
| Memimpin pasar mesin cuci bukaan depan, meraih penghargaan kepuasan pelanggan, dan menghadirkan inovasi berbasis AI menjadi bagian dari perjalanan LG di Indonesia. Memasuki tahun ke-36, perusahaan juga menyiapkan rangkaian kegiatan untuk mendekatkan teknologi kepada konsumen sekaligus mengapresiasi para guru.
Ranahrumah.com – TREN | Perjalanan sebuah produk rumah tangga tidak berhenti pada teknologi yang ditawarkan. Kemudahan penggunaan, kesesuaian dengan kebutuhan keluarga, serta layanan setelah pembelian turut menentukan bagaimana konsumen menilai sebuah merek.
Bagi LG Electronics Indonesia, kepercayaan tersebut menjadi salah satu modal untuk mempertahankan posisinya di pasar mesin cuci. Perusahaan ini mengumumkan pencapaiannya sebagai pemimpin pasar mesin cuci bukaan depan atau front loading berdasarkan riset independen NIQ-GfK untuk performa pasar sepanjang 2026.
Account Development Director Tech and Durables Indonesia NIQ-GfK, Indriansyah Febrialdy, mengungkapkan bahwa LG meraih pangsa pasar terbesar pada kategori mesin cuci front loading selama periode tersebut. Disampaikannya pada 27 Oktober 2026 di Jakarta, sekitar empat dari sepuluh konsumen yang menggunakan mesin cuci bukaan depan memilih produk LG.
Pencapaian ini menunjukkan kuatnya posisi LG di salah satu segmen mesin cuci. Namun, mempertahankan kepercayaan konsumen juga membutuhkan upaya berkelanjutan, terutama ketika kebutuhan rumah tangga semakin beragam dan teknologi terus berkembang.
President of LG Electronics Indonesia, Ha Sang-chul, menyebut dalam pesan tertulisnya, pencapaian tersebut sebagai bentuk kepercayaan yang berarti bagi perusahaan.
Bagi LG, kepercayaan konsumen bukan hanya berkaitan dengan inovasi produk, tetapi juga bagaimana teknologi dapat memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, perusahaan berupaya mengembangkan produk sekaligus meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman penggunaan.
Baca Juga: Ini Alasan LG WashTower Jadi Pilihan Dunia
Teknologi AI untuk Kebutuhan Mencuci yang Beragam
Salah satu upaya LG dalam menjawab kebutuhan konsumen terlihat melalui pengembangan mesin cuci berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Teknologi ini diarahkan untuk membantu proses pencucian berlangsung lebih praktis, dengan menyesuaikan pengoperasian mesin terhadap karakteristik cucian.
Pada sejumlah lini produknya, LG menghadirkan teknologi AI DD™ (Artificial Intelligence Direct Drive™) dan AI Wash. Keduanya mendukung pengaturan proses pencucian berdasarkan karakteristik cucian, sehingga pengguna tidak harus selalu mengandalkan pengaturan manual.
Sementara itu, LG ThinQ memungkinkan pengguna mengakses fungsi pintar tertentu melalui smartphone. Konektivitas ini memberi kemudahan dalam mengelola penggunaan mesin cuci, sesuai fitur yang tersedia pada masing-masing model.
Selain teknologi, kapasitas mesin cuci juga menjadi pertimbangan bagi rumah tangga. Kebutuhan mencuci pakaian harian, seprai, handuk, hingga cucian keluarga dalam jumlah besar tidak selalu sama. Karena itu, LG menyediakan pilihan kapasitas yang beragam, termasuk untuk pengguna yang ingin menangani lebih banyak cucian dalam satu proses.
Dua contohnya adalah LG WashTower WT2520NHBA, yang memiliki kapasitas pencucian 25 kilogram dan pengeringan 20 kilogram, serta mesin cuci bukaan atas LG TX2522ST5G dengan kapasitas 22 kilogram.
Keduanya menyasar kebutuhan pencucian berkapasitas besar, tetapi dengan bentuk dan pendekatan penggunaan yang berbeda. WashTower memadukan mesin cuci dan pengering dalam satu rancangan vertikal, sedangkan mesin cuci bukaan atas menawarkan format yang lebih familier bagi banyak rumah tangga.
Perbedaan tersebut memberi konsumen pilihan untuk mempertimbangkan bukan hanya jumlah cucian, melainkan juga tata letak ruang, kebiasaan mencuci, dan kebutuhan pengeringan.
Product Director Living HS LG Electronics Indonesia, Kim Nack Sun menjelaskan bahwa pengembangan teknologi AI dan kapasitas besar ditujukan untuk membuat kegiatan mencuci lebih praktis. Teknologi, menurutnya, perlu membantu konsumen mengelola pekerjaan rumah tangga dengan lebih mudah agar waktu dan tenaga dapat digunakan untuk aktivitas lain yang juga penting.
Baca Juga: LG WashTower 25 Inci, Pilihan Baru untuk Area Laundry yang Menyatu dnegan Lemari Built-in
Kepuasan Pelanggan Menjadi Bagian dari Kepercayaan
Selain kepemimpinan pasar, LG meraih Indonesia Customer Satisfaction Award 2026 dari SWA Network untuk kategori mesin cuci.
Penghargaan ini menjadi pengakuan lain di tengah upaya perusahaan memperkuat posisinya di pasar. Jika pangsa pasar memperlihatkan penerimaan produk oleh konsumen, kepuasan pelanggan berkaitan dengan pengalaman yang dirasakan ketika produk digunakan.
Keduanya merupakan aspek yang berbeda, tetapi saling melengkapi. Produk yang sesuai kebutuhan dapat menjadi alasan konsumen memilih sebuah merek, sedangkan pengalaman penggunaan dan layanan purnajual berperan dalam membangun kepercayaan setelah pembelian.
Untuk mendukung hal tersebut, LG menjalankan berbagai kegiatan komunikasi dan edukasi melalui jaringan dealer, kolaborasi dengan kreator digital, serta komunitas afiliasi. Perusahaan juga menempatkan layanan purnajual sebagai bagian dari pengalaman konsumen, mulai dari pemilihan produk hingga penggunaannya.
Bagi konsumen, pendekatan ini penting karena keputusan membeli mesin cuci tidak hanya menyangkut harga dan fitur. Produk tersebut akan digunakan berulang kali dalam rutinitas rumah tangga, sehingga kemudahan pengoperasian, kesesuaian kapasitas, dan dukungan layanan turut memengaruhi pengalaman dalam jangka panjang.
“Pencapaian yang paling berarti adalah ketika kepercayaan konsumen terhadap produk berjalan seiring dengan kepuasan mereka dalam menggunakannya. Kami akan terus menjaga kualitas produk dan layanan agar pengalaman yang dirasakan konsumen semakin baik,” ujar Ratih Nadiah, Product Manager Living HS of LG Electronics Indonesia.
Baca Juga: LG Gandeng One Stop Electronics Hadirkan Penagalaman Baru Mengenal WashTower

Merayakan 36 Tahun Perjalanan Bersama Indonesia
Pencapaian di pasar mesin cuci tersebut bertepatan dengan 36 tahun perjalanan LG di Indonesia. Selama lebih dari tiga dekade, perusahaan mengembangkan bisnis elektronik konsumen dan perangkat rumah tangga seiring perubahan kebutuhan masyarakat.
Memasuki tahun ke-36, LG menjadikan momentum ini bukan hanya sebagai perayaan perjalanan perusahaan, tetapi juga kesempatan untuk mendekatkan inovasi kepada konsumen dan berbagi apresiasi dengan masyarakat.
Salah satu kegiatan yang disiapkan adalah rangkaian LG AI Wash Exhibition di empat kota, termasuk Jakarta. Melalui pameran ini, konsumen dapat berinteraksi langsung dengan inovasi mesin cuci LG sekaligus mengikuti berbagai aktivitas dalam rangka perayaan ulang tahun perusahaan.
Kesempatan melihat dan mencoba produk secara langsung memberi konsumen gambaran yang lebih konkret tentang cara kerja teknologi, fungsi yang tersedia, serta kesesuaiannya dengan kebutuhan rumah tangga. Dengan begitu, pengenalan AI tidak berhenti sebagai penjelasan mengenai fitur, tetapi dapat dikaitkan dengan pengalaman penggunaan sehari-hari.
Corporate Marketing Head of LG Electronics Indonesia Dhita Ayuningtyas mengungkapkan, dalam rangka mengedukasi konsumen, LG menjalin kolaborasi dengan para KOL dari berbagai profil, mulai dari moms, fashion influencer, hingga desainer. Langkah ini cukup efektif agar penjelasan fitur produk yang kadang terlalu teknis bisa terdeliver dengan baik dan konsumen lebih paham dengan lebih mudah. “Edukasi yang lebih dekat ke konsumen ini menciptakan solusi terbaik bagi konsumen dan KOL itu sendiri,” ujarnya.
Baca Juga: 6 Hal yang Wajib Dipertimbangkan sebelum Membeli Mesin Cuci
Apresiasi untuk 36 Guru Indonesia
Perayaan ulang tahun LG juga diwujudkan melalui kegiatan sosial yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Sepanjang November 2026, LG berencana menggelar Social Challenge yang mengajak masyarakat membagikan kisah tentang guru yang telah memberikan inspirasi dan pengaruh positif dalam kehidupan mereka.
Melalui program tersebut, LG akan memberikan total 36 unit mesin cuci kepada 36 guru terpilih. Jumlah penerima disesuaikan dengan usia perjalanan perusahaan di Indonesia, sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap peran guru dalam mendidik dan mempersiapkan generasi masa depan.
Inisiatif ini memperluas makna perayaan perusahaan. Tidak hanya memperkenalkan produk dan pencapaian bisnis, LG juga mengajak masyarakat mengenang sosok yang berkontribusi dalam perjalanan hidup mereka.
Dalam pernyataan tertulisnya, Ha Sang-chul menyampaikan bahwa pertumbuhan LG di Indonesia tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat. Karena itu, perayaan tahun ke-36 menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada mereka yang berkontribusi bagi masa depan Indonesia, termasuk para guru.
Terus Berinovasi dan Tumbuh Bersama Konsumen
Kepemimpinan pasar, penghargaan kepuasan pelanggan, pengembangan teknologi AI, dan program sosial memperlihatkan beberapa sisi perjalanan LG di Indonesia.
Di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berubah, inovasi produk tetap perlu berangkat dari persoalan nyata konsumen: bagaimana mencuci dengan lebih praktis, memilih kapasitas yang sesuai, dan mendapatkan pengalaman penggunaan yang baik.
Bagi LG, memasuki tahun ke-36 menjadi momentum untuk melanjutkan pengembangan teknologi sekaligus menjaga kualitas produk dan layanan. Perusahaan juga ingin mempertahankan kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang tidak terbatas pada pemasaran produk.
Dengan semangat Life’s Good, LG menyatakan komitmennya untuk terus tumbuh bersama Indonesia dan menghadirkan inovasi yang membantu membuat keseharian masyarakat menjadi lebih baik.
(RR)
Baca Juga: Inspirasi Desain Laundry Room Modern, Rapi dan Fungsional
Cek berita dan ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom


