Sunday, June 28, 2026
Home Blog Page 52

Sharp Perkuat Komitmen ESG, Bawa Program “Sharp Class” ke SMKN 2 Yogyakarta

Ranahrumah.com – TREN | PT Sharp Electronics Indonesia terus mempertegas komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan (Environmental, Social, and Governance/ESG)  melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) unggulannya, Sharp Class.

Kali ini, program yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan vokasi tersebut kembali hadir di SMK Negeri 2 Yogyakarta, sekolah kejuruan yang telah lama dikenal dengan sebutan STM Jetis dan merupakan salah satu SMK tertua di Indonesia.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, Sharp memberikan dukungan nyata berupa renovasi ruang kelas, penyediaan tools praktik, satu unit TV LED, serta satu unit AC yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat proses belajar-mengajar di bidang keteknikan, khususnya bagi siswa-siswa yang mengikuti program Sharp Class.

Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012, Sharp Class telah menjangkau 25 sekolah SMK di 21 kota di Indonesia dengan meluluskan 843 siswa. Program ini secara konsisten hadir untuk memberikan pembekalan keterampilan teknis (hard skill) di bidang perbaikan produk elektronik, sekaligus pelatihan soft skill yang penting seperti komunikasi, kepemimpinan, dan etika profesional.

Menurut Pandu Setio, PR & Brand Communication Head Department PT Sharp Electronics Indonesia, program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Sharp dalam mendukung agenda ESG. “Sharp Class merupakan bukti nyata konsistensi Sharp dalam mewujudkan komitmen ESG, khususnya pada pilar sosial. Kami percaya pendidikan vokasi adalah kunci dalam menyiapkan generasi muda yang siap kerja, profesional, dan berdaya saing. Program ini juga menjadi bagian dari upaya kami dalam mencetak teknisi andal yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga nilai-nilai soft skill yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini,” ujarnya.

Program Sharp Class di SMKN 2 Yogyakarta akan berlangsung selama dua bulan dengan melibatkan tenaga pengajar dari teknisi profesional dan Customer Satisfaction Division Sharp Indonesia. Dari ratusan siswa SMKN 2 Yogyakarta, 25 siswa terbaik dipilih untuk mengikuti program ini. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi pelatihan teknis, namun juga dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja yang menuntut keahlian komunikasi, disiplin, serta kemampuan melayani konsumen dengan baik.

Baca Juga: Sharp Undang Teknisi AC Se-Indonesia Ikuti “AC Installer Championship 2025” dengan Hadiah Total 70 Juta

Baca Juga: Sharp Indonesia Sukses Selenggarakan Program untuk Anak Muda: Kompetisi Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan

Perwakilan Sharp Indonesia dan perwakilan SMKN 2 Yogyakarta setelah penandatanganan MOU kerjasama menghadirkan Sharp Class. (Foto: Sharp Indonesia)

Hal ini sejalan dengan visi Lise Tiasanty, S.IP., M.M., Customer Satisfaction Head Division PT Sharp Electronics Indonesia, yang menekankan pentingnya kualitas layanan teknisi di lapangan. “Kepuasan pelanggan sangat bergantung pada kualitas layanan dari para teknisi. Karena itu, melalui Sharp Class kami membekali siswa dengan pengetahuan teknis sekaligus etika profesional dalam menghadapi konsumen. Harapannya, mereka dapat menjadi representasi tenaga kerja Indonesia yang unggul dan mampu memberikan layanan terbaik di dunia industri,” tuturnya.

Keberadaan program ini disambut baik oleh pihak sekolah. Drs. Agus Waluyo, M. Eng., Kepala SMKN 2 Yogyakarta, menegaskan bahwa dukungan industri seperti Sharp sangat penting bagi pendidikan vokasi. “Kami menyambut baik dukungan Sharp Indonesia melalui Sharp Class. Program ini tidak hanya melengkapi fasilitas belajar kami, tetapi juga membuka peluang yang sangat berarti bagi para siswa untuk mengasah keterampilan sekaligus menyiapkan diri menghadapi dunia kerja. Kerja sama ini memperkuat misi kami dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Lebih jauh, keberlanjutan program Sharp Class yang telah berjalan lebih dari satu dekade juga selaras dengan arah kebijakan pemerintah daerah dalam peningkatan mutu pendidikan, Wiwik Indriyani S.Pd., M.Pd, Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikpora DIY menyampaikan apresiasinya. “Pendidikan vokasi membutuhkan dukungan nyata dari dunia industri agar dapat terus relevan dengan kebutuhan zaman. Kami mengapresiasi langkah Sharp Indonesia yang konsisten sejak 2012 menghadirkan Sharp Class. Program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mencetak generasi muda yang produktif, profesional, dan berkarakter,” jelasnya.

Sejak diluncurkan, Sharp Class tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi dunia pendidikan, tetapi juga mendapat pengakuan di tingkat nasional. Program ini telah meraih penghargaan dalam CSR Nusantara Awards 2018 dan 2022 untuk kategori Peningkatan Mutu Pendidikan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kontribusi Sharp Indonesia melalui Sharp Class berdampak signifikan bagi pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda di bidang vokasi.

Dengan semangat keberlanjutan, Sharp Indonesia berharap keberadaan Sharp Class di SMKN 2 Yogyakarta dapat menjadi katalisator lahirnya teknisi profesional yang siap terjun ke dunia industri sekaligus berkontribusi positif bagi masyarakat luas. (RR)

Baca Juga: Fungsi Terlengkap Dehumidifier Sharp dengan Plasmacluster: Solusi Lembap dan Polusi hingga Perawatan Baju & Sepatu

Baca Juga: Tips Pakai AC Standar Tetap Bisa Irit Listrik, Pilih Berapa PK?

Cek berita dan ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Pastikan Tepat Sasaran, Summarecon Gelar Program Bedah Fasum dan Bedah 500 Rumah Tak Layak Huni di Bekasi

Ranahrumah.com – TREN | Pastikan Tepat Sasaran, Summarecon Gelar Program Bedah Fasum dan Pencanangan Bedah 500 Rumah Tak Layak Huni di Bekasi.

Bedah Fasilitas Umum (Renovasi Sekolah, Puskesmas dan Prasarana Lainnya) serta program Bedah (Renovasi) 500 Rumah ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Peluncuran program bedah fasum dan bedah rumah secara resmi dilakukan PT Summarecon Agung Tbk pada hari Kamis, 21 Agustus 2025, bertempat di SDN Harapan Mulya 1 Kota Bekasi.

Acara peresmian dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi beserta jajaran, Wakil Ketua Umum Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Sugianto Kusuma beserta relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Komisaris PT Summarecon Agung Tbk., Liliawati Rahardjo, President Director PT Summarecon Agung Tbk., Adrianto P. Adhi, beserta Komisaris dan Direksi Summarecon, dan warga penerima bantuan.

Baca Juga: Capaian Positif Kinerja Keuangan Summarecon Tahun Buku 2024 Seiring Momentum Usia ke-50 Tahun

Peluncuran program Bedah Fasum dan Bedah 500 Rumah oleh Summarecon hasil kerjasama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. )Foto: Erly/Ranahrumah.com)

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dijadikan momentum dalam rangkaian acara HUT ke-50 Summarecon.

President Director PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi mengatakan “Summarecon melaksanakan kegiatan CSR berupa renovasi atau bedah rumah tidak layak huni di Kabupaten dan Kota Bekasi. Sebanyak 500 rumah direnovasi sebagai bagian dari Program Bedah 4.000 Rumah yang diinisiasi oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.”

Lebih lanjut, Adrianto mengungkapkan, partisipasi Summarecon ini dalah atas ajakan Yayasan Buddha Tzu Chi untuk ambil bagian pada program tersebut, dengan memilih wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi sebagai lokasi pelaksanaan. Program ini juga sejalan dengan Program Prioritas Pemerintah yang dijalankan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia. 

Baca Juga: 15 Tahun Summarecon Bekasi, Mendorong Kota Bekasi Menjadi New Metropolis City

Pengecatan salah satu rumah secara simbolis oleh Wakil Ketua Umum Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Sugianto Kusuma dan President Director PT Summarecon Agung Tbk., Adrianto P. Adhi, merupakan bagian dari 500 rumah tak layak huni yang direnovasi oleh Summarecon dalam program Bedah 500 Rumah. (Foto: Dok. Summarecon)

Program Bedah 500 Rumah

Program bedah rumah dilaksanakan dengan membagi 250 unit di 11 kecamatan Kota Bekasi dan 250 unit di 13 kecamatan Kabupaten Bekasi. Pelaksanaan program ini didasarkan pada data rumah tidak layak huni yang diperoleh dari Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi.

Dalam konferensi pers, Adrianto memastikan jika pelaksanaan program ini akan tepat sasaran. “Yayasan Buddha Tzu Chi yang sudah berpengalaman dalam kegiatan seperti ini akan mem-verifikasi data warga yang berhak untuk rumahnya dibedah/direnovasi. Adapun data warga diperoleh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Untuk selanjutnya, Summarecon akan membangun  sesuai data yang sudah terverifikasi ini,” terangnya. 

Disampaikan di acara, untuk anggarannya, setiap rumah yang dibedah dianggarkan Rp30 juta. Namun di pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kondisi rumah bersangkutan, ada yang lebih besar ataupun justru ada yang lebih kecil.

Program Bedah 500 Rumah tak layak huni ini juga menjadi bentuk kontribusi Summarecon pada pemerintah khususnya pada program penyediaan 300 juta rumah. Pencanangan program pada (21/8/25) dilakukan oleh menteri PKP  sebagai tanda dukungan.

Baca Juga: Panduan Cerdas Investasi Properti Lintas Negara: Jangan Lakukan Kesalahan Umum Ini!

Penawaran Spesial Rasakan Varian Terbaru IKEA Meatballs di Gelaran Swedish Meatball Day

Ranahrumah.com – KULINER | IKEA Indonesia mengundang seluruh pelanggan untuk bergabung dalam perayaan istimewa ulang tahun ke-40 dari salah satu ikon kuliner global: IKEA Meatballs atau bola-bola daging IKEA

Diluncurkan pertama kali pada tahun 1985 oleh chef Severin Sjöstedt, IKEA Meatballs telah terjual lebih dari 1 miliar bola setiap tahunnya di seluruh dunia. Dengan cita rasa yang konsisten dan inovasi berkelanjutan, IKEA Meatballs kini menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman berbelanja di IKEA

Sebagai bagian dari perayaan ini, IKEA akan menggelar Swedish Meatball Day pada tanggal 23–24 Agustus 2025, menghadirkan penawaran spesial dan pengalaman kuliner khas Swedia yang tak terlupakan.

Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia, menyampaikan, “Selama 40 tahun, IKEA Meatballs telah menjadi simbol kehangatan dan kebersamaan di meja makan. Kami sangat antusias merayakan tonggak sejarah ini bersama pelanggan Indonesia melalui penawaran spesial dan peluncuran varian baru seperti salmon ball, yang menggugah selera. Perayaan ini bukan hanya tentang makanan, tetapi juga tentang menciptakan momen kebersamaan yang bermakna.”

Baca Juga: Diskon IKEA untuk 80 Produk dan Menu Nusantara di Momen Peringatan Ke-80 Kemerdekaan Indonesia

Rasakan Cita Rasa Swedia dengan Harga Bersahabat

Selama dua hari penuh, pelanggan dapat menikmati berbagai varian bola-bola khas IKEA dengan harga spesial. Menu Meatball, Chickenball, dan Salmon & Cod Ball ditawarkan hanya seharga Rp 45.000 untuk 8 pcs (dari harga normal Rp 55.000).

Tak hanya itu, pelanggan juga dapat membawa pulang cita rasa Swedia ke rumah melalui produk beku favorit IKEA seperti KOTTBULLAR Bola Daging seharga Rp 130.000 (harga normal Rp 150.000), HUVUDROLL Bola Sayur Rp 80.000 (harga normal Rp 95.000), dan Chicken Ball 1000g Rp 100.000 (harga normal Rp 120.000). Penawaran ini berlaku di seluruh restoran dan Swedish Food Market IKEA Indonesia, selama persediaan masih ada.

Baca Juga: Layanan Desain Interior IKEA Buka Konsultasi Gratis di Momen Ramadan 2025 & Sediakan Cashback Jutaan Rupiah

Penawaran Spesial Rasakan Varian Terbaru IKEA Meatballs di Gelaran Swedish Meatball Day 23 – 24 Agustus 2025.

Varian Baru IKEA Meatball

Sebagai bagian dari komitmen IKEA terhadap keberlanjutan dan inklusivitas, tahun ini IKEA memperkenalkan beberapa varian bola daging baru seperti:

·         Meatball: terbuat dari daging sapi untuk pecinta kuliner klasik Swedia

·         Chickenball: terbuat dari daging ayam pilihan rendah lemak

·         Salmon & Cod Ball: terbuat dari Ikan laut untuk penggemar seafood

·         HUVUDROLL: terbuat dari sayuran & protein nabati untuk vegetarian & vegan

Cek berita kuliner dan ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Sukses Membangun Bisnis Menyewakan Rumah: Investasi Usaha yang Menjanjikan dan Bisa Diwariskan

Ranahrumah.com – INSIGHT | Sukses Membangun Bisnis Menyewakan Rumah: Investasi Usaha yang Menjanjikan dan Bisa Diwariskan.

Banyak kisah sukses dialami oleh pebisnis persewaan properti yang membuka usaha menyewakan atau mengontrakkan rumah.

Berawal dari hal yang tidak terpikirkan menjadi besar dan menguntungkan. Ada yang dimulai dengan hanya menyewakan satu kamar “nganngur” di rumah hingga akhirnya berembang punya puluhan pintu rumah kontrakan yang disewakan. 

Usaha kontrakan juga bisa terjadi karena kebetulan seseorang memiliki numah lebih dari satu dengan maksud akan diberikan untuk anak-anaknya jika kelak mereka menikah. Nah, selama  rumah itu belum digunakan, daripada kosong, rumah Itu bisa disewakan sehingga mendatangkan pendapatan dan rumah pun lebih terawat. 

Dikembangkan dan Diwariskan 

Rumah kontrakan yang semula bisa dihitung dengan jari, bisa beranak pinak setelah berjalan beberapa tahun.  Tak hanya jumlah rumah kontrakannya, tapi juga harga sewanya. 

Gaya pengelolaannya pun menjadi berbeda. Dulu bisa saja rumah disewakan atas dasar iseng-iseng atau atas dasar kasihan—karena menolong saudara atau teman yang merantau— kini usaha ini banyak dikelola secara serius dan profesional. 

Baca Juga: 10 arsitek penerima Hubexo Asia Awards 2025

Baca Juga: Panduan Cerdas Investasi Properti Lintas Negara: Jangan Lakukan Kesalahan Umum Ini!

Jenis Persewaan Rumah &  Tips Menentukan Harga Sewa

Mengutip tulisan di Tabloid Rumah, Mike Rini Sutikno, Konsultan Bisnis dan Keuangan dari PT Mitra Rencana Edukasi menjelaskan bahwa usaha kontrakan Ini berkembang sejalan dengan perkembangan ekonomi yang ditandai dengan munculnya berbagai perkantoran, sentra Industri, dan lembaga pendidikan. 

Usaha kontrakan termasuk dalam jenis usaha rental properti atau persewaan properti, sama seperti halnya usaha indekos dan apartemen. 

Menurutnya, yang perlu dipahami adalah pasar atau kebutuhan dan bangunan. Pasar ini mencakup lokasi mana yang berkembang—yaitu di perkotaan atau di pinggir kota—lingkungan, dan siapa yang menjadi sasaran, misalnya keluarga, profesional, mahasiswa, atau buruh. Setelah memahami pasarnya (sasaran) maka ditentukanlah jenis bangunan yang sesuai, berupa rumah atau mekamar-kamar saja. 

Harga sewa kontrakan bervariasi, mulai dari Rp 300.000 hingga Rp 2.500.000, tergantung ukuran dan lokasi. Di kawasan Kebon Jeruk dan Grogol, Jakarta Barat, misalnya, sederetan rumah sengaja dibangun untuk menampung para pendatang agar lebih dekat dengan tempat kerjanya. Rumah ukuran 35 m2 disewakan untuk keluarga kecil seharga Rp 1.600.000—Rp 2.000.000 per bulan atau bisa dibayar setahun sekaligus. 

Sedangkan jika di suatu kawasan yang berkembang adalah dunia pendidikan, yang cocok tentulah usaha Indekos dengan sasaran mahasiswa atau karyawan bujangan dengan sistem pembayaran bulanan. Untuk jenis ini, umumnya bangunan berupa kamar-kamar dengan atau tanpa kamar mandi di dalamnya serta ada dapur di luar yang bisa digunakan bersama-sama. 

Pendapatan Pasif 

Banyak yang menyangka bahwa pendapatan yang diterima oleh sang pemilik kontrakan itu merupakan keuntungan atau pendapatan bersih. Mike berpendapat bahwa uang sewa yang diterima dari usaha kontrakan

ini tidak bisa disebut keuntungan murmi karena ini bukan usaha yang full investment. 

Di dalamnya terdapat komponen biaya yang harus ditanggungnya, misalnya listrik, air, keamanan, pajak pendapatan, dan PBB. Bahkan, jika si pemilik kontrakan berutang ketika membeli tanah atau membangun rumah tersebut, maka ia pun harus memperhitungkan angsuran dan bunga pinjaman per bulannya hingga lunas. Selain itu juga harus menyisihkan anggaran untuk renovasi dan hal-hal yang tidak terduga. Jika ada selisih, itulah yang disebut sebagai pendapatan pasif. 

Sangat dimungkinkan, di awal-awal pengelolaan, uang sewa yang diterimanya masih belum mencukupi untuk membayar angsuran utang per bulannya. Berjalan dua tahun ketika angsuran pinjaman telah menyusut, akan lebih leluasa menikmati uang sewa kontrakan. 

Ide desain Rumah Kontrakan (Foto: Pinterest)

Kenaikan Nilai Properti 

Selain pendapatan sewa yang diterima per bulan atau per tahun, sebetulnya ada yang lebih diharapkan oleh pemilik kontrakan, yaitu kenaikan harga tanah dan rumah kontrakan itu sendiri, seiring dengan perjalanan waktu dan berkembangnya lingkungan. 

Menurut Mike, jika rumah ini dijual, kenaikan harga properti inilah yang disebut keuntungan atas kepemilikan properti. Namun jarang sekali ada pemilik kontrakan yang menjual bangunannya, dengan harapan agar bisa menikmati pendapatan pasif selama mungkin. 

“Tidak terasa, dalam jangka waktu 10 tahun, rumah kecil yang dulu saya beli seharga Rp20 juta kini telah menjadi Rp 5O juta—Rp 60 juta,” ucap seorang pemilik kontrakan, yang kontrakannya terletak di Pondok Cabe dan Ciputat, Jakarta Selatan. 

Gurihnya hasil rumah kontrakan bisa dinikmati karena nilai investasi tanah dan bangunannya telah tertutup. Bahkan, secara tidak langsung, tabungan sewa yang diterima dari kontrakan bisa menjadi tambahan modal membeli tanah dan rumah di berbagai tempat.

Menerapkan Aturan yang Jelas

Menerapkan aturan yang lebih jelas dan tegas bagi penyewa kontrakan juga perlu dilakukan. 

Salah seorang pemilik kontrakan berbagi pengalaman tentang penerapan aturan ini. “Jika 3 bulan menunggak, saya akan meminta penyewa meninggalkan rumah tanpa membawa barang-barang misalnya furnitur. Anggap saja disita sebagai pengganti kerugian atas masa sewa kamar dan biaya yang muncul kemudian, misal listrik, air, dan  renovasi.”  Ia bahkan bekerja sama dengan bagian keamanan setempat agar lokasi kontrakannya aman dari gangguan.

Untuk menghindari hal-hal yang merugikan, sebaiknya identitas penyewa harus jelas dan memenuhi persyaratan. Sebaliknya, sang penyewa pun harus tahu kondisi rumah yang disewanya. 

  • Penyewa: keluarga, pekerja, mahasiswa yang mampu membayar sewa bulanan/tahunan. 
  • Menyerahkan salinan KTP atau Kartu Mahasiswa. 
  • Menetapkan apakah biaya listrik, air, sampah, dan keamanan lingkungan termasuk atau di luar uang sewa bulanan. 
  • Menetapkan apakah rumah sewa sudah termasuk fumitur atau “kosongan”. 
  • Perlu tidaknya uang jaminan yang bisa diambil kembali jika tidak terjadi sewa-menyewa lagi, atau akan diperhitungkan untuk membayar biaya yang tertunggak. 
  • Menandatangani surat perjanjian dengan saksi Ketua RT atau bahkan di hadapan notaris jika nilai kontraknya cukup tinggi. Juga dicantumkan cara penyelesaian masalah jika terjadi perselisihan. 
  • Batas waktu minimal jika si penyewa akan pindah, dan sebaliknya jika rumah tidak disewakan lagi. Maksudnya, agar masing-masing menyiapkan diri atas putusnya hubungan sewa-menyewa tersebut.

Membidik Pasar Kontrakan

Jika berminat memulai usaha persewaan properti, sebaiknya amati jenis persewaan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan calon pemakaiya. 

Tentukan Terget Pasar, yang bisa berasal dari kalangan: 

  • Pengguna: Bruh, Keluarga, Eksekutif, Mahasiswa
  • Lokasi: Perkotaan atau Pinggir Kota
  • Lingkungan: Perkantoran, Sekolah/Universitas, Industri/pabrik
  • Bangunan: Rumah Kontrakan (kamar tamu, kamar tidur, dapur, kamar mandi) atau Indekos (kamar tidur, kamar mandi, dapur bersama)

Nah, tertarik untuk memulai bisnis persewaan properti “rumah kontrakan” dan ingin memulainya? Semoga sukses! (RR)

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Membuat Dapur Menggunakan Jasa Kontraktor, Cara Hitung Harga Kitchen Set

Ranahrumah.com – INSIGHT | Membuat Dapur Menggunakan Jasa Kontraktor, Cara Hitung Harga Kitchen Set.

Apa saja yang perlu diketahui jika ingin membuat kitchen set?

Liliana, desainer dari Arsitex (Konsultan Desain & Arsitektur), yang sudah dipercaya mendesain banyak kitchen set, membagi informasi terkait hal ini.

Dikutip dari majalah SERlAL RUMAH Edisi Dapur berikut beberapa ulasannya.

Empat Aspek yang Memengaruhi Biaya Membuat Dapur

Inilah 4 aspek yang perlu dipahami saat membuat dapur menggunakan jasa kontraktor.

1. Apa yang disebut meter lari?

Inilah yang biasanya pertama kali ditanya oleh calon klien. Meter lari atau ditulis “m1” adalah satuan hitungan panjang yang mengacu pada ukuran panjang kabinet tanpa memperhitungkan tinggi kabinet yang umumnya 75cm – 85cm dengan kedalaman 60cm. Misalkan, dapur bentuk “L” panjang 6m dan 3m maka totalnya adalah 6m + 3m = 9m1 (9m lari).

Beda cara hitungnya dengan lemari. Contoh, panjang lemari 3 m dan tinggi lemari 2m maka diperhitungkannya 3m x 2m = 6m2 (6m persegi).

2. Apa yang memengaruhi harga?

Semakin rumit modelnya semakin banyak bahan yang digunakan. Jenis bahan dan finishing-nya pun memengaruhi harga.

Bahannya misalnya multipleks dengan finishing duco, HPL, tacon, atau lacquer. Begitupun dengan mekanisme engsel dan lacinya, rel dan engsel laci yang biasa atau yang self closing dengan pilihan berbagai merek.

Pilihan table top atau top table, granit atau marmer tentu saja berbeda dengan solid surface. Sedangkan backsplash bisa berupa kaca, mozaik, atau keramik.

3. Harga yang ditentukan meliputi apa saja?

Harga tersebut hanya untuk kabinet saja. Biasanya kontraktor memberi bonus berupa rak piring, rak botol, atau bak sampah. Sedangkan sink, rak sudut, dan perangkat elektronik misalnya oven, microwave, cooker hood, dan kulkas disediakan oleh klien.

Komponen pelengkap itu harganya relatif, tergantung selera klien. Misalnya, sink harganya bervariasi, mulai dari yang murah sekitar 1 juta hingga 8 juta rupiah. Namun ada kontraktor yang memperhitungkan perangkat tersebut.

4. Jika ingin lebih murah?

Bisa saja, namun tentu berimbas pada pilihan material yang bisa diturunkan atau di-downspec. Misalnya, finishing yang semula duco diganti HPL atau laminate sheet lainnya. Ada pula kontraktor yang memasang tarif yang sama antara duco dan HPL. HPL pun bervariasi jenis dan harganya. Demikian juga rel dan engselnya mungkin diganti yang tidak soft closing.

Baca Juga: Ciptakan Dapur Ideal dengan 10 Langkah Ini

Baca Juga: 4 Fitur Kulkas Ini Bikin Makanan Segar Lebih Lama

Cara hitung harga kitchen set – Membuat dapur menggunakan jasa kontraktor. (Foto: Pexels)

Cara Hitung Harga Kitchen Set

Cara menghitung harga kitchen set sangat mudah. Caranya cukup menghitung panjang kabinet atas dan panjang kabinet bawah lalu dikalikan harganya.

Rumus KS = (ka x hka) + (kb x hkb)

• KS = Kitchen set

• Ka = Panjang kabinet atas

• Kb = Panjang unit bawah

• Hka = Harga unit atas

• Hkb = Harga unit bawah (sudah termasuk top table)

Contoh:

Luas dapur 2m x 2m, kitchen set bentuk “L”.

Kabinet atas bentuk “I”panjang 2m. Kabinet bawah bentuk “ L” panjang 2m + 2m = 4m.

Finishing

HPL dan table top granit tile merek Niro. Harga yang ditawarkan untuk kabinet atas Rp2.500.000/m1 dan kabinet bawah Rp4.000.000/m1.    

Rumus KS = (ka x hka) + (kb x hkb)

= (2 x Rp2.500.000) + (4 x Rp4.000.000)

= Rp5.000.000 + Rp16.000.000

= Rp21.000.000.

Ada pula yang menggabungkan harga kabinet atas dan bawah sehingga ketemu angka rata-rata per meter lari yang kurang lebih sama.

Pada contoh di atas, harga rata-rata per meter lari adalah Rp3.500.000 – Rp4.500.000. Harga tersebut belum termasuk backsplash yang diperhitungkan tersendiri. (RR)

Baca Juga: Model Dapur Furutistik Berlapis HPL Pisahkan Fungsi Berdasarkan Area

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Ciptakan Dapur Ideal dengan 10 Langkah Ini

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Dapur adalah area yang tak pernah habis untuk digali, dan selalu menghadirkan gagasan dan gaya baru dari sisi desain, penataan, maupun peralatannya.

Kesadaran masyarakat dan apresiasi pemilik rumah terhadap dapur kini tidak lagi berhenti pada aspek fungsional, sebagia tempat memasak, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat kota. 

Dapur telah diposisikan sebagai area publik yang menarik untuk dikulik-kulik. Hanya saja, bagaimana desain dan digunakan untuk apa dapur itu, tergantung kebutuhan masing-masing. 

Dapur ideal itu spesifik. Poin utamanya harus dapat memenuhi kebutuhan sang pengguna. Apapun selera dan kebutuhan, ada aspek penting yang harus dipenuhi. Berikut 10 aspek penting sebagai langkah mewujudkan dapur ideal

Baca JUga: Rumah Modern Punya Dapur Kotor dan Dapur Bersih, Bagaimana Pandangan Feng Shui?

1. Aspek penting saat menentukan letak dapur.

Dapur sekarang berbeda dengan dapur zaman dahulu yang selalu tersembunyi di belakang. Kini, dapur dapat diletakkan di samping atau pun bagian depan rumah. Yang perlu diperhatikan adalah penataan sistem utilitas dan jaringan listrik. 

2. Detail membuat daftar kebutuhan. 

Kebutuhan setiap orang berbeda. Sebagian menggunakannya untuk memasak, sebagian lain hanya memanfaatkannya sebagai ruang simpan. Buatlah daftar kebutuhan ruang yang dibutuhkan dengan lebih spesifik untuk dapur idaman keluarga. 

Baca Juga: Dapur Mungil Nan Efektif, Harga Pembuatan Rp45 Juta

3. Menentukan alur yang pas.

Daftar kebutuhan sudah ada di tangan. Pertimbangkanlah alur aktivitas dapur dengan ruang-ruang yang berbatasan langsung atau pun di dalam dapur.

4. Beri pencahayaan baik.

Salah satu syarat desain dapur yang baik adalah terpenuhinya pencahayaan untuk menunjang aktivitas di dalamnya. Baik yang alami maupun buatan. Tanpa cahaya, kegiatan memotong bahan makanan ataupun memasak akan terganggu.

5. Pilih warna sesuai luas dapur. 

Secara psikologis warna-warna dalam skema hangat, seperti merah, jingga, dan kuning, dapat menjadi stimulus yang baik pada ruang makan dan dapur. Namun, penggunaannya harus disesuaikan dengan luasan dapur, karena warna yang solid dan berani akan memberi kesan dekat dan sempit.

Baca Juga: Air Fryer vs Microwave, Pilih Mana?

Baca Juga: 3 Pilihan Air Fryer Sharp, Bantu Memasak Mudah dan Cepat saat Ramadan

6. Cermat memilih material. 

Inovasi material terus berkembang. Salah satu yang populer digunakan sebagai pelapis kabinet adalah HPL. Banyak juga material inovatif lain yang saat ini dipasarkan. Kenali karakteristik dan cara perawatan setiap material yang ada agar tak menyesal kemudian.

7. Pertimbangkan menerapkan otomatisasi. 

Seharusnya masalah seperti masakan gosong karena terlalu lama dipanggang sudah tidak terjadi lagi. Karena kini sudah tersedia berbagai peranti dapur yang makin memudahkan beraktivitas tanpa takut membuang energi berlebih.

8. Mengaplikasikan elemen dan perangkat keamanan adalah keharusan. 

Lengkapi dapur dengan perangkat keamanan. Misalnya, sprinkler dan tabung pemadam api (fire extinguisher) untuk mengantisipasi kebakaran dan pelapis lantai bertekstur untuk mencegah tergelincir.

9.  Jika menggunakan jasa kontraktor.

Jika mewujudkan dapur idaman terasa berat dilakukan sendiri, menggunakan jasa perancangan dan jasa kontraktor dapat menjadi solusi. Pilih desainer dan kontraktor yang memiliki pendidikan formal dan portofolio yang rapi untuk menjamin kualitas produk.

10. Disiplin pada budget. 

Sering orang terjebak untuk mendesain dapur dengan mewah, namun lupa dengan anggaran yang dimilikinya. Tetap sesuaikan desain dengan kebutuhan dan anggaran yang ada. (RR)

Baca Juga: Plus Minus 7 Material untuk Table Top Dapur

Baca Juga: Transformasi AICA Aibon Jadi One-Stop Solution Interior: Luncurkan 3 Produk Baru di IndoBuildTech 2025

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

10 Arsitek dan 10 Developer Penerima Hubexo Asia Awards 2025: Rayakan Dua Dekade Keunggulan Arsitektur dan Konstruksi Regional

Ranahrumah.com – PROPERTI | 10 Arsitek dan 10 Developer Penerima Hubexo Asia Awards 2025: Rayakan Dua Dekade Keunggulan Arsitektur dan Konstruksi Regional.

Hubexo Asia Awards 2025 yang digelar pada 15 Agustus 2025 di Raffles Jakarta, menandai 20 tahun pengakuan atas keunggulan dalam arsitektur dan konstruksi di seluruh Asia.

Sebelumnya ajang ini dikenal sebagai BCI Asia Awards, menjadi salah satu penghargaan paling bergengsi di industri arsitektur dan konstruksi regional. Penghargaan ini merayakan firma-firma paling aktif dan inovatif, menyediakan platform untuk kolaborasi antar pemimpin industri di tingkat regional dan internasional.

Dipersembahkan oleh Hubexo, pemain terkemuka di pusat ekosistem konstruksi, acara ini mendukung pertumbuhan dan inovasi berkelanjutan dengan menghubungkan dan merayakan para pemangku kepentingan proyek utama di seluruh lingkungan binaan.

Ajang bergengsi ini memberikan penghargaan kepada firma arsitektur, pengembang, dan kontraktor paling aktif di Indonesia dengan Top 10 Awards yang bergengsi, sebagai pengakuan atas kontribusi luar biasa mereka terhadap lingkungan binaan.

Sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-20, acara ini juga memperkenalkan Elite Awards—sebuah penghargaan khusus yang diberikan kepada para arsitek dan pengembang yang telah masuk dalam Top 10 sebanyak sepuluh kali atau lebih selama dua dekade terakhir.

Penghargaan ini mencerminkan komitmen abadi mereka terhadap kualitas, inovasi, dan kepemimpinan dalam industri ini. Organisasi-organisasi luar biasa ini tidak hanya memainkan peran penting dalam membentuk lanskap arsitektur dan pembangunan di [Negara], tetapi juga secara konsisten menetapkan tolok ukur baru yang terus menginspirasi komunitas lingkungan binaan di seluruh Asia.

Penerima Hubexo Asia Awards 2025: Rayakan Dua Dekade Keunggulan Arsitektur dan Konstruksi Regional, penghargaan diberikan kepada 10 arsitek, 10 developer terbaik di Indonesia pada 15 Agustus 2025. (Foto: Istimewa)

Pemenang Hubexo Asia Awards 2025

Top 10 Architects 2025

1. Airmas Asri PT

2. Alien Design Consultant

3. Anggara Architeam

4. Arkonin PT

5. Duta Cermat Mandiri PT

6. Han Awal Architect PT

7. Megatika Grahalestari International PT

8. Pandu Persada PT

9. PDW ( Pandega Desain Weharima PT)

10. Penta Architecture

Penerima Hubexo Asia Awards 2025: Rayakan Dua Dekade Keunggulan Arsitektur dan Konstruksi Regional, penghargaan diberikan kepada 10 arsitek, 10 developer terbaik di Indonesia pada 15 Agustus 2025. (Foto: Istimewa)

Top 10 Developers 2025

1. Agung Podomoro Land Tbk PT

2. Alam Sutera Realty Tbk PT

3. Ciputra Development Tbk PT

4. Lippoland

5. Mitsubishi Estate Indonesia PT

6. Modernland Realty Tbk PT

7. Paramount Land

8. Sinar Mas Land

9. Summarecon Agung Tbk PT

10. Vasanta Grooup

Elite Awards – Winners

1. Agung Podomoro Land Tbk PT

2. Airmas Asri PT

3. Anggara Architeam

4. Architect Indomegah

5. Arkonin PT

 6. LippoLand

7. Megatika Grahalestari Internasional PT

8. PDW (Pandega Desain Weharima PT)

9. Sinar Mas Land

10. Summarecon Agung Tbk PT

Penganugerahan Hubexo Asia Awards Indonesia 2025 ini terselenggara berkat dukungan dari PT. Mitra Acara Propan Raya; PT. Ciptapapan Dinamika (Dewan GRC). Serta peserta pameran: PT. Fajar Lestari Sejati (Dekkson); PT. NS Bluescope Indonesia; PT. Owens Sarana Asiapasifik; PT. Wadja Inti Mulia (Pintu Baja Maxi). (RR)

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Mengenal Apa Itu LOFT: Berperan Fungsional Sekaligus Menigkatkan Estetika Ruang

Ranahrumah.com – ARSITEKTUR | Mengenal Apa Itu LOFT: Berperan Fungsional Sekaligus Menigkatkan Estetika Ruang.

Punya peran ganda dalam kehadirannya, mewujudkan desain Loft perlu memerhatikan beberapa hal penting.

Devy Anggraeny, arsitek lulusan Arsitektur Brawijaya Malang, berpengalaman menjadi Direktur anak perusahaan desain ARKdesign, Indesign Domus (IDD). Devy punya pengalaman soal pengembangan dan renovasi, dan beberapa kali menanganani aparteman berkonsep loft. Penjelasan tenatng Loft ini dikutip dari tulisannya di Serial Rumah edisi Renovasi.

Loft merupakan cara paling efektif untuk menambah luas pada bangunan yang memiliki plafon yang tinggi. Keberadaannya juga menambah nilai estetika pada sebuah ruang. Pengertian loft merujuk pada dua kondisi yang berbeda. Yang pertama, loft yang mengarah pada gudang atas, tepat di bawah atap, yang sering disebut loteng. Yang kedua, mengarah pada loft apartemen berupa sebuah ruang terbuka di lantai atas dan tanpa sekat.

Kedua pengertian tersebut berawal dari keinginan memanfaatkan ruang yang memiliki atap atau plafon yang tinggi, yang apabila ditambahkan lantai di antara lantai dasar dan plafon, maka area tersebut bisa difungsikan sebagai ruang baru untuk bekerja atau tidur.

Biasanya dibuat secara sengaja sesuai konsep awal atau merenovasi dengan tetap memerhatikan kesan ruang atas dan bawah yang terintegrasi. Saat ini, keberadaan loft justru lebih dilihat dari segi estetika. Banyak yang sengaja menawarkan apartemen dengan konsep loft sebagai nilai jual.

Baca Juga: Renovasi Rumah 21/80 M2 Biaya Rp130 Juta, Ruang Keluarga Lebih Luas dan Fleksibel

Area atas pada hunian berkonsep loft bisa dimanfaatkan sebagai ruang kerja,
sedangkan bagian bawahnya bisa untuk ruang makan atau ruang duduk. (Dok. Indesign Domus)

Skala dan Komposisi Ruangan

Skala dan komposisi ruangan merupakan hal terpenting pada konsep loft. Ketinggian plafon dari lantai dasar apabila dibandingkan dengan luas lantai yang ada, ditambah dengan luas ruang tambahan di lantai kedua harus seimbang.

Ketinggian minimum ruang dalam rumah atau apartemen yang masih dianggap nyaman adalah 2,4m. Sehingga minimal ketinggian plafon dari lantai dasar adalah 4,8m.

Apabila tinggi plafon di bawah 4,8m sebaiknya jangan dipaksakan untuk membuat loft karena akan memunculkan perasaan tidak nyaman dan tertekan bagi si pengguna. Sebaliknya, jika plafon terlalu tinggi juga tidak baik sebab akan membuat perasaan tidak nyaman pada area void, kecuali apabila ruangan yang ada memang sangat luas dan seimbang dengan ketinggian plafon. Ini sebabnya skala dan komposisi sangat penting pada konsep loft.

Baca Juga: Daftar Lengkap Ongkos Pekerjaan Tukang untuk Merenovasi Rumah, Panduan Bikin RAB Sendiri

Pembagian Fungsi Ruang

Komposisi ruangan harus ditentukan dari awal perencanaan konsep loft ini. Pada bagian tepi bangunan akan terbentuk area void dengan plafon tinggi yang biasanya diperuntukkan sebagai ruang bersama, misalnya ruang keluarga.

Sedangkan ruangan dengan plafon rendah di lantai dasar bisa menjadi ruang makan, ruang kerja, atau ruang tamu. Sedangkan pada lantai 2, dapat difungsikan sebagai ruang bermain, ruang belajar, ruang kerja, atau ruang tidur.

Perlu diperhatikan fungsi ruang yang ada di lantai atas. Karena posisinya terbuka atau tanpa sekat, maka sebaiknya difungsikan untuk ruang yang tingkat privasi tidak terlalu tinggi. Namun, jika memang sengaja ingin dimanfaatkan sebagai ruang tidur, bisa ditambahkan gorden untuk membatasi pandangan dari bawah. Pastikan pula bahwa ruang di bawahnya tidak difungsikan sebagai area publik karena tamu luar dapat langsung masuk ke area void tersebut.

Elemen Penting Pada Konsep Loft

Agar konsep loft dapat terwujud dengan baik, beberapa elemen pendukung harus diperhatikan.

1.Tangga dan Railing

Kedua elemen ini paling mencolok dalam konsep ruang loft. Area atas yang tanpa sekat tentu perlu railing untuk keamanan yang menerus dari bawah hingga ke area atas dan terlihat dari seluruh sudut ruang. Desain tangga dan railing harus disesuaikan dengan gaya ruang. Gaya modern minimalis cocok dengan desain railing garis-garis vertikal atau horizontal. Bisa tambahkan kaca agar pandangan tetap bebas dan lebih sempurna keamanannya. Sedangkan anak tangganya bisa menggunakan keramik, marmer, atau kayu.

2. Plafon

Desain plafon menjadi sangat penting karena area atas dan bawah akan memiliki plafon yang menerus dan luas. Pada area void dengan plafon yang cukup tinggi boleh didekorasi sebagai point of interest. Sebaliknya, jika plafon rendah, jangan banyak dekorasi karena ruang terlihat kurang nyaman

3.Dinding Area Void

Dinding pada area void kadang menjadi permasalahan karena biasanya terbentuk dinding yang cukup luas setinggi lebih dari 5m. Agar terlihat tidak kosong, diperlukan wall treatment agar dinding terlihat menarik, misalnya sebagian permukaan dinding diberi tekstur atau dilapisi warna berbeda.

4. Jendela yang Tinggi

Area void di ruang berkonsep loft, biasanya memiliki jendela yang cukup tinggi sehingga sangat baik untuk sirkulasi udara dan pencahayaan alami. Namun tingginya jendela juga harus disiasati, jangan membuat ruang terkesan penuh. Salah satu caranya adalah memakai gorden yang senada, tidak penuh corak, simpel namun elegan.

Dengan memerhatikan skala, komposisi ruangan, serta elemen-elemen interior yang penting dalam sebuah konsep loft, maka dapat dipastikan ruangan tersebut akan nyaman. Hal ini terjadi karena pencahayaan dan sirkulasi udaranya baik, menyatu, serta menimbulkan efek menyenangkan bagi penggunanya.(RR)

Cek berita tentang desain dan arsitektur dan ulasan inspiratif ranahnya rumah, gaya hidup. info properti di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom