Dekade Pertama Sharp Greenerator: Merawat Bumi Lewat Aksi Konsisten Anak Muda

Dekade pertama Sharp Greenerator menandai perjalanan penting gerakan anak muda yang konsisten merawat bumi. Selama sepuluh tahun, komunitas binaan Sharp ini melakukan berbagai aksi hijau mulai dari penanaman pohon hingga kampanye pengurangan sampah plastik.

Anggota Sharp Greenerator rayakan 10 Tahun usia
Foto bersama seluruh anggota Sharp Greenerator bersama perwakilan Sharp Indonesia usai acara Sharp Greenerator Festival 2025. (Foto: IST)

Ranahrumah.com – TREN | Bogor pagi itu terasa lebih segar dari biasanya. Ratusan anak muda berseragam hijau putih nampak sibuk mempersiapkan gelaran Sharp Greenerator Fest 2025. Sebagian memulai kegiatan dari lapangan Sempur Bogor berbaur dengan masyarakat, kemudian bersama-sama menuju gedung serbaguna Zeni dan senam bersama. Sebagian lainnya menyiapkan workshop daur ulang kreatif dan panggung untuk talkshow. Di antara senyum dan percakapan ringan, ada semangat yang sama: merayakan 10 tahun Sharp Greenerator, gerakan lingkungan yang tumbuh bersama generasi muda selama satu dekade terakhir.

Sejak berdiri pada 25 November 2015, Sharp Greenerator membawa misi yang sederhana namun bermakna: mengajak anak muda mengenal alam lebih dekat, peduli pada isu-isu lingkungan, dan menggulirkan aksi nyata yang bisa dilakukan siapa saja. Lambat laun, langkah-langkah kecil itu berubah menjadi gerakan hijau yang mengalir dari hulu Sungai Ciliwung hingga pesisir Kepulauan Seribu.

Baca Juga: Sharp Greenerator: Anak Muda Jadi Agen Perubahan Peduli Lingkungan

Denni Wismanto dan Andry Adi Utomo menuliskan pesan dan harapan kepada Sharp Greenerator untuk langkah ke depannya. (Foto: IST)

Belajar dari Alam, Bergerak untuk Bumi

Dalam perjalanannya, komunitas ini menggerakkan berbagai kegiatan konservasi, di antaranya adalah:

  • monitoring kualitas air di Telaga Saat, hulu Ciliwung, untuk memahami pentingnya daerah resapan;
  • penanaman ribuan pohon dan mangrove, yang kini tumbuh menjadi bagian dari ekosistem baru;
  • hingga kampanye pengurangan sampah plastik melalui workshop upcycle dan aksi publik.

Baca aksi komunitas nak muda cinta lingkungan besuka Sharp ini saat rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan aksi pelestarian di Pulau Tunda.

Baca Juga: Rayakan World Clean-Up Day Sharp Greenerator Bersihkan Sampah di Pulau Harapan

Semua itu dilakukan dengan pendekatan khas anak muda—bersemangat, kreatif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tak heran jika banyak anggota Sharp Greenerator yang awalnya datang untuk belajar kini justru memimpin aksi lingkungan di kampus, kantor, atau komunitas tempat tinggalnya.

“Sepuluh tahun bukan perjalanan singkat. Kami bersyukur melihat Sharp Greenerator tumbuh menjadi ruang belajar, berbagi, dan bergerak bagi generasi muda pecinta lingkungan,” ujar Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia.

Baginya, Sharp Greenerator bukan sekadar program CSR, tetapi rumah tumbuh generasi peduli bumi.

Talkshow di acara Sharp Greenerator Fest 2025 mengupas peran korporasi, pemerintah, serta influencer dalam mengatasi permasalahan sampah plastik, 7/12. (Foto: Erly/ Ranahrumah.com)

Puncak Perayaan: Belajar, Berjalan, dan Berbagi Cerita

Perayaan satu dekade diadakan di Kota Bogor melalui rangkaian acara yang inklusif: green fun walk, workshop kreatif, hingga kelas pembelajaran lingkungan terbuka. Suasana hangat terasa dari cara relawan menyapa peserta, cara para fasilitator menjelaskan proses upcycle, hingga tawa anak-anak yang mencoba membuat kerajinan dari bahan daur ulang.

Momen-momen kecil itulah yang mengingatkan bahwa merawat bumi tidak selalu tentang aksi besar—kadang dimulai dari rasa ingin tahu, dari kebiasaan sederhana, dari konsistensi.

Dari pemerintah daerah, dukungan datang melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor.

“Upaya Sharp Greenerator membawa pesan penting bahwa lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Keterlibatan anak muda memperkuat program pemerintah dalam mewujudkan kota yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujar Denni Wismanto, S.E., M.M., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor.

Ia juga membagikan program Bogorku Bersih, sebuah gerakan apresiasi bagi masyarakat yang konsisten mengelola sampah dengan baik—senada dengan semangat Sharp Greenerator yang dekat dengan aksi sehari-hari.

Kolaborasi yang Mengakar

Kesuksesan sepuluh tahun ini tak lepas dari peran para mitra NGO, seperti Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), Coaction Indonesia, TERANGI, dan TRASHI. Mereka menjadi pendamping lapangan, mentor, sekaligus teman bertukar wawasan.

“Sharp Greenerator memberi pengalaman lapangan yang nyata bagi anak muda. Banyak yang dulu datang sebagai peserta, kini menjadi pemimpin aksi di daerahnya masing-masing. Itu bukti pemberdayaan yang hidup,” tutur Melani Kurnia, perwakilan NGO yang mendampingi sejak awal.

Langkah Ramah Lingkungan dari Sisi Industri

Sementara anak muda bergerak di lapangan, Sharp Indonesia juga memperkuat komitmennya melalui perubahan internal.

Dari sisi produksi, dikatakan oleh Andry, Sharp Indoensia mulai mengurangi penggunaan kayu dalam packaging dan beralih ke karton box berbahan recycle—sebuah langkah strategis, mengingat produksi lemari es Sharp mencapai 150 ribu unit per bulan, belum termasuk mesin cuci dan AC.

Untuk pengelolaan limbah elektronik, Sharp menggandeng pengelola limbah khusus, karena plastik sebagai material utama elektronik membutuhkan proses daur ulang tingkat lanjut yang tidak bisa dilakukan sembarangan.

Di sisi publik, Sharp menghadirkan mesin Reverse Vending Machine (RVM) di Mal artha Gading dan baru-baru ini di Plaza Indonesia, yang memberi penghargaan berupa poin bagi masyarakat yang mengumpulkan botol plastik. Artikel Ayo Kurangi Mampah dengan mesin RVM Sharp memberikan informasi lengkap tentang ini.

Baca Juga: Sharp Indoensia Hadirkan Mesin Pneukar Botol Plastik di Area Publik

“Ini cara kami mengajak masyarakat reduce sampah plastik dengan cara yang menyenangkan dan berdampak,” kata Pandu Setio, Senior PR & Brand Communications Manager Sharp Indonesia.

Anak Muda, Harapan Bumi

Sepuluh tahun perjalanan menjadi pengingat bahwa aksi hijau yang dilakukan bersama dapat membentuk dampak luas—baik untuk alam maupun karakter generasi muda.

“Menjaga bumi tidak harus dimulai dari hal besar. Yang penting konsisten dan tulus. Sepuluh tahun ini hanyalah awal,” ujar Prima Yuliana, Presiden Sharp Greenerator.

PT Sharp Electronics Indonesia menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan, mitra NGO, pemerintah daerah, dan masyarakat yang ikut menumbuhkan gerakan ini. Dekade pertama telah terlewati—dan kini, Sharp Greenerator bersiap memasuki babak baru dengan visi lebih besar, aksi lebih banyak, dan dampak yang semakin meluas. (RR)

Cek berita terbaru dari industri, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom