Saturday, March 21, 2026
Home Blog Page 29

Risiko Korsleting pada AC: Bahaya yang Sering Diremehkan di Rumah

Pemasangan AC yang benar di ruangan akan mencegah terjadinya korsleting pada AC pemicu kebakaran pada rumah.

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | AC memang bukan sekadar perangkat kenyamanan — dalam ekosistem rumah modern, ia sudah menjadi kebutuhan harian. Tapi di balik udara sejuk yang menenangkan, ada ancaman tersembunyi yang sering diabaikan: risiko korsleting listrik.

Kasus kebakaran akibat AC sebenarnya bukan hal langka. Banyak yang terjadi bukan karena kualitas perangkat, melainkan dari instalasi listrik yang kurang tepat, kabel menua, atau perawatan yang diabaikan.

Baca Juga: Teknologi R32 dan Masa Depan AC Ramah Lingkungan

Baca Juga: Tips Pakai AC Standar Tetap Bisa Irit Listrik, Pilih Berapa PK?

Mengapa Korsleting pada AC Bisa Terjadi

Korsleting pada AC biasanya muncul akibat hubungan singkat antara kabel positif dan negatif yang menimbulkan panas berlebih. Pada AC, penyebabnya bisa beragam — mulai dari:

  • Kabel instalasi yang sudah getas atau terkelupas
  • Sambungan longgar akibat pemasangan tidak presisi
  • Penumpukan debu dan kelembapan di unit indoor maupun outdoor
  • Arus listrik yang tidak stabil

Semua faktor ini bisa memicu percikan api kecil, yang bila dibiarkan, menjadi sumber kebakaran.

Baca Juga: Pakai MCB Saja Belum Cukup! Tambahkan RCCB Ini untuk proteksi ganda dari bahaya kebakaran dan kesetrum.

Tanda-Tanda AC Berisiko Korslet

Sebelum terjadi hal serius, sebenarnya AC sering memberi sinyal peringatan. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:

1. Suhu AC Tidak Stabil

Jika udara tiba-tiba tidak dingin meski freon cukup, bisa jadi sistem kelistrikannya terganggu.

2. Muncul Bau Hangus dari Unit Indoor

Bau plastik terbakar atau asap tipis dari kisi AC adalah sinyal bahaya — segera matikan perangkat.

3. Listrik Sering Anjlok Saat AC Dinyalakan

Meskipun bisa juga karena daya listrik terbatas, kondisi ini wajib dicek teknisi karena bisa menandakan korsleting internal.

Cara Aman Menggunakan AC di Rumah

Pencegahan jauh lebih mudah dan murah dibanding perbaikan akibat kebakaran. Beberapa langkah berikut bisa kamu lakukan:

1. Gunakan Instalasi Listrik Sesuai Standar

Pastikan daya AC sesuai dengan kapasitas kabel dan MCB di rumah. Instalasi sebaiknya dilakukan oleh teknisi bersertifikat.

2. Bersihkan dan Servis AC Secara Rutin

Servis minimal dua kali setahun membantu menjaga performa serta mencegah penumpukan debu yang dapat memicu panas berlebih.

3. Matikan AC Saat Tidak Digunakan

Kebiasaan kecil ini tidak hanya menghemat energi, tapi juga mengurangi risiko korsleting akibat arus listrik yang terus mengalir.

Antisipasi Bahaya Listrik di Rumah

Risiko korsleting pada AC memang kerap diremehkan karena tak terlihat. Padahal, sedikit percikan api saja bisa memicu kebakaran besar.

Dengan perawatan rutin, instalasi yang benar, dan kewaspadaan terhadap tanda-tanda kecil, kenyamanan rumah bisa tetap aman — tanpa risiko tersembunyi. (RR)

Baca Juga: Waspadai Peredaran Produk Kelistrikan Palsu : Mengancam Keselamatan Dan Berisiko Pidana.

Baca Juga: Perbaiki AC Tidak Dingin, Berisik, & Bocor Tanpa Tukang Servis

Cek tips & trik soal rumah, berita produk rumah tangga dan ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Teknologi R32 dan Masa Depan AC Ramah Lingkungan

Ranahrumah.com – INSIGHT | Dalam sistem pendingin udara, refrigeran berperan vital sebagai media yang menyerap dan melepaskan panas. Namun, sebagian besar refrigeran lama, seperti R22 dan R410A, memiliki potensi pemanasan global (Global Warming Potential/GWP) yang cukup tinggi, sehingga berdampak pada peningkatan emisi karbon di atmosfer.

Kebutuhan akan teknologi yang lebih bersih dan efisien mendorong lahirnya refrigeran generasi baru seperti R32. Dengan GWP hanya sekitar 675 — hampir setengah dari R410A — R32 menjadi pilihan ideal untuk mendukung upaya penurunan emisi global tanpa mengorbankan kinerja pendinginan.

Baca Juga: Hasil Uji UI, AC LG Ini Konsumsi Listrik Harian Hanya Rp1.500

R32: Lebih Efisien, Lebih Ramah Lingkungan

Selain memiliki GWP rendah, R32 juga menawarkan efisiensi energi lebih tinggi. Refrigeran ini dapat memindahkan panas lebih cepat, sehingga perangkat AC membutuhkan daya listrik lebih sedikit untuk mencapai suhu ideal.

Dari sisi teknis, R32 juga mudah didaur ulang dan membutuhkan jumlah refrigeran lebih sedikit untuk menghasilkan efek pendinginan yang sama. Hasilnya: konsumsi energi lebih rendah, biaya operasional berkurang, dan jejak karbon makin kecil.

Inovasi seperti inilah yang kini diadopsi oleh berbagai produsen global, termasuk LG Electronics, dalam lini produk AC terbaru mereka yang diproduksi di pabrik baru Bekasi.

Baca juga: LG Perkuat Bisnis HVAC dengan Pabrik Baru di Bekasi: Wujud Nyata Strategi Global South

Dukungan Regulasi dan Kebijakan Nasional

Pemerintah Indonesia juga terus berupaya mendorong penggunaan refrigeran ramah lingkungan sejalan dengan Standar Kinerja Energi Minimum (SKEM) dan target efisiensi energi nasional.

Langkah ini sejalan dengan komitmen internasional dalam Protokol Montreal, yang menuntut pengurangan bahan pendingin berpotensi merusak ozon.

Dengan semakin banyaknya produsen yang mengadopsi R32, Indonesia sedang bergerak menuju era pendingin udara rendah emisi — sekaligus menyiapkan diri menghadapi standar ASEAN dan global.

Beberapa Line-up AC untuk residensial dari LG yang mennggunakan Refrigeran 32 sebagai dukungan dalam transisi ke teknologi hijau. (Foto: Erly/Ranahrumah.com)

Peran LG dalam Transisi ke Teknologi Hijau

Sebagai salah satu pemain utama di industri HVAC, LG Electronics menjadi pelopor penerapan teknologi hijau R32 di Indonesia.

Melalui fasilitas produksi AC yang dioperasikan mitra lokal di Bekasi, LG memastikan seluruh produk buatannya mematuhi standar kualitas global sekaligus menggunakan refrigeran ramah lingkungan.

Langkah ini menunjukkan bagaimana investasi dan inovasi teknologi dapat berjalan seiring dengan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga: Transformasi Industri HVAC di Indonesia: Tren, Inovasi, dan Tantangan

Masa Depan AC: Efisien, Pintar, dan Hijau

Ke depan, perkembangan teknologi pendingin udara tidak hanya berfokus pada jenis refrigeran, tetapi juga pada otomatisasi dan konektivitas pintar (IoT). Sistem HVAC masa depan akan mampu menyesuaikan suhu, kelembapan, dan konsumsi daya secara real-time sesuai kondisi ruang dan aktivitas pengguna.

Dengan kombinasi antara refrigeran hijau seperti R32 dan kecerdasan buatan, masa depan AC akan lebih efisien, pintar, dan berkelanjutan — membawa kenyamanan tanpa mengorbankan bumi. (RR)

Baca Juga: Rilis AC Dual Cool New Eco Solusi AC Hemat Energi, LG Capai TKDN 26,31%

Baca Juga: AC Komersial Terbaru LG Multi V i dengan AI, Hemat Energi dan Outdoor Tidak Berisik

Cek berita terkini dari industri, ulasan inspiratif ranahnya rumah, info properti, gaya hidup, dan inovasi produk baru lainnya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom

Analisa Feng Shui untuk Ruko di Atas Jalan dan di Bawah Jalan

0

Ranahrumah.com – INSIGHT | Apa yang terlintas ketika ditanya tentang bangunan ruko? Yang akan langsung terbayang adalah, satu bangunan kotak bertingkat, bentuk ruangnya persegi panjang dengan ukuran yang relatif tidak luas, bersifat praktis dalam tatanan yang sederhana.

Mas Dian, MRE, pakar dan praktisi Feng Shui mengatakan, “Memang tidak salah dengan ilustrasi di atas, awalnya semua ruko direncanakan untuk sesuatu yang bersifat mudah dengan desain yang fungsional dan padat. Tetapi, di dalam Feng Shui, semakin kecil objek yang diteliti maka menjabarkannya akan semakin sulit. Apalagi bila ke depannya, ruko diisi dengan tata ruang yang lengkap dalam satu lantai.”

Lebih Mas Dian, MRE menyatakan, “Akan lebih mudah analisanya kalau fungsi ruko hanya digunakan sebagai tempat usaha (toko, kantor, dan gudang) .Tetapi problematiknya akan sangat terasa apabila bangunan tersebut juga digunakan sebagai tempat tinggal. Apalagi kalau penghuninya mempunyai banyak keinginan untuk fungsi ruang.”

Contohnya:

  • Kamar tidur utama harus memiliki wc/ kamar mandi di dalam.
  • Dalam satu lantai menginginkan kamar tidur lebih dari satu, juga menginginkan ruang keluarga yang besar. Apabila tata ruang seperti ini yang diinginkan, sebaiknya menggunakan dua buah ruko.
  • Ruang dapur yang luas.

Pengaturan tata ruang yang sering tidak konsisten dengan konsep arsitektural akan menghasilkan tata ruang yang tidak nyaman untuk dihuni, demikian pula yang akan didapat dalam Feng Shui.

Ruang yang terbatas dengan konsep yang padat menurut Feng Shui kalau tidak hati-hati akan menimbulkan benturan dengan dampak yang merugikan kehidupan. Untuk mengetahui dengan jelas masalah baik buruknya Feng Shui menurut teori yang rinci pun akan sulit karena faktornya sangat kompleks. Yang bisa dijelaskan adalah berbagai dampak dari suatu kondisi tata ruang terhadap orang yang menghuni/menggunakannya. Utamanya, untuk komposisi yang dianggap buruk menurut Feng Shui, dengan harapan agar bisa dibetulkan melalui solusi yang disarankan.

Baca Juga: Dampak Buruk Jika Kamar Menghadap Dapur Menurut Feng Shui dan Cara Pembenahannya

Berikut beberapa posisi atau letak ruko dan analisa Feng Shui serta solusinya.

Ruko di Bawah Jalan

Bangunan yang terletak di bawah jalan, dalam Feng Shui dikatakan tidak menguntungkan, artinya posisinya sering mengundang masalah.

Posisi seperti ini bila terletak di daerah yang rawan banjir, maka akan sering tergenang air saat hujan deras datang. Di musim kemarau tentunya juga akan mendapat kiriman debu lebih banyak dibanding ruko yang posisinya lebih tinggi dari jalan raya.

Letak ruko di bawah jalan sering merusak dan membuyarkan energi keberuntungan, kalau tidak ditanggulangi dengan baik, lama-kelamaan rezeki hidup akan menyusut dan sulit dikumpulkan.

Dari sisi logika penjelaan Feng Shui bisa dibenarkan, karena toko yang selalu mengalami kebanjiran tentu akan menyebabkan pelanggan beralih ke toko lain yang tidak tergenang air.

Baca Juga: 6 Tips Feng Shui untuk Ruang Anak

Letak Ruko Lebih Rendah dari Jalan Raya

Untuk daerah yang semula tidak banjir tetapi dengan berjalannya waktu akhirnya menjadi langganan banjir, sehingga mengharuskan warga untuk meninggikan jalan di lingkungan. Kegiatan ini sering mengakibatkan posisi ruko berubah berada di bawah jalan. Keadaan ini akan mengubah Feng Shui ruko ke arah buruk. Sebaiknya lantai ruko ikut ditinggikan. Apabila ketinggian ruang kurang layak, sebaiknya plafon dilepas dan ruang dasar ruko tidak menggunakan plafon.

Saat meninggikan lantai, sebaiknya ubin yang lama dilepas atau dipecah kemudian baru melakukan penimbunan tanah. Langkah ini diharapkan agar tidak membentuk lantai yang berlapis. Posisi untuk ubin yang saling menumpuk akan memberi dampak yang kurang baik bagi kelancaran karier.

Solusi pembenahan yang paling baik adalah meninggikan lantai toko, agar posisinya tidak di bawah jalan raya atau minimum sama. Dengan demikian, banjir dan debu kotoran tidak merusak keberuntungan Feng Shui.

Baca Juga: Berapa Jumlah Anak Tangga yang Baik Menurut Feng Shui

Ruko di Atas Jalan

Letak ruko di atas jalan adalah pilihan yang baik menurut Feng Shui. Posisi ini akan memberi rasa aman bagi orang yang datang atau yang menempatinya karena pengaruh buruk seperti banjir dan lainnya setidaknya sudah ditiadakan atau dikurangi. Sudah pasti posisi ini akan lebih menguntungkan dibanding ruko yang terletak di bawah jalanan.

Walaupun posisi di atas jalan adalah baik menurut Feng Shui, tetapi bukan berarti jarak ketinggian ruko dengan jalan raya yang kelewat tinggi bisa diartikan sebagai posisi yang paling baik. Posisi yang kelewat tinggi ternyata memiliki nilai yang justru sebaliknya.

Letak ruko yang kelewat tinggi ternyata akan mengundang permasalahan baru, antara lain orang akan enggan mampir ke toko karena harus melalui tanjakan atau anak tangga yang melelahkan. Apabila harus membawa barang maka akan terasa lebih menyusahkan. Posisi ini dalam Feng Shui dinyatakan sering mengundang musibah dan kebangkrutan dalam usaha.

Cara menentukan ketinggian lantai adalah membandingkan dengan permukaan jalanan yang ada di depan. Tetapi tidak ada salahnya sebelum membeli melakukan pengecekan terhadap topografi tanah yang ada di sekelilingnya, karena pada beberapa kasus ternyata ruko tersebut posisinya ada di bawah jalan lingkungan, tetapi terkamuflase dengan desain yang sengaja diciptakan. Bila ini terjadi, maka kualitas Feng Shui untuk ruko tersebut akan menurun menjadi kurang baik.(RR)

Baca Juga: Mengenal Jenis Tanaman Air dan Manfaatnya Menurut Feng Shui

Cek berita dari industri dan produk inovatif lainnya, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Mevvah WPC Wall Panel Tegaskan Peran Dinding dalam Desain Hunian Modern

0

Ranahrumah.com – TREN | Sukses berpartisipasi di Homedec 2025, Mevvah memperkuat reputasinya sebagai inovator material dekoratif berbasis WPC (Wood Plastic Composite). Produk ini memadukan keindahan visual dan kepraktisan, menjadikan dinding bukan lagi sekadar pembatas ruang, tetapi elemen penting dalam membangun karakter rumah.

“Kami percaya, dinding adalah kanvas besar yang mencerminkan karakter pemilik rumah. Dengan Mevvah Wall Panel, setiap sisi ruang bisa bercerita tentang gaya hidup dan kehangatan yang ingin ditampilkan,” ujar Reynaldi, National Sales Manager Mevvah.

Mevvah Marble Sheet Series salah satu koleksi dari Mevvah WPC Wall Panel JBS Perkasa yang menyerupai batu marmer. (Foto: Mevvah)

Koleksi yang ditampilkan meliputi Fluted Panel, Partisi Hollow, hingga Marbel Sheet Series yang menyerupai batu marmer. Material WPC menjadikan panel kuat, tahan lembap, dan mudah dirawat — solusi ideal bagi mereka yang ingin memperbarui tampilan ruang tanpa proses pengecatan ulang.

Produk Mevvah Luxury Wall Panel dijual mulai Rp500 ribu per lembar (1,2 x 2,4 meter) atau Rp170 ribuan per meter persegi, sedangkan 3D Wall Panel dibanderol Rp50 ribu per pcs.

Antusiasme pengunjung selama pameran membuat Mevvah meraih Certificate of Appreciation dari Homedec 2025. Keberhasilan ini menegaskan posisi Mevvah sebagai brand interior pilihan untuk hunian modern.

Sebagai bagian dari PT JBS Perkasa, Mevvah berdampingan dengan brand pintu baja Fortress, yang turut menampilkan tujuh handle Smartlock terbaru di pameran yang sama. Dengan pengalaman lebih dari dua dekade, PT JBS Perkasa terus menghadirkan inovasi untuk memenuhi kebutuhan interior masyarakat Indonesia.(RR)

Baca Juga: Mevvah WPC Wall Panel: Jadikan Dinding Rumah Pusat Cerita Estetika dan Fungsionalitas
Baca Juga: Pintu Baja dan WallPanel, Solusi Interior Eksklusif dan Ramah Lingkungan

Cek berita dari industri dan produk inovatif lainnya, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

    Mevvah WPC Wall Panel: Jadikan Dinding Rumah Pusat Cerita Estetika dan Fungsionalitas

    MENERJEMAHKAN KEMEWAHAN LEWAT DINDING

    Ranahrumah.com – PRODUK | Dalam dunia desain interior, dinding bukan lagi sekadar elemen struktural. Ia kini menjadi medium ekspresi yang memegang peran penting dalam menghadirkan karakter ruang. Sama halnya dengan lantai dan plafon, dinding mampu menciptakan suasana yang hangat, elegan, atau bahkan berani, tergantung bagaimana ia diolah.

    Pandangan ini menjadi dasar lahirnya Mevvah Luxury Wall Panel, produk dekoratif berbahan WPC (Wood Plastic Composite) dari PT JBS Perkasa yang menghadirkan sentuhan kemewahan dalam bentuk yang lebih praktis dan terjangkau.

    Dinding Sebagai Elemen Hidup dalam Desain Hunian

    Menurut Reynaldi, National Sales Manager Mevvah Luxury Wall Panel, dinding seharusnya bukan hanya pembatas ruang, melainkan bagian dari cerita sebuah rumah.

    “Kami percaya dinding adalah kanvas besar yang mencerminkan karakter pemilik rumah. Dengan Mevvah Wall Panel, setiap sisi ruang bisa bercerita tentang gaya hidup dan kehangatan yang ingin ditampilkan,” ujarnya.

    Seiring berkembangnya tren desain hunian modern, dinding kini dianggap sejajar dengan elemen lantai dan plafon. Ketiganya saling mendukung untuk menciptakan pengalaman ruang yang utuh. Karena itu, WPC Wall Panel dari Mevvah hadir sebagai solusi praktis untuk menghidupkan ruangan tanpa renovasi besar.

    Baca Juga: Mevvah WPC Wall Panel Tegaskan Peran Dinding Dalam Desain Hunian Modern

    Baca Juga: Pintu Baja dan WallPanel, Solusi Interior Eksklusif dan Ramah Lingkungan

    Ragam pilihan produk Mevvah WPC Wall Panel terdiri dari Fluted Panel, Partisi Hollow, PVC 3D Wall Panel, dan Marbel Sheet Series. (Foto: Website Mevvah)

    Estetika, Kepraktisan, dan Daya Tahan

    Berbahan WPC (Wood Plastic Composite), panel Mevvah menggabungkan serbuk kayu dan plastik berkualitas tinggi. Hasilnya, panel lebih kuat, ringan, tahan lembap, dan tidak mudah dimakan rayap.

    Ragam pilihannya pun luas:

    • Fluted Panel: bertekstur garis vertikal yang memberi kesan rapi dan modern.
    • Partisi Hollow: berfungsi sebagai sekat antar-ruang yang tetap memberi kesan lapang.
    • PVC 3D Wall Panel: menonjolkan efek visual tiga dimensi untuk tampilan dinamis.
    • Marbel Sheet Series: menampilkan pola menyerupai batu marmer, menciptakan kesan mewah tanpa biaya tinggi.

    Selain estetika, kepraktisan menjadi keunggulan lain. Pemasangannya cepat, tidak berbau seperti cat, dan mampu menutupi noda atau retakan kecil pada dinding lama.

    Baca Juga: Pintu Baja JBS Fortress Smart Lock Teknologi AI Beri Keamanan Ekstra

    Aplikasi Mevvah WPC Wall Panel Marbel Sheet Series dari JBS Perkasa memberokan tampilan mewah dengan tetap menjaga fungsionalitas. (Foto: Website Mevvah)

    Harga yang Ramah, Tampilan yang Berkelas

    Meski tampilannya mewah, harga Mevvah tetap bersahabat.

    Panel dijual mulai Rp500 ribu per lembar (1,2 x 2,4 meter) atau setara Rp170 ribuan per meter persegi, sedangkan 3D Wall Panel dibanderol Rp50 ribu per pcs.

    “Melalui kampanye ‘Mevvah Tidak Harus Mahal, karena Semua Orang Berhak Mendapatkan KeMEVVAHan,’ kami ingin menunjukkan bahwa desain interior elegan bisa diwujudkan siapa pun,” tambah Reynaldi.

    Baca Juga: Dinding Aksen, Tren Desain Penunjang Estetika Rumah

    Mevvah WPC Wall Panel hhadir di Homedec 2025 berdampingan dengan brand Pintu Baja Fotress raup antusiasme pengunjung yang membawa Mevvah meraih Certificate of Appreciation dari Homedec. (Foto: Dok. JBS Perkasa)

    Dari Homedec ke Rumah

    Kehadiran Mevvah di Homedec 2025 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan koleksi terbarunya. Antusiasme pengunjung yang tinggi bahkan mengantarkan Mevvah meraih Certificate of Appreciation dari Homedec.

    Sebagai bagian dari PT JBS Perkasa, Mevvah berjalan berdampingan dengan brand pintu baja Fortress. Dengan pengalaman lebih dari 22 tahun, perusahaan ini terus memperluas jangkauan ke seluruh Indonesia — termasuk pembukaan cabang baru di Tanah Papua pada Agustus 2025 lalu.

    Nah, kini dinding bisa menceritakan rumahmu. Melalui Mevvah WPC Wall Panel, setiap dinding kini memiliki kesempatan untuk menjadi pusat cerita. Bukan lagi sekadar batas ruang, melainkan bagian dari keindahan yang menyatu dengan kehidupan penghuninya.(RR)

    Baca Juga: Memasang Hiasan Dinidng Tanpa Paku atau Sekrup dengan Perekat Inovatif

    Cek berita dari industri dan produk inovatif lainnya, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

    Flagship Showroom Terbaru QUADRA Hadir di Bali: Padukan Estetika, Alam, dan Inovasi Italia

    Destinasi Desain Baru di Pulau Dewata

    Ranahrumah.com – TREN | Bagi para pencinta desain dan arsitektur, Bali kini punya destinasi baru yang sayang untuk dilewatkan. Berlokasi di kawasan Sunset Road, Kuta, Quadra Gallery Signature hadir sebagai ruang inspirasi yang memadukan estetika modern, nuansa alam tropis, dan inovasi teknologi dari Italia.

    Dengan luas bangunan mencapai 1.500 meter persegi, galeri ini bukan sekadar tempat memamerkan material premium, tetapi juga tempat untuk merasakan pengalaman desain yang utuh — di mana ide, tekstur, dan ruang berpadu menciptakan harmoni.

    Inspirasi desain kolam renang di Quadra Gallery Signature, flagship showroom di Bali, tampil memukau lewat arsitektur kontemporer yang tetap berakar pada budaya lokal. (Foto: Dok. Quadra)

    Kolaborasi Desain dengan Sentuhan Bali

    Didesain oleh 2M Design Lab, studio arsitektur asal Bali yang telah menorehkan berbagai penghargaan nasional dan internasional, Quadra Gallery Signature tampil memukau lewat arsitektur kontemporer yang tetap berakar pada budaya lokal.

    Permainan cahaya alami, material alami, dan tata ruang terbuka menciptakan suasana yang hangat dan mengundang. “Melalui galeri ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya estetis, tetapi juga menggugah—menggabungkan keindahan material, teknologi Italia, dan kekayaan budaya lokal,” ujar Willie Low, Chief Operating Officer Quadra.

    Galeri Quadra ini juga dirancang sebagai tempat berinteraksi, berbagi inspirasi, dan merayakan karya desain, baik bagi profesional maupun masyarakat umum yang ingin menjelajahi potensi material sintered stone.

    Baca Juga: Pesona Sintered Stone Slab QUADRA dalam Desain Desainer Indonesia di Gelaran TCOI 2024

    Implementation Area, salah satu zona di Quadra Gallery Signature flagship showroom Bali menampilkan aplikasi nyata Quadra di dapur, runag makan, ruang keluarga, dan ruang tidur. (Foto: Dok. Quadra)

    Ruang yang Menginspirasi dan Interaktif

    Quadra Gallery Signature terbagi menjadi lima zona utama, masing-masing menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung yang ingin mengenal material secara langsung.

    • Fasad: Menghadirkan permainan cahaya dan tekstur alami dari sintered stone yang berubah sesuai waktu dan sudut pandang.
    • Museum: Area edukatif yang menampilkan koleksi slab lengkap dengan cerita dan inspirasi di balik setiap motif.
    • Implementation Area: Ruang inspiratif yang memperlihatkan aplikasi nyata Quadra pada dapur, kamar tidur, dan ruang keluarga.
    • Villa Experience: Menghadirkan suasana vila tropis Bali dengan penerapan material pada kamar mandi, kolam renang, hingga area outdoor.
    • Architect Studio: Zona kolaboratif tempat arsitek, desainer, dan klien bertukar ide serta mendiskusikan konsep desain secara langsung.

    Setiap ruang dilengkapi elemen pendukung dari merek internasional seperti Häfele dengan teknologi dapur Invisible Cooker, Estica dengan sistem pintu geser berlapis slab Quadra, serta Roca yang menghadirkan kenyamanan berkelas di area kamar mandi.

    Selain itu, terdapat Selection Corner yang menampilkan lebih dari 200 motif, 7 tampilan desain, 5 ukuran, dan 8 jenis finishing — menjadikannya ruang eksplorasi material yang benar-benar menyeluruh.

    Baca Juga: Tren Arsitektur Rumah Tropis Modern di 2025

    Baca Juga: Arsitektur rumah tropis paling pas di Indonesia, begini rancangan yang benar menurut arsitek.

    Quadra Gallery Signature flagship showroom Bali juga menampilkan Selection Corner yang menampilkan lebih dari 200 motif, 7 tampilan desain, 5 ukuran, dan 8 jenis finishing — menjadikannya ruang eksplorasi material yang benar-benar menyeluruh. (Foto: Dok. Quadra)

    Inovasi dan Koleksi Terbaru: Merayakan Kreativitas dan Teknologi

    Bersamaan dengan peresmian galeri ini, Quadra juga memperkenalkan sejumlah inovasi produk terbaru. Salah satunya adalah ketebalan material 6mm, yang menambah fleksibilitas dalam desain dan aplikasi — mulai dari dinding, meja, hingga camouflage door.

    Finishing terbaru bernama Grit Matte turut diluncurkan, menawarkan tekstur anti-slip dengan nilai uji R Rating 12. Menariknya, meski dirancang untuk area basah seperti dapur dan kamar mandi, permukaan finishing ini tetap halus dan elegan secara visual.

    Sebagai puncak perayaan kreativitas, hadir pula koleksi “Dewata 2.0”, hasil kolaborasi Quadra dan 2M Design Lab. Koleksi ini terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya Bali — mulai dari motif pasir hitam Canggu, lanskap Gunung Batur, hingga nuansa laut Nusa Lembongan.

    Tentang Quadra

    Sejak berdiri pada tahun 2017, Quadra Dinamika Internasional dikenal sebagai pelopor distribusi sintered stone slab di Indonesia. Dengan teknologi Italian Continua dari Sacmi, Quadra menjadi merek pertama yang menghadirkan slab berdimensi besar 320 x 160 cm di pasar lokal.

    Kini, dengan 12 galeri di seluruh Indonesia, Quadra terus memperkuat posisinya sebagai merek yang mengedepankan inovasi, estetika, dan keberlanjutan dalam dunia desain arsitektur dan interior.

    Temukan inspirasi desain dan koleksi terbaru melalui Instagram @quadra.surface📍 Alamat: Quadra Gallery Signature, Jl. Sunset Road No. 198, Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361. (RR)

    Baca Juga: Matera Signature: Hunian Mewah Teranyar Paramount Land yang Memaknai Ulang Kemewahan dan Kenyamanan Hidup

    Baca Juga: Contemporary Luxury pada Rumah Singgah “SVHA House”: Kenyamanan dan Estetika Tak Lekang Waktu

    Cek berita dari industri dan produk inovatif lainnya, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

    Raih Penghargaan, AirSeT Inovatif Ini Berperan Kurangi Emisi Karbon

    Ranahrumah.com – PRODUK | Schneider Electric mengumumkan bahwa teknologi switchgear tegangan menengah (Medium-Voltage Switchgear) inovatifnya, AirSeT, telah diakui oleh Alliance of CEO Climate Leaders (Aliansi Pemimpin Perusahaan Dunia untuk Aksi Iklim) dari World Economic Forum sebagai Pemenang Scope 3 Downstream Solutions Challenge dalam kategori Desain Berkelanjutan.

    Penghargaan bergengsi ini menyoroti peran transformatif AirSeT dalam mengurangi emisi gas rumah kaca di seluruh sistem distribusi listrik. Dengan menggantikan gas sulfur heksafluorida (SF6) — gas rumah kaca yang memiliki potensi pemanasan global 24.300 kali lebih besar dari CO2 — dengan udara murni dan teknologi vakum, AirSeT dapat menghilangkan salah satu sumber utama dari emisi Scope 3 dalam infrastruktur kelistrikan.

    “Desain produk sering kali menjadi titik awal dari dampak yang muncul di tahap berikutnya,” ujar Pim Valdre, Head of Climate & Nature Economy sekaligus anggota Executive Committee di World Economic Forum. “Desain yang berkelanjutan dapat memberikan manfaat besar seperti efisiensi biaya, meningkatkan keamanan, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, hingga mengurangi emisi di sepanjang siklus hidup produk.”

    AirSeT sepenuhnya menghilangkan penggunaan SF6, membantu pelanggan mengurangi risiko regulasi, meningkatkan keselamatan pekerja, dan menurunkan biaya operasional jangka panjang. Sejak diluncurkan, teknologi ini telah membantu mencegah emisi lebih dari 1,7 juta ton CO2 ekuivalen (CO2e) hingga Juni 2025 — sebuah pencapaian yang telah divalidasi oleh auditor independen sebagai bagian dari program Schneider Sustainability Impact.

    Baca Juga: Waspadai Peredaran Produk Kelistrikan Palsu: Mengancam Keselamatan Dan Berisiko Pidana

    Baca Juga: Kurangi Kecelakaan Kerja di Indonesia, Bosch Hadirkan Alat Penguji Tegagan Listrik Non Kontak & Alat Listrik Manual Bersertifikasi

     Alternatif Utama Pengganti SF6 di Pasar

    Sejak tahun 1950-an, SF6 (sulfur heksafluorida) telah digunakan di sektor industri untuk memperkecil ukuran switchgear dan meningkatkan aspek keamanan. Namun, penggunaan gas ini turut membawa risiko besar terhadap lingkungan. AirSeT, satu-satunya solusi siap pakai yang menggunakan udara murni alih-alih SF6, menawarkan kemudahan dalam pengelolaan dan integrasi, serta tangguh terhadap perubahan regulasi lingkungan yang terus berkembang.

    Hadir dengan bentuk dan prosedur pengoperasian yang sudah dikenal luas, AirSeT juga dilengkapi kemampuan digital bawaan, memungkinkan penerapan jaringan listrik yang lebih cerdas (smart grids) dan perawatan berbasis kondisi yang didukung oleh AI (AI-driven condition-based maintenance) di berbagai skala, mulai dari pusat data, fasilitas industri, hingga infrastruktur publik. Dirancang dengan prinsip sirkularitas, AirSeT dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan seperti komponen listrik dan mekanik yang ditingkatkan hingga dapat beroperasi lima kali lebih banyak, ketersediaan suku cadang, serta kemampuan retrofit dan modernisasi dengan pemutus (breaker) yang dapat dilepas untuk memperpanjang masa pakainya.

    Pengakuan dari World Economic Forum ini menegaskan komitmen Schneider Electric dalam merancang teknologi yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan, ekonomi, dan sosial secara nyata. (RR)

    Baca Juga: Pakai MCB Saja Belum Cukup! Tambahkan RCCB Ini untuk Proteksi Ganda dari Bahaya Kebakaran dan Kesetrum

    Baca Juga: 8 Cara Efektif Menghemat Listrik di Rumah

    Cek berita terkini dari industri, ulasan inspiratif ranahnya rumah, info properti, gaya hidup, dan inovasi produk baru lainnya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom

    Transformasi Industri HVAC di Indonesia: Tren, Inovasi, dan Tantangan  

    Ranahrumah.com – INSIGHT | Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menjadi salah satu pasar HVAC paling dinamis di Asia Tenggara. Pertumbuhan pembangunan gedung komersial, perkantoran, hingga kawasan industri mendorong permintaan sistem pendingin udara yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

    Data dari asosiasi industri menunjukkan bahwa pasar HVAC nasional tumbuh stabil di atas 8% per tahun. Pertumbuhan ini diperkuat oleh kebutuhan masyarakat terhadap kenyamanan termal, serta meningkatnya kesadaran akan efisiensi energi di tengah kenaikan biaya listrik.

    Inovasi Teknologi: Dari Efisiensi ke Keberlanjutan

    Tren terbaru dalam industri HVAC menitikberatkan pada efisiensi energi, digitalisasi, dan keberlanjutan. Produsen kini berlomba menghadirkan teknologi yang tidak hanya hemat daya, tetapi juga cerdas dalam pengaturan suhu dan penggunaan daya.

    Salah satu langkah nyata datang dari LG Electronics, yang baru-baru ini memperkuat bisnis HVAC-nya melalui pendirian pabrik AC baru di Bekasi. Fasilitas ini menjadi bagian dari strategi Global South LG dan sekaligus mendukung kebijakan pemerintah terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

    Baca Juga: LG Perkuat Bisnis HVAC dengan Pabrik Baru di Bekasi: Wujud Nyata Strategi Global South

    Baca Juga: Teknologi R32 dan Masa Depan AC Ramah Lingkungan

    Melalui inovasi ini, LG memperkenalkan sistem pendingin udara dengan refrigeran R32 — bahan pendingin yang lebih ramah lingkungan karena memiliki potensi pemanasan global (GWP) yang lebih rendah. Upaya seperti ini menjadi bukti bagaimana inovasi dan tanggung jawab lingkungan dapat berjalan beriringan.

    Tantangan Menuju Standar Energi ASEAN

    Pemerintah Indonesia terus mendorong implementasi Standar Kinerja Energi Minimum (SKEM) agar sejalan dengan standar ASEAN. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam adopsi teknologi hemat energi di sektor residensial dan UMKM.

    Masih banyak konsumen yang belum memahami pentingnya efisiensi energi jangka panjang dibanding harga awal pembelian. Selain itu, dibutuhkan peningkatan kapasitas industri lokal agar mampu memenuhi standar global baik dalam produksi maupun kualitas komponen.

    Baca Juga: Rilis AC Dual Cool New Eco Solusi AC Hemat Energi, LG Capai TKDN 26,31%

    Kolaborasi: Kunci Kemajuan Industri HVAC

    Transformasi industri HVAC di Indonesia tidak bisa dilakukan secara terpisah. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat dalam membangun ekosistem berkelanjutan.

    Langkah LG dalam menghadirkan pabrik lokal berteknologi tinggi di Bekasi menjadi contoh nyata sinergi antara investasi asing, inovasi teknologi, dan dukungan kebijakan nasional.

    Dengan pendekatan ini, Indonesia berpotensi menjadi pusat manufaktur HVAC terkemuka di kawasan Asia Tenggara.

    Masa Depan HVAC: Hijau, Cerdas, dan Terintegrasi

    Melihat arah perkembangannya, masa depan industri HVAC akan bergerak ke sistem terintegrasi, cerdas, dan berkelanjutan. Integrasi dengan Internet of Things (IoT) akan memungkinkan sistem pendingin mengatur suhu dan konsumsi daya secara otomatis, meningkatkan efisiensi energi hingga 30–40%.

    Didukung oleh inovasi global dan kebijakan nasional yang berpihak pada efisiensi, industri HVAC Indonesia memiliki peluang besar untuk tumbuh sebagai pemimpin regional dalam teknologi ramah lingkungan. (RR)

    Baca Juga: LG HVAC Academy Resmi Dibuka, LG Siap Tingkatkan Kompetensi Tenaga Ahli Sistem AC Komersial

    Cek berita terkini dari industri, ulasan inspiratif ranahnya rumah, info properti, gaya hidup, dan inovasi produk baru lainnya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom