Komisaris dan CEO One Global Capital, Iwan Sunito, mengungkapkan bahwa hal ini merupakan sebuah kepercayaan yang luar biasa yang diberikan kepada One Global Capital dalam waktu cukup singkat.
“Bagi kami, suntikan dana ini merupakan sebuah kebanggaan atas kepercayaan yang didapat dari investor dalam waktu yang cukup singkat, karena reputasi kami sebagai pengembang juga menjadi pertimbangan utama mereka,” tuturnya.
Menurut Iwan Sunito, jumlah dana yang diterima One Global Capital ini lebih besar dibandingkan pertama kali pihaknya mendapatkan pinjaman dari Goldman Sachs sebesar Rp3,1 triliun pada tahun 2015 untuk pembangunan proyek Infinity.
“Pada saat itu, angka Rp3,1 triliun merupakan single loan terbesar yang pernah diberikan kepada satu pengembang swasta. Kepercayaan tersebut kami balas dengan kesuksesan Infinity, yang pada saat diluncurkan pertama kali secara global, mampu mencetak nilai transaksi Rp3,9 triliun dalam satu hari,” ungkapnya.
Lebih lanjut Iwan Sunito mengatakan, suntikan dana sebesar Rp3,3 triliun tersebut jelas menjadi faktor pendorong yang sangat besar, terutama dalam membangun proyek perdana One Global Capital di Macquarie Park yang akan diluncurkan di tahun 2025.
Ini adalah prestasi One Global Capital yang sebelumnya berhasil mendapatkan Development Application (DA) Approval untuk proyek One Macquarie Park hanya dalam kurun waktu 10 bulan.
One Macquarie Park adalah proyek hunian mixed-use senilai Rp5 triliun yang terdiri dari tiga menara dengan total lahan seluas 6.974 meter persegi.
ONE Macquarie Park akan menampilkan bangunan setinggi 14 lantai yang terdiri dari 307 unit apartemen dengan 1, 2, dan 3 kamar tidur. Sementara di puncak gedung, para penghuni dapat menikmati fasilitas infinity pool.
Selain menawarkan unit apartemen mewah, One Macquarie Park juga akan menghadirkan One Global Resort, sebuah hotel resor papan atas yang memiliki 200 kamar.
“Secara desain, proyek hunian vertikal ini merupakan ‘The Next Level’ dari semua menara hunian ikonik yang pernah kami bangun sebelumnya,” tambah Iwan Sunito.
Dia menerangkan, secara lokasi Macquarie Park terbilang secara strategis dan merupakan salah satu lokasi terbaik di Sydney dengan dua juta meter persegi ruang perkantoran.
Sementara itu, jalur Metro baru direncanakan selesai dibangun pada tahun ini dan akan menghubungkan Macquarie Park dengan kawasan Barangaroo, sehingga waktu tempuh dapat dipangkas menjadi 18 menit.
“Dengan keahlian kami selama puluhan tahun dalam merancang apartemen, dikombinasikan dengan lokasi emas, maka proyek hunian perdana One Global Capital ini menjadi sempurna dan sangat menarik untuk dimiliki,” katanya.
Keyakinan Iwan Sunito- founder One Global Capital, untuk melakukan pembangunan proyek perdananya serta proses akuisisi beberapa aset Crown Group bisa dimaklumi. Pasalnya, laporan properti KPMG pada bulan Juni 2024 tentang kota-kota besar di Australia mengungkapkan harga hunian secara nasional akan naik sebesar 5,3% selama enam bulan ke depan dan sebesar 5,6% selama tahun 2025.
Sementara, harga apartemen di seluruh Negeri Kanguru akan mengalami kenaikan rata-rata sebesar 4,5% pada bulan Desember 2024 dan kemudian menyamai harga rumah tapak dengan pertumbuhan sebesar 5,6% dalam 12 bulan berikutnya.
Adapun harga sewa diperkirakan akan naik sebesar 4% – 5% selama dua tahun ke depan, setelah meningkat sebesar 7,8% selama setahun terakhir, yang merupakan kenaikan terbesar setelah krisis finansial global pada tahun 2008-2009.
“Jika tahun 2024 adalah tahun kebangkitan One Global Capital, maka tahun 2025 merupakan tahun lepas landas bagi kami,” tutup Iwan Sunito.
| LG memperluas pilihan mesin cuci dan pengering bertumpuk melalui WashTower 25 inci. Ukuran baru ini menawarkan alternatif bagi penataan area laundry yang ingin tampil menyatu dengan furnitur rumah.
Ranahrumah.com – PRODUK | Area laundry kini tidak selalu ditempatkan di ruang servis yang tersembunyi di belakang rumah. Pada hunian modern, area ini bisa menjadi bagian dari interior yang dirancang sejak awal, lengkap dengan lemari penyimpanan, meja kerja, dan perangkat laundry yang tertata rapi.
Penataan seperti ini membutuhkan pertimbangan yang lebih luas daripada sekadar memilihmesin cuciberdasarkan kapasitas. Ukuran perangkat, kebutuhan ruang untuk membuka pintu, serta kesesuaiannya dengan furnitur ikut menentukan hasil akhirnya.
Kebutuhan tersebut menjadi salah satu hal menarik dari kehadiran LG WashTower berukuran 25 inci. LG Electronics memperluas jajaran mesin cuci dan pengering bertumpuk ini dengan pilihan ukuran baru, melengkapi model 24 inci dan 27 inci yang telah lebih dahulu tersedia di pasar global.
Bukan hanya soal penambahan ukuran, model terbaru ini memperlihatkan bagaimana perangkat laundry berkapasitas besar dapat dirancang untuk menyesuaikan diri dengan ruang hunian.
Ukuran Mesin Cuci Ikut Menentukan Desain Area Laundry
Menggabungkan mesin cuci dan pengering dalam satu susunan vertikal merupakan cara untuk memanfaatkan ruang secara lebih efisien. Dibandingkan menempatkan kedua perangkat berdampingan, susunan bertumpuk memungkinkan area lantai digunakan untuk kebutuhan lain, misalnya lemari penyimpanan atau meja untuk melipat pakaian.
LG WashTowermengembangkan konsep tersebut dengan menempatkan mesin cuci dan pengering dalam satu unit terintegrasi. Keduanya tetap memiliki drum masing-masing sehingga dapat bekerja secara terpisah, bahkan mencuci dan mengeringkan muatan yang berbeda pada waktu bersamaan.
Pada model terbaru, LG menghadirkan pilihan lebar 25 inci atau sekitar 63,5 sentimeter. Ukuran ini berada di antara model 24 inci dan 27 inci dalam jajaran WashTower global.
Pilihan ukuran yang lebih beragam memberi ruang bagi konsumen untuk menyesuaikan perangkat dengan kebutuhan laundry dan kondisi hunian. Namun, ukuran lebar saja belum cukup untuk menentukan kecocokan pemasangan. Tinggi unit, kedalaman perangkat, ruang untuk membuka pintu, serta akses untuk perawatan tetap perlu diperhitungkan ketika merancang lemari built-in.
Dengan perencanaan yang tepat, perangkat laundry dapat menjadi bagian dari komposisi furnitur, bukan elemen yang berdiri sendiri di dalam ruangan.
Selain ukuran, desain menjadi perhatian pada LG WashTower 25 inci. Model baru ini menggunakan konsep flat design, dengan tampilan depan yang relatif rata dan garis desain yang sederhana.
LGjuga menyematkan pintu dengan engsel tersembunyi serta wadah deterjen yang dapat ditekan untuk membuka dan menutupnya. Detail tersebut membantu menjaga tampilan luar tetap bersih dan tidak terlalu ramai oleh elemen yang menonjol.
Untuk hunian dengan area laundry terintegrasi, pendekatan desain seperti ini menarik karena perangkat dapat diselaraskan dengan tampilan lemari di sekelilingnya. Warna, material, dan garis furnitur bisa direncanakan agar keseluruhan area terlihat serasi.
Meski demikian, pemasangan di dalam kabinet perlu mengikuti ketentuan instalasi dari produsen. Ruang untuk ventilasi sesuai spesifikasi, sambungan air, pembuangan, serta akses servis tidak boleh dikorbankan hanya demi tampilan yang rapi.
LG turut menempatkan panel kontrol di bagian tengah, di antara mesin cuci dan pengering. Panel layar sentuh LCD berukuran 6,8 inci ini memungkinkan pengguna mengatur fungsi dan memantau proses pencucian maupun pengeringan dari satu titik.
Posisi tersebut juga membuat kontrol kedua perangkat lebih mudah dijangkau tanpa harus mengoperasikan panel yang terpisah pada bagian atas dan bawah.
Di balik desainnya, LG WashTower 25 inci tetap mengutamakan kebutuhan mencuci dalam jumlah besar. Menurut LG, mesin cuci dan pengeringnya masing-masing memiliki kapasitas hingga 20 kilogram.
Kapasitas tersebut memungkinkan pengguna menangani muatan cucian yang besar. Dengan kedua perangkat dapat beroperasi bersamaan, cucian berikutnya juga bisa mulai diproses ketika muatan sebelumnya sedang dikeringkan.
Meski demikian, kapasitas maksimal bukan berarti semua jenis cucian sebaiknya dimasukkan dalam jumlah yang sama. Jenis kain, ukuran pakaian, dan karakteristik muatan tetap memengaruhi pilihan siklus serta hasil pencucian dan pengeringan.
Untuk mempersingkat proses pencucian, perangkat ini dilengkapi TurboWash yang menggunakan semprotan air bertekanan tinggi dan gerakan drum untuk membantu mempercepat siklus.
Sementara itu, teknologi DUAL Inverter HeatPump digunakan pada sistem pengeringan. Fitur Turbo Dry turut membantu mempercepat proses tersebut.
LG juga menghadirkan fitur Prepare to Dry. Berdasarkan pengujian Intertek pada April 2026 yang dicantumkan dalam rilis, pencucian dan pengeringan muatan tiga kilogram dapat diselesaikan dalam 120 menit dengan pengaturan siklus tertentu. Durasi aktual dapat berbeda, bergantung pada jenis kain, jumlah cucian, dan pengaturan yang digunakan.
Teknologi AI Membantu Menyesuaikan Proses Pencucian
Teknologi kecerdasan buatan menjadi bagian lain dari WashTower terbaru. Namun, penerapannya tidak hanya ditujukan untuk menghadirkan kontrol yang lebih canggih. Sejumlah fitur dirancang untuk membantu perangkat menyesuaikan proses kerja dengan karakteristik cucian.
AI Wash 2.0, yang didukung teknologi AI Direct Drive dari LG, menganalisis berat muatan, karakteristik bahan kain, dan tingkat kekotoran untuk menyesuaikan proses pencucian serta pembilasan.
Pada tahap pengeringan, AI Dry membaca jenis kain, ukuran muatan, dan perubahan tingkat kelembapan untuk membantu menentukan durasi pengeringan. Untuk muatan di bawah lima kilogram dengan jenis kain serupa, fitur ini juga dirancang membantu menghasilkan pengeringan yang lebih merata.
Ada pula AI Time Sensing yang memanfaatkan data penggunaan untuk membantu memperkirakan durasi siklus secara lebih akurat. Sementara itu, AI Laundry Report menyajikan ringkasan setelah siklus selesai, termasuk perkiraan ukuran muatan, penggunaan deterjen, dan konsumsi energi.
Informasi tersebut ditampilkan melalui panel kontrol tengah. Jika perangkat dihubungkan dengan aplikasi LG ThinQ pada ponsel yang kompatibel, pengguna juga dapat memeriksa notifikasi dan status pencucian dari jarak jauh.
Berbagai fitur ini dapat membantu pengguna memahami proses pencucian dengan lebih praktis. Meski begitu, perkiraan waktu dan konsumsi energi tetap dapat berubah sesuai muatan, program yang dipilih, serta kondisi penggunaan.
LG memulai peluncuran global WashTower 25 inci dengan rencana pemasaran di Asia, Timur Tengah, dan Amerika Latin pada akhir 2026. Pasar lainnya dijadwalkan menyusul mulai 2027.
Kehadiran model baru ini melengkapi jajaran WashTower global yang sebelumnya mencakup ukuran 24 inci dan 27 inci. Dengan pilihan tersebut, konsumen memiliki alternatif ukuran yang lebih beragam saat mempertimbangkan perangkat laundry untuk rumahnya.
Bagi yang sedang merancang area laundry, inovasi ini juga mengingatkan bahwa pemilihan mesin cuci tidak hanya berkaitan dengan kapasitas dan fitur..
Dimensi perangkat perlu dipertimbangkan sejak awal agar penempatannya sesuai dengan kebutuhan ruang, alur kerja, dan desain interior.
Adapun jadwal ketersediaan LG WashTower 25 inci di Indonesia belum disebutkan dalam rilis global tersebut. Karena itu, konsumen di Indonesia masih perlu menunggu informasi resmi mengenai kemungkinan pemasarannya di dalam negeri.
| Merancang inovasi produk untuk meningkatkan pengalaman penggunanya dalam kehidupan sehari-hari, LG boyong sejumlah penghargaan di IFA Innovation Awards 2026.
Ranahrumah.com – TREN | LG Electronics (LG) resmi meraih penghargaan sebagai Best Brand of IFA 2026 pada ajang IFA Innovation Awards 2026. Di acara tersebut, perusahaan sekaligus menyabet sejumlah penghargaan untuk jajaran produk display dan audio premiumnya. Pengakuan ini mencerminkan komitmen LG dalam menghadirkan inovasi yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman penggunanya dalam kehidupan sehari-hari.
Di kategori produk, LG OLED evo W6 AI, Wallpaper TV nirkabel dari LG, menerima penghargaan Best in Home & Entertainment. Produk ini mendapat pengakuan berkat desain ultra-tipis dengan ketebalan sekitar 9 mm, konektivitas True Wireless, serta kualitas gambar yang didukung Hyper Radiant Color Technology.
Model ini merefleksikan pendekatan LG dalam menghadirkan pengalaman menonton yang lebih imersif dan selaras dengan ruang hidup modern. Melalui desain yang meminimalkan keberadaan kabel dan perangkat eksternal yang rumit, tampilan ruang menjadi lebih rapi dan nyaman. Seiring perkembangannya, TV kini bukan lagi sekadar perangkat elektronik di rumah. Kehadirannya telah menjadi bagian dari keseharian, menemani berbagai aktivitas, menghubungkan keluarga, serta melengkapi berbagai momen yang terjadi setiap hari.
Pada kategori audio, LG Sound Suite AI dengan Dolby Atmos® FlexConnect™ meraih penghargaan Best in Audio. Koleksi ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman audio rumah yang lebih sederhana dan fleksibel melalui pengaturan speaker yang dapat disesuaikan dengan berbagai tata letak ruangan. Dengan pendekatan tersebut, LG Sound Suite AI membantu menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih imersif dan lebih personal sesuai kebutuhan pengguna.
Selain itu, jajaran display dan audio premium LG juga memperoleh lima pengakuan Honoree, yang menunjukkan luasnya portofolio inovasi LG di ranah hiburan rumah dan gaya hidup. LG OLED evo G6 mendapat pengakuan atas performa gambar yang ditingkatkan melalui Hyper Radiant Color Technology, yang dirancang untuk menghadirkan peningkatan pada tingkat kecerahan, kontras, dan akurasi warna, sambil tetap mempertahankan keunggulan teknologi self-emissive yang menjadi ciri LG OLED.
LG Micro RGB evo (MRGB96) turut menerima penghargaan atas penerapan teknologi pencahayaan berbasis RGB yang dirancang untuk menghadirkan volume warna tinggi, luminansi yang ditingkatkan, dan performa yang sesuai untuk layar berukuran besar.
Membawa DNA yang sama: satu layar untuk banyak ruang, ada perbedaan, peningkatan teknologi, dan keunggulan StanbyME 2 dibanding generasi pertama. (Foto: Erly/Ranahrumah.com)
LG Mini RGB evo (MRGB88) juga memperoleh pengakuan berkat kemampuannya menghadirkan manfaat inovasi display RGB dalam format yang dirancang untuk menjangkau lebih banyak kebutuhan pengguna. Produk ini memadukan kualitas gambar, efisiensi energi, dan kemudahan penggunaan untuk hiburan sehari-hari. Di kategori hiburan personal, LG StanbyME 2 Max menerima pengakuan Honoree berkat desain layar portabel yang mendukung berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, menikmati konten, hingga waktu rehat. Fleksibilitas ini memperluas pengalaman menikmati konten melampaui ruang keluarga tradisional.
Sementara itu, LG xboom Stage 501 juga menerima pengakuan Honoree di kategori audio atas performa suaranya yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas hiburan, termasuk pesta, pertunjukan langsung, dan pertemuan sosial. Pengakuan ini mencerminkan fokus LG dalam memperluas portofolio audio yang relevan dengan kebutuhan gaya hidup masa kini.
Pengakuan yang diterima LG pada IFA Innovation Awards 2026, termasuk predikat Best Brand of IFA 2026, mencerminkan perjalanan panjang perusahaan dalam membentuk masa depan yang lebih cerdas dan terhubung. Bagi LG, inovasi bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, melainkan menciptakan solusi yang mampu beradaptasi dengan kehidupan manusia dan berkembang bersama kebutuhan mereka. Dengan menempatkan manusia sebagai pusat setiap inovasi, LG berkomitment untuk terus menghadirkan pengalaman yang semakin personal, intuitif, dan bermakna.
(RR)
Cek berita dan produk terbaru dari industri, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom
| Pemerintah, industri, startup, dan investor akan bertemu di Bali untuk memperkuat ekosistem teknologi Indonesia, membuka peluang investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang lebih nyata.
Ranahrumah.com – TREN | Indonesia memiliki pasar digital yang besar. Namun, besarnya pasar belum otomatis membuat perusahaan teknologi lokal lebih mudah mendapatkan pendanaan, mengembangkan inovasi, atau bersaing di tingkat internasional.
Persoalan inilah yang menjadi salah satu latar belakang penyelenggaraan Bali Tech Week 2026. Pemerintah ingin mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem teknologi agar peluang yang dimiliki Indonesia dapat berkembang menjadi investasi, kemitraan bisnis, dan kegiatan ekonomi yang lebih nyata.
Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) memperkenalkan Bali Tech Week 2026 sebagai wadah yang menyatukan berbagai agenda teknologi dalam satu rangkaian. Acara ini akan berlangsung pada 19–23 Oktober 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali.
Bukan sekadar pertemuan pelaku teknologi, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan kemampuan teknologi, memperluas akses terhadap investasi, serta membangun hubungan bisnis yang dapat berlanjut setelah acara berakhir.
Pasar Digital Besar, tetapi Peluang Investasi Perlu Diperkuat
Potensi ekonomi digital Indonesia memang menjanjikan. Laporan e-Conomy SEA 2025 yang disusun Google, Temasek, dan Bain & Company memperkirakan nilai transaksi bruto atau gross merchandise value (GMV) ekonomi digital Indonesia mencapai sekitar US$99 miliar pada 2025. Angka ini tumbuh 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, pertumbuhan nilai ekonomi digital belum dengan sendirinya menjawab kebutuhan perusahaan teknologi di dalam negeri. Pelaku usaha tetap membutuhkan pendanaan, akses pasar, infrastruktur yang memadai, talenta, serta mitra yang bisa membantu mengembangkan bisnisnya.
Gambaran mengenai tantangan tersebut terlihat dari perkembangan pendanaan startup Indonesia.
Berdasarkan kompilasi DS Group per 5 Oktober 2026, nilai pendanaan startup yang diumumkan sepanjang tahun berjalan mencapai US$392 juta. Angka ini telah melampaui total US$358 juta sepanjang 2025 dalam seri data yang sama.
Secara nominal, nilainya sekitar 9,5 persen lebih tinggi daripada total tahun sebelumnya, meskipun 2026 belum berakhir. Akan tetapi, jumlah transaksi yang tercatat justru mencapai 24 transaksi sepanjang 2026 berjalan, dibandingkan 97 transaksi selama 2025.
Data ini memberi gambaran yang perlu dicermati. Nilai pendanaan yang lebih besar merupakan sinyal positif, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan bahwa kesempatan memperoleh pendanaan telah membaik bagi semua startup. Jumlah transaksi yang lebih sedikit juga menunjukkan pentingnya melihat perkembangan investasi secara lebih menyeluruh.
Bagi perusahaan teknologi, persoalannya bukan semata-mata seberapa besar pasar yang bisa dijangkau. Mereka juga perlu menemukan investor yang sesuai, mitra untuk mengembangkan teknologi, calon pelanggan, serta lingkungan usaha yang mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Di sinilah Bali Tech Week 2026 diharapkan mengambil peran. Dengan mempertemukan pemerintah, industri, pendiri perusahaan, investor, dan komunitas teknologi, acara ini ingin membuka kesempatan bagi para pelaku ekosistem untuk membangun hubungan yang dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama bisnis.
Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, menilai Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan teknologi dunia. Namun, potensi pasar tersebut masih perlu diikuti investasi dan pengembangan industri teknologi nasional.
Menurut Meutya, kepercayaan investor dan pelaku industri tidak cukup dibangun melalui pernyataan mengenai besarnya potensi Indonesia. Kepercayaan itu perlu diperkuat dengan langkah nyata dan kolaborasi.
Bali Tech Week 2026 pun diperkenalkan sebagai salah satu upaya untuk menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peluang bagi pelaku industri untuk berinovasi, membangun usaha, dan berinvestasi dalam jangka panjang.
Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid: Bali Tech Week 2026 diperkenalkan sebagai salah satu upaya untuk menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peluang bagi pelaku industri untuk berinovasi, membangun usaha, dan berinvestasi dalam jangka panjang (13/10) (Foto: Dok. Komdigi)
13 Kegiatan Teknologi dalam Satu Pekan
Bali Tech Week 2026 mengusung tema Archipelago Ascending — Advance Together, Innovate Further. Melalui tema ini, Komdigi ingin mendorong kemajuan teknologi Indonesia melalui kerja sama antara pemerintah, industri, investor, pendiri perusahaan, dan komunitas teknologi nasional maupun internasional.
Acara ini akan menghimpun 13 kegiatan utama, yaitu BTW Con, Telkom Sovereign Tech Summit, HUB.ID Summit, IGDX 2026, KORIKA AIIS 2026, ITSEC AICX 2026, Tokocrypto Digital Summit, Digital Economy Policy Forum, Endeavor Global Forum, Bali Capital Circle, Foundry Collective Incubator Launch, Sira Village Excursion Trip, dan UDImpact.
Masing-masing kegiatan membawa fokus yang berbeda. Cakupannya meliputi startup, industri gim, kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI), keamanan siber, aset digital, infrastruktur teknologi, kebijakan digital, hingga investasi.
Dengan menghimpun berbagai agenda tersebut, Bali Tech Week diharapkan tidak hanya menjadi tempat bertukar gagasan, tetapi juga mempertemukan kebutuhan yang selama ini berada di bagian ekosistem yang berbeda.
Perusahaan yang membutuhkan teknologi, misalnya, dapat bertemu dengan penyedia solusi. Startup berpeluang menjajaki kerja sama dengan calon pelanggan atau investor. Sementara itu, pemerintah dapat berdialog langsung dengan pelaku industri untuk memahami kebutuhan pengembangan usaha dan tantangan penerapan kebijakan.
Komdigi menargetkan lebih dari 4.000 peserta, termasuk 1.000 delegasi internasional, dengan keterwakilan lebih dari 30 negara.
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menghubungkan berbagai kebutuhan pengembangan ekosistem teknologi dalam satu rangkaian.
Menurut Edwin, konektivitas dan infrastruktur perlu berjalan beriringan dengan kebijakan, pengembangan pasar, pemanfaatan AI, serta investasi. Pertemuan berbagai pihak diharapkan membuat pembahasan mengenai pengembangan teknologi lebih menyeluruh, bukan berjalan sendiri-sendiri.
Data panitia yang disampaikan Edwin menunjukkan bahwa hingga saat itu terdapat 1.785 peserta yang telah mendaftar, dengan 1.762 peserta terkonfirmasi. Sebanyak 135 peserta berasal dari luar negeri, dengan keterwakilan lebih dari 30 negara, termasuk Indonesia, Amerika Serikat, Tiongkok, Australia, dan India.
Angka tersebut merupakan perkembangan pendaftaran menjelang acara, sedangkan target lebih dari 4.000 peserta dan 1.000 delegasi internasional merupakan sasaran keseluruhan penyelenggaraan.
Namun, banyaknya peserta bukan satu-satunya ukuran keberhasilan yang ingin dicapai.
Komdigi berharap pertemuan melalui business matchmaking, dialog kebijakan, dan pertemuan investor dapat menghasilkan hubungan yang berlanjut menjadi kerja sama konkret. Bagi perusahaan, tindak lanjut tersebut bisa berupa kemitraan teknologi, peluang mendapatkan pelanggan, atau akses terhadap sumber pendanaan yang relevan.
Dengan demikian, manfaat acara tidak berhenti ketika rangkaian kegiatan di Bali selesai. Nilainya justru akan terlihat dari peluang yang berhasil dikembangkan setelah para peserta kembali menjalankan usaha masing-masing.
Dari Infrastruktur Digital ke Kebutuhan Dunia Usaha
Ekosistem teknologi tidak dapat berkembang hanya dengan mempertemukan investor dan perusahaan rintisan. Ada kebutuhan lain yang tidak kalah penting, yaitu infrastruktur yang memungkinkan teknologi dikembangkan dan digunakan secara andal.
Direktur Network Telkom Indonesia, Budi Satria Dharma Purba, menekankan bahwa penguatan konektivitas dan infrastruktur digital perlu diikuti pengembangan pusat data (data center), komputasi, layanan komputasi awan (cloud), serta pemanfaatan AI.
Teknologi tersebut perlu menjawab kebutuhan nyata dunia usaha, meningkatkan daya saing industri, dan mendukung lahirnya peluang investasi.
Dalam konteks ini, konektivitas bukan sekadar persoalan tersedianya jaringan internet. Infrastruktur digital juga menjadi landasan bagi perusahaan untuk mengelola data, menjalankan layanan digital, mengembangkan produk, serta memanfaatkan teknologi baru dalam kegiatan operasionalnya.
Bagi industri, dukungan infrastruktur dan akses terhadap teknologi dapat membuka peluang untuk meningkatkan efisiensi dan mengembangkan layanan. Bagi perusahaan teknologi nasional, penguatan kemampuan tersebut juga penting agar mereka memiliki ruang lebih besar untuk membangun solusi yang sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.
Telkom mendukung Bali Tech Week 2026 sebagai platform kolaborasi antara pemerintah, industri, inovator, dan investor. Harapannya, pertemuan ini dapat membuka kemitraan dan investasi, memperkuat kapabilitas teknologi nasional, serta mendorong inovasi yang menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan.
Artinya, pengembangan infrastruktur perlu berjalan bersama pengembangan kemampuan perusahaan dalam memanfaatkannya. Jaringan dan pusat data menyediakan fondasi, sedangkan inovasi serta kebutuhan dunia usaha menentukan bagaimana fondasi tersebut menghasilkan nilai.
| Mowilex menghadirkan lima pilihan cat interior dengan fungsi berbeda, mulai dari perlindungan permukaan dan kemudahan perawatan hingga teknologi yang membantu mengurangi formaldehida di dalam ruangan.
Ranahrumah.com – PRODUK | Warna dinding memang menjadi salah satu pertimbangan utama ketika memilih cat interior. Warna yang tepat bisa membuat ruangan terasa lebih terang, hangat, luas, atau sesuai dengan karakter penghuninya.
Namun, ada hal lain yang tak kalah penting. Dinding di rumah digunakan setiap hari dan menghadapi berbagai kondisi, mulai dari noda akibat aktivitas keluarga, gesekan furnitur, hingga kelembapan yang dapat memicu pertumbuhan jamur.
Karena itu, memilih cat interior sebaiknya tidak berhenti pada warna dan hasil akhir. Ketahanan permukaan, kemudahan membersihkan dinding, serta karakteristik produk juga layak dipertimbangkan. Terlebih, kebutuhan setiap rumah tidak selalu sama.
Ada keluarga yang membutuhkan cat yang mudah dibersihkan karena dinding kerap terkena noda. Ada pula yang lebih memperhatikan ketahanan warna atau ingin mempertimbangkan kualitas udara di dalam ruangan.
Melihat kebutuhan yang beragam tersebut, PT Mowilex Indonesiamemperkenalkan New Interior Seriespada 9 Oktober 2026 di The St. Regis Jakarta. Rangkaian ini terdiri dari lima produk, yaitu Mowilex Signature, Masterpiece, Elegant, Optima, dan Smart, dengan fungsi dan karakteristik yang berbeda.
Sebelum menentukan produk cat dinding, ada baiknya mengenali beberapa hal yang bisa memengaruhi kenyamanan dan perawatan rumah.
Pertama, ketahanan permukaan dinding. Area yang sering dilalui atau digunakan beraktivitas lebih berisiko mengalami gesekan dan meninggalkan bekas. Karakteristik cat yang membantu melindungi permukaan dapat menjadi pertimbangan, terutama untuk rumah dengan aktivitas keluarga yang tinggi.
Kedua, kemudahan membersihkan noda. Dinding di sekitar ruang makan, ruang keluarga, atau area bermain anak bisa lebih sering terkena kotoran. Cat dengan fitur yang mendukung pembersihan akan membantu perawatan sehari-hari menjadi lebih praktis.
Ketiga, ketahanan warna dan tampilan akhir. Warna yang dipilih dengan cermat tentu diharapkan tetap terlihat baik seiring waktu. Formula yang membantu mencegah warna menguning atau permukaan yang lebih tahan terhadap gesekan bisa menjadi nilai tambah.
Ada pula aspek yang berkaitan dengan kualitas udara di dalam ruangan. Formaldehida merupakan senyawa yang dapat ditemukan dari berbagai sumber di lingkungan dalam ruang. Teknologi yang membantu mengurangi formaldehida bisa menjadi salah satu pertimbangan, meskipun bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas udara di rumah.
Selain itu, karakteristik VOC (volatile organic compounds) juga perlu diperhatikan ketika memilih cat. VOC merupakan kelompok senyawa organik yang mudah menguap. Produk dengan profil VOC rendah dapat menjadi pertimbangan bagi penghuni yang ingin lebih cermat memilih bahan untuk interior rumah.
Berbagai fungsi tersebut tidak harus dimiliki atau dibutuhkan secara bersamaan oleh setiap rumah. Pilihannya sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dinding, aktivitas penghuni, hasil akhir yang diinginkan, dan anggaran renovasi.
Mowilex Signature, Pilihan Premium dengan Fitur Lebih Lengkap
Dalam New Interior Series, Mowilex Signature menempati posisi produk premium tertinggi. Produk ini dibanderol Rp3,1 juta untuk kemasan 20 liter.
Harga tersebut tentu perlu dipertimbangkan sesuai anggaran dan kebutuhan rumah. Namun, untuk memahami posisinya dalam rangkaian produk, hal yang lebih penting adalah mengenali fitur yang ditawarkan.
Signature menggabungkan beberapa fungsi, yaitu Antibacterial & Antifungal Protection, EasyClean+, Air Purification Technology, dan Advanced Surface Protection. Produk ini juga memiliki hasil akhir ultra-matte.
Antibacterial & Antifungal Protection merupakan fitur perlindungan terhadap bakteri dan jamur. Menurut informasi produk, kinerja antibakterinya telah diuji di laboratorium oleh TÜV SÜD berdasarkan ISO 22196:2011. Hasil pengujian tersebut berkaitan dengan kinerja antibakteri dalam kondisi pengujian, bukan jaminan bahwa seluruh permukaan rumah bebas dari mikroorganisme.
Sementara itu, EasyClean+ ditujukan untuk membantu memudahkan pembersihan permukaan dinding. Fitur ini dapat dipertimbangkan untuk area yang lebih rentan terkena noda dalam aktivitas sehari-hari.
Ada pula Air Purification Technology, teknologi yang membantu mengurangi formaldehida. Kehadirannya relevan bagi penghuni yang turut mempertimbangkan aspek kualitas udara dalam ruang. Meski demikian, teknologi ini tidak berarti seluruh polutan di dalam rumah dapat dihilangkan, sebab kualitas udara juga dipengaruhi oleh ventilasi dan berbagai sumber pencemar lainnya.
Fitur Advanced Surface Protection dirancang untuk membantu melindungi permukaan dari bekas gesekan atau goresan tertentu, termasuk scuff resistance, burnish resistance, dan scrub resistance. Ketiganya berkaitan dengan ketahanan permukaan terhadap bekas gesekan, perubahan tampilan akibat gesekan, serta aktivitas menggosok saat membersihkan dinding.
Signature juga menawarkan hasil akhir ultra-matte, yang memberikan tampilan permukaan sangat tidak mengilap. Karakter hasil akhir seperti ini bisa menjadi pertimbangan bagi penghuni yang menginginkan tampilan dinding lebih lembut secara visual.
Dengan rangkaian fitur tersebut, Signature ditujukan bagi konsumen yang menginginkan beberapa fungsi perlindungan dan perawatan dalam satu produk, sekaligus mempertimbangkan hasil akhir dinding.
Namun, fitur yang lebih banyak tidak otomatis berarti produk tersebut menjadi pilihan terbaik untuk setiap rumah. Kesesuaiannya tetap bergantung pada kebutuhan dan anggaran.
| Tampilannya ringkas dan rapi. Kemampuan roller blind dalam menyaring cahaya dan menjaga privasi bergantung pada bahan yang dipilih. Kenali perbedaannya sebelum menentukan jenis yang sesuai untuk rumah.
Ranahrumah.com – INSPIRASI | Jendela yang lebar tidak selalu membutuhkan tirai dengan banyak lipatan. Jika kamu menyukai tampilan yang sederhana, roller blind bisa menjadi salah satu pilihan.
Penutup jendelaini menggunakan lembaran bahan yang digulung pada bagian atas ketika dibuka. Saat diturunkan, lembaran tersebut menutup bidang jendela. Bentuknya relatif ringkas sehingga dapat dipadukan dengan beragam gaya interior.
Namun, tampilan yang serupa belum tentu menawarkan fungsi yang sama. Ada roller blind yang memungkinkan cahaya tetap masuk, ada yang membatasi pandangan dari luar, dan ada pula yang dirancang untuk menghambat cahaya secara lebih kuat.
Karena itu, sebelum memilih warna atau mekanismenya, tentukan dulu kebutuhan ruang yang ingin dipenuhi.
Salah satu pertimbangan terpenting saat memilih roller blindadalah karakter bahan. Dari sinilah kamu dapat memperkirakan bagaimana penutup jendela bekerja ketika digunakan.
Bahan light filtering dirancang untuk menyaring cahaya yang masuk. Ruangan masih dapat memperoleh cahaya alami, tetapi intensitasnya berkurang dibandingkan ketika jendela terbuka tanpa penutup. Seberapa banyak cahaya yang diteruskan bergantung pada jenis dan tingkat kerapatan bahan.
Pilihan ini dapat dipertimbangkan untuk ruang keluarga atau ruang lain yang tetap membutuhkan cahaya pada siang hari. Namun, tingkat privasinya perlu diperiksa karena bahan yang masih meneruskan cahaya belum tentu menutup pandangan dari luar secara optimal.
Bahan screen umumnya memiliki struktur yang memungkinkan sebagian cahaya masuk sekaligus mengurangi silau. Tingkat keterbukaan bahan memengaruhi seberapa banyak cahaya dan pandangan yang dapat melewatinya.
Bahan jenis ini bisa dipertimbangkan untuk area kerja atau ruang yang memiliki jendela dengan paparan sinar matahari cukup kuat. Meski begitu, jangan menganggap semua bahan screen memberikan tingkat privasi yang sama, terutama pada malam hari ketika lampu di dalam ruangan menyala.
Bahan blackout dirancang untuk menghambat cahaya secara lebih kuat. Bahan ini dapat menjadi pilihan untuk kamar tidur atau ruang yang membutuhkan suasana lebih gelap.
Namun, hasil akhirnya juga dipengaruhi oleh pemasangan. Cahaya masih mungkin masuk dari sisi-sisi roller blind jika terdapat celah antara penutup dan bingkai jendela.
Nama dan kategori bahan bisa berbeda antarpemasok. Karena itu, mintalah contoh bahan dan tanyakan fungsi serta batasannya sebelum memesan.
Kebutuhan cahaya di setiap ruang tidak selalu sama.
Untuk ruang keluarga, kamu mungkin ingin mempertahankan cahaya alami tanpa membuat layar televisi atau perangkat lain terlalu silau. Bahan yang menyaring cahaya dapat dipertimbangkan, dengan tetap memperhatikan kondisi jendela dan arah datangnya matahari.
Di kamar tidur, kebutuhan privasi dan pengurangan cahaya bisa menjadi pertimbangan utama. Jika kamu memilih bahan blackout, periksa juga seberapa rapat pemasangannya agar cahaya tidak terlalu banyak masuk dari tepi penutup.
Sementara itu, ruang kerja memerlukan pertimbangan yang sedikit berbeda. Cahaya alami tetap berguna, tetapi pantulan dan silau pada layar komputer dapat mengganggu kenyamanan. Jenis bahan sebaiknya dipilih dengan mempertimbangkan posisi meja dan arah sinar matahari.
Untuk jendela yang menghadap ke jalan atau berdekatan dengan rumah lain, perhatikan pula kebutuhan privasi pada siang dan malam hari. Bahan yang terlihat cukup tertutup pada siang hari belum tentu memberikan kondisi serupa ketika bagian dalam rumah lebih terang daripada area luar.
Ukuran dan Posisi Pemasangan Menentukan Hasil
Roller blind dapat dipasang di dalam atau di luar bingkai jendela, bergantung pada kondisi ruang dan hasil yang diinginkan.
Pemasangan di dalam bingkai memberi tampilan yang menyatu dengan bidang jendela, selama tersedia ruang yang cukup untuk mekanisme dan gulungan bahan. Sementara itu, pemasangan di luar bingkai dapat dipertimbangkan jika kamu ingin menutupi bidang yang lebih luas atau mengurangi celah cahaya di sisi jendela.
Tidak ada satu cara pemasangan yang selalu paling tepat untuk semua kondisi. Ukuran jendela, posisi pegangan, kedalaman bingkai, serta konstruksi dinding perlu diperiksa sebelum menentukan ukuran penutup.
Pastikan pula panjang roller blind sesuai dengan tinggi jendela dan tidak mengganggu furnitur atau akses di sekitarnya. Untuk jendela lebar, tanyakan kepada penyedia apakah ukuran dan sistem yang dipilih sesuai dengan batas penggunaan produk.
Pengukuran sebaiknya dilakukan dengan cermat. Jika menggunakan jasa pemasangan, pastikan ukuran akhir dan posisi pemasangan disepakati sebelum bahan dipotong atau produk dibuat.
Roller blind tersedia dengan berbagai sistem pengoperasian. Sebagian menggunakan rantai atau mekanisme manual, sedangkan produk tertentu dilengkapi motor untuk menaikkan dan menurunkan penutup.
Sistem manual dapat menjadi pilihan jika jendela mudah dijangkau dan penggunaannya tidak terlalu merepotkan. Sementara itu, penggerak bermotor dapat dipertimbangkan untuk jendela yang sulit dijangkau atau ketika penghuni menginginkan pengoperasian yang lebih praktis.
Namun, sistem bermotor perlu dinilai dari kebutuhan nyata, bukan hanya karena menawarkan fitur tambahan. Periksa sumber daya yang dibutuhkan, cara pengoperasian, perawatan, serta kemungkinan biaya tambahan untuk pemasangan dan aksesori.
Jika ingin menghubungkannya dengan sistem kendali rumah pintar, pastikan kompatibilitasnya dengan perangkat atau sistem yang digunakan. Jangan berasumsi semua roller blind bermotor otomatis dapat terhubung ke sistem yang sama.
Perawatan dan Biaya yang Perlu Diperhitungkan
Karena menggunakan lembaran bahan yang digulung, roller blind memiliki permukaan yang perlu dibersihkan secara berkala. Debu dapat menempel selama pemakaian, terutama pada jendela yang sering terbuka.
Cara membersihkan bergantung pada jenis bahan dan petunjuk produsen. Hindari menggunakan cairan atau metode pembersihan yang berisiko merusak lapisan permukaan.
Periksa juga mekanisme penggulungan. Jika penutup mulai bergerak tidak lancar atau gulungannya tampak miring, jangan langsung memaksanya. Periksa petunjuk penggunaan atau hubungi penyedia untuk mengetahui penanganan yang tepat.
Dari sisi biaya, jangan hanya membandingkan harga bahan. Ukuran jendela, jenis kain, sistem pengoperasian, mekanisme bermotor, dan jasa pemasangan dapat memengaruhi total pengeluaran.
Sebelum memesan, mintalah rincian biaya yang mencakup produk, mekanisme, aksesori, dan pemasangan bila diperlukan. Dengan begitu, kamu dapat membandingkan pilihan berdasarkan fungsi sekaligus anggaran.
Pilih Berdasarkan Kebutuhan, Bukan Hanya Tampilan
Roller blind menawarkan bentuk yang ringkas, tetapi keputusan memilihnya sebaiknya tidak berhenti pada warna dan desain.
Pertimbangkan berapa banyak cahaya yang ingin diteruskan, seberapa besar privasi yang dibutuhkan, posisi pemasangan, serta kemudahan pengoperasiannya. Jika digunakan di kamar tidur, perhatikan kebutuhan mengurangi cahaya. Jika dipasang di ruang keluarga atau ruang kerja, pertimbangkan keseimbangan antara cahaya alami, silau, dan pandangan ke luar.
Setelah kebutuhan tersebut jelas, barulah pilih bahan, ukuran, dan sistem pengoperasian yang sesuai.
Dengan cara ini, roller blind dapat mendukung kenyamanan ruang tanpa membuat pilihan penutup jendela hanya bergantung pada penampilan.
| Bilah-bilah mendatar pada horizontal blind memungkinkan arah cahaya diatur sesuai kebutuhan. Namun, bahan, mekanisme, dan cara perawatannya juga perlu dipertimbangkan sebelum memilih.
Ranahrumah.com – INSPIRASI | Cahaya matahari yang masuk melalui jendela bisa membuat ruangan terasa lebih terang. Namun, pada waktu tertentu, sinarnya justru mengganggu aktivitas, terutama ketika mengenai layar komputer atau televisi.
Menutup jendela sepenuhnya memang dapat mengurangi silau, tetapi ruangan juga bisa kehilangan sebagian cahaya alaminya. Salah satu alternatif yang bisa dipertimbangkan adalah horizontal blind.
Penutup jendela ini menggunakan bilah-bilah mendatar yang dapat dimiringkan. Dengan mengubah kemiringan bilah, kamu bisa mengatur arah cahaya yang masuk tanpa harus selalu membuka atau menutup seluruh bidang jendela.
Meski cara kerjanya terlihat sederhana, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar horizontal blind benar-benar sesuai dengan kebutuhan rumah.
Ciri utama horizontal blind adalah susunan bilah mendatar yang terhubung dengan mekanisme pengoperasian. Bilah dapat diatur kemiringannya untuk mengubah arah masuknya cahaya, sedangkan sistem pengangkat memungkinkan penutup dinaikkan atau diturunkan pada produk yang memiliki fungsi tersebut.
Ketika bilah blind dimiringkan, cahaya yang masuk dapat dikurangi atau diarahkan. Namun, seberapa besar perubahan cahaya dan privasi yang diperoleh bergantung pada sudut bilah, kondisi pencahayaan, serta jarak pandang dari luar. Artinya, bilah yang sudah dimiringkan belum tentu membuat ruangan sepenuhnya tertutup dari pandangan luar. Jika privasi menjadi kebutuhan utama, perhatikan kondisi jendela pada siang dan malam hari.
Horizontal blind cocok dipertimbangkan untuk ruang kerja, ruang keluarga, atau area lain yang membutuhkan pengaturan cahaya secara fleksibel. Penempatannya tetap perlu disesuaikan dengan ukuran jendela, fungsi ruang, dan kebiasaan penghuni.
Bilah pada Horizontal Blind bisa dimiringkan sesuai kebutuhan terkait masuknya cahaya dan privasi.
Aluminium, Kayu, atau Bahan Sintetis?
Bahan bilah memengaruhi tampilan, bobot, perawatan, dan kesesuaian horizontal blind dengan kondisi ruang.
Aluminium menawarkan tampilan yang cenderung ringan dan sederhana. Pilihan ini bisa dipertimbangkan untuk interior modern atau ruang kerja. Karena bilahnya relatif tipis, cara membersihkan dan mengoperasikannya perlu diperhatikan agar bilah tidak mudah berubah bentuk akibat penanganan yang kurang tepat.
Kayu memberi karakter visual yang lebih hangat. Warna dan seratnya dapat menyatu dengan interior yang menggunakan furnitur atau elemen alami. Namun, kesesuaian bahan kayu terhadap kelembapan dan paparan sinar matahari perlu diperiksa berdasarkan jenis bahan serta petunjuk produsen.
Bahan sintetis, termasuk produk yang menyerupai tampilan kayu, juga tersedia di pasaran. Karakter setiap produk bisa berbeda, sehingga jangan hanya membandingkan penampilannya. Periksa bobot, ketahanan, cara perawatan, dan batas penggunaan yang dianjurkan.
Sebelum memilih, ada baiknya melihat contoh bahan secara langsung. Warna, tekstur, dan kesan akhirnya bisa berbeda ketika dipadukan dengan warna dinding serta pencahayaan di rumah.
Perhatikan Ukuran Jendela dan Mekanisme Pengoperasian
Horizontal blind perlu diukur dengan cermat agar dapat dipasang dan dioperasikan dengan baik.
Tentukan apakah penutup akan dipasang di dalam bingkai jendela atau di bagian luar bingkai. Keduanya memerlukan pertimbangan ukuran yang berbeda. Pastikan juga ada ruang yang cukup untuk mengoperasikan blind tanpa terganggu pegangan jendela, furnitur, atau elemen lain di sekitarnya.
Bobot penutup dan lebar jendela turut memengaruhi kenyamanan pengoperasian. Untuk bidang jendela yang lebar, tanyakan kepada penyedia apakah ukuran dan mekanisme yang dipilih sesuai untuk penggunaan sehari-hari.
Periksa pula cara mengatur kemiringan bilah dan menaikkan penutup. Mekanisme yang mudah digunakan akan lebih terasa manfaatnya ketika kamu perlu menyesuaikan cahaya beberapa kali dalam sehari.
Jika memilih produk dengan sistem pengoperasian khusus, pastikan kamu memahami cara penggunaan dan perawatannya sebelum pemasangan.
Horizontal blind dapat membantu membatasi pandangan dari luar, tetapi hasilnya bergantung pada sudut bilah dan kondisi pencahayaan.
Pada malam hari, ketika lampu di dalam rumah menyala, siluet atau bagian dalam ruangan masih mungkin terlihat dari luar melalui celah tertentu. Karena itu, untuk kamar tidur atau ruang yang membutuhkan privasi lebih tinggi, pertimbangkan apakah horizontal blind saja sudah memadai atau perlu dipadukan dengan penutup lain.
Perawatan juga perlu diperhitungkan. Debu dapat menempel pada permukaan bilah, terutama jika jendela sering terbuka.
Pembersihan berkala membantu menjaga tampilannya sekaligus mencegah debu menumpuk. Cara membersihkannya bergantung pada bahan. Gunakan metode dan cairan pembersih yang sesuai dengan petunjuk produsen, terutama untuk bahan kayu atau lapisan permukaan tertentu.
Sebelum membeli, tanyakan juga apakah bagian mekanisme mudah dijangkau untuk dibersihkan dan bagaimana penanganannya jika ada bilah atau komponen yang rusak.
Apakah Horizontal Blind Cocok untuk Rumahmu?
Horizontal blind patut dipertimbangkan jika kamu membutuhkan penutup jendela yang memungkinkan arah cahaya diatur melalui kemiringan bilah. Pilihan bahan dan warnanya juga memberi keleluasaan untuk menyesuaikan tampilan dengan interior.
Namun, penutup ini bukan satu-satunya solusi untuk semua kebutuhan. Jika kamu membutuhkan penghalang cahaya yang lebih menyeluruh, misalnya untuk kamar tidur, karakter bahan dan celah pemasangan perlu diperhatikan dengan lebih saksama.
Sebelum memesan, pastikan kamu sudah mempertimbangkan ukuran jendela, bahan bilah, mekanisme pengoperasian, privasi, serta kemudahan perawatan. Dengan begitu, horizontal blind tidak hanya menjadi elemen dekoratif, tetapi juga dapat membantu mengatur cahaya sesuai aktivitas di rumah.
| Melalui Langkah Membumi 2026, Sharp mengajak generasi muda merefleksikan kebiasaan sehari-hari dan memulai komitmen sederhana untuk lingkungan.
Ranahrumah.com – GAYA HIDUP-LINGKUNGAN | Ada banyak cara untuk ikut menjaga bumi. Tidak semuanya membutuhkan perubahan besar atau langkah yang rumit. Kadang, semuanya berawal dari pertanyaan sederhana: apa yang sudah kita lakukan untuk lingkungan, dan apa yang masih bisa kita perbaiki?
Pertanyaan ini terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari kebiasaan menggunakan barang, memperlakukan produk yang kita miliki, hingga pilihan-pilihan kecil yang sering dilakukan tanpa banyak berpikir. Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan tersebut ikut menentukan bagaimana kita memperlakukan lingkungan.
Kesadaran inilah yang ingin dibangun Sharp melalui kehadirannya dalam Langkah Membumi 2026, sebuah gerakan kolaboratif yang diinisiasi Blibli Tiket Action. Berlangsung pada 8–11 Oktober 2026 di Fountain Area, lantai 5 Grand Indonesia, Jakarta, acara ini mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menjadikan gaya hidup ramah lingkungan sebagai bagian dari keseharian.
Bagi Sharp, keberlanjutan bukan hanya urusan teknologi yang lebih ramah lingkungan atau upaya perusahaan mengurangi dampaknya terhadap alam. Ada hal lain yang tidak kalah penting, yaitu membangun kesadaran manusia agar lebih bijak dalam menggunakan apa yang dimiliki dan memahami dampak dari pilihannya.
Mengajak orang peduli terhadap lingkungan tidak selalu cukup dengan menjelaskan berbagai persoalan yang sedang dihadapi bumi. Informasi memang penting, tetapi kesadaran akan lebih mudah tumbuh ketika seseorang dapat menghubungkannya dengan kehidupan sendiri.
Pendekatan ini terlihat dalam aktivitas Reflect Your Matters yang dihadirkan Sharp di Langkah Membumi 2026.
Pengunjung diajak berfoto melalui aktivitas mirror selfie bersama produk Sharp. Sekilas, kegiatan ini tampak sederhana. Namun, cermin menjadi simbol untuk melihat kembali diri sendiri, termasuk kebiasaan yang selama ini dijalani.
Apa yang sudah kita lakukan dengan baik? Apa yang masih perlu diubah? Dan langkah kecil apa yang bisa dimulai sekarang?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak harus langsung menghasilkan jawaban besar. Justru, dari kesediaan melihat kembali kebiasaan sendiri, seseorang dapat menemukan perubahan yang masuk akal untuk dilakukan.
Bagi generasi muda, pendekatan seperti ini membuka ruang untuk terlibat tanpa harus merasa bahwa menjaga lingkungan merupakan tugas yang berat. Kepedulian tidak harus dimulai dengan melakukan semuanya sekaligus. Mengenali satu kebiasaan yang bisa diperbaiki pun merupakan langkah awal.
Pesan yang dituliskan di saat acara Langkah Membumi 2026 menjadi janji kepada bumi dan menjadi komitmen pribadi untuk dilakukan dalam kehidupan selanjutnya meski acara telah berakhir. (Foto: Sharp Indonesia)
Dari Kesadaran Menjadi Janji untuk Bumi
Menyadari pentingnya menjaga lingkungan merupakan awal yang baik. Tantangannya adalah membawa kesadaran itu keluar dari sebuah acara dan menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari.
Melalui aktivitas Plant Your Promise, Sharp mengajak pengunjung melangkah lebih jauh dengan membuat komitmen pribadi.
Pengunjung dapat menuliskan janji sederhana untuk bumi pada Commitment Tree. Setelah itu, kertas berisi komitmen tersebut dibawa pulang untuk ditanam di rumah.
Pesan di balik kegiatan ini menarik: sebuah janji tidak semestinya berhenti sebagai tulisan atau menjadi kenangan setelah acara berakhir. Janji itu perlu dirawat dan diwujudkan dalam tindakan nyata.
Bentuknya tidak harus sama bagi setiap orang. Seseorang mungkin berkomitmen untuk lebih bijak menggunakan barang yang dimiliki, sementara yang lain mulai memperhatikan kebiasaan sehari-hari yang berdampak pada lingkungan.
Yang penting, komitmen tersebut bukan sekadar sesuatu yang terdengar baik, melainkan sesuatu yang benar-benar bisa dilakukan dan dipertahankan.
Pandu Setio, PR & Brand Communication Head Department PT Sharp Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa pendekatan ini dipilih agar keberlanjutan terasa dekat dan tidak menggurui.
Generasi muda, menurutnya, membutuhkan cara yang relevan dan menyenangkan untuk terlibat dalam isu lingkungan. Karena itu, Sharp mencoba mengubah pesan keberlanjutan menjadi pengalaman yang dapat dirasakan langsung, mulai dari refleksi diri hingga membuat janji yang bisa dibawa pulang.
Cara ini juga mengingatkan bahwa tidak ada satu kebiasaan yang dengan sendirinya menyelesaikan persoalan lingkungan. Namun, ketika kesadaran mendorong seseorang untuk bertindak, lalu tindakan itu dilakukan berulang kali dan menginspirasi orang lain, perubahan memiliki kesempatan untuk berkembang lebih luas.
Keberlanjutan Bukan Hanya tentang Teknologi
Sebagai perusahaan yang telah hadir di Indonesia selama lebih dari lima dekade, Sharp menjadi bagian dari keseharian masyarakat melalui berbagai produk elektronik rumah tangga. Produk-produk tersebut membantu beragam aktivitas di rumah menjadi lebih mudah dan nyaman.
Namun, pembicaraan tentang keberlanjutan tidak cukup berhenti pada manfaat teknologi bagi penggunanya.
Ada pertanyaan lain yang perlu diperhatikan: bagaimana teknologi digunakan, bagaimana produk dirawat, dan bagaimana sebuah perusahaan mempertimbangkan dampak kegiatannya terhadap lingkungan?
Dalam keseharian, sikap ini bisa dimulai dari hal sederhana: menggunakan perangkat sesuai kebutuhan, memperhatikan konsumsi listrik, serta merawatnya agar tetap berfungsi optimal. Kebiasaan seperti ini membantu kita lebih sadar bahwa teknologi bukan hanya tentang kemudahan yang diperoleh, tetapi juga tentang bagaimana kita menggunakannya secara bertanggung jawab.
Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka, menekankan bahwa keberlanjutan bukan semata-mata tentang menghasilkan teknologi yang lebih baik. Hal itu juga berkaitan dengan kesadaran untuk menggunakan dan merawat apa yang dimiliki secara lebih bijak.
Pandangan tersebut menempatkan keberlanjutan dalam dua sisi yang saling melengkapi. Perusahaan memiliki tanggung jawab dalam mengembangkan produk dan menjalankan usahanya, sementara masyarakat juga dapat mengambil bagian melalui cara menggunakan produk dan menjalani keseharian.
Teraoka juga menegaskan bahwa tanggung jawab produsen tidak berhenti pada penciptaan produk. Sharp perlu memikirkan lingkungan tempat produknya digunakan serta dunia yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dengan demikian, keberlanjutan bukan sekadar pesan yang disampaikan kepada konsumen. Bagi perusahaan, pesan itu juga menjadi pengingat untuk mempertimbangkan dampak jangka panjang dari keputusan dan aktivitas bisnisnya.
Keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam upaya membangun kepedulian lingkungan. Mereka bukan hanya kelompok yang akan menghadapi dampak persoalan lingkungan pada masa mendatang, tetapi juga dapat berperan dalam membentuk kebiasaan dan cara pandang masyarakat sejak sekarang.
Sharp memiliki salah satu wadah untuk mendorong keterlibatan tersebut melalui Sharp Greenerator, kelompok anak muda pecinta lingkungan binaan Sharp yang mendorong generasi muda untuk mengenal, memahami, dan mengambil bagian dalam berbagai isu lingkungan.
Selama lebih dari satu dekade, sejak 25 November 2015 Sharp Greenerator berdiri, komunitas ini menggerakkan berbagai kegiatan konservasi. Kegiatannya di antaranya adalah monitoring kualitas air di Telaga Saat, hulu Ciliwung, untuk memahami pentingnya daerah resapan; penanaman ribuan pohon dan mangrove, yang kini tumbuh menjadi bagian dari ekosistem baru; hingga kampanye pengurangan sampah plastik melalui workshop upcycle dan aksi publik.
Keterlibatan anak muda dalam gerakan seperti ini membuka kesempatan untuk belajar sekaligus melakukan sesuatu. Kepedulian tidak hanya dibicarakan, tetapi dapat tumbuh melalui pengalaman, interaksi, dan kebiasaan yang dijalankan bersama.
Tentu, perubahan tidak bisa dibebankan hanya kepada generasi muda. Perusahaan, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya juga memiliki peran masing-masing. Namun, memberi ruang kepada anak muda untuk terlibat sejak dini merupakan bagian penting dari upaya membangun masa depan yang lebih baik.
Melalui Langkah Membumi 2026, Sharp berupaya mendekatkan pesan tersebut kepada masyarakat lewat kegiatan yang sederhana dan mudah diikuti. Pendekatan ini sejalan dengan upayanya membangun kesadaran lingkungan, baik melalui edukasi maupun berbagai inisiatif yang dijalankan perusahaan.
Bagi Sharp, alam juga menjadi sumber inspirasi tentang proses, kemampuan beradaptasi, dan keseimbangan. Kemajuan, dalam pandangan ini, bukan hanya soal bergerak lebih cepat atau menghasilkan teknologi yang semakin canggih, tetapi juga tentang bagaimana manusia dapat berkembang tanpa mengabaikan lingkungan tempatnya hidup.
Langkah Kecil yang Perlu Dilanjutkan
Tidak ada satu acara yang bisa menyelesaikan persoalan lingkungan. Begitu pula satu janji, jika hanya dituliskan tanpa pernah dilakukan.
Namun, kegiatan seperti Reflect Your Matters dan Plant Your Promise dapat menjadi pengingat bahwa menjaga bumi tidak harus menunggu seseorang memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan besar.
Kita bisa memulainya dengan mengenali kebiasaan sendiri, menentukan hal yang ingin diperbaiki, lalu menjalaninya secara konsisten. Ketika kebiasaan itu menular kepada keluarga, teman, atau lingkungan sekitar, dampaknya berpeluang meluas.
Di sinilah pesan keberlanjutan yang dibawa Sharp menjadi relevan bagi kehidupan sehari-hari. Teknologi dapat membantu manusia menjalani hidup dengan lebih nyaman, tetapi pilihan manusia dalam menggunakan teknologi dan memperlakukan lingkungan tetap memiliki arti.
Masa depan yang lebih baik membutuhkan inovasi sekaligus kesadaran. Keduanya tidak harus menunggu perubahan besar untuk dimulai. Sebab, langkah pertama bisa sesederhana berani bercermin, membuat janji kepada diri sendiri, dan sungguh-sungguh menjalankannya.
| Pilihan kain yang tepat dapat mengubah suasana ruangan sekaligus membantu mengatur cahaya dan privasi. Kenali hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memesan gorden.
Ranahrumah.com – INSPIRASI | Tirai kain sering menjadi salah satu sentuhan terakhir saat menata interior rumah. Setelah warna dinding, furnitur, dan dekorasi dipilih, barulah perhatian beralih ke jendela.
Padahal,tirai bukan sekadar pelengkap. Pilihan bahan dan modelnya memengaruhi banyak hal, mulai dari cahaya yang masuk, privasi penghuni, hingga kesan yang terbentuk di dalam ruangan.
Gorden yang terlihat cantik di ruang pamer belum tentu memberikan hasil serupa ketika dipasang di rumah. Ukuran jendela, arah datangnya matahari, warna dinding, dan kebutuhan penghuni perlu ikut dipertimbangkan.
Sebelum menentukan pilihan, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar tirai kain tidak hanya menarik dilihat, tetapi juga nyaman digunakan sehari-hari.
Hal pertama yang perlu ditentukan adalah seberapa banyak cahaya alami yang ingin kamu masukkan ke dalam ruangan.
Jika ingin ruangan tetap terang pada siang hari tanpa membiarkan pandangan dari luar terlalu leluasa, kain tipis seperti sheer bisa menjadi pilihan. Bahan ini menyaring cahaya, tetapi tidak selalu memberikan privasi penuh, terutama ketika kondisi di luar lebih terang daripada di dalam ruangan.
Untuk kebutuhan privasi yang lebih baik, kamu bisa memilih kain yang lebih rapat atau menggabungkan dua lapis tirai. Kain tipis digunakan saat ingin mempertahankan cahaya alami, sedangkan tirai yang lebih tebal dapat ditutup ketika membutuhkan privasi lebih.
Sementara itu, kain dengan tenunan rapat atau bahan yang lebih tebal dapat membantu mengurangi cahaya yang masuk. Namun, hasilnya bergantung pada karakter kain, warna, serta cara pemasangannya. Tirai kain biasa juga tidak otomatis mampu membuat kamar gelap sepenuhnya.
Karena itu, tentukan lebih dulu fungsi utama tirai di setiap ruang. Kebutuhan kamar tidur tentu bisa berbeda dari ruang keluarga, ruang makan, atau ruang kerja.
Katun adalah material fabric yang paling sering ditemui sebagai soft furnishing seperti, sofa, gorden, dan cushion.
Warna Tirai Sebaiknya Tidak Dipilih Sendirian
Warna tirai bisa memperkuat suasana interior atau justru membuat komposisi ruang terasa kurang menyatu.
Jika ingin tampilan yang tenang dan mudah dipadukan, warna netral seperti putih gading, krem, abu-abu, atau cokelat muda dapat dipertimbangkan. Warna-warna ini relatif mudah diselaraskan dengan beragam pilihan furnitur dan warna dinding.
Namun, bukan berarti tirai harus selalu senada dengan dinding. Warna yang sedikit lebih gelap atau lebih terang dapat memberi kedalaman pada tampilan ruang. Tirai dengan warna kontras juga bisa menjadi aksen, terutama jika elemen lain di dalam ruangan tidak terlalu ramai.
Perhatikan pula pencahayaan. Warna kain yang terlihat menarik di toko belum tentu tampak sama ketika terkena sinar matahari atau lampu rumah. Jika memungkinkan, lihat contoh kain langsung di ruangan tempat tirai akan dipasang.
Satu hal lagi, warna dan ketebalan kain dapat memengaruhi suasana cahaya. Kain berwarna terang tidak selalu lebih tembus cahaya daripada kain gelap karena hasil akhirnya juga ditentukan oleh jenis serat dan kerapatan tenunan.
Skala motif tirai atau gorden harus disesuaikan dnegan ukuran ruang dan bidang jendela.
Motif dan Model Lipatan Memengaruhi Tampilan
Selain warna, motif dan model lipatan turut menentukan karakter tirai.
Kain polos relatif mudah dipadukan dengan interior yang sudah memiliki banyak detail, seperti furnitur bermotif, karpet bercorak, atau dinding dengan aksen tertentu. Sebaliknya, tirai bermotif bisa menjadi pilihan jika ruangan membutuhkan elemen visual yang lebih menonjol.
Pertimbangkan skala motif terhadap ukuran ruang dan bidang jendela. Motif besar akan lebih terlihat pada tirai yang lebar, sedangkan motif kecil dapat memberi kesan berbeda ketika dilihat dari jarak dekat maupun jauh.
Model lipatan juga patut diperhatikan. Lipatan yang rapat menghasilkan tampilan lebih penuh, sedangkan susunan kain yang lebih sederhana dapat memberi kesan ringan. Pilihan akhirnya bergantung pada jenis kain, lebar jendela, dan gaya interior yang ingin dibangun.
Jangan lupa, model tirai berkaitan dengan jumlah kain yang dibutuhkan. Kain yang dipasang dengan lipatan penuh memerlukan lebih banyak bahan dibandingkan kain yang jatuh lebih datar. Hal ini dapat memengaruhi anggaran, terutama untuk jendela lebar.
Ukur Jendela Sebelum Memesan
Kesalahan ukuran bisa membuat tirai terlihat kurang proporsional atau tidak berfungsi sesuai harapan.
Pengukuran sebaiknya tidak hanya mengacu pada lebar kaca. Tentukan juga apakah tirai akan dipasang tepat di dalam bingkai jendela atau di luar bingkai. Posisi pemasangan memengaruhi lebar dan tinggi kain yang diperlukan.
Jika ingin jendela terlihat lebih tinggi, rel atau batang tirai dapat dipasang lebih dekat ke plafon, selama kondisi dinding dan konstruksi memungkinkan. Tirai yang memanjang hingga mendekati lantai juga dapat memberi kesan ruang lebih menjulang.
Namun, panjang tirai perlu disesuaikan dengan fungsi ruang. Tirai yang terlalu panjang bisa kurang praktis di area yang sering dilalui atau mudah terkena kotoran. Untuk jendela di dekat meja, tempat tidur, atau furnitur lain, pastikan kain tidak mengganggu penggunaannya.
Sebelum memesan, periksa kembali ukuran, posisi rel, arah bukaan, dan ruang yang tersedia di sisi jendela.
Perhatikan Rel, Batang, dan Aksesori
Tirai kain tidak berdiri sendiri. Sistem pemasangannya ikut menentukan kemudahan penggunaan dan tampilan akhirnya.
Batang tirai dapat menjadi elemen yang terlihat sebagai bagian dari dekorasi, sedangkan rel tertentu memungkinkan kain bergerak lebih tersembunyi. Pilihan tersebut dapat disesuaikan dengan gaya interior dan kebutuhan penggunaan.
Pastikan rel atau batang mampu menopang bobot kain, terutama jika kamu memilih bahan tebal atau menggunakan dua lapis tirai. Lebar jendela dan jumlah kain juga perlu diperhitungkan agar tirai dapat digeser dengan nyaman.
Perhatikan pula aksesori seperti pengait, cincin, dan tali pengikat. Detail ini mungkin terlihat kecil, tetapi berpengaruh pada cara tirai dibuka, ditutup, dan dirapikan.
Jika menggunakan jasa penjahit atau pemasang, tanyakan apakah biaya yang ditawarkan sudah mencakup kain, jahitan, rel atau batang, aksesori, dan pemasangan. Dengan begitu, kamu dapat membandingkan penawaran secara lebih adil.
Jangan Lupakan Perawatan dan Biaya
Harga tirai kain tidak hanya ditentukan oleh jenis bahan. Lebar dan tinggi jendela, jumlah kain, model jahitan, aksesori, serta biaya pemasangan juga dapat memengaruhi total pengeluaran.
Karena itu, harga per meter kain saja belum cukup untuk menggambarkan biaya keseluruhan. Sebaiknya minta perhitungan berdasarkan ukuran jendela dan model yang diinginkan sebelum memutuskan.
Pertimbangkan juga perawatannya. Tidak semua kain dapat dicuci dengan cara yang sama. Sebagian bahan memerlukan penanganan khusus, sementara bahan lain mungkin lebih mudah dirawat di rumah. Ikuti petunjuk perawatan dari produsen atau penjual agar kain tidak mudah berubah bentuk, menyusut, atau rusak.
Untuk rumah yang mudah berdebu, pilih bahan dan model yang memungkinkan tirai dibersihkan secara berkala. Tirai yang menjuntai hingga lantai juga mungkin lebih cepat kotor, bergantung pada kondisi ruang dan aktivitas penghuni.
Dengan mempertimbangkan perawatan sejak awal, kamu tidak hanya memilih tirai berdasarkan tampilannya saat baru dipasang, tetapi juga kemudahan menggunakannya dalam jangka panjang.
Tirai yang Tepat Adalah yang Sesuai dengan Kebutuhan Rumah
Memilih tirai kain tidak harus dimulai dari model yang sedang populer. Mulailah dari kebutuhan ruang: apakah ingin mengurangi cahaya, menjaga privasi, mempercantik interior, atau menggabungkan beberapa fungsi sekaligus.
Setelah itu, sesuaikan bahan, warna, motif, ukuran, dan sistem pemasangannya. Jangan lupa menghitung biaya secara menyeluruh serta memastikan cara perawatannya sesuai dengan kebiasaan di rumah.
Dengan pertimbangan tersebut, tirai dapat menjadi bagian dari interior yang bukan hanya enak dilihat, tetapi juga mendukung kenyamanan sehari-hari.