Bikin Area “Me Time” dengan Mengubah Layout Rumah yang Dibeli dari Pengembang

Rumah yang dibeli dari pengembang belum memenuhi kebutuhan. Dilakukan renovasi untuk mengubah layout rumah. Tak hanya sebagai tempat berkumpul, rumah bagi keluarga ini juga menjadi tempat yang nyaman bagi setiap anggotanya ketika ingin menikmati “me time”, waktu untuk diri sendiri.

area makan dengan meja bulat dan bangku
Area Me Time di runag makan yang menyatu dengan dapur mungil. (Foto: IST)

Ranahrumah.com – INSPIRASI | Berada di hoek sehingga punya kelebihan tanah, adalah salah satu alasan bagi pasangan Akhmad Chirshon dan Indri Atiyyatul Aziz membeli rumah ini. Namun, kebutuhan ruang pada rumah yang didesain oleh pengembang ternyata belum memenuhi kebutuhan keluarga mereka. Karenanya, dilakukan renovasi untuk mengubah layout rumah.

Dapur mungil desain kompak mendukung kegiatan bersantai di ruang makan. (Foto: IST)

Mengolah Ruang Lama dan Perbaiki Bangunan Asal

Selain butuh ruang tambahan, layout ruangnya pun perlu diubah sesuai selera mereka. Tambah 2 kamar, memindahkan area servis ke lantai atas, dan membuat taman adalah jenis renovasi pokok yang mereka lakukan.

Pengembangan ini sekaligus juga memperbaiki kondisi bangunan asal. Caranya dengan mengolah ruang lama dan barunya sesuai dengan suasana yang ingin dibangun oleh Akhmad dan Indri. Beberapa yang dilakukan adalah sebagai berikut.

Baca Juga: Kafe Ikonik Usung Konsep Geometry Warmth Padukan Estetika dan Kenyamanan

Ruang tamu yang lebih difungsikan sebagai ruang berkumpul bersama keluarga dalam suasana santai atau saat ingin merayakan waktu sendiri (Me Time) bagi setiap anggota keluarga. (Foto: IST)
  • Ganti Dinding dan Lantai

“Seluruh dinding kami kerok dan aci ulang. Cat ulang juga kami lakukan. Juga, melapisi dinding dengan material berbeda untuk membentuk suasana,“ ujar Indri sambil menunjuk dinding bata ekspos di area makan.

Lantai rumah seluruhnya diganti, dari semula keramik putih menjadi keramik hitam. Mengapa pilih warna hitam? Warna hitam terkesan lebih hangat dan intim, serta tak terkesan dingin. Itulah yang ingin diciptakan di rumahnya.

Khusus untuk area makan, ubin tegel merek Kunci yang digunakan sebagai lantai. “Supaya cocok dengan suasana santai yang kami ingin ciptakan. Sesuai juga dengan meja kayu bulat bergaya country ini,” ujar Indri sambil menunjuk meja bulat kuning yang ada di ruang itu.

Baca Juga: Menata Kamar Anak sesuai Usianya

  • Tambah dan Ubah Layout Ruang

Menambah 2 ruang tidur untuk anak, mengakibatkan beberapa ruang harus berpindah tempat. Ruang servis dipindahkan ke atas, dapur bergeser dan menyatu dengan ruang makan. Saat ini, ruang servis hanya digunakan untuk kamar asisten rumah tangga dan gudang kecil penyimpan peralatan menukang serta untuk cuci jemur. Ke depannya, akan dikembangkan sebagai ruang keluarga.

Carport merupakan satu bagian rumah yang dipindahkan juga. Dulunya, rumah ini memiliki 2 buah carport, 1 di depan dan satu di samping kiri rumah bagian belakang. Demi keamanan dan kenyamanan, Indri memindahkan carport bagian belakang ke depan rumah. Hasilnya, carport depan yang tadinya hanya muat untuk 1 mobil, kini jadi lebih luas, memuat 2 mobil.

Pintu carport yang dulunya juga menjadi gerbang utama, kini menjadi pintu servis saja.

Carport bagian belakang rumah yang dialihfungsikan sebagai taman kolam ikan, paling nyaman untuk Me Time menikmati kesendirian. (Foto: IST)

3 Area Me Time

Setiap ruang memiliki daya tarik tersendiri dan dibuat nyaman untuk digunakan bersama-sama maupun sendirian. Menurut Indri, saat-saat tertentu, baik dia maupun sang suami butuh waktu untuk sendiri. Karena itu, diciptakanlah ruang ruang untuk “me time” di rumah ini, menurut ukuran kenyamanan anggota keluarga ini. Namun Indri memastikan bahwa ruang-ruang itu tetap dapat dipakai oleh seluruh anggota keluarga.

  • Ruang Tamu

Ada 3 area yang digambarkan Indri sebagai ruang bersama dan ruang me time ini. Pertama, adalah ruang tamu yang difungsikan juga sebagai ruang keluarga. Fasilitas yang disediakan di sini seperti seperangkat alat elektronik, lighting, dan furnitur dibuat senyaman mungkin.

“Duduk bersama keluarga inti di sini cukup leluasa dan nyaman,” ujar Indri. “Di saat malam, ketika suami dan anak-anak sudah tidur, ruang ini juga sering saya gunakan untuk duduk membaca bacaan kesukaan seorang diri. Suasana yang tenang menciptakan kenyamanan yang luar biasa. Itulah saat-saat me time saya,” kata Indri menjelaskan.

Baca Juga: Jadkan Ruang Hiburan di Rumah Lebih seru dan Imersif dnegan Lampu Pintar WiZ TV Sync Light

Tangga ke area servis.
  • Area Makan

Area kedua adalah area makan yang menjadi satu dengan dapur mungil. Didesain menghadap ke taman belakang yang berisi taman kering dan kolam ikan, ruang ini menjadi area berkumpul keluarga. “Kami menonton televisi sambil bersantap dan saya bisa melakukan kegiatan memasak pada saat yang bersamaan di tempat ini,” ujar Indri.

Browsing internet atau membaca koran bisa berlama-lama dilakukan di area ini oleh sang suami maupun Indri di saat senggang. “Pagi-pagi saat suasana masih sepi, duduk di tempat ini enak banget lho,” ucapnya lagi.

  • Gazebo di Taman Belakan Rumah

Area ketiga adalah taman yang dilengkapi gazebo di sudut belakang rumah. Setiap weekend, saat cuaca panas, duduk-duduk di sini bersama keluarga diakui Indri—yang adalah desainer taman ini—sangat menyenangkan. Mereka bisa melihat hijaunya tanaman di tengah semilir angin dan menikmati kelincahan ikan bercengkerama di kolam. “Gazebo ini jadi tempat favorit kami bertiga, baik bersama ataupun ketika sendirian,” tutup Indri.(RR)

Denah Rumah

Denah rumah sebelum diubah layoutnya.
Denah rumah lantai 1 setelah diubah layoutnya.
Denah rumah lanati 2

*) artikel pernah dimuat di Tabloid Rumah Cetak Ed 300

Cek inspirasi desain interior dan arsitektur rumah lainnya, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom