Pesona Taman Vertikal: untuk Estetika & Peredam Panas yang Handal

Ingin menghadirkan taman pada hunian namun lahan terbatas? Taman vertikal pilihannya!

Taman vertikal di dinding luar rumah
Taman vertikal solusi rumah mungil namun ingin tetap memiliki taman untuk estetika dan peredam panas.

Ranahrumah.com – INSPIRASI | Tanaman memiliki peran penting di dalam rumah, karena membuat rumah lebih sejuk dengan menghasilkan gas oksigen (O2 ) dan menyerap gas karbondioksida (CO2 ) yang dikeluarkan manusia.

Bagi kamu pecinta tanaman, taman dapat menjadi media penyalur hobi yang asyik karena dapat menanam tanaman yang kamu sukai.

Tak usah berkecil hati jika tak memiliki lahan yang cukup untuk menghadirkan taman di rumah, karena kamu bisa menghadirkan taman vertikal. Hanya dengan memanfaatkan salah satu dinding rumah, taman yang hijau segar bisa kamu wujudkan. Bagi yang memiliki halaman luas, kehadiran taman vertikal pun bisa menjadi variasi yang menarik bagi hunian. Selain menambah keindahan, taman vertikal juga dapat menjadi “kulit kedua” bangunan yang mampu meredam panas yang diterima bangunan.

Baca Juga: Inspirasi “Taman Terbang” dalam Bangunan

Taman vertikal indoor menggunakan modul khusus sebagai penyimpan media tanam dan tanaman.

Dua Jenis Taman Vertikal

Secara konsep, taman vertikal pada rumah dapat berupa taman estetika maupun taman berkebun. Untuk taman vertikal dengan konsep berkebun, penempatannya bisa di sekitar area dapur sehingga memudahkan perawatan dan sewaktu-waktu dapat dipetik dan digunakan untuk bumbu masak.

Sedangkan taman vertikal dengan konsep taman estetika, penanamannya jangan sampai memberikan kesan berlebihan dengan banyak sekali tanaman dan menggunakan jenis tanaman yang kurang sesuai. Karena, akan menimbulkan kesan seperti hutan yang kurang terawat. Komposisikan jenis dan jumlah tanaman dengan baik, dengan terlebih dulu membuat pola.

Baca Juga: 4 Ide Bikin Focal Point pada Taman, Elemen Apa Saja yang Dibutuhkan?

Baca Juga: Membuat Rock Garden atau Taman Kering di Rumah Mungil

Cara Penanaman

Cara penanaman pada taman vertikal bervariasi.

Ditanam di Dinding dengan Modul Khusus

Caranya, kamu dapat langsung menanam pada dinding atau menggunakan wadah seperti non woven geotextile, yaitu modul tempat menyimpan sekam dan tanaman. Modul ini memiliki bahan yang awet dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Selain itu, modul ini juga dilengkapi kantong-kantong yang dapat ditanami tanaman dengan jenis yang berbeda-beda.

Penggunaan modul ini cocok bagi yang ingin memberikan kesan unik pada rumah. Penanaman dengan menggunakan non woven geotextile agak rumit dan membutuhkan ketelatenan dan perawatan yang lebih khusus. Namun, hasilnya akan sangat indah.

Selain di luar ruang, taman ini dapat diposisikan di ruang dalam, seperti ruang keluarga maupun area yang dapat dengan mudah dilihat kebanyakan orang. Pilih posisi yang akan memberi daya tarik tersendiri dan memudahkan Anda untuk menyiram taman vertikal tersebut secara rutin.

Baca Juga: Cara Menjaga Keseimbangan Yin dan Yang pada Taman

Taman vertikal menggunakan pot sebagai media untuk menanam.
Menggunakan Pot sebagai Media Tanam

Alternatif cara tanam lain yang dapat dipilih yaitu dengan menggunakan pot sebagai media tanam. Wadah tanam dapat kamu kreasikan sendiri, misalnya dengan menggunakan botol kaca, botol plastik, kaleng, atau wadah lainnya. Untuk kamu yang tidak ingin repot, menanam dengan menggunakan pot menjadi salah satu cara menghadirkan taman vertikal yang paling mudah.

Perawatan tanaman pada pot sama halnya dengan penanaman biasa, yaitu dengan menyiram tanaman sesuai kebutuhan air yang diperlukan. Media pot dapat digantung maupun diletakkan di ambalan.

Bagi kamu yang mempunyai dinding kosong dan lokasi mudah dijangkau oleh sinar matahari, cukup dengan memasang ambalan dan meletakkan pot tanaman, ruang pun tampil lebih cantik. Apabila tidak ada dinding kosong pada rumah, kamu dapat menggantung pot di dekat jendela sehingga tanaman tetap dapat tumbuh dengan memperoleh sinar matahari yang cukup.

Baca Juga: Mengenal GreenHouse: Sarana Berkreasi Kegiatan Berkebun

Baca Juga: Perangkat Berkebun Dalam Ruang dari LG, Inspirastif dan Hemat Ruang

Jenis Tanaman yang Cocok

Prinsip utama pemilihan tanaman untuk taman vertikal adalah pilihlah tanaman yang tidak membutuhkan perawatan ekstra. Pilihlah tanaman yang lambat dalam pertumbuhannya dan yang tidak merambat dalam waktu cepat. Sebab, tanaman seperti ini akan berkembang dan menjalar dengan tidak teratur dan membutuhkan perawatan yang rutin.

Dari sisi estetika, kamu dapat menggunakan tanaman berbunga, misalnya dari jenis bromelia. Tanaman ini, selain memiliki bunga yang indah, juga memiliki daun yang bermacam warna.

Akan lebih bermanfaat, jika kamu tak hanya mempertimbangkan estetika, namun juga mempertimbangkan peran lain yang bisa diberikan oleh jenis tanaman yang ditanam. Kamu bisa memilih jenis tanaman obat-obatan, bumbu, atau sayur-sayuran. Tanaman jenis ini, selain dapat dikonsumsi, juga dapat menjadi media pembelajaran anak mengenai jenis-jenis tanaman. (RR)

Baca Juga: Peralatan Berkebun Praktis dan Aman yang Bikin Nyaman Merawat Taman

Baca Juga: Mengenal Microalga pada MP TREE: Keajaiban Alam untuk Pangan dan Revitalisasi Kawasan Hijau