Tuesday, March 17, 2026
Home Blog Page 13

Rumah Tumbuh dengan Konsep Kubisme Gaya Modern Kontemporer

Ranahrumah.com – ARSITEKTUR | Konsep rumah kubisme karya Delution Architect ini, terinspirasi dari konsep rumah Modern Kontemporer yang berkembang di Jepang pada tahun 2017. Konsep ini kemudian dikembangkan dengan penentuan bentuk yang berasal dari basic shape geometri.

Dari bentuk dasar geometri yang ada, Delution kemudian mencoba untuk mengaplikasikan bentuk yang paling mencerminkan bentuk kubisme yaitu, persegi.

Baca Juga: Tren Arsitektur Rumah Tropis

Gaya kontemporer diwujudkan dalam ruang-ruang berbentuk square.

Ruang Berbentuk Square

Gaya modern kontemporer ini diaplikasian lebih luas dengan menciptakan ruang-ruang yang berbentuk square, baik di dalam rumah maupun luar rumah. Jika dilihat dari atas, rumah ini disokong oleh 4 square yang menyerupai box yang kemudian dijadikan satu membentuk bagian-bagian rumah.

Bentuk ruang square yang ada, akhirnya saling berhadapan dan membuat rumah ini harus memiliki bukaan besar untuk mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Bentuk bukaan pun di-setting untuk memiliki bentuk square menyesuaikan bentuk ruangan.

Sebagai penunjang konsep modern kontemporer, dihadirkan nuansa monokrom dengan sentuhan colour scheme yang tak hanya menggunakan satu warna saja. Dipilihlah perpaduan dua warna yang dapat membangun nuansa monokrom, yaitu nuansa warna putih dan abu-abu tua.

Baca Juga: Rumah Tumbuh Solusi Wujudkan Hunian Impian Meski dana Belum Cukup Sepenuhnya

Baca Juga: Desain Rumah Hemat Energi Mengadopsi Neo Modern

Detail unik dan pemakaian material tak biasa diterapkan di Rumah Tumbuh berkonsep kubisme gaya modern kontemporer ini.

Rumah Tumbuh

Hal yang menarik dari rencana sang pemilik terhadap rumahnya adalah, meski memiliki area yang cukup luas, pemilik tak ingin menghabiskan seluruh bagian lahan untuk didirikan bangunan. Pemilik tetap ingin memiliki rumah yang ukurannya tidak terlalu besar, dan menjadikan sisa lahan sebagai future plan pembangunan.

Setelah berjalannya waktu, nantinya pemilik ingin rumah yang tadinya hanya digunakan sebagai rumah untuk bersinggah, menjadi rumah tinggal utama yang layak untuk kapasitas satu keluarga.

Gaya modern kontemporer yang diterapkan oleh Delution ini kental berciri dinamis. Sebuah kesengajaan agar future plan pengembangan Rumah Tumbuh dapat berjalan dan disesuaikan, sehingga nantinya akan tetap cocok dengan bangunan yang saat ini sudah berdiri.

Baca Juga: Rumah Tumbuh Semi Finished Dibangun dengan Budget yang Ketat

Interior rumah menerapkan konsep open layout atau tanpa sekat.

Open Layout dan Sistem Pisah Massa

Interior rumah menerapkan konsep open layout atau tanpa sekat dengan bentuk ruang letter L sebagai akomodasi dari kesukaan keluarga untuk berkumpul. Uniknya, karena berbentuk letter L, maka memungkinkan penghuninya bisa melihat pemandangan ke luar area rumah dari setiap sudut rumah.

Sementara itu, pembagian ruang rumah ini menerapkan sistem pisah massa, di mana massa yang pertama adalah massa yang digunakan untuk mencakup fungsi utama di dalam rumah. Massa yang kedua adalah massa yang digunakan untuk fungsi servis.

Detail Unik

Berbagai detail manis pun diterapkan, seperti halnya pada area tangga utama. Area ini dibuat seperti tidak menggunakan railing. Namun, pada dasaranya railing tersebut tetap ada, dan menjadi bagian yang kompak yang difungsikan sebagai storage.

Material yang tak biasa pun dihadirkan, seperti halnya penggunaan expanded metal pada beberapa bagian dan pemakaian roster pada beberapa dindingnya. (RR)

Nama Proyek: Monobox House | Lokasi: Meruya, Jakarta| Arsitek: Delution | Fotografer: Fernando Gomulya

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Sering Luput Diperhatikan, Pakaian Bekas Berpotensi Jadi Limbah yang Membahayakan Lingkungan

Ranahrumah.com – GAYA HIDUP | Bicara ramah lingkungan, tak hanya soal memilih material aman, mendesain bangunan dengan bukaan yang cukup, menggunakan lampu LED yang efisien dalam menggunakan energi. Bicara limbah juga tak hanya berkutat pada pembicaraan soal sampah (sampah rumah tangga, plastik, dll), obat-obatan, atau air buangan pabrik. Pakaian bekas pun berpotensi jadi limbah yang membahayakan dan berkontribusi besar pada lingkungan.

Sustainable Fashion

Sustainable fashion, sering luput dari perhatian. Meski di Indonesia belum begitu banyak diperbincangkan, pembahasan dan upaya penangan soal ini sudah banyak dilakukan di luar negeri. Pakaian semestinya dijaga agar tetap dalam kondisi baik dan optimal sehingga punya umur pakai yang lebih lama. Jika sudah tidak terpakai karena berbagai alasan (kekecilan, bosan, ingin update), bisa disumbangkan dalam keadaan layak.

Untuk merawat pakaian tetap dalam kondisi baik dengan optimal, mesti ada perubahan pada kebiasaan mencuci pakaian yang kurang tepat. Hindari pencucian yang berpotensi merusak kondisi pakaian dan menyedot penggunaan energi dalam jumlah banyak.

Edukasi serta tips pencucian yang tepat perlu dihadirkan sehingga masyarakat bisa kembali belajar, mengalihkan cara lama kepada cara baru yang lebih efektif dan mendukung konsep sustainable fashion untuk usia pakaian yang lebih panjang.

Baca Juga: Efek Buruk Mencuci Baju Menggunakan Mesin dan Cara Mengatasinya

Limbah Pakaian & Donasi Pakaian Bekas

Intan Anggita Pertiwie, Co-Founder Komunitas Setali mengatakan, “Salah satu langkah untuk mengurangi pakaian terbuang adalah Reduce. Caranya adalah dengan memaksimalkan dan merawat pakaian yang kita miliki dengan seksama. Dengan demikian, pakaian tetap dalam kondisi yang baik dan bisa digunakan lebih lama.”

Mendorong kepedulian akan perawatan pakaian adalah sebuah langkah yang sangat diperlukan, supaya kesadaran yang awalnya kecil menjadi semakin besar di masyarakat.

“Banyak sekali orang yang kurang peduli, tidak merawat pakaian dengan baik, sehingga berujung dibuang. Mereka tidak memahami bahwa baju bekas yang dibuang adalah salah satu limbah terbesar dunia. Padahal, pakaian lama apabila dirawat dengan tepat, masih dapat tampil cantik, tampak baru serta wangi, bila didonasikan pun, masih dalam kondisi yang baik,” ungkapnya.

Usia pemakaian baju yang panjang sejalan dengan konsep sustainable fashion yang tidak hanya bisa dipraktikkan kalangan tertentu, namun menjamah seluruh lapisan masyarakat.

Bagaimana cara kita lebih peduli bumi melalui sehelai pakaian? Dengan merawat pakaian tersebut menggunakan cara yang tepat! Memberikan ‘proper care’ kepada pakaian, agar masa pakainya lebih lama dan tidak menumpuk menjadi limbah pakaian yang mengotori bumi.

Conscious Lifestyle

Memahami limbah pakaian memiliki kontribusi besar pada kondisi lingkungan, mulailah dengan belajar cara mencuci yang tepat sehingga kondisi baju tetap terjaga baik agar dapat digunakan dalam jangka waktu lebih panjang. Plih mesin cuci yang dapat mencuci optimal, sehingga membantu mempertahankan warna tetap cemerlang, tampak baru dan bersih, tak perlu lagi menambah baju baru dalam lemari.

Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan, kita perlu menjalankan conscious lifestyle. Bersama-sama kita maksimalkan pakaian yang kita miliki supaya awet dan tahan lama. Pakaian selalu dapat kita rawat dengan baik, dibuat lebih bergaya melalui mix and match, atau bisa didonasikan bagi sesama kita yang membutuhkan dalam kondisi yang layak.

Melakukan sebuah langkah kecil sederhana dalam merawat pakaian (dengan cara mencuci dengan benar sehingga tak merusak pakaian) dapat memberikan kontribusi besar pada lingkungan tentang cara terbaik menjaga bumi kita. (RR)

Baca Juga: Plus Minus 5 Jenis Material untuk Lemari

Baca Juga: 9 Hal Penting Diketahui sebelum Membeli Mesin Cuci

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Ingin Ganti Bak Mandi dengan Bathtub? Pertimbangkan Hal Ini!

Ranahrumah.com – PRODUK |Bathtub merupakan perlengkapan kamar mandi yang berfungsi untuk berendam dan bukan dijadikan bak penampungan air.

Tidak semua orang membutuhkan bathtub pada kamar mandinya. Bila ingin menggunakan bathtub, ruangan yang tersedia haruslah cukup luas dan nyaman.

Risiko penggunaan dari bathtub adalah air yang dihabiskan akan bertambah banyak karena air digunakan untuk berendam.

Baca Juga: Mengenal teknologi Smar Bathroom yang Memperhatikan Kesehatan Kewanitaan dan Anak

Baca Juga: Memilih Jenis Pemnanas Air, Mana yang Paling Hemat dan Aman?

Material dan Bentuk Bathtub

Material dasar yang digunakan untuk bathtub adalah fiber dan keramik. Material ini banyak ditemukan di pasaran.

Di pasaran bentuk-bentuk bathtub sangat beragam. Mulai dari long bathtub yang bentuknya panjang hingga corner bathtub bentuknya seperempat lingkaran dan biasanya berada di pojok ruang. Bila menggunakan corner bathtub dengan whirlpool maka pompa harus ditambahkan agar air yang keluar kuat.

Memilih jenis bathtub harus sesuai dengan gaya interior ruangannya.  Model-model sederhana hingga klasik bisa kamu temukan di pasaran.

Baca Juga: Pengalaman Imersif Terbaru Berinteraksi dengan Air dari GROHE di Milan Design Week

Teknologi pada Bathtub

Teknologi pada bathtub kini telah berkembang. Ada bathtub yang dilengkapi dengan keran-keran yang dapat berfungsi sebagai alat massage pada tubuh. Teknologi ini dimaksudkan agar pemakai lebih merasa relaks saat menggunakannya. Dan setelah berendam tubuh pun akan terasa lebih segar.

Berapa Sebaiknya Ukuran Ruangnya?

Sebenarnya bila ingin menggunakan bathtub, tidak ada standar khusus untuk besar ruangan kamar mandi. Namun, untuk memasang sebuah bathtub pada kamar mandi dibutuhkan ruangan yang cukup luas.

Jenis long bathtub mempunyai ukuran panjang 175 cm, lebar 80 cm, dan dalam 40 cm. Dan corner bathtub dengan ukuran 150 cm x 150 cm, dalamnya 55 cm.

Maka, perlu dipikirkan ruangan yang dibutuhkan agar sirkulasi pada ruangan tetap lancar.

Baca Juga: Inspirasi Desain Kamar mandi Modern dengan Teknologi Smart Korea

Konstruksi pemasangan bathtub dan keran air-nya penting untuk kenyamanan dan keamanan (bebas bocor)

Pemasangan Bathtub

Konstruksi bathtub diletakkan tidak langsung di atas lantai, namun berdiri di atas dudukan yang terbuat dari batu bata setinggi kira-kira 15 cm. Dudukan ini berfungsi sebagai tempat meletakkan pipa air.

Bak kontrol juga sangat diperlukan agar air pembuangan dapat lancar. Letaknya di bawah lubang pembuangan bathtub. Karena itu instalasi pemipaan harus benar-benar dipersiapkan dengan matang.

Keran air terletak kira-kira 15 cm terhadap bibir bathtub. Ukuran ini cukup idealnya supaya tidak menyemprot ke sekeliling bath-tub. Atau sebaliknya, letaknya tidak terlalu dekat dengan bibir bathtub supaya air tidak menyentuh bibir keran nantinya. (RR)

Baca Juga: Cegah Bocor di Kamar Mandi dnegan Waterproofing 2 Komponen Ini

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Jangan Asal Pasang Bingkai, Ini yang Wajib Kamu Tahu!

Ranahrumah.com – INTERIOR | Benda-benda seni adalah elemen yang memberi jiwa pada ruangan. Patung wanita cantik memberi aura kelembutan. Bagaimana dengan gambar berbingkai yang tergantung di dinding atau tertata apik di atas meja?

Memasang bingkai tak sekadar untuk mengisi kekosongan dinding. Pilihan objek yang tidak tepat dan kesalahan pasang, bisa merusak suasana dan komposisi di dalam ruangan. Salah tempat pun bisa merusak keindahan ruang.

Hubungan Bingkai dan Ruang

Ada hubungan antara objek yang dibingkai dengan ruangan di mana bingkai diletakkan. Objek (gambar) memberi kesan tertentu pada ruang. Sebaliknya tatanan ruang memperkuat dan menonjolkan kualitas objek (gambar). Sebuah bingkai dapat kita gunakan sebagai pemberi nilai tambah bagi benda yang kita bingkai dan cara menghias dinding yang unik bagi ruang.

Karenanya, pikirkan tentang keselarasan gaya, warna, dan motif di dalam ruang dengan bingkai yang kita pasang sehingga tercipta paduan dari setiap elemen interiornya. Demikian pun dengan model bingkainya. Pilih sesuai kebutuhan dan kecukupan ruang (space).

Untuk objek gambarnya, cocokkan dengan fungsi ruang. Misalnya, di ruang keluarga, kita ingin setiap anggota mengenal dan mengenang nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan nenek moyang. Objek foto berupa foto kenangan oma atau opa yang sudah tiada bisa kita bingkai sebagai hiasan ruang.  Coretan si buah hati yang masih kecil pun dapat menjadi hiasan lucu di kamarnya. Cara ini juga menjadi sarana apresiasi terhadap karya anak yang akan sangat membanggakannya.

Khusus untuk objek foto, karena tujuan memotret berbeda-beda, seni dan aturan memajang bingkai foto juga berbeda-beda. Jenis dan tema foto penting dipertimbangkan, selain proporsi foto dan bingkainya.

Memasang bingkai dengan teori kenyamanan pandang. Bingkai dipasang simetris dengan furnitur ruang.

Posisi Bingkai

Setidaknya ada dua hal pokok yang harus diperhatikan saat memajang bingkai. Pertama, kenyamanan pandang. Pasanglah bingkai dengan ketinggian titik tengah bingkai sejajar dan setinggi pandangan mata, yaitu berkisar antara 150cm-160cm (tinggi rata-rata orang Indonesia). Jika diletakkan terlalu tinggi akan memaksa kepala mendongak saat memandangnya, sedangkan jika terlalu rendah akan menjadikan kita harus menundukkan kepala atau membungkukkan badan untuk dapat menikmatinya.

Kedua, manfaatkan bingkai sebagai penyeimbang ruangan. Artinya posisi bingkai tak harus simetris dengan furnitur benda-benda lainnya karena menimbulkan kesan kaku, terlalu biasa, dan membosankan. Letakkan agak ke tepi dan tidak sentral. Pilihlah titik fokus yang menarik.

Teknik Memajang

Memajang bingkai tidak selalu dengan cara digantung menggunakan tali. Teknik off the wall  merupakan salah satu cara peletakan bingkai selain digantung di dinding. Selain dengan menggunakan tali, bingkai juga bisa dipasang di dinding tanpa paku, yaitu dengan perekat inovatif yang dinamakan Command dari 3M. Perekat ini kuat menahan beban seberat 7 kg bingkai yang digantung tanpa merusak atau melubangi dinding.

Bersama pernik aksesori lainnya, sebuah bingkai dapat diletakkan begitu saja di atas meja. Justru peletakan seperti ini menciptakan titik fokus yang menarik dan memberi peluang untuk diubah-ubah letaknya dan ditata ulang.

Grouping dan Sequence

Bingkai juga dapat ditata dengan cara pengelompokan dan pengurutan.

1. Penataan tunggal (bingkai soliter)

Bingkai yang dipasang dengan cara ini umumnya berukuran besar, digantung sendiri, dan menjadi atu-satunya aksesori yang dominan pada dinding.

Bingkai dipasang secara berkelompok dan acak.

2. Penataan berkelompok

Untuk menghidupkan suasana, beberapa bingkai serial dengan tipe dan ukuran sama atau bermacam jenis dan ukuran bisa dipasang mengelompok pada satu area untuk menciptakan komposisi yang menarik. Bermacam jenis penataan bisa dipilih di antaranya: simetris, acak, ataupun diagonal. Untuk kesan ruang formal, pilih bingkai berukuran dan bertipe sama dan ditata secara simetris atau diagonal. Sebaliknya untuk kesan informal, pilihlah sistem penataan acak.

Manfaatkan Setiap Jengkal

Seharusnya setiap jengkal area kosong dapat dimanfaatkan untuk memajang bingkai untuk menghidupkan ruangan. Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut.

  1. Sesuaikan ukuran bingkai dengan besarnya area yang tersedia.
  2. Sesuaikan model penataan dengan jenis areanya. Misalnya, untuk lorong, yang umumnya panjang dan sempit, pilihlah model penataan berjejer (horizontal) sepanjang lorong. Tambahkan lampu jika ruang ini gelap.  Atur posisi pajang agar tak terkesan penuh dan ramai.

Kabar baiknya, kini ada solusi yang sangat kekinian untuk mendekorasi ruang (dinding) tanpa ribet hanya dengan lampu pintar. Contihnya, gunakan WiZ Smart Flex Strip untuk dipasang di dinding. Tanpa kabel, kamu bisa wujudkan gaya personal kamu. (RR)

Baca Juga: Mengenal Material Dinding untuk Backsplash Dapur

Baca Juga: Mengenal EPS (Expanded Polystyrene System) dan Keunggulannya, Material insulasi dalam Sandwich Panel pada Bangunan Prefabrikasi

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

    AI in Action: Visi LG tentang Affectionate Intelligence yang Mempermudah Kehidupan

    Ranahrumah.com – TREN | Affectionate Intelligence: AI dengan Empati.

    Berbeda dari AI konvensional, Affectionate Intelligence LG dirancang untuk belajar dari kehidupan nyata pengguna—mulai dari rutinitas, preferensi, hingga kondisi lingkungan. Tujuannya sederhana namun mendalam: mengurangi beban fisik dan mental manusia melalui teknologi yang bekerja secara proaktif.

    Pendekatan ini menjadi dasar konsep Zero Labor Home, di mana teknologi hadir bukan untuk dikendalikan, melainkan untuk membantu secara otomatis.

    Konsep Affectionate Intelligence pertama kali diperkenalkan LG dua tahun lalu di ajang IFA 2024. Di ajang ini, LG memamerkan ragam lengkap solusi rumah dengan dukungan kecerdasan buatan yang lebih mengerti penggunanya.

    Tahun ini, LG mendemonstrasikan evolusi konsep tersebut menjadi AI in Action – kecerdasan buatan yang melampaui percakapan, mampu mengorkestrasi perangkat, ruang, dan layanan secara aktif untuk menciptakan pengalaman hidup yang lebih nyaman, efisien, dan intuitif. Visi AI in Action ini diperkenalkan LG dengan arah yang lebih jelas dalam ajang LG World Premiere menjelang CES 2026.

    Robot LG CLOiD sebagai wujud AI in Action dalam konsep Zero Labor Home. (Foto: IST, Dok. LG)

    LG CLOiD: Agen Rumah Masa Depan

    Perwujudan paling nyata AI in Action ditampilkan melalui LG CLOiD, robot rumah cerdas dengan dua lengan dan lima jari. CLOiD mampu memahami konteks, mengoordinasikan perangkat rumah, dan menjalankan tugas secara mandiri.

    Contohnya, ketika pengguna mengirim pesan “Saya akan segera pulang”, CLOiD menganalisis rutinitas dan cuaca, lalu memberi saran olahraga yang relevan. Sebelum pengguna tiba, CLOiD menyesuaikan suhu ruangan, menyiapkan pakaian, hingga mengelola pekerjaan rumah tangga.

    Robot ini dirancang dengan struktur aman dan mobilitas stabil, memungkinkan interaksi alami dengan anak-anak maupun hewan peliharaan.

    AI yang Terhubung Lintas Ruang

    LG menegaskan bahwa pengalaman AI tidak berhenti di rumah. Affectionate Intelligence diperluas ke kendaraan dengan solusi AI In-Vehicle yang adaptif, serta ke ruang komersial melalui teknologi HVAC dan pendinginan pusat data AI yang efisien energi.

    Lebih dari Sekadar Teknologi

    Gaya hidup modern kini sangat dipengaruhi oleh kecerdasan buatan. Di rumah, AI membantu kita bekerja lebih cepat, belajar lebih mudah, mengatur keuangan rumah tangga, bahkan memberi saran produktivitas. Hidup bersama AI bagaimana teknologi mengubah gaya hidup rumah tangga modern. Namun, menempatkan manusia sebagai pusatnya.

    Dengan AI in Action, LG menempatkan teknologi sebagai mitra hidup manusia, bukan sekadar alat. Inilah AI yang memahami, merespons, dan bertindak—menciptakan kehidupan yang lebih nyaman, efisien, dan manusiawi. (RR)

    Cek berita produk dan ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

    LG Buka CES 2026 dengan “AI in Action”, Pamerkan Affectionate Intelligence yang Hadir Nyata dalam Kehidupan

    Ranahrumah.com – TREN [Las Vegas] | LG World Premiere: Pembuka CES 2026 dengan Arah yang Jelas.

    Dalam acara tahunan LG World Premiere, LG Electronics secara resmi membuka rangkaian CES 2026 dengan tema “Innovation in Tune with You”. Panggung ini menjadi penegasan arah strategis LG terhadap masa depan teknologi: AI yang berorientasi aksi, terhubung lintas ruang, dan berpusat pada manusia.

    Tahun ini, LG menekankan evolusi konsep Affectionate Intelligence—yang pertama kali diperkenalkan dua tahun lalu—menjadi AI in Action. Artinya, AI tidak lagi berhenti pada percakapan atau respons digital, tetapi mampu mengorkestrasi perangkat, ruang, dan layanan secara proaktif untuk menciptakan hidup yang lebih mudah, efisien, dan bermakna.

    AI in Action adalah visi LG tentang Affectionate Intelligence.(Foto: IST, Dok. LG)

    Affectionate Intelligence: AI yang Mengenal Manusia, Bukan Sekadar Data

    CEO LG Electronics, Lyu Jae-cheol, membuka acara dengan satu pertanyaan kunci: “Bagaimana jika AI bisa keluar dari layar dan mulai bekerja untuk kita di dunia nyata?”

    Jawaban LG terwujud dalam Affectionate Intelligence—pendekatan AI yang dirancang untuk memahami karakter, rutinitas, kebiasaan, dan kebutuhan spesifik setiap pengguna, bukan sekadar memproses perintah. AI ini belajar dari konteks hidup manusia, lalu bertindak secara tepat dan personal.

    Bagaimana konsep ini bekerja dalam kehidupan sehari-hari dibahas lebih detail dalam artikel AI in Action: Visi LG tentang Affectionate Intelligence.

    Tiga Pilar AI in Action ala LG

    LG membangun AI in Action melalui tiga pilar utama:

    1. Keunggulan Perangkat Berbasis Teknologi Inti

    Perangkat LG dirancang dengan pemahaman mendalam terhadap penggunaan nyata, bukan sekadar spesifikasi teknis.

    2. Ekosistem Terhubung Secara Mulus

    AI bekerja lintas perangkat—dari rumah, kendaraan, hingga ruang komersial—tanpa terputus.

    3. Ekspansi AI Melampaui Rumah

    AI LG hadir di mobilitas, tempat kerja, dan infrastruktur, menciptakan pengalaman hidup yang menyatu.

    LG CLOiD menjadi ikon dari visi Zero Labor Home yang dipamerkan LG di CES 2026. (Foto: IST, Dok: LG)

    LG CLOiD, Ikon AI in Action di Panggung Pembukaan CES 2026

    Sebagai wujud paling nyata dari konsep AI in Action, LG menampilkan LG CLOiD, robot rumah cerdas yang dirancang sebagai agen khusus rumah dalam visi Zero Labor Home. Tidak sekadar robot asisten, CLOiD dipresentasikan sebagai sistem AI yang mampu memahami konteks kehidupan penggunanya dan bertindak secara proaktif.

    Dilengkapi dua lengan dengan lima jari serta struktur mobilitas yang stabil, CLOiD mampu menjalankan beragam tugas rumah tangga—mulai dari menyiapkan pakaian olahraga, menyesuaikan suhu ruangan, hingga membantu merapikan cucian dan peralatan dapur. Sistem keselamatannya dirancang untuk memungkinkan interaksi alami dengan anak-anak maupun hewan peliharaan.

    Dalam demonstrasi di panggung LG World Premiere, CLOiD menunjukkan kemampuan kesadaran kontekstual: ketika pengguna mengirim pesan “Saya akan segera pulang”, CLOiD menganalisis rutinitas harian serta prakiraan cuaca, lalu memberikan rekomendasi aktivitas yang relevan. Pendekatan ini menegaskan arah Affectionate Intelligence—AI yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memahami kebiasaan dan kebutuhan personal penggunanya.

    LG CLOiD- yang merupakan inovasi LG di dunia robotik rumah dihadirkan oleh LG Electronics (LG) untuk Visi Zero Labor Home. Robot yang menghadirkan solusi yang membuat pengelolaan rumah lebih intuitif, efisien, dan penuh kenyamanan.

    Showcase Produk: Teknologi yang Mendukung Kehidupan

    Dalam CES 2026, LG memperkenalkan berbagai produk unggulan sebagai wujud konkret AI in Action:

    • LG OLED evo W6 Wallpaper TV

    TV OLED premium ultra-tipis (9 mm) ini menggabungkan desain elegan dengan performa visual tinggi. Dilengkapi Hype Radiant Color untuk warna lebih kaya, hitam mendalam, dan kecerahan optimal, serta True Wireless Technology yang menjadikannya OLED TV nirkabel tertipis LG.

    • LG SIGNATURE Refrigerator

    Kulkas premium dengan Conversational AI dan Ingredient Recognition yang mampu memahami percakapan, mengenali bahan makanan, serta merekomendasikan resep sesuai kebutuhan pengguna—membuat pengalaman dapur lebih personal dan intuitif.

    • LG SIGNATURE Oven Range

    Ditenagai Gourmet AI, oven ini mampu mengidentifikasi bahan masakan dan merekomendasikan lebih dari 80 resep, menyederhanakan proses memasak sehari-hari.

    Catatan penting: Seluruh produk yang ditampilkan masih merupakan showcase inovasi CES 2026. Informasi mengenai ketersediaan komersial, harga, dan pasar (termasuk Indonesia) belum diumumkan.

    Dari Rumah ke Kendaraan dan Infrastruktur

    LG juga memperluas Affectionate Intelligence ke sektor otomotif dan komersial.

    Di kendaraan, LG menghadirkan AI In-Vehicle Experience berbasis AI generatif multimodal on-device, menciptakan ruang berkendara yang adaptif dan personal.

    Sementara di sektor komersial, LG memamerkan solusi HVAC efisiensi tinggi untuk pusat data AI—menjawab kebutuhan industri akan teknologi berkelanjutan.

    AI yang Membuat Hidup Lebih Manusiawi

    AI semakin melekat dalam kehidupan rumah tangga — dari pekerjaan harian hingga cara kita berinteraksi, belajar, dan merawat diri. Tantangannya: bagaimana kita tetap manusiawi di tengah teknologi yang makin cerdas? Bagaimana teknologi mengubah gaya hidup rumah tangga modern? Gaya hidup rumah tangga modern justru perlu menempatkan manusia sebagai pusat.AI memperkaya hidup — tapi manusialah yang menentukan arahnya.

    Melalui AI in Action, LG menegaskan bahwa masa depan teknologi bukan soal kecanggihan semata, melainkan kemampuannya mendukung manusia secara bermakna. Sejalan dengan janji merek Life’s Good, LG memvisualisasikan masa depan di mana AI bekerja untuk manusia—bukan sebaliknya. (RR)

    Cek berita inovasi produk terbaru, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

    Tutup Tahun Penuh Makna dari Aquaproof di Panti Asuhan Pintu Elok

    0

    Ranahrumah.com – TREN | Mengakhiri 2025 dan menyambut tahun baru 2026, Aquaproof pelopor cat pelapis anti bocor di Indonesia menggelar kegiatan berbagi kasih dan menyalurkan bantuan kepada Panti Asuhan Pintu Elok, yang berlokasi di area Kota Tangerang Selatan.

    Kunjungan yang dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2025 lalu oleh beberapa perwakilan Aquaproof membuahkan kisah manis. Tim Aquaproof bertemu dengan pengurus Panti Asuhan Pintu Elok serta anak-anak Panti Asuhan yang terdiri dari 68 anak dari berbagai kategori yaitu balita, TK, SD, SMP, SMA/SMK, dan Mahasiswa/i serta difabel.

    Dalam kesempatan yang diberikan, sambutan hangat dari anak-anak Panti Asuhan Pintu Elok begitu terasa. Anak-anak memberikan penampilan menarik dalam bernyanyi, menari, dan bermain alat musik seperti angklung.

    “Saat ini anak-anak belum bisa hadir semua, karena ada yang masih kuliah. Mereka begitu senang atas kunjungan ini, sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada kakak-kakak dari Aquaproof yang sudah datang berbagi rasa, bersenang-senang, doakan anak-anak yang ada supaya bisa berguna bagi bangsa dan negara, dan menjadi anak yang takut akan Tuhan.” ungkap Sarce selaku perwakilan pengurus Panti Asuhan Pintu Elok dalam sambutannya kepada tim Aquaproof yang hadir.

    Tidak lupa juga seluruh peserta yang ada mendoakan saudara-saudari yang terkena musibah, khususnya di daerah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, semoga keadaan di sana segera membaik dan pulih.

    Baca Juga: Cara Memilih Water Proofing yang Tepat untuk Atasi Retak dan Bocor

    Baca Juga: Cara Atasi Pipa Bocor Penyebab Dinding Lembap Tanpa Panggil Tukang

    Cara unik dalam mengenalkan warna cat Aquaproof dan menumbuhkan kreativitas anak soal warna di acara berbagi kasih di Panti Asuhan Pintu Elok. (Foto: IST Dok. Aquaproof)

    Penyaluran Bantuan

    Kedatangan Aquaproof ke Panti Asuhan Pintu Elok menyalurkan bantuan ke pengurus berupa sabun pembersih, popok, obat- obatan dan bantuan untuk kebutuhan dapur.

    Selain itu Aquaproof menyiapkan kegiatan menarik untuk anak-anak. Dari total anak-anak yang dihadir dibagi dalam 6 kelompok yang setiap kelompoknya didampingi satu perwakilan dari Aquaproof, anak- anak diminta untuk bekerja sama menyusun puzzle secepat mungkin dengan gambar yang tepat tentunya.

    Baca Juga: Rahasia Membuat Kolam Ikan Koi Bebas Masalah dan Anti Bocor

    Pengenalan 6 Warna Cat Aquaproof

    Kemudian kelompok tersebut melanjutkan kegiatan lomba melukis bertema pemandangan dengan 6 warna cat Aquaproof yang disediakan, yaitu Aquaproof warna Putih 011, Hitam 021, Kuning Tua 051, Biru 031, Hijau Limau 093, dan Terakota 042. Antusiasme anak-anak semakin meningkat dalam kegiatan melukis menggunakan warna-warni cat Aquaproof, mereka bekerja sama memadukan ide dan kreativitas dalam waktu yang terbatas.

    Tiba saatnya pemilihan pemenang dari Ibu Sarce, pengurus Panti Asuhan Pintu Elok yang ikut mendampingi keseluruhan kegiatan bersama Aquaproof. Menang atau kalau, lebih tua ataupun masih kanak-kanak, Aquaproof telah menyediakan hadiah untuk Juara 1, 2, dan 3 serta untuk seluruh anak yang telah berpartisipasi.

    Di akhir kegiatan, setelah penyerahan hadiah dan goodie bag, tim Aquaproof membagikan paket makan malam dan berpamitan. “Semoga kegiatan ini dapat menghibur anak- anak, menyegarkan mereka dan juga lebih menyadarkan atau memupuk kita semua untuk semakin peduli dengan sekitar kita, terutama kepada mereka yang lebih membutuhkan. Kami bangga menjadi bagian dari Aquaproof yang menanamkan nilai empati dan tanggung jawab sosial. Harapannya kegiatan-kegiatan positif yang telah dilaksanakan Aquaproof membuahkan hasil yang baik, dan membuat lebih terpacu dalam kegiatan yang akan datang Aquaproof Berbagi di 2026.” tutup Vera Veliria selaku Marketing Communication Manager PT Adhi Cakra Utama Mulia. (RR)

    Baca Juga: Apa Itu Waterproofing 2 Komponen yang handal untuk Kamar Mandi?

    Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

    Innercourt: Taman Mungil Pemisah Dapur dan Ruang Makan

    Ranahrumah.com – INSPIRASI {EKSTERIOR]| Menyatukan area dapur dan ruang makan banyak dilakukan oleh beberapa orang dengan berbagai pertimbangan. Selain keterbatasan lahan, juga alasan bahwa dua ruang ini, dapur dan ruang makan, memang punya hubungan yang dekat terkait dengan penyiapan dan penyajian makanan untuk keluarga. Namun, meski boleh-boleh saja disatukan, ada hal yang harus dijaga agar fungsi utama masing-masing ruang tak saling mengganggu.

    Sebagai tempat memasak, dapur akan akrab dengan air, asap, dan panas (oleh api kompor). Jika tak dikelola dengan baik, kondisi-kondisi yang ada di dapur dapat mengurangi kenyamanan bersantap di meja makan. Maka, idealnya memang keduanya dipisahkan.

    Baca Juga: 8 Langkah Hijaukan Lingkungan di taman untuk Penghematan Energi

    Innercourt

    Memisahkan kedua ruang ini dengan batas dinding, sering membuat sumpek ruangan. Salah satu solusinya, gunakan taman sebagai innercourt untuk memisahkannya. Innercourt adalah ruang terbuka yang terletak di sebuah bangunan atau rumah. Area ini berfungsi utama untuk menghadirkan cahaya alami, sirkulasi udara segar, dan nuansa asri/alami ke area dalam rumah yang cenderung tertutup.

    Sering disebut juga halaman dalam, area innercourt yang diisi dengan taman mungil ini bisa tidak beratap atau beratap transparan. Area dimanfaatkan sebagai taman kering, kolam ikan, area santai, atau sekadar area hijau yang memberikan relaksasi dan meningkatkan kualitas udara.

    Baca Juga: Renovasi Rumah Tipe 21 dengan Kamar menghadap ke Taman

    Bromelia.

    Pertimbangan menghadirkan innercourt dan memilih taman sebagai pemisah dapur dan ruang makan, selain menyumbang terhadap estetika ruang juga menjadi penyaring udara kotor dan penyuplai udara bersih ke dalam ruang. Beberapa jenis tanaman bahkan dipercaya dapat menjadi penangkal polusi udara di sekitarnya. Dengan adanya taman juga menciptakan ruang luar yang dapat dioptimalkan sebagai daerah resapan air.

    Memisahkan kedua ruang ini dengan batas dinding, sering membuat sumpek ruangan. Salah satu solusinya, gunakan taman untuk memisahkannya, seperti yang ada di kediaman di Puit ini.

    Pertimbangan memilih taman sebagai pemisah, selain menyumbang terhadap estetika ruang juga menjadi penyaring udara kotor dan penyuplai udara bersih ke dalam ruang. Beberapa jenis tanaman bahkan dipercaya dapat menjadi penangkal polusi udara di sekitarnya. Dengan adanya taman juga menciptakan ruang luar yang dapat dioptimalkan sebagai daerah resapan air.

    Palem-paleman.

    Taman Kering Jadi Pilihan

    Taman kering pilihan pemilik rumah ini bentuknya cenderung terlihat kaku dengan pembagian “ruang” bagi komponen penyusun taman yang nampak jelas. Efek yang tercipta dari bentuk seperti ini adalah suasana tenang dan dingin.

    Komposisi taman terdiri dari material keras (hardscape) berupa batuan dan material lunak (softscape) berupa tanaman.

    Baca Juga: Tips Anti Gagal Menanam Ala Hidroponik

    Sansivieria atau Lidah Mertua

    Perkerasan yang tersusun dari bebatuan mendominasi taman. Jenis tanaman yang dipakai bukanlah jenis tanaman besar dan dipilih yang berdaun tebal dan mempunyai sifat menyimpan air dan tahan terhadap sinar matahari. Jenis tanaman ini perawatannya mudah dan tak terlalu menuntut pemangkasan yang rutin. Cocok bagi keluarga ini yang sibuk dan hanya punya waktu sedikit untuk merawat taman.

    Jalan Setapak

    Bebatuan yang digunakan pada taman kering ini, juga difungsikan sebagai jalan setapak. Pada taman ini, bebatuan menjadi unsur dominan bagi estetika taman yang juga sangat fungsional.

    Materi batu alam yang dipadu dengan taburan koral aneka jenis pada jalan setapak ini menjadi tempat yang aman untuk jatuhnya air hujan. Cipratan air tidak akan mengotori dinding luar yang membatasi ruang makan dan dapur.

    Sebagai penyeimbang, bagian yang tidak tertutup oleh perkerasan dihias dengan ekspos tanaman yang berpenampilan unik seperti sansivieria, pandan bali, dan bromelia. (RR)

    Baca Juga: Tips Mendesain Taman dalam Ruang dan Cara Merancangnya

    Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom