas, kulkas adalah perangkat yang bekerja sepanjang waktu tanpa jeda. Karena itulah efisiensi pada kulkas juga memiliki pengaruh besar terhadap penggunaan energi secara keseluruhan.
Pada Samsung Bespoke AI Refrigerator, AI Energy Mode bekerja dengan menyesuaikan kecepatan kompresor dan siklus defrost berdasarkan pola penggunaan sehari-hari. Sistem mengenali kapan pintu kulkas sering dibuka, kapan kapasitas penyimpanan sedang penuh, serta bagaimana kondisi lingkungan di sekitarnya.
Berkat pengaturan yang lebih adaptif tersebut, konsumsi energi dapat berkurang hingga 10 persen tanpa mengganggu kesegaran bahan makanan yang disimpan. Ketika penggunaan listrik mulai melampaui target yang telah ditentukan, SmartThings akan mengirimkan notifikasi dan menawarkan aktivasi AI Energy Mode secara langsung.
Baca Juga: 8 Cara Efektif Menghemat Listrik di Rumah
Bukan Hanya Hemat, Tetapi Juga Lebih Praktis
Keunggulan kedua perangkat ini tidak hanya terletak pada efisiensi energi. Keduanya terhubung dalam ekosistem SmartThings yang memungkinkan pengguna memantau berbagai perangkat rumah tangga melalui satu aplikasi.
Pada AC WindFree, tersedia fitur Welcome Cooling yang memanfaatkan GPS ponsel untuk mempersiapkan suhu ruangan sebelum penghuni tiba di rumah. Ada pula Good Sleep Mode yang membantu menjaga suhu ideal sepanjang malam.
Sementara itu, Bespoke AI Refrigerator dilengkapi fitur SmartThings Food yang membantu pengguna mencatat isi kulkas, memantau tanggal kedaluwarsa bahan makanan, hingga mendapatkan rekomendasi resep berdasarkan bahan yang tersedia.
Fitur SmartThings Home Care juga memungkinkan pengguna memantau kondisi perangkat dan menerima notifikasi jika ditemukan potensi masalah.
Ketika AI Hadir untuk Kebutuhan yang Nyata
Kecerdasan buatan sering kali identik dengan teknologi yang rumit. Namun dalam konteks rumah tangga, manfaat yang paling terasa justru berasal dari hal-hal sederhana: membantu mengendalikan konsumsi listrik, mengurangi kerepotan, dan menjaga kenyamanan sehari-hari.
Di tengah meningkatnya kebutuhan energi rumah tangga, kehadiran fitur seperti AI Energy Mode menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya membuat perangkat menjadi lebih pintar, tetapi juga membantu rumah bekerja lebih efisien tanpa mengubah kebiasaan penghuninya. (RR)
Baca Juga: AI & Sustainable Living: Rumah Lebih Hijau, Cerdas, dan Hemat Energi
Cek berita inovasi produk terbaru, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom


