Friday, March 13, 2026
Home Blog Page 190

TV OLED Terbaru LG, Janjikan Fitur Lebih Personal untuk Penikmatnya

0

Ranahrumah.com – PRODUK | Diawali berbagai pembaruan yang dibawa dalam seri TV OLED, LG Electronics (LG) memperkenalkan lini TV terbarunya di tahun 2023.

Membawa kualitas gambar dari panel self-lit, teknologi pemrosesan gambar terkini dan platform webOS, TV OLED seri terbaru ini dikatakan menjanjikan lebih banyak fitur yang terpersonalisasi.

Menjadi ujung tombak lini TV OLED LG tahun 2023 adalah Z3, G3 dan C3 OLED evo series. Seri utama OLED TV ini menawarkan peningkatan pada kecerahan dan akurasi warna serta detail lebih baik dari penggunaan teknologi OLED evo dan prosesor pintar terbarunya α9 AI Processor Gen6.

Menilik perjalanannya dalam menciptakan dan memasarkan TV OLED, LG dikenal sebagai pionir sekaligus pabrikan paling getol dalam mengembangkan TV OLED. Tahun ini tercatat satu dekade setelah memperkenalkan OLED TV dengan layar besar pertama di dunia. Sejak saat itu, OLED TV membawa LG terus memimpin pasar TV premium global. TV OLED LG pun tercatat dianugerahi CES Innovation Award sepanjang 11 tahun berturut-turut.

Teknologi self-lit LG telah nembuat perusahaan dapat menciptakan TV canggih dengan bangun bentuk yang di luar kebiasaan. Termasuk LG SIGNATURE OLED R dengan layar yang dapat tergulung dan LG OLED Flex dengan layar yang dapat dibengkokkan. Dua penghargaan didapat LG OLED Flex dalam gelaran CES tahun ini termasuk CES 2023 Innovation Award dan Best Innovation in the Gaming Category.

Baca Juga: Tren Elektronik Rumah Tangga 2023 di LG Experience Zone

LG G3 OLED evo tampil lebih estetis dengan ultra-seamless One Wall Design, lebih elegan karena tak ada antara TV saat menempel pada dinding (Dok. LG)

Sementara prosesor terkini Alpha series pun mengalami pengembangan untuk mempersenjatai TV OLED nya di tahun ini. AI Picture Pro yang menjadi fitur unggulan prosesor ini dalam hal reproduksi gambar, kini menawarkan peningkatan pada dynamic tone mapping yang memunculkan kedalaman dan detail pada tiap frame gambar. AI Picture Projuga mengintegrasikan teknologi pemrosesan warna yang mendeteksi dan meningkatkan objek penting, seperti wajah manusia, untuk memberinya kualitas gambar seperti HDR.

Untuk bagian peningkatan audio, α9 AI Processor Gen6 ini juga menjanjikan peningkatan dengan kemampuan untuk memperdengarkan audio dalam kanal 9.1.2.

Peningkatan signifikan pada seri OLED TV tahun ini ada pada OLED evo G3 yaitu Brightness Booster Max. Dengan menggabungkan arsitektur kontrol cahaya dan algoritma peningkatan pencahayaan; penggunaannya meningkatkan kecerahan hingga 70 persen.

Dari sisi desain pun, LG G3 OLED evo tampil lebih estetis dengan ultra-seamless One Wall Design. Terapan desain ini membuat tak ada jarak terlihat antara TV saat menempel pada dinding yang memberi ruang bernuansa lebih elegan.

LG pun memastikan TV OLED seri terbarunya ini bakal lebih ramah lingkungan, termasuk pula perhatiannya pada faktor kesehatan pengguna. Tanpa adanya jajaran lampu LED untuk backlight sama artinya dengan penggunaan material yang lebih sedikit. Dan lebih dari itu, dikatakan, LG banyak menggunakan material plastik daur ulang sebagai komponen penyusunnya. Bahkan untuk kemasannya pun, LG menggunakan bahan ramah lingkungan dengan pencetakan menggunakan satu warna.

Baca Juga: LG Objet Collection, Elektronik Desain Estetik untuk Hunian Masa Kini

Di sisi lain, perhatian pada kesehatan pengguna ditunjukkan dengan perolehan sertifikasi low blue light dari TÜV Rheinland. Hal ini dilengkapi dengan sertifikat bebas kedipan (flicker free) yang dapat merusak mata dari UL Solutions.

Bicara tentang pengalaman penggunaan yang lebih terpersonalisasi, peningkatan dilakukan melalui webOS sebagai platform TV pintar LG. Salah satunya dengan keberadaan All New Home yang menawarkan antar muka dengan fleksibilitas tinggi untuk personalisasi.

Keberadaan Quick Cards dalam webOS terbarunya juga dibuat untuk mempercepat pengguna mengakses berbagai fitur dan tayangan favorit yang terbagi dalam kategori. Mulai dari Home Office, Gaming, Music dan Sports. Disamping itu, peningkatan webOS juga membuat TV OLED LG mampu memberikan rekomendasi yang sesuai dengan preferensi berdasarkan kebiasaan menonton dari penggunanya.

AI Concierge di sisi lain, tersedia untuk mengkurasi berbagai konten pilihan yang dikumpulkan webOS berdasarkan penggunaan dan pencarian yang dilakukan pengguna. Dari data yang dikumpulkan ini, TV OLED LG mampu memberikan konten pilihan yang tepat bagi pengguna.

Baca Juga: Mengenal Kecanggihan TV OLED dan NanoCell LG

Peningkatan signifikan pada seri OLED TV tahun ini ada pada OLED evo G3 yaitu Brightness Booster Max, tingkat kecerahan lebih dari 70%. (dok. LG)

Dolby Vision dan Dolby Atmos tetap dipertahankan dalam seri terbaru ini yang membuat TV OLED LG pantas memberikan pengalaman selayak bioskop dalam rumah. Sementara kebaruan yang dibawa, ada pada WOW Orchestra3 sebagai fitur yang memberikan peningkatan kualitas audio dengan menggabungkan kemampuan audio TV dan soundbar yang tersambung dengannya.

Berbagai interkoneksi pun tersedia di TV OLED LG seri terbaru ini. Termasuk HDMI 2.1 yang dilengkapi Quick Media Switching-VRR untuk mengeliminasi tampilan layar tampak hitam penuh saat berpindah konten dari sumber berbeda.

Kemampuannya menjadi layar bagi gaming pun tak perlu diragukan. Kecepatan response time 0.1 millisecond, low input lag dan empat port HDMI 2.1, OLED TV LG juga dilengkapi Game Optimizer yang memudahkan untuk berganti game berbagai genre. Pengaturan untuk G-SYNC® Compatible, FreeSync™Premium dan variable refresh rate (VRR) pun tersedia dalam Game Optimizer.

Jajaran seri terbaru TV OLED LG ini bakalan dipamerkan sepanjang penyelenggaraan CES 2023 yang berlangsung selama 5-8 Januari 2023 lalu.

Baca Juga: LG Air Solution 2023, Fokus pada Kesehatan dan Ramah Lingkungan

Flagship TV 4K AQUOS XLED Diluncurkan Sharp di CES 2023 Amerika, Segera Dipasarkan di Asia

0

Ranahrumah.com – PRODUK | Sharp Corporation merilis tiga produk flagship TV 4K AQUOS XLED dengan ukuran 75, 70 dan 65 inci di CES Amerika pada musim semi 2023.

AQUOS XLED merupakan generasi baru yang menciptakan inovasi dalam kualitas gambar, suara dan desain.

Pertama kali diluncurkan di Jepang pada Desember 2021 kemudian TV canggih ini dipasarkan di Cina dan Taiwan dan tuai respons sangat positif.

Line up TV AQUOS XLED untuk pasar Amerika dikembangkan dari model terbaru di Jepang, menggunakan teknologi LED mini Xtreme yang dapat mengontrol pencahayaan gelap dan terang dengan cara membagi LED mini, (diletakkan dengan kepadatan tinggi sebagai lampu latar) ke lebih dari 2,000 area.

Produk ini pun mengadopsi teknologi Deep Chroma QD, di mana teknologi yang digunakan merupakan teknologi quantum dot guna mengkonversi panjang gelombang lampu latar dalam mengaktifkan 3 warna dasar (merah, hijau dan biru), menciptakan kecerahan dan kontras warna yang sempurna serta warna gambar menyeluruh.

Baca Juga: Kiprah Sharp di CES 2023, Pameran Teknologi Terbesar di Amerika

Dengan menggabungkan gambar dan speaker berkualitas terbaik yang ditempatkan di bagian atas dan bawah layar, penonton akan merasakan suara jernih yang memberikan pengalaman lebih dalam menonton. Google TV pre install memungkinkan pengguna dapat menikmati berbagai layanan dan aplikasi.

Setelah dirilis di Amerika, AQUOS XLED akan lanjut dipasarkan diberbagai Negara seperti di Kanada, Meksiko, Cina, Taiwan dan negara-negara di daerah Timur Tengah mulai musim semi ini. 

Bersamaan dengan peluncuran AQUOS XLED, Sharp pun memperkenalkan enam model TV ke pasar Amerika, yaitu TV OLED (ukuran 65 dan 55 inci ), TV LCD ( ukuran 75, 65, 55 dan 50 inci) yang telah dilengkapi oleh Roku Smart TV OS.  

Semua produk ini menawarkan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap konsumen. 

Baca Juga: Smartphone Sharp AQUOS V6 5G, Digadang Secepat Ninja, Cek Fiturnya Yuk!

Sharp Aquos XLED yang diperkenalkan di CES 2023, Amerika. (Dok. Sharp)

TV AQUOS XLED 120 inci2 yang baru dikembangkan oleh Sharp sebagai salah satu TV layar datar terbesar di dunia, turut ditampilkan di acara CES 2023 bersama jajaran TV lainnya yang berlangsung 5 Januari – 8 Januari 2023 lalu di Petrus Ballroom, Wynn Las Vegas Hotel (3131 Las Vegas Blvd., Las Vegas NV 89109, AS. CES adalah merupakan salah satu pameran teknologi terbesar dan paling berpengaruh di dunia.

Hirofumi Okamoto, Business Unit President of Sharp Corporation Smart Display Systems Business Unit mengatakan “Saya  senang Sharp meluncurkan model TV flagship AQUOS XLED kepada konsumen di Amerika dan negara lainnya, dengan kontrol yang tepat pada lampu latar LED mini yang diletakkan dengan rapat dan teknologi quantum dot akan memberikan kecerahan dan warna yang sempurna. Gambar yang indah disertai dengan suara yang jernih memberikan pengalaman yang luar biasa kepada konsumen. Saya mengajak pengunjung untuk mengunjungi stan Sharp dan rasakan pengalaman menonton dengan AQUOS XLED di CES 2023,” tutup Okamoto.

Baca Juga: Sharp 110 Tahun, Mengubah Dunia dengan Teknologi 8K+5G dan AIOT

Baca Juga: Aquos IIOTO, TV Kekinian dengan Desain Maskulin dan Feminin untuk Milenial

Tren Elektronik Rumah Tangga 2023 di LG Experience Zone

0

Ranahrumah.com-TREN | PT. LG Electronics Indonesia (LG) membuka experience zone dengan tema “Why Not Color?” yang bakal berlangsung sepanjang tahun ini untuk memperkenalkan tren elektronik rumah tangga 2023.

“Sejalan dengan gaya hidup yang lebih ekspresif, selain soal teknologi, perangkat elektronik rumah tangga juga bakal lebih bicara tentang warna yang memungkinkan ruang hunian lebih mewakili diri pemiliknya,” ujar Jay Jang, Marketing and Relations Director of LG Electronics Indonesia.

LG Objet Collection, menjadi sorotan utama dalam eksibis ini. LG Objet Collection sendiri memang menjadi seri besar khusus yang dikembangkan LG bagi jajaran seluruh produknya dengan ciri khusus pada desain artistik dengan pilihan warna khas yang membuatnya mampu menyatu dengan berbagai gaya interior hunian modern.

Namun dalam LG experience zone “Why Not Color?” ini, LG Objet Collection dari lini produk kulkas yang menjadi sorotan utamanya. Alasannya, “Lini produk kulkas dalam seri LG Objet membuka wawasan baru tentang bagaimana keberadaannya yang selama ini tampak sangat industrial dengan tubuhnya yang besar dan warna monoton, menjadi dapat lebih ekspresif dan harmoni dengan berbagai tata gaya dapur yang semakin menjadi tempat interaksi di rumah,” ujar Jay Jang lagi.

Tidak hanya memamerkan LG Objet Collection sebagai tren elektronik rumah tangga 2023, di experience zone “Why Not Color?” , LG juga menampilkan kulkas LG Macaron. Lahir dari kategori paling populer di Indonesia, kulkas dua pintu dengan freezer di bagian atas, LG Macaron mengambil inspirasi warna-warni penganan terkenal Perancis. Terdapat tiga opsi pilihan warna yang memberi keluasan opsi pengguna untuk menciptakan harmonisasi dekorasi ruangan.

Ketiga warna pilihan kulkas Macaron LG yaitu Nature Beige yang bernuansa putih gading, Clay Pink dengan mengedepankan warna merah muda dan varian warna Clay Mint yang membawa warna segar biru kehijauan.

“Terapan warna yang meninggalkan kebiasaan sebelumnya ini akan membuat dapur tampil lebih dinamis dan modern,” ujar Jay Jang.

Baca Juga: LG Objet Collection, Elektronik Desain Estetik untuk Hunian Masa Kini

Baca Juga: Kulkas LG Hadir dengan Warna Cerah, Cantik!

Kulkas LG InstaView Objet dengan panel pintu kaca yang dapat menjadi transparan dengan dua kali ketukan tangan. (Dok. LG)

Bersanding dengan kulkas LG Macaron, eksibisi “Why Not Color?” ini juga menampilkan varian khusus kulkas LG InstaView Objet yang menjadi bagian LG Objet Collection.

Sebagai varian khusus, melengkapi berbagai teknologi puncak LG dan kekhasan pada panel pintu kaca yang dapat berubah menjadi transparan dengan dua kali ketukan tangan, LG InstaView Objet ini pun dibuat dengan desain dan warna pilihan yang membuatnya lebih ekspresif.

Sebagai sebuah eksibis tentang tren, alih-alih mendesainnya untuk meningkatkan penjualan, LG membuat zona “Why Not Color?” ini lebih terfokus pada memberi pengalaman langsung bagi pengunjung penyedia layanan bioskop CGV di Grand Indonesia, Jakarta.

“Selain desain booth yang benar-benar berbeda, kami melengkapi experience zone ini dengan berbagai program untuk menambahkan keriaan menyambut tren baru di tahun ini,” ujar Jay Jang.

Kental membawa nuansa lebih ekspresif, desain booth “Why Not Color?” dibuat dengan permainan warna-warni cahaya lampu mulai dari lorong yang bakal membuat pengunjungnya seolah berada pada dimensi baru yang penuh warna. Sementara pada bagian dalamnya, pengunjung akan disambut jajaran kulkas LG Macaron yang masing-masing hadir dengan nuansa yang dibawanya. Berlanjut kemudian pada bagian kulkas LG InstaView  Objet yang tampil menawan dalam dekorasi yang mengkombinasikan lampu LED berbentuk bola beraneka warna dan cermin.

Baca Juga: LG Air Solution 2023, Fokus pada Kesehatan dan Ramah Lingkungan

Experience Zone didesain ekspresif penuh warna memberi kesempatan bagi pengunjung ber-swafoto dan mengikuti program berhadiah yang disediakan LG. (Dok. LG)

Selain mendapatkan pengalaman langsung bersentuhan dengan tren kulkas yang bakal mewarnai tahun 2023 ini, LG pun menyiapkan berbagai aktivitas kecil yang memberikan kesempatan pada tiap pengunjung untuk mendapatkan hadiah khusus. Cukup dengan mengambil swafoto pada booth “Why Not Color?” dan mengunggahnya pada akun Instagram pribadi, LG akan mengapresiasinya dengan hadiah khusus. Mulai dari tiket menonton CGV, makanan ringan pelengkap menonton hingga souvenir khusus dari LG.

Lebih lanjut Jay Jang mengundang publik untuk meramaikan experience zone “Why Not Color?” LG di kompleks CGV yang berada di Mall Grand Indonesia, Jakarta. “Mari datang dan bergembira ke sana. Semuanya kami siapkan untuk menularkan keriaan pada tren baru perangkat elektronik tahun 2023 ini. Dari yang monoton dan terkesan sangat industrial, menjadi lebih ekspresif yang semakin mewakili diri dan sekaligus harmoni pada ruang hunian penggunanya,” ujar Jay Jang.

Baca Juga: Cukup 1 Unit AC Floor Standing Mampu Dinginkan Ruang lebih Besar, Irit Tempat & Listrik!

Efek Buruk Mencuci Pakai Mesin Cuci dan 6 Cara Menyiasatinya

Ranahrumah.com – Tips & Trik| Kehadiran mesin cuci sangat membantu pemilik rumah dalam menyelesaikan kegiatan cuci mencuci pakaian, apalagi dengan makin berkembangnya teknologi.

Contohnya, ada teknik merontokkan kotoran pada pakaian dengan cara “mengucek” di mana di dalam tabung cuci,  baju saling beradu satu sama lain, disempot air dengan tekanan tinggi, diputar, ataupun dibanting. Begitu pun teknik pengeringan dengan cara yang sama, yaitu pakaian diputar-putar.

Teknik ini nyatanya dapat menyebabkan serat kain patah. Gesekan antar pakaian dapat merusak permukaan kain dan menurunkan intensitas warna baju sehingga warnanya menjadi memudar. Hal ini merupakan yang paling banyak dikeluhkan terkait dengan efek buruk mencuci pakai mesin cuci.

Beberapa pengguna mesin cuci mengeluhkan memudarnya warna ini lebih banyak terjadi pada baju yang terbuat dari kain katun.

Berkurangnya intensitas warna pakaian yang menyebabkan warna baju pudar ini makin besar potensinya ketika baju dicuci dengan menggunakan air panas atau biasa dikenal saat ini dengan metode steam.

Baca Juga: Plus Minus 5 Jenis Material untuk Lemari Pakaian

Memisahkan pakaian warna gelap dan terang untuk dicuci secara terpisah akan menghindarkan warna baju gelap melunturi baju warna gterang. (Foto: IST)

Di sisi lain, tak dipungkiri, perkembangan teknologi pada mesin cuci nyatanya juga sangat membantu pengguna dan pemilik rumah. Sebut saja, metode steam atau penggunaan air panas, merupakan teknologi yang banyak dikembangkan pada mesin cuci masa kini untuk mengakomodasi kebutuhan mencuci lebih sehat dengan mematikan kuman dan bakteri di dalam pakaian. Begitu pun teknik penyemprotan dengan air bertekanan tinggi saat proses mencuci, akan mempercepat dan memudahkan rontoknya kotoran pada baju.

Untuk itu, perlu ada siasat untuk mencuci pakai mesin cuci namun efek buruknya bisa diminimalisasi. Berikut 6 cara atau trik mencuci pakai mesin cuci.

1. Pisahkan pakaian warna gelap dan terang

Tips mencuci pakaian dengan cara ini untuk membantu mempertahankan warna gelap pada pakaian dan mencegah wama tersebut melunturi pakaian lain. Cuci pakaian-pakaian berwarna gelap terpisah dengan pakaian warna putih ataupun terang. Warna gelap akan lebih terjaga jika dicui dengan menggunakan air dingin (15 – 25° C).

Baca Juga: 7 Prediksi Tren Konsumsi di Tengah Ancaman Resesi 2023

Baca Juga: Sharp Lovers Day-Eco Vaganza, Beri Potongan Harga hingga Hadiah Produk dan Wisata

Hidroponik dan Manfaatnya, Cara Mudah Panen Sayur dan Buah dari Rumah Sendiri

Ranahrumah.com – Eksterior | Bagi penyuka sayur dan buah, tentu sangat menyenangkan jika bisa memanennya sendiri dari rumah.

Berkebun dengan cara hidroponik dapat menjadi salah satu caranya.

Teknologi hidroponik menawarkan solusi menarik bagi kamu yang ingin berkebun di tumah tapi terhalang dengan kendala-kendala seperti luas lahan yang terbatas, tak punya cukup waktu, atau repot dan malas merawat kebun nantinya.

Nyatanya, ada keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan dengan berkebun secara hidroponik. Ini dia 4 manfaat hidroponik.

1. Hadirkan “Ruang Hijau” Produktif

Sesuai ide awalnya, hidroponik dibuat untuk menyiasati keterbatasan lahan dan memungkinkan seseorang berkebun di lahan yang sempit. Hidroponik juga tak menyita waktu karena prosesnya sangat praktis dan menawarkan cara pemeliharaan yang mudah.

Bahkan di mana pun kamu tinggal di kawasan perkotaan, bercocok tanam secara hidroponik dapat menjadi alternatif penyaluran hobi berkebun di tengah terbatasnya area hijau.

Bahkan, para penghuni apartemen yang notabene tidak memiliki lahan bisa berkebun di apartemen dengan menanam sayuran dan menanam buah dengan cara hidroponik ini.

Di samping itu, berkat hidroponik, halaman rumah yang awalnya gersang dan kurang bermanfaat  dapat disulap menjadi lahan produktif  yang mampu menunjang kebutuhan gizi  keluarga.

Baca Juga: Greenhouse Di Taman Rumah, Sarana Berkreasi Kegiatan Berkebun

Kiprah Sharp di CES 2023, Pameran Teknologi Terbesar di Amerika

0

Ranahrumah.com – TREN | Inilah kiprah Sharp di CES 2023, pameran teknologi terbesar di Amerika, yang berlangsung pada 5 Januari – 8 Januari 2023 (Kamis hingga Minggu), pukul 10.00 – 17.00.

Di pameran ini Sharp memperkenalkan teknologi dan produk canggih yang berfokus pada ESG yang menggambarkan manajemen yang berlaku di perusahaannya. Teknologi dan produk yang diperkenalkan meliputi 4 tema yaitu energi baru, otomotif, AR/VR, dan TV. 

Berikut detail teknologi Sharp dan produk canggih Sharp di CES 2023 yang menunjukkan Sharp peduli ESG.

1. Teknologi energi baru terbarukan yang berkontribusi terhadap karbon netral. 

Sharp memperkenalkan LC-LH (Liquid dan Crystal Light Harvesting) untuk pertama kalinya di luar Jepang, sebuah fotovoltaik dalam ruangan yang dikembangkan dengan mengintegrasikan sel surya tersensitisasi pewarna (Dye-sensitized solar cell) dan teknologi LCD perusahaan yang telah lama dikembangkan.

Sharp juga memperkenalkan sel surya perovskite yang berhasil menarik perhatian sebagai generasi sel surya selanjutnya, karena lebih tipis, ringan dan fleksibel. Diharapkan dapat berkontribusi pada penggunaan tenaga surya yang lebih luas.  

2. Perangkat otomotif canggih mendukung berkendara dengan aman dan peduli lingkungan 

Sharp memperkenalkan tampilan informasi penumpang dengan menggunakan kontrol sudut pandang. Dengan mengatur sudut pandang, pengemudi tidak akan dapat melihat tampilan gambar saat berkendara sehingga pengemudi dapat berkonsentrasi saat berkendara.

Sharp juga memperkenalkan prototipe sistem pemantauan pengemudi. Sebuah modul kamera yang terintegrasi dengan layar memonitor pengemudi.

Selain itu Sharp akan memperlihatkan modul fotovoltaik majemuk efisiensi konversi tertinggi di dunia, yang diharapkan dapat dipasang pada kendaraan seperti EV, serta digunakan dalam penerapan kedirgantaraan dan penerbangan.

Baca Juga: Sharp 110 Tahun, Mengubah Dunia dengan Teknologi 8K+5G dan AIOT

Baca Juga: Logo Peringatan 110 Tahun Sharp: Citra Bisnis yang Peduli ESG

Pakai AC Tanpa Kedinginan dengan Teknologi WindFree Cooling

0

Ranahrumah.com – PRODUK | Samsung Electronics Indonesia memberikan solusi bagi pengguna AC agar dapat menikmati udara sejuk dengan nyaman melalui teknologi WindFree, teknologi yang membuat AC dapat menghembuskan udara sejuk tanpa hembusan angin langsung. 

Teknologi ini kini dihadirkan oleh Samsung dalam perangkat AC hemat energi Samsung AC WindFree Litemenjawab permasalahan dalam pemakaian AC di mana pengguna merasa merasa kedinginan alih-alih menikmati udara sejuknya yang nyaman.  

AC di kamar tidur umumnya menyala sepanjang malam hingga pagi. Terkadang, suhu kamar dapat menjadi terlalu rendah sehingga menimbulkan rasa dingin berlebihan dalam ruangan. Pengguna AC kemudian terpaksa bangun sejenak untuk melakukan pengaturan manual melalui remote control, baik menaikkan suhu atau mematikan AC, kemudian menyalakannya lagi saat suhu meningkat. Samsung AC WindFree Lite dihadirkan Samsung untuk mengatasi semua kerepotan ini sehingga tetap dapat pakai AC tanpa kedinginan.

Baca Juga: Solusi Rumah Mungil, Ini Cara Berbagi Kamar dengan Si Kecil

Teknologi WindFree dihadirkan oleh Samsung dalam perangkat AC hemat energi Samsung AC WindFree Lite sehingga pengguna dapat menikmati kesejukan tanpa merasa kedinginan (Dok. Samsung)

Bagi para pengguna Air Conditioner (AC), hembusan angin AC yang mengenai tubuh secara langsung dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Sebagian pengguna AC juga merasa bahwa hembusan angin langsung yang terus menerus dapat menyebabkan masalah pada tubuh, misalnya sakit kepala. Namun, memindahkan posisi penempatan AC agar anginnya tidak mengenai tubuh tentu bukan hal yang mudah.

“Samsung AC WindFree Lite menghadirkan udara yang sejuk dengan hembusan udara yang lembut tanpa menyebabkan rasa dingin berlebihan, cocok bagi pengguna AC di Indonesia yang menginginkan kenyamanan beraktivitas pada suhu optimal. Dengan teknologi WindFree Cooling, pengaturan suhu cerdas oleh AI Auto Cooling, dan fitur SmartThings, AC ini secara pintar akan menyejukkan ruangan dengan efisien dan nyaman serta dapat dikontrol lewat smartphone. Samsung AC WindFree Lite juga efisien dalam penggunaan energi, menyediakan suhu optimal tanpa khawatir mengeluarkan banyak biaya,” jelas Donny Libra, AC Product Marketing Head, Samsung Electronics Indonesia.

Baca Juga: Jadikan AC Penyejuk dan Estetika Ruang, Daikin Proshop Hadir di Alam Sutera

Baca Juga: Pilihan Perabot untuk Jaga Kualitas Tidur & Kesehatan Mental

Cegah Kecelakaan Kerja Tukang, Gravel Rilis “Alat Pelindung Dulur”

Ranahrumah.com – PRODUK | Gravel, sebagai perusahaan teknologi penyedia jasa tukang bangunan atau pekerja konstruksi, mengambil andil dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja tukang.

Program pencegahan kecelakaan kerja yang baru diluncurkan Gravel adalah Alat Pelindung Dulur. Dulur adalah sebutan bagi mitra tukang Gravel, yang kini jumlahnya sudah mencapai puluhan ribu tukang proyek dan tersebar di 18 provinsi di Indonesia.

Alat Pelindung Dulur terdiri dari dua atribut untuk keselamatan kerja untuk cegah kecelakaan kerja tukang, yakni rompi dan helm kerja. Dengan mengenakan atribut ini, Dulur Gravel akan terlindungi dari potensi risiko bahaya di lokasi proyek konstruksi.

Co-Founder dan CEO Gravel, Georgi Putra, menuturkan, “Kami berharap penggunaan rompi dan helm Gravel oleh Dulur di lingkungan kerja proyek dapat berdampak besar dalam mengurangi risiko kecelakaan kerja.”

Organisasi Buruh Internasional atau International Labour Organisation (ILO) memperkirakan 60.000 kecelakaan fatal terjadi di proyek konstruksi di seluruh dunia setiap tahun. Jika dirata-rata, satu kecelakaan terjadi setiap 10 menit.

Mengutip data dari Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika (US Bureau of Labor Statistic) tahun 2020, sektor konstruksi di Amerika, Jepang, dan Tiongkok memiliki tingkat kasus kecelakaan kerja teratas. 

Baca Juga: Cegah Lantai Bocor karena Naiknya Air Tanah dan Luapan Hujan

Baca Juga: Atasi Pipa Bocor Penyebab Dinding Lembap, Cara Temukan Titiknya!

Berdasarkan data BPJS, konstruksi menaruh porsi 32% dari total kecelakaan kerja dari keseluruhan sektor di Indonesia.

Tingginya angka kecelakaan kerja di industri konstruksi menjadikan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi untuk cegah kecelakaan kerja tukang. “Selalu menerapkan K3 di lokasi kerja itu sangat penting, apalagi sektor bangunan dan konstruksi ini termasuk sektor yang cukup berisiko dalam proses kerjanya,” Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menegaskan.

Fredy Yanto, Co-Founder dan CPO Gravel pun menjabarkan lebih lanjut tujuan perusahaan menjalankan program Alat Pelindung Dulur, “Bukan hanya untuk Dulur dan Gravel saja, tapi ini juga akan berkontribusi dalam menurunkan angka kecelakaan kerja pada sektor konstruksi di Indonesia.”

Helm Gravel yang anti retak dilengkapi tali pengikat untuk keamanan ekstra ini sesuai SNI, sehingga mampu melindungi kepala dari berbagai kemungkinan tertimpa benda berat atau tajam dari tempat tinggi, terpukul, atau terbentur. Sedangkan rompi digunakan untuk melindungi badan. Garis spotlight di berbagai sisi merupakan tanda khusus agar tukang tetap terlihat di kondisi lingkungan kerja yang minim cahaya.

Sejak diluncurkan di pertengahan Desember 2022, Dulur menunjukkan antusias yang sangat besar untuk memiliki Alat Pelindung Dulur. Tak heran, dalam waktu singkat banyak Dulur sudah mengambil Alat Pelindung Dulur di workshop Gravel Jakarta dan kantor cabang Gravel Surabaya. Respons ini menunjukkan bahwa para Dulur Gravel sudah cukup memiliki kesadaran terhadap keselamatan kerja.

Baca Juga: Bikin Dinding Makin Memesona dengan Pola, Ini Caranya!

Perlu diketahui juga, bahwa Gravel juga memiliki program lain yang mendukung K3 pada aplikasi tukang dulur, yaitu Gravel Protect, untuk mengantisipasi apabila Dulur membutuhkan layanan kesehatan dan pertolongan medis ketika terjadi kecelakaan kerja yang bisa didapatkan.

“Kecelakaan kerja di proyek memang kadang tidak bisa dihindari. Jadi kita sebagai tukang harus selalu waspada melindungi diri sendiri. Kalau sudah punya rompi dan helm kayak gini, kita juga lebih tenang dan fokus kerja, kan,”Ahsin Denny Haris, salah satu Dulur menjelaskan pentingnya perlindungan bagi pekerja konstruksi.

Gravel merupakan perusahaan teknologi yang bergerak di bidang konstruksi dengan misi membangun Indonesia dengan membangun manusianya.

Fokus Gravel adalah menghubungkan para pencari dan penyedia tenaga kerja konstruksi dengan mudah, cepat, dan transparan melalui aplikasi Gravel. Hingga Desember 2022, Gravel telah berpartisipasi dalam lebih dari 4.000 proyek pembangunan dan renovasi bangunan, fasilitas umum dan infrastruktur di 18 provinsi di Indonesia.

Baca Juga: Conwood Beyond, Tak Perlu Dicat Lagi dan Sangat Mudah Dipasang