Bantal yang Tepat Bukan Sekadar Empuk, Ini Cara Memilihnya agar Leher Tetap Nyaman Saat Tidur

Bangun tidur dengan leher pegal sering dianggap sebagai akibat “salah tidur”. Padahal, bisa jadi masalahnya justru ada pada bantal yang menemani tidur selama berjam-jam.

Memilih bantal ukan ditentukan dari promo extra sof, premium, atau besarnya diskon. Mencoba langsung dengan berbagai posisi tidur adalah salah satu cara memilih bantal yang tepat.

Cara Memilih Bantal yang Tepat

Membeli bantal sebaiknya tidak dilakukan hanya karena melihat tulisan “extra soft”, “premium”, atau tergiur diskon.

Kalau memungkinkan, cobalah bantal sebelum membeli, terutama bila produk memang menyediakan kesempatan untuk mencobanya.

1. Coba dalam Posisi Telentang

Berbaringlah seperti ketika tidur sehari-hari.

Perhatikan apakah kepala terasa terlalu terdorong ke depan atau justru terlalu menengadah. Rasakan pula bagian leher: apakah mendapatkan dukungan yang nyaman tanpa terasa tertekan?

Bantal seharusnya membantu mempertahankan posisi kepala dan leher yang nyaman, bukan membuat leher terasa seperti “dipaksa” berada di suatu posisi.

2. Jangan Lupa Mencoba Posisi Menyamping

Banyak orang berganti posisi ketika tidur.

Karena itu, jangan hanya mencoba bantal dalam posisi telentang. Berbaliklah ke samping dan rasakan kembali dukungannya.

Pada posisi ini, lebar bahu menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Bantal yang terlalu rendah dapat membuat kepala turun ke arah kasur, sedangkan yang terlalu tinggi dapat membuat leher terdorong naik.

Idealnya, kepala dan leher tetap berada dalam posisi relatif lurus.

3. Perhatikan Tinggi dan Kepadatan, Bukan Sekadar Empuk

Dua bantal dengan tinggi yang sama belum tentu memberikan rasa yang sama. Material dan kepadatannya memengaruhi seberapa jauh kepala akan tenggelam ketika mendapatkan tekanan.

Karena itu, jangan memilih bantal hanya dengan menekannya menggunakan tangan.

Tangan tidak tidur di atas bantal—kepala dan leherlah yang akan menggunakannya semalaman.

Jika tersedia kesempatan untuk mencoba, berbaringlah beberapa menit dalam posisi tidur yang biasa dilakukan.

4. Pertimbangkan Kebiasaan Tidur

Apakah kamu lebih sering tidur telentang, menyamping, atau justru sering berganti posisi?

Jawabannya bisa membantu mempersempit pilihan.

Tidak perlu terpaku pada satu jenis material hanya karena sedang populer. Yang lebih penting adalah karakter bantal tersebut sesuai dengan kebutuhan tubuh dan cara kamu tidur.

Baca Juga: 4 Ciri Kasur Sehat dan Ideal untuk Relaksasi Optimal

Bantal yang Tepat Membuat Tidur Terasa Lebih “Ringan”

Bantal memang bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas tidur. Kasur, suhu kamar, kebisingan, kebiasaan sebelum tidur, hingga kondisi tubuh juga ikut berpengaruh.

Namun, karena kepala dan leher bersentuhan dengan bantal selama berjam-jam, benda kecil ini layak mendapatkan perhatian lebih.

Memilih bantal pada akhirnya bukan soal mencari yang paling mahal, paling empuk, atau paling canggih. Carilah yang mampu menopang kepala dan leher dengan nyaman, sesuai bentuk tubuh dan posisi tidurmu.

Sebab, tidur yang nyaman seharusnya tidak baru terasa ketika kita sudah bangun. Justru sejak kepala pertama kali menyentuh bantal, tubuh sudah seharusnya merasa berada di posisi yang tepat.

Catatan Ranahrumah

Bantal sering dianggap sebagai aksesori pelengkap tempat tidur. Padahal, fungsinya jauh lebih penting daripada sekadar membuat kasur terlihat nyaman.

Kalau setiap pagi kamu sering bangun dengan leher terasa kaku, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa kamu “salah tidur”. Coba perhatikan kembali bantal yang digunakan: apakah terlalu tinggi, terlalu rendah, sudah berubah bentuk, atau memang tidak sesuai dengan posisi tidurmu?

Dan satu hal lagi: bantal pun memiliki umur pakai. Ketika bentuk dan daya dukungnya sudah berubah, mungkin sudah waktunya bukan sekadar mencuci sarung bantal, tetapi mengevaluasi apakah bantal tersebut masih layak menemani tidur setiap malam. (RR)

Baca Juga: Menata Kamar Tidur Ala Feng Shui: Perhatikan Letak Barang!

Cek berita terbaru dari industri, produk baru, dan ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom