LG Monitor Roadshow 2026: Perluas Pilihan Monitor Gaming, Office, dan Kreatif

LG Monitor Roadshow di Jakarta 2026
LG memperkenalkan monitor gaming UltraGear, monitor produktivitas UltraWide, dan monitor kreatif UltraFine dalam LG Monitor Roadshow 2026 di Jakarta. (Foto: Ranahrumah.com/Erly)

| Kebutuhan monitor kini tak lagi seragam. Melalui LG Monitor Roadshow 2026 di Jakarta, LG memperkenalkan beragam pilihan monitor untuk mendukung pekerjaan, kreasi visual, hingga gaming, sekaligus memperluas pasar monitor gaming di Indonesia.

Ranahrumah.com – PRODUK | Monitor kini memiliki peran lebih luas daripada sekadar menampilkan gambar dari komputer. Perangkat ini menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, mulai dari menyelesaikan pekerjaan, mengolah materi visual, hingga menikmati permainan digital. Perbedaan aktivitas tersebut membuat kebutuhan monitor tidak bisa lagi disamakan.

Bagi pekerja kantoran, misalnya, monitor yang nyaman digunakan untuk membuka dokumen, mengolah data, dan menjalankan beberapa aplikasi sekaligus bisa menjadi pilihan yang tepat. Ukuran layar 22 inci atau 24 inci banyak diminati untuk kebutuhan ini, salah satunya karena harganya relatif terjangkau.

Kebutuhannya berbeda bagi pekerja kreatif yang berkutat dengan desain grafis, fotografi, atau penyuntingan video. Ketepatan warna dan detail gambar menjadi pertimbangan penting agar hasil yang ditampilkan di layar dapat mendukung proses kerja mereka.

Sementara itu, gamer membutuhkan monitor dengan karakteristik yang sesuai dengan jenis permainan. Kecepatan respons dan kelancaran pergerakan gambar penting bagi pemain gim kompetitif. Untuk permainan balap, simulasi, atau petualangan, layar melengkung dengan bidang pandang lebih luas bisa memberikan pengalaman bermain yang lebih imersif.

Perbedaan kebutuhan ini turut mendorong perkembangan pilihan monitor di pasaran. Produsen tak hanya menawarkan variasi ukuran, tetapi juga teknologi panel, bentuk layar, dan kemampuan yang dirancang untuk penggunaan tertentu.

Baca Juga: Monitor Gaming 5K dengan AI “UltraGear Evo” untuk Konten Lebih Lengkap bagi Pemain Gim

LG UltraGear 45GX900A-B adalah monitor gaming lengkung (curve) kelas atas dari LG berukuran 45 inci dengan panel OLED.

LG Perluas Pilihan Monitor Lewat Roadshow 2026

Melihat kebutuhan tersebut, LG Electronics Indonesia kembali menggelar LG Monitor Roadshow 2026. Memasuki penyelenggaraan kedelapan sepanjang tahun ini, kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Novotel Mangga Dua Square, Jakarta, pada 26 Oktober 2026.

Roadshow ini sebelumnya telah menjangkau sejumlah kota besar, antara lain Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, dan Palembang. Di Jakarta, kegiatan tersebut dihadiri sekitar 60 peserta dari kalangan distributor dan mitra bisnis lintas sektor.

Melalui kegiatan ini, LG memperkenalkan portofolio monitor yang mencakup tiga lini utama, yaitu UltraGear untuk gaming, UltraWide untuk kebutuhan produktivitas dengan bidang layar lebih luas, serta UltraFine untuk pekerjaan yang mengutamakan kualitas visual.

I Gede Prema Dipta, Product Manager Media Entertainment Solution (MS) for Monitor LG Electronics Indonesia, mengatakan kebutuhan monitor di Indonesia terus berkembang, baik dari sisi kualitas visual maupun fungsinya dalam mendukung aktivitas pengguna.

“Melalui rangkaian roadshow ini, kami dapat melihat secara langsung bagaimana kebutuhan terhadap monitor di Indonesia terus berkembang. Tidak hanya terkait kualitas visual, konsumen kini semakin mempertimbangkan bagaimana sebuah monitor dapat mendukung produktivitas, proses kreatif hingga pengalaman gaming secara lebih optimal,” ujarnya.

Bagi LG, pengenalan beragam pilihan ini juga menjadi kesempatan untuk memperluas pemahaman pasar tentang karakter setiap lini monitor. Dengan begitu, konsumen dapat menentukan perangkat berdasarkan kebutuhan, bukan semata-mata ukuran layar atau harga.

Baca Juga: Monitor Gaming Premium FHD Native 1000Hz Pertama di Dunia

I Gede Prema Dipta dengan monitor LG terbaru UltraGear 25G590B (Native 1000Hz FHD 24.5 inci)

Monitor Gaming LG UltraGear, dari Entry-Level hingga OLED

Salah satu fokus LG dalam pengembangan pasar monitor adalah lini gaming. Menurut I Gede Prema, hingga tahun lalu, seri monitor untuk kebutuhan perkantoran masih menjadi lini yang paling besar kontribusinya terhadap pasar monitor LG di Indonesia.

Melalui roadshow ini, LG ingin memperluas jangkauan monitor gaming, termasuk kepada konsumen yang baru mulai menggunakan monitor khusus gaming. Karena itu, pilihan produknya mencakup berbagai tingkatan, dari kelas entry-level hingga model premium yang menggunakan teknologi OLED.

Saat ini, LG memasarkan sekitar 15 model monitor gaming di Indonesia. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan lini monitor untuk kebutuhan perkantoran, yang berkisar lima hingga enam model. Portofolio ini terus diperbarui setiap tahun untuk mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan pengguna.

Baca Juga: LG DualUp Monitor Tingkatkan Produktivitas Kreatif Digital

LG Monitor 34U511A-B adalah monitor ultrawide berukuran 34 inci dengan rasio layar 21:9 yang dirancang untuk kebutuhan kerja multitasking, belajar, dan hiburan.

Dalam roadshow di Jakarta, LG memperkenalkan jajaran UltraGear yang mencakup sejumlah model, antara lain 24G411B, 25G523B, 27G610A, 27G550B, 32G620B, 27GX704A, 32GX850A, 34GX900A, hingga 45GX900A.

Perbedaan monitor gaming bukan hanya terletak pada spesifikasi teknis. Bentuk layar pun dapat memengaruhi pengalaman bermain.

Untuk gim kompetitif yang menuntut pemain bereaksi cepat, seperti gim tembak-menembak, layar datar atau flat dapat menjadi pilihan yang sesuai. Sementara itu, layar melengkung atau curved menawarkan bidang pandang yang lebih menyelimuti pengguna. Karakter ini dapat mendukung pengalaman bermain gim balap, simulasi, dan petualangan yang mengutamakan sensasi imersif.

Pilihan teknologi panel juga menjadi pembeda. LG mengembangkan monitor dengan panel IPS maupun OLED untuk memenuhi kebutuhan yang berbeda.

Pada monitor OLED, setiap piksel dapat memancarkan cahaya sendiri sehingga tidak membutuhkan lampu latar (backlight) seperti pada panel LCD, termasuk IPS. Karakter ini memungkinkan OLED menampilkan warna hitam yang lebih pekat karena piksel dapat dimatikan secara individual. Hasilnya, kontras dan tampilan warna dapat terlihat lebih menonjol.

LG juga menempatkan teknologi OLED sebagai salah satu kekuatan dalam portofolio monitor premiumnya. Menurut I Gede Prema, LG ingin memperluas pemahaman konsumen terhadap pilihan teknologi tersebut, termasuk manfaatnya bagi pengalaman visual.

Dari sisi harga, monitor gaming LG di Indonesia tersedia mulai sekitar Rp1,4 juta hingga lebih dari Rp20 juta, bergantung pada model dan spesifikasinya. Untuk model premium terbaru ( model 25G590B), LG membuka pemesanan awal atau pre-order pada Oktober lalu dengan harga di kisaran Rp17 jutaan. Program tersebut disertai penawaran kursi gaming sebagai bonus.

Rentang harga yang lebar ini memberi pilihan bagi pengguna dengan kebutuhan dan anggaran berbeda, mulai dari mereka yang ingin mencoba monitor gaming hingga pengguna yang mencari perangkat berteknologi lebih tinggi.

Baca Juga: Monitor Harga 1,6 Jutaan Rupiah dengan Desain Lengkung untuk Kelas Pemula

LG 27U421A-B adalah monitor kelas entry-level dengan panel VA Curved (lengkung 1500R), resolusi FHD (1920 x 1080), dan refresh rate 100Hz

LG UltraWide dan UltraFine untuk Produktivitas dan Kreasi Visual

Di luar gaming, kebutuhan monitor untuk pekerjaan juga menjadi bagian penting dari portofolio LG.

Untuk pengguna yang sering membuka beberapa aplikasi secara bersamaan, monitor dengan bidang layar lebih luas dapat membantu mengurangi kebutuhan berpindah-pindah jendela. LG UltraWide, salah satunya melalui model 34U511, menawarkan ruang tampilan yang lebih lebar untuk mendukung multitasking.

Karakter ini relevan bagi pekerja yang perlu melihat dokumen berdampingan, memantau data sambil menyusun laporan, atau menggunakan beberapa aplikasi dalam satu waktu. Bidang layar yang luas juga dapat membantu pekerja kreatif mengatur ruang kerja digital sesuai kebutuhan.

Sementara itu, LG UltraFine 27U711B ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan detail visual dan reproduksi warna untuk pekerjaan kreatif. Kebutuhan tersebut dapat ditemukan pada aktivitas desain grafis, fotografi, hingga penyuntingan video. Kualitas tampilan menjadi salah satu pertimbangan penting untuk pekerjaan semacam ini. Namun, pemilihan monitor tetap perlu disesuaikan dengan jenis pekerjaan, kebutuhan akurasi warna, perangkat yang digunakan, serta anggaran yang tersedia.

Untuk penggunaan perkantoran sehari-hari, monitor berukuran 22 inci dan 24 inci masih menjadi pilihan yang banyak terserap pasar karena harganya relatif terjangkau. Menurut I Gede Prema, harga monitor LG untuk kebutuhan kantor dimulai dari kisaran Rp1 jutaan.

Adapun penjualan monitor LG di Indonesia selama ini banyak ditopang pasar Jakarta dan Surabaya. Kedua kota tersebut menjadi wilayah dengan penjualan yang menonjol bagi perusahaan.

Roadshow Jadi Bagian dari Strategi Pengembangan Pasar

LG Monitor Roadshow 2026 tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan produk terbaru. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi LG untuk membangun pemahaman bersama distributor dan mitra bisnis mengenai perbedaan fungsi, teknologi, serta keunggulan setiap lini monitor.

Dalam kegiatan di Jakarta, LG menghadirkan sesi pengalaman produk, kuis interaktif, dan aktivitas yang mendorong keterlibatan peserta. Interaksi langsung tersebut diharapkan membantu mitra bisnis menjelaskan pilihan monitor secara lebih tepat kepada calon konsumen.

“Selain terus mengembangkan inovasi produk, kami juga menaruh perhatian pada bagaimana keunggulan setiap produk dapat dipahami dengan baik oleh mitra bisnis maupun konsumen. Dengan pemahaman yang lebih baik, konsumen diharapkan dapat memilih monitor yang paling sesuai dengan kebutuhannya,” lanjut I Gede Prema.

Upaya tersebut sejalan dengan strategi LG memperbesar pasar monitor gaming di Indonesia. Ketika kebutuhan konsumen semakin beragam, pengenalan produk menjadi salah satu cara untuk membuka peluang pasar, terutama bagi pengguna yang selama ini lebih mengenal monitor sebagai perangkat kerja.

Pembaruan produk secara berkala juga menjadi bagian dari langkah tersebut. Dengan pilihan monitor yang mencakup kelas entry-level hingga premium, LG berupaya menjangkau pengguna dengan tingkat kebutuhan dan kemampuan belanja yang berbeda.

“Pasar monitor Indonesia terus berkembang menuju kebutuhan yang semakin beragam dan spesifik. Kami optimistis tren ini akan terus bertumbuh, dan LG ingin mengambil peran aktif dalam mendorong perkembangan tersebut melalui inovasi yang relevan, portofolio yang semakin kuat serta kolaborasi erat dengan mitra bisnis di berbagai wilayah Indonesia,” pungkas I Gede Prema.

Bagi konsumen, semakin beragamnya pilihan monitor memberi kesempatan untuk memilih perangkat yang lebih sesuai dengan aktivitas sehari-hari. Ukuran layar, teknologi panel, bentuk layar, dan anggaran dapat menjadi pertimbangan awal sebelum menentukan pilihan.

Sementara bagi LG, pengembangan portofolio dan roadshow ke berbagai kota menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi di pasar monitor Indonesia, termasuk memperluas penerimaan monitor gaming di luar segmen pengguna yang sudah terbiasa dengan perangkat tersebut.

(RR)

Cek berita inovasi produk terbaru, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom