Membuat Dapur Tak Cukup Memilih Model, Ini 3 Hal yang Menentukan Biayanya

Dapur dengan kitchen set
Kitchen set dapur dengan kabinet, meja kerja, dan peranti yang tertata sesuai kebutuhan ruang.

| Model, material, dan peranti dapur perlu direncanakan sejak awal agar kitchen set sesuai kebutuhan dan anggaran.

Ranahrumah.com – INSPIRASI | Dapur yang nyaman bukan semata-mata dapur dengan kitchen set yang bagus. Penataan ruang, pilihan material, hingga letak kompor dan bak cuci ikut menentukan apakah dapur enak digunakan setiap hari.

Persoalannya, ketika mulai merencanakan dapur, banyak pemilik rumah lebih dulu terpikat pada model kitchen set yang dilihat di majalah, media sosial, atau rumah orang lain. Model sudah dipilih, tetapi ukuran ruang, kebutuhan memasak, dan anggaran belum benar-benar diperhitungkan.

Akibatnya, desain yang disukai belum tentu cocok diterapkan di rumah sendiri. Ada yang perlu mengubah ukuran kabinet, mengganti material, atau menambah biaya karena peranti yang diinginkan ternyata tidak sesuai dengan rancangan awal.

Supaya proses membuat dapur lebih terarah, ada tiga hal yang sebaiknya dipikirkan sejak awal.

1. Tentukan Model Kitchen Set Sesuai Ruang dan Kebiasaan

Inspirasi desain dapur bisa ditemukan di mana-mana. Ada dapur berbentuk L yang memanfaatkan sudut ruang, dapur berbentuk I yang memanjang pada satu sisi dinding, hingga dapur berbentuk U yang menyediakan lebih banyak area penyimpanan dan persiapan memasak.

Namun, model yang menarik belum tentu menjadi pilihan terbaik untuk rumah kamu.

Mulailah dengan mengukur ruang yang tersedia. Perhatikan panjang dinding, posisi pintu dan jendela, serta letak instalasi air, saluran pembuangan, dan listrik. Semua ini akan memengaruhi bentuk kitchen set dan penempatan peranti.

Setelah itu, pikirkan kebiasaan menggunakan dapur. Apakah kamu sering memasak untuk seluruh keluarga? Apakah dapur lebih banyak digunakan untuk menyiapkan sarapan sederhana? Berapa banyak peralatan masak yang perlu disimpan? Jawabannya akan membantu menentukan kebutuhan kabinet, luas meja kerja, dan ruang untuk peranti.

Dapur yang sering digunakan untuk memasak tentu membutuhkan area persiapan yang memadai. Sementara itu, dapur mungil perlu lebih cermat mengatur setiap bagian agar ruang gerak tidak terhambat.

Perhatikan pula hubungan antara kompor, bak cuci, dan area persiapan bahan makanan. Ketiganya perlu ditempatkan dengan mempertimbangkan urutan pekerjaan dan kemudahan bergerak. Tidak harus mengikuti satu pola baku, sebab bentuk ruang dan posisi instalasi setiap rumah berbeda.

Jadi, gunakan gambar dapur sebagai inspirasi, bukan pola yang harus ditiru persis. Sesuaikan desain dengan ukuran ruang, kebiasaan memasak, dan kebutuhan penyimpanan keluarga.

Baca Juga: Rumah Modern Memiliki Dapur Kotor dan Dapur Bersih, Bagaimana Pandangan Feng Shui?

2. Pilih Material dan Finishing, Jangan Hanya Melihat Tampilan

Setelah bentuk dapur mulai jelas, saatnya menentukan material. Pilihan ini berpengaruh terhadap tampilan, ketahanan, perawatan, dan tentu saja biaya pembuatan kitchen set.

Ada beberapa bagian yang perlu diperhatikan, yaitu material badan kabinet, lapisan finishing, permukaan meja dapur atau tabletop, serta dinding pelindung di area memasak dan bak cuci atau backsplash.

Setiap bagian memiliki fungsi dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, material yang digunakan tidak harus sama.

Badan kabinet: sesuaikan dengan kebutuhan

Kabinet dapur dapat dibuat menggunakan berbagai jenis material kayu olahan, misalnya plywood atau multipleks, MDF, dan material papan lainnya.

Masing-masing memiliki karakteristik berbeda. Kesesuaiannya untuk dapur bergantung pada kualitas produk, konstruksi kabinet, kondisi lingkungan, serta perlindungan terhadap kelembapan.

Dapur merupakan ruang yang berhadapan dengan air, uap, minyak, dan perubahan suhu. Karena itu, jangan hanya bertanya apakah materialnya kuat. Periksa juga bagaimana bagian tepi dan sambungannya dilindungi, terutama di sekitar bak cuci dan area yang berisiko terkena air.

Material yang terlihat bagus saat baru dipasang belum tentu bertahan baik jika perlindungan dan pengerjaannya kurang tepat.

Baca Juga: 3 Pilihan Jenis Kayu untuk Menciptakan Kesan Rastik

Finishing: menentukan wajah dapur

Finishing merupakan lapisan akhir pada permukaan kabinet. Pilihannya beragam, mulai dari cat hingga material pelapis berbentuk lembaran.

Cat duco dapat menghasilkan tampilan berwarna dengan permukaan yang halus. Pilihan warnanya luas, sehingga cocok untuk dapur dengan tampilan modern maupun klasik. Namun, kualitas hasil akhir sangat bergantung pada persiapan permukaan dan proses pengerjaan. Perawatan serta perbaikan jika tergores juga perlu dipertimbangkan.

Veneer merupakan lembaran tipis kayu asli yang digunakan sebagai pelapis. Serat dan corak kayunya memberikan kesan alami. Karena berasal dari kayu, tampilannya dapat memiliki variasi pola dan warna. Permukaan ini membutuhkan perlindungan serta perawatan yang sesuai dengan jenis lapisan akhirnya.

HPL (High Pressure Laminate) merupakan material pelapis yang tersedia dalam beragam warna, motif, dan tekstur. Ada yang menyerupai kayu, batu, atau permukaan polos. Pilihan ini memungkinkan pemilik rumah mendapatkan tampilan tertentu tanpa harus menggunakan material asli yang ditirunya. Ketahanan hasil akhirnya tetap dipengaruhi oleh kualitas produk dan ketelitian pemasangan, terutama pada bagian sambungan dan tepi.

Selain ketiganya, tersedia pula pilihan pelapis lain, seperti kaca dengan lapisan atau pewarnaan khusus. Penggunaannya perlu disesuaikan dengan fungsi area, karakter desain, dan kebutuhan perawatan.

Lantas, mana yang paling baik? Tidak ada satu jenis finishing yang otomatis menjadi pilihan terbaik untuk semua dapur. Pertimbangkan tampilan yang diinginkan, intensitas pemakaian, kemudahan membersihkan noda, serta biaya pemasangan dan perawatannya.

Jangan lupa membandingkan spesifikasi material yang ditawarkan. Dua kitchen set yang sama-sama terlihat seperti kayu, misalnya, belum tentu menggunakan material dasar dan pelapis yang sama.

Baca Juga: Tren Terkini Material Dapur

| Selanjutnya: Meja dapur dan backsplash juga perlu dipertimbangkan (Halaman 2)