Tuesday, October 27, 2026
Home Blog Page 17

Sharp AQUOS sense10 Raih Penghargaan Smartphone of The Year 2025 di Selular Awards 2026

0

Ranahrumah.com – TREN | Sharp AQUOS sense10 kembali menegaskan eksistensinya di pasar smartphone Indonesia.

Smartphone berdesain khas Jepang yang diperkenalkan pada Desember 2025 ini sukses meraih penghargaan Smartphone of The Year 2025 – Mid Range Category pada ajang Selular Award 2026, salah satu penghargaan industri telekomunikasi dan teknologi paling bergengsi di Indonesia.

Selular Award merupakan salah satu ajang penghargaan industri telekomunikasi dan teknologi paling bergengsi di Indonesia yang telah diselenggarakan secara konsisten sejak tahun 2003. Penentuan pemenang dilakukan melalui proses evaluasi oleh tim redaksi Selular Media Network (SMN) dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti inovasi teknologi, performa produk, desain, pengalaman pengguna (user experience), serta kontribusi produk dalam menjawab kebutuhan konsumen di Indonesia.

Shinji Teraoka, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia mengatakan, “Kami sangat senang salah satu line up smartphone terbaru kami kembali berhasil mencuri perhatian publik. Hal ini menunjukkan bahwa smartphone kami semakin menjadi pilihan para pecinta gadget di Indonesia. Selain itu, penghargaan ini memberikan semangat baru bagi kami untuk terus menghadirkan smartphone dengan teknologi dan fitur-fitur terkini yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.”

AQUOS sense10 hadir sebagai smartphone harian yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna di Indonesia, dengan layar OLED Pro IGZO Display berukuran 6,1 inci yang memiliki tingkat kecerahan hingga 2.000 nit dan refresh rate hingga 240Hz. Menghasilkan tampilan yang tetap jelas meskipun digunakan di bawah sinar matahari.

Smartphone ini juga dibekali kamera utama 50,3 megapiksel dengan sensor besar yang mampu menghasilkan foto tajam dengan warna natural, bahkan dalam kondisi pencahayaan rendah.

Baca Juga: Sharp Run for The Future: Berari untuk Masa Depan yang Lebih Hijau

Perwakilan Sharp Indonesia menerima penghargaan Smartphone of The Yaer 2025 untuk AQUOS sense10 di ajang Selular Awards 2026. (Foto: IST Dok. Sharp Indonesia)

Baca Juga: AQUOS sense10 dan R10: Evolusi Smartphone Sharp untuk Gaya Hidup Masa Kini

Fitur Unggulan AQUOS sense10

AQUOS sense10 menghadirkan berbagai fitur unggulan, antara lain:

Fitur Noise Reduction

Fitur Noise Reduction membantu pengguna melakukan komunikasi di area yang bising. Teknologi ini mampu mengenali dan memisahkan suara manusia dari kebisingan sekitar secara otomatis sehingga percakapan tetap terdengar jelas oleh penerima.

AI Phone Assistant

AQUOS sense10 dibekali AI Phone Assistant yang mendukung kebutuhan komunikasi di era digital. Fitur ini memungkinkan perangkat menjawab panggilan secara otomatis, merekam dan mentranskripsikan percakapan menjadi teks, hingga mendeteksi serta memblokir panggilan mencurigakan yang berpotensi penipuan.

Bersertifikasi IPX5/IPX8, IP6X dan Standar Militer

Sharp AQUOS sense10 telah mengantongi sertifikasi IPX5/IPX8 dan IP6X yang menjadikannya tahan terhadap debu dan air, serta memenuhi standar militer MIL-STD-810H. Ketangguhan ini menjadikannya sangat sesuai dengan karakter pengguna smartphone di Indonesia yang menginginkan perangkat andal untuk berbagai aktivitas.

Kolaborasi dengan Miyake Design

Perangkat ini merupakan hasil kolaborasi dengan Miyake Design, rumah desain asal Jepang yang dikenal mampu memadukan teknologi dan seni ke dalam sebuah produk. Hasilnya adalah smartphone dengan tampilan yang elegan, solid, namun tetap ringan. AQUOS sense10 hadir dalam pilihan warna menarik, yaitu Khaki Green, Denim Navy, Full Black, Pale Mint, Light Silver, dan Pale Pink.

“Kami akan terus menawarkan rangkaian produk rumah tangga dan smartphone dengan kualitas Jepang serta teknologi terkini yang memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam mendukung setiap aktivitas masyarakat Indonesia,” tutup Teraoka. (RR)

Baca Juga: Aksi Nyata Sharp untuk Keberlanjutan di Peringatan Hari Bumi 2026

Cek berita tentang lingkungan atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Menyambut Tahun Ajaran Baru Ala IKEA: Satu Anak Naik Kelas, Seluruh Rumah Ikut Bertumbuh

Ranahrumah.com – INSPIRASI | Tahun ajaran baru selalu membawa perubahan. Anak bertambah usia, materi pelajaran semakin menantang, aktivitas sekolah bertambah padat, dan kebutuhan sehari-hari pun ikut berkembang. Namun sesungguhnya, yang “naik kelas” bukan hanya anak. Seluruh keluarga sering kali ikut mengalami penyesuaian.

Jam tidur mulai diatur kembali, pagi hari menjadi lebih terstruktur, area belajar perlu ditata ulang, dan berbagai kebiasaan baru mulai dibangun agar anak dapat menjalani rutinitasnya dengan lebih nyaman dan percaya diri. Dalam banyak keluarga, perubahan tersebut juga mendorong orang tua untuk mengevaluasi kembali kondisi rumah dan berbagai fasilitas pendukung yang digunakan sehari-hari.

Melihat fenomena ini, IKEA Indonesia menghadirkan kampanye “Satu Rumah, Naik Kelas!” yang mengajak keluarga memaknai tahun ajaran baru bukan sekadar waktu membeli perlengkapan sekolah, melainkan kesempatan untuk menciptakan lingkungan rumah yang lebih mendukung kebutuhan seluruh anggota keluarga.

Menurut Muhammad Yusuf Attorik, Interior Design Leader IKEA Indonesia, perubahan yang terjadi saat anak naik kelas sebenarnya turut memengaruhi dinamika keluarga di rumah.

“Saat anak naik kelas, bukan hanya kebutuhan sekolah anak yang berubah, tetapi juga kebiasaan keluarga di rumah. Menjelang tahun ajaran baru, IKEA melihat banyak keluarga mulai menata ulang ruang, menyesuaikan rutinitas dengan kebutuhan anak, dan mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut fase yang baru. Bagi kami, momen ini bukan hanya tentang menciptakan rumah yang lebih rapi dan rutinitas yang lebih lancar, tetapi juga kesempatan untuk melibatkan anak, membangun kemandirian, dan menyambut fase baru mereka bersama sebagai keluarga.”

Baca Juga: Rahasia di Balik Kamar Anak yang Membuat Si Kecil betah Belajar, Tidur, dan Bermain Ala IKEA

Inspirasi tempat belajar anak di ruang keluarga yang didesain sebagai ruang multifungsi. Salah satu semangat dalam kampanye Satu Rumah Naik Kelas IKEA, saling dukung antar keluarga dengan aktivitasnya masing-masing. (Foto: Erly/Ranahrumah.com)

Rumah yang Beradaptasi dengan Kebutuhan Baru

Perubahan kebutuhan anak biasanya terlihat dari berbagai aspek. Meja belajar yang dulu cukup sederhana mungkin kini perlu dilengkapi penyimpanan tambahan.

Pencahayaan yang sebelumnya kurang diperhatikan menjadi lebih penting ketika waktu belajar semakin panjang. Bahkan kamar anak sering kali membutuhkan penataan ulang agar mampu mendukung aktivitas belajar sekaligus beristirahat dengan lebih baik.

Berdasarkan pengamatan Life at Home IKEA, masa kembali ke sekolah tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan akademik anak, tetapi juga bagaimana rumah beradaptasi dengan ritme kehidupan keluarga yang berubah.

Aktivitas belajar, bermain, beristirahat, hingga waktu berkumpul bersama keluarga perlu berjalan berdampingan setiap hari. Tantangannya, berbagai aktivitas tersebut sering kali berlangsung di ruang yang sama dan harus mengakomodasi kebutuhan yang terus berkembang.

Melalui kampanye “Satu Rumah, Naik Kelas!“, IKEA menunjukkan bahwa perubahan sederhana di rumah dapat memberikan dampak besar terhadap kenyamanan dan kelancaran rutinitas keluarga. Mulai dari menghadirkan area belajar yang lebih nyaman, menambahkan solusi penyimpanan yang membantu anak lebih mandiri, hingga memilih perlengkapan harian yang membuat aktivitas keluarga lebih teratur.

Baca Juga: Menciptakan Kamar Anak Idaman dengan Lampu Pintar Terkoneksi

Bukan Sekadar Belanja, tetapi Investasi untuk Rutinitas yang Lebih Baik

Menyambut tahun ajaran baru sering kali identik dengan daftar belanja kebutuhan sekolah. Namun IKEA melihatnya sebagai kesempatan bagi keluarga untuk memilih solusi yang benar-benar bermanfaat dalam jangka panjang.

Angela Krisyanti, Business Leader IKEA Indonesia, menjelaskan bahwa setiap keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda dalam mempersiapkan tahun ajaran baru.

“Setiap keluarga memiliki kebutuhan dan prioritas yang berbeda saat mempersiapkan tahun ajaran baru. Karena itu, IKEA menghadirkan beragam pilihan produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing keluarga. Mulai dari meja dan kursi belajar, solusi penyimpanan, pencahayaan, hingga perlengkapan makan dan bekal, kami ingin membantu keluarga menemukan solusi yang fungsional, berkualitas, dan terjangkau untuk mendukung kehidupan sehari-hari mereka.”

Pilihan produk tersebut memungkinkan keluarga menyesuaikan kebutuhan berdasarkan tahap perkembangan anak, kondisi ruang, serta anggaran yang dimiliki. Dengan begitu, rumah dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan penghuninya.

Baca Juga: Amankah Menggunakan Furnitur Plastik di Kamar Anak?

Inspirasi desain kamar anak di kampanye Satu Rumah Naik Kelas IKEA Indonesia. (Foto: IST Dok. IKEA)

Mendukung Lingkungan Belajar yang Lebih Baik

Komitmen IKEA dalam mendukung proses belajar tidak hanya ditujukan bagi keluarga, tetapi juga institusi pendidikan. Melalui IKEA Business, perusahaan menyediakan berbagai solusi untuk kebutuhan sekolah dan lembaga pendidikan.

Hingga 31 Juli 2026, pelanggan dari sektor pendidikan dapat menikmati diskon produk sebesar 5 persen untuk pembelian minimum Rp15 juta, serta diskon 7 persen untuk layanan instalasi dan perakitan.

Bagi IKEA, menciptakan lingkungan belajar yang baik tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga dimulai dari rumah dan ruang-ruang yang digunakan anak setiap hari.

Baca Juga: Tips Menata Kamar Anak sesuai Usianya

Ketika Seluruh Rumah Ikut Naik Kelas

Pada akhirnya, kenaikan kelas bukan hanya tentang rapor atau seragam baru. Momen ini juga menjadi kesempatan bagi keluarga untuk membangun kebiasaan yang lebih baik, menciptakan ruang yang lebih nyaman, dan mendukung kemandirian anak melalui lingkungan rumah yang tepat.

Sebagaimana disampaikan Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia, masa tahun ajaran baru sering menjadi waktu bagi keluarga untuk meninjau kembali kebutuhan mereka sehari-hari. Melalui kampanye “Satu Rumah, Naik Kelas!”, IKEA ingin membantu keluarga berbelanja lebih cermat sekaligus menemukan solusi yang mampu memberikan manfaat nyata dalam keseharian.

Dengan rumah yang ikut beradaptasi dan berkembang, proses belajar anak pun dapat berlangsung lebih nyaman. Karena ketika satu anak naik kelas, sesungguhnya seluruh rumah juga sedang bertumbuh bersama. (RR)

Baca Juga: Feng Shui Kamar Anak: Desain, Letak, dan Pilihan Warnanya

Cek inspirasi desain, berita gaya hidup modern, inovasi produk baru, dan ulasan inspiratif ranahnya rumah, dan properti di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

    Mengapa Garis Sempadan Bangunan (GSB) Penting Saat Membangun dan Renovasi Rumah?

    Ranahrumah.com – ARSITEKTUR | Beberapa tahun lalu, pemandangan rumah dengan halaman depan, taman kecil, atau ruang terbuka di samping bangunan masih cukup mudah ditemui di kawasan perumahan.

    Kini kondisinya mulai berubah.

    Seiring bertambahnya kebutuhan ruang, banyak rumah mengalami renovasi. Teras ditutup menjadi ruang keluarga, carport diperluas, bahkan area samping rumah yang semula terbuka ikut dibangun menjadi kamar tambahan atau gudang.

    Sekilas tidak ada yang salah. Pemilik rumah memang berhak mengembangkan huniannya sesuai kebutuhan keluarga. Namun jika diperhatikan lebih dekat, semakin banyak rumah yang dibangun hingga mendekati pagar, menempel ke batas kavling, atau bahkan menghabiskan hampir seluruh lahan yang tersedia.

    Akibatnya, lingkungan terasa semakin padat. Area hijau berkurang, ruang resapan air menyusut, dan pada beberapa lokasi jarak pandang pengguna jalan menjadi lebih terbatas, terutama di rumah yang berada di tikungan atau posisi hook.

    Fenomena inilah yang membuat pentingnya Garis Sempadan Bangunan (GSB) kembali relevan untuk dibahas. Aturan yang sering dianggap sekadar urusan perizinan ini sesungguhnya dibuat untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan pemilik rumah dan kenyamanan lingkungan secara keseluruhan.

    Baca Juga: Teras Rumah dan Balkon untuk Perluas Rumah, Apa Bedanya?

    Apa Itu Garis Sempadan Bangunan (GSB)?

    Di sejumlah perumahan, tidak sedikit rumah yang akhirnya tampil seperti deretan bangunan tanpa jeda. Pagar menjadi satu-satunya batas yang tersisa antara ruang privat dan ruang publik, sementara area terbuka yang dahulu berfungsi sebagai taman, resapan air, maupun ruang transisi perlahan menghilang.

    Ketika kebutuhan ruang bertambah, renovasi rumah sering menjadi pilihan yang lebih realistis dibanding membeli rumah baru. Kamar tidur ditambah, dapur diperluas, atau teras ditutup menjadi ruang keluarga.

    Sayangnya, tidak sedikit renovasi dilakukan tanpa memperhatikan Garis Sempadan Bangunan (GSB).

    GSB adalah batas minimum yang mengatur posisi bangunan terhadap jalan, batas lahan, sungai, saluran drainase, maupun elemen lingkungan lainnya.

    Dengan kata lain, tidak seluruh bidang tanah yang dimiliki boleh dibangun secara penuh.

    Saat ini kepatuhan terhadap GSB menjadi bagian penting dalam proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang menggantikan IMB. Data tata ruang dan zonasi umumnya telah terintegrasi sehingga pelanggaran GSB lebih mudah terdeteksi dibanding sebelumnya.

    Baca Juga: Peraturan Meningkat Rumah yang Harus Ditaati agar Tak Kena Sanksi

    Apakah Jarak GSB Sama di Semua Daerah?

    Tidak.

    Besaran GSB ditentukan oleh pemerintah daerah melalui RDTR dan peraturan tata bangunan setempat. Karena itu jarak bangunan terhadap jalan di satu kota belum tentu sama dengan kota lain.

    Faktor yang memengaruhi antara lain:

    • lebar jalan di depan rumah;
    • klasifikasi jalan;
    • zonasi kawasan;
    • posisi lahan, termasuk rumah hook atau sudut;
    • ketentuan tata ruang daerah.

    Karena itu sebelum membangun atau renovasi besar, pemilik rumah sebaiknya memeriksa ketentuan yang berlaku di wilayahnya melalui pemerintah daerah atau konsultan perencana.

    Baca Juga: Inspirasi Fasad Rumah Unik Perpaduan Batu, Kayu, dan Metal

    Mengapa GSB Penting untuk Rumah Tinggal?

    Banyak orang menganggap GSB hanya aturan birokrasi. Padahal manfaatnya sangat nyata dalam kehidupan sehari-hari.

    1. Menjaga Keselamatan Pengguna Jalan

    Rumah yang dibangun terlalu maju hingga mendekati pagar dapat mengurangi jarak pandang pengguna jalan. Risiko ini semakin besar pada rumah hook atau rumah yang berada di tikungan. Pengendara sering kesulitan melihat kendaraan dari arah berlawanan karena terhalang bangunan yang terlalu menjorok ke depan.

    Ruang bebas di depan bangunan membantu menciptakan area pandang yang lebih aman sehingga potensi kecelakaan dapat dikurangi.

    2. Membuat Lingkungan Terlihat Lebih Rapi dan Nyaman

    Bayangkan jika setiap rumah dibangun dengan posisi yang berbeda-beda tanpa aturan. Ada rumah yang menempel ke pagar, ada yang mundur jauh ke belakang, ada pula yang mengambil sebagian area depan untuk bangunan tambahan. Kondisi tersebut membuat tampilan lingkungan menjadi semrawut dan kehilangan keteraturan visual.

    GSB membantu menciptakan ritme dan keselarasan antarbangunan sehingga lingkungan perumahan terlihat lebih tertata.

    3. Menyediakan Area Resapan Air

    Lahan terbuka di depan atau samping rumah memiliki fungsi penting sebagai area resapan air hujan. Ketika seluruh lahan ditutup bangunan atau perkerasan, air hujan akan langsung mengalir ke saluran drainase dan berpotensi meningkatkan genangan saat hujan deras.

    Karena itu ruang terbuka yang tersisa di area sempadan dapat membantu menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi limpasan air permukaan.

    Baca Juga: Inset House: Taman Terbang dalam Bangunan

    4. Membantu Sirkulasi Udara dan Cahaya Alami

    Jarak yang cukup antara bangunan dan batas lahan membuat rumah memperoleh akses cahaya alami dan aliran udara yang lebih baik.

    Sebaliknya, rumah yang terlalu rapat dengan batas kavling atau bangunan lain cenderung lebih lembap, panas, dan membutuhkan pencahayaan buatan lebih banyak pada siang hari.

    5. Memberikan Ruang untuk Perawatan Bangunan

    Area kosong di sekeliling rumah memudahkan pemilik melakukan perawatan dinding, pengecatan ulang, pemeriksaan saluran air hujan, maupun perbaikan utilitas.

    Hal sederhana ini sering terlupakan saat renovasi, padahal akan sangat terasa manfaatnya dalam jangka panjang.

    6. Mengurangi Potensi Konflik dengan Tetangga

    Bangunan yang terlalu dekat dengan batas lahan sering memicu persoalan, mulai dari rembesan air, akses perawatan bangunan, hingga masalah privasi.

    Mematuhi GSB dan jarak bebas bangunan membantu menciptakan hubungan lingkungan yang lebih nyaman bagi semua pihak.

    Baca Juga: Saat Rumah Tak Lagi Bisa Dijaga dengan Kunci Saja

    Renovasi Rumah Sebaiknya Tidak Hanya Mengejar Luas Bangunan

    Saat renovasi, keinginan untuk menambah ruang memang wajar. Namun rumah yang nyaman tidak selalu berarti rumah yang menutupi seluruh lahan.

    Sering kali sedikit ruang terbuka di depan atau samping rumah justru memberikan manfaat yang jauh lebih besar, mulai dari pencahayaan alami, sirkulasi udara, area hijau, hingga keamanan lingkungan.

    Karena itu sebelum memulai renovasi, pastikan desain rumah tetap memperhatikan ketentuan Garis Sempadan Bangunan yang berlaku di wilayah kamu. Dengan begitu, rumah tidak hanya bertambah luas, tetapi juga tetap aman, nyaman, dan selaras dengan lingkungan sekitar. (RR)

    Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

    Living by the Lakeside: Mengapa Hunian Dekat Danau Semakin Diminati?

    Ranahrumah.com – GAYA HIDUP | Tidak banyak kawasan perkotaan yang masih memiliki danau alami di tengah pesatnya pembangunan. Di wilayah Serpong dan Pagedangan, Danau Cihuni menjadi salah satu yang tersisa. Selama puluhan tahun danau ini berfungsi sebagai kawasan resapan air dan penyangga lingkungan. Namun seiring berkembangnya kota baru di sekitarnya, keberadaan Danau Cihuni mulai menghadirkan makna yang lebih luas.

    Selain fungsi ekologisnya, lanskap alami di sekitar danau kini turut membentuk cara baru dalam merancang kawasan hunian. Kedekatan dengan ruang hijau, jalur pedestrian, dan pemandangan alam semakin dipandang sebagai bagian dari kualitas hidup masyarakat perkotaan.

    Fenomena ini terlihat pada pengembangan kawasan di sekitar Danau Cihuni, termasuk hadirnya Matera Lakeside Paramount Gading Serpong yang mengusung konsep luxury resort living— living by the lakeside.

    Perubahan tersebut menunjukkan bagaimana pembangunan dan lingkungan tidak selalu harus berada pada dua kutub yang berlawanan. Dengan perencanaan yang tepat, keduanya justru dapat saling mendukung dalam menciptakan kawasan yang lebih nyaman dan berkelanjutan.

    Kedekatan dengan Alam Menjadi Kebutuhan Baru Kota Modern

    Kota-kota besar terus berkembang dengan kepadatan yang semakin tinggi. Di sisi lain, masyarakat urban mulai mencari lingkungan yang menawarkan keseimbangan antara aktivitas perkotaan dan suasana yang lebih tenang.

    Tidak heran jika kawasan dengan akses ke ruang terbuka hijau, jalur pedestrian, taman, maupun badan air alami kini semakin diminati.

    Adjie Negara, arsitek dan urban desainer dari KIND Architects mengatakan, “Sejatinya, peradaban manusia menetap selalu berdekatan dengan sumber kehidupan yaitu sumber air. Kota-kota besar dunia dimulai dari budaya tinggal dekat dengan air, apakah itu pantai, muara, danau, maupun sepanjang aliran sungai. Salah satu daerah termahal di dunia adalah properti di sekitar Central Park New York, yang menunjukkan kebutuhan hunian terhadap kelestarian lingkungan hidup sekitarnya.”

    “Kunci dari suksesnya simbiosis ini adalah cara membangun, regulasi, dan juga pola hidup masyarakat yang berada di sekitarnya memastikan kelestarian dan keberlangsungan kualitas lingkungan hidup yang baik,” tambahnya.

    Berbagai penelitian tentang kualitas hidup perkotaan menunjukkan bahwa keberadaan lanskap alami dapat memberikan manfaat mulai dari kenyamanan visual hingga mendukung kesehatan fisik dan mental penghuni. Lanskap hijau (green space) dan danau alami (blue space) dapat menjadi immersive experience atau pengalaman hidup yang melibatkan seluruh panca indera, membantu menurunkan stres, meningkatkan produktivitas, sekaligus meningkatkan kualitas hidup.

    Dalam konteks inilah keberadaan Danau Cihuni memiliki nilai yang semakin penting.

    View Situ Cihuni Gading Serpong
    Pemandangan Situ Cihuni di kawasan Serpong Tangerang. (Foto: Erly/Ranahrumah.com)

    Danau Cihuni, Aset Ekologis di Tengah Pertumbuhan Serpong

    Dengan luas sekitar 32 hektare, Danau Cihuni merupakan salah satu kawasan danau alami yang masih bertahan di tengah perkembangan Serpong dan Pagedangan.

    Selain berfungsi sebagai kawasan konservasi air, area resapan, dan pengendali banjir, danau ini juga memiliki potensi sebagai ruang hijau dan kawasan ekowisata yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

    Di tengah semakin terbatasnya ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan, keberadaan danau seperti Situ Cihuni menjadi aset ekologis yang tidak hanya penting bagi lingkungan, tetapi juga bagi kualitas hidup masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

    Matera Lakeside mempunyai 2 fasad, bagian depan menghadap ke arah garden dan fasad belakang menghadap Danau Cihuni. (Foto: Erly/Ranahrumah.com)

    Ketika Hunian Mulai Berorientasi pada Lanskap

    Perubahan cara pandang terhadap lingkungan turut memengaruhi bagaimana kawasan hunian dirancang.

    Jika dahulu orientasi pengembangan perumahan lebih banyak bertumpu pada akses jalan dan fasilitas komersial, kini faktor seperti pemandangan alam, akses ke ruang hijau, hingga konektivitas dengan kawasan konservasi mulai menjadi pertimbangan utama.

    Fenomena yang terlihat pada pengembangan Matera Lakeside, kawasan hunian dekat danau, terbaru di area Matera, Gading Serpong, yang memanfaatkan kedekatannya dengan Danau Cihuni sebagai bagian dari konsep living by the lakeside.

    Mengusung konsep resort living, kawasan ini menawarkan perpaduan antara kenyamanan hunian dan kedekatan dengan lingkungan alami yang menjadi karakter utama kawasan.

    Keberadaan danau tidak hanya menjadi elemen visual, tetapi juga membentuk karakter lingkungan melalui ruang terbuka hijau, jalur pedestrian, area olahraga luar ruang, dan akses menuju kawasan sempadan danau yang ditata sebagai ruang terbuka bagi penghuni.

    Menariknya, kedekatan dengan Danau Cihuni tidak diterjemahkan melalui pembangunan yang mendekati badan air secara masif. Kawasan ini tetap mengikuti ketentuan garis sempadan danau yang berlaku, sementara area di antara hunian dan danau dimanfaatkan sebagai koridor lanskap dan ruang terbuka hijau. Pendekatan tersebut memungkinkan fungsi ekologis kawasan tetap terjaga sekaligus menghadirkan pengalaman tinggal yang lebih dekat dengan alam.

    Pemandangan dari fasad belakang hunian di Matera Lakeside
    Pemandangan dari fasad belakang rumah Matera Lakeside yang langsung menghadap Danau Cihuni. (Foto: Erly/Ranahrumah.com)

    Faktor Lingkungan yang Makin Diperhitungkan

    Jumlah unit yang relatif terbatas juga menjadi bagian dari perencanaan kawasan. Dengan kepadatan yang lebih rendah dibanding kawasan hunian pada umumnya, orientasi lingkungan lebih diarahkan untuk memaksimalkan hubungan visual dengan danau, pepohonan, dan ruang terbuka hijau di sekitarnya.

    Keistimewaan utama kawasan ini terletak pada lokasinya yang berada di sisi Situ Cihuni, danau alami yang tengah direvitalisasi sebagai kawasan konservasi air, area resapan, pengendali banjir, sekaligus memiliki potensi sebagai destinasi ekowisata.

    Berbagai studi properti global menunjukkan bahwa kawasan hunian yang memiliki akses langsung ke ruang hijau dan badan air cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi dibanding kawasan serupa yang tidak memiliki kualitas lingkungan yang sama. Fenomena ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan kini semakin diperhitungkan dalam pengembangan kawasan perkotaan.

    Keberadaan Matera Lakeside menjadi salah satu contoh bagaimana kawasan hunian modern mulai memanfaatkan lanskap alami sebagai bagian dari kualitas hidup.

    Pendekatan ini juga sejalan dengan pembahasan mengenai hubungan antara pembangunan properti dan konservasi yang semakin relevan di kota-kota baru.

    Baca Juga: 6 Tolok Ukur Menilai Bangunan Hijau Menurut GBC

    Jalur pejalan kaki di area Situ Cihuni yang dibangun Paramount Land
    Jalur hijau dan area danau di sekitar Situ Cihuni Serpong. (Foto: Erly/Ranahrumah.com)

    Lebih dari Sekadar Pemandangan

    Dalam perencanaan kota modern, badan air tidak lagi dipandang sekadar elemen dekoratif.

    Danau, sungai, maupun kawasan resapan memiliki fungsi penting sebagai bagian dari sistem ekologis kota. Karena itu, berbagai konsep urban design saat ini mendorong integrasi antara pembangunan dan pelestarian lanskap alami.

    Pendekatan seperti ini memungkinkan kawasan hunian memperoleh manfaat dari lingkungan yang lebih hijau sekaligus mendukung upaya menjaga fungsi ekologis kawasan.

    Di sekitar Danau Cihuni, pendekatan tersebut mulai terlihat melalui pengembangan ruang terbuka hijau, jalur pejalan kaki, dan area rekreasi yang tetap mempertahankan hubungan dengan lanskap alami yang ada.

    Harmoni antara Pembangunan dan Konservasi

    Perdebatan mengenai hubungan antara pembangunan dan konservasi sering kali menempatkan keduanya pada posisi yang berlawanan. Namun perkembangan kota-kota modern menunjukkan bahwa keduanya dapat berjalan beriringan apabila direncanakan dengan baik.

    Baca Juga: Bisakah Properti dan Konservasi Berjalan Berdampingan? Belajar dari Situ Cihuni di Serpong

    Keberadaan Danau Cihuni dan pengembangan kawasan di sekitarnya menjadi contoh bagaimana lanskap alami tidak harus dipisahkan dari kehidupan perkotaan. Sebaliknya, kawasan konservasi justru dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

    Pada akhirnya, nilai sebuah hunian tidak lagi hanya ditentukan oleh bangunan atau lokasinya semata. Kemampuan sebuah kawasan menghadirkan hubungan yang lebih dekat dengan alam kini menjadi salah satu ukuran baru kualitas hidup di kota modern. (RR)

    Baca Juga: Banjir Perkotaan dan Masa Depan Infrastruktur Hijau Kota

    Baca Juga: Rumah Mewah Viral di Makassar: Interior Unik dengan Teras Belakang Hadap ke Laut

    Cek berita keberlanjutan, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom. 

      IKEA Indonesia Berbagi Cara Sederhana Menikmati Kopi di Rumah

      Ranahrumah.com – GAYA HIDUP | Bagi banyak orang, menikmati kopi enak di rumah sering kali tidak sesederhana yang dibayangkan. Pilihan alat yang beragam, cara penyeduhan yang berbeda, hingga ekspektasi terhadap rasa membuat prosesnya terasa lebih sulit untuk dilakukan di rumah.

      IKEA memahami bahwa tantangan dalam menikmati kopi di rumah bukan hanya pada rasanya, tetapi juga bagaimana secangkir kopi dibuat di rumah.

      Membawa Pengalaman Coffee Bar ke Rumah

      Melihat hal tersebut, melalui “Brew Takeover: with Mikael Jasin”, IKEA Indonesia menghadirkan pengalaman coffee bar di dalam toko. Sebuah acara yang memperlihatkan bagaimana kopi dapat diracik dengan cara yang relevan dan mudah dipraktikkan di rumah untuk menemani rutinitas harian.

      “Visi IKEA adalah menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang. Itu juga berlaku untuk hal sederhana seperti menikmati secangkir kopi. Bagi kami, kopi yang enak bukan hanya soal rasa, tetapi bagaimana produk kopi yang kami kembangkan dapat memberikan hasil yang seimbang dan konsisten ketika dibuat di rumah. Melalui kombinasi bahan dan pendekatan yang tepat, kopi enak tetap bisa dinikmati banyak orang di rumah,” ujar Ariane Vinsontia, Commercial Food Manager IKEA Indonesia.

      Dalam sesi ini, pengunjung menyaksikan proses live brewing oleh Mikael Jasin dan mencoba beberapa menu kopi seperti Kopi Susu Biskuit dan Mocha Dubai Pistachio. Pengunjung juga melihat bagaimana kombinasi langkah yang sederhana, bahan, serta perabot rumah tangga yang tersedia di IKEA dapat menghasilkan rasa yang tetap seimbang dan familiar.

      Mikael Jasin, World Barista Champion 2024 dan Brand Ambassador Arummi Cashew Milk, juga menunjukkan bagaimana pilihan bahan berperan dalam membentuk karakter rasa dalam secangkir kopi. “Ketika dipadukan dengan cashew milk, kita bisa mendapatkan profil rasa yang berbeda, lebih creamy, ada nutty notes, sedikit umami, tapi tetap familiar. Jadi bukan sesuatu yang asing, justru menambah dimensi baru dalam rasa kopi sehari-hari,” ujar Mikael Jasin.

      Baca Juga: Dua Varian Kopi Baru di IKEA Padukan Rasa Skandinavia Bertemu Tropis Indonesia

      Kolaborasi IKEA dengan Arummi Cashew Milk

      Dalam pengalaman ini, IKEA berkolaborasi dengan Arummi Cashew Milk, brand susu berbahan dasar kacang mete atau cashew pertama yang diproduksi di Indonesia. Karakter rasa yang creamy, nutty, dan sedikit umami membuatnya menyatu dengan kopi tanpa mendominasi, sekaligus menghadirkan pengalaman rasa yang baru namun tetap dekat dengan preferensi pada umumnya.

      Produk kopi IKEA sendiri telah bersertifikasi Rainforest Alliance, memastikan biji kopi yang IKEA gunakan sudah menempuh sourcing yang bertanggung jawab melalui pertanian kopi yang memperhatikan ekosistem lingkungan dan kesejahteraan petani. Sertifikasi ini juga memastikan kualitas produk tetap konsisten. Sementara itu, penggunaan bahan lokal seperti susu berbahan kacang mete dari Indonesia melalui Arummi Cashew Milk menunjukkan bagaimana potensi lokal dapat menjadi bagian dari keseharian.

      “Menikmati kopi di rumah tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang kepercayaan terhadap produk yang digunakan. Melalui sertifikasi Rainforest Alliance, kami ingin memastikan bahwa kopi IKEA tidak hanya konsisten dari segi rasa, tetapi juga bagaimana proses di baliknya dilakukan,” ujar Ahmad Alhamid, Sustainability Business Partner IKEA Indonesia.

      Melalui inisiatif ini, IKEA mengajak masyarakat untuk melihat kembali cara menikmati kopi di rumah, bukan sebagai sesuatu yang rumit, tetapi sebagai bagian dari rutinitas yang dapat dinikmati dengan cara yang lebih personal. (RR)

      Baca Juga: IKEA Indonesia Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Kopi

      Baca Juga: IKEA Food Hadirkan Hidangan dari Bahan Bersertifikasi Berkelanjutan

      Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

      IKEA Indonesia Raih Loyalty Programme of the Year di Retail Asia Awards 2026

      0

      Ranahrumah.com – TREN | IKEA Indonesia meraih penghargaan Loyalty Programme of the Year dalam ajang Retail Asia Awards 2026 melalui IKEA Family. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan IKEA Family dalam menghadirkan program keanggotaan yang terus berkembang mengikuti kebutuhan pelanggan di Indonesia.

      “IKEA Family adalah salah satu cara kami mewujudkan visi IKEA untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang. Karena itu, kami terus mencari cara agar anggota IKEA Family dapat menikmati lebih banyak manfaat sekaligus berbagai pengalaman yang menyenangkan bersama IKEA. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan ide-ide baru yang membuat IKEA Family semakin dekat dengan para anggotanya,” ujar Zen Foo, IKEA Family Manager IKEA Indonesia.

      Baca Juga: IKEA Family dapat Gratis Swedish Meat Ball dari KEA Food

      Keuntungan bagi Member IKEA Family

      Selain menghadirkan harga khusus anggota dan berbagai keuntungan eksklusif lainnya, IKEA Indonesia terus mencari cara baru untuk membuat IKEA Family semakin menarik bagi pelanggan. Salah satunya melalui peluncuran IKEA Family Blind Box Bag Charm yang terinspirasi dari Swedish Meatball dan tiga soft toys IKEA yang ikonik.

      Bag Charm edisi terbatas tersebut menghadirkan keseruan untuk mengoleksi karakter favorit yang sudah akrab dengan pelanggan IKEA, sekaligus menjadi salah satu inisiatif yang mendapat sambutan positif dari para anggota IKEA Family.

      IKEA Indonesia juga membawa IKEA Family keluar dari toko melalui kegiatan IKEA Family on the Road. Dengan menggunakan truk tematik, IKEA mengunjungi berbagai lokasi publik di Jakarta dan Bandung untuk mengajak masyarakat menikmati beragam aktivitas interaktif dan mengenal IKEA Family lebih dekat.

      Berbagai inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari pelanggan. Sepanjang periode relaunch, IKEA Family mencatat pertumbuhan anggota baru sebesar 217%, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap berbagai manfaat dan pengalaman yang dihadirkan melalui program tersebut.

      “Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh anggota IKEA Family yang telah menjadi bagian dari perjalanan kami di Indonesia. Kepercayaan dan dukungan mereka mendorong kami untuk terus menghadirkan manfaat serta berbagai ide baru yang dapat dinikmati oleh para anggota IKEA Family,” tutup Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia. (RR)

      Baca Juga: Konsultasi Desain Interior Gratis untuk IKEA Family Malang

      Baca Juga: Mengenal Ingvar Kamprad Pendiri IKEA dan Komitmennya pada Democratic Design

      Cek berita terbaru tentang produk, properti, ulasan inspiratif ranahnya rumah, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

        Public Expose 2026 RUPST Summarecon: Properti Baru Dongkrak Penjualan hingga Lampaui Target di 2025, Ini Strategi 2026 Hadapi Tantangan Ekonomi  

        Ranahrumah.com – PROPERTI | PT Summarecon Agung Tbk. (Summarecon) dengan kode emiten SMRA kembali mencatatkan kinerja operasional yang positif sepanjang tahun buku 2025.

        Didukung oleh pengembangan sembilan kawasan kota terpadu yang tersebar di Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bogor, Bandung, Karawang, Makassar, Crown Gading, dan Tangerang, Summarecon berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp 5,53 triliun pada tahun 2025, meningkat 27% dan melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 5 triliun.

        Pencapaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose Summarecon yang diselenggarakan pada Kamis, 11 Juni 2026. Pertumbuhan marketing sales terutama didorong oleh tingginya permintaan pasar terhadap produk properti baru, khususnya pada segmen menengah dan menengah atas yang tetap menunjukkan daya beli yang kuat.

        President Director Summarecon, Adrianto P. Adhi, menyampaikan “Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih berlangsung, kami bersyukur pasar hunian menengah dan menengah atas tetap menunjukkan resiliensi yang baik atas permintaan terhadap produk-produk Summarecon yang mengedepankan inovasi, kualitas pembangunan yang tinggi, konsep pengembangan kawasan yang terintegrasi, serta memiliki nilai investasi jangka panjang. Ke depan, dalam menghadapi tantangan ekonomi yang masih berlangsung sampai saat ini, Summarecon akan tetap menjaga pengelolaan cash management secara prudent, mencermati perubahan pasar yang terjadi dan tetap berfokus pada pengembangan Kota Terpadu yang berkelanjutan untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.”

        Baca Juga: Summarecon Sabet Best Developer di PropertyGuru Indonesia Property Awards 2025

        Laba Bersih Mencapai Rp1,20 Triliun

        Sepanjang tahun buku 2025, Summarecon membukukan pendapatan sebesar Rp 8,77 triliun, sementara itu laba bersih tercatat mencapai sebesar Rp 1,20 triliun.

        • Unit Pengembangan Properti (Property Development)

        Meliputi penjualan hunian, komersial, dan apartemen membukukan pendapatan sebesar Rp 5,51 triliun dan masih menjadi penyumbang terbesar terhadap total pendapatan Summarecon yaitu sebesar 63%.

        • Investasi Properti dan Manajemen (Investment Property)

        Menunjukkan pertumbuhan positif dengan pendapatan mencapai Rp 2,28 triliun pada tahun 2025, meningkat 6% terutama ditopang oleh peningkatan pendapatan sewa pusat perbelanjaan yang bertambah sebesar Rp 113,85 miliar. Unit ini secara keseluruhan menyumbang 26% dari total keseluruhan pendapatan.

        • Bisnis Lain-lain (Other Business)

        Mencatatkan pertumbuhan dengan pendapatan sebesar Rp 981,12 miliar, meningkat 1% dibandingkan Rp 967,31 miliar pada tahun 2024. Peningkatan ini terutama berasal dari kontribusi bisnis perhotelan yang terus menunjukkan kinerja positif. Unit ini menyumbangkan 11% dari total pendapatan Summarecon.

        Dewan Komisaris dan Direksi

        Dalam RUPST tahun buku 2025, Summarecon juga mengumumkan jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, sebagai berikut:

        Dewan Komisaris

        Soetjipto Nagaria                               : Komisaris Utama

        Harto Djojo Nagaria                           : Komisaris

        Liliawati Rahardjo                               : Komisaris     

        Hendri Rahardja                                 : Komisaris

        Edi Darnadi                                        : Komisaris Independen

        Kris Erlangga Adji Widjaya                 : Komisaris Independen

        Dewan Direksi 

        Adrianto Pitojo Adi                              : Direktur Utama

        Soegianto Nagaria                              : Direktur

        Herman Nagaria                                 : Direktur

        Sharif Benyamin                                 : Direktur

        Lydia Tjio                                           : Direktur

        Nanik Widjaja                                     : Direktur

        Jason Lim                                           : Direktur

        Atas pencapaian yang berhasil diraih di sepanjang tahun buku 2025, Summarecon membagikan dividen sebesar Rp 5 per lembar saham atau total sebesar Rp 82.542.841.790 (delapan puluh dua miliar, lima ratus empat puluh dua juta, delapan ratus empat puluh satu ribu, tujuh ratus sembilan puluh Rupiah). 

        Pada tahun 2026, Summarecon menetapkan target marketing sales sebesar Rp 5,2 triliun dengan kontribusi dari marketing sales keseluruhan proyek di 9 kawasan kota terpadu. Penjualan selama 3 bulan pertama di awal tahun 2026 ini juga sangat baik dengan mencatatkan data penjualan properti senilai Rp 1,2 triliun, lebih tinggi 37% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. (RR)

        Baca Juga: Menelusuri Summarecon Discovery: Pameran yang Membuka Kisah 50 Tahun Transformasi Kota

        Cek berita dari dunia properti lainnya, gaya hidup, dan inovasi produk baru, ulasan inspiratif ranahnya rumah lainnya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

          Dua Kunci Pintar Secure untuk Kebutuhan dan Budget Berbeda, Mana yang Cocok untuk Rumah Kamu?

          Ranahrumah.com – PRODUK | Setelah memahami pentingnya kunci pintar untuk meningkatkan keamanan rumah, pertanyaan berikutnya biasanya sederhana: produk seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan?

          Tidak semua penghuni rumah memiliki kebutuhan yang sama. Ada yang hanya ingin mengganti kunci konvensional dengan sistem yang lebih praktis, ada pula yang mencari pengalaman smart home yang lebih lengkap dengan teknologi pengenalan wajah dan akses tanpa sentuhan.

          Menjawab kebutuhan tersebut, Secure menghadirkan dua digital door lock terbaru, Secure Eazy Lock E1 dan Secure Premium Lock L1. Keduanya menawarkan fungsi utama yang sama, yaitu meningkatkan keamanan sekaligus memudahkan akses keluar masuk rumah. Namun, fitur dan segmen pengguna yang dituju berbeda.

          Lalu, mana yang lebih cocok untuk rumah kamu?

          Baca Juga: Atasi Kunci Hilang dan Risiko Duplikasi dengan Kunci Pintar Teknologi Sidik Jari dan Pengenalan Wajah

          Kunci pintar Secure Eazy Lock E1
          Kunci pintar Secure Eazy Lock E1 dengan teknologi sidik jari jadi solusi kunci hilang dan risiko duplikasi, praktis dan terintegrasi untuk kebutuhan keamanan rumah modern masa kini. (Foto: IST)

          Ingin Kunci Pintar Praktis dengan Budget Terjangkau, Pilih Secure Eazy Lock E1

          Buat kamu yang baru ingin beralih dari kunci konvensional ke sistem digital, Secure Eazy Lock E1 bisa menjadi titik awal yang menarik.

          Keunggulan utamanya terletak pada kemudahan penggunaan sehari-hari. Pintu dapat dibuka menggunakan sidik jari dalam waktu kurang dari 0,5 detik sehingga kamu tidak perlu lagi mencari anak kunci saat pulang ke rumah.

          Selain sidik jari, tersedia juga akses menggunakan password, kartu akses, dan kunci manual sebagai cadangan. Fleksibilitas ini membuat setiap anggota keluarga dapat memilih cara akses yang paling nyaman.

          Baca Juga: Ketika Petaka Datang karena Mengabaikan Kerusakan pada Stopkontak yang Terlihat Sepele

          Secure Eazy Lock E1, kunci pintar praktis dengan budget terjangkau untuk keamanan rumah yang lebih terjaga. (Foto: Secure)

          Secure Eazy Lock E1 mampu menyimpan hingga 100 data sidik jari, 100 kartu akses, dan 100 password. Kapasitas tersebut lebih dari cukup untuk kebutuhan rumah tinggal maupun ruang kerja dengan beberapa pengguna.

          Dari sisi keamanan, alarm otomatis akan aktif jika terjadi tiga kali percobaan akses yang gagal secara berturut-turut. Fitur ini memberikan perlindungan tambahan dari upaya akses yang tidak sah.

          Dengan harga sekitar Rp1,5 juta, Secure Eazy Lock E1 cocok untuk kamu yang mengutamakan fungsi utama kunci pintar tanpa harus mengeluarkan investasi yang terlalu besar.

          Baca Juga: Timbal di Rumah: Ancaman Sunyi dari Cat, Plastik, hingga Peralatan Masak

          Kunci pintar Secure Premium Lock L1
          Kunci pintar Secure Premium Lock L1 dengan teknologi pengenalan wajah (face recognition) dan pengenalan telapak tangan (palm print recognition) memberi kemudahan dan keamanan membuka pintu rumah modern. (Foto: IST)

          Ingin Pengalaman Smart Home Lebih Lengkap, Pilih Secure Premium Lock L1

          Berbeda dengan Eazy Lock E1 yang berfokus pada kemudahan akses harian, Secure Premium Lock L1 menawarkan fitur yang lebih lengkap untuk pengguna yang menginginkan kenyamanan dan teknologi tingkat lanjut.

          Selain sidik jari, password, dan kartu akses, perangkat ini dilengkapi teknologi face recognition dan palm print recognition.

          Keunggulan fitur ini akan terasa dalam aktivitas sehari-hari. Saat membawa banyak barang belanjaan, menggendong anak, atau terburu-buru masuk rumah, kamu tidak perlu mencari kunci atau menempelkan kartu akses. Sistem cukup mengenali wajah atau telapak tangan untuk membuka pintu.

          Secure Premium Lock L1, kunci pintar untuk pengalaman smart home yang lebih lengkap dengan fitur keamanan rumah premium dan lebih nyaman. (Foto: Dok. Secure)

          Teknologi pengenalan wajahnya juga dirancang tetap mampu mengenali pengguna meski mengenakan kacamata atau topi sehingga akses tetap nyaman dalam berbagai situasi.

          Fitur auto lock membantu memastikan pintu kembali terkunci setelah digunakan. Sementara teknologi hidden fingerprint membantu melindungi sensor dari debu dan cipratan air agar performanya tetap optimal dalam jangka panjang.

          Dengan harga sekitar Rp5,5 juta, Secure Premium Lock L1 lebih cocok untuk kamu yang menginginkan fitur keamanan dan kenyamanan yang lebih lengkap sekaligus ingin menghadirkan pengalaman smart home yang lebih modern di rumah.

          Jangan Lupakan Kompatibilitas Pintu

          Sebelum memilih digital door lock, ada satu hal yang sering luput diperhatikan, yaitu jenis pintu yang digunakan.

          Secure Eazy Lock E1 dirancang untuk pintu kayu dengan ketebalan 40–100 mm, yang merupakan ukuran umum pada banyak rumah di Indonesia.

          Sementara itu, Secure Premium Lock L1 menawarkan fleksibilitas lebih luas karena kompatibel dengan pintu kayu, besi, maupun aluminium dengan ketebalan yang sama. Karena itu, produk ini lebih mudah diaplikasikan pada berbagai tipe hunian maupun proyek renovasi rumah.

          Sama-sama Didukung Garansi Resmi Datascrip

          Baik Secure Eazy Lock E1 maupun Secure Premium Lock L1 mendapatkan garansi resmi selama tiga tahun dari PT Datascrip sebagai distributor resmi Secure di Indonesia.

          Garansi tersebut mencakup layanan perbaikan maupun penggantian unit sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Dukungan purna jual ini menjadi nilai tambah penting mengingat digital door lock merupakan perangkat yang berkaitan langsung dengan keamanan rumah dan digunakan setiap hari.

          Jadi, Mana yang Cocok untuk Rumah Kamu?

          Jika kebutuhan utama kamu adalah mengganti kunci konvensional dengan sistem yang lebih praktis dan aman tanpa menguras budget, Secure Eazy Lock E1 sudah menawarkan fitur yang cukup lengkap untuk penggunaan sehari-hari.

          Namun jika kamu menginginkan pengalaman yang lebih premium dengan akses menggunakan wajah dan telapak tangan, fitur auto lock, serta kompatibilitas yang lebih luas untuk berbagai jenis pintu, Secure Premium Lock L1 menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.

          Apa pun pilihannya, keduanya menunjukkan bagaimana teknologi kunci pintar kini semakin mudah diakses dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan maupun budget setiap rumah. (RR)

          Cek berita dan ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom