Menikmati Sensasi Bioskop di Rumah, Ini Rahasia Kenyamanan Home Theater

Home theater di rumah bukan sekadar TV besar dan speaker bertenaga. Penataan ruang, posisi speaker, pencahayaan, hingga akustik ikut menentukan kenyamanan menonton.

Philips Screen Sync TV
Penggunaan Philips Smart Lighting TV Sync menghadirkan pencahayaan yang mengikuti visual di layar TV. (Foto: Signify)

Pencahayaan Ruang bisa “Dimainkan”

Ada satu lagi yang sering dianggap sepele: lampu ruangan.

Menonton film dalam kondisi gelap total memang bisa terasa seperti bioskop. Tetapi untuk penggunaan di rumah, tidak selalu nyaman jika seluruh ruangan benar-benar tanpa cahaya.

Lampu ambient dengan tingkat terang rendah dapat membantu menjaga kenyamanan, terutama ketika menonton dalam waktu lama.

Hindari lampu yang langsung memantul ke layar atau berada tepat di belakang posisi menonton sehingga mengganggu mata.

Di sinilah smart lighting bisa memberi keuntungan tambahan. Selain bisa disinkronkan dengan layar, pencahayaan dapat dibuat memiliki beberapa skenario: terang untuk aktivitas keluarga, redup untuk menonton film, atau lebih dinamis ketika bermain game.

Ada perkembangan menarik lain dalam home entertainment sekarang: pencahayaan tidak lagi sekadar lampu yang dinyalakan sebelum film dimulai.

Teknologi smart lighting memungkinkan cahaya di sekitar layar mengikuti warna dan perubahan visual yang tampil di layar.

Philips Hue, misalnya, menawarkan sistem sinkronisasi yang dapat membuat lampu warna berubah mengikuti konten. Salah satunya Hue Play HDMI Sync Box 8K yang membaca sinyal dari perangkat HDMI seperti konsol game, streaming device atau pemutar Blu-ray, lalu menyelaraskan lampu Hue dengan tampilan di layar.

Untuk TV yang kompatibel, tersedia pula opsi Hue Sync TV App sehingga sinkronisasi dapat dilakukan langsung melalui televisi tanpa perangkat HDMI tambahan tertentu.

Efeknya bukan untuk membuat ruangan menjadi lebih terang.

Justru sebaliknya, pencahayaan di sekitar layar dapat menjadi bagian dari suasana. Saat adegan berubah, warna cahaya pun ikut berubah. Menonton film akhirnya bukan hanya soal apa yang terlihat di layar, tetapi juga bagaimana suasana ruang mengikutinya.

Baca Juga: Sharp Tambah Pilihan Party Speaker untuk Hiburan di Dalam dan Luar Ruangan

Audio Sekarang Lebih Fleksibel

Begitu juga dengan perangkat suara.

Home theater masa kini tidak harus terdiri dari banyak speaker dan kabel yang berseliweran di lantai.

Soundbar menjadi pilihan praktis untuk ruang keluarga. Beberapa model sudah dilengkapi subwoofer dan mendukung teknologi seperti Dolby Atmos untuk menghasilkan efek suara yang lebih luas.

LG, misalnya, memiliki lini soundbar yang dipadukan dengan televisi untuk menghasilkan pengalaman suara yang lebih menyeluruh. Pada sistem tertentu, TV dan soundbar dapat bekerja bersama sehingga suara tidak terasa hanya berasal dari satu perangkat di bawah layar.

Pilihan lain datang dari berbagai produk home audio, termasuk lini speaker dan audio dari Sharp maupun merek lain.

Jadi, kebutuhan keluarga bisa menjadi pertimbangan utama.

Kalau tujuannya sekadar menonton film dan serial, soundbar mungkin sudah cukup.

Kalau anggota keluarga juga senang bermain game, menonton pertandingan olahraga atau menikmati musik, sistem audio yang lebih lengkap bisa menjadi pilihan.

Home Theater yang Baik Bukan yang Paling Rumit

Mewujudkan home theater bukan perlombaan membeli perangkat paling mahal atau memasang speaker sebanyak-banyaknya.

Yang dicari adalah pengalaman menonton yang nyaman. Gambar terlihat jelas. Dialog terdengar tanpa harus menaikkan volume berlebihan. Efek suara terasa datang dari arah yang tepat. Bass terasa ketika dibutuhkan, tetapi tidak sampai mengganggu. Cahaya ruangan tidak membuat mata cepat lelah.

Dan yang paling penting, semua perangkat tersebut sesuai dengan ruang dan kebiasaan keluarga.

Jadi, sebelum membayangkan ruang bioskop pribadi yang lengkap, coba lihat ruang keluarga di rumah. Mungkin yang dibutuhkan sebenarnya sederhana: TV yang lebih besar, soundbar yang tepat, posisi speaker yang benar, sedikit pengaturan akustik dan pencahayaan yang nyaman.

Setelah itu, tinggal pilih film.

Tak perlu macet-macetan ke bioskop. Sofa di rumah pun bisa menjadi tempat menonton yang menyenangkan.

(RR)

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom