
Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Meningkatnya kemampuan anak menumbuhkan rasa penasarannya terhadap berbagai hal. Risiko kecelakaan yang dialami juga semakin tinggi. Misalnya, saat anak sudah bisa merangkak, berjalan, dan berlari, lebih besar kemungkinan ia akan menabrak sesuatu dan terjatuh.
Jika rumah dinilai tempat paling aman bagi anggota keluarga, tidak demikian halnya untuk anak-anak. Sebagai tempat tinggal, rumah pun dapat menjadi tempat yang berbahaya bagi anak-anak.
Anak Laki-laki Lebih Berisiko
Menurut Mother&Baby.co.uk, anak-anak di Inggris paling sering mengalami kecelakaan di dapur dan di tangga. Ada banyak kasus kecelakaan pada anak, dengan jumlah kecelakaan terbesar terjadi di ruang makan dan ruang tamu. Tapi, kecelakaan paling serius terjadi di dapur dan tangga. Setiap tahun lebih dari 67.000 anak mengalami kecelakaan di dapur dan 43.000 di antaranya terjadi pada anak berusia di bawah 5 tahun. Anak laki-laki lebih berisiko mengalami kecelakaan dibandingkan anak perempuan, karena anak laki-laki lebih aktif.
Biasanya kecelakaan terjadi karena anak-anak belum memahami konsekuensi untuk sesuatu yang dilakukannya dan beberapa juga karena ingin “pamer” kemampuan. Mereka yang suka menunjukkan kemampuan punya lebih besar risiko mengalami kecelakaan.
Baca Juga: Menata Kamar Anak sesuai Usianya
Tempat Rawan Kecelakaan Anak di Rumah
Berikut 7 tempat rawan kecelakaan anak di rumah.
1. Tempat tidur bayi
2. Jendela dan pintu
3. Kamar mandi
4. Tangga
5. Dapur
6. Ruang tamu
7. Ruang makan
Baca Juga: Membuat Tangga Aman bagi Anak dan Manula

Daftar Kecelakaan Anak yang Sering Terjadi di Rumah
Terjadinya kecelakaan pada anak bukan hanya karena rasa penasarannya, tetapi juga bisa terjadi lantaran kurangnya pengawasan dari orang tua. Untuk menghindari hal ini, Anda wajib mengetahui kecelakaan apa saja yang sering terjadi pada anak di rumah.
- Terjatuh
Anak kecil pasti sering terjatuh dan ini sering terjadi di rumah. Akan tetapi, jika anak terjatuh dari tempat yang tinggi, tangga, ia dapat terluka serius bahkan meninggal. Untuk menghindari kecelakaan ini, pastikan menempatkan pagar di atas dan bawah tangga. Jangan biarkan ada benda ataupun cairan di sekitar anak tangga, karena bisa terinjak dan menyebabkan anak terpleset.
Baca Juga: Tips Mengamankan 5 Area sekitar Anak di Rumah
- Terbentur Furnitur
Bentuk furnitur yang tak ramah anak tentu akan membahayakan anak-anak. Usahakan bentuk furnitur yang dipilih tidak memiliki sudut yang lancip, sehingga tak membahayakan si kecil. Bisa juga, furnitur yang ada dilengkapi busa pengaman pada sudut lancipnya. Beri perhatian ekstra jika di rumah ada furnitur yang terbuat dari kaca seperti meja, jendela, dan lemari.
- Tersetrum
Kabel dan stop kontak menjadi benda yang berbahaya karena memiliki aliran listrik. Pastikan benda benda elektronik dipasang pada instalasi yang benar dan aman sehingga tak membahayakan si kecil ketika bermain. Bila perlu, sembunyikan kabel di balik lemari dan pasang penutup stop kontak.
- Luka Bakar
Kulit anak lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Kulit anak bisa melepuh, walaupun terkena minuman panas yang mungkin sudah dibuat 15 menit yang lalu. Air panas yang digunakan saat mandi juga menyebabkan banyak kecelakaan pada anak. Bila di rumah ada keran air panas dan dingin, nyalakanlah keran air dingin lebih dulu, dan selalu tes suhu air mandi dengan siku sebelum membiarkan anak masuk ke bak mandi. Untuk menghindari kecelakaan, tetaplah bersama anak sepanjang waktu ketika mandi untuk memastikan keamanannya.
Baca Juga: 15 Cara Menciptakan Ruang favorit Anak di Rumah
Baca Juga: Kamar Anak Trendy dengan Gaya Skandinavia
- Keracunan
Insiden keracunan pada anak seringnya disebabkan karena tertelannya obat obatan, produk rumah tangga, atau kosmetik yang diletakkan di sembarang tempat. Karena itu, jika memiliki anak-anak di bawah 10 tahun, terlebih balita, pastikan menyimpan barang-barang tersebut jauh dari jangkauan anak-anak.
Baca Juga: Cegah Gizi Buruk dan Obesitas pada Anak
- Terjepit
Anak seringkali memainkan pintu rumah atau pintu kabinet, yang menyebabkan jari mereka terjepit. Terjepit dapat menyebabkan memar, bengkak, sampai mengalami pendarahan. (RR)
Baca Juga: Toilet Pintar yang Berfokus pada Perwatan Kewanitaan dan Anak
Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom


