Tuesday, March 17, 2026
Home Blog Page 14

Ukuran Ergonomis Perabot Ruang Makan

Ranahrumah.com – INSPIRASI | Ruang makan yang baik adalah ruang makan yang memfasilitasi kegiatan utamanya, yaitu makan dengan baik. Selain itu, dapat menunjang kegiatan tambahan serta memiliki karakter yang sesuai dengan kepribadian penghuninya.

Oleh karenanya dalam menata atau mendesain ruang makan, banyak hal yang harus diperhatikan. Agar ruang makan dapat menjadi ruang makan yang baik ada beberapa hal yang harus diketahui.

Perabot merupakan elemen penting yang menentukan kenyaman ruang makan. Tanpa pemilihan perabot yang tepat dapat dipastikan kegiatan makan tidak akan memuaskan.

Perabot utama yang dimaksudkan adalah alas untuk duduk, bisa berupa kursi ataupun tatami (alas makan dari Jepang) dan meja makan. Tidak penting apakah penggunanya akan makan di lantai atau di meja, perabot tersebut harus memenuhi kesesuaian ukuran berikut ini.

Baca Juga: 13 Peralatan Makan Praktis Ini Bikin Hidup Lebih Mudah

Kursi Makan

Kursi dan meja yang baik harus memiliki ukuran sesuai dengan proporsi tubuh penggunanya. Sehingga bisa merasa nyaman menggunakannya untuk waktu yang lama. Berikut ukuran ukuran furnitur makan yang baik.

Ukuran ergonomis kursi makan.
  • Tinggi sandaran kursi dari lantai 79-84 cm. Sandaran memegang peranan penting untuk kenyamanan dalam menggunakan kursi makan.
  • Lebar dudukan sebaiknya 40-45 cm. Angka yang tertera adalah lebar bersih, jadi harus dihitung bagian dalam dari kursi, yaitu lebar di antara 2 arm rest apabila memilh kursi dengan arm rest.
  • Kedalaman kursi makan 40-42 cm
  • Tinggi dudukan 40-43 cm dengan kemiringan dudukan 0-5 derajat. Sebaiknya dudukan kursi memiliki sudut kemiringan sehingga lebih sesuai dengan bentuk tubuh terutama apabila ingin ruang makan menjadi ruang berbagi di antara anggota keluarga.
  • Sudut untuk sandaran kursi membentuk sudut 105 derajat terhadap dudukan kursi. Sudut ini juga diharuskan ada dan sebaiknya digunakan secara akurat, karena kesalahan atau kurang teliti dalam memilih sudut kemiringan sandaran akan berakibat fatal bagi kesehatan, salah satunya sakit punggung atau pinggang yang berkepanjangan.

Baca Juga: Mengenal Teknologi Engsel untuk Laci dan Lemari Dapur

Meja Makan

Jika ukuran kursi sangat ditentukan oleh dimensi pengguna, maka untuk meja makan tergantung luasan kegiatan makan. Luasan kegiatan makan diperhitungkan dari lebar badan orang normal ditambah ekstra luasan untuk pergerakan tangan dan ukuran elemen penunjang kegiatan makan (piring, gelas, dan lain-lain).

Meja makan bulat untuk 4 kursi harus memiliki diameter minimal 120 cm.
  • Luasan optimal. Luasan inti yaitu lebar (a1) 45 cm, panjang (b) 76 cm, luasan tambahannya untuk elemen penunjang makan lebar 23 (a2) cm, panjang 76 cm.
  • Luasan minimal. Luasan inti yaitu lebar 40 cm, panjang 60 cm, luasan tambahan untuk elemen penunjang makan yaitu lebar 12 cm, panjang 60 cm.

Secara umum kita dapat memprediksi besarnya meja dengan mengalikan jumlah orang yang akan melakukan kegiatan makan menggunakan data dari luasan optimum atau luasan minimum, dan tergantung ruang yang tersedia. Luasan ini sangat bermanfaat ketika kita memerlukan ukuran kasar untuk memperkirakan berapa luasan ruang makan yang diperlukan.

Untuk perhitungan cepat dan praktis, berikut dimensi meja makan yang disesuaikan dengan bentuk meja.

  • Meja makan persegi untuk 4 orang, sisi yang dianjurkan 91 -107 cm
  • Meja makan persegi panjang untuk 6 orang, panjang 203 – 243 cm, lebar 107 – 137 cm
  • Meja makan bulat untuk 4 orang, diameter yang direkomendasikan adalah 120 – 150 cm
  • Meja makan bulat untuk 6-8 orang, diameter yang direkomendasikan adalah 182 cm
  • Tinggi meja yaitu 73 – 76 cm

Selain ukuran di atas, ada dimensi lain yang perlu dipertimbangkan, yaitu:

  • Jarak antara meja dan kursi harus berjarak 19 – 20 cm
  • Tinggi lampu dari meja makan yaitu 48.5 –70 cm

Baca Juga: Partisi Kayu 3 Dimensi yang Fungsional dan Estetik Bikin Ruang Makan Lebih Privat

Baca Juga: Inspirasi dapur Modern dengan Meja Bar untuk Menjamu Tamu

Credenza

Furnitur lain yang kerap diletakkan di ruang makan sebagai furnitur pelengkap, yaitu credenza.

  • Kabinet berukuran lebar 30 – 40 cm dan panjang bervariasi mulai 90 sampai 160 cm, tergantung keperluan dan besar ruang.
  • Tinggi credenza sekitar 90 – 110 cm.

Credenza bermanfaat sebagai tempat penyimpanan cutlery (sendok garpu, dan lain-lain) dan berbagai wadah penyimpanan. Bahan dasar credenza biasanya menggunakan kayu. (RR)

Baca Juga: Inspirasi Olahan Kayu Trembesi Gelondongan dan Batu Kali untuk Meja dan Kursi Makan

Baca Juga: Atmosfer Privat Umaraja VIP Room: Destinasi Kuliner Mewah Cita Rasa NusantaraBaca

Cek inspirasi desain interior dan arsitektur rumah lainnya, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

5 Alasan Mixed-Use Development Jadi Strategi Bisnis Modern di Era Near Me Economy

Ranahrumah.com – PROPERTI | Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia tengah memasuki fase urbanisasi yang semakin padat. Mobilitas menjadi tantangan harian, dengan waktu perjalanan pekerja yang bisa mencapai satu hingga dua jam per hari. Dalam kondisi seperti ini, efisiensi tidak lagi hanya soal teknologi atau sistem kerja, tetapi juga soal di mana sebuah bisnis beroperasi.

Proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada 2035 sekitar 67% penduduk Indonesia akan tinggal di wilayah perkotaan. Bersamaan dengan itu, peningkatan penggunaan transportasi publik seperti MRT dan LRT menandai perubahan preferensi masyarakat terhadap kawasan yang lebih terkoneksi dan mudah dijangkau.

Di sinilah konsep near me economy—ekonomi berbasis kedekatan—menjadi relevan. Masyarakat kini lebih memilih bekerja, berbelanja, dan beraktivitas di area yang saling terhubung dalam radius dekat. Mixed-use development hadir sebagai bentuk nyata dari perubahan tersebut.

Dalam praktiknya, pendekatan ini mulai diterjemahkan ke dalam pengembangan kawasan yang menyatukan fungsi hunian, perkantoran, dan area komersial dalam satu ekosistem. Hunian yang dirancang sebagai bagian dari lingkugan hidup yang terintegrasi, seperti yang diterapkan pada Arumaya Residence di Jakarta Selatan, mencerminkan bagaimana konsep near me economy bekerja dalam satu kawasan.

Baca Juga: Pengembang Township Mendominasi Penghargaan di PropertyGuru Indonesia Property Awards 2025

Lima Alasan Strategis

Berikut lima alasan mengapa konsep ini semakin dipandang sebagai pilihan strategis bagi bisnis modern.

1. Kedekatan dengan Aktivitas Harian dan Konsumen

Tren pencarian layanan berbasis lokasi atau “near me” menunjukkan perubahan signifikan dalam perilaku konsumen. Kedekatan geografis kini menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan—baik untuk memilih tempat makan, layanan, maupun lokasi kerja.

Bagi bisnis, berada di kawasan yang menyatu dengan aktivitas harian masyarakat berarti hadir di tengah arus kehidupan kota, bukan sekadar menjadi tujuan yang harus didatangi secara khusus.

Baca Juga: Bagaimana AI Mengubah Cara Kita Merancang Hidup

2. Mendukung Pola Kerja yang Lebih Seimbang

Mixed-use development mengaburkan batas kaku antara bekerja, tinggal, dan beristirahat. Akses yang lebih dekat ke fasilitas harian—mulai dari ruang kerja, area makan, hingga ruang terbuka—memberi dampak langsung pada kualitas hidup pekerja urban.

Prinsip serupa juga diterapkan pada sektor perkantoran, di mana lokasi kerja tidak lagi dipilih semata karena alamat prestisius, tetapi karena keterhubungannya dengan aktivitas harian. Lingkungan kerja yang mengintegrasikan akses transportasi, fasilitas pendukung, dan kenyamanan karyawan kini menjadi pertimbangan utama perusahaan modern.

Lingkungan seperti ini membantu menciptakan ritme kerja yang lebih sehat, yang pada akhirnya berkontribusi pada produktivitas dan retensi karyawan.

3. Traffic yang Lebih Stabil dari Beragam Segmen

Berbeda dengan kawasan satu fungsi, mixed-use development menghadirkan beberapa lapisan pengguna sekaligus: penghuni, pekerja, dan pengunjung. Masing-masing memiliki pola aktivitas dan konsumsi yang berbeda sepanjang hari.

Kombinasi ini menciptakan dinamika kawasan yang lebih hidup dan stabil, sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu segmen pasar saja.

Baca Juga: Bisnis Information Display untuk Pasar B2B Buka Peluang Kerjasama untuk Komersial, Pendidikan, dan Korporat

4. Efisiensi Operasional dan Arah Keberlanjutan

Ekosistem terintegrasi memungkinkan penggunaan infrastruktur bersama, mulai dari sistem keamanan hingga manajemen energi. Hal ini membantu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan efisiensi jangka panjang.

Tak hanya itu, banyak pengembangan mixed-use modern juga mulai mengadopsi prinsip bangunan hijau, sejalan dengan meningkatnya kesadaran perusahaan terhadap isu keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan.

Baca Juga: Best Greenship Performace Neigborhood Penghargaan GBCI untuk Standar Baru Hunian Hijau

5. Ketahanan Nilai dalam Jangka Panjang

Diversifikasi fungsi dalam satu kawasan memberikan daya tahan yang lebih baik terhadap fluktuasi ekonomi. Ketika satu sektor melambat, sektor lain dapat menjaga keseimbangan aktivitas.

Bagi bisnis yang berpikir jangka panjang, lokasi dengan konektivitas tinggi, akses transportasi publik, dan konsep berkelanjutan menawarkan kepastian yang semakin penting di masa depan.

The Arumaya: Implementasi Mixed-Use Development sebagai Wajah Baru Kota

Lobby Arumaya Finacial Center, Jakarta Selatan

Di Jakarta Selatan, kawasan R.A. Kartini menjadi salah satu contoh bagaimana pendekatan ini diterapkan. Melalui pengembangan mixed-use seperti The Arumaya, konsep hunian urban, perkantoran, dan area komersial dirancang untuk saling terhubung dalam satu ekosistem urban.

Dengan pendekatan desain yang menekankan integrasi dan konektivitas, proyek semacam ini mencerminkan bagaimana properti tidak lagi berdiri sebagai objek tunggal, melainkan sebagai bagian dari sistem kehidupan kota yang lebih luas.

Berdiri di atas lahan seluas 25.792 m², The Arumaya menghadirkan Arumaya Financial Center untuk area komersial dan perkantoran, serta Arumaya Residences dengan desain modern untuk gaya hidup urban.

“Kami merancang The Arumaya dengan filosofi ‘Simply Integrated, Smartly Connected’. Konsep mixed-use development ini bukan hanya tentang menyatukan berbagai fungsi dalam satu kawasan, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem yang memfasilitasi gaya hidup urban yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Demmy Indranugroho, Head of Leasing Management and Corporate Communications Astra Property.

Sejalan dengan filosofi tersebut, Arumaya Financial Center telah meraih sertifikasi Gold Certified Green Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI), menunjukkan komitmen terhadap pembangunan yang berkelanjutan.

“Dengan menyelesaikan tahap topping off di bulan Oktober 2025 ini untuk Arumaya Financial Center, kami semakin dekat dengan visi menciptakan kawasan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional, tetapi juga berkontribusi positif terhadap lingkungan dan komunitas,” tutup Demmy.

Ke depan, mixed-use development berpotensi menjadi standar baru dalam perencanaan kota—bukan hanya sebagai solusi spasial, tetapi sebagai respons terhadap perubahan cara manusia bekerja, bergerak, dan hidup di kota besar. (RR)

Baca Juga: Banjir Perkotaan dan Masa Depan Infrastruktur Hijau

Cek berita keberlanjutan, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Dapur Modern Bentuk Geometris yang Dinamis

Ranahrumah.com – INSPIRASI | Dapur modern berbentuk L dan berpulau ini sangat kuat memainkan bentuk bentuk geometris.

Kabinet dapur ditutup dengan pintu bertekstur sedangkan lantai dibedakan ketinggiannya. Kesan dinamis pun hadir mengimbangi kesan plain pada dapur cokelat lembut ini.

Baca Juga: Kulkas Warna Segar yang Bikin Dapur Makin Dinamis

Baca Juga:: 30 Hafele Indonesia: Produk Inovatif Makin Relefan untuk Hunian Modern

Kabinet dapur dengan pintu warna putih dan meterial bertekstur. Material dari kayu dengan permukaan bergelombang dan difinishing lacquer.

Yang langsung menyita perhatian adalah penutup pintu kabinet yang terbuat dari kayu dengan permukaan yang bergelombang ber-finishing lacquer yaitu sejenis duco ini.

Baca Juga: Plus minus 7 Material Table Top Dapur

Baca Juga: 5 Tahapan Penting Penting Membuat Dapur dengan Menggunakan Jasa Kontraktor

Bukaan kabinet atas dibuka ke atas sehingga memudahkan aktivitas buka-tutup.

Sedangkan kaki yang menopang meja island ini membentuk kolom kokoh karena berlapis stainless steel. Bentuk kolom ini tampak sebangun dengan cooker hood yang berbentuk tabung di atas kompor di meja island ini.

Kulkas kecil tersimpan di dalam kabinet secara built-in.

Kesan istimewa juga dihadirkan pada lantai warna hitam. di area penyajian, dibedakan ketinggiannya dan materialnya pun berupa parket warna cokelat.Lantai parket membentuk lengkungan yang manis pada satu sisinya.

Permainan bentuk inilah yang membuat dapur ini tampak sangat dinamis. (RR)

Baca Juga: Rak Piring untuk Dapur Mungil Makin Banyak Pilihannya

Baca Juga: Dapur Stand Out dengan Table Top dari Solid Surface Warna Kuning Ngejreng

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Usir Nyamuk Tanpa Pestisida dengan 5 Tanaman Ini

Ranahrumah.com – EKSTERIOR | Ngobrol dan bersantai di teras sangat nyaman dilakukan. Namun area teras yang biasanya langsung berhubungan dengan area luar atau taman, sangat disukai nyamuk. Apalagi di musim hujan. Dedaunan tanaman sering menjadi tempat sembunyi serangga ini.

Gigitan serangga-serangga kecil ini seringkali membuat kita enggan berlama-lama di area ini. Padahal pemandangan dan suasananya amat asyik untuk mendukung me-time kamu atau obrolan kamu bersama keluarga.

Jika menggunakan pestisida sering membuatmu tak nyaman atau sesak napas, ada cara lebih aman bisa kamu lakukan untuk mengusir nyamuk-nyamuk nakal ini.

Baca Juga: 4 Cara Cegah Jentik Nyamuk di Lingkungan Rumah agar Bebas DBD

Baca Juga: Mengatasi Rumah Becek di Musim Hujan

Bisa menjadi pengganti pestisida untuk mengusir nyamuk, tanaman-tanaman ini tidak memberi efek buruk apapu buat mu dan lingkungan mu. Bahkan, jika ditanam justru menambah semarak taman kamu.

Yuk, cari tahu ketangguhan satu persatu tanaman pengusir nyamuk ini.

Serai Wangi tanaman pengusir nyamuk.

Serai Wangi

Serai wangi, atau yang dikenal juga sebagai citronella, memiliki zat yang dibenci nyamuk, salah satunya geraniol dan sitronelal. Serai bisa digunakan dengan cara ditumbuk dan diletakkan pada sudut-sudut area rumah atau teras yang dekat dengan tempat kamu duduk.  Bisa juga digunakan dengan cara ditanam di sekitar area gazebo atau teras.

Baca Juga: 3 Aspek Utama Wujudkan Rumah Sehat Nyaman dan Estetis

Geranium tanaman pengusir nyamuk.

Geranium

Geranium, atau Tapak Dara, mengandung geraniol dan sitronelal seperti halnya serai wangi. Tanaman berbunga indah ini dapat ditanam dalam pot atau langsung di tanah. Tempatkan tanaman di area yang mudah terkena tiupan angin, sehingga aromanya dapat mengusir nyamuk terutama di area duduk di luar rumah.

Akar Wangi tanaman pengusir nyamuk.

Akar Wangi

Jangan penuhi taman rumahmu hanya dengan rumput. Kombinasikan juga dengan akar wangi pada beberapa bagian. Selain dapat mempercantik taman, tanaman ini juga mengeluarkan aroma menyengat yang tak disukai nyamuk demam berdarah. Keluarga pun akan terbebas dari kemungkinan terkena penyakit yang disebabkan karena gigitan nyamuk.

Baca Juga: Begini Cara Penyakit Demem Berdarah Ditularkan

Kecombrang tanaman pengusir nyamuk.

Kecombrang

Selain melezatkan masakan, kecombrang atau honje dapat mengusir nyamuk. Bunganya yang berwarna merah muda mengeluarkan bau yang tak disukai nyamuk. Perawatan yang mudah membuat kecombrang cocok ditanam di pekarangan rumah.

Lavender tanaman pengusir nyamuk.

Lavender

Tanaman asli Swiss ini memiliki bau khas yang sering dijadikan pengharum ruangan. Bunga lavender mengandung zat linalool dan lynaly acetate yang tak disukai nyamuk. Lavender senang tumbuh menggerombol, sehingga cocok menghiasi salah satu sudut taman. (RR)

Baca Juga: Perubahan Cuaca Memicu Demam Berdarah, Ini Gejalanya

Baca Juga: Mengenal Jenis Tanaman Air dan Manfaatnya Menurut Feng Shui

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Rumah Mewah Viral di Makassar: Interior Ikonik dengan Teras Belakang Hadap ke Laut   

Ranahrumah.com – INSPIRASI [INTERIOR] | Hunian milik Andi Rose, yang berlokasi di kawasan prestisius Centre Point of Indonesia (CPI), Makassar, ini teras belakang rumahnya menghadap langsung ke laut.

Dengan luas ±1.000 m², rumah terdiri dari tiga lantai, interiornya dirancang sebagai perwujudan Luxury by the Sea. Tema yang menghadirkan harmoni antara panorama alam pesisir dan kemegahan desain interior berkelas.

Sang owner, mempercayakan keseluruhan interior rumah ini kepada Lifetime Design. Pendekatan modern classic dilakukan dengan tingkat presisi tinggi antara visual 3D design dan hasil realisasi di lapangan. Setiap detail dirancang akurat, mencerminkan standar craftsmanship dan kualitas khas Lifetime Design.

Baca Juga: Desain Kafe Ikonik dengan Konsep Geometry of Warmth Nyaman dan Estetik

Fasad rumah milik Andi Rose di Makassar yang viral karena memadukan keindahan panorama laut dan desain interior berkelas. (Foto: Lifetime Design)

Menggunakan Material Premium

Salah satu daya tarik utama rumah ini terletak pada penggunaan material premium, seperti marmer onyx dan marble pilihan yang diaplikasikan pada berbagai area strategis. Onyx marmer dimanfaatkan sebagai backdrop utama lantai satu, menciptakan focal point dramatis yang memperkuat kesan mewah sejak pertama tamu atau keluarga memasuki rumah.

Baca Juga: Kondominium Mewah dan Strategis Nava Grove di Singapore by MCl dan Sinar Mas Land

Salah satu desain interior kamar tidur di kediaman Andi Rose yang viral di Makassar. (Foto: Lifetime Design)

Kemewahan juga diperkuat melalui grand chandelier yang menghiasi ruang tamu dan area master bathroom, menghadirkan nuansa megah namun tetap refined. Seluruh kamar tidur dirancang dengan tema yang berbeda; salah satunya, kamar tidur anak perempuan yang dilengkapi dengan mezanin, menciptakan ruang fungsional sekaligus playful tanpa menghilangkan estetika.

Sementara itu, kamar mandi anak perempuan tampil istimewa dengan balutan onyx marmer, menjadikannya salah satu highlight interior yang jarang ditemukan.

Baca Juga: Mengenal Homogeneous Tile Finishing Lantai yang Suguhkan Kemewahan pada Hunian

Teras belakang rumah langsung menghadap ke laut. (Foto: Lifetime Design)

Teras Belakang Menghadap ke Laut

Sebagai puncak daya tarik yang membuat hunian ini viral dan banyak diidamkan di Makassar, di area belakang rumah terdapat ruang entertainment lengkap dengan bar area yang terhubung langsung ke teras luas menghadap laut. Area ini dirancang sebagai pusat aktivitas sosial sehingga penghuni dapat menikmati pemandangan laut lepas dalam suasana santai serta eksklusif.

Baca Juga: Flagship Showroom Terbaru Quadra Hadir di Bali Padukan Estetika, Alam, dan Inovasi Italia

Living room dengan dekorasi berkelas menggunakan material premium. (Foto: Lifetime Design)

Rumah ini menjadi tempat pulamg terbaik bagi pemiliknya. Sebuah representasi fungsi rumah yang relevan dengan gaya hidup, kemewahan, teknologi, dan keindahan alam dapat berpadu dalam satu karya interior yang ikonik. (RR)

Baca Juga: Matera Signature, Hunian Mewah di Gading Serpong by Paramount Land

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

5 Cara Menghias Tangga agar Lebih Personal dan Berkarakter

Ranahrumah.com – INSPIRASI | Tangga adalah alat untuk menghubungkan lantai bawah dan lantai atas. Karena fungsinya cukup penting, tangga hendaknya dibuat tidak terlalu curam sehingga nyaman ditapaki. Jangan lupa pula untuk mempercantik area sekitar tangga, misalnya area dinding, bordes, railing, ataupun anak tangga.

Berikut ini 5 cara menghias tangga yang bisa kamu jadikan ide untuk mempercantik tangga.

Baca Juga: Tips Mendesain Tangga agar Minim Risiko bagi Anak dan Manula

    1. Pakai barang koleksi

    Benda-benda koleksi dapat dijadikan penghias dinding tangga. Selain unik, memajang koleksi di sepanjang tangga bisa menunjukkan karakter dan membuat kediaman kam lebih personal. Seperti contoh di sini, koleksi gitar sang pemilik rumah dipajang berjejer di sepanjang dinding tangga. Kamu punya koleksi yang bisa dipajang juga?

    Baca Juga: Inilah Barang-Barang Paling Berkesan yang Bikin Ruang Keluarga Lebih Cozy

    Mengaplikasikan bata ekspos di dinding tangga dan lampu sebagai penerang di setiap anak tangga.

    2. Dinding bata ekspos

    Dinidng bata ekspos memang selalu menarik untuk diaplikasikan di berbagai ruangan, tak terkecuali area tangga. Tambahkan juga lampu di bawah anak tangga sebagai penerangan sekaligus lampu dekoratif. Area tangga jadi makin cantik!

    Baca Juga: Mengenal Keramik Granit Natural Wood: Snagat Mirip Kayu dan Tahan Rayap

    Wallpaper di dinding tangga dan antilicin atau antislip di pijakan tangga jadi elemen fungsional dan dekoratif. (Foto: IST)

    3. Gunakan wallpaper

    Wallpaper menjadi senjata dalam mempercantik dinding tangga kayu ini. Sementara, strip antilicin pada pijakan anak tangga, tak hanya berfungsi sebagai pengaman tetapi sekaligus mempercantik tampilan anak tangga agar tak terlihat monoton. Yang menarik, pada area bordesnya diletakkan cermin untuk berias, pajangan foto, dan aksesori berupa bunga dan patung.

    Baca Jiuga: Rahasia di Balik Kamar Anak yang Bikin Anak Betah di Kamarnya

    Mencuri perhatian dengan kesan unfinished, tangga ini mengaplikasikan semen ekspos di dinding, stiker, dan tulisan berkesan jadul di anak tangga. (Foto: IST)

    4. Kesan unfinished

    Kesan unfinished terasa kental pada area tangga ini berkat penggunaan semen ekspos. Agar semen tak dibiarkan polos begitu saja, setiap pijakannya dihias menggunakan cat kemudian ditulisi kata-kata. Dindingnya pun tak luput dari hiasan. Sebuah stiker berkarakter yang ditempel pada dinding membuat tangga terlihat atraktif.

    Baca Juga: Desain Ideal Railing Tangga dan Harganya

    Pajangan karya pribadi dalam bingkai sebagai penghias tangga. (Foto: IST)

    5. Pajang karyamu

    Jika kamu memiliki hobi menggambar atau membuat ilustrasi, kenapa tidak memajang karya itu di area dinding, seperti yang diterapkan di hunian ini? Pemiliknya membuat beberapa ilustrasi gambar kemudian gambar-gambar tersebut diberi pigura kayu dan diletakkan secara berjejer di area dinding tangga.

    Tak perlu sebagus pelukis ahli, apapun hasilnya, karya-karya tersebut akan membuat hunian kamu tampil lebih personal. (RR)

    Baca Juga: 4 Ide Desain Tangga dan Posisinya sesuai Bentuk dan Kondisi Ruang

    Cek inspirasi desain interior dan arsitektur rumah lainnya, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

    Standar Baru Hunian Hijau dari GBCI: Best Greenship Performance Neighborhood untuk Altea BLVD

    Ranahrumah.com – PROPERTI | Altea BLVD menorehkan pencapaian pertamanya dengan meraih penghargaan Best Greenship Performance Neighborhood di ajang Greenship Awards 2025 (05 /12)  

    Penghargaan ini, menempatkan ALtea BLVD–proyek hunian joint venture dari Astra Land Indonesia (ALI) bersama Sinar Mas Land, ini sebagai pengembang yang membuktikan komitmen keberlanjutan melalui dampak nyata, bukan sekadar di atas kertas.

    Best Greenship Performance

    Seiring pertumbuhan sertifikasi green building hingga 15 persen per tahun di Indonesia, pengakuan dari GBCI ini ditandai dengan penghargaan di kategori Best Greenship Performance. Ini mencerminkan pergeseran fokus industri properti, dari sekadar memiliki sertifikat hijau menuju pembuktian kinerja yang memberikan manfaat konkret bagi penghuni dan lingkungan.

    Vania Ariyani, Head of Sales Altea BLVD, “Yang paling penting adalah dampak nyata yang akan dirasakan penghuni Altea BLVD nantinya serta masyarakat sekitar. Lingkungan yang sehat itu dimulai dari pengalaman sehari-hari, dan standar ini membantu kami memastikan bahwa setiap pengembangan benar-benar memberi manfaat jangka panjang.”

    Baca Juga: Banjir Perkotaan dan Masa Depan Infrastruktur Hijau Kota

    Ramah Lingkungan, Nyaman, dan Menyehatkan

    Sebagai proyek residensial bersertifikat Platinum Greenship Neighborhood dari GBCI, Altea BLVD dinilai berhasil menghadirkan lingkungan hunian ramah lingkungan, nyaman dan menyehatkan. Kriteria konektivitas, kenyamanan, dan kesehatan menjadi fokus utama Best Greenship Performance Neighborhood. Hal ini diterjemahkan ke dalam konsep kawasan hijau yang hidup dan fungsional, di mana ruang terbuka, jalur aktivitas, serta area komunal dirancang untuk menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari penghuni.

    Altea BLVD menerapkan pendekatan komprehensif terhadap kehidupan berkelanjutan melalui pengelolaan air limbah dan air hujan yang bertanggung jawab. Kawasan seluas 75 hektar ini mengalokasikan hingga 27 persen lahan untuk ruang hijau, dengan Riverside Green sebagai jalur hijau berkelanjutan yang dilengkapi pedestrian walkway dan jogging track untuk mendukung gaya hidup aktif penghuninya.

    Baca Jiuga: Tips Memilih Hunian di Era Modern untuk Kehidupan Lebih Produktif

    Vania menambahkan bahwa penghargaan ini menguatkan tujuan Altea BLVD untuk menjadikan kehidupan berkelanjutan sebagai pengalaman, bukan sekadar konsep. “Kami ingin setiap orang yang tinggal di Altea BLVD merasakan bedanya secara langsung. Udara lebih segar, ruang lebih terbuka, lingkungan yang mendorong mereka lebih aktif. Penghargaan ini membuktikan pendekatan kami sudah tepat, dan kami akan terus menjaga standar ini di setiap pengembangan,” tutup Vania.

    Penghargaan ini merupakan ajang bergengsi yang memberikan apresiasi kepada pelaku industri properti yang konsisten menerapkan praktik pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Sebagai organisasi nirlaba yang tergabung dalam jaringan World Green Building Council, GBCI terus mendorong transformasi industri melalui program edukasi, pelatihan, dan sistem sertifikasi yang diakui secara nasional. (RR)

    Baca Juga: Ketika Gaya Hidup Kerja Hybrid jadi Katalisator Memilih Hunian yang Fleksibel

    Cek berita properti atau ulasan inspiratif ranahnya rumah dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

    Signify “Kampung Terang Hemat Energi” Berikan Akses Listrik untuk Pulau Buru

    0

    Ranahrumah.com – TREN | Signify merampungkan pelaksanaan program CSR Kampung Terang Hemat Energi’ (KTHE)-nya di Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku.

    Didukung penuh oleh Signify Foundation, program ini telah membawa manfaat langsung kepada 35.000 penduduk di kedua kabupaten ini. Signify melakukan pemasangan lampu sorot Philips Essential SmartBright Solar Flood Light dan lampu jalan Philips Essential SmartBright Solar Street Light.

    Baca Juga: Solusi Kekinian Dekorasi Ruang tanpa Ribet Hanya dengan Lampu Pintar

    Baca Juga: Mengenall 6 Jenis Lampu sesuai Fungsinya

    Pendistribusian lampu LED bertenaga surya ini membantu meningkatkan mobilitas masyarakat di desa-desa terpencil. Jalan yang tadinya gelap kini menjadi terang, memberikan kemudahan dan rasa aman bagi warga yang melintasinya.

    Akses pencahayaan juga memungkinkan pelayanan kesehatan di malam hari. Penerangan yang mendukung beberapa aktivitas untuk penanganan darurat, peningkatan produktivitas dan ekonomi masyarakat. Bahkan, di malam hari, kini penyulingan minyak kayu putih yang menjadi komoditas andalan setempat, bisa dilakukan.

    Dedy Bagus Pramono, Presiden Direktur Signify Indonesia, mengatakan, “Inisiatif Kampung Terang Hemat Energi (KTHE) merupakan wujud nyata komitmen Signify dalam menyediakan akses pencahayaan bagi masyarakat di desa-desa terpencil. Kami percaya program ini tidak hanya meningkatkan mobilitas dan kemudahan bagi aktivitas warga, tetapi juga turut mendorong ekonomi lokal.”

    Baca Juga: Manfaatkan Energi Matahari sebagai Pembangkit Listrik, Begini Cara Pemasangan Panel Surya di Atap Rumah

    Baca Juga: Menghindari Silau di Dapur Inilah Jenis Lampu dan Cara Menatanya

    Pemasangan lampu jalan Philips Essential SmartBright Solar Street Light oleh Signify di Pulau Buru dalam program Kampung Terang Hemat Energi.

    Kolaborasi bebeapa Bidang

    Dalam pelaksanaannya, program KTHE di Maluku juga didukung oleh Yayasan Walang Perempuan, sebuah NGO yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan dan anak-anak. Ppencahayaan turut mendukung kegiatan masyarakat seperti pertemuan warga, pelayanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi berbasis minyak kayu putih,” jelas Ella Loupatty, Direktur Yayasan Walang Perempuan.

    Untuk Fasilitas Umum dan Penerangan Jalan

    Total bantuan dari KTHE untuk Pulau Buru senilai Rp3 miliar. Ini diwujudkan untuk 3.267 unit Philips Essential SmartBright Solar Flood Light yang dipasang di fasilitas umum (Puskesmas, lapangan, dan Balai Desa), serta 600 unit Philips Essential SmartBright Solar Street Light untuk penerangan jalan desa.

    Iswahyudi, Kepala Desa Waelo, Kabupaten Buru, mengungkapkan, “Di Desa Waelo, keterbatasan akses listrik membuat jalanan gelap pada malam hari. Sebagai kepala desa, saya memahami betul kesulitan warga karena tidak adanya penerangan. Sebelumnya, kami hanya mengandalkan api unggun untuk pertemuan di balai desa, selain tidak dapat melihat dengan jelas, hal ini juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan pernapasan warga.”

    Ia menambahkan, “Hari kedatangan bantuan lampu menjadi momen yang sangat membahagiakan. Kini kami dapat berkumpul dan berkomunikasi dengan lebih baik tanpa rasa khawatir. Saya berharap cahaya ini menjadi simbol semangat baru bagi kemajuan Desa Waelo.”

    Signify memulai inisiatif ‘Kampung Terang Hemat Energi’ sejak 2008 silam, yang saat ini telah menjangkau lebih dari 130.000 orang di 85 desa terpencil di seluruh Indonesia. Program ini telah menghadirkan lebih dari 16.500 titik pencahayaan baru yang mengubah wajah-wajah desa terkait, memberikan penerangan yang berdampak positif bagi masyarakat penerimanya. (RR)

    Baca Juga: Dishwasher Ini Diklaim Hemat Listrik dengan 1,02 kWH atau setara dengan Rp 1.737 untuk Satu Siklus Pencucian

    Baca Juga: Mengatur Fitur Watt Control pada AC LG Hasilkan Konsumsi Listrik Sebanding Biaya Rp1.500 saja

    Cek berita inovasi produk terbaru, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom