Thursday, June 25, 2026
Home Blog Page 229

Kurangi Kemacetan, Transfer Point LRT Gunung Putri Diresmikan

Ranahrumah.com – TREN | Sarana transportasi publik yang baik dan memadai menjadi solusi masyarakat perkotaan, utamanya kota-kota besar seperti Jakarta. Ini dapat mengurangi beban biaya transportasi dan menurunkan polusi.

Di sisi lain, keberhasilan menata sarana transportasi publik akan dapat mengurangi stres, sehingga meningkatkan produktivitas masyarakat. 

Inilah yang mendorong pemerintah memperbanyak fasilitas sarana transportasi publik, baik transportasi massal maupun skala yang lebih kecil.

Agar lebih optimal, pembangunan sarana transportasi publik tersebut diintegrasikan dengan kawasan hunian, guna mempermudah masyarakat menempuh perjalanan. Sejalan dengan hal ini, Bambang Prihartono, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah meresmikan Transfer Point LRT Gunung Putri, di kawasan Podomoro Golf View, Cimanggis, Bogor pada Sabtu (21/04/2018) lalu. 

Baca Juga: AEON Supermarket di Eastvara Mall BSD City Buka Akhir 2024, Destinasi Belanja dan Kuliner Khas Jepang

Pemerintah menunjuk Agung Podomoro Land (APL) sebagai operator transfer point TOD Gunung Putri ini. Fasilitas yang disediakan di sini adalah area parkir luas, shuttle bus, terminal dan ruang tunggu yang nyaman, yang semuanya terkoneksi dengan fasilitas kawasan. 

Transfer Point TOD Gunung Putri mengintegrasikan jalur LRT (Light Rail Transit) dari arah bogor ke cawang (dan sebaliknya), jalur bus baik PPD, Damri, maupun Transjakarta. Presiden Direktur APL, Cosmas Batubara mengatakan sarana ini akan membuat PGV menjadi  kawasan hunian yang  easy to reach, easy to mobile.

Podomoro Golf View (PGV) dikembangkan di lahan seluas 60 hektar, berjarak 19 km dari Cawang, dan berada tepat di depan exit tol Cimanggis-Cikeas Tol Jagorawi.

Baca Juga: Real Estat Komersial di Asia Pasifik Inginkan Bangunan Bersertifikasi Hijau

Baca Juga: Groundbreaking Altea BLVD Kawasan Hunian Berkelanjutan di Cibubur Cocok untuk Healing

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

TV Sharp Aquos IIOTO, Desain Maskulin dan Feminin untuk Milenial

0

Ranahrumah.com-TV Sharp aquos IIOTO Series diluncurkan oleh Sharp Indonesia dnegan 2 seri terbaru, menyasar milenial.

Televisi menjadi peranti elektronik yang hampir selalu ada di setiap rumah. Hiburan elektronik yang memadukan gambar dan suara dalam satu sajian ini cukup mendapat tempat di hati setiap pemilik rumah.

Jadi hiburan rumah yang “lengkap” (ada gambar dan suara), televisi ditoton  selama 5 jam per hari.

Kepuasan menonton televisi diukur dari dua faktor yaitu kualitas gambar yang tajam dan suara yang maksimal. Adapun kenyamanan menonton TV dirasakan melalui kemudahan operasional untuk segala kebutuhan dan desain yang memenuhi karakter  ruang dan penggunanya.

Hal inilah yang melatarbelakangi PT Sharp Elektronics Indonesia meluncurkan dua seri TV terbaru dari tipe Aquos IIOTO, yaitu TV Sharp Aquos IIOTO Series 32” dan 24”.

Dua seri produk ini diakui Sharp diproduksi untuk memenuhi satu ceruk kebutuhan milenial terhadap TV yang belum tersedia di pasar saat ini.

Yang pertama, soal kualitas TV yang membri kepuasan tononan bagi kamum milenial ini. 

“Kami melihat pasar TV LED ukuran 24” – 32”cukup  potensial di kalangan millennial, namun dari model dan fitur yang ditawarkan dari ukuran ini sangat biasa dan standar. Oleh karena itu,  kami kembali meluncurkan AQUOS IIOTO Series yang disesuaikan dengan tren dan selera pasar saat ini,” ujar Andry Adi Utomo,  National Sales Sr. General Manager PT SHARP Electronics Indonesia.

Kebutuhan akan kualitas gambar dipenuhi dengan fitur layar HD Ready dan X2 Master Engine yang memberikan detail gambar yang tajam namun tidak membuat mata cepat lelah pada seri 32” maupun 24”.

Iwan Sunito: Fighting to Great Something

0

Ranahrumah.com – PROFIL | Iwan Sunito: Fighting to Great Something.

Everyone has a strory to tell. Setiap orang punya nilai pembelajaran yang bisa dibagikan kepada orang lain.

Inilah kisah sukses Iwan Sunito, putra asli Indonesia, yang menjadi raja properti di negeri seberang, Australia.

Iwan Sunito (Ge Cen Huan) lahir di Surabaya, 29 Juli 1966, dari rahim sang mama, Susana Satiowijaya (Tio Su Loen).

Sebulan setelah kelahirannya, Iwan pindah ke tanah kelahiran sang ayah, Handy Sunito (Ge Ping Kuang), di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Di sana ia melewatkan masa kecilnya dan tumbuh di tengah keluarga sederhana. 

Untuk menghidupi keluarga dan sekolah Iwan serta kakak adiknya, sang ayah membuka toko kelontong di kampung ini.

Sementara, sang mama berjualan kue kecil-kecilan.

Perjuangan keras orang tuanya untuk menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah terbaik, menjadi teladan yang dilihat langsung oleh Iwan Sunito sehari-hari.

Keteladanan ini rupanya membentuk karakter Iwan dalam perjalanan hidupnya kemudian. 

Baca Juga: Prisca Edwards, Sosok di Balik Kesuksesan Crown

Aksi Solidaritas Tupperware untuk Penanganan Covid-19

0

Ranahrumah.com-KESEHATAN | Aksi Solidaritas Tupperware untuk Penanganan Covid-19

Sampai Minggu (5/4/20) saat artikel ini ditulis,  informasi resmi dari laman Corona.jakarta.go.id mencatat kasus terkonfirmasi Covid-19 secara Nasional adalah 2.273 kasus pasien terinfeksi,  2.056 pasien dalam pengawasan, dan 2.502 orang dalam pemantauan.

Tercatat 164 pasien dinyatakan sembuh, sementara 198 lainnya meninggal.

Terus bertambahnya jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 ini, selain menuntut tersedianya rumah sakit-rumah sakit rujukan, juga adanya tenaga medis dan tenaga non medis di rumah sakit yang mencukupi.

Karyawan rumah sakit dan tenaga medis yang terdiri dari para dokter dan perawat ini lah yang berhadapan langsung dengan pasien.

Selain perlengkapan APD (Alat Pelindung Diri) yang lengkap, stamina dan tubuh yang sehat sangat diperlukan agar mereka tak mudah tertular virus corona dari pasien.

Tupperware pun menyadari betul pentingnya peran tenaga medis yang berjuang di garis dalam penanganan virus terhadap pasien terjangkit.  

Untuk itu, melalui aksi solidaritas untuk mendukung tenaga medis, Tupperware Indonesia menyediakan 3.000 produk wadah makan dan minum kepada tenaga medis di 6 rumah sakit yang ditunjuk pemerintah di DKI Jakarta untuk penanganan pasien virus corona ini.