Monday, June 29, 2026
Home Blog Page 204

Efek Buruk Mencuci Pakai Mesin Cuci dan 6 Cara Menyiasatinya

Ranahrumah.com – Tips & Trik| Kehadiran mesin cuci sangat membantu pemilik rumah dalam menyelesaikan kegiatan cuci mencuci pakaian, apalagi dengan makin berkembangnya teknologi.

Contohnya, ada teknik merontokkan kotoran pada pakaian dengan cara “mengucek” di mana di dalam tabung cuci,  baju saling beradu satu sama lain, disempot air dengan tekanan tinggi, diputar, ataupun dibanting. Begitu pun teknik pengeringan dengan cara yang sama, yaitu pakaian diputar-putar.

Teknik ini nyatanya dapat menyebabkan serat kain patah. Gesekan antar pakaian dapat merusak permukaan kain dan menurunkan intensitas warna baju sehingga warnanya menjadi memudar. Hal ini merupakan yang paling banyak dikeluhkan terkait dengan efek buruk mencuci pakai mesin cuci.

Beberapa pengguna mesin cuci mengeluhkan memudarnya warna ini lebih banyak terjadi pada baju yang terbuat dari kain katun.

Berkurangnya intensitas warna pakaian yang menyebabkan warna baju pudar ini makin besar potensinya ketika baju dicuci dengan menggunakan air panas atau biasa dikenal saat ini dengan metode steam.

Baca Juga: Plus Minus 5 Jenis Material untuk Lemari Pakaian

Memisahkan pakaian warna gelap dan terang untuk dicuci secara terpisah akan menghindarkan warna baju gelap melunturi baju warna gterang. (Foto: IST)

Di sisi lain, tak dipungkiri, perkembangan teknologi pada mesin cuci nyatanya juga sangat membantu pengguna dan pemilik rumah. Sebut saja, metode steam atau penggunaan air panas, merupakan teknologi yang banyak dikembangkan pada mesin cuci masa kini untuk mengakomodasi kebutuhan mencuci lebih sehat dengan mematikan kuman dan bakteri di dalam pakaian. Begitu pun teknik penyemprotan dengan air bertekanan tinggi saat proses mencuci, akan mempercepat dan memudahkan rontoknya kotoran pada baju.

Untuk itu, perlu ada siasat untuk mencuci pakai mesin cuci namun efek buruknya bisa diminimalisasi. Berikut 6 cara atau trik mencuci pakai mesin cuci.

1. Pisahkan pakaian warna gelap dan terang

Tips mencuci pakaian dengan cara ini untuk membantu mempertahankan warna gelap pada pakaian dan mencegah wama tersebut melunturi pakaian lain. Cuci pakaian-pakaian berwarna gelap terpisah dengan pakaian warna putih ataupun terang. Warna gelap akan lebih terjaga jika dicui dengan menggunakan air dingin (15 – 25° C).

Baca Juga: 7 Prediksi Tren Konsumsi di Tengah Ancaman Resesi 2023

Baca Juga: Sharp Lovers Day-Eco Vaganza, Beri Potongan Harga hingga Hadiah Produk dan Wisata

Hidroponik dan Manfaatnya, Cara Mudah Panen Sayur dan Buah dari Rumah Sendiri

Ranahrumah.com – Eksterior | Bagi penyuka sayur dan buah, tentu sangat menyenangkan jika bisa memanennya sendiri dari rumah.

Berkebun dengan cara hidroponik dapat menjadi salah satu caranya.

Teknologi hidroponik menawarkan solusi menarik bagi kamu yang ingin berkebun di tumah tapi terhalang dengan kendala-kendala seperti luas lahan yang terbatas, tak punya cukup waktu, atau repot dan malas merawat kebun nantinya.

Nyatanya, ada keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan dengan berkebun secara hidroponik. Ini dia 4 manfaat hidroponik.

1. Hadirkan “Ruang Hijau” Produktif

Sesuai ide awalnya, hidroponik dibuat untuk menyiasati keterbatasan lahan dan memungkinkan seseorang berkebun di lahan yang sempit. Hidroponik juga tak menyita waktu karena prosesnya sangat praktis dan menawarkan cara pemeliharaan yang mudah.

Bahkan di mana pun kamu tinggal di kawasan perkotaan, bercocok tanam secara hidroponik dapat menjadi alternatif penyaluran hobi berkebun di tengah terbatasnya area hijau.

Bahkan, para penghuni apartemen yang notabene tidak memiliki lahan bisa berkebun di apartemen dengan menanam sayuran dan menanam buah dengan cara hidroponik ini.

Di samping itu, berkat hidroponik, halaman rumah yang awalnya gersang dan kurang bermanfaat  dapat disulap menjadi lahan produktif  yang mampu menunjang kebutuhan gizi  keluarga.

Baca Juga: Greenhouse Di Taman Rumah, Sarana Berkreasi Kegiatan Berkebun

Kiprah Sharp di CES 2023, Pameran Teknologi Terbesar di Amerika

0

Ranahrumah.com – TREN | Inilah kiprah Sharp di CES 2023, pameran teknologi terbesar di Amerika, yang berlangsung pada 5 Januari – 8 Januari 2023 (Kamis hingga Minggu), pukul 10.00 – 17.00.

Di pameran ini Sharp memperkenalkan teknologi dan produk canggih yang berfokus pada ESG yang menggambarkan manajemen yang berlaku di perusahaannya. Teknologi dan produk yang diperkenalkan meliputi 4 tema yaitu energi baru, otomotif, AR/VR, dan TV. 

Berikut detail teknologi Sharp dan produk canggih Sharp di CES 2023 yang menunjukkan Sharp peduli ESG.

1. Teknologi energi baru terbarukan yang berkontribusi terhadap karbon netral. 

Sharp memperkenalkan LC-LH (Liquid dan Crystal Light Harvesting) untuk pertama kalinya di luar Jepang, sebuah fotovoltaik dalam ruangan yang dikembangkan dengan mengintegrasikan sel surya tersensitisasi pewarna (Dye-sensitized solar cell) dan teknologi LCD perusahaan yang telah lama dikembangkan.

Sharp juga memperkenalkan sel surya perovskite yang berhasil menarik perhatian sebagai generasi sel surya selanjutnya, karena lebih tipis, ringan dan fleksibel. Diharapkan dapat berkontribusi pada penggunaan tenaga surya yang lebih luas.  

2. Perangkat otomotif canggih mendukung berkendara dengan aman dan peduli lingkungan 

Sharp memperkenalkan tampilan informasi penumpang dengan menggunakan kontrol sudut pandang. Dengan mengatur sudut pandang, pengemudi tidak akan dapat melihat tampilan gambar saat berkendara sehingga pengemudi dapat berkonsentrasi saat berkendara.

Sharp juga memperkenalkan prototipe sistem pemantauan pengemudi. Sebuah modul kamera yang terintegrasi dengan layar memonitor pengemudi.

Selain itu Sharp akan memperlihatkan modul fotovoltaik majemuk efisiensi konversi tertinggi di dunia, yang diharapkan dapat dipasang pada kendaraan seperti EV, serta digunakan dalam penerapan kedirgantaraan dan penerbangan.

Baca Juga: Sharp 110 Tahun, Mengubah Dunia dengan Teknologi 8K+5G dan AIOT

Baca Juga: Logo Peringatan 110 Tahun Sharp: Citra Bisnis yang Peduli ESG

Pakai AC Tanpa Kedinginan dengan Teknologi WindFree Cooling

0

Ranahrumah.com – PRODUK | Samsung Electronics Indonesia memberikan solusi bagi pengguna AC agar dapat menikmati udara sejuk dengan nyaman melalui teknologi WindFree, teknologi yang membuat AC dapat menghembuskan udara sejuk tanpa hembusan angin langsung. 

Teknologi ini kini dihadirkan oleh Samsung dalam perangkat AC hemat energi Samsung AC WindFree Litemenjawab permasalahan dalam pemakaian AC di mana pengguna merasa merasa kedinginan alih-alih menikmati udara sejuknya yang nyaman.  

AC di kamar tidur umumnya menyala sepanjang malam hingga pagi. Terkadang, suhu kamar dapat menjadi terlalu rendah sehingga menimbulkan rasa dingin berlebihan dalam ruangan. Pengguna AC kemudian terpaksa bangun sejenak untuk melakukan pengaturan manual melalui remote control, baik menaikkan suhu atau mematikan AC, kemudian menyalakannya lagi saat suhu meningkat. Samsung AC WindFree Lite dihadirkan Samsung untuk mengatasi semua kerepotan ini sehingga tetap dapat pakai AC tanpa kedinginan.

Baca Juga: Solusi Rumah Mungil, Ini Cara Berbagi Kamar dengan Si Kecil

Teknologi WindFree dihadirkan oleh Samsung dalam perangkat AC hemat energi Samsung AC WindFree Lite sehingga pengguna dapat menikmati kesejukan tanpa merasa kedinginan (Dok. Samsung)

Bagi para pengguna Air Conditioner (AC), hembusan angin AC yang mengenai tubuh secara langsung dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Sebagian pengguna AC juga merasa bahwa hembusan angin langsung yang terus menerus dapat menyebabkan masalah pada tubuh, misalnya sakit kepala. Namun, memindahkan posisi penempatan AC agar anginnya tidak mengenai tubuh tentu bukan hal yang mudah.

“Samsung AC WindFree Lite menghadirkan udara yang sejuk dengan hembusan udara yang lembut tanpa menyebabkan rasa dingin berlebihan, cocok bagi pengguna AC di Indonesia yang menginginkan kenyamanan beraktivitas pada suhu optimal. Dengan teknologi WindFree Cooling, pengaturan suhu cerdas oleh AI Auto Cooling, dan fitur SmartThings, AC ini secara pintar akan menyejukkan ruangan dengan efisien dan nyaman serta dapat dikontrol lewat smartphone. Samsung AC WindFree Lite juga efisien dalam penggunaan energi, menyediakan suhu optimal tanpa khawatir mengeluarkan banyak biaya,” jelas Donny Libra, AC Product Marketing Head, Samsung Electronics Indonesia.

Baca Juga: Jadikan AC Penyejuk dan Estetika Ruang, Daikin Proshop Hadir di Alam Sutera

Baca Juga: Pilihan Perabot untuk Jaga Kualitas Tidur & Kesehatan Mental

Cegah Kecelakaan Kerja Tukang, Gravel Rilis “Alat Pelindung Dulur”

Ranahrumah.com – PRODUK | Gravel, sebagai perusahaan teknologi penyedia jasa tukang bangunan atau pekerja konstruksi, mengambil andil dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja tukang.

Program pencegahan kecelakaan kerja yang baru diluncurkan Gravel adalah Alat Pelindung Dulur. Dulur adalah sebutan bagi mitra tukang Gravel, yang kini jumlahnya sudah mencapai puluhan ribu tukang proyek dan tersebar di 18 provinsi di Indonesia.

Alat Pelindung Dulur terdiri dari dua atribut untuk keselamatan kerja untuk cegah kecelakaan kerja tukang, yakni rompi dan helm kerja. Dengan mengenakan atribut ini, Dulur Gravel akan terlindungi dari potensi risiko bahaya di lokasi proyek konstruksi.

Co-Founder dan CEO Gravel, Georgi Putra, menuturkan, “Kami berharap penggunaan rompi dan helm Gravel oleh Dulur di lingkungan kerja proyek dapat berdampak besar dalam mengurangi risiko kecelakaan kerja.”

Organisasi Buruh Internasional atau International Labour Organisation (ILO) memperkirakan 60.000 kecelakaan fatal terjadi di proyek konstruksi di seluruh dunia setiap tahun. Jika dirata-rata, satu kecelakaan terjadi setiap 10 menit.

Mengutip data dari Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika (US Bureau of Labor Statistic) tahun 2020, sektor konstruksi di Amerika, Jepang, dan Tiongkok memiliki tingkat kasus kecelakaan kerja teratas. 

Baca Juga: Cegah Lantai Bocor karena Naiknya Air Tanah dan Luapan Hujan

Baca Juga: Atasi Pipa Bocor Penyebab Dinding Lembap, Cara Temukan Titiknya!

Berdasarkan data BPJS, konstruksi menaruh porsi 32% dari total kecelakaan kerja dari keseluruhan sektor di Indonesia.

Tingginya angka kecelakaan kerja di industri konstruksi menjadikan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi untuk cegah kecelakaan kerja tukang. “Selalu menerapkan K3 di lokasi kerja itu sangat penting, apalagi sektor bangunan dan konstruksi ini termasuk sektor yang cukup berisiko dalam proses kerjanya,” Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menegaskan.

Fredy Yanto, Co-Founder dan CPO Gravel pun menjabarkan lebih lanjut tujuan perusahaan menjalankan program Alat Pelindung Dulur, “Bukan hanya untuk Dulur dan Gravel saja, tapi ini juga akan berkontribusi dalam menurunkan angka kecelakaan kerja pada sektor konstruksi di Indonesia.”

Helm Gravel yang anti retak dilengkapi tali pengikat untuk keamanan ekstra ini sesuai SNI, sehingga mampu melindungi kepala dari berbagai kemungkinan tertimpa benda berat atau tajam dari tempat tinggi, terpukul, atau terbentur. Sedangkan rompi digunakan untuk melindungi badan. Garis spotlight di berbagai sisi merupakan tanda khusus agar tukang tetap terlihat di kondisi lingkungan kerja yang minim cahaya.

Sejak diluncurkan di pertengahan Desember 2022, Dulur menunjukkan antusias yang sangat besar untuk memiliki Alat Pelindung Dulur. Tak heran, dalam waktu singkat banyak Dulur sudah mengambil Alat Pelindung Dulur di workshop Gravel Jakarta dan kantor cabang Gravel Surabaya. Respons ini menunjukkan bahwa para Dulur Gravel sudah cukup memiliki kesadaran terhadap keselamatan kerja.

Baca Juga: Bikin Dinding Makin Memesona dengan Pola, Ini Caranya!

Perlu diketahui juga, bahwa Gravel juga memiliki program lain yang mendukung K3 pada aplikasi tukang dulur, yaitu Gravel Protect, untuk mengantisipasi apabila Dulur membutuhkan layanan kesehatan dan pertolongan medis ketika terjadi kecelakaan kerja yang bisa didapatkan.

“Kecelakaan kerja di proyek memang kadang tidak bisa dihindari. Jadi kita sebagai tukang harus selalu waspada melindungi diri sendiri. Kalau sudah punya rompi dan helm kayak gini, kita juga lebih tenang dan fokus kerja, kan,”Ahsin Denny Haris, salah satu Dulur menjelaskan pentingnya perlindungan bagi pekerja konstruksi.

Gravel merupakan perusahaan teknologi yang bergerak di bidang konstruksi dengan misi membangun Indonesia dengan membangun manusianya.

Fokus Gravel adalah menghubungkan para pencari dan penyedia tenaga kerja konstruksi dengan mudah, cepat, dan transparan melalui aplikasi Gravel. Hingga Desember 2022, Gravel telah berpartisipasi dalam lebih dari 4.000 proyek pembangunan dan renovasi bangunan, fasilitas umum dan infrastruktur di 18 provinsi di Indonesia.

Baca Juga: Conwood Beyond, Tak Perlu Dicat Lagi dan Sangat Mudah Dipasang

GODREJ Indonesia Peduli Cianjur Beri Produk Kesehatan

0

Ranahrumah.com – TREN | Sebagai bentuk kepedulian dan kolaborasi yang berkelanjutan dengan Palang Merah Indonesia, Godrej Indonesia, perusahaan FMCG di bidang Home and Personal Care bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan, melakukan donasi kepada masyarakat Cianjur yang terdampak bencana gempa bumi.

Dalam donasi ini, lebih dari 650.000 produk kesehatan diberikan, seperti obat nyamuk HIT, Mitu Baby Wipes, dan sabun Saniter. 

Donasi produk disalurkan kepada masyarakat terdampak secara bertahap, beberapa paket donasi sudah disalurkan pada Senin, 12 Desember 2022 lalu ke Kampung Sarongge Girang & Kampung Sarongge Kidul, Cianjur.

Baca Juga: Signify Donasi Lampu Philips, Terangi Shelter Pengungsi Gempa Cianjur

“Kami turut mengulurkan bantuan berupa produk-produk esensial untuk masyarakat Cianjur yang terdampak. Dalam penyalurannya, kami kembali berkolaborasi dengan PMI,” ujar Rajesh Sethuraman, Business Head Godrej Indonesia.

“Produk Godrej sudah disalurkan dengan baik kepada korban-korban terdampak, kami sangat senang dapat menjadi mitra Godrej Indonesia yang memiliki kepedulian tinggi dan tanggap terhadap korban bencana gempa bumi di Cianjur,” kata Drs.H. Abdul Haris, SE.M.AP, Ketua PMI Kota Jakarta Selatan

Karyawan Godrej Indonesia juga turut berpartisipasi secara sukarela untuk mendonasikan uang yang disalurkan melalui PMI. 

Dalam menyebar luaskan bantuan program GODREJ peduli Cianjur ini, selain dengan PMI Jakarta Selatan, Godrej Indonesia juga berkolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat lainnya untuk menyalurkan sekitar 1.000.000 produk Saniter.

Baca Juga: LG Peduli Cianjur, Layani Cuci Pakaian Gratis bagi Pengungsi Korban Gempa

Baca Juga: Sharp Indonesia Peduli Cianjur, Bangun Fasilitas Sanitasi untuk Pengungsi

7 Prediksi Tren Konsumsi di Tengah Ancaman Resesi 2023

0

Ranahrumah.com – TREN | Tantangan resesi membayangi pergantian tahun 2022 ke tahun 2023. Hal ini akan memengaruhi potensi ekonomi global termasuk Indonesia. Tingkat inflasi yang tinggi mengubah pola konsumsi dan tren konsumsi masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, menyikapi ancaman resesi 2023, DBS Group Research mengamati perubahan perilaku belanja konsumen melalui survei atau riset bertajuk ‘Indonesia Consumption Basket’ kepada lebih dari 700 responden Indonesia dari berbagai kelas pemasukan pada November 2022.

Riset ini menitikberatkan tentang bagaimana inflasi dan ancaman resesi akan mengubah pola belanja pengeluaran dan konsumsi mereka. Simak tujuh hasil riset tersebut di bawah ini!

1. Inflasi menjadi kekhawatiran terbesar saat ini dan konsumen menyadarinya 

Berdasarkan atas hasil survei tentang ancaman resesi yang memengaruhi tren konsumsi, ini sebagian besar masyarakat memandang pandemi hampir sepenuhnya berlalu dan inflasi menjadi tantangan selanjutnya dengan 98% responden yang merasakan tren kenaikan harga. 55% masyarakat memandang inflasi tersebut disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan konflik geopolitik Ukraina dan Rusia. Sementara itu, masyarakat mengemukakan beberapa alasan lain yang menyebabkan inflasi, yakni disrupsi rantai pasokan akibat COVID-19 (19% responden) dan kenaikan suku bunga The Fed (16% responden). 

2. Kenaikan harga terlihat jelas pada kategori BBM dan bahan makanan

Pada bulan November 2022, tingkat inflasi mencapai 5,42% secara tahunan. Pada kenyataannya, DBS Group Research menemukan bahwa 54% responden merasa pengeluaran mereka melebihi statistik inflasi Indonesia, meningkat di atas 10% bahkan lebih. Tren konsumsi karena resesi, konsumen memilih BBM dan bahan makanan sebagai dua hal dengan peningkatan paling signifikan utamanya karena perannya sebagai kebutuhan sehari-hari.

3. Prediksi inflasi yang berkepanjangan dan indikasi perubahan pola konsumsi yang cepat

Konsumen memperkirakan kenaikan tingkat inflasi akan terjadi dalam kurun waktu yang lebih panjang. Dengan persentase yang tinggi, yakni 89% responden melihat tren ini akan berlangsung selama enam bulan ke depan dan lebih jauh. Ini berarti konsumen mengantisipasi situasi inflasi yang tinggi akan bertahan hingga paruh pertama 2023 atau bahkan hingga tahun 2024. 

Sejalan dengan hal tersebut, riset membuktikan bahwa sebagian besar masyarakat akan mengubah pola konsumsinya relatif lebih cepat untuk beradaptasi dengan inflasi. 62% responden mengaku perilaku konsumsinya akan berubah dalam tiga hingga enam bulan ke depan karena mereka memperkirakan situasi inflasi yang berkepanjangan.

4. Kelas menengah ke bawah akan mengubah pola pengeluaran lebih cepat dibanding kelas menengah dan kelas menengah ke atas

71% responden dari kelas menengah ke bawah berencana untuk menyesuaikan pengeluaran jika inflasi dan harga barang-barang tetap tinggi selama tiga hingga enam bulan ke depan. Cukup berbeda, 40% responden kelas menengah dan kelas menengah ke atas memilih untuk tidak langsung mengubah pola konsumsinya di tengah inflasi.

Untuk kelas menengah ke atas, 56% responden akan menyesuaikan gaya hidupnya dalam kurun waktu tiga sampai enam bulan ke depan sedangkan 7% responden tidak akan mengubah pola konsumsinya sama sekali. 

Baca Juga: Depok dan Bogor Jadi “Sunrise Area” Properti Jabodetabek

Baca Juga: Jadikan Akhir Tahun Penuh Sukacita, Apresiasi Dirimu dan Sekitarmu dengan 4 Cara Ini

Depok dan Bogor Jadi “Sunrise Area” Properti Jabodetabek

0

Ranahrumah.com – PROPERTI| Berdasarkan laporan pasar rumah seken yang terangkum di Flash Report Desember 2022 dari Rumah123.com, kawasan Jabodetabek, secara month-on-month, Tangerang dan Depok menunjukkan pertumbuhan tertinggi sebesar 0,5 persen.

Jika dilihat secara tahunan, Depok dan Bogor masih menunjukkan kenaikan harga tertinggi, yakni sebesar 6,4% dan 5,8% secara berurutan, menunjukkan potensi kedua lokasi tersebut sebagai “sunrise area” bagi properti.

Fenomena ini jadi dampak adanya dukungan infrastruktur yang memadai serta faktor pendukung lainnya seperti kedekatan lokasi terhadap DKI Jakarta dan ketersediaan lahan yang masih banyak.

Namun berbeda dengan Depok, secara month-on-month, pertumbuhan harga rumah Jabodetabek di area Bogor masih menunjukkan fluktuasi, meski memiliki tren yang naik secara umum.

Data Rumah123.com Flash Report Desember 2022 juga mencatat tren yang terjadi di area Pulau Jawa di luar Jabodetabek. Harga properti atau harga rumah di Surabaya mengalami penguatan yang stabil dalam kurun waktu satu semester terakhir.

Tercatat kenaikan harga rumah seken yang berkisar antara 0,1% hingga 0,6% secara bulanan selama semester dua 2022.

Sebagai salah satu pusat perekonomian paling penting di Indonesia, Kota Surabaya memegang posisi penting bagi para pelaku properti.

Tidak heran, mengingat ibu kota Provinsi Jawa Timur ini dikenal sebagai daerah metropolitan yang juga jadi incaran banyak pengembang yang ingin menjual rumah maupun masyarakat yang ingin mencari tempat tinggal atau membeli rumah.

Baca Juga: Digandeng PT MRT Jakarta, Rukita Hunian Pilihan Kaum Urban dan Milenial

Baca Juga: Nikmatnya Tinggal di Hunian Tepi Danau di Selatan Jakarta, Punya 30 Fasilitas Eksklusif

Country Manager 99 Group Indonesia, Maria Herawati Manik, menjelaskan, “Surabaya jadi salah satu kota yang punya daya tarik tersendiri, khususnya di timur Jawa. Maka tidak heran, kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia ini jadi target ekspansi pasar 99 Group. Kami terus berupaya untuk membantu meningkatkan digital marketing awareness para pelaku bisnis properti di Surabaya, untuk bisa lebih banyak menjangkau konsumen yang kini lebih aktif mencari hunian secara online”.

Berdasarkan laporan yang sama, hanya harga rumah di Yogyakarta dan harga rumah di Surakarta mencatatkan penurunan harga sebesar 0,2% dan 1,5% secara berurutan.

Setelah Yogyakarta mencatatkan kenaikan yang cukup tinggi pada bulan sebelumnya (5,1%), mengindikasikan kondisi pasar yang masih cukup fluktuatif pada area tersebut.

Pada November 2022, pertumbuhan proporsi pencarian properti tercatat di Denpasar sebesar 0,9%, pertumbuhan ini juga tercatat pada bulan Oktober 2022 sebesar 0,2%.

Hal ini terjadi bersamaan dengan penurunan harga yang terjadi di Denpasar dalam dua bulan terakhir, Oktober tercatat sebesar 6,1% dan November penurunan tercatat sebesar 2,3%.

Baca Juga: SKYE Suites Green Square 20 Besar Hotel Berbintang di Sydney, Bangunan Artistik & Kolam Renangnya Ikonik

Baca Juga: Matera Residences, Ikon Hunian Mewah yang Sesungguhnya, Tawarkan Kenyamanan, Privasi, dan Prestise