Monday, March 16, 2026
Home Blog Page 216

SCG Kembali Donasikan Solusi Inovatif Bilik SWAB di Sukabumi

Ranahrumah.com- KESEHATAN | SCG kembali mendonasikan sebuah screening chamber atau Bilik SWAB Tes Covid-19 setelah sebelumnya pada tanggal 06 dan 11 Mei 2020 di RS St. Caroulus dan RSAU dr.Esnawan Antariksa di Jakarta.

Kali ini, pada tanggal 19 Mei 2020, SCG mendonasikan Bilik SWAB  pertama di Sukabumi melalui anak perusahaannya, PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi sebagai solusi inovatif SCG untuk RSUD Sekarwangi Sukabumi.

Bilik SWAB pertama di Sukabumi ini diberikan guna meminimalisir kontak langsung antara tenaga medis dan pasien sehingga dapat menghindari penularan Covid-19 dari pasien kepada para tenaga medis.

Data positif Covid-19 di Kabupaten Sukabumi masih terus bertambah dan saat ini  tercatat sudah 20 orang dinyatakan positif, begitupula dengan jumlah ODP dan PDP di Kabupaten Sukabumi yang masih tinggi.

Berdasarkan data dari Pikobar Jabar pada tanggal 18 Mei 2020, sebanyak 4.300 ODP dan 186 PDP[2] merupakan warga Kabupaten Sukabumi.

Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendorong SCG untuk menciptakan solusi inovatif Bilik SWAB demi melindungi tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam penangangan covid-19 ini.

“Di Indonesia, kasus Covid-19 ini terus meningkat. Hal ini membuat kita harus selalu waspada dalam menghadapi pandemi ini. Seluruh pihak harus saling mendukung satu sama lain sehingga dapat menekan laju penyebaran Covid-19. Atas dasar hal tersebut, kami sangat mengapresiasi dengan apa yang telah dilakukan oleh SCG yang selalu mendukung pemerintah dalam menangani penyebaran Covid-19 ini, terutama kepeduliannya dalam hal melindungi tenaga medis untuk bekerja melalui pengembangan inovasi Bilik SWAB pertama di Sukabumi. Semoga apa yang telah dilakukan oleh SCG dapat menginspirasi dan memotivasi untuk selalu #PeduliBersama,” pungkas Drs. H. Iyos Somantri, M.Si  selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi

“SCG melalui PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi ingin membantu dan mendukung Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menghadapi pandemi ini melalui pengembangan produk inovatif Bilik SWAB pertama di Sukabumi. Kami percaya bahwa dengan #PeduliBersama, kita dapat bersama-sama menekan laju peningkatan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sukabumi.” ujar Somchai Dumrongsil – Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi.

Coworking Space untuk Milenial, Dukung Usaha Start-Up Cepat Maju

0

Ranahrumah.com – INSIGHT | Coworking Space untuk milenial, dukung usaha Start-Up cepat maju.

Banyak bukti bahwa kondisi dan suasana kantor dapat memengaruhi kerja para karyawannya. 

Kekuatan desain menjamin tempat kerja bersama (co-working space) ini mampu meningkatkan etos kerja penggunanya.

Mungkin saat ini kamu sedang berpikir membuat kantor atau mencari kantor untuk usaha start-up baru mu?

Inspirasi co-working space ini mungkin cocok kamu pilih.

Namun, sebelum menentukan pilihan, sebaiknya ketahui dulu apa itu co-working space dan perdeaannya dengan kantor pada umumnya, dan mengapa tempat usaha bersama ini, kini ada di mana-mana.

Menjamurnya pengusaha startup mendorong bisnis coworking space makin berkembang. 

Co-working space adalah tempat yang digunakan untuk kerja bersama.

Baca Juga: Pentingnya Manajemen Keuangan saat Milenial Membeli Rumah

Ini berbeda dengan kantor konvensional pada umumnya, 

Peserta kerja di tempat ini biasanya bukan berasal dari organisasi yang sama dan memiliki bidang usaha yang berbeda. 

Penggunanya pun beragam, baik yang paruh waktu maupun penuh waktu, pribadi atau bersama.

Beragamnya latar belakang pengguna ini memotivasi munculnya inovasi desain coworking space.

Semuanya demi meningkatkan layanan bagi penggunanya dan menjadikan tempat bekerja ini sebagai lingkungan yang mendukung kesuksesan usaha.

Seperti halnya inovasi desain yang diterapkan pada Cocowork yang berlokasi di Menara BTPN. 

Delution Architect sebagai konsultan arsitek yang dipercaya mendesain tempat ini, menerapkan desain dengan 3 konsep “The Most”.

Dirancang sebagai coworking space premium, kantor yang menempati lahan seluas 1600 m² ini dibangun untuk mewadahi para pengusaha startup yang saat ini tumbuh subur di Indonesia. 

Konsep pertama yang diusung oleh Delution adalah Most Emotional Feelings

Konsep ini diwujudkan dengan penerapan zona warna yang disusun dengan mempertimbangkan aspek psikologis yang disesuaikan dengan jenis kegiatan di masing-masing zona. 

Di bawah alam sadar, pengguna akan dibangkitkan emosi dan perasaannya yang menunjang aktivitas mereka dalam bekerja. 

Dimulai dari lobby Utama dengan Zona Kuning yang memiliki ambience psikologis ceria, energik, dan optimis untuk memberikan rasa semangat bagi siapa pun yang memasuki kantor ini. 

Berlanjut ke Area Hijau yang merupakan area pantry dan breakout yang menjadi tempat beristirahat dan bersantai. 

Warna hijau dipilih karena secara psikologis selaras dengan cerminan kesegaran, relaksasi, ketenangan, dan kedamaian. 

Terakhir adalah Zona Biru yang mengakomodasi area coworking terbanyak dan area calling box. Warna biru dipilih memberi arti pada kecerdasan dan kepercayaan diri. 

Baca Juga: Solusi Membangun Rumah untuk Milenial sesuai Budget yang Dimiliki

Konsep kedua adalah Most Spacious Green Interior, dengan mengusung gaya desain  Transparant & see-Through

Konsep ini diwujudkan oleh Delution dengan pengaplikasian kaca dan pertisi non-solid pada beberapa elemen. 

Kecuali itu, seluruh dinding utama bangunan di-finishing dengan cermin sehingga pantulan cahaya matahari sangat sempurna dan merata ke seluruh area ini tanpa terkecuali. 

Efek dari penggunaan cermin ini membuat area terasa dua kali lipat lebih besar dan terasa sebagai kantor coworking terbesar. 

Konsep terakhir adalah Most Collaborative Spot

Di sini Delution membangun berbagai spot yang dapat digunakan pengguna untuk bisa berkerja dan berdiskusi bersama, yang tentunya tidak hanya di ruang meeting, namun hampir di setiap sudut dan area di kantor coworking ini. 

Tak cukup dengan ini saja, konsultan arsitek—yang awalnya digawangi oleh 4 anak muda dan kini sudah menjadi perusahaan konsultan besar dengan berbagai bidang bisnis yang terkait dengan arsitektur dan desain—membuat fitur-fitur yang multifungsi dan multiposisi, sehingga para pengguna bebas menentukan sendiri gaya diskusinya.

Baca Juga: Farpoint Gandeng 4 Agen Properti Berbasis Digital, Mudahkan Milenial dan Gen Z Punya Rumah

Baca Juga: Hunian Ramah Anak KGV3 di Karawang dari Citanusa Harga Mulai Rp300 Jutaan

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Kurangi Kemacetan, Transfer Point LRT Gunung Putri Diresmikan

Ranahrumah.com – TREN | Sarana transportasi publik yang baik dan memadai menjadi solusi masyarakat perkotaan, utamanya kota-kota besar seperti Jakarta. Ini dapat mengurangi beban biaya transportasi dan menurunkan polusi.

Di sisi lain, keberhasilan menata sarana transportasi publik akan dapat mengurangi stres, sehingga meningkatkan produktivitas masyarakat. 

Inilah yang mendorong pemerintah memperbanyak fasilitas sarana transportasi publik, baik transportasi massal maupun skala yang lebih kecil.

Agar lebih optimal, pembangunan sarana transportasi publik tersebut diintegrasikan dengan kawasan hunian, guna mempermudah masyarakat menempuh perjalanan. Sejalan dengan hal ini, Bambang Prihartono, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah meresmikan Transfer Point LRT Gunung Putri, di kawasan Podomoro Golf View, Cimanggis, Bogor pada Sabtu (21/04/2018) lalu. 

Baca Juga: AEON Supermarket di Eastvara Mall BSD City Buka Akhir 2024, Destinasi Belanja dan Kuliner Khas Jepang

Pemerintah menunjuk Agung Podomoro Land (APL) sebagai operator transfer point TOD Gunung Putri ini. Fasilitas yang disediakan di sini adalah area parkir luas, shuttle bus, terminal dan ruang tunggu yang nyaman, yang semuanya terkoneksi dengan fasilitas kawasan. 

Transfer Point TOD Gunung Putri mengintegrasikan jalur LRT (Light Rail Transit) dari arah bogor ke cawang (dan sebaliknya), jalur bus baik PPD, Damri, maupun Transjakarta. Presiden Direktur APL, Cosmas Batubara mengatakan sarana ini akan membuat PGV menjadi  kawasan hunian yang  easy to reach, easy to mobile.

Podomoro Golf View (PGV) dikembangkan di lahan seluas 60 hektar, berjarak 19 km dari Cawang, dan berada tepat di depan exit tol Cimanggis-Cikeas Tol Jagorawi.

Baca Juga: Real Estat Komersial di Asia Pasifik Inginkan Bangunan Bersertifikasi Hijau

Baca Juga: Groundbreaking Altea BLVD Kawasan Hunian Berkelanjutan di Cibubur Cocok untuk Healing

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

TV Sharp Aquos IIOTO, Desain Maskulin dan Feminin untuk Milenial

0

Ranahrumah.com-TV Sharp aquos IIOTO Series diluncurkan oleh Sharp Indonesia dnegan 2 seri terbaru, menyasar milenial.

Televisi menjadi peranti elektronik yang hampir selalu ada di setiap rumah. Hiburan elektronik yang memadukan gambar dan suara dalam satu sajian ini cukup mendapat tempat di hati setiap pemilik rumah.

Jadi hiburan rumah yang “lengkap” (ada gambar dan suara), televisi ditoton  selama 5 jam per hari.

Kepuasan menonton televisi diukur dari dua faktor yaitu kualitas gambar yang tajam dan suara yang maksimal. Adapun kenyamanan menonton TV dirasakan melalui kemudahan operasional untuk segala kebutuhan dan desain yang memenuhi karakter  ruang dan penggunanya.

Hal inilah yang melatarbelakangi PT Sharp Elektronics Indonesia meluncurkan dua seri TV terbaru dari tipe Aquos IIOTO, yaitu TV Sharp Aquos IIOTO Series 32” dan 24”.

Dua seri produk ini diakui Sharp diproduksi untuk memenuhi satu ceruk kebutuhan milenial terhadap TV yang belum tersedia di pasar saat ini.

Yang pertama, soal kualitas TV yang membri kepuasan tononan bagi kamum milenial ini. 

“Kami melihat pasar TV LED ukuran 24” – 32”cukup  potensial di kalangan millennial, namun dari model dan fitur yang ditawarkan dari ukuran ini sangat biasa dan standar. Oleh karena itu,  kami kembali meluncurkan AQUOS IIOTO Series yang disesuaikan dengan tren dan selera pasar saat ini,” ujar Andry Adi Utomo,  National Sales Sr. General Manager PT SHARP Electronics Indonesia.

Kebutuhan akan kualitas gambar dipenuhi dengan fitur layar HD Ready dan X2 Master Engine yang memberikan detail gambar yang tajam namun tidak membuat mata cepat lelah pada seri 32” maupun 24”.

Iwan Sunito: Fighting to Great Something

0

Ranahrumah.com – PROFIL | Iwan Sunito: Fighting to Great Something.

Everyone has a strory to tell. Setiap orang punya nilai pembelajaran yang bisa dibagikan kepada orang lain.

Inilah kisah sukses Iwan Sunito, putra asli Indonesia, yang menjadi raja properti di negeri seberang, Australia.

Iwan Sunito (Ge Cen Huan) lahir di Surabaya, 29 Juli 1966, dari rahim sang mama, Susana Satiowijaya (Tio Su Loen).

Sebulan setelah kelahirannya, Iwan pindah ke tanah kelahiran sang ayah, Handy Sunito (Ge Ping Kuang), di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Di sana ia melewatkan masa kecilnya dan tumbuh di tengah keluarga sederhana. 

Untuk menghidupi keluarga dan sekolah Iwan serta kakak adiknya, sang ayah membuka toko kelontong di kampung ini.

Sementara, sang mama berjualan kue kecil-kecilan.

Perjuangan keras orang tuanya untuk menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah terbaik, menjadi teladan yang dilihat langsung oleh Iwan Sunito sehari-hari.

Keteladanan ini rupanya membentuk karakter Iwan dalam perjalanan hidupnya kemudian. 

Baca Juga: Prisca Edwards, Sosok di Balik Kesuksesan Crown

Aksi Solidaritas Tupperware untuk Penanganan Covid-19

0

Ranahrumah.com-KESEHATAN | Aksi Solidaritas Tupperware untuk Penanganan Covid-19

Sampai Minggu (5/4/20) saat artikel ini ditulis,  informasi resmi dari laman Corona.jakarta.go.id mencatat kasus terkonfirmasi Covid-19 secara Nasional adalah 2.273 kasus pasien terinfeksi,  2.056 pasien dalam pengawasan, dan 2.502 orang dalam pemantauan.

Tercatat 164 pasien dinyatakan sembuh, sementara 198 lainnya meninggal.

Terus bertambahnya jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 ini, selain menuntut tersedianya rumah sakit-rumah sakit rujukan, juga adanya tenaga medis dan tenaga non medis di rumah sakit yang mencukupi.

Karyawan rumah sakit dan tenaga medis yang terdiri dari para dokter dan perawat ini lah yang berhadapan langsung dengan pasien.

Selain perlengkapan APD (Alat Pelindung Diri) yang lengkap, stamina dan tubuh yang sehat sangat diperlukan agar mereka tak mudah tertular virus corona dari pasien.

Tupperware pun menyadari betul pentingnya peran tenaga medis yang berjuang di garis dalam penanganan virus terhadap pasien terjangkit.  

Untuk itu, melalui aksi solidaritas untuk mendukung tenaga medis, Tupperware Indonesia menyediakan 3.000 produk wadah makan dan minum kepada tenaga medis di 6 rumah sakit yang ditunjuk pemerintah di DKI Jakarta untuk penanganan pasien virus corona ini.