Friday, March 20, 2026
Home Blog Page 178

Konsultasi Properti: Parkir Sembarangan di Perumahan Bikin Ribut Antar-Tetangga, Bisa Digugat?

0

Ranahrumah.com – INSIGHT | Parkir sembarangan di perumahan selalu menjadi perbincangan karena masalah yang ditimbulkan, termasuk keributan antar-tetangga. Tindakan apa yang harus kita lakukan jika mengalami kejadian ini di kompleks perumahan kita. Adakah ketentuan hukum yang mengatur untuk penyelesaiannya, jika cara kekeluargaan tidak berhasil menyelesaikannya?

Baru-baru ini, di tengah masyarakat merayakan Hari Kemenangan menyambut Lebaran, viral di berita tentang seseorang yang “sengaja” parkir di persimpangan jalan kompleks sehingga tindakan ini menutup semua akses jalan dari segala penjuru di gang rumah itu. Disebutkan, alasan orang tersebut melakukannya karena melihat orang lain telah lebih dulu parkir “sembarangan” di kanan dan kiri depan rumah tanpa memperhitungkan akses untuk tetangga lain yang melewati jalan itu. Merasa terganggu kenyamanannya, dia pun “membalas” dengan tindakan yang lebih ekstrem, parkir di persimpangan jalan, yang otomatis menghambat akses orang melewatinya dari segala arah.  

Tidak hanya ketika Hari Raya Lebaran di mana banyak tamu saling kunjung ke rumah sehingga membutuhkan tempat parkir bagi kendaraan mereka, masalah parkir di depan rumah yang dilakukan sembarangan selalu terjadi, juga di hari-hari biasa.

Baca Juga: Rumah Aman Ditinggal Mudik Tak Jadi Incaran Maling, Cara Bikin Terkesan Berpenghuni!

Baca Juga: Feng Shui Kamar Anak, Desain, Letak, dan Pilihan Warnanya

Masalah parkir mobil/kendaraan ini muncul ketika pemilik rumah tidak menyediakan garasi atau carport di rumahnya sendiri (dengan segala alasan) untuk memarkir kendaraannya sehingga mereka harus memarkirnya di depan rumah. Sebenarnya, tidak akan jadi masalah jika tindakan ini tidak menghambat dan mengganggu kepentingan dan kenyamanan pengguna jalan lain untuk mengakses jalan itu. Namun, nyatanya tak sedikit orang yang kurang memerhatikan hal ini, sehingga memicu keributan.

Terkait masalah ini, dikutip dari rubrik Tanya – Jawab di Tabloid Rumah, Yulius Setiarto, SH, MH mengungkapkan ketentuan hukum tentang masalah parkir sembarangan di perumahan ini.  

Dijelaskan oleh Yulius, pada dasarnya Pasal 671 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata  telah mengatur sebagai berikut.

“Jalan setapak, lorong atau jalan besar milik bersama dan beberapa tetangga, yang digunakan untuk jalan keluar bersama, tidak boleh dipindahkan, dirusak atau dipakai untuk keperluan lain dari tujuan yang telah ditetapkan, kecuali dengan izin semua yang berkepentingan.”

Jadi, menjadi hak setiap orang untuk mempergunakan jalan di depan rumah. Jika ada tetangga kita memarkir mobilnya di jalan depan rumah nya atau rumah kita dan  membuat kita tidak nyaman, seharusnya tetangga kita meminta izin kepada kita dan juga tetangga lain di sekitarnya.

Baca Juga: Menata Kamar Tidur dengan Kaidah Feng Shui, Rekomendasi Area Peletakan Barang

Baca Juga: Memilih Cat Tembok yang Tepat Berdasarkan Jenis Ruangan

Apabila cara kekeluargaan tidak berhasil, kita dapat menggugat tetangga yang parkir ”sembarangan” itu secara perdata untuk meminta ganti kerugian atas dasar perbuatan melawan hukum, sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUHPerdata, yang berbunyi:

“Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut.”

Dalam hal ini, tetangga yang parkir sembarangan itu telah melanggar hak kita sebagai pemilik rumah untuk dapat keluar rumah dengan nyaman dan kapan pun kita inginkan tanpa ada gangguan. Selain itu, tetangga itu juga melanggar azas-azas kepatutan yang terdapat di masyarakat. Dalam hal ini, ada kerugian yang kita terima yaitu dari segi waktu yang terbuang karena harus menunggu tetangga memindahkan mobilnya ketika harus beraktivitas.

Untuk dapat digugat dengan perbuatan melawan hukum, penggugat harus membuktikan adanya kerugian yang diderita akibat perbuatan tetangga itu. Misalnya, penggugat menjadi terlambat ke suatu tempat dan hal tersebut menimbulkan kerugian baginya.

Baca Juga: 14 Jenis Tukang dan Keahliannya, Kenali sebelum Memilih!

Baca Juga: Makeover Ruang Makan dan Ruang Keluarga dengan Gaya Japandi

#infohukum #konsultasihukum #masalahhukum

(*)

Tips Memilih dan Membeli Anggrek untuk Ditanam di Rumah

Ranahrumah.com – EKSTERIOR | Eksistensi anggrek sebagai tanama hias di Indonesia sudah cukup lama. Anggrek sudah dikenal sejak 200 tahun lalu. Puluhan tahun terakhir mulai dibudidayakan secara luas di Indonesia.

Diketahui, bunga tanaman anggrek bermacam-macam dan sosoknya cantik memesona siapa pun yang melihatnya. Karena memiliki sosok fisik berupa bunga yang inilah maka anggrek berfungsi sebagai tanaman hias. Bahkan beberapa jenis anggrek ada yang berbunga unik dan mengeluarkan aroma wangi.

Karena anggrek memiliki variasi jenis cukup banyak, baik yang spesies maupun hibrida, berhati-hatilah dalam merawatnya, karena masing-masing jenis memerlukan perlakuan yang berbeda pula.

Ingin menanam anggrek di rumah? Merasa belum cukup mengenal anggrek karena masih pemula? Cek dulu yuk beberapa hal terkait membeli tanaman anggrek, menanam, dan merawatnya di rumah.

Baca Juga: Ini Rahasianya agar Adenium Berbunga Banyak

Baca Juga: Hari Raya Sudah Dekat, Taman Rumah Masih Berantakan? Renovasi Saja dengan Konsep Taman Tumbuh!

Jneis anggrek lokal lebih murah dibanding anggrek impor. Begitupun anggrek spesies lebih mahal daripada anggrek hibriba.
(Madison Inouye – Pexels)

Harga Tanaman Anggrek

Dikutip dari Buku Angrek karya Ira Puspa Kencana buka Serial Rumah – Gremedia, tinggi atau rendahnya harga anggrek, tergantung pada hal sebagai berikut.

(1) Kesehatan tanaman

(2) Jenis lokal atau impor. Anggrek jenis lokal umumnya lebih murah dibandingkan anggrek impor.

(3) Spesies atau hibrida. Anggrek jenis spesies umunya lebih mahal dibandingkan anggrek hibrida.

Menata Kamar Tidur Ala Feng Shui, Perhatikan Letak Barang!

Ranahrumah.com – INTERIOR | Menata kamar tidur dengan kaidah Feng Shui menjadi salah satu cara menjaga keseimbangan di dalam rumah.

Sebagai ruang penting dalam rumah, mengetahui cara menata kamar tidur dengan kaidah Feng Shui dapat menyokong kehidupan asmara kamu sebagai pemilik rumah, juga menciptakan tempat yang nyaman untuk beristirahat dan memulihkan tenaga.

Ternyata, bukan sekadar agar terlihat nyaman secara visual, kamar tidur yang rapi punya pengaruh sangat besar pada aliran energi Chi menurut Feng Shui. Artikel kali ini khusus membahas tentang rekomendasi 9 area untuk peletakan beberapa barang atau benda yang biasanya ada di kamar tidur utama agar kamar rapi dan nyaman dengan aliran chi yang baik.

Menata kamar tidur dengan kaidah Feng Shui merekomendasikan tempat terbaik untuk setiap barang yang ada di dalam kamar.

Mengutip tulisan DR Akino Azzaro, master Fengshui, kamar tidur yang tidak rapi dan gelap (kurang terang) dengan aliran udara yang tidak lancar, bisa bermasalah. 

Baca Juga: Feng Shui Kamar Anak, Desain, Letak, dan Pilihan Warnanya

Ruang yang terang dan sirkulasi yang baik adalah kunci dari Feng Shui kamar tidur. Karenanya, tumpukan benda-benda usang dan kotor akan menghambat aliran chi. Maka, segeralah singkirkan benda-benda usang yang tak terpakai lagi dari kamar.

Perhatikan sirkulasi udara dalam kamar. Jangan tutupi jendela atau bukaan dengan benda-benda yang bisa menghambat aliran udara.

Letakkan benda-benda pada tempatnya agar kamu pun dapat mengingat dan mendapatkannya dengan mudah ketika akan menggunakannya kembali.

Baca Juga: Amankah Menggunakan Furnitur Plastik di Kamar Anak?

Tempatkan barang sesuai 9 area di kamar tidur yang disusun sesuai diagram bagua dimulai dari pintu masuk.

Sebagai panduan penataan kamar tidur dengan kaidah Feng Shui, Akino memberikan panduan menata 9 kelompok barang/benda ini dengan diagram bagua. Buatlah sketsa denah kamar kamu. Kemudian bagi menjadi sembilan area seperti pada diagram bagua, dimulai dari pintu masuk.

  • Area skill & knowledge

Letakkan di area ini, rak buku atau benda-benda yang dapat membantu pengembangan diri.

  • Area career

Taruh cermin dan benda-benda yang merepresentasikan air di area ini. Contoh barang yang merepresentasikan air adalah benda yang berbentuk amuboic/freeform dengan warna transparan atau hitam kebiruan.

  • Area helpful people/travel

Area ini adalah tempat untuk gambar/foto-foto pemandangan dan kerabat-kerabat dekat.

Menata kamar tidur menurut kaidah Feng Shui mengatur letak barang pada tempatnya seperti rak buku, cermin, foto keluarga, lilin, benda seni dan komputer, menyimpan perhiasan dan menyimpan benda warisan/pusaka agar kamar rapi dan nyaman dengan aliran chi yang positif.
  • Area family/health

Di 2 area yang bersebelahan ini, foto keluarga, benda-benda pusaka/warisan, ataupun tanaman sebaiknya diletakkan.

  • Area creativity/children

Area tebaik untuk benda-benda seni atau komputer di sini.

  • Area prosperity

Merupakan tempat menyimpan perhiasan, uang, ataupun benda-benda berwarna merah, oranye, ungu, atau emas.

  • Area fame/reputation

Tempat untuk lilin-lilin, piala/penghargaan, tanaman, atau benda-benda berwarna merah, oranye, atau ungu.

  • Area relationship/romance

Letakkan cermin berbentuk lingkaran atau oval, benda-benda berwarna merah muda, foto orang yang dicintai, ataupun benda-benda yang berpasangan di sini.

Baca Juga: 5 Dekorasi Imlek dan Maknanya yang Datangkan Keberuntungan

Baca Juga: Cara Memilih Pencahayaan yang Tepat, Ciptakan Suasana Berbeda di Setiap Ruang

#infodesain #infodesainkamartidur #desainkamartidur #infofengshui

Cek inspirasi desain, berita gaya hidup modern, inovasi prpduk baru, dan ulasan inspiratif ranahnya rumah, dan properti di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

(*)

IKEA Ajak Gunakan Produk Berkelanjutan di Peringatan Hari Bumi

0

Ranahrumah.com – TREN | IKEA ajak gunakan produk berkelanjutan dengan melakukan serangkaian kegiatan. IKEA Indoensia telah melakukan kegiatan berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran pelanggannya akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan selama tahun 2022.

Dan saat ini, peringatan Hari Bumi 2023 yang bertemakan Invest in Our Planet, pun sejalan dengan visi IKEA yaitu untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik.

“Kami berupaya untuk selalu mengedepankan visi IKEA dan mengambil pendekatan secara holistik dalam seluruh kegiatan keberlanjutan dengan mengedepankan prinsip kepedulian terhadap lingkungan dan manusia,” ujar Ririn Basuki, Communication & PR Manager IKEA Indonesia.

Kehidupan sehari-hari di rumah menjadi titik dimulainya IKEA dalam menjalankan kegiatan keberlanjutan dengan mengajak para pelanggan untuk berpartispasi.

Baca Juga: Koleksi Ramadan IKEA, Hadirkan Produk Dekorasi hingga Perlengkapan Makan

Berikut beberapa langkah yang dapat membantu mengurangi pemakaian sumber energi maupun mengurangi jejak karbon sebagai perwujudan visi: IKEA ajak gunakan produk berkelanjutan.

  • Bohlam LED dengan Masa Pakai Hingga 20 Tahun

Bohlam lampu LED dapat membantu mengurangi pemakaian energi di rumah. Dengan menggunakan bohlam LED SOLHETTA, pemilik rumah bisa lebih menghemat energi listrik sebanyak 35% dibandingkan dengan bohlam LED IKEA sebelumnya. Bohlam ini juga tahan lama karena memiliki masa pakai sekitar 25.000 jam atau sekitar 20 tahun bila digunakan 3 jam dalam sehari.

Baca Juga: Menciptakan Hunian yang Lebih Berkelanjutan dengan Rumah Pintar

Nosel ÅBÄCKEN pada keran air aerator mampu menjaga dan mengatur aliran air sehingga dapat menghemat air. (Dok Ikea Indonesia)
  • Keran Air dengan Aerator dan Nosel Hemat Air

Pemilik rumah bisa menghemat penggunaan air di rumah. Semua keran air IKEA dengan aerator mampu mengurangi penggunaan air hingga 40% tanpa menimbulkan perbedaan tekanan air.

Sedangkan nosel ÅBÄCKEN mampu menjaga dan mengatur aliran air sehingga dapat menghemat air.  Nosel ini juga membuat energi yang digunakan untuk memanaskan air panas lebih sedikit sehingga lebih efisien dan mendukung hidup berkelanjutan di rumah.

Baca Juga: IKEA Berbagi Cara Ciptakan Rumah Sehat dan Aman dalam “Rumahku Ceritaku”

Baca Juga: Cara Memilih Pencahayaan yang Tepat, Ciptakan Suasana Berbeda di Setiap Ruang

Amankah Menggunakan Furnitur Plastik di Kamar Anak?

Ranahrumah.com – INSIGHT | Anak usia dini butuh furnitur yang tak membahayakan tubuhnya. Amankah menggunakan furnitur plastik untuk anak?

Di usia dini, anak-anak belum dapat mengontrol besarnya tenaga yang mereka gunakan untuk melakukan sebuah gerakan. Oleh karena itu diperlukan furnitur yang aman untuk pergerakan aktivitas mereka. 

Furnitur dengan kriteria aman untuk anak usia dini atau anak balita, adalah furnitur yang tidak membahayakan tubuh anak. Selain menggunaan material non-toxic, furnitur anak usia dini sebaiknya tidak memiliki sudut tajam, berbahan solid, memiliki keseimbangan dan kekuatan konstruksi yang cukup baik dan material yang tidak terlalu licin untuk menjaga agar tidak terpeleset atau slip, serta tidak terlalu kasar agar tidak melukai kulit anak yang lembut. Syarat furnitur seperti ini, bisa didapatkan dari material furnitur apa saja, termasuk furnitur anak yang terbuat dari plastik.

Baca Juga: Feng Shui Kamar Anak, Desain, Letak, dan Pilihan Warnanya

Baca Juga: Menata Rumah dengan Metode Montessori, Bikin Anak Mandiri

Furnitur untuk anak balita harus terbuat dari matreial non-toxic, tidak memiliki sudut tajam, berbahan solid, dan memiliki keseimbangan dan konstruksi yang baik. (Tatiana Syrikova-Pexels)

Plastik adalah material yang sangat populer digunakan sebagai bahan mainan dan furnitur anak terutama furnitur anak balita. Karena selain ringan, bahan ini juga tergolong lunak dan dapat dicetak dalam berbagai bentuk dan warna yang menarik. Furnitur dengan bahan ini umumnya berupa furnitur jadi yang siap pakai. Berbeda dengan material kayu dan besi, yang dapat dibuat dan dipesan sesuai keinginan dan kebutuhan ruang.

Jika lebih suka menghadirkan furnitur plastik untuk anak, ada beberapa pertimbangan harus diperhatikan agar tidak membahayakan anak.

Baca Juga: Mendekor Ruang dengan Warna Pastel, Ini Kelebihan & Tips Pengaplikasiannya

Baca Juga: Menata Kamar Mandi Mungil dengan Storage Simpel

Plastik adalah material yang sangat populer digunakan sebagai bahan mainan dan furnitur anak balita seperti meja dan kursi anak,
tempat tidur anak, karena ringan, bahannya lunak sehingga mudah dicetak dalam berbagai bentuk dan warna yang menarik.

Dikutip dari tulisan Amalia Dharmawan, S.Psi tentang Furnitur Anak yang diterbitkan Serial Rumah-Gramedia, berikut cara memilih furnitur dengan material plastik untuk kamar anak.

  • Menggunakan furnitur plastik untuk anak, perhatikanlah ketebalan plastik yang akan memengaruhi kekuatannya. Semakin tebal plastiknya, maka semakin kuat furnitur tersebut.
  • Perhatikan pula kerapihan cetakannya, apakah terdapat garis bekas cetakan yang tajam yang dapat menyayat atau melukai.
  • Pada produk plastik biasanya terdapat tanda sertifikat keamanan (safety certifi cation) yang perlu diperhatikan. Dengan safety certification berarti ada jaminan bahwa produk tersebut aman untuk anak. Apabila tidak terdapat tanda tersebut, kamu bisa memerhatikan kekuatan dan kerapihannya.
  • Saat memilih furnitur plastik untuk anak, pilih bahan plastik yang tidak berbau tajam, tidak lengket, dan warnanya tidak mudah luntur bila terkena air maupun keringat.

Baca Juga: Meski Rumah Sempit Anak Bebas Bermain dengan Ruang Gerak Memadai, Ini Caranya!

Baca Juga: Pilihan Perabot untuk Jaga Kualitas Tidur & Kesehatan Mental

Baca Juga: Solusi Rumah Mungil, Ini Cara Berbagi Kamar dengan Si Kecil

(*)

Perbaiki AC Tidak Dingin, Berisik, & Bocor Tanpa Tukang Servis

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Masalah AC tidak dingin, bersiik, dan bocor bikin jengkel seisi rumah? Maklum, udara tropis Indonesia ini sangat lembap dan banyak mengandung uap air sehingga membuat kita mudah berkeringat.

Di saat polusi dan tingkat kelembapan udara semakin meningkat, kehadiran pendingin ruangan penyejuk udara atau AC (Air Conditioner) di setiap ruang menjadi solusi pencipta kesejukan. Tetapi, kenyamanan dalam menikmati udara sejuk ini dapat terusik tatkala AC bermasalah.

Yuk ketahui penyebab sekaligus solusi atau tips memperbaiki jika AC mengalami 3 masalah AC paling umum yaitu, tidak dingin, berisik, dan bocor.

Baca Juga: Memanfaatkan Cahaya Alami agar Hemat Listrik tanpa Membuat Rumah Panas, Ini Tipsnya!

AC Engga Dingin

Selama ini, ada banyak anggapan bahwa kalau AC tidak dingin karena freon-nya habis. Ini belum sepenuhnya benar. Pasalnya, AC tidak perlu ditambah freon walaupun sudah dipakai 4-5 tahun selama tidak terjadi kebocoran pada pipa AC.

Nah, untuk kasus AC tidak dingin, masalahnya pada pipa. Coba beri air sabun dan teteskan ke pipa AC. Jika terdapat gelembung di pipa, berarti ada yang bocor. Segera tambal atau las pipa agar kebocoran ini segera tertangani.

Jika sudah diperbaiki sumber bocomya dan AC masih kurang dingin, bisa jadi freon habis. Tetapi ingat, freon bukan yang utama.

Baca Juga: Agar Kondisi Rumah Prima dan Tidak Rusak saat Ditinggal Mudik atau Traveling

Ac berisik bisa disebabkan oleh cover yang tidak terpasang dengan tepat, filter udara yang kotor, atau kipas AC terganggu perputarannya.

AC Berisik

AC mengeluarkan bunyi itu sumbernya banyak. Tetapi, secara garis besar dibagi menjadi 3. Tiga hal berikut ini, bisa kamu cek sebelum buru-buru memanggil tukang servis AC.

1. Periksa cover depan AC untuk memastikan cover kuat dan tidak longgar. Cover depan dapat menjadi berisik jika tidak menancap dengan benar. Jika setelah diperiksa longgar, perkuat di sekrupnya.

2. Filter udara yang kotor dapat menyebabkan terganggunya sistem pembekuan. Ketika terjadi pembekuan akan membuat kipas AC bermasalah dan jelas ini dapat memicu suara berisik. Jika terjadi pembekuan, kamu harus segera mematikan AC dan membersihkan kotoran yang tersumbat di saluran pembuangan AC.

3. Periksa kipas yang terletak di dalam unit AC. Pastikan kipas berputar secara bebas tanpa membentur sisi unit. Putarlah kipas dengan tangan kamu. Bila berputar bagus dan tidak terhalang apapun atau membentur apapun, kamu dapat pastikan kipas dalam kondisi baik. Bila kipas seperti seret berputar coba lakukan perbaikan dengan memberikan pelumasan. Pastikan pemeriksaan ini dilakukan dalam kondisi AC mati.

Baca Juga: Ingin Mewujudkan Dapur Idaman? Lakukan 6 Langkah Ini!

Ilustrasi AC bocor atau AC berkeringat bisa disebabkan karena AC kotor karena tersumbatnya drainase AC atau posisi indoor AC yang tidak rata.

AC Menetes

Indoor unit kadang mengeluarkan tetesan air atau ‘berkeringat’. Tapi bila sampai terjadi kebocoran, berarti ada yang kurang beres dengan AC kamu. Hal ini bisa disebabkan karena AC kotor sehingga mengganggu saluran pembuangan air.

Penyebab lainnya adalah karena posisi indoor yang tidak rata atau posisi saluran pembuangan air kurang baik. Bila masalahnya di kotoran, berarti kamu harus membersihkan bagian kepala AC dari debu dan kotoran yang menyumbat drainase AC. Jika memang saluran pembuangan air terlalu tinggi, maka harus dibetulkan saluran pembuangannya agar posisi pembuangan lebih rendah.

Bila semuanya sudah diperiksa tapi kebocoran tetap ada, maka lakukan pencucian AC yang dilakukan bagian per bagian mulai dari evaporator coil, daun fan indoor, dan casing indoor unit. Ini untuk memastikan semua komponen tak masalah sekaligus membersihkannya.

Baca Juga: Makeover Ruang Makan dan Ruang Keluarga dengan Gaya Japandi

Baca Juga: Secondary Skin untuk Rumah, Kulit Kedua yang Bikin Estetik dan Hemat Listrik

Tips Merawat AC

Tips merawat AC berikut ini dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah pada AC.

1. Servis AC setiap 3 bulan sekali. Jangan tunggu AC bermasalah, baru diservis.

2. Walau jarang digunakan, nyalakan AC paling tidak 1/2 jam dalam seminggu.

3. Bila pada pipa AC ada bunga es dan AC tidak dingin, segera matikan karena itu tandanya ada kebocoran pada pipa AC. (Hal ini juga menjaga supaya tidak menyebabkan kompresor rusak).

Nah, cara-cara tersebut di atas adalah langkah awal yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki AC rusak atau masalah AC, sendiri sebelum atau tanpa memanggil tukang servis AC. Jika, hal-hal dasar di atas sudah dilakukan namun AC masih bermasalah, segera panggl tukang AC profesional untuk memperbaikinya.

Baca Juga: AC Hemat Tak Berisik LG New Eco, Ini 5 Keunggulannya

Baca Juga: Air Purifier Plasmacluster Sharp AIOT, Diklaim Bebaskan Virus di Udara

(*)

Feng Shui Kamar Anak, Desain, Letak, dan Pilihan Warnanya

Ranahrumah.com – INTERIOR | Feng Shui kamar anak adalah penataan kamar anak menurut kaidah Feng Shui untuk mengatur tatanan ruang, letak, dan pilihan warnanya agar memberi nilai positif bagi anak.

Keberadaan Feng Shui dalam arsitektur/bangunan sebaiknya saling berhubungan dalam sebuah tatanan keseimbangan. Feng Shui mengenal hawa chi (energi positif) yang dapat mendukung aktivitas kehidupan pengguna bangunan.

Kamar yang baik untuk anak-anak secara umum adalah ruangan yang memiliki aliran chi yang baik. Maksudnya, memiliki intensitas cahaya cukup, aliran udara yang lancar, dan tentu saja terjaga kebersihannya. Hindari ruangan yang memiliki sudut gelap dan tak terolah.

Selain hawa chi, dalam Feng Shui juga dikenal ada dua prinsip dasar:

1. arah (8 arah mata angin)

2. 5 elemen Feng Shui

Arah mata angin dalam Feng Shui memiliki elemen dan energinya masing-masing. Kelima elemen tersebut adalah tanah, logam, air, kayu, dan api. Semua yang ada di jagat raya ini dipercayai merupakan kombinasi dari kelima elemen tersebut.

Letak Kamar Anak

Letak-letak yang baik untuk kamar anak antara lain, barat yang menyimbolkan anak-anak dan kreativitas, timur yang menyimbolkan keluarga dan kebersamaan, timur laut yang menyimbolkan pengetahuan dan pendidikan, serta barat daya yang menyimbolkan hubungan dan cinta kasih.

Area tengah/center, yang didominasi elemen tanah dan menyimbolkan kekuatan, stabilitas, dan kesehatan, juga dapat dijadikan pilihan yang baik.

Baca Juga: Menata Rumah dengan Metode Montessori, Bikin Anak Mandiri

Warna pastel yang lembut ideal di kamar anak.

Area barat diperuntukkan bagi anak-anak dan aktivitas kreatif. Ini adalah area/lokasi yang paling ideal untuk kamar anak, terutama bagi anak-anak yang memiliki hubungan kurang baik dengan orang tuanya karena barat memiliki energi dan feeling. Karena area ini didominasi oleh elemen logam, maka warna yang paling baik untuk ruangan ini adalah putih, abu-abu muda, warna-warna pastel yang lembut, serta warna-warna metalik.

Jika ruang anak tidak memungkinkan untuk diletakkan di area barat/menghadap ke barat, area kreatif dapat juga diciptakan dengan menghadirkan aksesori dan furnitur yang merepresentasikan elemen logam, antara lain dengan warna putih atau keabu-abuan. Benda-benda dengan finishing metalik dan glossy serta elemen berbentuk bulat atau oval juga dapat digunakan.

Area/posisi ruang di arah timur juga merupakan lokasi yang baik untuk perkembangan anak-anak karena timur memiliki energi positif, cerah, dan aktif.  Energi tersebut dapat membantu imajinasi anak dan menstimulasi perkembangan mentalnya. Namun, energi timur yang besar harus diseimbangkan dengan elemen yang bersifat lebih dingin. Untuk itu, warna yang paling baik untuk area ini adalah kombinasi biru lembut dan hijau.

Untuk dinding, gunakan warna yang ringan, kemudian tambahkan lebih kreatif dengan permainan soft furnishing. Misalnya karpet berbentuk bunga dengan warna cerah. Sedapat mungkin gunakan furnitur yang bentuknya dinamis dan tidak bersudut tajam untuk mengurangi risiko bahaya bagi anak.

Baca Juga: Mendekor Ruang dengan Warna Pastel, Ini Kelebihan & Tips Pengaplikasiannya

Manfaatkan Cahaya Alami agar Hemat Listrik & Rumah tetap Adem

Ranahrumah.com – INSIGHT | Memanfaatkan cahaya alami adalah alternatif jitu menghemat listrik. Cahaya matahari dapat dimasukkan ke dalam ruang untuk mengganti lampu penerangan di siang hari.

Idealnya perencanaan untuk memanfaatkan cahaya alami dan memasukkannya ke dalam rumah, harus dilakukan sejak awal pembangunan rumah, yaitu sejak proses desain dilakukan. Jika kesadaran akan hal ini muncul ketika bangunan sudah berdiri (rumah sudah jadi), dapat dilakukan langkah-langkah modifikasi pada detail arsitektur bangunan. Ini tips dan triknya!

1. Cermat Mengaplikasikan Ventilasi

Inti dari sistem ventilasi cahaya adalah “mengalirkan“ cahaya matahari ke dalam bangunan/rumah dan memanfaatkannya sebagai pencahayaan alami. Tujuan pengaplikasian sistem ini adalah efisiensi biaya listrik atau hemat listrik.

Beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengaplikasikan ventilasi cahaya tanpa membuat rumah panas, rumah tetap adem adalah sebagai berikut.

Baca Juga: Secondary Skin untuk Rumah, Kulit Kedua yang Bikin Estetik dan Hemat Listrik

Ventilasi cahaya harus diletakkan pada tempat yang tepat dan nilai Wall Window Ratio yang pas, tidak berlebih agar tak membuat rumah panas. (Max Rahubovskiy-Pexels)
  • Tempatkan ventilasi pada posisi yang tepat

Penempatan ventilasi yang paling tepat adalah dengan memperhatikan fungsi ruang. Pengaturan dilakukan melalui pengukuran tinggi atau pemilihan bentuk ventilasi yang sesuai sehingga sudut cahaya matahari yang tajam di pagi atau sore hari agar cahayanya tidak mengganggu, kondisi rumah tetap adem (tidak panas).

Ingat, jangan berlebih mengaplikasikan ventilasi! Banyaknya lubang cahaya (ventilasi) ideal dalam suatu ruang dinyatakan oleh nilai WWR (Wall Window Ratio). WWR adalah perbandingan luas jendela dengan luas seluruh dinding luar. Nilai idealnya adalah 20% dari luas dinding keseluruhan.

Contoh Perhitungan:

Ukuran ruang= 4 m x 4 m= 16 m2

Luas ventilasi cahaya ideal= 20% x 16 m2= 3,2 m2

Luas itu bisa dipenuhi dengan membuat jendela ukuran 1 x 1,6 m (dua buah), atau jendela ukuran 2 x 1,6 m (sebuah)

Baca Juga: Tips Memilih Gorden untuk Rumah, Kenali Bahan, Motif, dan Warnanya

Skylight, ventilasi cahaya yang diaplikasikan di plafon, membuat cahaya matahari yang masuk merata. (Kaique Rocha-Pexels)
  • Atur letak skylight

Memanfaatkan cahaya alami bisa dengan skylight. Skylight adalah ventilasi cahaya yang biasa diaplikasikan di atap. Dapat dibuat dari genteng kaca atau lembaran fiberglass. Bukaan ini membuat setiap ruang mendapatkan cahaya alami secara merata. Selain dipasang horizontal (di plafon), skylight bisa dipasang agak miring. Letaknya sebaiknya di antara dua sisi dinding sehingga dapat mengurangi kontras cahaya yang kurang nyaman di mata.

Sesuai arah datangnya cahaya (dari atas), maka letak skylight yang paling efektif adalah di plafon. Sebaiknya pengaturan sinar yang datang dibuat tidak langsung mengenai area yang digunakan untuk aktivitas.

Baca Juga: Void dan Skylight Solusi Rumah Sempit jadi Terasa Lapang