Sunday, March 22, 2026
Home Blog Page 42

10 Jenama Global Terkemuka di Goodrich Lifestyle Fest (GLF) 2025: Hadirkan Wallcovering dan Produk Gaya Hidup Internasional

0

Ranahrumah.com – TREN | 10 Jenama Global Terkemuka di Goodrich Lifestyle Fest (GLF) 2025: Hadirkan Wallcovering dan Produk Gaya Hidup Internasional.

Goodrich Indonesia sukses mennggelar pameran Goodrich Lifestyle Fest 2025 selama dua hari, pada Kamis 31 Juli hingga 1 Agustus 2025.

Dikemas dalam sentuhan suasana musim panas yang memukau, pameran Goodrich Lifestyle Fest 2025 yang mengusung tema “One Heart” ini sukses menjadi pameran wallcovering terbesar di Indonesia.

Goodrich Global Indonesia di GLF 2025 ini menyuguhkan inovasi terbaru wallcovering, penutup dinding yang berfungsi sebagai elemen dekoratif pada interior bangunan. Acara ini menampilkan inovasi-inovasi terbaru dalam furnitur interior, khususnya dalam wallcoverings, fabric, karpet dan flooring.

Secara garis besar, koleksi yang hadir mengusung teknologi dan desain terkini, yang sustainable, ramah lingkungan, dan fire resistant. Tampilan motif dan tekstur dari koleksi yang dihadirkan juga makin inovatif, memberikan inspirasi buat para desainer untuk bereksplorasi terhadap karyanya.

Goodrich Lifestyle Fest 2025 menjadi sebuah perayaan keindahan desain dari berbagai penjuru dunia yang hadir dari semangat kolaborasi dan kesatuan.

10 Jenama Global Terkemuka di Goodrich Lifestyle Fest (GLF) 2025: Hadirkan Wallcovering dan Produk Gaya Hidup Internasional (Foto: Dok. GLF 2025)

Direktur Utama, Zalfrid Pardomuan saat membuka pameran wallcovering Goodrich Lifestyle Fest 2025 mengatakan festival ini merupakan bagian dari perayaan 34 tahun kehadiran mereka di tanah air. “Melalui tema ‘One Heart’, kami ingin menghadirkan karya-karya terbaik dari pelaku industri wallcovering internasional,” ujar Zalfrid di Goodrich Gallery Antasari, Jakarta (31/7/2025).

Goodrich Global telah menjadi pemasok terkemuka di Asia untuk pelapis dinding, kain, karpet, dan lantai sejak tahun 1983. Beroperasi di beberapa negara yaitu Singapore, China, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, Philippina, Thailand, United Arab Erimates dan Vietnam, Goodrich Global fokus  pada penyediaan solusi interior yang elegan dan fungsional.

Acara ini bertujuan untuk menyatukan para desainer, untuk duduk bersama mendengarkan langsung penjelasan langsung dari brand owner, tentang keunggulan produk , koleksi terbaru, serta tren terbaru dari koleksinya. Para desainer juga diuntungkan, mendapatkan informasi dan inspirasi yang bisa diaplikaskan untuk proyek-proyek mereka.

Berkolaborasi dengan merek-merek internasional, Goodrich Global meningkatkan kualitas ruang hunian dan komersial serta menjadi pelopor dalam menetapkan standar desain.

“Setiap elemen desain memiliki kekuatan untuk menginspirasi. Dan itulah yang ingin kami hadirkan di Goodrich Lifestyle Fest 2025,” tutup Zalfrid. “Kami memberikan ruang bagi para brand partner untuk langsung terhubung dengan komunitas pecinta desain dan gaya hidup.”

10 Jenama Global Terkemuka di Goodrich Lifestyle Fest (GLF) 2025: Hadirkan Wallcovering dan Produk Gaya Hidup Internasional (Foto: GLF 2025)

Penyelenggara GLF 2025 melibatkan 10 jenama terkemuka dari brand wallcovering dan produk gaya hidup internasional. Antara lain: J. Josephson, Sangetsu, Greenland, Masureel, MINDTHEGAP, Tex Decor, Koroseal, Phillip Jeffries, Pavoni Leather. Hadir pula beberapa merek seperti Jasmine Elizabeth, Wulan Gandanegara, dan Goodrich Suites sebagai sumber inspirasi yang melengkapi gaya hidup.

Acara juga dimeriahkan dengan peragaan busana hasil kreatif antara desainer kenamaan Yosep Sinudarsono dan mahasiswa ESMOD. Dalam kolaborasi ini, mereka masing-masing secara khusus mengubah kain-kain mewah Goodrich menjadi koleksi busana yang spektakuler, menunjukkan versatilitas produk Goodrich dalam ranah mode.

Goodrich Lifestyle Fest 2025 tidak hanya sebagai pameran produk, tetapi juga sebagai platform yang menyatukan seni, mode, dan desain interior dalam satu wadah.(RR)

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Mengenal Kasur Lateks: Harganya Mahal, Lebih Unggul dari Kasur Pegas?

Ranahrumah.com – PRODUK | Mengenal Kasur Lateks: Harganya Mahal, Lebih Unggul dari Kasur Pegas?

Lateks telah ada sejak lama. Lateks Dunlopillo, misalnya, telah dikembangkan sejak tahun 1926 di Eropa oleh ilmuan EA Murphy sebagai kasur kesehatan yang dipakal di rumah sakit. Pada era yang sama, kasur pegas juga mulai populer di Amerika dan lebih diterima masyarakat karena promosi dan distribusi yang lebih baik.

Saat ini, lateks mulai banyak dikembangkan oleh berbagai produsen kasur dan dijual untuk umum. Lateks dianggap memiliki keunggulan yang melebihi kasur pegas, utamanya dalam hal kemampuannya dalam menyangga lekuk tubuh dengan sempurna.

Baca Juga: 4 Ciri Kasur yang Sehat dan Ideal untuk Tidur dan Relaksasi Optimal

Kualitas Kasur Lateks dan Kandungan Lateksnya

Kasur lateks sendiri dibuat dari getah karet yang diproses bersama bahan sintetis untuk menciptakan kekenyalan. Perbandingan kadar ini bervariasi. Dunlopillo misalnya, memiliki beberapa jenis kasur lateks.

  • Bio Latex (90% lateks), usia pakai 20 tahun ke atas.
  • Natural Latex (80% lateks), usia pakai 15-20 tahun.
  • Synthetic Latex (20% lateks), usia pakai 7-12 tahun.

Semakin tinggi kadar lateks, kasur akan semakin berat dan berwarna kekuningan. Kualitasnya pun akan semakin baik dan tidak akan rontok sekeras apapun digosok. Selain itu, lateks memiliki kandungan yang alami antikuman.

Baca Juga: Mengenal Kasur Latex: Keunggulan, Jenis dan Cara Memastikan Keasliannya

Tipe Kasur Lateks dan Teknologi Terkininya

Berbagai teknologi ditawarkan oleh produsen kasur seperti King Koil, Dunlopillo, Comforta, Romance, Spring Air, Dreamland, Airland, dan sebagainya. Semuanya mengacu pada satu tujuan, memberikan kenyamanan dan kesehatan tidur yang sempurna.

King Koil misalnya, bekerja sama dengan ICI (International Chiropractors Asssocdiation) mengembangkan kasur lateks King Koil dengan teknologi Zoning System, yaitu membagi kasur menjadi 5 zona tubuh. Teknologi ini dikembangkan berdasarkan tingkat kekuatan penekanan pada masing-masing  bagian tubuh. Daerah pinggul, dengan kekuatan tekan terbesar, kasur dibuat lebih padat agar siap menyangga beban tubuh. Pengukuran ini berdasarkan tinggi tubuh rata-rata orang Indonesia antara 150—180 cm

Dunlopillo pun mengembangkan kasur lateks tipe MYOB (Make Your Own Bed), yang terdiri dari modul-modul kecil dengan kepadatan yang berbeda dan bisa diatur sesuai kebutuhan. Sedangkan pada kasur lateks standarnya, Dunlopillo tidak melakukan penzonaan karena menuruti pola tidur masing-masing orang yang tak sama.

Baca Juga: Matras King Koil EVOS Berteknologi Smart String, Lebih Personal Mengatur Kenyamanan Tidur

Kapan Waktu yang Tepat Ganti Kasur Lateks?

Kasur punya usia pakai yang panjang. Garansinya pun bervariasi, dari 5 sampai 20 tahun. Namun tinggal di Indonesia yang curah hujan dan kelembapannya tinggi, usia kasur tak bisa diprediksi. Ada cara sederhana untuk mengukurnya.

Pada kasur lateks, umumnya penurunan kualitas terjadi pada tahun ke-12 sampai ke-20 untuk jenis lateks natural dan pada tahun ke-5 untuk lateks sintetis. Ciri-cirinya yang paling terlihat adalah kasur tidak segera kembali ke bentuk semula setelah ditekan karena kekenyalannya berkurang.

Sepertiga hidup kita dihabiskan di atas kasur. Jadi, jangan pelit-pelit kalau beli kasur. Jadikan ini sebagai prioritas untuk mendapatkan hidup lebih sehat. (RR)

Baca Juga: Tips Membeli Kasur: Coba dan Pastikan 3 Kriteria Ini Terpenuhi

Baca Juga: Atria Mal TENTH Avenue Bandung Resmi Dibuka: Destinasi Belanja Perabot Rumah Tangga dengan Jaminan Harga Termurah

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

4 Ciri Kasur yang Sehat dan Ideal untuk Tidur dan Relaksasi Optimal

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Alas tidur bisa menunjang tubuh untuk beristirahat total, utamanya pada malam hari. Dengan alas tidur atau kasur yang tepat, relaksasi yang umumnya hanya berlangsung selama 6-7 jam, bisa benar-benar berkualitas.

Bagaimana cara memilih kasur paling ideal? Pertama-tama, kita perlu menetukan jenis kasur yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan.

Di pasaran, umumnya ada kasur kapuk, busa, memory foam, pegas, dan lateks. Setiap jenis kasur memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.  

Baca Juga: 5 Cara Menjaga Kesehatan Kasur agar Bebas Kuman

Ciri Kasur yang Sehat

Kasur yang dipilih haruslah yang memenuhi syarat kasur yang sehat. Berikut 4 syarat kasur yang sehat ang masih ideal untuk mendukung tidur yang optimal.

  • 1. Padat

Kasur yang sehat harus bisa mempertahankan kontur tubuh saat berbaring. Tulang punggung harus berada pada posisi netral. Kasur yang terlalu lunak menyebabkan pinggul turun sehingga otot tubuh bekerja sepanjang malam. Akibatnya, tubuh kurang rileks dan akan terasa pegal saat bangun.

  • 2. Fleksibel

Meski padat, kasur harus fleksibel sehingga setiap lekuk tubuh (punggung) dapat terisi. Kasur yang terlalu keras menyebabkan otot tertarik dan bekerja semalaman. Dua syarat 1 dan 2 ini adalah syarat utama kasur ortopedis, terutama untuk orang dengan gangguan tulang belakang.

Baca Juga: Formula Tidur IKEA: 7 Tips untuk Tidur Malam yang Lebih Baik

  • 3. Suhu sejuk

Tak hanya ventilasi ruangan yang harus baik, ventilasi kasur pun juga harus baik. Kasur yang terlalu panas akan menyebabkan tubuh banyak bergerak sehingga tidur terasa tidak nyaman.

  • 4. Higienis

Semakin baik kualitas kasur, semakin lama usia pakainya, namun tentu akan semakin kurang higienis. Oleh karena itu kasur perlu mendapatkan perawatan ekstra  sehingga tidak berbalik mengganggu kesehatan.

Nah, ingin saat bangun tidur tubuhmu segar dan bugar? Pastikan kondisi kasur kamu, masih memenuhi syarat-syarat tersebut . Jika tidak memenuhi, sudah saatnya ganti kasur demi kesehatanmu. (RR)

Baca Juga: 5 langkah ciptakan kamar mandi sehat dan aman

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Arumaya Financial Center Memasuki Pembangunan Tahap Akhir

Ranahrumah.com – PROPERTI | Astra Property menghadirkan gedung perkantoran premium dan ramah lingkungan baru di kawasan The Arumaya, sebuah mixed-use development yang mengintegrasikan hunian premium, dan area komersial di kawasan strategis TB Simatupang, Jakarta Selatan. Gedung perkantoran Arumaya Financial Center saat ini sudah memasuki tahap akhir penyelesaian pekerjaan fasad gedung dan penyelesaian interior gedung terutama di typical floor. Pembangunan Arumaya Financial Center ini diperkirakan selesai lebih awal dari target sebelumnya. Gedung ini ditargetkan untuk beroperasi pada Q2 2026.

Arumaya Financial Center berdiri setinggi 104,4 meter dengan 27 lantai konstruksi, yang terdiri dari 19 lantai area perkantoran, 3 lantai area retail, 1 lantai MEP dan 4 lantai basement. Berada di kawasan yang disebut sebagai CBD baru Jakarta, dengan akses mudah ke berbagai fasilitas penting seperti akses tol, MRT, rumah sakit, sekolah internasional, serta pusat bisnis, lokasi premium ini memperkuat posisi Arumaya Financial Center dan kompleks The Arumaya sebagai kawasan terpadu yang mendukung gaya hidup urban, mobilitas profesional, dan kenyamanan penghuni. Selain itu, kehadiran area retail di Arumaya Financial Center yang dirancang dengan konsep tenant mix yang lengkap, mencakup F&B, supermarket, perbankan, dan berbagai layanan penunjang lainnya tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari karyawan kantor dan penghuni Arumaya Residences, tetapi juga menciptakan ekosistem yang nyaman dan terintegrasi sehingga mendukung aktivitas profesional sekaligus gaya hidup urban modern di kawasan The Arumaya.

Baca Juga: Arumaya Office Mulai Dibangun, Astra Property Targetkan Rampung 2026

Menerapkan nilai keberlanjutan yang telah diimplementasikan di berbagai proyek Astra Property, Arumaya Financial Center dirancang mengikuti prinsip green building dan telah mendapatkan Green Building Design Recognition Gold level dari Green Building Council Indonesia (GBCI). Gedung ini dilengkapi berbagai inisiatif keberlanjutan seperti Waste Water Recycling System yang mengolah air limbah melalui beberapa proses pembersihan hingga memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, instalasi motion sensor, solar powered obstruction lamp hingga kolaborasi partner waste management untuk mencapai zero waste to landfill.

Kawasan The Arumaya sendiri merupakan mixed-use development kedua dari Astra Property, setelah sebelumnya dikenal dengan projek perdana gedung perkantoran Menara Astra dan Anandamaya Residences di kawasan Sudirman. Konsep mixed-use development kembali diusung Astra Property karena dinilai efektif sebagai solusi atas keterbatasan lahan dan percepatan urbanisasi, sekaligus mendorong terciptanya kota berkelanjutan.

“Kami melihat potensi kuat kawasan mixed-use di lokasi strategis kawasan TB Simatupang. Integrasi dinamis antara gedung perkantoran, hunian, dan area ritel menumbuhkan sinergi produktivitas yang menciptakan nilai tambah. Karenanya, kehadiran Arumaya Financial Center menjadi pelengkap kawasan sekaligus solusi bagi perusahaan yang membutuhkan kantor di lokasi CBD baru yang menawarkan kemudahan akses bagi karyawan dan standar pelayanan yang sama dengan gedung Menara Astra,” ujar Demmy Indranugroho selaku Head of Leasing Management & Corporate Communications Astra Property.

Dengan mengurangi kebutuhan akan transportasi jarak jauh dan emisi karbon serta mendukung gaya hidup yang lebih sehat dan efisien, kawasan mixed-use mampu menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih hidup dan terintegrasi1. Selain itu, percepatan pembangunan infrastruktur Jakarta, termasuk ekspansi MRT dan sistem transportasi publik, menciptakan momentum optimal bagi pengembangan Transit-Oriented Development. “The Arumaya menjadi manifestasi komitmen kami dalam menciptakan solusi hunian dan ruang kerja yang mendukung produktivitas serta kualitas hidup yang lebih baik bagi komunitas urban Jakarta. Ini adalah langkah strategis untuk mengantisipasi evolusi gaya hidup masa depan sekaligus memperkuat posisi kami di industri properti Indonesia. Kini Arumaya Financial Center juga siap menyambut perusahaan yang berminat menjadi bagian dari komunitas berkelanjutan kami,” tutup Demmy. (RR)

Baca Juga: Saatnya Miliki Hunian di Arumaya Residence dan Garden Villa Tanpa Bayar PPN

Cek berita properti dan ulasan inspiratif ranahnya rumah dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Tips Pakai AC Standar Tetap Bisa Irit Listrik, Pilih Berapa PK?

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Tips Pakai AC Standar Tetap Bisa Irit Listrik, Pilih Berapa PK?

Pembangunan yang terus-menerus dan tak diimbangi dengan perbaikan lingkungan mengakibatkan bumi mengalami kenaikan suhu yang tajam. Akibatnya udara terasa lebih panas. Kondisi inilah yang mengakibatkan kebutuhan akan AC sebagai alat penyejuk ruangan meningkat.

Untunglah, banyak produsen AC yang  peduli terhadap masalah ini dan menciptakan produk pendingin ruangan dengan beragam pilihan dan teknologi yang menyertainya.

Namun, menggunakan AC ada konsekuensi tersendiri bagi pemakainya, yaitu bakal meningkatkan konsumsi listriknya. Memang faktanya, AC menjadi perangkat elektronik dengan kontribusi konsumsi listrik terbesar dalam setiap bulannya. Besarnya kontribusi konsumsi listrik pada AC ini, terkait dengan beberapa hal. Pertama, penggunaannya yang berulang dalam durasi panjang. Bila digunakan pada malam hari saja, AC punya durasi penggunaan sekitar 8 jam. Di sisi lain, hal ini terkait dengan kerjanya menyejukkan suhu ruang sesuai keinginan pengguna. Karena itu, perlu kejelian dalam memilih perangkat elektronik yang dinamakan AC ini.

Produsen elektronik telah memberikan banyak pilihan baik, produk AC berbasis teknologi inverter maupun AC standar yang tidak berbasis inverter. Salah satunya PT Sharp Electronics Indonesia, yang baru-baru ini meluncurkan line up terbaru AC standar (non inverter) Black Series. “Peluncuran AC standar ini untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang ingin memakai AC tetapi ingin yang harganya terjangkau,” ujar Yudha Eka Putra, AC & Air Purifier Product Strategy Manager, PT Sharp Electronics Indonesia di momen pameran Sharp Air Solution dan New Dehumidifier yang berlangsung di Mal Kelapa Gading 3 pada 30/7/2025 lalu.

Permasalahannya adalah, lanjut Yidha, dengan membeli AC standar (tidak berbasis inverter yang hemat energi), apakah masyarakat tetap bisa menghemat pemakaian listriknya? “Bisa saja'” Yudha pun meyakinkan. “Karena, hal terpenting dalam penggunaan AC sebenarnya adalah mengetahui beberapa faktor yang mempengaruhi AC bekerja secara optimal dan cermat menyiasatinya, agar dapat melakukan penghematan tanpa mengurangi kenyamanan,” tegasnya.

Baca Juga: Standar Baru agar Hidup Lebih Sehat dari Sharp: Penggunaan Dehumidifier & AC secara Bersamaan Efektif Menjaga Kelembapan dan Kualitas Udara

AC Garuda Black Series tipe standar didesain warna hitam agar dapat menyesuaikan ruangan yang berbuansa gelap di Sharp New Dehumidifier Exhibition, Mal Kelapa Gading 30/7/25)

Bijak Menggunakan AC

Dari penjelasan Yudha dan beberapa sumber yang ranahrumah.com dapatkan, berikut hal yang harus diperhatikan agar penggunaan AC tetap optimal.

  • Batasi sirkulasi aliran udara dari luar ke dalam ruang atau sebaliknya, agar energi tak terbuang.
  • Cahaya matahari yang masuk hendaknya diminimalkan. Gunakan penutup pada bagian ruangan yang terkena sinar matahari.
  • Tempatkan AC sejauh mungkin dari sinar matahari langsung, agar efek pendingin tidak berkurang.
  • Perhatikan pengaturan suhunya. Atur suhu ruangan secukupnya, tidak menyetel AC terlalu dingin. Suhu yang terlalu rendah, selain boros, juga bisa menimbulkan beberapa keluhan kesehatan. “Suhu di angka 24 derajat adalah cukup optimal dengan penyiasatan ruang yang benar,” ucap Yudha.
  • Gunakan pengatur waktu agar AC beroperasi hanya pada saat dibutuhkan. Matikan AC bila ruangan kosong dalam jangka waktu relatif lama.
  • Hal penting lain yang harus diperhatikan adalah perawatan AC. Rajin-rajinlah membersihkan unit indoor dan outdoor AC secara teratur. Evaporator pada unit indoor yang kotor akan menyebabkan bertambahnya beban kerja AC. Kotoran yang menumpuk pada filter yang menjadi tempat berkumpulnya debu dan partikel kuman, yang akan dikembalikan lagi ke dalam ruang melalui hembusan AC. Bila hal ini terjadi, hembusan AC menebarkan udara yang tidak sehat bagi orang yang berada di ruangan tersebut.
  • Hitung kebutuhan AC, gunakan kapasitas AC yang tepat dan efisien sesuai dengan besarnya ruangan ruangan.

Baca Juga: Dibanderol Rp3,5 Jutaan, AC Black Series Sharp Siap Ciptakan Interior Lebih Elegan

Menghitung Kebutuhan AC, Berapa PK yang Harus Digunakan?

Untuk mendapatkan udara sejuk, sebaiknya kapasitas AC harus disesuaikan dengan ukuran ruangan. Bagaimana menghitung kapasitas AC yang pas? Dikatakan Yudha, Sharp Indonesia dalam website resminya, menyediakan simulasi cara mengitung kebutuhan AC ini agar memudahkan masyarakat untuk menentukan besarnya PK AC yang sesuai ruangannya.

Besarnya kapasitas AC biasanya mengacu pada satuan PK atau Paard Kracht. Dalam menentukan besaran PK, bisa menjadikan British Termal Unit (BTU) sebagai acuan besaran. Nilai BTU dapat diketahui dengan mengalikan panjang (p) dan lebar (l) ruangan dalam satuan meter dengan 500 (besaran baku BTU).

Contohnya, untuk ruangan 3 x 2 meter, maka perhitungannya sebagai berikut:

Nilai BTU = p x l x 500 = 3 x 2 x 500 = 3.000 BTU (karena kurang dari 5.000 BTU, maka masih memungkinkan penggunaan AC ½ PK). 

Adapun acuan menentukan besaran PK AC sebagai berikut:

  • ½ PK = 5.000 BTU (batas maksimal)
  • ¾ PK = 7.000 BTU
  • 1 PK = 9.000 BTU
  • 1 ½ PK = 12.000 BTU
  • 2 PK = 18.000 BTU

Nah, sekarang, meski AC kamu adalah AC standar, bisa kok tetap hemat asal bijak menggunakan dan cermat memilihnya. (RR)

Baca Juga: Fungsi Terlengkap Dehumidifier Sharp dengan Plasmacluster: Solusi Lembap dan Polusi hingga Perawatan Baju & Sepatu

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Gunakan Mesin Cuci Mijia Terbarunya, Xiaomi Indonesia Pastikan 10.000 Pakaian Donasi Siap Pakai untuk “Clothes For Charity”

0

Ranahrumah.com – TREN | Gunakan mesin cuci Mijia terbarunya, Xiaomi Indonesia pastikan 10.000 pakaian donasi siap pakai dalam “Clothes For Charity”.

Bersamaan dengan peluncuran mesin cuci 2-in-1 terbaru, Mijia Front Load Washer Dryer 10.5Kg, Xiaomi Indonesia menggelar Charity untuk mendukung biaya pendidikan bagi yang membutuhkan.

Di kegiatan ini, Xiaomi berkolaborasi dengan Clothes For Charity—sebuah proyek sosial dari Yayasan Gemilang Indonesia, untuk mengumpulkan 10,000 pakaian bekas layak pakai dari Xiaomi Community se-Indonesia.

Inisiatif ini menegaskan komitmen Xiaomi Indonesia sebagai perusahaan teknologi yang tidak hanya menghadirkan inovasi bermanfaat, tetapi juga aktif mendukung inisiatif sosial.

Pakaian-pakaian ini nantinya akan dijual kembali atau didaur ulang, dan seluruh hasil penjualannya akan digunakan untuk mendukung biaya pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dengan kemampuan mencuci higienis, Mijia Front Load Washer Dryer memastikan setiap pakaian donasi dalam kondisi bersih, aman, dan siap digunakan kembali oleh penerima manfaat.

Diketahui, mesin cuci Mijia bukaan depan terbaru dari Xiaomi berfungsi ganda, selain untuk mencuci juga pengering pakaian sekaligus. Kapasitas 10,5Kg memberi penghematan waktu mencuci, hasil cuci higienis, awet, dan dibekali teknologi pintar yang memudahkan pengoperasiannya.

Kolaborasi Xiaomi Indonesia dengan  Clothes For Charity ini menjadi wujud nyata visi Xiaomi untuk memadukan teknologi dengan dampak sosial positif, sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi dalam menciptakan gaya hidup yang berkelanjutan. (RR)

Baca Juga: Beri Solusi 4 Masalah Umum Mencuci Pakaian: Xiaomi Luncurkan Mesin Cuci Mijia Bukaan Depan 2-in-1 Harga Rp5 Jutaan

Baca Juga: Xiaomi Perluas Ekosistem AIoT: Kenalkan 5 Produk Pendukung Gaya Hidup Modern, Apa Saja?

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Beri Solusi 4 Masalah Umum Mencuci Pakaian: Xiaomi Luncurkan Mesin Cuci Mijia Bukaan Depan 2-in-1 Harga Rp5 Jutaan

Ranahrumah.com – PRODUK | Beri Solusi 4 Masalah Umum Mencuci Pakaian, Xiaomi Luncurkan Mesin Cuci Mijia Bukaan Depan 2-in-1 Harga Rp5 Jutaan.

Gaya hidup masyarakat Indonesia yang semakin aktif dan dinamis menuntut setiap aktivitas sehari-hari menjadi lebih praktis dan efisien, termasuk dalam mengurus pekerjaan rumah tangga seperti mencuci pakaian.

Berbagai tantangan pun kerap muncul mulai dari harus mencuci berkali-kali karena kapasitas mesin cuci terbatas, pakaian yang belum sepenuhnya kering karena waktu dan ruang jemur yang minim, kerusakan pakaian akibat metode pencucian yang tidak sesuai, hingga kerepotan mengatur waktu mencuci saat jadwal padat.

Menjawab kebutuhan tersebut, Xiaomi hari ini resmi meluncurkan Mijia Front Load Washer Dryer 10,5kg, mesin cuci pintar 2-in-1 yang menggabungkan fungsi mencuci dan mengeringkan dalam satu perangkat.

Sebagai bagian dari strategi ekosistem Human x Car x Home, perangkat ini mengusung konsep “Effortless Smart Wash” dengan kapasitas ekstra besar, hasil cuci higienis, performa tahan lama, serta teknologi pintar yang memungkinkan pencucian lebih banyak pakaian sekaligus lebih cepat, efisien, dan praktis.

“Kami memahami bahwa bagi keluarga Indonesia, waktu adalah aset berharga. Mijia Front Load Washer Dryer 10,5kg kami hadirkan untuk memberikan kemudahan mencuci yang benar-benar effortless, hemat waktu dan tenaga, namun hasilnya tetap optimal. Inilah wujud komitmen Xiaomi dalam menghadirkan inovasi yang relevan dan bermanfaat untuk membantu pengguna Live Right, Live Smart dalam kesehariannya,” ujar Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia.

Baca Juga: Xiaomi Perluas Ekosistem AIoT: Kenalkan 5 Produk Pendukung Gaya Hidup Modern, Apa Saja?

Agatha Suci dan Andi Renreng bersama Mijia Front Load Washer Dryer 10,5kg di peluncurannya pada 7 Agustus 2025. (Foto: Dok. Xiaomi Indonesia)

Effortless: Mencuci Lebih Banyak, Lebih Bersih, dan Lebih Efektif

Mijia Front Load Washer Dryer dari Xiaomi hadir sebagai pengingat bahwa mencuci pakaian seharusnya tidak menjadi pekerjaan yang merepotkan.

Dengan kapasitas ekstra besar 10,5 kg untuk mencuci dan 7 kg untuk mengeringkan, mesin cuci Xiaomi Mijia Front Load Washer Dryer mampu menangani hingga 50 potong pakaian dalam satu kali siklus. Artinya, keluarga tidak perlu mencuci berkali-kali, sehingga hemat waktu, hemat energi, dan lebih praktis.

Kemudahan ini diperkuat dengan fitur Steam Wash yang mampu membunuh hingga 99,9% bakteri, kuman, dan virus, serta 100% bebas tungau. Hasilnya, pakaian tetap higienis, aman untuk bayi, anak-anak, maupun pemilik kulit sensitif. Fitur ini juga efektif untuk membersihkan seprai, handuk, dan kain tebal yang membutuhkan perlindungan ekstra.

Tak hanya itu, teknologi Direct Drive Motor memberikan performa mencuci yang lebih senyap, minim getaran, dan tahan lama. Motor bekerja dengan presisi untuk menjaga kelembutan serat kain, memastikan pakaian tetap awet meski dicuci berulang kali. Perpaduan antara kapasitas yang besar, kebersihan maksimal, dan mesin yang powerful membuat proses mencuci benar-benar effortless.

Baca Juga: Kulkas 4 Pintu Perdana dari Xiaomi Curi Simpati: Gabungkan Teknologi, Desain, dan Kapasitas Besar

Mijia Front Load Washer Dryer 10,5kg – Mesin cuci bukaan depan 2-in-1 jawaban 4 masalah umum mencuci pakaian: kapasitas besar muat untuk mencuci 10 pakaian, hasil cuci higienis, performa tahan lama, serta memiliki teknologi pintar. (Foto: Dok. Xiaomi Indonesia)

Smart: Kontrol Penuh dari Xiaomi Home

Sebagai bagian dari ekosistem AIoT Xiaomi, Mijia Front Load Washer Dryer 10,5Kg dapat terhubung dengan aplikasi Xiaomi Home sehingga pengguna dapat mengontrol mesin cuci kapan saja. Melalui smartphone, pengguna dapat menjadwalkan pencucian, memilih suhu air, memantau proses cuci, hingga menyesuaikan kecepatan putaran (RPM).

Agatha Suci, seorang penyanyi dan public figure yang telah mencoba langsung mesin cuci pintar ini berbagi pengalamannya menggunakan mesin cuci ini.

“Saya suka panel sentuhnya yang mudah dipakai, jadi siapa pun di rumah bisa cuci tanpa bingung pilih mode. Fitur AI Smart Wash juga bikin cucian terjaga karena menyesuaikan otomatis sesuai jenis kain dan kotoran. Buat keluarga saya yang aktif, mesin cuci ini benar-benar membantu meringankan kerja rumah dan semua orang di rumah pun bisa ikut bantu,” ujar Agatha Suci.

Dengan kombinasi konektivitas pintar dan pilihan program yang lengkap, pengguna memiliki kebebasan penuh untuk mencuci sesuai kebutuhan, kapan pun dan di mana pun.

Mulai 8 Agustus 2025, Mijia Front Load Washer Dryer 10,5Kg sudah tersedia melalui kanal penjualan resmi Xiaomi Indonesia dengan penawaran spesial hanya Rp4.799.000 selama periode promosi terbatas 8-10 Agustus 2025 (value normal Rp4.999.000), termasuk Xiaomi Self Operated Store (Kota Kasablanka, MOI, Mall Ciputra, Queen City Mall Semarang, dan Cibinong City Mall 2), Xiaomi Authorized Store, serta platform online seperti Mi.com, Tokopedia, Shopee, TikTok Shop by Tokopedia, Lazada, dan Blibli. (RR)

Baca Juga: Mesin Cuci Top Loading Vs Front Loading, Pilih Mana?

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Properti Lintas Negara: Era Baru Desain, Komunitas, dan Keamanan Menarik Investor Global

RanahRumah.com – PROPERTI [Singapura]Properti Lintas Negara: Era Baru Desain, Komunitas, dan Keamanan Menarik Investor Global.

Lanskap properti hunian di Asia Tenggara kini tengah mengalami evolusi signifikan. Sebuah gelombang baru pengembang berfokus pada desain inovatif, komunitas yang terintegrasi, dan daya tarik pasar internasional.

Fenomena ini menjadi topik hangat dalam diskusi panel di Global Property Expo 2025 yang sukses digelar 18-20 Juli lalu di Sands Expo & Convention Centre, Singapura.

Panel ini menghadirkan para pakar di industri properti dan bisnis, seperti Tim Hallett (CEO Selo Group, Indonesia), Kate Nonteraransi (Director of Sales, Mouana, Thailand), Kevin Singham (Director, InteRealtor, Malaysia), dan Justin Kingsley (Chief Commercial Officer, Real Estate at Pulse, Maladewa), dengan Marciano Birjmohun sebagai moderator.

Diskusi ini mengupas bagaimana pembeli saat ini mencari lebih dari sekadar ROI finansial, tetapi juga ROI emosional — “My happiness, my satisfaction,” ujar Marciano. Properti kini dipandang sebagai aset fleksibel: rumah kedua, rumah liburan, atau bahkan bachelor pad.

Tren Utama yang Membentuk Pasar Properti

Dari panel diskusi, teridentifikasi beberapa tren utama yang membentuk pasar.

Para pakar menegaskan pentingnya menelisik lebih jauh dari tampilan properti yang menawan, hingga detail lokasi dan pengembang. Nasihat profesional dari broker berlisensi juga krusial.

Minat investor Asia, termasuk dari Indonesia, terhadap properti luar negeri terus meningkat, menjadi bukti keinginan besar akan peluang global. Perencanaan keuangan menyeluruh, termasuk biaya tersembunyi dan batasan transfer dana, juga tak kalah penting.

Konsep properti hybrid-use semakin diminati. Hannah Yulo-Luccini memperkenalkan model Hotel101 Global, di mana investor dapat memiliki kamar hotel freehold yang dikelola sepenuhnya, menawarkan pengembalian menarik dan bebas repot.

Joel Kwok dari JLL mengamati tren pembeli yang mencari properti multifungsi, bisa ditempati sesekali dan disewakan seperti Airbnb. Sam Ansell dari Citrus Living melihat permintaan untuk properti fully furnished dengan layanan ekstra seperti Wi-Fi.

Relevansi di Indonesia: Studi Kasus Bali dan Peningkatan Kualitas Hidup

Fenomena ini sangat relevan dengan Indonesia. Model properti hybrid-use sudah berkembang di destinasi wisata populer. Dengan pertumbuhan digital nomads dan kerja hybrid pasca-pandemi, permintaan hunian yang berfungsi ganda sebagai tempat tinggal dan ruang kerja nyaman kian meningkat.

Meskipun preferensi branded residences bervariasi, investor dari Indonesia umumnya tetap fokus pada nilai investasi, kualitas, dan potensi yield. Kualitas bangunan dan reputasi pengembang juga fundamental, mengingat dampaknya pada nilai jual kembali.

Tim Hallett menekankan pentingnya gaya hidup, terutama wellness, dalam keputusan investasi. “Wellness kini merupakan bisnis global senilai 35 miliar dolar, 35 hingga 40 persennya adalah real estat,” ujarnya. Bali, contohnya, menjadi permata investasi gaya hidup di Indonesia. Peran infrastruktur dan komunitas juga krusial; Justin Kingsley menyoroti bagaimana pengembangan properti di Maladewa mendorong pembangunan infrastruktur lokal.

Aspek keamanan dan stabilitas menjadi pertimbangan utama bagi investor global. Kevin Singham menyebut stabilitas dan keterjangkauan di Asia Tenggara menjadi daya tarik utama. Meskipun Bali sangat kosmopolitan dengan dominasi investor asing, pasar properti di Indonesia secara umum tetap didukung investor lokal, bahkan ada indikasi pemerintah mendorong investasi dalam negeri.

Melihat ke depan, para ahli memprediksi pasar properti akan didorong oleh fleksibilitas, konektivitas, dan fokus pada kesehatan, seiring tren pensiun dini dan relokasi global. Keamanan akan tetap menjadi pertimbangan utama. (RR)

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom