Sharp Class di SMKN 4 Palembang, Pelatihan Siswa Jadi Teknisi Handal

Sharp Class dukung pemerintah pusat dalam upaya peningkatan pelatihan siswa SMK untuk dongkrak penyerapan tenaga kerja. Dukungan diberikan dengan mengadakan pelatihan kepada siswa/i SMKN 4 Pelembang terpilih, yang ingin menjadi seorang teknisi profesional yang handal.

Program pelatihan kepada siswa/i terpilih SMKN 4 Palembang di program Sharp Class untuk siapkan lulusan yang profesional dan handal. (Foto Sharp Indonesia)

Ranahrumah.com – TREN | Sharp Indonesia tandatangani MoU dengan SMKN 4 Palembang, bersepakat melakukan pelatihan siswa agar siap kerja, Rabu (14/04/23).

Melalui prpgram Sharp Class, produsen elektronik yang telah beroperasi selama 53 tahun dan memiliki 25 kantor cabang di Indonesia, ini siap mengadakan pelatihan kepada siswa/i SMK terpilih yang ingin menjadi seorang teknisi profesional yang handal.  

Penandatangan MoU kerjasama antara Sharp Indonesia dengan SMKN 4 Palembang diwakilki oleh Lise Tiasanty, S.IP, MM, Head of CS Division, PT Sharp Electronics Indonesia dan Drs. Ropik, M.Si, Kepala Sekolah SMKN 4 Palembang, disaksikan oleh Drs. Sutoko, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Selatan.

Dengan ditandatangani MoU kerjasama ini artinya, Sharp Class di SMKN 4 Palembang, resmi berjalan untuk  25 – 30 siswa /i yang terpilih. Pendampingan serta pelatihan akan dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman dan handal dari Sharp Indonesia.

Baca Juga: Sharp Class untuk SMK di Indonesia, Tingkatkan Kompetensi agar Lulusannya Siap Kerja

Baca Juga: Sharp Kembangkan Prototipe Head Mounted Display VR Terhubung ke Smartphone, Ringan Ga Bikin Pusing

Head of CS Division Senior Manager, PT Sharp Electronics Indonesia,  Lise Tiasanty, S.IP, MM, mengatakan program pelatihan siswa SMK, Sharp Class sudah dilakukan sejak tahun 2012. Hingga saat ini, Sharp Class sudah bekerja sama dengan 15 sekolah dari 15 kota seperti Aceh, Bengkulu, Banjarmasin, Karawang, Semarang, dan Bandung.  

“Selama program ini, kami telah melahirkan 690 lulusan yang memiliki kemampuan yang siap bekarja dan di antara lulusan kami sudah bekerja baik di Service Centre Sharp maupun perusahan swasta berkelas internasional lainnya,” ujar Lise Tiasanty. SMKN 4 Palembang melalui kepala sekolahnya, Drs Ropik, M.Si pun berharap agar kerjasama terus berlanjut mengingat jumlah siswa/i yang tertarik untuk mengikuti program ini begitu tinggi.

Peserta yang lulus pada program Sharp Class di SMKN 4 Palembang, berkesempatan mengikuti program lanjutan berupa magang serta diberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari customer satisfaction di Service Center Sharp yang tersebar di seluruh kota di Indonesia.

Baca Juga: Sharp Class Hadir Di SMKN 1 Blitar, Tingkatkan Kompetensi Siswa Masuki Dunia Kerja

Baca Juga: Speaker Active Sharp Bersuara Prima untuk Quality Time Keluarga di Rumah

Penyerahan produk Sharp dan peralatan praktik dari Sharp Indonesia kepada SMKN 4 Palembang saat penandatanganan MoU pada Rabu (14 Juni 2023).

Untuk menunjang proses belajar mengajar ini, Sharp Indonesia menyerahkan 1 unit Speaker tipe CBOX-TRB12MBO dan 1 unit smart TV tipe 2T-C42EG1i-SB serta peralatan praktik, yang dilakukan pada saat penandatanganan MoU kerjasama.

“Pada program Sharp Class siswa/i akan diberikan materi yang sangat komprehensif, seperti praktik langsung, pelatihan kerja di dunia profesional, dan belajar kepemimpinan, “ jelas Hamid Sulton, Kepala Teknisi Service Center cabang Palembang, PT Sharp Electronics Indonesia.

Lebih lanjut Hamid Sulton mengatakan, bahwa materi ini diperlukan sebagai bekal dalam menghadapi dunia kerja. Sebagai seorang teknisi dituntut tidak hanya bisa memperbaiki kerusakan barang elektronik namun juga dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kepada pelanggannya. Mereka harus memiliki kemampuan yang baik dan cekatan dalam melayani pelanggan.

Diketahui, salama ini, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan pelatihan vokasi kepada siswa/i SMK, untuk mendongkrak penyerapan tenaga kerja. Pemerintah Daerah Palembang pun melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Selatan aktif melakukan peningkatan kualitas lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan tujuan agar lulusan SMK semakin mudah terserap di pasar kerja lokal, nasional bahkan internasional. Tercatat berdasarkan data pada tahun 2021 sebanyak 2000 lulusan SMK di Sumatra Selatan telah tersalurkan kerja di perusahaan swasta di wilayah Sumatra Selatan maupun di luar wilayah Sumatra Selatan.

Melaui program Sharp Class yang berjalan selama 2 bulan, Lise Tiasanty pun berharap ikut andil dalam upaya mendongkrak lebih banyak penyerapan tenaga kerja tingkat SMK sesuai dengan program Pemerintah Pusat Indonesia, serta bisa menjadi insipirasi bagi perusahaan swasta lain untuk dapat melakukan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga: Sharp 110 Tahun, Mengubah Dunia dengan Teknologi 8K+5G dan AIOT

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)