Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 72

Murah Banget, Sambut Idul Fitri Beli Perabot Rumah Diskon Hingga 85% di IKEA Sale

0

Ranahrumah.com – TREN | Murah banget, sambut Idul Fitri beli perabot rumah diskon hingga 85% di IKEA Sale.

IKEA menggelar IKEA Sale dengan menghadirkan potongan harga hingga 85% untuk lebih dari 1.000 produk, mulai dari kebutuhan perabot dapur hingga aksesori dekorasi rumah.

IKEA Sale yang berlangsung dari tanggal 13 Maret 2025 sampai dengan 20 April 2025, ini pelanggan mendapatkan penawaran menarik berbagai kategori produk, mulai dari perabot ruang tamu hingga kamar tidur, peralatan dapur, solusi penyimpanan, dll.

“Penawaran potongan harga jelang Idul Fitri merupakan kesempatan yang luar biasa bagi para pelanggan untuk memperbaharui rumah mereka dengan perabot yang fungsional dan terjangkau, sembari menikmati hidangan lezat di restoran IKEA. Kami harap kesempatan ini dapat membuat perayaan Idul Fitri menjadi semakin semarak dan istimewa bagi semua orang,” ungkap Ririn Basuki, Communication & PR Manager IKEA Indonesia.

Baca Juga: StandOut, Dapur Rumah Ini Gunakan Solid Surface Kuning Ngejreng di Table Top-nya

Peranti untuk solusi pencahayaan ruang maupun aksesoris dan dekorasi rumah, ada potongan harga lebih hemat hingga 85% untuk lebih dari 1.000 produk.

Karpet BUSFIL ukuran 200x300cm mendapat potongan harga dari Rp. 3.999.000 menjadi Rp899.000, sangat pas untuk mempercantik ruang tamu di hari Idul Fitri.

Ada juga tirai GLANSHAGTORN dipangkas dari  Rp599.000 menjadi Rp 99.000, tirai seluler anti tembus cahaya hitam TRENDANSEN dari Rp2.699.000 menjadi Rp129.000 dan kap lampu MOLNSKIKT 33 cm dari Rp199.000 menjadi Rp49.900.

Untuk ruang makan, aksesori penuh gaya seperti vas GOKVALLA dari Rp129.000 menjadi Rp79.000, teko GOKVALLA dari Rp399.000 menjadi Rp119.000, dan taplak meja BROGGAN dari Rp299.000 menjadi Rp89.900. 

Lengkapi meja makan dengan peralatan makan minimalis seperti piring saji FRODJEFULL ukuran 32×15 cm dari Rp499.900 menjadi Rp14.900 dan set mangkuk STRIMMIG ukuran 11 cm dari Rp129.000 menjadi Rp39.900.

Tidak hanya itu, IKEA juga menawarkan potongan harga menarik untuk perabot ruang tidur seperti bingkai tempat tidur KOPARTDAL ukuran 160cm dari harga Rp 1.399.000 menjadi Rp199.000 serta set duvet dan sarung bantal KRANSMALVA dari Rp499.999 menjadi Rp99.000.

Baca Juga: Cara Praktis Beberes Ruang Tamu Sambut Lebaran Ala IKEA

Baca Juga: Atria Mal TENTH Avenue Bandung Resmi Dibuka: Destinasi Belanja Perabot Rumah Tangga dengan Jaminan Harga Termurah

Sambut Idul Fitri beli perabot baru untuk rumah harga diskon hingga 85% di IKEA Sale. (Foto: IKEA)

Penawaran Beli 1 Gratis 1 di Restoran IKEA

Selain memberikan potongan harga untuk berbagai produk perabot dan aksesoris, IKEA Indonesia juga menghadirkan promo menarik bagi yang ingin mencicipi kuliner ala Swedia bersama keluarga dan teman.

Pelanggan dapat menikmati hidangan lezat dengan penawaran eksklusif beli 1 gratis 1 (BOGO) yang tersedia di semua lokasi restoran IKEA. Dan ada harga spesial untuk beberapa menu di jam buka puasa.

Adapun promo BOGO Rabu Seru dan BOGO Weekend juga akan tetap berlaku. Dapatkan gratis 1 porsi Oriental Crispy Chicken setiap pembelian 1 porsi Hamburg Steak yang berlaku di setiap hari Rabu. Khusus di akhir pekan, pelanggan dapat memanfaatkan promo beli 1 gratis 1, dimana setiap pembelian menu Fish and Chips akan mendapatkan gratis 1 porsi menu bola daging Swedia 8 pcs.

Promo menu Restoran IKEA ini berlaku di semua toko IKEA di seluruh Indonesia dan hanya berlaku untuk makan di tempat. (RR)

Baca Juga: Wastafel Dapur Modern dan Mewah Ini Punya 4 Jenis Keran Semprot

Baca Juga: Layanan Desain Interior IKEA Buka Konsultasi Gratis di Momen Ramadan 2025 & Sediakan Cashback Jutaan Rupiah

Baca Juga: Penataan Interior Elegan yang Homey dan Timeless dengan Padupadan Furnitur Midcentury Modern

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

StandOut, Dapur Rumah Ini Gunakan Solid Surface Kuning Ngejreng di Table Top-nya

Ranahrumah.com –  INSPIRASI | StandOut, dapur rumah ini gunakan solid surface kuning ngejreng di table top-nya.

Dapur menjadi salah satu bagian yang memegang peran penting dalam menunjang kesehatan dan esetika rumah. Dapur rumah yang ideal adalah investasi berharga bagi kelangsungan hidup keluarga.

Jika bosan dengan tampilan dapur lama kamu, bisa lakukan makeover hanya di bagian table top-nya saja seperti di inspirasi ini.

Mengusung konsep desain dapur modern minimalis, dapur rumah ini didesain dengan memerhatikan fungsi dan estetika. Hal ini salah satunya diwujudkan dalam pilihan material dan warna table top-nya. Bikin tampilan dapur standout (menonjol) dengan table top dapur terbuat dari bahan solid surface dan pilihan warna kuning ngejreng yang segar.

Keunggulan dari solid surface di antaranya adalah tidak berpori sehingga sangat cocok mendukung fungsi table top dapur. Karena tidak berpori, penggunaan solid surface jadi tidak memerlukan coating atau pelapisan. Tak adanya pori juga membuatnya tidak menyimpan kotoran dan kuman. Namun, jika tergores (baret) bisa dipoles ulang. Solid surface untuk table top dapur juga aman karena tahan bahan kimia dan panas.

Pilihan warna solid surface sangat banyak sehingga dapat disesuaikan dengan selera dan kebutuhan. Warnanya ada yang polos, ada juga yang bercorak. Jika ingin lebih ekonomis, solid surface polos pilihannya, seperti yang digunakan pada dapur di inspirasi ini.

Baca Juga: Cara Praktis Beberes Ruang Tamu Sambut Lebaran Ala IKEA

Baca Juga: Rumah Cantik dalam Sekejap sambut Hari Raya dengan Pesona Baru pada Dinding, Ini Caranya!

StandOut, dapur rumah ini gunakan solid surface kuning ngejreng di table top-nya. (Foto: IST, Lokasi: Indawo)

Kelebihan lain solid surface ini, ukrannya bisa di-custom atau dipesan sesuai kebutuhan. Jadi kamu bisa sesuaikan dengan ukuran dapur yang kamu inginkan. Karena dibuat sesuai pesanan, maka tidak perlu ada sambungan dan membuat permukaannya terlihat lebih rata dan rapi. Banyak pilihan warna solid surface, bercorak maupun polos. Solid surface polos harganya lebih murah.

Di inspirasi dapur rumah ini, table top dari solid surface berwarna kuning, cocok bersanding dengan warna kayu maple pada kabinet, dan bahan stainless steel serta aluminium pada elemen lainnya. Dapur tampil memikat dan funsional ditambah dengan penempatan setiap elemennya yang sangat memerhatikan alur kerja di dapur sehingga sirkulasi gerak leluasa.

Kabinetnya berbahan dasar MMDF (Melamine Medium Density Fibreboard). Pintu bagian luar menggunakan HPL “Duratap Maple”. Dan pegangannya terbuat dari stainless steel berdiameter 12 mm. Panel belakang berbahan stainless steel, selain untuk memperkuat konsep modern bahan ini juga mudah dibersihkan dan tahan air. Pada bagian bawah meja (di antara kabinet dan lantai) dipasang plin aluminium, agar kabinet aman terkena air saat lantai dibersihkan. Bagisn bawah “island” difungsikan sebagai lemari penyimpanan. Penempattan elemen sangat memerhatikan alur kerja di dapur. Lampu halogen di bawah lemari untuk membantu penerangan dan menambah estetikanya. (RR)

Baca Juga: Menghindari Silau di Dapur, Inilah Pilihan Jenis Lampunya!

Baca Juga: Ubah Dapur Standar Menjadi Dapur Luar Biasa Canggih dengan Fitting

Baca Juga: Wastafel Dapur Modern dan Mewah Ini Punya 4 Jenis Keran Semprot

Baca Juga: Mengenal Material Pelapis Sintetis: Tren Terkini dan Plus Minusnya

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Rumah Cantik dalam Sekejap sambut Hari Raya dengan Pesona Baru pada Dinding, Ini Caranya!

Ranahrumah.com – INTERIOR | Rumah cantik dalam sekejap sambut Hari Raya dengan pesona baru pada dinding, ini caranya!

Dinding sebagai elemen pembentuk ruang menyita banyak perhatian. Porsi yang diambilnya kadang relatif lebih besar dibanding elemen pembentuk ruang lainnya, misalnya atap dan lantai.

Karena itu pula dinding pun dominan menyumbangkan kesan pada ruang, misalnya menyenangkan ataumembosankan. Juga, dindinglah yang paling mudah dieksplorasi dibanding lainnya.

Dinding datar dengan warna yang sama bisa terasa monoton. Jika ada sesuatu ditambahkan pada dinding sebagai point of interest maka suasana monoton pun terusir. Aksen bisa berupa perbedaan warna, tekstur, atau jenis materialnya.

Berikut beberapa ide pengolahan dinding yang dapat dipraktikkan dengan mudah dan cepat.

Baca Juga: Penataan Interior Elegan yang Homey dan Timeless dengan Padupadan Furnitur Midcentury Modern

Permainan warna pada dinding mengubah kesan ruang – Rumah cantik dalam sekejap sambut Hari Raya dengan pesona baru pada dinding. (Foto: Akzonobel)
  • Mengubah kesan dinding.

Kita mungkin pernah merasa berada di ruang sempit walau berada di ruang yang luas. Atau ruang terlihat pendek padahal sebetulnya ruang itu cukup tinggi. Selain permainan warna gelap dan terang, kesan bisa dibuat dengan permainan corak vertikal dan horizontal.

Baca Juga: Layanan Desain Interior IKEA Buka Konsultasi Gratis di Momen Ramadan 2025 & Sediakan Cashback Jutaan Rupiah

Mengoptimalkan fungsi dinding menjadi salah satu cara menyulat rumah cantik dalam sekejap sambut Hari Raya, selain dinding naik pesonanya, juga membuat rumah lebih rapi. (Foto Ilustrasi: Pexels)
  • Mengoptimalkan fungsi dinding.

Dinding difungsikan tidak sekadar bidang yang membatasi ruang saja karena dinding juga ideal jika dijadikan sarana penyimpanan, mempertegas fungsi ruang, dan menjadi media ekspresi seseorang untuk menampilkan cita rasanya.

Baca Juga: Permainan Warna Cerah dalam Proporsi yang Pas untuk Interior Kantor

Memasang bingkai untuk menutup cacat pada dinding – Rumah cantik dalam sekejap sambut Hari Raya dengan pesona baru pada dinding. (Foto ilustrasi: Pexels)
  • Menutupi kekurangan dinding.

Kadang tidak terhindarkan adanya masalah pada dinding, misalnya retak rambut, dinding miring, atau tidak rata. Jika masalah ini tidak ”dirahasiakan” tentulah akan mengganggu penampilan rumah Anda. Pilihlah cara pengolahan dinding yang tepat untuk mengatasi masalah pada dinding tersebut. Salah satu caranya, kamu bisa lakukan dengan memasang bingkai sebagai hiasan atau dekorasi pada bagian dinding yang cacat sehingga cacat atau noda pada dinding tertutpi. Atau membuat panel dengan warna kontras yang menarik perhatian.(RR)

Baca Juga: 4 Elemen Penting untuk Merancang Desain Interior Natural

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom

Pentingnya Kontrak Kerja dengan Tukang saat Renovasi Rumah, Seperti Ini Isinya

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Pentingnya kontrak kerja dengan tukang saat renovasi rumah, seperti ini isinya.

Melakukan renovasi rumah, tentu membutuhkan pihak kedua selaku penyedia jasa konstsruksi, seperti arsitek atau tukang (yang berstatus kontraktor ataupun pemborong).

Menggunakan jasa arsitek atau tukang (yang berstatus kontraktor atau pemborong), merupakan hubungan kerja yang membutuhkan sebuah kesepakatan yang menjaga komitmen masing-masing pihak. Kesepakatan ini dituangkan dalam kontrak kerja konstruksi. Hal inisesuai dengan UU Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi pasal 22 ayat 1.

Berapa pun nilai kontrak pekerjaan renovasi rumahnya, entah hanya merenovasi dapur atau kamar mandi, sebaiknya pelaksanaan pekerjaan diperkuat dengan kontrak kerja.

Untuk dapat membuat kontrak kerja dan nilai pekerjaan renovasinya, perlu pahami dulu perbedaan antara kontraktor dan pemborong ada pada skala proyek dan bentuk badan usahanya. Kontraktor biasanya memiliki PT atau CV. Sedangkan pemborong biasanya berbentuk perseorangan.

Skala pekerjaannya juga berbeda. Kontraktor mengerjakan proyek-proyek berskala cukup besar dan pemborong mengerjakan proyek-proyek rumah tinggal.

Memang, tidak selamanya pekerjaan renovasi rumah harus menggunakan pemborong. Jika pekerjaan renovasinya berskala kecil seperti merombak dapur atau kamar mandi, bisa saja langsung menunjuk tukang untuk pelaksanaannya tanpa harus menggunakan jasa pemborong.

Baca juga: Renovasi Rumah 21/80 M2 Biaya Rp130 Juta, Ruang Keluarga Lebih Luas dan Fleksibel

Jika memutuskan untuk memakai jasa mereka, sebaiknya Anda kenal langsung atau mengetahui pengalamannya  ketika mengerjakan proyek saudara atau teman Anda. Dengan demikian Anda tidak merasa asing dengan mereka.

Adapaun isi kontrak kerja konstruksi setidaknya harus mencakup uraian klausul mengenai beberapa hal berikut ini.

1. Para pihak yang terkait dengan kontrak kerja dan memuat secara jelas identitas para pihak tersebut.

2. Rumusan pekerjaan yang memuat uraian secara jelas dan rinci mengenai lingkup kerja, nilai pekerjaan, dan batasan waktu pelaksanaan.

3. Masa pertanggungan dan/atau pemeliharaan. Klausul ini memuat tentang jangka waktu pertanggungan dan/atau pemeliharaan yang menjadi tanggung jawab penyedia jasa.

4. Tenaga ahli (jika ada). Klausul ini memuat ketentuan tentang jumlah, klasifikasi, dan kualifikasi tenaga ahli untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi.

5. Hak dan kewajiban pengguna jasa dan penyedia jasa. Klausul ini memuat hak Anda sebagai pengguna jasa untuk memperoleh hasil pekerjaan konstruksi serta kewajibannya untuk memenuhi ketentuan yang diperjanjikan. Hak penyedia jasa diperlukan untuk memperoleh informasi dan imbalan jasa serta kewajibannya dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi.

6. Cara pembayaran. Klausul ini memuat ketentuan tentang kewajiban pengguna jasa dalam melakukan pembayaran hasil pekerjaan konstruksi.

7. Cidera janji. Klausul ini memuat ketentuan tentang tanggung jawab dalam hal salah satu pihak tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana telah diperjanjikan.

8. Penyelesaian perselisihan. Klausul ini memuat ketentuan tentang tata cara penyelesaian perselisihan akibat adanya ketidaksepakatan.

9. Pemutusan kontrak kerja konstruksi. Klausul ini memuat ketentuan tentang pemutusan kontrak kerja konstruksi yang

timbul akibat tidak dapat dipenuhinya kewajiban salah satu pihak.

10. Keadaan memaksa (force majeure). Klausul ini memuat ketentuan tentang kejadian yang timbul di luar kemauan

dan kemampuan para pihak dan bisa menimbulkan kerugian bagi salah satu pihak.

11. Kegagalan bangunan. Klausul ini memuat ketentuan tentang kewajiban penyedia jasa dan/atau pengguna jasa atas kegagalan bangunan. (RR)

Baca Juga: Rancangan Desain Renovasi Rumah 21/60 m² Lahan Memanjang ke Belakang, Biaya 150 Jutaan

Baca Juga: Panduan Memilih Bank Penyedia KPR untuk Renovasi Rumah

Baca Juga: Pilih Tukang Harian atau Tukang Borongan?

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom

Solusi Rumah Mungil, Ini Cara Optimalkan Ruang Attic agar Tidak Panas

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Solusi rumah mungil, ini cara optimalkan ruang attic agar tidak panas.

Rumah mungil memilik keterbatasan lahan sehingga pengembangannya dilakukan secara vertikal, bukan horizontal.

Pada rumah mungil dengan model atap pelana, salah satu cara pengembangan untuk mencukupi kebutuhan ruang adalah dengan memanfaatkan ruang di bawah atap.

Atap model pelana membentuk ruang berbentuk segitiga samakaki di bawahnya. Memang, biasanya rongga segitiga ini tidak terlihat dari bawah karena tertutup oleh plafon yang melintang secara horizontal.

Ruang di bawah atap inilah yang disebut attic atau loteng. Di negara 4 musim, area ini sering dimanfaatkan untuk kamar anak atau ruang baca. Di sana, sinar matahari tidak hadir setiap hari sehingga tidak terlalu terpapar panas.

Lain halnya di Indonesia yang beriklim tropis. Setiap hari surya bersinar selama 12 jam, dari pagi hingga petang membuat ruang di bawah atap pun cenderung panas. Rongga di bawah atap seolah berfungsi sebagai bantalan udara, karena udara seperti ”terjebak” di dalamnya.

Perlu penanganan yang benar dalam mengoptimalkan ruang attic di rumah mungil ini agar tidak panas. Berikut beberapa caranya.

Baca Juga: 10 Kiat Merenovasi Rumah Mungil

Baca Juga: Sama-Sama Memanfaatkan Loteng Rumah, Ini Beda Ruang Attic dan Loft Space

  • Perhitungkan kekuatannya

Dengan pengolahan yang benar, ruang di bawah atap ini bisa difungsikan untuk mencukupi kebutuhan ruang pada rumah mungil. Ruang attic bisa dimanfaatkan sebagai kamar tidur anak, ruang kerja, atau perpustakaan keluarga.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah konstruksi atau kekuatan ruang attic ini agar aman menampung aktivitas di dalamnya. Tentu saja perlu ditambah penguatan pada struktur dan lantai.

Sumbu vertikal pada attic merupakan langit-langit yang paling tinggi dari sekitarnya. Di sini merupakan area ideal untuk beraktivitas sambil berdiri.

Sedangkan bagian tepi ruang segitiga ini lebih rendah dan semakin rendah sehingga sulit untuk melakukan aktivitas sambil berdiri. Posisi ini bisa untuk meletakkan lemari atau rak rendah dengan bukaan yang bisa dibuka tanpa harus berdiri.

Baca Juga: Atasi Rumah Panas dengan Memilih Warna Dinding Luar yang Tepat

  • Gunakan insulasi panas

Memang perlu penanganan khusus agar attic tidak terlalu panas. Bisa menggunakan lapisan insulasi yang dipasang di bawah genting. Insulasi panas ini terbuat dari bahan aluminium khusus yang sifatnya dapat memantulkan panas hingga lebih dari 90%. Ini akan membuat atap lebih nyaman.

  • Gunakan warna terang

Warna sangat berpengaruh pada proses penyerapan panas matahari.Warna gelap akan menyerap panas hampir 90%. Attic yang posisinya persis di bawah atap tentu saja mendapat sorotan matahari dengan intensitas tinggi. Itulah sebabnya sebaiknya gunakan warna terang pada dinding dan plafon attic. Gunakan warna terang juga untuk benda-benda pengisi ruang attic, karena warna terang akan memantulkan panas matahari hingga 75%. (RR)

Baca Juga: 6 Kunci Ciptakan Pengudaraan Optimal agar Rumah Bebas Pengap

Baca Juga: Jangan Asal Meletakkan Ventilasi! Ini Letak Jendela Paling Ideal untuk 4 Ruang Vital di Rumah

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Rawan saat Hujan, Ini Cara Mengamankan Rumah dari Sambaran Petir 

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Rawan saat hujan, Ini Cara mengamankan rumah dari sambaran petir

Musim hujan tiba, perlu antisipasi untuk mengamankan rumah dari sambaran petir. Petir yang menggelegar dan menggetarkan bumi sungguh menakutkan. Berita yang berkaitan dengan petir pun tak kalah seramnya. Cukup sering tersiar kabar ada orang meninggal tersambar petir meski sedang berada di dalam rumah. Saat mandi menggunakan shower, saat mencuci di samping rumah. 

Yang berada di luar rumah pun tak kalah jadi intaian petir. Ada yang di jalan TOL meninggal tersambar petir ketika sedang menggunakan telepon seluler.  Biasanya, kita dinasihati untuk jangan berdiri di tempat terbuka —ketika hujan turun, karena petir akan menyambar objek yang paling tinggi. Kenyataannya, ada orang yang berteduh di bawah pohon pun bisa menjadi korban petir, sedangkan pohon yang tinggi justru aman-aman saja. 

Lalu, mengapa orang bisa pingsan atau meninggal pada saat ada petir, padahal saat itu berada di dalam rumah? Ternyata, sambaran petir mengintai kita di mana saja apabila kita tidak tahu bagaimana upaya melindungi diri.

Hartono Cahyono, Konsultan Bidang Kelistrikan dan karyawan di perusahaan nasional EPC(Engineering, Produ-cerement and Construction), mejelaskan, petir merupakan kejadian alam yang mengandung medan listrik sangat besar. Dari literatur tercatat bahwa besarnya medan listrik minimal 1 juta Volt per meter. 

Bayangkan, berapa besar energi  listrik yang terkandung di dalamnya? Ternyata, kira kira 4.545 kali lebih besar dari listrik 220 Volt di rumah kita! Itulah sebabnya sengatan petir sering memakan korban, baik manusia, barang, maupun bangunan.

Baca Juga: Bahaya Banget Tersambar Petir Meski di Dalam Rumah, Ini Cara Mengurangi Risiko Tersambar Petir Saat Hujan

Indonesia Rekor Petir Terbanyak 

Letak Indonesia di garis khatulistiwa menyebabkan negeri kita beriklim tropis. Kondisi alamnya cenderung sangat panas tetapi lembap. Ini menjadi potensi terbentuknya awan Cb penghasil petir. 

Dalam tulisannya di Tabloid Rumah Ed. 178-VII, Hartono Cahyono mencatat, pada tahun 1988, di wilayah Cibinong, Bogor, Jawa Barat, tercatat pada Guinness Book of Record sebagai wilayah dengan jumlah petir terbanyak, yaitu 322 kali. 

Indonesia juga memiliki hari guruh yang sangat tinggi. Hari guruh adalah jumlah terjadinya guruh dalam satu tahun. Berdasarkan berbagai literatur, Indonesia tercatat memiliki 200 hari guruh, Brasil 140 hari guruh, Amerika 100 hari guruh, Afrika Selatan 60 hari guruh. 

Proses Terjadinya Petir 

Labih lanjut Hartono pun mebjelaskan tentang proses terjadinya petir. Petir terjadi karena adanya perpindahan atau lebih tepat “loncatan” (karena demikian besar dan cepat) muatan listrik negatif di awan ke muatan listrik positif di bumi. Di awan tidak hanya terdapat muatan negatif, karena awan terdiri dari ion bebas negatif dan ion bebas positif. Ion bebas ini terjadi akibat pergesekan antara awan-awan itu sendiri yang disebabkan oleh pergerakan angin. 

Pada saat tertentu, pergerakan awan akan berhenti pada suatu tempat, lalu muatan negatif di awan saling menguatkan sehingga terjadi akumulasi yang cepat, sehingga terjadi beda potensial (tegangan) terhadap bumi. Inilah yang memicu terjadinya loncatan muatan negatif di awan ke muatan positif di bumi, sehingga terjadilah petir. 

Lebih lanjut Hartono mengatakan, petir hanya terjadi jika ada awan cumulonimbus yang biasa disingkat awan Cb. Awan ini terjadi akibat pemanasan di permukaan bumi yang mendorong uap air ke atas dengan cepat. Inilah tanda-tandanya. 

Dari jauh, awan ini tampak menggumpal dan membubung tinggi. Kalau kita berada di bawahnya agak sulit melihatnya, namun kita dapat merasakan tandanya, yaitu jika cuaca yang panas kemudian mendadak berawan dan angin berhembus kencang. 

Kalau pagi hari terasa terik menyengat namun terasa lembap, biasanya pada siang hari akan muncul awan Cb yang kemudian diikuti terjadinya petir. Karena itulah jika hujan mulai pada pagi hari, bisa dipastikan siang tidak akan ada petir, karena permukaan bumi tidak cukup panas untuk menguapkan oir pembentuk awan petir tersebut. 

Baca Juga: Genteng Keramik, Solusi Atap Bocor di Daerah Tropis, Cek Keunggulannya!

Penyalur Petir, Bukan Penangkal Petir 

Walaupun para ahli telah melakukan berbagai riset tentang petir, belum ada yang bisa memastikan kapan petir akan menyambar, di mana dan berapa kekuatannya. 

Petir tidak bisa ditangkal, ditolak, atau digagalkan. Petir hanya bisa disalurkan. Oleh karena itu, berdasarkan mekanisme kerjanya, biasanya para ahli menggunakan istilah “penyalur petir” , bukan “penangkal petir”. 

Penyalur petir yang beredar di pasaran intinya ada dua, yaitu sistem konvensional dan sistem elektrostatis. 

Penyalur sistem konvensional bekerja secara pasif, atau bahasa sederhananya “menunggu” disambar petir. Ketika muatan listrik negatif di awan sudah cukup besar, maka muatan listrik positif di tanah akan tertarik merambat melalui konduktor penyalur petir menuju ujung kepala penangkap petir, kemudian disalurkan ke bumi. Sistem ini masih banyak dipakai karena terbukti cukup andal menyalurkan petir. Biayanya pun relatif lebih murah dibandingkan sistem elektrostatis. 

Sedangkan penyalur petir elektrostatis bekerja secara aktif. Begitu muatan negatif dari awan Cb melesat ke bumi, maka setelah melalui proses pengumpulan dan penguatan muatan di kepala penangkap petir (head unit), muatan positif langsung menyambut ke atas dan menuntun muatan negatif ke bumi. 

Baca Juga: 6 Cara Rumah Aman dari Perubahan Cuaca Ekstrem di Musim Kemarau

Pemasangan Penyalur Petir di Rumah 

Untuk mengantisipasi kemungkinan sambaran petir, sebaiknya rumah dilengkapi dengan instalasi penyalur petir yang tepat. Untuk ini, perlu berkonsultasi dnegan ahli karena setiap wilayah di Indonesia memiliki tingkat kerawanan petir yang berbeda. 

Data ini disebut IKL (Isokronic Level), dan bisa diperoleh di Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG). Pemasangan penyalur petir sebaiknya dilakukan oleh ahlinya. 

Petir tidak hanya menyambar penyalur petir, karena arus petir juga bisa merambat melalui saluran kabel listrik atau kabel telepon jaringan udara (menggunakan tiang). 

Untuk mengurangi risiko ini, sebaiknya dipasang peralatan untuk memblokir arus dan tegangan petir dengan menggunakan surge arrester, yaitu alat yang membelokkan arus yang merambat lewat jaringan listrik atau telepon langsung ke bumi sehingga tidak merambat ke jaringan listrik rumah yang bisa merusak peralatan listrik di rumah. 

Baca Juga: Rumah Aman Ditinggal Mudik Tak Jadi Incaran Maling, Cara Bikin Terkesan Berpenghuni!

Penyalur Petir Konvensional 

Peralatan penyalur petir biasanya terdiri dan tiga bagian. 

1. Kepala penangkap petir (splitzer) yang terbuat dani batang tembaga silinder yang ujungnya berbentuk langp. Maksudnya, agar pelepasan muatan positif mudah terkumpul sehingga akan tepat saat menyambut lompatan muatan negatif dan awan dan cepat tersalurkan ke konduktor penyalur petir.

 2. Konduktor penyalur petir (down conductor) terbuat dani kawat konduktor yang dipilin dengan penampang minimal 50 mm2. Konduktor ini dipasang vertikal di sisi luar bangunan dan honzontal di bagian atas bangunan. Fungsinya untuk menyalurkan muatan listnk yang ditangkap oleh batang penangkap petir ke batang pembumian. 

Penempatan konduktor secara horizontal dan vertikal di sekeliling bangunan ini membentuk semacam sangkar. Sesuai nama penemunya, metode ini disebut Sangkar Faraday. 

Sering dijumpai konduktor horizontal disembunyikan di dalam atap demi pertimbangan estetika. Secara fungsi, ini tidak benar dan berbahaya. 

3. Batang pembumian (grounding rod) terbuat dari tembaga dengan diameter sekitar 1,5 cm, panjang 2—3 m yang ditanam pada kedalaman minimal 6 m atau sampai bertemu tempat pembumian yaitu tanah kering. 

Batang pembunian ditempatkan pada tempat pembunian (grounding pit), umumnya terbuat dari dinding bata ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm yang ditutup beton cor, sebagai tempat persambungan konduktor penyalur petir dengan batang pembumian. (RR)

Baca Juga: Menciptakan Suhu Nyaman di Rumah Tropis & Siasat Merespons Iklim

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Bahaya Banget Tersambar Petir Meski di Dalam Rumah, Ini Cara Mengurangi Risiko Tersambar Petir Saat Hujan

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Bahaya Banget tersambar petir meski di dalam rumah, Ini cara mengurangi risiko tersambar petir saat hujan.

Mengapa orang bisa pingsan atau meninggal pada saat ada petir, padahal saat itu berada di dalam rumah?

Berita yang berkaitan dengan petir acap membuat kita khawatir.  Cukup sering tersiar kabar ada orang meninggal tersambar petir saat mandi di rumah menggunakan shower. Juga, seorang Ibu yang disambar petir saat mencuci di samping rumah-nya.

Ada pula di jalan TOL, ada yang meninggal ketika sedang menggunakan telepon seluler. Semua kejadian tersebut  hanyalah beberapa contoh yang membuat kita semakin khawatir akan petir.

Biasanya, kita dinasihati untuk jangan berdiri di tempat terbuka —ketika hujan turun, karena petir akan menyambar objek yang paling tinggi. Kenyataanya, ada orang yang berteduh di bawah pohon pun bisa menjadi korban petir, sedangkan pohon yang tinggi justru aman-aman saja.

Ternyata, sambaran petir mengintai kita di mana saja, baik sedang di dalam rumah maupun di luar rumah, di tempat manapun, apabila kita tidak tahu bagaimana upaya melindungi diri.

Dikutip dari Tabloid Rumah Edisi- 178-VII, Hartono Cahyono, Konsultan Bidang Kelistrikan dan karyawan di perusahaan nasional EPC(Engineering, Produ-cerement and Construction), mejelaskan pemahaman tentang petir dan cara mengurangi risiko sambarannya ketika hujan.

Menurut pemaparannya, petir merupakan kejadian alam yang mengandung medan listrik sangat besar. Literatur mencatat bahwa besarnya medan listrik minimal 1 juta Volt per meter. Lantas, berapa besar energi  listrik yang terkandung di dalamnya? Ternyata, kira kira 4.545 kali lebih besar dari listrik 220 Volt di rumah kita! Itulah sebabnya sengatan petir sering memakan korban, baik manusia, barang, maupun bangunan.

Tanda-tanda Akan Ada Petir

Dijelaskan Hartono dalam tulisannya, petir hanya terjadi jika ada awan cumulonimbus yang biasa disingkat awan Cb. Awan ini terjadi akibat pemanasan di permukaan bumi yang mendorong uap air ke atas dengan cepat. Inilah tanda-tandanya.

  • Dari jauh, awan ini tampak menggumpal dan membubung tinggi.
  • Kalau kita berada di bawahnya agak sulit melihatnya, namun kita dapat merasakan tandanya, yaitu jika cuaca yang panas kemudian mendadak berawan dan angin berhembus kencang.
  • Kalau pagi hari terasa terik menyengat namun terasa lembap, biasanya pada siang hari akan muncul awan Cb yang kemudian diikuti terjadinya petir.
  • Karena itulah jika hujan mulai pada pagi hari, bisa dipastikan siang hari tidak akan ada petir, karena permukaan bumi tidak cukup panas untuk menguapkan air pembentuk awan petir tersebut.

Proses Terjadinya Petir

Lebih lanjut Hartono menjelaskan, petir terjadi karena adanya perpindahan atau lebih tepat “loncatan” (karena demikian besar dan cepat) muatan listrik negatif di awan ke muatan listrik positif di bumi. Di awan tidak hanya terdapat muatan negatif, karena awan terdiri dari ion bebas negatif dan ion bebas positif. Ion bebas ini terjadi akibat pergesekan antara awan-awan itu sendiri yang disebabkan oleh pergerakan angin.

Pada saat tertentu, pergerakan awan akan berhenti pada suatu tempat, lalu muatan negatif di awan saling menguatkan sehingga terjadi akumulasi yang cepat, sehingga terjadi beda potensial (tegangan) terhadap bumi. Inilah yang memicu terjadinya loncatan muatan negatif di awan ke muatan positif di bumi, sehingga terjadilah petir.

Penyalur Petir, Bukan Penangkal Petir

Walaupun para ahli telah melakukan berbagai riset tentang petir, belum ada yang bisa memastikan kapan petir akan menyambar, di mana dan berapa kekuatannya.

Petir tidak bisa ditangkal, ditolak, atau digagalkan. Petir hanya bisa disalurkan. Oleh karena itu, berdasarkan mekanisme kerjanya, biasanya para ahli menggunakan istilah “penyalur petir”, bukan “penangkal petir”.

Penyalur petir yang beredar di pasaran intinya ada dua, yaitu sistem konvensional dan sistem elektrostatis. Penyalur sistem konvensional bekerja secara pasif, atau bahasa sederhananya “menunggu” disambar petir. Ketika muatan listrik negatif di awan sudah cukup besar, maka muatan listrik positif di tanah akan tertarik merambat melalui konduktor penyalur petir menuju ujung kepala penangkap petir, kemudian disalurkan ke bumi. Sistem ini masih banyak dipakai karena terbukti cukup andal menyalurkan petir. Biayanya pun relatif lebih murah dibandingkan sistem elektrostatis.

Sedangkan penyalur petir elektrostatis bekerja secara aktif. Begitu muatan negatif dari awan Cb melesat ke bumi, maka setelah melalui proses pengumpulan dan penguatan muatan di kepala penangkap petir (head unit), muatan positif langsung menyambut ke atas dan menuntun muatan negatif ke bumi.

Manusia Penghantar Listrik

Di samping gambaran di atas, ada dua kondisi sambaran petir yang perlu diketahui, yaitu sambaran langsung dan sambaran tidak langsung.

Seperti diketahui, sekitar 75% tubuh manusia terdiri dari zat cair sehingga merupakan media penghantar listrik yang baik.

Biasanya, untuk menghindari sambaran petir, orang akan berlindung di bawah objek yang lebih tinggi, yaitu pepohonan, bangunan, atau di rumah. Apakah cara ini dijamin aman? Mungkin ini aman dari sambaran langsung. Namun, waspadalah terhadap sambaran tidak langsung, yaitu sambaran yang mengenai objek (manusia) melalui proses rambatan melalui tanah, dengan perantaraan benda-benda yang mengandung logam misalnya antena TV, tiang listrik, dan janngan struktur bangunan dan baja yang tidak di-grounding, termasuk jaringan komunikasi telepon.

Ketika petir menyambar pohon, arus petir akan berusaha turun ke bumi melalui batang pohon, namun karena hambatan pohon itu besar, maka sambaran petir biasanya hanya merusak pucuk pohon. Itulah sebabnya ada orang yang berlindung di bawah pohon yang terluka atau tewas karena terkena sambaran tidak langsung.

Mengurangi Risiko Terkena Petir Saat Hujan

Dari paparan mendalam tentang petir tersebut, Hartono membagikan tips mengurangi risiko terkena petir saat hujan, baik yang sedang di dalam rumah maupun di luar rumah, sebagai berikut.

1. Jika terpaksa harus berteduh seorang diri, upayakan kedua ujung kaki berhimpit serapat mungkin. Ini untuk menghindari merambatnya arus listrik ke tubuh melalui kaki yang satu ke kaki yang lain akibat sambaran ke bumi. Apabila petir menyambar tanah, tegangannya berpendar horizontal di tanah. Jika kaki kiri dan kanan membentuk jarak, maka akan terjadi perbedaan potensial (tegangan) di antara kedua kaki. Jika kaki berhimpitan maka perbedaan potensial pada kaki akan kecil.

2. Jika berada di dalam rumah, jangan duduk di lantai. Dudukiah di kursi atau tempat tidur dengan kaki di atas.

3. Hindari tempat yang cenderung basah, misalnya tempat cuci dan kamar mandi. Jika kadar besi dalam tanah di suatu tempat cukup tinggi, maka berpotensi merambatkan arus petir, sehingga tegangan pun akan bependar merambat melalui tanah.

4. Jangan gunakan telepon rumah maupun telepon seluler, mengisi baterai, menyalakan TV, radio, komputer, dan lain-lain, jika instalasi listrik tidak dilengkapi peralatan pengaman petir yang benar. (RR)

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Ukuran Standar Furnitur Ruang Kerja yang Bikin Kerja Lebih Nyaman

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Ukuran standar furnitur ruang kerja yang bikin kerja lebih nyaman.

Berbagai inovasi peralatan kantor seperti meja, kursi, dan credenza, terus hadir dan berkembang dengan pesat. Semua inovasi itu terlihat baik dari segi model, warna, maupun dari bahan yang digunakan.

Dari segi fungsi alat pun, semua diciptakan dengan sangat detail dan memiliki ukuran standar, baik untuk internasional maupun nasional yang disesuaikan dengan ukuran tubuh orang Indonesia.

Inilah 4 fumitur ruang kerja beserta ukuran standarnya.

Baca Juga: Menata Home Office agar Bekerja di Rumah tetap Produktif

Meja Kerja

  • Ukuran meja kerja standar di pasaran paling kecil adalah 100 cm x 60 cm dan 120 cm x 60 cm.
  • Tinggi meja kerja bagi orang Indonesia sebaiknya tak lebih dari 75 cm dan paling rendah 72,5 cm.
  • Jika tinggi meja 75 cm, maka tinggi kaki meja 72,5 cm dan table top 2,5 cm. Sedangkan bila tinggi meja 72,5 cm, maka tinggi kaki meja 70 cm dan table top 2,5 cm.
  • Tebal table top 2,5 cm adalah tebal minimal yang harus dimiliki. Jika kurang, kenyamanan pengguna meja akan terganggu karena meja tak akan berdiri kokoh. Sedangkan ketebalan maksimalnya adalah 3 cm.
  • Permukaan meja haruslah rata. Biasanya di pasaran banyak meja yang menggunakan particle board dengan kualitas baik atau MDF (medium density fiberboard). MDF memiliki serbuk kayu yang lebih halus dan homogen.
  • Meja sebaiknya memiliki laci 5 penyimpanan untuk menyimpan kertas-kertas sehingga ruang kerja pun selalu rapi.

Baca Juga: 5 Aksesori Ruang Kerja di Rumah yang Bisa Tingkatkan Mood

Kursi Kerja

  • Kursi kerja sebaiknya memiliki kaki yang fleksibel, bisa dinaik dan diturunkan. Bagian bawah kaki sebaiknya juga dilengkapi roda, sehingga memudahkan penggunanya “bergerak”, Tetapi jika lantai  menggunakan parket, kaca, atau bahan lain yang mudah tergores, sebaiknya pilihlah kursi statis dan berilah alas.
  • Tinggi tempat duduk harus lebih rendah daripada lekuk lutut sampai telapak kaki kira-kira setinggi 40-50 cm.
  • Alas duduk harus nyaman diduduki, tidak keras dan tak membuat penggunanya lekas merasa lelah. Sebaiknya pilihlah kursi berbahan busa atau jaring-jaring. Panjang alasnya harus lebih pendek dari arak lekuk lutut sampai garis pinggul, dengan ukuran antara 35-40 cm. Sebangkan untuk lebar alas harus lebih besar daripada lebar pinggul, yaitu 40-50 cm.
  • Sandaran kursi harus setinggi garis pinggul pada bagian bawahnya dan bagian atasnya tidak melebihi tepi bawah ujung tulang belikat. Semakin tinggi kursi (hingga kepala terbenam) tak masalah. Sebaiknya sandaran kursi juga fleksibel. Pada saat posisi sandaran maksimal, gerakannya bisa disesuaikan hingga 100 kemiringannya.
  • Sandaran tangan pada kursi kerja bukan sesuatu yang mutlak: bisa ada ataupun tidak, sesuai kebutuhan. Jika ingin memakai sandaran, perhatikan bahwa jarak antara tepi dalam sandaran lebih lebar daripada pinggul dan tak melebihi lebar bahu. Tinggi sandaran yang baik adalah setinggi siku dan panjang sandaran hingga sepanjang lengan.

Baca Juga: Meski Lebih Santai, Atmosfer Ruang Kerja di Rumah Harus Bisa Membangun Mood, Ini Caranya!

Credenza salah satu furnitur di ruang kerja, bentuknya mirip lemari namun biasa terdiri oleh banyak laci atau ruang penyimbapan. (Foto: Pexels)

Credenza

  • Bentuknya seperti lemari tapi biasanya terdiri dari laci-laci.
  • Fungsinya untuk menyimpan dokumen dan peralatan kantor yang berukuran kecil seperti alat tulis, penjepit kerjas, dan sebagainya.
  • Ukuran standar credenza adalah tinggi 75 cm dan lebarnya 50 cm, sedangkan panjangnya menyesuaikan. Tapi ukuran ini tidak baku, kadang-kadang ada juga yang ukurannya lebih rendah atau lebih tinggi. Tapi biasanya tinggi maksimalnya adalah 120 cm.

Rak/ Lemari Buku

  • Furnitur ini tidak mutlak ada. Bila koleksi buku sangat banyak, dibutuhkan.
  • Lebar standar rak buku sama dengan credenza yaitu 50 cm. Sedangkan tingginya bsa dsesuaikan dengan kebutuhan. Ada yang menggunakan lemari yang tingginya mencapai plafon.

Baca Juga: Cara Praktis Beberes Ruang Tamu Sambut Lebaran Ala IKEA

Baca Juga: Rumah Mungil 2 Lantai Terasa Lega dengan Gaya Skandinavia di Lahan 81 M2

Baca Juga: Layanan Desain Interior IKEA Buka Konsultasi Gratis di Momen Ramadan 2025 & Sediakan Cashback Jutaan Rupiah

Baca Juga: Tips Menata Rumah dengan Penyimpanan Terorganisasi, Jangan Jadi Penimbun!

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom