Saturday, October 24, 2026
Home Blog Page 10

LG PuriCare AeroMini, Air Purifier Mini untuk Ruang hingga 27 m²

Ranahrumah.com – PRODUK | LG Electronics Indonesia memperkenalkan LG PuriCare™ AeroMini sebagai pilihan baru bagi penghuni rumah yang membutuhkan perangkat pemurni udara dengan ukuran lebih ringkas. Tingginya hanya 36 cm dengan diameter 25 cm, membuat perangkat ini mudah ditempatkan di berbagai area tanpa mengambil banyak ruang.

Kehadirannya juga memperluas pilihan dalam lini air purifier LG. Jika sebelumnya perangkat dengan jangkauan lebih luas dapat ditempatkan di ruang keluarga atau area utama rumah, AeroMini dirancang untuk kebutuhan ruang hingga sekitar 27 m²—seperti kamar tidur, ruang kerja, ruang belajar, maupun apartemen.

Dengan demikian, AeroMini tidak semata-mata menjadi versi lebih kecil dari air purifier berukuran besar. Air purifier mini ini menawarkan fleksibilitas untuk menghadirkan pemurnian udara secara lebih personal, sesuai kebutuhan setiap ruang.

Ukuran Mini yang Mudah Ditempatkan di Berbagai Ruang

Secara fisik, LG PuriCare AeroMini berbentuk seperti tabung dengan tinggi 36 cm dan diameter 25 cm. Ukuran tersebut membuatnya sekitar 37 persen lebih kecil dibanding LG PuriCare 360˚ Hit sebagai model yang diperkenalkan sebelumnya.

Bobotnya pun hanya sekitar 2,8 kg sehingga mudah dipindahkan dari satu ruang ke ruang lainnya. Perangkat dapat ditempatkan di lantai, meja, rak, maupun area lain yang sesuai tanpa membutuhkan ruang yang besar.

Ukuran mini ini sekaligus menjawab kebutuhan pengguna yang tidak selalu memerlukan air purifier berkapasitas besar. Untuk kamar tidur, ruang belajar anak, ruang kerja di rumah, hingga apartemen, cakupan sekitar 27 m² membuat kapasitas AeroMini lebih proporsional dengan ukuran ruang.

Baca Juga: Saat Satu Purifier Tak Cukup untuk Seluruh Bagian Rumah, LG PuriCare AeroMini Solusinya

Ukuran mini dan praktis LG PuriCare AeroMini
LG PuriCare AeroMini, air purifier modern dengan ukuran ringkas (mini dan kompak) dan performa tinggi, menjadi perangkat yang melengkapi estetika interior rumah. (Foto: LG Indonesia)

Sirkulasi Udara 360 Derajat untuk Membersihkan Udara dari Berbagai Arah

Ukurannya boleh mini, tetapi sistem kerja PuriCare AeroMini dirancang untuk memberikan sirkulasi udara dari berbagai arah.

Desain berbentuk tabung dengan titik sirkulasi udara yang mengelilingi tubuh perangkat memungkinkan udara kotor ditarik dari berbagai penjuru. Setelah melalui proses filtrasi, udara yang telah dibersihkan kemudian didistribusikan kembali ke ruang melalui bagian atas perangkat.

Konsep sirkulasi 360 derajat ini membuat proses pembersihan udara tidak hanya berfokus pada satu arah, sehingga sesuai untuk perangkat yang ditempatkan di tengah atau area terbuka sebuah ruang.

Filtrasi tiga lapis yang terdiri dari Pre Filter, HEPA H13, dan Deodorizing Filter pada LG PuriCare AeroMini menjanjikan kinerja pemurnian udara yang mumpuni. (Foto: LG)

Filter Tiga Lapis dengan HEPA H13

Kinerja pemurnian udara AeroMini didukung sistem filtrasi tiga lapis yang terdiri dari Pre Filter, HEPA H13, dan Deodorizing Filter.

Pre Filter berfungsi menyaring debu dan kotoran berukuran lebih besar. Selanjutnya, HEPA H13 bekerja menangkap partikel halus dan partikel mikroskopis yang terdapat di udara. Sementara Deodorizing Filter membantu mengurangi bau tidak sedap serta berbagai polutan tertentu.

Dalam informasi pengujiannya, sistem filtrasi ini memiliki kemampuan menyaring partikel berukuran hingga 0,01 mikrometer, termasuk berbagai partikel yang dapat terbawa di udara seperti bakteri, virus, dan partikel jamur.

Dengan sistem tersebut, AeroMini tidak hanya ditujukan untuk membuat udara terasa lebih nyaman, tetapi juga membantu menjaga kualitas udara di ruang yang digunakan sehari-hari.

Baca Juga: Mengenal LG PuriCare Dehumidifier, Solusi untuk Rumah Lembap dan Udara Tercemar

Hanya 25 Watt, Lebih Ekonomis untuk Penggunaan Terus-Menerus

Salah satu hal yang menarik dari LG PuriCare AeroMini adalah konsumsi dayanya yang hanya 25 watt.

Angka ini membuatnya relatif ekonomis untuk perangkat yang memang dirancang bekerja dalam waktu lama, bahkan sepanjang hari. Berdasarkan estimasi yang diberikan, penggunaan dalam durasi panjang umumnya dapat berada di bawah Rp2.000 per hari, meski biaya sebenarnya tetap bergantung pada tarif listrik dan lama penggunaan di masing-masing rumah.

Bagi pengguna yang ingin menjaga kualitas udara secara konsisten, konsumsi daya menjadi pertimbangan penting. Perangkat yang hemat energi membuat kebiasaan menyalakan air purifier lebih lama terasa lebih ringan dari sisi penggunaan listrik.

Senyap untuk Tidur dan Bekerja

Selain konsumsi daya, kenyamanan juga menjadi perhatian.

LG PuriCare AeroMini memiliki tingkat kebisingan sekitar 25 dB pada Sleep Mode, atau dalam informasi peluncurannya disebut serendah 26 dB. Tingkat suara yang rendah ini membuatnya cocok ditempatkan di area yang membutuhkan ketenangan, termasuk kamar tidur maupun ruang kerja.

“Pengoperasian nyaris tanpa bunyi inilah yang membuatnya tepat diletakkan dimanapun yang membutuhkan ketenangan. Dari sisi tempat tidur maupun area bekerja di rumah yang membutuhkan konsentrasi,” ungkap Satrio Purnomo, Head of Product Marketing ES LG Electronics Indonesia.

Pantau Kualitas Udara melalui LG ThinQ™

LG PuriCare AeroMini juga membawa fungsi smart living melalui integrasi dengan LG ThinQ™.

Melalui aplikasi pada smartphone, pengguna dapat mengaktifkan berbagai fungsi sekaligus memantau kondisi kualitas udara di dalam ruangan. Perangkat juga memiliki empat lampu indikator dengan warna berbeda yang memberikan informasi mengenai kondisi udara secara langsung.

Dengan begitu, pengguna tidak harus selalu menunggu sampai udara terasa pengap atau berdebu untuk menyalakan perangkat. Kondisi udara dapat dipantau dan pengoperasian disesuaikan melalui sistem pintar yang tersedia.

Baca Juga: Atasi Polusi Udara Mulai dari Rumah, Kenali 6 Pemicu dan Sumbernya

Aksesori berupa wadah multifungsi untuk menempatkan tanaman atau bunga menjadikan LG PuriCare AeroMini elemen interior yang estetis. (Foto: LG)

Air Purifier yang Bisa Menyatu dengan Interior

Satu hal yang cukup menarik dari AeroMini adalah pendekatan desainnya.

Bodi berwarna putih dengan bentuk sederhana membuatnya lebih mudah menyatu dengan interior. Bahkan LG menyediakan sejumlah aksesori tambahan yang membuat perangkat ini dapat tampil lebih menyerupai bagian dari furnitur dan dekorasi rumah.

Aksesori tersebut meliputi leather handle untuk memudahkan pemindahan, wadah multifungsi untuk menempatkan tanaman atau bunga, serta aksesori berupa permukaan meja mini yang dapat dimanfaatkan untuk meletakkan benda-benda kecil seperti smartphone, kacamata, atau buku.

Pendekatan ini membuat air purifier tidak lagi harus selalu tampil sebagai perangkat elektronik yang berdiri sendiri. Ia dapat ditempatkan di kamar tidur, ruang kerja, atau sudut rumah dengan fungsi yang sekaligus mendukung tampilan ruang

Untuk Ruang Kecil, tetapi Bukan Hanya untuk Rumah Kecil

PuriCare AeroMini memang cocok untuk ruang berukuran kecil hingga sekitar 27 m². Namun, kehadirannya tidak secara khusus ditujukan hanya bagi penghuni apartemen atau rumah mungil.

Pemilik rumah besar yang sebelumnya sudah memiliki air purifier dengan jangkauan lebih luas pun dapat memanfaatkannya sebagai perangkat tambahan. Misalnya, satu unit berukuran besar tetap ditempatkan di ruang keluarga, sementara PuriCare AeroMini dapat digunakan di kamar tidur, ruang belajar anak, atau ruang kerja.

Dengan bobot ringan dan konsumsi daya rendah, perangkat dapat dipindahkan mengikuti aktivitas penghuni. Pagi hari berada di ruang kerja, kemudian berpindah ke kamar tidur pada malam hari.

Di sinilah ukuran mini PuriCare AeroMini justru menjadi keunggulan: bukan menggantikan perangkat besar, melainkan melengkapinya.

Harga LG PuriCare AeroMini Mulai Rp1 Jutaan

Dengan berbagai fungsi tersebut, LG PuriCare™ AeroMini dipasarkan di Indonesia dengan kisaran harga Rp1 jutaan.

Perangkat ini telah tersedia melalui berbagai toko elektronik maupun platform pembelian daring utama di Indonesia.

Kehadirannya memberikan pilihan baru bagi pengguna yang membutuhkan air purifier untuk ruang yang lebih personal—dengan ukuran yang mudah ditempatkan, konsumsi listrik yang ekonomis, serta desain yang lebih mudah menyatu dengan interior.

Baca Juga: Perangkat Berkebun dalam Ruang dari LG

Catatan Ranahrumah

Yang menarik dari LG PuriCare AeroMini bukan sekadar kemampuannya menghadirkan air purifier dalam ukuran yang lebih kecil. Produk ini menunjukkan bagaimana perangkat rumah tangga mulai dirancang mengikuti cara manusia menggunakan ruang.

Ketika satu rumah memiliki banyak aktivitas dan setiap ruang memiliki kebutuhan berbeda, perangkat dengan ukuran yang tepat justru bisa menjadi solusi yang lebih efisien. Air purifier mini ini dapat menjadi unit tambahan untuk rumah yang sudah memiliki air purifier berukuran besar, sekaligus menjadi pilihan utama bagi ruang yang memang tidak membutuhkan jangkauan seluas itu.

Dengan kata lain, mini bukan berarti sekadar diperkecil. Ukuran yang ringkas justru membuka fleksibilitas baru dalam menjaga kualitas udara di berbagai ruang rumah. (RR)

Cek berita produk terbaru atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

    Saat Satu Purifier Tak Lagi Cukup untuk Seluruh Bagian Rumah, LG PuriCare AeroMini Solusinya

    Ranahrumah.com – GAYA HIDUP | Banyak orang merasa cukup memiliki satu air purifier di rumah. Perangkat itu biasanya ditempatkan di ruang keluarga atau ruang yang paling sering digunakan bersama. Namun, seiring berubahnya pola aktivitas penghuni, muncul kebutuhan baru yang sebelumnya jarang terpikirkan.

    Saat bekerja dari rumah berpindah ke ruang kerja, anak lebih banyak belajar di kamar, atau waktu istirahat di kamar tidur semakin panjang, kualitas udara yang nyaman tidak lagi dibutuhkan hanya di satu ruangan (living room). Memindahkan air purifier berukuran besar setiap kali berganti aktivitas tentu bukan pilihan yang praktis.

    Karena itulah kebutuhan akan air purifier pun ikut berkembang. Bukan lagi sekadar mencari perangkat dengan jangkauan terbesar, melainkan memilih kapasitas yang sesuai dengan ukuran ruang, mudah dipindahkan mengikuti aktivitas, hemat energi, dan tampil menarik sehingga dapat menyatu dengan interior rumah.

    Perubahan cara pandang inilah yang kemudian mendorong hadirnya generasi baru air purifier berukuran mini dan kompak yang dirancang untuk gaya hidup modern.

    Baca Juga: Ruang Servis Butuh Udara Segar, Pengudaraan Alami dan Teknologi Ini Bisa Jadi Solusi

    Ketika Perangkat Elektronik Menjadi Bagian dari Interior

    Hunian modern tak lagi sekadar mengejar fungsi. Penampilan perangkat elektronik pun semakin diperhatikan agar selaras dengan desain ruang.

    Perangkat dengan desain minimalis dan warna netral lebih mudah menyatu dengan berbagai gaya interior, mulai dari Scandinavian hingga Japandi. Bahkan kini muncul konsep object collection, ketika sebuah perangkat elektronik dirancang menyerupai dekorasi rumah sehingga tidak terasa mengganggu tampilan ruang.

    Beberapa produsen bahkan menyediakan aksesori tambahan seperti pegangan kulit, wadah tanaman kecil, hingga meja mini agar perangkat dapat berfungsi sekaligus sebagai elemen dekoratif.

    Baca Juga: Rumah Masa Kini Perlu Lebih Personal, Intip Inspirasinya di LG K-House bersama Choi Minho

    LG PuriCare AeroMini, air purifier modern dengan ukuran ringkas (mini dan kompak) dan performa tinggi, menjadi perangkat yang melengkapi estetika interior rumah. (Foto: LG Indonesia)

    Fleksibel Mengikuti Aktivitas Penghuni

    Kehidupan modern membuat aktivitas sering berpindah dari satu ruang ke ruang lain.

    Pagi hari bekerja di ruang kerja, siang menemani anak belajar, malam berpindah ke kamar tidur. Karena itu perangkat yang ringan menjadi lebih praktis. Dengan bobot yang ringan, air purifier dapat dipindahkan mengikuti aktivitas tanpa membutuhkan instalasi khusus.

    Ukuran Ringkas, Tetap Mendukung Udara Bersih

    Meski lebih kecil, air purifier modern tetap dibekali teknologi filtrasi berlapis yang mampu membantu menyaring debu, partikel halus, hingga mengurangi bau tidak sedap di dalam ruangan.

    Sebagian model juga telah dilengkapi konektivitas aplikasi sehingga pengguna dapat memantau kualitas udara langsung melalui smartphone.

    Perkembangan ini menunjukkan bahwa ukuran tidak lagi menjadi satu-satunya penentu performa sebuah perangkat.

    Baca Juga: Peran Filter HEPA pada Air Purifier untuk Menciptakan Udara Bersih dan Sehat

    Satrio Purnomo, Head of Product Marketing ES of LG Electronics Indonesia bersama tim saat memperkenalkan LG PuriCare AeroMini di LG K-House Central Park Jakarta pada 6/9/26. (Foto: Erly/Ranahrumah.com)

    LG PuriCare™ AeroMini Menjawab Kebutuhan Hunian Masa Kini

    Perubahan kebutuhan inilah yang mulai dibaca para produsen perangkat rumah tangga. Alih-alih hanya menghadirkan air purifier berkapasitas besar, kini mulai bermunculan perangkat yang dirancang khusus untuk ruang-ruang berukuran lebih kecil dengan desain yang lebih fleksibel dan menyatu dengan interior. Salah satunya adalah LG PuriCare™ AeroMini yang diperkenalkan LG Electronics Indonesia pada 6 Agustus 2026.

    “Dengan ruang hunian semakin kompak air purifier ini sengaja didesain untuk membuat penggunaannya tidak memakan tempat sekaligus fleksibel untuk dipindah-pindahkan sesuai kebutuhan,” ujar Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia.

    Air purifier terbaru LG ini dirancang khusus untuk ruangan hingga sekitar 27 meter persegi dengan bodi yang jauh lebih ringkas dibanding lini sebelumnya. Konsumsi dayanya hanya sekitar 25 watt sehingga ekonomis digunakan dalam waktu lama.

    “Pengoperasian nyaris tanpa bunyi membuat air purifier mini ini tepat diletakkan di mana pun yang membutuhkan ketenangan. Dari sisi tempat tidur maupun area bekerja di rumah yang membutuhkan konsentrasi,” ujar Satrio Purnomo, Head of Product Marketing ES of LG Electronics Indonesia.

    Baca Juga: Mengenal Performa PuriCare AeroBooster dan PuriCare AeroHit

    Salah satu aksesori berupa meja bulat yang bisa dipasang di atas perangkat LG PuriCare AeroMini menjadi solusi fungsional sekaligus estetik bagi interior rumah. (Foto: LG Indonesia)

    LG PuriCare AeroMini mengusung sistem filtrasi tiga lapis yang terdiri dari Pre Filter yang berfungsi menyaring debu berukuran besar, HEPA Filter yang efektif menangkap debu halus serta partikel mikroskopis di udara. Deodorizing Filter yang membantu mengurangi bau tidak sedap serta berbagai polutan udara.

    Berbentuk tabung yang memungkinkan sirkulasi udara 360 derajat, perangkat ini juga mendukung aplikasi LG ThinQ™ untuk pemantauan kualitas udara secara real time. Kehadiran aksesori tambahan berupa pegangan kulit, wadah tanaman, hingga meja mini membuatnya lebih mudah menyatu dengan interior rumah modern. (RR)

    Catatan Ranahrumah

    LG tampaknya tidak sekadar mengecilkan ukuran air purifier yang sudah ada. AeroMini dirancang untuk mengisi celah kebutuhan yang selama ini belum banyak disentuh, yakni perangkat pemurni udara untuk ruang berukuran kecil seperti kamar tidur, ruang kerja, atau apartemen studio. Pendekatan ini menarik karena membuat pengguna dapat melengkapi perangkat yang sudah dimiliki sebelumnya (yang berkapasitas besar) dengan perangkat baru yang lebih ringkas untuk penggunaan yang lebih fleksibel di ruang yang lebih kecil. Dengan konsumsi daya hanya 25 watt dan ukuran yang ringkas, LG PuriCare AeroMini menawarkan solusi yang lebih proporsional, baik dari sisi kebutuhan ruang maupun efisiensi penggunaan sehari-hari.

    Cek berita terbaru atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

      Mengapa AC Tidak Menggunakan Filter HEPA? Mengenal Perbedaan HEPA dan MERV

      Ranahrumah.com – INSIGHT | Selama ini, ketika berbicara tentang pemurnian udara, banyak orang langsung menyebut filter HEPA sebagai pilihan terbaik. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya keliru. HEPA memang dikenal memiliki kemampuan menyaring partikel berukuran sangat kecil dengan efisiensi yang sangat tinggi.

      Namun, ketika Sharp memperkenalkan AIREST sebagai AC split pertama di dunia yang menggunakan Built-in MERV 14 Certified Filter, muncul pertanyaan yang menarik. Mengapa bukan HEPA? Bukankah filter HEPA selama ini dianggap sebagai standar terbaik untuk menghasilkan udara yang lebih bersih?

      Jawabannya ternyata bukan soal mana yang lebih unggul, melainkan mana yang paling tepat digunakan sesuai fungsi dan cara kerja perangkatnya.

      Baca Juga: Rumah Modern Kini Membutuhkan AC sekaligus Air Purifier, Sharp Menjawabnya dengan Lewat AIREST

      Mengenal HEPA, Filter yang Selama Ini Menjadi Acuan

      Jika diibaratkan sebagai penyaring, HEPA merupakan “penjaga gerbang” yang sangat ketat. Filter ini dirancang untuk menangkap partikel berukuran sangat kecil hingga 0,3 mikron dengan tingkat efisiensi mencapai 99,97 persen. Debu halus, serbuk sari, bakteri, hingga sebagian partikel pembawa virus dapat disaring dengan sangat baik.

      Karena kemampuannya tersebut, filter HEPA banyak digunakan pada air purifier, ruang operasi rumah sakit, laboratorium, hingga berbagai lingkungan yang membutuhkan kualitas udara dengan tingkat kebersihan tinggi.

      Standar HEPA sendiri telah berkembang menjadi acuan internasional melalui berbagai standar, seperti EN1822 di Eropa dan ISO 29463 yang digunakan secara global. Dengan kata lain, ketika sebuah produk menggunakan filter HEPA, ada standar efisiensi yang harus dipenuhi.

      Baca Juga: Udara Sehat dan Bersih Wajib Dihirup, Ini Peran Filter HEPA pada Air Purifier

      Filter HEPA dirancang untuk menangkap partikel berukuran sangat kecil hingga 0,3 mikron dengan tingkat efisiensi mencapai 99,97 persen. Filter ini banyak digunakan pada air purifier, ruang operasi rumah sakit, laboratorium, hingga berbagai lingkungan yang membutuhkan kualitas udara dengan tingkat kebersihan tinggi.

      Apa Itu MERV dan Mengapa Jarang Dibicarakan?

      Berbeda dengan HEPA, MERV bukan nama sebuah jenis filter, melainkan sistem penilaian terhadap kemampuan filter dalam menyaring partikel udara.

      MERV merupakan singkatan dari Minimum Efficiency Reporting Value, yaitu standar yang dikembangkan oleh ASHRAE (American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers) untuk mengukur kemampuan filter pada sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC).

      Semakin tinggi angka MERV, semakin baik kemampuan filter menangkap partikel berukuran kecil. Salah satu tingkat yang banyak digunakan pada bangunan komersial dan sistem HVAC berkinerja tinggi adalah MERV 14.

      Filter pada kelas ini mampu menangkap sekitar 75–84 persen partikel berukuran 0,3–1,0 mikron, serta lebih dari 90 persen partikel yang berukuran lebih besar, seperti debu, bulu hewan peliharaan, dan serbuk sari.

      Baca Juga: Mengenal Penjernih Udara Purefit Sharp yang Dilengkapi 3 Filter dan Plasmacluster

      Mengapa AC Tidak Menggunakan Filter HEPA?

      Sekilas, menggunakan HEPA pada AC terdengar seperti pilihan terbaik. Namun, kenyataannya tidak sesederhana itu.

      Bayangkan kamu mencoba bernapas melalui masker yang sangat tebal. Udara memang terasa lebih tersaring, tetapi kamu juga harus mengeluarkan tenaga lebih besar untuk menarik napas. Prinsip yang hampir sama terjadi pada sistem pendingin udara.

      Karena memiliki struktur yang sangat rapat, filter HEPA memberikan hambatan aliran udara (airflow) yang tinggi. Agar udara tetap mengalir dengan lancar, dibutuhkan kipas dan sistem mekanis yang jauh lebih kuat. Itulah sebabnya filter HEPA lebih banyak digunakan pada air purifier yang memang sejak awal dirancang khusus untuk bekerja dengan media penyaring yang sangat rapat.

      Sebaliknya, sistem AC harus mampu mengalirkan udara dalam jumlah besar ke seluruh ruangan secara terus-menerus. Jika hambatan udara terlalu tinggi, performa pendinginan dapat menurun, konsumsi energi meningkat, dan beban kerja mesin menjadi lebih berat.

      Baca Juga: Sharp AIREST, AC Premium dengan Air Purifier Built-in dan Filter MERV 14

      Selanjutnya: Mengapa MERV 14 menjadi Pilihan untuk AC (Halaman 2)

      Sharp AIREST, AC Premium dengan Air Purifier Built-in dan Filter MERV 14

      Ranahrumah.com – PRODUK | Di segmen AC premium, inovasi kini tidak lagi hanya berbicara tentang kemampuan mendinginkan ruangan. Kualitas udara, efisiensi energi, kemudahan pengoperasian, hingga desain menjadi bagian penting yang semakin dipertimbangkan konsumen. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Sharp Electronics Indonesia menghadirkan AIREST, AC split yang memadukan fungsi pendingin udara dan air purifier dalam satu perangkat.

      Tidak berhenti pada konsep dua fungsi, Sharp juga membekali AIREST dengan sejumlah teknologi yang saling melengkapi, mulai dari filter MERV 14, Plasmacluster Ion, Coanda Airflow, hingga inverter dan AIoT. Seluruh teknologi tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman menggunakan AC yang tidak hanya sejuk, tetapi juga lebih nyaman, praktis, dan mendukung kualitas udara di dalam rumah.

      Pendingin Udara dan Air Purifier dalam Satu Sistem

      Sharp AIREST dirancang sebagai solusi dua fungsi dalam satu perangkat, yakni sebagai pendingin udara sekaligus pemurni udara. Pendekatan ini menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan perangkat rumah tangga yang lebih praktis tanpa harus menempatkan dua perangkat berbeda di dalam ruangan.

      Menurut President Director PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka, konsumen kini tidak lagi membeli AC hanya untuk menghasilkan udara dingin. Mereka juga menginginkan rumah yang lebih nyaman, sehat, hemat energi, dan tetap selaras dengan estetika interior. Karena itulah Sharp mengembangkan AIREST sebagai perangkat yang mengintegrasikan fungsi pendinginan dan pemurnian udara dalam satu sistem.

      Baca Juga: Rumah Modern Kini Membutuhkan AC sekaligus Air Purifier, Sharp Menjawabnya dengan AIREST

      Peluncuran Sharp AIREST oleh manajemen Sharp Indonesia
      Manajemen Sharp Indonesia meluncurkan Sharp AIREST, AC Split pertama di dunia dengan MERV 14 Certified Filter yang sekaligus dibuilt-in dengan air purifier. (Foto: IST, Dok. Sharp Indonesia)

      Udara Tetap Bersih Berkat Filter MERV 14

      Salah satu teknologi utama yang dibawa Sharp AIREST adalah penggunaan Built-in MERV 14 Certified Filter, yang diklaim menjadi yang pertama diterapkan pada AC split.

      Filter ini dirancang untuk membantu menyaring partikel debu halus, alergen, serta berbagai partikel berukuran kecil yang berpotensi menurunkan kualitas udara di dalam ruangan.

      Sharp memilih filter MERV 14 karena mampu memberikan keseimbangan antara kemampuan filtrasi dan kelancaran aliran udara. “Berbeda dengan filter HEPA yang memiliki struktur sangat rapat sehingga membutuhkan sistem sirkulasi khusus, filter MERV 14 tetap memungkinkan udara mengalir dengan optimal pada sistem AC rumah tanpa mengurangi performa pendinginan,” jelas Yudha Eka Putra, AC & Purifier Product Strategy Manager PT Sharp Electronics Indonesia.

      Kombinasi tersebut membuat kualitas udara tetap terjaga tanpa mengorbankan kenyamanan penggunaan sehari-hari.

      Baca Juga: Mengapa AC Tidak Menggunakan Filter HEPA? Mengenal Perbedaan HEPA dan MERV

      Membersihkan Udara Secara Aktif dengan Plasmacluster

      Selain mengandalkan penyaringan melalui filter, Sharp AIREST juga dilengkapi teknologi Plasmacluster Ion.

      Teknologi ini bekerja dengan melepaskan ion positif dan negatif ke seluruh ruangan untuk membantu menjaga kualitas udara tetap segar. Dengan demikian, proses pemurnian udara tidak hanya berlangsung secara pasif melalui filter, tetapi juga didukung mekanisme aktif yang menjangkau berbagai area ruangan.

      Baca Juga: Plasmacluster, Inovasi Ion Udara dari Sharp yang Mengubah Dunia

      Sejuk Merata dengan Teknologi Coanda Airflow

      Kenyamanan tidak hanya ditentukan oleh suhu ruangan, tetapi juga cara udara dialirkan.

      Sharp membekali AIREST dengan teknologi Coanda Airflow, yang mengarahkan hembusan udara terlebih dahulu ke bagian atas (langit-langit) atau menempel pada bidang terdekat. Cara kerja ini membantu menghasilkan kesejukan yang lebih nyaman karena udara dingin tidak langsung mengenai tubuh.

      Teknologi tersebut juga membantu menciptakan distribusi suhu yang lebih merata sehingga ruangan terasa sejuk tanpa sensasi hembusan dingin yang berlebihan.

      Aliran Udara Tetap Kuat Berkat Centrifugal Fan

      Penggunaan filter dengan kemampuan penyaringan tinggi umumnya berpotensi menghambat aliran udara. Untuk mengatasinya, Sharp menyematkan empat Centrifugal Fan yang dirancang agar udara tetap mengalir dengan kuat melalui sistem filtrasi.

      Didukung teknologi Dual Long Panel Airflow, hembusan udara bahkan mampu menjangkau hingga 15 meter sehingga pendinginan tetap merata, termasuk pada ruangan berukuran besar.

      Lebih Praktis dengan Smart Air Quality Indicator dan AIoT

      Sharp AIREST juga dilengkapi Smart Air Quality Indicator yang menampilkan kondisi kualitas udara di dalam ruangan secara real time melalui indikator warna.

      Ketika kualitas udara menurun atau filter perlu diganti, sistem akan memberikan notifikasi sehingga pengguna dapat melakukan perawatan pada waktu yang tepat.

      Kemudahan tersebut dilengkapi teknologi AIoT, yang memungkinkan pengguna mengontrol suhu, memantau kualitas udara, hingga melihat konsumsi listrik melalui aplikasi pada smartphone, baik saat berada di rumah maupun di luar rumah.

      Hemat Energi dengan Teknologi Inverter

      Selain menghadirkan udara yang lebih bersih, Sharp AIREST juga menggunakan teknologi Inverter yang diklaim mampu menghemat konsumsi listrik hingga 60 persen dibandingkan AC non-inverter.

      Teknologi ini membantu menjaga suhu ruangan tetap stabil sekaligus membuat penggunaan energi menjadi lebih efisien, terutama untuk pemakaian dalam jangka waktu lama.

      Baca Juga: Kelebihan Teknologi Inverter Vs Watt Rendah pada AC

      AC Sharp AIREST menggunakan built-in MERV 14 Certified Filter. (Foto: IST, Dok. Sharp Indonesia)

      Desain Premium yang Menyatu dengan Interior

      Sharp juga memberi perhatian pada sisi estetika. AIREST hadir dengan desain premium yang mengusung garis lengkung modern sehingga lebih mudah dipadukan dengan berbagai gaya interior, mulai dari Japandi, modern minimalis, hingga contemporary luxury.

      Menurut Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, konsumen kini semakin mempertimbangkan desain sebagai bagian dari alasan memilih perangkat elektronik rumah tangga. Karena itu, AIREST dirancang agar tidak hanya berfungsi sebagai pendingin udara, tetapi juga menjadi elemen yang melengkapi tampilan ruang.

      Harga dan Promo Peluncuran

      Sharp AIREST dipasarkan dengan harga sekitar Rp13 juta dan menyasar segmen premium.

      Produk ini tersedia melalui jaringan Sharp Authorized Dealer, toko elektronik modern, dealer tradisional, kanal proyek (B2B), serta Sharp Official Store di berbagai platform e-commerce.

      Selama periode peluncuran 5–17 Agustus 2026, Sharp bekerja sama dengan Blibli menghadirkan promo eksklusif berupa gratis biaya pemasangan, pipa instalasi sepanjang lima meter, serta cashback hingga Rp1 juta.

      Siapa yang Cocok Menggunakan Sharp AIREST?

      Dengan kombinasi teknologi yang ditawarkan, Sharp AIREST ditujukan bagi pengguna yang menginginkan lebih dari sekadar pendingin udara.

      Produk ini dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang memiliki anak kecil atau lansia, penghuni apartemen maupun rumah modern yang mengutamakan efisiensi ruang, pemilik hewan peliharaan, hingga pengguna yang sensitif terhadap debu dan alergen. Kehadiran fungsi pendingin udara dan pemurni udara dalam satu perangkat juga memberikan nilai tambah bagi mereka yang menginginkan rumah tetap rapi tanpa perlu menambah banyak perangkat elektronik. (RR)

      Baca Juga: 4 Pilihan Vacuum Cleaner Sharp: Tips Memilih agar Sesuai Kebutuhan

      Insight Ranahrumah

      Yang menarik dari Sharp AIREST bukan hanya banyaknya teknologi yang disematkan, melainkan cara seluruh teknologi tersebut saling melengkapi. Filter MERV 14 menjaga kualitas udara tanpa menghambat aliran udara, Plasmacluster bekerja secara aktif membantu menjaga udara tetap bersih, sementara Coanda Airflow membuat kesejukan terasa lebih nyaman. Dipadukan dengan desain yang menyatu dengan interior, AIREST menunjukkan bahwa perangkat elektronik rumah kini tidak lagi hanya mengutamakan performa, tetapi juga pengalaman hidup penghuninya.

      Cek berita produk terbaru atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

      Rumah Modern Kini Membutuhkan AC Sekaligus Air Purifier, Sharp Menjawabnya Lewat AIREST

      Ranahrumah.com – TREN | Selama bertahun-tahun, memilih AC identik dengan mencari perangkat yang mampu mendinginkan ruangan secepat mungkin. Kini, cara pandang itu mulai berubah. Seiring meningkatnya perhatian terhadap kualitas hidup di rumah, banyak keluarga mulai mempertimbangkan kualitas udara sebagai bagian dari kenyamanan sehari-hari. Faktanya, udara dingin tak identik dengan udara bersih.

      Perubahan gaya hidup juga mengubah cara masyarakat memilih AC. Kini, AC tidak lagi dipandang sebagai peralatan yang hanya ditempel di dinding, melainkan menjadi bagian dari estetika ruang.

      Perubahan kebutuhan inilah yang mendorong PT Sharp Electronics Indonesia menghadirkan AIREST, perangkat yang memadukan fungsi pendingin udara dan air purifier dalam satu solusi.

      AIREST bukan sekadar perangkat elektronik, tetapi juga elemen desain yang melengkapi karakter sebuah ruang. Melalui desain elegan dengan garis lengkung yang presisi dan tampilan premium, AIREST dirancang agar menyatu dengan berbagai konsep interior, mulai dari Japandi, Modern Minimalist, hingga Contemporary Luxury.

      Rumah Modern Membutuhkan Lebih dari Sekadar Udara Sejuk

      Seiring berkembangnya desain hunian modern, rumah-rumah masa kini semakin mengutamakan efisiensi ruang. Konsep terbuka (open space), bukaan kaca yang lebar, serta furnitur yang ringkas membuat rumah terasa lebih lapang dan nyaman. Namun, di balik perubahan tersebut muncul tantangan baru yang sering kali luput dari perhatian, yaitu kualitas udara di dalam ruangan.

      Berbagai penelitian menunjukkan bahwa manusia menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam ruangan. Debu halus, alergen, bulu hewan peliharaan, hingga berbagai polutan dapat terus bersirkulasi di dalam rumah tanpa disadari. Hal ini menjadi penyebab polusi udara di dalam ruangan bisa mencapai 5 kali lipat dari di luar ruangan. Karena itu, menciptakan hunian yang sehat kini tidak hanya berkaitan dengan pencahayaan, ventilasi, atau penataan ruang, tetapi juga udara yang dihirup setiap hari.

      Kondisi ini pula yang mendorong meningkatnya perhatian terhadap perangkat elektronik yang mampu membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah.

      Baca Juga: Sharp AIREST, AC Premium dengan Air Purifier Built-in dan Filter MERV 14

      Manajemen Sharp Indonesia meluncurkan Sharp AIREST, AC Split pertama di dunia dengan MERV 14 Certified Filter yang sekaligus dibuilt-in dengan air purifier. (Foto: IST, Dok. Sharp Indonesia)

      Dari Pendingin Udara Menjadi Bagian dari Gaya Hidup Sehat

      Menurut President Director PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka, kebutuhan masyarakat terhadap AC telah mengalami perubahan. Kini, konsumen tidak lagi hanya menginginkan ruangan yang dingin, tetapi juga rumah yang lebih nyaman, sehat, hemat energi, dan tetap selaras dengan estetika interior.

      Perubahan gaya hidup yang semakin dinamis membuat banyak orang menginginkan perangkat yang praktis sekaligus multifungsi. Di sisi lain, ukuran rumah yang cenderung lebih kompak juga mendorong pemilik rumah untuk memilih perangkat yang dapat menghemat ruang tanpa mengurangi fungsinya.

      “Kami melihat konsumen Indonesia semakin mengutamakan kualitas hidup. Mereka mencari produk yang hemat energi, memiliki teknologi pintar, tampil elegan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi kesehatan keluarga. AIREST, AC inverter ini hadir untuk menjawab ekspektasi tersebut dan memperkuat posisi SHARP di segmen premium air conditioner,” ungkap Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia (5/8/2026).

      Melihat kebutuhan tersebut, Sharp menghadirkan AIREST dengan konsep “When Cooling Meets Purifying”, yaitu menggabungkan fungsi AC dan air purifier dalam satu perangkat. Pendekatan ini memungkinkan penghuni rumah menikmati kesejukan ruangan sekaligus kualitas udara yang lebih bersih tanpa perlu menambah perangkat terpisah.

      “Kami tidak ingin pengguna harus memilih antara AC dan air purifier. AIREST mengintegrasikan keduanya menjadi satu sistem yang bekerja secara harmonis. Hasilnya bukan hanya ruangan yang sejuk, tetapi juga kualitas udara yang lebih baik, dengan pengoperasian yang lebih praktis dan desain yang tetap elegan,” jelas Yudha Eka Putra, AC & Purifier Product Strategy Manager PT Sharp Electronics Indonesia.

      Baca Juga: Atasi Polusi Udara Mulai dari Rumah: Ini 6 Pemicu dan Sumbernya

      AC AIREST, pendingin ruang sekaligus air purifier dari Sharp. (Foto: IST, Dok. Sharp Indonesia)

      Ketika Teknologi Menyatu dengan Kehidupan Sehari-hari

      Alih-alih hanya berfokus pada kemampuan mendinginkan ruangan, AIREST dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih menyeluruh. Perangkat ini membantu menyaring partikel di udara, memantau kualitas udara di dalam ruangan secara real time, serta dapat dikendalikan melalui aplikasi sehingga lebih mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

      Berbeda dengan AC konvensional, Sharp AIREST bekerja dengan pendekatan yang lebih menyeluruh terhadap kualitas udara dengan spesifikasi teknis unggul. Pemakaian filter MERV 14 yang tertanam di dalam unit AC mampu menyaring hingga 99,9% partikel debu. Plasmacluster Ion Technology melepaskan ion positif dan negatif yang menyebar ke seluruh ruangan untuk membantu menjaga udara tetap segar dan sehat. Fan centrifugal yang membuat aliran udara tetap kuat menyebar hingga 15 meter jauhnya di dalam ruang. Serta teknologi Coanda yang meniupkan udara dingin dari AC ke atas (langit-langit) atau menempel pada bidang terdekat sehingga udara dingin tidak langsung mengenai tubuh.

      Tidak kalah penting, Sharp juga memberi perhatian pada tampilannya. Desain yang elegan membuat perangkat ini lebih mudah menyatu dengan berbagai gaya interior, mulai dari Japandi hingga modern minimalis. Kehadirannya tidak lagi sekadar sebagai perangkat elektronik yang menempel di dinding, tetapi menjadi bagian dari penataan ruang.

      Bagi banyak keluarga modern, pendekatan seperti ini semakin relevan. Perangkat rumah tangga tidak hanya dinilai dari spesifikasi teknisnya, tetapi juga dari kemampuannya menghadirkan kenyamanan, efisiensi, dan tampilan yang selaras dengan karakter rumah.

      Baca Juga: Mengapa AC Tidak Menggunakan Filter HEPA? Mengenal Perbedaan HEPA dan MERV

      Baca Juga: Mengenal Teknologi J-Tech Inverter pada Ac Sharp

      Udara Bersih Menjadi Bagian dari Rumah yang Sehat

      Pentingnya kualitas udara di dalam rumah juga disampaikan oleh dr. Januar Habibi, B.Med.Sc, Sp.P. Menurutnya, paparan debu halus, alergen, maupun polutan di dalam ruangan dapat meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, serta individu yang lebih rentan.

      Karena itu, selain menjaga kebersihan rumah dan memastikan ventilasi berjalan baik, penggunaan perangkat yang dilengkapi sistem penyaringan udara dapat menjadi salah satu upaya membantu menjaga kualitas udara di dalam ruangan.

      Komitmen tersebut juga diwujudkan Sharp melalui kampanye “Ciptakan Udara Sehat untuk Indonesia” yang dijalankan bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa udara bersih merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat di rumah.

      Baca Juga: Bagaimana Cara Kerja Teknologi Plasmacluster Sharp?

      Saat Perangkat Rumah Tangga Menjadi Bagian dari Interior

      Pandangan serupa juga dirasakan oleh Teuku Wisnu, seorang ayah sekaligus pegiat teknologi dan desain rumah. Ia melihat bahwa memilih perangkat elektronik kini bukan lagi semata-mata soal spesifikasi, tetapi juga bagaimana perangkat tersebut mendukung kenyamanan keluarga sekaligus menyatu dengan desain rumah.

      Menurutnya, perangkat yang mampu menggabungkan teknologi, fungsi, dan tampilan yang elegan menjadi pilihan yang semakin relevan bagi keluarga modern. Kehadirannya membantu menciptakan rumah yang nyaman tanpa mengorbankan estetika ruang. (RR)

      Baca Juga: Kelebihan Teknologi Inverter Vs Watt Rendah pada AC

      Catatan Ranahrumah

      Rumah yang sehat tidak selalu identik dengan menambah banyak perangkat baru. Justru tren hunian modern menunjukkan arah yang berbeda, yakni menghadirkan solusi yang mampu menjalankan beberapa fungsi sekaligus dalam satu perangkat. Selain menghemat ruang, pendekatan ini juga membuat interior tetap rapi, efisien, dan nyaman dipandang. Di sinilah inovasi seperti AIREST menunjukkan bahwa perkembangan teknologi rumah kini tidak hanya mengejar kenyamanan, tetapi juga mengikuti cara hidup masyarakat yang terus berubah.

      Cek berita produk terbaru atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

      Proyektor Laser Makin Layak Menggantikan TV? Hisense Hadirkan Layar Hingga 200 Inci untuk Pengalaman Sinema di Rumah

      Ranahrumah.com – PRODUK [Qingdao, Tiongkok] | Menikmati pengalaman menonton layaknya di bioskop kini tidak lagi harus bergantung pada televisi berukuran besar. Perkembangan teknologi proyektor laser menghadirkan alternatif baru bagi pemilik rumah yang menginginkan layar berukuran ekstra besar tanpa harus memenuhi dinding dengan televisi berukuran raksasa.

      Selain untuk menonton film, perangkat proyektor generasi terbaru juga mulai dirancang sebagai pusat hiburan keluarga yang mampu mendukung berbagai aktivitas, mulai dari menyaksikan pertandingan olahraga, menikmati layanan streaming, hingga bermain gim dengan kualitas visual tinggi.

      Melihat tren tersebut, Hisense memperkenalkan PX4 Pro, proyektor TriChroma Laser Cinema yang dirancang menghadirkan pengalaman layar lebar berukuran 80 hingga 200 inci di rumah (3/8/2026)

      Baca Juga: Teknologi Layar & Prosesor Pintar di Koleksi TV Besar LG

      Layar Lebar untuk Beragam Aktivitas di Rumah

      Berbeda dengan proyektor konvensional yang identik dengan ruangan gelap, Hisense PX4 Pro menawarkan tingkat kecerahan mencapai 3.500 ANSI lumen. Tingkat kecerahan ini membantu menghasilkan gambar yang tetap terang dan jelas, sehingga pengalaman menonton tetap nyaman bahkan pada siang hari.

      Bagi penghuni rumah, kemampuan tersebut membuat ruang keluarga dapat difungsikan sebagai area hiburan multifungsi tanpa harus selalu menutup seluruh pencahayaan alami.

      Warna Lebih Kaya dan Detail Lebih Nyata

      Hisense membekali PX4 Pro dengan LPU™ Digital Laser Engine 3.0 yang menghasilkan cakupan warna hingga 118% BT.2020. Teknologi ini memungkinkan reproduksi warna yang lebih luas sehingga gambar terlihat lebih hidup dan mendekati tampilan yang diinginkan pembuat film.

      Sementara itu, fitur Dynamic Grayscale dan Iris Lens terbaru membantu mempertahankan detail pada area gelap maupun konten HDR, sehingga kontras dan kedalaman gambar menjadi lebih optimal.

      Tidak Hanya untuk Film, tetapi Juga Penggemar Gim

      Tren ruang hiburan di rumah juga mendorong kebutuhan perangkat yang mampu mengakomodasi aktivitas bermain gim. Menjawab kebutuhan tersebut, Hisense menghadirkan PX4 Pro sebagai TriChroma Laser Cinema pertama di dunia yang memperoleh sertifikasi FreeSync™ Premium.

      Perangkat ini mendukung latensi hingga 1 ms, refresh rate 2K 240Hz, Variable Refresh Rate (VRR), serta Dolby Vision Gaming, sehingga permainan berlangsung lebih responsif dan minim gangguan gambar.

      Ke depannya, melalui pembaruan sistem operasi VIDAA, pengguna juga akan dapat mengakses Xbox Cloud Gaming, memungkinkan berbagai gim dimainkan tanpa memerlukan konsol khusus.

      Baca Juga: 6 Langkah Mewujudkan Home Theatre dengan Kualitas Setara Bioskop

      Alternatif Baru bagi Ruang Hiburan Modern

      Hadirnya proyektor laser seperti PX4 Pro menunjukkan bahwa konsep home entertainment terus berkembang. Jika sebelumnya televisi menjadi pilihan utama untuk menikmati layar besar, kini proyektor laser menawarkan fleksibilitas ukuran layar yang jauh lebih luas, mulai dari 80 hingga 200 inci.

      Bagi pemilik rumah yang menginginkan pengalaman sinema, menonton pertandingan olahraga bersama keluarga, atau bermain gim dalam skala besar, teknologi ini menjadi salah satu alternatif menarik untuk menciptakan ruang hiburan yang lebih imersif tanpa harus memasang televisi berukuran sangat besar.

      Melalui peluncuran PX4 Pro, Hisense kembali memperkuat posisinya di pasar perangkat hiburan rumah dengan menghadirkan solusi yang menggabungkan kualitas visual, performa gaming, dan pengalaman layar lebar dalam satu perangkat. (RR)

      Baca Juga: Mengenal Material Akustik untuk Bikin Audio Home Theatre Terdengar Natural

      Catatan Ranahrumah: Layar Besar Tak Selalu Berarti TV Besar

      Jika menginginkan pengalaman menonton di atas 100 inci, proyektor laser kini layak dipertimbangkan sebagai alternatif TV. Selain mampu menghadirkan tampilan yang jauh lebih besar, perangkat ini juga tidak mendominasi ruang saat tidak digunakan sehingga cocok untuk ruang keluarga multifungsi. Namun, sebelum memilih, perhatikan pula kondisi ruangan, seperti pencahayaan, jarak pandang, dan jenis layar proyeksi. Dengan begitu, perangkat yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan rumah, bukan semata karena ukuran layarnya.

      Cek berita produk terbaru atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 


      AI hingga Pencahayaan Sehat, Ini Tren yang Akan Mendominasi Industri Lighting di GILF 2026

      Ranahrumah.com – TREN | Industri pencahayan sedang memasuki babak baru. Lampu tak lagi sekadar berfungsi menerangi ruang, tetapi berkembang menjadi bagian dari sistem rumah pintar, pendukung kesehatan penghuni, sekaligus solusi bangunan yang lebih hemat energi dan rendah karbon.

      Arah baru inilah yang menjadi benang merah China (Guzhen) International Lighting Fair (GILF) ke-35, yang akan berlangsung pada 22–25 Oktober 2026 di Guzhen, Zhongshan, Guangdong, Tiongkok.

      Mengusung tema “United in Light • Chain the Future”, pameran ini menghadirkan ribuan inovasi pencahayaan sekaligus menjadi tempat bertemunya produsen, desainer, distributor, hingga pelaku proyek dari berbagai negara untuk melihat seperti apa masa depan industri lighting.

      Baca Juga: Mengenal Smart Lighting dan Lighting Control: Saat Cahaya Mengikuti Kehidupan di Rumah

      GILF 2026 Soroti Tiga Arah Besar Industri Pencahayaan

      Tahun ini, GILF menempatkan tiga isu utama yang dinilai akan membentuk perkembangan industri dalam beberapa tahun ke depan, yaitu:

      • Integrasi Artificial Intelligence (AI) pada sistem pencahayaan,
      • Penerapan konsep healthy lighting atau pencahayaan yang mendukung kesehatan manusia,
      • Pengembangan produk dan manufaktur yang lebih ramah lingkungan serta rendah emisi karbon.

      Ketiga isu tersebut menunjukkan bahwa inovasi pencahayaan kini bergerak jauh melampaui aspek estetika. Teknologi lighting semakin diposisikan sebagai bagian dari kualitas hidup, efisiensi energi, hingga keberlanjutan bangunan.

      Lebih dari 100.000 Produk Baru Ditampilkan

      Didukung kawasan industri pencahayaan Guzhen yang dikenal sebagai salah satu pusat manufaktur lighting terbesar di dunia, GILF 2026 menghadirkan skala pameran yang sangat besar.

      Sebanyak lebih dari 3.600 perusahaan akan berpartisipasi dengan menampilkan lebih dari 100.000 produk baru pada area pameran sekitar 1,5 juta meter persegi, yang tersebar di pusat pameran utama dan delapan lokasi pendukung di Kota Guzhen.

      Pengunjung dapat menemukan berbagai inovasi mulai dari lampu dekoratif, pencahayaan arsitektural, smart lighting, komponen elektronik, hingga teknologi pendukung industri pencahayaan.

      Baca Juga: Diakui FIBA dan FIFA, Signify Perkuat Standar Pencahayaan Arena Olah Raga Dunia

      Lima Forum yang Membahas Masa Depan Industri Lighting

      Selain pameran produk, GILF 2026 juga menghadirkan lima forum utama yang dirancang untuk membahas tantangan dan peluang terbaru di industri pencahayaan.

      Topik yang diangkat meliputi:

      • Tren industri lighting dan peluang pasar global,
      • Penerapan AI, IoT, serta manufaktur pintar yang lebih efisien,
      • Strategi memperkuat jaringan distribusi dan bisnis ritel pencahayaan,
      • Pengembangan healthy lighting untuk hunian, fasilitas lansia, hotel, dan sektor hospitality,
      • Strategi ekspor, pemasaran digital, SEO, GEO, hingga pemanfaatan AI untuk memperluas pasar internasional.

      Bagi pelaku industri, forum-forum ini menjadi kesempatan untuk memperoleh wawasan praktis sekaligus memahami arah perkembangan pasar global.

      Program Business Matching Permudah Pertemuan Pembeli dan Produsen

      Untuk meningkatkan efektivitas transaksi, GILF kembali menghadirkan program Hosted Buyer yang mempertemukan peserta pameran dengan pembeli internasional dari berbagai negara, termasuk kawasan Belt and Road, Eropa, dan Amerika.

      Selain itu tersedia pula sesi business matching yang membantu mempertemukan kebutuhan pembeli dengan produsen secara lebih terarah berdasarkan kategori produk dan kebutuhan proyek.

      Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat proses negosiasi sekaligus membuka peluang kerja sama baru selama pameran berlangsung.

      Baca Juga: Jadi Nyawa bagi Ruangan, Inilah 5 Langkah Merencanakan Pencahayaan

      Ajang Melihat Arah Industri Pencahayaan Global

      Lebih dari sekadar pameran produk, GILF 2026 menjadi ruang untuk memahami bagaimana industri pencahayaan berkembang menghadapi era digital dan tuntutan pembangunan berkelanjutan.

      Bagi arsitek, desainer interior, pengembang, kontraktor, distributor, maupun produsen, ajang ini menawarkan gambaran mengenai teknologi, model bisnis, dan solusi pencahayaan yang diperkirakan akan semakin banyak diterapkan pada proyek-proyek masa depan. (RR)

      Baca Juga: Dari Enlightened Bali 2026: Pencahayaan Menentukan Performa Bisnis Hospitality

      Insight Ranahrumah

      Selama bertahun-tahun, inovasi pencahayaan lebih banyak berfokus pada efisiensi energi dan desain lampu. Kini arahnya mulai bergeser. Pencahayaan dipandang sebagai bagian dari ekosistem bangunan pintar yang mampu berinteraksi dengan penghuni, mendukung ritme biologis tubuh (healthy lighting), serta terintegrasi dengan sistem AI dan Internet of Things (IoT). Pergeseran ini menunjukkan bahwa memilih sistem pencahayaan ke depan bukan lagi sekadar mempertimbangkan terang atau hemat listrik, tetapi juga bagaimana cahaya dapat meningkatkan kenyamanan, kesehatan, dan efisiensi ruang.

      Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

      Tak Sekadar Pelapis, Mengenal Lamitak dan The Intelligence of Surfaces di Jia CURATED 2026

      Ranahrumah.com – PRODUK | Bila berbicara tentang material permukaan dalam interior, kita mungkin lebih sering mengenal jenis materialnya—kayu, batu, kaca, atau laminate. Padahal, sebuah permukaan menyimpan lebih banyak cerita daripada sekadar tampilan. Tekstur yang terasa di tangan, cara warna menangkap cahaya, pola yang membangun suasana, hingga ketahanannya saat digunakan sehari-hari, semuanya ikut menentukan bagaimana sebuah elemen interior hadir di dalam ruang.

      Lebih dari sekadar pelapis, material permukaan dapat menjadi bagian dari bahasa desain—membangun warna, tekstur, karakter, bahkan pengalaman sebuah ruang.

      Di sinilah Lamitak menarik untuk dikenali. Brand material permukaan asal Singapura yang berdiri sejak 2001 ini mengembangkan high-pressure laminate (HPL) untuk berbagai kebutuhan arsitektur dan desain interior. Melalui beragam warna, pola, tekstur, dan karakter permukaan, Lamitak menerjemahkan inspirasi dari alam, budaya, serta kehidupan sehari-hari ke dalam material yang dirancang untuk digunakan dalam ruang.

      Baca Juga: Apa Itu Material Surface, Mengapa Kini Jadi Elemen Utama Desain Interior Modern?

      Lamitak dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti furnitur, kabinet, panel dinding, vanity, hingga permukaan interior lainnya, dengan penerapan yang menyesuaikan karakter dan kebutuhan ruang.(Foto: Dok. Lamitak)

      Mengenal Lamitak, Apa Sebenarnya Material Ini?

      Bagi sebagian orang, laminate mungkin lebih akrab sebagai material yang digunakan untuk memberikan tampilan akhir pada furnitur. Padahal, secara teknis HPL merupakan material komposit yang terdiri atas beberapa lapisan kertas kraft yang diberi resin, lapisan dekoratif, dan lapisan pelindung transparan, lalu dipadatkan melalui tekanan dan temperatur tinggi.

      Hasilnya berupa lembaran material permukaan yang dapat diaplikasikan pada berbagai substrate untuk kebutuhan interior.

      Karena itu, laminate bukan material utama seperti kayu solid atau batu alam. Perannya justru berada pada permukaan—menjadi bagian yang memberi karakter visual sekaligus berkontribusi pada performa elemen interior yang dilapisinya

      Di sinilah menariknya memahami Lamitak.

      Lamitak bukan material utama seperti kayu solid atau batu alam, melainkan material permukaan yang diaplikasikan pada substrate. Dalam praktik interior, material ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti furnitur, kabinet, panel dinding, vanity, hingga permukaan interior lainnya, dengan penerapan yang menyesuaikan karakter dan kebutuhan ruang. Untuk aplikasi tertentu, pemasangan dan pengolahan bagian tepi juga menjadi bagian penting agar permukaan bekerja dengan baik.

      Dengan kata lain, laminate bukan sekadar soal “lapisan yang membuat furnitur terlihat cantik”. Ia menjadi lapisan yang menentukan warna, tekstur, karakter visual, sensasi sentuhan, sekaligus sebagian dari performa permukaan sebuah elemen interior.

      “Kami percaya laminate perlu dipahami berdasarkan nilai dan fungsinya sendiri, bukan sekadar sebagai alternatif,” ujar Alexander Tan, Co-Founder Lamitak.

      Pandangan ini menempatkan laminate bukan sekadar sebagai pilihan pengganti material alami. Ada karakter, fungsi, konsistensi, dan pertimbangan penggunaan yang membuatnya memiliki peran tersendiri dalam desain interior.

      Selanjutnya: Mengapa Laminate Menarik dalam Desain Interior (Halaman 2)