
Ranahrumah.com – TREN | Dulu, membuat AC bekerja sesuai kenyamanan sering berarti tangan harus lebih rajin memainkan remote. Suhu dinaikkan atau diturunkan, kecepatan kipas diatur, arah hembusan digeser, lalu mode hemat daya dipilih ketika mulai khawatir konsumsi listrik terlalu besar.
Kini, cara itu mulai berubah. LG menghadirkan generasi baru AC LG yang membawa lebih banyak pengaturan ke dalam sistem perangkat, sehingga sebagian keputusan mengenai pendinginan dan penggunaan energi dapat dilakukan secara otomatis.
Melalui peluncuran pada 21 September 2026, LG Electronics Indonesia memperkenalkan tiga lini sekaligus, yaitu LG DUALCOOL AI Air, DUALCOOL New Terminator Inverter, dan Turbocool New Terminator.
Ketiganya hadir dengan karakter berbeda. DUALCOOL AI Air menjadi lini yang membawa otomatisasi berbasis AI lebih jauh, sementara dua lini New Terminator menawarkan pilihan pendinginan dan penghematan energi dengan tingkat kendali yang berbeda.
Dari DUALCOOL yang Diatur Sendiri ke AC yang Lebih Otomatis
Bagi pengguna DUALCOOL generasi sebelumnya, perubahan paling mudah terasa ada pada cara AC bekerja. Pada AC konvensional, pengguna masih banyak menentukan sendiri pengaturan yang dianggap nyaman. Mulai dari suhu, kecepatan kipas, hingga arah hembusan udara.
Pada DUALCOOL AI Air, sistem AI Air dapat membaca kondisi ruangan dan menyesuaikan pendinginan secara otomatis. Sistem dapat mengatur suhu, kekuatan kipas, serta arah aliran udara sesuai kondisi ruang dan posisi pengguna.
LG juga membekali lini ini dengan konektivitas Wi-Fi melalui aplikasi LG ThinQ. Dengan demikian, pengaturan dan pemantauan AC dapat dilakukan melalui smartphone.
Menurut Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia, kehadiran DUALCOOL AI Air merupakan bagian dari upaya LG menghadirkan inovasi yang lebih relevan dengan kebutuhan sehari-hari, sekaligus memperluas edukasi mengenai pengalaman pendinginan yang lebih cerdas, praktis, dan efisien.
Baca Juga: Mengenal Fitur Watt Control pada AC LG dan Simulasi Penghematan Listrik yang Bisa Dicapai
Ketika Penghematan Energi Tidak Lagi Sepenuhnya Manual
Perubahan lain terlihat pada cara mengendalikan penggunaan listrik.
Pada lini DUALCOOL sebelumnya, fitur Watt Control memungkinkan pengguna memilih batas penggunaan daya secara manual. Pada DUALCOOL AI Air, LG membawa pengelolaan energi ke tingkat yang lebih otomatis melalui kW Manager.
Melalui LG ThinQ, pengguna dapat memantau penggunaan listrik dan menetapkan target penggunaan energi. Sistem kemudian melakukan penyesuaian terhadap kinerja AC berdasarkan konsumsi yang telah digunakan dalam periode tersebut.
Artinya, pengguna tidak hanya diberi pilihan untuk menekan penggunaan daya, tetapi juga dapat memantau bagaimana AC menggunakan energi selama pemakaian.
Ada Jendela Terbuka? AC Bisa Mengurangi Kerjanya
Salah satu fitur yang menarik perhatian adalah Window Detection.
Bayangkan AC sedang bekerja mendinginkan kamar, tetapi jendela terbuka. Udara panas dari luar terus masuk sehingga AC harus bekerja lebih keras untuk mencapai suhu yang diinginkan.
Pada DUALCOOL AI Air, perubahan suhu ruangan yang terjadi secara tiba-tiba dapat dideteksi. Sistem kemudian dapat mengaktifkan mode hemat energi untuk mengurangi pemborosan daya. Konsekuensinya, ruangan mungkin tidak sedingin ketika AC bekerja secara normal. Namun, dalam kondisi ketika udara dingin terus terbuang melalui jendela yang terbuka, sistem tidak membiarkan AC bekerja seolah-olah kondisi ruangan tetap tertutup.
Fitur ini menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam menghemat energi: bukan sekadar meminta pengguna mengurangi pemakaian, tetapi membuat AC merespons kondisi ruang yang berubah.
Kenyamanan Juga Dibuat Lebih Personal
Otomatisasi DUALCOOL AI Air tidak hanya berkaitan dengan konsumsi energi.
AI Air dapat menyesuaikan arah dan kekuatan aliran udara berdasarkan kondisi ruangan dan posisi pengguna. Setelah kondisi ideal tercapai, sistem juga dapat menggunakan aliran udara yang lebih lembut sehingga hembusan tidak terus-menerus terasa langsung ke tubuh.
Untuk penggunaan malam hari, Sleep Timer+ dirancang untuk menyesuaikan pengaturan suhu berdasarkan pola penggunaan saat mode tidur digunakan.
Sementara itu, All Cleaning membantu melakukan pembersihan bagian internal AC secara otomatis melalui beberapa tahapan. Pengoperasiannya dapat dilakukan melalui LG ThinQ.
Baca Juga: Hasil Uji UI untuk AC LG Inverter New Terminator, Diakui Efisien dengan Rp912 per Hari

Tiga Lini, Tiga Karakter Penggunaan
Kehadiran DUALCOOL AI Air tidak berarti semua pengguna harus memilih AC dengan fitur AI paling lengkap. LG juga menghadirkan dua lini lain untuk kebutuhan yang berbeda.
DUALCOOL New Terminator Inverter: Hemat Energi, Tetap Bisa Diatur Sendiri
Untuk pengguna yang menginginkan teknologi inverter tetapi tetap ingin menentukan sendiri batas konsumsi daya, ada DUALCOOL New Terminator Inverter.
Lini ini menggunakan Dual Inverter Compressor yang menurut LG dapat mendinginkan ruangan hingga 40 persen lebih cepat dan menghemat listrik hingga 70 persen dibandingkan AC konvensional.
Pengguna tetap memiliki kendali melalui Watt Control, dengan pilihan penggunaan daya 100 persen, 80 persen, 60 persen, dan 40 persen.
Pada varian premium NVB, tersedia pula Filter PM 2.5 untuk membantu menyaring partikel debu halus dari udara dalam ruangan. Pengoperasian tertentu juga dapat dilakukan melalui LG ThinQ.
Turbocool New Terminator: Ketika yang Dicari adalah Dingin Lebih Cepat
Sementara itu, Turbocool New Terminator ditujukan untuk kebutuhan yang berbeda.
Seri ini menyasar ruangan sekitar 6–18 meter persegi dan menggunakan Turbo Mode serta Jet Cool untuk mempercepat proses pendinginan setelah AC dinyalakan.
Untuk pengguna yang membutuhkan pendinginan cepat pada kamar atau ruangan berukuran kecil hingga menengah, pendekatannya lebih sederhana. Ada pula Energy Save Mode untuk membantu mengoptimalkan penggunaan daya pada AC standar.
Dengan demikian, ketiga lini tersebut tidak sekadar menjadi tiga nama produk baru. Masing-masing membawa pendekatan berbeda terhadap kebutuhan pendinginan di rumah.
DUALCOOL AI Air membawa otomatisasi dan pengelolaan energi berbasis AI. DUALCOOL New Terminator Inverter menawarkan efisiensi inverter dengan kendali penggunaan daya yang tetap berada di tangan pengguna. Sementara Turbocool New Terminator menekankan pendinginan cepat untuk ruangan kecil hingga menengah.
Melengkapi Kenyamanan dengan Layanan dan Program Konsumen
Ketiga rangkaian AC terbaru LG tersedia dalam berbagai kapasitas pendinginan untuk kebutuhan ruang yang berbeda. LG juga memberikan garansi kompresor hingga 10 tahun serta garansi suku cadang dan PCB selama 10 tahun untuk seluruh rangkaian model DUALCOOL dan TURBOCOOL seri NSB, sesuai ketentuan yang berlaku.
“Melalui jajaran AC terbaru ini, LG menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi pendingin udara yang selaras dengan beragam kebutuhan ruang dan keseharian masyarakat Indonesia,” Joohoon Kim, Product Director AC at LG Electronics Indonesia dalam keterangan tertulisnya saat peluncuran.
Peluncuran ini juga disertai AC Social Challenge yang berlangsung melalui kanal media sosial resmi LG mulai 21 September hingga 20 Oktober 2026.
LG mengajak konsumen membagikan pengalaman mereka menggunakan AC LG di rumah. Dari cerita yang masuk, akan dipilih 10 kisah untuk masing-masing mendapatkan satu unit AC terbaru LG DUALCOOL Inverter.
Bagi konsumen yang selama ini sudah menggunakan DUALCOOL, hadirnya generasi baru ini menunjukkan bahwa perkembangan AC tidak lagi hanya soal seberapa cepat sebuah ruangan menjadi dingin. Yang mulai berubah adalah cara AC memahami ruang, merespons kebiasaan penggunanya, sekaligus membantu mengelola energi yang digunakan sehari-hari.
Baca Juga: Cara Perbaiki AC Tidak Dingin, Berisik, dan Bocor Tanpa Tukang Servis
(RR)
Cek berita terkini dari industri, ulasan inspiratif ranahnya rumah, info properti, gaya hidup, dan inovasi produk baru lainnya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom


