
Meja dapur dan backsplash juga perlu diperhitungkan
Selain kabinet, meja dapur menjadi bagian yang penting karena digunakan untuk menyiapkan bahan makanan, meletakkan peralatan, dan mendukung pekerjaan memasak.
Pilih material dengan mempertimbangkan ketahanan terhadap noda, panas, goresan, serta cara perawatannya. Jangan berasumsi bahwa semua permukaan yang tampak seperti batu memiliki karakteristik yang sama.
Begitu pula dengan backsplash. Area di belakang kompor dan bak cuci lebih rentan terkena cipratan minyak dan air. Material yang digunakan sebaiknya mudah dibersihkan dan sesuai dengan kondisi area tersebut.
Perbedaan pilihan pada kabinet, meja dapur, dan backsplash dapat membuat biaya keseluruhan berubah cukup besar. Karena itu, pastikan setiap bagian sudah masuk dalam perencanaan sebelum menyetujui penawaran harga.
3. Tentukan Peranti Sebelum Kitchen Set Dibuat
Kompor, bak cuci, kulkas, oven, dan microwave bukan sekadar pelengkap dapur. Ukuran dan cara pemasangannya ikut menentukan desain kitchen set.
Bayangkan jika kabinet sudah selesai dibuat, tetapi kompor yang dibeli ternyata membutuhkan ruang lebih besar. Perubahan ukuran dapat membuat bagian kabinet perlu diubah atau bahkan dibuat ulang.
Itulah sebabnya daftar peranti sebaiknya disusun sejak awal.
Catat peranti yang benar-benar dibutuhkan, lalu tentukan ukuran dan cara pemasangannya. Peranti tanam, misalnya, memerlukan bukaan kabinet dengan ukuran tertentu. Sementara itu, kulkas membutuhkan ruang yang cukup untuk penempatan, pembukaan pintu, dan sirkulasi udara sesuai petunjuk produsennya.
Hal serupa berlaku untuk oven dan microwave. Jika ditempatkan di dalam kabinet, pastikan rancangan mengikuti persyaratan pemasangan, ventilasi, dan keselamatan dari produsennya.
Jangan lupa memikirkan kebutuhan listrik dan air. Penempatan peranti harus selaras dengan instalasi yang tersedia. Untuk kompor gas, perhatikan pula kebutuhan sambungan gas dan ventilasi yang sesuai.
Sesuaikan peranti dengan ukuran dapur Dapur mungil bukan berarti harus mengorbankan kenyamanan. Kuncinya adalah menentukan prioritas.
Jika kamu jarang memasak dalam jumlah besar, mungkin tidak membutuhkan kompor dengan banyak tungku. Jika oven jarang digunakan, penyediaan ruang khusus untuk peranti tersebut bisa dipertimbangkan kembali.
Sebaliknya, bagi keluarga yang rutin memasak, meja kerja yang cukup luas dan penyimpanan yang tertata mungkin lebih penting daripada menambahkan banyak peranti.
Dengan menentukan pilihan sejak awal, desain kabinet dapat dibuat mengikuti kebutuhan nyata, bukan sekadar mengejar tampilan dapur yang terlihat lengkap.
Baca Juga: Membuat Dapur Menggunakan Jasa Kontraktor, Begini Cara Menghitung Harga Kitchen Set-nya
Sebelum Memesan Kitchen Set, Periksa Rencana Anggarannya
Ketiga hal tadi saling berkaitan. Model dapur menentukan bentuk dan jumlah kabinet. Material serta finishing memengaruhi spesifikasi dan biaya. Sementara itu, ukuran peranti ikut menentukan dimensi dan konstruksi kitchen set.
Karena itu, jangan hanya meminta harga berdasarkan panjang kabinet. Mintalah rincian penawaran yang menjelaskan material badan kabinet, jenis finishing, spesifikasi meja dapur, backsplash, aksesori, dan peranti yang termasuk di dalamnya.
Pastikan pula apakah harga sudah mencakup pengukuran, pengiriman, pemasangan, serta pekerjaan tambahan seperti instalasi listrik dan air. Biaya pekerjaan tersebut bisa saja dihitung terpisah.
Bandingkan penawaran berdasarkan spesifikasi yang setara. Harga yang lebih rendah belum tentu lebih hemat jika ternyata ada komponen penting yang belum termasuk atau material yang ditawarkan berbeda.
Karena itu, dapur yang baik tidak harus menggunakan material termahal atau memiliki peranti paling lengkap. Yang lebih penting, setiap pilihan sesuai dengan kebutuhan, ruang, dan anggaran.
Dengan perencanaan sejak awal, kamu bisa menghindari perubahan desain yang tidak perlu dan mendapatkan dapur yang nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Baca Juga: 3 Hal Terpenting agar Ruang Servis di Rumah Lebih Humanis dan Ramah Lingkungan
(RR)
Cek berita dan ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom


