Disadari atau tidak, kita semua ini adalah jenis manusia penimbun, suka menyimpan sesuatu meski sebenarnya setelah disimpan tidak pernah dibuka atau dipakai lagi.
Dengan alasan “Siapa tahu nanti butuh dan susah mendapatkan barang seperti ini lagi. Barang ini bersejarah, punya kenangan khusus engga selayaknya dibuang.” Hal ini sering menjadi alasan untuk membenarkan yang kita lakukan untuk tetap menyimpannya.
Tapi apa yang terjadi di kemudian hari? Berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, bukankah kita tak punya waktu lagi atau bahkan tak ingat lagi untuk melihat, menikmati, atau menggunakan barang-barang itu? Semua barang jadi “onggokan” memenuhi rumah. Kalau disatukan barang-barang itu mungkin sudah jadi gunung kecil.
Padahal semakin lama kita tinggal di sebuah rumah, semakin banyak pula barang baru yang kita miliki menngikuti kebutuhan. Padahal, ruang yang tersedia cukup terbatas dan tidak ikut bertambah besar seiring bertambahnya barang-barang. Kita jadi berebut tempat dengan barang! Bila ini dibiarkan, bisa-bisa kita hidup di tengah timbunan barang!
Karena itu, barang-barang yang ada di dalam rumah perlu dikelola dengan baik dan mulai berpikir menyediakan penyimpanan atau storage. Ada dua tujuan utama pengelolaan barang di rumah.
Pertama, supaya rumah terlihat rapi. Rumah yang rapi membuat pikiran kita lebih tenang dan membuat tamu jadi suka berkunjung ke rumah.
Kedua, supaya kita bisa menemukan kembali dengan mudah barang yang kita butuhkan. Tapi perlu diingat, pengelolaan ini hanya bisa berjalan dengan baik bila aturan utama dijalankan, yaitu: disiplin. Disiplin dalam meletakkan barang sesuai tempat yang sudah kita siapkan, disiplin dalam berbelanja, dan disiplin dalam membuang yang tidak perlu.
Rumah tertata dengan oenyimpanan terorganisasi, hanya meyimpan barang yang benar-benar dibutuhkan sajja dan mencari tempat yang sesuai untuk menyimpan barang-barang itu.
Inilah 2 hal yang perlu dilakukan untuk membuat rumah kita tertata dengan rapi.
Tips Menata Rumah dengan Penyimpanan Terorganisasi: Kelola yang Ada
Setelah membuang apa yang tidak diperlukan, mulailah untuk mengelola apa yang tersisa—yaitu barang yang memang benar-benar dibutuhkan dan karenanya harus disimpan. Pengelolaan ini penting, sekalipun sudah berhasil pada langkah pertama, yaitu membuang barang yang tidak perlu. Pengelolaan lebih bertujuan untuk memudahkan mencari barang-barang yang dibutuhkan.
Pada tahap ini, mulailah mencari ruang-ruang penyimpanan atau storage yang bisa dimanfaatkan untuk meletakkan berbagai benda tersebut.
Setiap orang ingin mendapatkan perlindungan. Karenanya, rumah tinggal diciptakan untuk melindungi manusia dari cuaca buruk, binatang, dan segala bahaya lainnya.
Nyatanya, bukan manusia saja yang perlu mendapat perlindungan. Kendaraan kesayangan juga perlu dilindungidari cuaca buruk. Semakin kokoh pelindungnya, perasaan aman akan semakin didapat oleh sang pemilik.
Dak beton mampu memberikan perlindungan yang maksimal pada area carport. Makanya hingga kini, meski gaya minimalis yang simpel kian populer, masih banyak pula yang menggunakan dak beton sebagai konstruksi rangka atap carport.
Merancang Carport: Atap Carpot Dak Beton Multifungsi
Variasi atap dak beton pada carport semakin banyak. Orang-orang mulai mengombinasikannya dengan berbagai material lain sehingga tidak kalah bergaya dengan jenis rangka atap lainnya. Jenis carport atap dak beton pun bisa multifungsi, misalnya sekaligus menjadi teras rumah di lantai atas atau taman.
Saluran Air
Hal paling penting dalam pembuatan dak beton adalah kemiringan lantai atap dak dan saluran air agar air tidak menggenang dan merusak konstruksi.vPilihannya adalah membuat drainvhole pada sudut atap dak, membuatvtalang air, atau justru mengalirkan airvlangsung ke arah taman.
Dak beton juga harus dilapisi waterproofing agar air tidak meresap ke dalam beton dan menyebabkan tampias ke arah mobil.
Struktur Kolom
Kekuatan utama pada dak beton terletak pada kolom penopangnya. Jika dak beton tidak digunakan untuk kegiatan lain, kolom dapat dibuat agak kecil dan cukup menampung beban atap dak saja.
Namun jika dak digunakan untuk berbagai kegiatan seperti tempat bersantai keluarga atau taman, kolom harus mampu menopang beban dak, tubuh manusia, dan berbagai benda seperti pot bunga, kursi, meja, dan lainnya.
Menurut Lukaslie Hartono, seorang ahli sipil yang bergerak dalam bidang jasa kontraktor, ukuran balok (bagian melintang pada atap dak) adalah 1/10 sampai 1/12 dari lebar carport.
Sedangkan ukuran kolom menyesuaikan dengan besar balok. Balok dengan ketinggian 40 cm-50 cm dan lebar 20 cm-25 cm, dapat ditunjang oleh kolom 20 cm x 20 cm atau 25 cm x 25 cm.
Memahami carport bisa melalui elemen penyusun utama ruangnya, yaitu atap, tiang penyangga, dan lantai.
Saat ini, carport sering diartikan sebagai garasi sementara. Berdasarkan asal katanya dalam bahasa Inggris, carport yang terbentuk dari kata car dan port, dapat diartikan sebagai sebuah ruang tempat memarkir mobil.
Namun, carport juga mempunyai makna lain. Mengacu pada fungsinya, maka carport dapat diartikan sebagai naungan tempat parkir mobil, atap tambahan untuk perlindungan mobil, atau suatu struktur yang digunakan untuk memberi perlindungan tertentu bagi kendaraan terutama mobil.
Pada prinsipnya, beberapa pengertian tersebut mengacu pada pengertian carport sebagai sebuah fasilitas berupa ruang yang terbentuk dari struktur atap tertentu yang berfungsi untuk menyimpan kendaraan.
Lalu berdasarkan fungsinya, ruang seperti apa yang bisa disebut sebagai carport? Bisakah dikatakan sebagai lantai yang dikeraskan untuk menyimpan mobil sebagai ruang carport? Apakah teduhan berupa pergola di taman dapat disebut carport? Ataukan deretan tiang-tiang yang membatasi sebuah tempat parkir mobil juga bisa disebut sebagai carport?
Meski tersusun atas 3 elemen (atap, penyangga, dan lantai), yang utama adalah atap. Bentuk carport lebih banyak ditentukan oleh elemen atapnya yang tampilan carport secara keseluruhan.
Merancang Carport: 3 Elemen Penyusun Carport
Selama ini ada anggapan bahwa carport tidak dibatasi dinding, karena area yang biasanya terdapat di depan rumah ini merupakan garasi darurat. Hal ini sesuai dengan awal kemunculannya, di mana carport tidak dimaksudkan sebagai ruang tertutup. Tetapi kenyatannya tidak demikian, beberapa pemilik rumah memberinya sekat.
Sebagai ruang, carport dibatasi oleh 3 elemen, yang juga berfungsi sebagai penyusun utamanya. Ketiga elemen penyusun carport tersebut adalah atap, tiang penyangga, dan lantai. Atap carport, selain melindungi ruang di bawahnya maupun pengguna di dalamnya, juga bertugas membentuk yang sekaligus membatasi ruang utama carport.
Sedangkan lantai berfungsi sebagai batas bawahnya. Elemen lantai, karena menerima beban berat kendaraan yang cukup besar, maka memerlukan konstruksi yang kuat. Selain itu, lantai juga tidak boleh licin dan mudah dibersihkan. Persyaratan ini dibutuhkan terkait dengan aktivitas yang sering dilakukan di atas carport, seperti membersihkan dan mencuci mobil. Bahkan terkadang servis ringan kendaraan juga dilakukan di sini.
Selain elemen atap dan lantai carport, terdapat juga elemen penyangga yang berfungsi secara struktural. Elemen ini biasanya berupa dinding atau tiang. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi dalam pengetahuan struktur dan dunia konstruksi, elemen penyangga carport ini tidak selalu berupa dinding dan tiang, tetapi bisa sebagai struktur kabel.
Dimensi elemen penyangga, menurut Rita Laksmitasari, Direktur Andesit Nata Deka, konsultan arsitektur dan interior, ditentukan oleh beban yang terdapat di atasnya, yaitu atap. Beban atap dipengaruhi oleh jenis penutup atap dan juga luasannya. Jika beban tidak terlalu besar (penutup atapnya ringan), maka dimensi penyangganya tidak terlalu besar. Misalnya, jika tiang penyangganya menggunakan kolom, maka ukuran kolom cukup 15/15 sampai 20/20.
Saat ini beragam material bisa digunakan sebagai tiang penyangga. Selain kolom beton, juga bisa menggunakan kayu, besi, baja, besi hollow, dan baja ringan. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.
Meski tersusun atas 3 elemen (atap, penyangga, dan lantai), namun bentuk carport lebih banyak ditentukan oleh elemen atapnya. Bentuk atap carport memberi bentuk pada tampilan carport secara keseluruhan karena ukuran dan letaknya yang lebih dominan dari elemen lainnya. Bisa dikatakan bahwa atap merupakan elemen utama carport.
Lingkungan yang sehat sangat berkaitan erat dengan kualitas udara dan air yang bersih. Kualitas udara dan air yang baik tidak hanya menjaga kesehatan manusia, tetapi juga mendukung keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati. Guna melestarikan alam dan ekosistem, diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.
Hari Konservasi Alam Nasional yang jatuh pada 10 Agustus 2024 lalu, Sharp Indonesia bekerjasama dengan Plasticpay meresmikan mesin Reverse Vending Machine (RVM) pertamanya di Food Court lantai 2 Mal Artha Gading, Jakarta Utara. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melakukan pelestarian lingkungan dan menciptakan keberlanjutan dengan mengurangi pencemaran lingkungan dari limbah botol plastik kemasan.
Kemasan botol plastik yang dimasukkan ke dalam mesin RVM ini akan dikelola oleh Plasticpay dan akan didaur ulang menjadi bermacam produk yang memiliki nilai guna.
“Konsep yang diusung oleh Plasticpay sangat sejalan dengan visi perusahaan kami yakni ‘Sharp Eco Vision 2050’ di mana secara berkelanjutan melalui kegiatan ESG-nya, Sharp mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan oleh PBB sebagai agenda pembangunan dunia guna menciptakan perdamaian dan kemakmuran bagi manusia dan planet bumi di masa sekarang dan masa depan,” ungkap Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager, PT Sharp Electronics Indonesia.
Kontribusi Sharp Indonesia dalam menjaga lingkungan tidak hanya terbatas dalam program peningkatan kesadaran masyarakat saja, Sharp Indonesia pun aktif melakukan beragam program Konservasi seperti penanaman pohon endemik, mangrove, transplantasi koral, pelepasan hewan hingga pemberdayaan masyarakat di area Konservasi.
Sharp Indonesia pun menerapkan konsep ramah lingkungan pada bangunan pabrik dengan menggunakan lampu LED di seluruh kawasan, melakukan aksi penghijauan, pengelolaan limbah terpadu, memasang solar panel, dan skylight rooftop guna mengurangi penggunaan lampu di siang hari.
Selain itu Sharp pun membenamkan teknologi dan fitur ramah lingkungan pada setiap produknya. “Yang terbaru adalah Sharp menggunakan material recycle plastik pada produk smartphone dan air purifiernya, ini menjadi sebuah bukti nyata akan keseriusan Sharp untuk aktif mendukung program dekarbonisasi Indonesia menuju target net zero emission (NZE) pada 2060, dan juga guna mencapai target Sharp global untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 60% di tahun 2035,” jelas Andry.
General Manager Plasticpay, Yan Kurniawan menyatakan apresiasinya kepada Sharp Indonesia yang bergabung pada program ini. “Keterlibatan Sharp Indonesia menjadi penyemangat kami untuk terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama–sama menjaga lingkungan dengan cara yang mudah dan menyenangkan.”
Bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dapat mendatangi titik lokasi RVM di Mal Artha Gading, kemudian mengunduh aplikasi Plasticpay di Google play atau App Store, dan melakukan registrasi diri dilanjutkan dengan memasukan botol ke dalam RVM. Mesin akan menghitung jumlah botol yang masuk dan akan mengkonversi jumlah botol dengan nilai poin yang nantinya dapat ditukarkan dengan e-wallet, shopping voucher dan lainnya.
“Kami berharap semoga upaya kami dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menjaga lingkungan akan mendapatkan respons positif dari konsumen setia kami dan masyarakat sekitar. Kami pun mengucapkan terima kasih kepada pihak Mal Artha Gading yang menyambut baik program kami dan mendukung terlaksananya kampanye ini. Tidak berhenti di sini, ke depannya, kami akan melanjutkan program ini dengan menempatkan mesin RVM ini di beberapa titik lokasi lagi,” tutup Andry.
Ranahrumah.com – PROPERTI | Tawarkan Hunian Modern untuk Milenial Agen Properti Optimis Jual Proyek CSG di Karawang, Serang, dan Bogor.
Sektor properti memasuki kuartal kedua tahun 2024 diprediksi akan bertumbuh seiring dengan perkembangan ekonomi Indonesia. Hal ini yang mendorong Pengembang properti tetap bersemangat meluncurkan proyek terbarunya, terutama produk rumah tapak (landed house). Sebagai salah satu sektor yang memiliki potensi berkembang, sektor properti juga terbukti memberikan keuntungan bagi investor dan pelaku usaha.
Citra Swarna Group (CSG), pengembang properti nasional yang berdiri sejak tahun 2004 ini telah mengembangkan 18 proyek perumahan, antara lain Kartika Residence, Karawang; Citra Swarna Grande, Karawang; Citra Swarna Riverside dan Dharmawangsa Hills yang berlokasi di Bogor; dan Citra Swarna Tembong City, Serang, Banten yang merupakan proyek unggulan yang menawarkan hunian modern dengan fasilitas pendukung serba ada.
Untuk menggenjot penjualan, Citra Swarna Group menggelar agent properti dengan tema “Event The biggest Property & Investment at Karawang” di Marketing Gallery Perumahan Kartika Residence, Karawang, Jum’at 30 Agustus 2024.
Agent Gathering merupakan salah satu upaya Citra Swarna Group sebagai real estate developer untuk meningkatkan sinergi bersama rekan-rekan agen properti. Sekaligus untuk memperkenalkan Product Knowledge (PK) proyek-proyek besutan Citra Swarna Group yang tersebar di Jabodetabek dan Serang-Banten.
Direktur Sales Marketing CSG, Andre Utama mengungkapkan bahwa proyek-proyek perumahan Citra Swarna Group merupakan perumahan yang dipersembahkan bagi para Milenial yang membutuhkan hunian yang ada di Jabodetabek, Karawang, dan Serang, Banten.
Andre mencontohkan proyek Citra Swarna Tembong City, sebuah Kawasan perumahan yang dibangun di atas lahan seluas 220 hektare, hadir dengan mengusung konsep “Every Day is Holiday”.
Dijelaskan Andre Utama, Citra Swarna Tembong City dirancang dengan gaya desain arsitektur minimalis serta mengadaptasi unsur alam dan humanis. Sehingga, tergolong Kawasan hunian paling ideal bagi masyarakat Serang, Banten, yang lebih cenderung pada keseimbangan alam dan kehidupan berkualitas.
“Melalui konsep ini, konsumen akan dimanjakan dengan berbagai fasilitas lengkap bernuansa alam yang dapat dinikmati setiap saat. Sejumlah fasilitas dimaksud antara lain Mini Zoo, Amphitheater Area, dan Commercial Area. Selain itu, memiliki suhu udara lebih sejuk nan menyehatkan karena dikelilingi view pegunungan serta danau alami lengkap dengan sarana olahraga air,”paparnya .
Andre menambahkan, Citra Swarna Tembong City berada di Lokasi ideal, dekat akses jalan tol Jakarta – Merak, Stasiun Commuter Line Serang serta hanya selangkah ke pusat Kota Serang, pusat pemerintahan, pusat perbelanjaan, dan rumah sakit.
“Dengan segala macam keunggulan yang dimiliki, tentunya akan menambah value edit dari proyek besutan Citra Swarna Group,” katanya.
Master plan Kartika Residence di Karawang besutan Citra Swarna Group (CSG) seluas 150 HA, township terluas di Karawang. (Ranahrumah.com/Erly)
Sementara itu untuk proyek perumahan Kartika Residence Karawang, hunian ini juga menawarkan berbagai kemudahan bagi konsumennya. Mulai dari kemudahan aksesibilitas hingga fasilitas yang lengkap. Dan juga tersedianya Fasilitas Shuttle untuk semua project Citra Swarna Group di Karawang.
Dikembangkan di atas lahan seluas 150 hektar, Kartika Residence berada Lokasi yang strategis, dekat dengan Stasiun dan Terminal Klari, pusat kota dan kawasan industri Surya Cipta dan KICC. Juga hanya berjarak 5 menit dari pintu Tol Karawang Timur, yang tentunya semakin memudahkan akses ke kota-kota lainnya.
“Kartika Residence dilengkapi sistem keamanan CCTV selama 24 jam, magnetic card dan one gate system untuk menjamin kenyamanan penghuni. Fasilitas publik lain yang disediakan adalah, tempat ibadah, sport club, water park, sekolah, rumah sakit, business area, taman bermain anak, danau buatan yang dilengkapi jogging track, serta hotel,” papar Andre. “Kawasan hunian seluas 150 HA ini menjadi township terluas di Karawang yang nantinya akan dibangun sebanyak 10 klaster hunian dengan segala kelengkapan fasilitasnya,” tambahnya.
Klaster Kancana, merupakan hunian di Kartika Residence yang ditawarkan saat ini, memiliki pilihan tipe di antaranya Tipe 2BR dengan LB/LT: 35m2/60m2 dan Tipe 2BR dengan LB/LT: 41m2/66m2. Merespons cuaca di Karawang yang cenderung panas, desain bangunan di klaster ini dibuat dengan ceiling tinggi (mencapai 5,8 meter), crossing ventilator dengan bukaan-bukaan yang melancarkan aliran udara, dan menghadirkan inner courtyard yang mensuplai udara segar yang diletakkan di area belakang.
“Ceiling yang tinggi memungkinkan pemilik rumah dapat menambahkan mezanin nantinya sebagai tambahan ruang. Adapun inner courtyard dapat dioptimalkan sebagai area sejuk yang diisi kolam dan taman untuk tempat bersantai kelaurga,” ujar Henry Wibisono, Chief Marketing Officer SCG. “Klaster Kancana target handover tahap peryama ke konsumen akan dilakukan awal tahun depan (2025),” tambahnya saat konfeensi pers.
Serupa dengan Kartika Residence, produk perumahan Citra Swarna Group lainnya yaitu Citra Swarna Grande yang berlokasi di Karawang Timur, sejak beberapa tahun lalu sudah hampir ribuan unit telah diserahterimakan kepada para penghuni. “Komitmen untuk melakukan serah terima di tahun 2024 ini akan terus direalisasikan, bahkan sudah kita lakukan sejak awal tahun ini,” pungkasnya. Diketahui, untuk Citra Swarna Grande, total lahannya 215Ha dan yang sudah dibangun saat ini seluas 170Ha.
Kartika Residence di Karawang, Klaster Kancana tipe Kamala LB/LT 35m2/60m2.- Tawarkan Hunian Modern untuk Milenial Agen Properti Optimis Jual Proyek CSG di Karawang, Bogor, dan Serang. (Ranahrumah.com/Erly)
Menurut Andre, pasar properti khususnya Karawang Barat selalu dinamis membuat kawasan kami menjadi benchmark bagi pengembang lainnya. “Dengan kekuatan lahan 150ha ready to build dan respons positif pasar membuat kami siap merilis unit-unit pilihan termasuk unit yang sudah siap huni (ready), serta pengembangan type baru dengan konsep kuat sebagai selling point ke depan.
Optimisme para agen untuk memasarkan proyek CSG nampak dalam kebersamaan membangun sinergi di acara Agent Gathering yang diselenggarakan pada 30/8 ini. “Event hari ini kembali menegaskan posisi kami sebagai pemilik lahan dan sekaligus pengembang kawasan hunian terpadu terbesar di kota (150ha) & kabupaten karawang (215ha),” tutup Andre.
Ranahrumah.com – TREN | Inisiatif IKEA Jakarta Garden City Ciptakan Keberlanjutan: Daur Ulang Botol Plastik dan Green Dot.
Dalam rangka mengurangi jejak karbon dan melestarikan lingkungan, IKEA Jakarta Garden City (IKEA JGC) memperkenalkan dua inisiatif ramah lingkungan yang mengedepankan keberlanjutan alam: program daur ulang botol plastik dan penandaan produk ramah lingkungan dengan label hijau “green dot”, Rabu (28/8/24).
Latar belakang inisiatif ini adalah untuk menghadapi perubahan iklim yang menyebabkan kerusakan alam, perubahan pola cuaca, serta krisis pangan dan air. IKEA mencanangkan visi, komitmen dan strategi People and Planet Positive berbasis keberlanjutan. Dengan komitmen ini IKEA menerapkan kebijakan perusahaan yang didasari oleh prinsip ramah lingkungan demi memberikan dampak sosial yang positif dengan perlindungan dan regenerasi lingkungan.
“Dengan adanya komitmen dan strategi keberlanjutan, IKEA ingin memberikan dampak positif bagi dunia–-mulai dari komunitas tempat kami mendapatkan bahan baku hingga cara produk IKEA membantu pelanggan menjalani kehidupan yang lebih berkelanjutan di rumah,” jelas Ririn Basuki, PR & Communication Manager IKEA Indonesia.
3 Pilar dari Strategi “People and Planet Positive” IKEA
Visi IKEA adalah menciptakan kehidupan yang lebih baik untuk banyak orang dan IKEA percaya bahwa kehidupan tersebut akan lebih baik jika dijalani secara berkelanjutan. Oleh sebab itu, misi IKEA secara keseluruhan adalah memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini tanpa harus mengorbankan kebutuhan generasi mendatang.
Banyak tantangan yang dihadapi di dunia ini dan berpotensi memiliki dampak pada bisnis IKEA. Menurut Laporan Strategi Keberlanjutan IKEA 2023, ada tiga tantangan utama yang dihadapi IKEA dalam menjalani bisnis di zaman ini: perubahan iklim, konsumsi tidak berkelanjutan dan ketidaksetaraan. Ketiga tantangan tersebut berdampak langsung pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Untuk menciptakan solusi kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, IKEA merancang tiga pilar utama sebagai bagian dari strategi keberlanjutannya “People and Planet Positive“
Healthy and sustainable living: Menginspirasi dan memungkinkan masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Circular and climate positive: Bertransformasi menjadi bisnis sirkular: Memperpanjang umur produk dan material dan mendaur ulang sumber daya dengan cara yang lebih cerdas.
Fair and equal: Menjadi bisnis yang bertanggung jawab dan berkontribusi terhadap lingkungan sekitar serta menghormati kesetaraan, keberagaman, dan inklusivitas.
Adapun tujuan dari strategi keberlanjutan ini adalah untuk menginspirasi dan membimbing IKEA dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan sehingga bersama-sama seluruh elemen masyarakat dapat mencapai perubahan positif besar di dunia dan seluruh ekosistem IKEA.
Pada tahun 2024 ini, IKEA Indonesia fokus pada penerapan pilar strategi circular and climate positive dan healthy and sustainable living. Untuk memenuhi kedua pilar tersebut, IKEA JGC telah menjalankan dua gerakan ramah lingkungan yaitu penukaran botol plastik dan penandaan produk dengan bahan dasar ramah lingkungan berlabel hijau yang disebut sebagai green dot.
“Dengan menggabungkan partisipasi pengunjung dalam inisiatif keberlanjutan ke dalam operasional sehari-hari, IKEA JGC berupaya menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab,” ujar Tasha Sianturi, Sustainability Specialist IKEA Indonesia.
Area Daur Ulang Botol Bekas (Bottle Exchange) di IKEA JGC, inisiatif IKEA Jakarta Garden City ciptakan keberlanjutan. Mengumpulkan botol plastik bekas dari masyarakat untuk didaur ulang. (Ranahrumah.com/Erly)
Program Daur Ulang Botol Plastik di IKEA Jakarta Garden City
Dalam upaya untuk mengurangi dampak lingkungan, IKEA JGC secara aktif mendorong pelanggan dan karyawan untuk berpartisipasi dalam program daur ulang botol plastik.
Untuk mendukung upaya ini, IKEA JGC mengadakan program “IKEA Bottle Exchange”, dimana pengunjung bisa mendapatkan satu stempel setiap mendonasikan 10 botol plastik.
Bekerja sama dengan organisasi nirlaba, program ini hadir untuk dapat memberikan akses yang lebih mudah dan dekat bagi pelanggan untuk melakukan daur ulang plastik sehingga dapat membantu pengurangan sampah.
Untuk menukarkan botol plastik, pengunjung dapat mengunjungi kotak yang tersedia di bagian Layanan Pelanggan IKEA JGC dan membawa dan menukarkan boltol plastik bekas. Tidak semua tipe botol bekas bisa ditukar, karena botol yang diterima hanya botol PET dan HDPE yang sudah dibersihkan. Setiap penukaran 10 botol plastik, pelanggan akan mendapat satu stempel. Bila sudah terkumpul 10 stempel, maka pelanggan bisa menukarkan stempel tersebut untuk mendapatkan apresiasi berupa es krim gratis. Dan untuk stempel-stempel berikutnya akan ditukar dengan produk menarik IKEA.
Produk Perabot Ramah Lingkungan dengan Stiker Label Hijau “Green Dot”
Selain “IKEA Bottle Exchange”, IKEa juga menerapkan Green dot—upaya komunikasi mengenai keberlanjutan yang telah diterapkan oleh IKEA Indonesia. Yaitu dengan menandai produk perabot IKEA dengan stiker lingkaran berwarna hijau untuk menandakan bahwa produk tersebut dibuat dari bahan dasar yang lebih ramah lingkungan, tahan lama, mudah diperbaharui, sehingga mendukung berkelanjutan.
“Stiker green dot merupakan upaya IKEA dalam bentuk komunikasi kepada pelanggan untuk memilih penggunaan produk perabot yang lebih ramah lingkungan. Motto dari program green dot ini adalah perubahan kecil, dampak besar, yang berarti hal kecil seperti mengubah bahan dasar perabot yang lebih berkelanjutan dapat memberi dampak besar pada lingkungan agar tidak tercemar dengan produk sekali pakai. Dengan adanya komunikasi melalui green dot ini, IKEA berharap dapat membantu memudahkan pelanggan untuk menentukan pilihan produk perabot yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Elfina Rira, Interior Design Specialist IKEA Jakarta Garden City.
Dampak Positif dari Inisiatif IKEA Jakarta Garden City Ciptakan Keberlanjutan
Dua upaya keberlanjutan yang telah diimplementasikan di IKEA Jakarta Garden City memiliki beberapa keuntungan dampak positif untuk semua pemangku kepentingan. Bagi IKEA, inisiatif ramah lingkungan ini menunjukkan bahwa IKEA menjadi bisnis yang bertanggung jawab dan beretika yang mematuhi strategi keberlanjutannya. Di sisi lain, dengan adanya inisiatif keberlanjutan, IKEA dapat menginspirasi dan memotivasi masyarakat setempat untuk hidup lebih ramah lingkungan.
Tidak hanya IKEA, kedua upaya tersebut tentunya juga membawa dampak positif pada pelanggan dan masyarakat di lingkungan sekitar IKEA JGC. Adanya inisiatif ramah lingkungan seperti daur ulang botol plastik memudahkan pelanggan yang ingin melakukan daur ulang botol plastik, sehingga limbah tersebut tidak dibuang secara sembarangan dan kebersihan lingkungan tetap terjaga. Selain itu, upaya keberlanjutan ini juga bermanfaat sebagai sarana edukasi kepada para pengunjung untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan mulai menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.
“IKEA berharap dapat menjadi sumber inspirasi dan solusi bagi konsumen serta masyarakat sekitar dalam menjaga dan melestarikan lingkungan untuk hidup yang lebih berkelanjutan untuk beberapa generasi mendatang,” tutup Ririn.
LG Electronics Indonesia (LG) kembali membuktikan visi besar perusahaan yang berfokus pada kebutuhan pengguna. Hal ini setidaknya dapat dilihat melalui pencapaian LG yang berhasil mendudukkan lima kategori produknya yang meraih penghargaan dalam Top Brand Award 2024.Kelimanya yaitu kategori produk audio, kulkas, mesin cuci, smart TV dan perangkat pendingin udara (air conditioning – AC). “Lebih dari tentang menjadi yang paling populer, penghargaan ini menjadi salah satu cerminan jujur terkait upaya LG dalam membangun kepercayaan publik dari sisi inovasi, kualitas serta layanan kami,” ujar Lee Taejin, President of LG Electronics Indonesia.
Pernyataan ini sangat terkait dengan skema penghargaan dalam Top Brand Award 2024 sendiri. Menjadi ajang penghargaan tahunan bagi merek dari berbagai kategori produk, penghargaan ini diberikan berbasis survei independen berskala nasional yang dilakukan Frontier sebagai lembaga yang bergerak dalam riset dan pemasaran setiap tahunnya.
Pada penyelenggaraan di tahun ini, survei dilaksanakan serentak di 15 kota, secara tatap muka langsung dan panel online. Termasuk di dalamnya area Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Banjarmasin, Manado, Medan, Makassar, Pekanbaru, Balikpapan, Palembang, Samarinda dan Denpasar.
5 Produk LG Jadi Top Brand 2024 Merek Terpopuler dan Paling Diminati, 3 Parameter yang digunakan dalam survei Top Brand yaitu Top of Mind Awareness, Last Used, Future Intention. (Ranahrumah.com/Erly)
3 Parameter untuk Mendapatkan Predikat “Terpopuler dan Paling Diinginkan”
Pernyataan sebagai merek terpopuler dan paling diinginkan didapatkan dari 3 parameter yang menjadi pengukuran utama kinerja merek di setiap kategori dalam penghargaan Top Brand 2024 ini, yaitu:
–Top of Mind Awareness yang menggambarkan merek paling diingat atau pertama kali disebutkan oleh responden.
–Last Used yang mewakili merek pada kategori produk yang terakhir kali dibeli/digunakan oleh responden pada periode waktu tertentu.
–Future Intention sebagai parameter yang menggambarkan merek yang diinginkan dan akan dibeli oleh responden dalam periode mendatang.
Lebih lanjut terkait dengan prestasi gemilang yang diukir LG ini, menurut Lee Taejin, tak lepas dari rangkaian upaya LG di Indonesia seturut dengan visi menempatkan pengguna menjadi fokus utamanya. Sejak dari awal peluncuran berbagai inovasi pada berbagai produk terbaru, memungkinkan interaksi lebih baik dengan penggunanya melalui program pemasaran yang lebih melibatkan interaksi dalam pengenalan produk hingga layanan pembelian produk dan purna jual yang paripurna.
Beberapa peluncuran produk inovatif dan program pemasaran yang dilakukan LG di antaranya sebagai berikut.
5 Produk LG Jadi Top Brand 2024 Merek Terpopuler dan Paling Diminati. Dari kategori TV tahun ini LG luncurkan TV premium OLED evo G4 dan C4, hingga QNED dengan layar berbentang 98 inci pembaharuan pada Alpha AI Processor, Smart Tv unggulan dalam visual dan audio. (Ranahrumah.com/Erly)
Kategori TV
Dari kategori TV, sepanjang tahun ini LG tercatat sangat gencar memperkenalkan produk terbarunya. Mulai dari kategori premium dengan OLED evo G4 dan C4, hingga QNED dengan layar berbentang 98 inci. Koleksi TV premium ini membawa pembaharuan pada Alpha AI Processor yang mengukuhkan keberadaannya sebagai Smart TV terdepan yang unggul dalam soal visual dan audio.
Membuka tahun 2024, LG memperkenalkan LG StanbyME sebagai produk TV LG dan media hiburan penampil dalam rumah yang punya kemudahan mobilitas berkat desain unik dengan tiang penyangga dan roda dibawahnya.
Kategori AC (pendingin udara)
Dari kategori AC, fokus LG ada pada perluasan pilihan AC LG berbasis inverter lewat seri LG DUALCOOL New Eco. AC inverter yang ditujukan untuk pasar lebih luas ini dibuat tersedia dalam kapasitas pendinginan mulai dari 1/2 PK hingga 2 PK.
LG juga memastikan jika produk tersebut hemat listrik. Melalui pengujian yang dilakukan Unit Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UP2M DTE FTUI) terhadap konsumsi listrik, terbukti, produk AC LG DUALCOOL New Eco ini memiliki konsumsi listrik harian dalam kisaran 1.04kWha untuk model dengan kapasitas pendinginan 1/2PK. Dengan tarif listrik yang berlaku saat ini, konsumsi listrik tersebut sebanding dengan biaya sebesar Rp 1.500.
5 Produk LG Jadi Top Brand 2024 Merek Terpopuler dan Paling Diminati. Dari kategori AC fokus LG ada pada perluasan pilihan AC berbasis inverter lewat seri LG DUALCOOL New Eco. AC inverter yang ditujukan untuk pasar lebih luas ini dibuat tersedia dalam kapasitas pendinginan mulai dari 1/2 PK hingga 2 PK. (Ranahrumah.com/Erly)
Aktifnya LG memperkenalkan produk dengan membawa serta berbagai inovasi yang tak jauh jaraknya dari perkenalan perdana produk tersebut di Consumer Electronics Show sebagai perhelatan global tahunan bagi inovasi produk elektronik konsumer inilah salah satunya yang menurut Jay Jang membentuk kesadaran pada kecanggihan teknologi LG dan menginspirasi masyarakat untuk memiliknya. “Persepsi positif pada kecanggihan teknologi dan ketersediaan dalam ragam lebih luas ini membuat LG sebagai merek utama dalam benak masyarakat dan meningkatkan keinginannya untuk memiliki,” ujar Jay Jang, Marketing and Relations Director of LG Electronics Indonesia.
Mengimbangi intensnya perusahaan dalam memperkenalkan produk terbarunya, LG mengedepankan strategi komunikasi dalam berbagai kegiatan yang lebih mengajak serta partisipasi publik untuk mendapat pengalaman langsung dari produknya. Tak melulu pada pengenalan produk, kemasannya pun dikolaborasikan dengan pemberian wawasan terkait hingga kegiatan Corporate Social Responsibility.
Pada bulan Maret hingga Mei 2024 lalu misalnya, LG menghelat Better life for all Campaign. Di samping memperkenalkan jajaran produk elektronik pendukung rumah tangga terbaru dalam ragam kulkas, mesin cuci hingga air purifier, festival tersebut juga dibuat dalam rangka meningkatkan kesadaran pada limbah makanan.
Sementara lewat kegiatan AC Comfort Zone yang dibuka di salah satu stasiun MRT, pengenalan jajaran AC LG dibuat bersanding dengan penyebaran wawasan mengenai pentingnya kebersihan udara dalam ruang.
Adapun untuk TV kegiatan yang dilakukan adalah Home Entertainment Festival yang diadakan dengan kemeriahan kegiatan seperti lomba karaoke.
Peraihan predikat Top Brand bagi kelima produknya ini, bagi LG menjadi cerminan keberhasilan mereka dalam membangun kepercayaan publik dari sisi inovasi, kualitas serta layanan dari setiap produk yang diluncurkan.
LG Electronics (LG) menyatakan tengah mempersiapkan bisnis konten dan periklanan berbasis webOS yang merupakan platform smart TV miliknya dan penjualan perangkat chiller, menjadi sumber penghasilan besar perusahaan di masa mendatang.
Hal tersebut terungkap di sela-sela pertemuan LG dengan para investor dan analis dari berbagai negara terkait dengan perkembangan perusahaan dan langkah strategisnya sesuai dengan Future Vision 2030 LG yang diumumkan tahun lalu.
Perusahaan berkembang pesat menjadi “Smart Life Solution Company” dengan memanfaatkan wawasan pelanggan, keahlian manufaktur, dan kecakapan teknologi selama puluhan tahun sebagai pemimpin dalam peralatan rumah tangga.
Terminologi ‘Unicorn’ yang diungkap William Cho selaku CEO LG Electronics untuk kedua bisnis tersebut, dikatakannya, terinspirasi dari istilah yang sama yang digunakan untuk menyebut bisnis yang nilai pasarnya mencapai 1 Triliun Won atau setara 740 Dollar Amerika Serikat.
“Terinspirasi terminologi yang sama, kedua bisnis ini kami siapkan untuk dapat membukukan penghasilan tahunan senilai 1 Triliun Won atau setara 740 Dollar Amerika Serikat,” ujar William Cho, CEO LG Electronics.
Untuk konten dan periklanan melalui webOS, pendapatan dari bisnis ini pada tahun ini malahan diperkirakan akan melampaui 1 triliun Won atau 740 Dollar Amerika Serikat. Angka tersebut meningkat empat kali lipat dibandingkan tahun 2021.
Besarnya bisnis konten dan periklanan berbasis webOS ini sendiri tak lepas dari penggunaan webOS sebagai platform smart TV LG yang telah menjangkau jutaan perangkat.
LG menyediakan berbagai konten melalui webOS, mengoperasikan model pendapatan berdasarkan iklan dan layanan. Contoh utamanya adalah LG Channels, layanan streaming gratis dengan dukungan iklan yang menawarkan lebih dari 3.800 salurandi 29 negara.
Dalam upaya memperluasnya, LG berencana untuk mendiversifikasi layanannya ke area dengan pertumbuhan tinggi seperti game, layanan belanja yang dipersonalisasi serta layanan Video On Demand.
“Untuk mempertahankan pertumbuhan pesat ini, LG akan berfokus pada perluasan basis pengguna, diversifikasi model pendapatan serta penguatan kapabilitas bisnis,” ujar William Cho lagi.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk memperkuat kemampuan platform webOS ini, LG memiliki rencana untuk berinvestasi lebih dari 1 Triliun Won atau setara dengan 740 juta dollar Amerika Serikatpada tahun 2027 nanti. Di samping itu, LG dikatakan akan berkolaborasi dengan lebih dari 4,000 mitra konten globaldan memperluas solusi periklanan melalui anak perusahaannya yang bergerak di bidang analisis data, Alphonso.
Sementara di sisi lain, LG juga menargetkan bisnis perangkat chiller miliknya untuk siap menjadi Unicorn dengan penghasilan tahunan mencapai 740 juta dollar Amerika Serikat dalam tiga tahun mendatang. Salah satu upaya besar yang akan dilakukan guna mencapainya adalah dengan menargetkan pasar pendinginan bagi Pusat Data AI yang tengah menjadi bisnis berkembang.
Dikatakannya, bisnis perangkat chiller LG telah mencapai tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata lebih dari 15 persen dalam tiga tahun terakhir ini. Hal tersebut sejalan dengan penjualan luar negerinya yang meningkat lebih dari dua kali lipat selama periode yang sama.
Bertolak dari hal tersebut, LG berencana untuk memanfaatkan pengalaman luasnya sebagai pemasok chiller sebagai perangkat pendingin bagi pembangkit listrik, pusat data dan fasilitas lainnya. Bahkan, melalui teknologi intinya yang berfokus dalam pemberian efisiensi tinggi, LG bakal secara aktif menargetkan pasar pendinginan bagi pusat data.
Lebih lanjut William Cho menyatakan, kedua upaya besar LG dalam bisnis webOS dan chiller ini dilakukan sejalan dengan visi besar masa depan perusahaan yang tertuang dalam Future Vision 2030.
Dikatakan dalam visi tersebut, perusahaan elektronik konsumer asal Korea Selatan ini bertujuan menghasilkan 50 persen dari total penjualan dan 75 persen dari laba operasional dari tiga area fokus utama. Ketiganya yaitu memperluas layanan berbasis platform, mempercepat pertumbuhan B2B, dan membina bisnis baru bagi LG.
Untuk mencapai tujuan jangka menengah hingga jangka panjang di dalamnya, LG dikatakan akan terus mendorong inovasi portofolio bisnis. “Kami akan memastikan bahwa proposisi nilai baru LG diakui oleh semua pemangku kepentingan, mengamankan pertumbuhan dan profitabilitas yang berkelanjutan dalam jangka panjang,” pungkas William Cho.