Thursday, July 2, 2026
Home Blog Page 94

Sambut Imlek Bersama IKEA: 4 Tips Datangkan Keberuntungan dengan Penataan Rumah Selaras Feng Shui

Ranahrumah.com – INSPIRASI | Sambut Imlek bersama IKEA: 4 tips datangkan keberuntungan dengan penataan rumah selaras Feng Shui.

Salah satu tradisi yang penting menjelang Tahun Baru Imlek adalah membersihkan dan mendekorasi rumah. Mengawali tahun baru Imlek dengan membersihkan dan menata rumah dipercaya dapat menghilangkan energi negatif dan membawa keberuntungan di tahun yang baru.

Merayakan Imlek identik dengan melakukan dekorasi rumah dengan ornamen dan hiasan, serta memperbaharui suasana rumah mereka untuk menyambut lembaran baru tahun yang akan datang.

Menyambut datangnya Tahun Baru Imlek 2025 yang merupakan Tahun Ular ini, IKEA mendatangkan pakar dan praktisi Feng Shui Bryant Santoso, Certified Life Planner-Chinese Metaphysics Consultant dan Jotun, perusahaan finishing, dalam acara “Talkshow Interaktif Penataan Ruang dan Tren warna selaras Feng Shui” di IKEA Mal Taman Anggrek pada 23/01/2025.

“Tahun 2025 merupakan tahun ular kayu yang bermakna keberuntungan, kebersamaan, kemakmuran dan keharmonisan. Untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek, IKEA berbagi tips penataan rumah selaras dengan feng shui sehingga pengalaman merayakan Tahun Baru Imlek di rumah bisa menjadi lebih unik, transformatif dan penuh gaya,” jelas Ririn Basuki, PR & Communication Manager, IKEA Indonesia.

Baca Juga: Solusi Feng Shui untuk Pasangan Muda yang Punya Rumah Menghadap ke Barat, Bisa Bikin Lebih Harmonis!

Baca Juga: Tahun 2025 Ada Promo Akhir Pekan di IKEA untuk Makan dan Belanja

Talkshow interaktif menyambut datangnya Tahun Baru Imlek 2025 yang merupakan Tahun Ular bersama IKEA, Mal Taman Anggrek 23/01/2025. (Ranahrumah.com/Erly)

4 Tips Datangkan Keberuntungan dengan Penataan Rumah Selaras Feng Shui dalam Menyambut Imlek

Cara menciptakan suasana rumah yang  hangat dan meriah di Tahun Ular selaras dengan Feng Shui, terangkum dalam beberapa hal berikut.

Dalam budaya Tionghoa, keseimbangan hidup dimulai dari lingkungan tempat tinggal. Oleh karena itu,ilmu pentaan ruang seperti Feng Shui dipercaya membawa hal positif dan menjauhkan hal negatif dalam hidup seseorang.

Dalam Bahasa Mandarin, Feng Shui memiliki dua kata yang bermakna angin (feng) dan air (shui). Ini merupakan dua elemen utama untuk kelangsungan hidup manusia yang diyakini akan membawa keberuntungan, kemakmuran, dan kesehatan bagi kehidupan setiap individu di dalam sebuah bangunan.

Penataan rumah selaras Feng Shui dengan aplikasi warna yang tepat akan dapat membantu menemukan nuansa dan tonalitas yang menambah kedalaman, kehangatan, dan karakter pada setiap ruang. (Ranahrumah.com/Erly)

Menurut ilmu Feng Shui, ada beberapa kiat yang harus diperhatikan dalam mempersonalisasi lingkungan rumah dengan ilmu Feng Shui untuk mendukung kesejahteraan hidup penghuni di rumah.

  • Pertama, pastikan ada tanaman atau bunga di setiap ruangan rumah. Dalam budaya Tionghoa, tanaman diyakini dapat menambahkan energi kekuatan kehidupan yang vital dikombinasikan dengan elemen kayu yang melambangkan kebaikan dan kasih sayang. Dengan alasan tersebut, maka menambahkan tanaman atau bunga di ruangan dapat membantu menghadirkan energi positif untuk berbagai ruangan di rumah.
  • Yang kedua, selain menambahkan tanaman hidup, memperhatikan dan memastikan posisi perabot rumah selalu dalam posisi strategis juga tak kalah penting. Tempatkan tempat tidur, meja, atau kompor pada posisi yang tepat, yaitu saat Anda duduk di meja, berbaring di tempat tidur, atau memasak, Anda dapat melihat pintu tanpa harus berhadapan langsung dengannya. Hal ini akan memudahkan Anda melihat siapa pun atau apa pun yang masuk melalui pintu, yang membantu Anda merasa lebih tenang.
  • Lalu, tips yang ketiga adalah, memperhatikan alur ruangan dengan memperhatikan keseimbangan lima elemen (tanah, logam, air, kayu, dan api) serta pentingnya menciptakan ruangan yang rapi, tertata dan bebas dari penghalang, sehingga energi positif dan kekayaan dapat mengalir masuk ke rumah dengan lebih mudah. 
  • Terakhir, yang keempat, menggabungkan warna yang tepat diyakini akan memengaruhi estetika dan suasana rumah dan juga dipercaya memiliki dampak pada keberuntungan serta energi yang ada di dalamnya. 

Warna di sekitar kita mampu memengaruhi emosi – bahkan tingkat energi kita – namun tak perlu selalu mencolok atau dramatis untuk memberikan dampak tersebut.  Dengan penggunaan warna yang tepat, akan dapat membantu menemukan nuansa dan tonalitas yang menambah kedalaman, kehangatan, dan karakter pada setiap ruang.

Baca Juga: Menata Kamar Tidur Ala Feng Shui, Perhatikan Letak Barang!

Baca Juga: 5 Dekorasi Imlek dan Maknanya yang Datangkan Keberuntungan

Berbagai furnitur dan aksesori dan inspirasi Room Set untuk pentaan ruang selaras Feng Shui di IKEA Mal Taman Anggrek, Jakarta. (Ranahrumah.com/Erly)

Aneka Aksesori Rumah dari IKEA untuk Sambut Tahun Baru Imlek

IKEA menghadirkan solusi dan inspirasi yang membantu menciptakan suasana rumah menjadi lebih semarak dan harmonis dalam menyambut tahun baru Imlek. Mulai dari bantal warna-warni, dekorasi gantung hingga peralatan makan dan produk tekstil cantik yang akan menghadirkan suasana tahun baru Imlek yang meriah dan penuh keberuntungan ke dalam rumah.

”Perayaan Tahun Baru Imlek adalah saat yang penuh harapan baru, dan momen berharga bersama orang-orang terkasih. Dengan berfokus pada desain dan tata ruang yang fungsional dan estetis, perpaduan ini diharapkan dapat mendorong energi positif dan keseimbangan di dalam rumah.” ungkap Dimas Haryo Wirawan, Interior Design Manager IKEA Mall Taman Anggrek.

Solusi dan inspirasi dari IKEA tidak hanya membantu menciptakan suasana rumah menjadi lebih hangat dan meriah, namun juga menjadikan perayaan tahun baru Imlek lebih berkesan dan menyenangkan. (RR)

Baca Juga: Mengenal Jenis Tanaman Air dan Manfaatnya Menurut Feng Shui

Baca Juga: IKEA Hadirkan Perabot dan Pernik Natal Khas Swedia

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Hunian Berkonsep Japandi “Royal Grande Residences” Hadirkan Rumah Contoh Mewah

Ranahrumah.com – PROPERTI | Hunian Berkonsep Japandi “Royal Grande Residences” Hadirkan Rumah Contoh Mewah.

Wong Palembang sapo yang tak kenal Terrakon Properti? Pengembang spesialis hunian berkonsep apik ini dikenal sebagai pengembang yang sukses mengembangkan kawasan pemukiman berkelas di Palembang.

Proyek (di Palembang) pertama perusahaan yang berbasis di Jakarta ini adalah Royal Resort Residences (RRR) di Jakabaring, Palembang yang sejak resmi diluncurkan pada 2017 lalu, kini semua unitnya sudah terjual habis dan sukses memberikan kenyamanan bertempat tinggal bagi masyarakat Palembang.

Kini Terrakon Properti semakin melebarkan kiprahnya dengan membangun proyek keduanya. Masih di lokasi yang berdekatan dengan yang sebelumnya, proyek terbaru ini bernama Royal Grande Residences (RGR).

Direktur Utama Royal Grande Residences, Nata Susanto mengatakan bahwa Terrakon Properti hadir di lokasi yang tengah berkembang pesat di Kota Palembang dengan fasilitas infrastruktur yang memadai serta didukung lokasi strategis sehingga  membuat dirinya optimis akan keberlanjutan sukses dari proyek berikutnya.

Baca Juga: Royal Grande Residences di Palembang Mulai Dibangun Terrakon Properti Hadirkan Rumah Contoh

Baca Juga: Rumah Mungil 2 Lantai Terasa Lega dengan Gaya Skandinavia di Lahan 81 M2

Direktur Utama Royal Grande Residence, Nata Susanto di acara Launching Rumah Contoh. Kompleks hunian di Palembang dari Terrakon Properti ini berkonsep Japandi dan menawarkan 5 tipe rumah pilihan. (Foto: Terrakon Properti)

Lokasi yang dimaksud adalah Ulu Palembang (Jakabaring), salah satu yang wilayah yang mendapat perhatian lebih dari pemerintah Kota Palembang dan bisa diakses dengan Transmusi juga LRT. Nata mengatakan, Ulu punya potensi besar menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru dengan sentra aktivitas di Jakabaring. Jakabaring tengah bergerak menjadi “kota baru” karena disiapkan menjadi pusat pemerintah.

Di sini akan dibangun Gedung DPRD, Kejaksaan Tinggi, hingga Bank Sumsel Babel. Selain itu juga akan dilengkapi berbagai fasilitas pendidikan dan rumah sakit.

Perlu diketahui, bersumber dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Palembang 2010-2030 disebutkan jika sejak awal tahun 2000, kawasan Jakabaring direncanakan sebagai pusat dari pengembangan area Seberang Ulu. Awal dari pengembangan Kawasan Jakabaring adalah penerbitan Perda Nomor 64 tahun 2000 tentang RDTRK.

Berdasarkan RTRW Kota Palembang 2004-2014 tersebut, Kawasan Jakabaring diarahkan menjadi pusat pelayanan dan akan ada sejumlah pembangunan penting yang meliputi: Kawasan pusat perdagangan dan jasa, Kawasan perumahan, Kawasan pusat kegiatan olahraga, Kawasan perkantoran, Kawasan pendidikan Pariwisata dan Industri kecil/industri rumah tangga.

“Dulu sebelum ada RRR kawasan Tegal Binangun (masuk dalam wilayah Ulu Palembang) sepi, sekarang ramai karena ada Terrakon Properti bikin perumahan yang konsepnya bagus banget. Saya yakin (Royal Effect) ini akan terulang di kawasan Sungai Pinang karena ada Royal Grande,” sebut Nata.

Baca Juga: Makeover Ruang Makan dan Ruang Keluarga dengan Gaya Japandi

Hunian Berkonsep Japandi “Royal Grande Residences” Hadirkan Rumah Contoh Mewah. Terrakon Properti sebagai pengembang tawarkan 5 tipe hunian dengan harga mulai Rp400 Jutaan. (Foto: Terrakon Properti)

Royal Grande Residence Launching Rumah Contoh

Royal Grande Residence merupakan kompleks hunian terbaru Terrakon yang dibangun di atas lahan seluas 6,3 hektare dan berada dekat gerbang tol Trans Sumatera.

Untuk membangun kawasan hunian berkualitas dan elit di dekat gerbang tol Trans Sumatera ruas Palembang- Betung tersebut, Terrakon Properti, ujar Nata akan menggelontorkan dana untuk investasi sekitar Rp300 miliar untuk total unit mencapai 397 unit.

Terdiri dari beberapa pilihan tipe rumah di antaranya, tipe Lucky (36/72), tipe Harmoni (49/78), tipe Serenity (59/91), tipe Prosperity (69/104) dan tipe Townhouse (85/84) kawasan hunian ini diyakini bakal menjadi primadona baru di Palembang.

Royal Grande Residences pada Sabtu, 18 Januari 2025 melaksanakan prosesi launching rumah contoh yang menandakan dimulainya perjalanan proyek ini. Nata mengaku optimis dengan penjualan unit-unit di Royal Grande Residences karena kawasan komplek hunian ini tidak hanya memberikan kualitas bangunan yang baik, tapi juga memiliki ragam fasilitas serta konsep modern.

Yang menjadi primadona dari proyek ini adalah konsep perumahan dengan fasilitas lengkap, kualitas terbaik dan komitmen pembangunan. “Maka, ketertarikan konsumen dengan perumahan yang berlokasi di kawasan Jakabaring, Palembang ini akan semakin tinggi,” sebut Nata.

Baca Juga: 4 Tips Memilih Desain Taman Dalam Ruang dan Cara Merancangnya

Royal Grande Residences Terapkan Konsep Japandi dan Rumah Tumbuh

Konsep Japandi yang diusung pengembang adalah jenis interior yang memadukan antara desain fasad (tampak depan) Skandinavia dan desain rumah minimalis Jepang, sehingga pencahayaan dan aliran angin juga diperhitungkan.

Unit di RGR juga menggunakan konsep rumah tumbuh yang kata Nata konsep ini didisain dengan fleksibilitas untuk berkembang sesuai kebutuhan pemiliknya di masa depan. Ia melanjutkan, misal saat pertama beli rumahnya mungkin standar dengan dua kamar tidur, tapi ke depannya, bisa tambah ruangan tanpa perlu rombak total struktur utama rumah.

“Contohnya di Royal Grande, tipe tanah kecil kayak 72 m², sudah bisa punya rumah 2 kamar. Tapi desainnya bisa tumbuh jadi 5 kamar karena struktur bangunannya kokoh, posisi ruangan strategis, dan masih ada lahan buat dikembangin. Ini cocok banget buat keluarga muda yang mungkin awalnya cuma berdua, tapi nanti anak-anak nambah, atau perlu ruang kerja tambahan,” jelas Nata lebar.

RGR juga memberikan 12 fasilitas mewah yang beberapa belum pernah disajikan pengembang lain dan diklaim bahkan pertama ada di Palembang. Di antaranya ialah: Kolam Renang, Club House, Mushola Di atas Danau, Taman Fisioterapi, Lap Basket 3 On 3, Outdoor Gym, Outdoor workingspace, Amphitheater, Kiddy Garden, Taman Catur, Wifi super cepat 1Gb /s hingga CCTV 24 jam.

“Selain itu, hunian ini berada di kawasan sunrise properti Palembang karena berada di lokasi Ulu yang bakal menjadi pusat area pemerintahan dan aktifitas masyarakat”, timpal Hengky Gunawan, Promotion Manager Terrakon Properti.

Secara detail, proyek ini berlokasi di Jl. Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

“Kawasan kami ini memiliki kemiripan potensi untuk berkembang seperti kawasan Serpong Tangerang dengan dukungan infrastruktur yang cukup memadai seperti adanya kantor pemerintahan, transportasi yang teritegrasi seperti Transmusi yang melewati hingga jalan Tegal Binangun, lalu adanya rangkaian Light Rail Transit (LRT) dengan depo stasiunnya juga berada di Tegal Binangun Jakabaring,” ujar Nata.

Baca Juga: Nitori Hadir di Lippo Mall Puri Jakarta, Destinasi Belanja Produk Furnitur Khas Jepang Harga Terjangkau 

Royal Grande Residences Harga Mulai Rp400 Jutaan

Untuk harga yang ditawarkan tipe paling kecil di RGR mulai dari Rp400 juta. Menariknya, sebelum launching pengembang memberikan promo “Harga Perdana” dan booking hanya 10 juta All-In. Nanti begitu resmi launching akan ada kenaikan sekitar 10-25% bertahap.

Proyek Royal Grande Residences merupakan perumahan kedua dari Terrakon Properti yang menawarkan kawasan hunian dengan tipe lebih besar, lebih lengkap dan lebih murah.

Ia pun berharap konsumen bisa melihat dari segala sisi dan aspek terkait keunggulan perumahan ini, jadi tidak melulu soal harga, sehingga bisa menjadi #konsumenbijak.

“RGR adalah perumahan yang memiliki konsep, bukan melulu soal harga,” pungkas Nata. (RR)

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Berapa Jumlah Anak Tangga yang Baik Menurut Feng Shui?

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Berapa jumlah anak tangga yang baik menurut Feng Shui?

Lim Hok One, pemerhati Feng Shui mengatakan di salah satu tulisan di buku “Tangga”, bahwa dalam analisa Feng Shui, tangga merupakan faktor yang kesekian yang diperhitungkan.

Biasanya yang lebih diperhitungkan adalah hal-hal mendasar seperti lokasi eksternal, arah kedudukan dan arah hadap rumah, kecocokan dengan kepala keluarga, letak pintu utama, kamar utama, dapur, dan lain-lain. Tangga biasanya baru diperhitungkan setelah hal-hal mendasar di atas sudah dihitung, dari sekitar 30 aspek perhitungan dalam Feng Shui.

Tangga merupakan bagian penting di rumah yang menghubungkan lantai-lantai yang berbeda.

Tangga dilewati banyak orang yang naik turun, sehingga energinya selalu bergerak.

Baca Juga: 5 Model Tangga Minimalis Populer Tampil Ringan dan Elegan

Baca Juga: 5 Fakta Tempat Paling Berbahaya di Rumah, Rawan Celaka dan Gangguan

Cara Menghitung Jumlah Anak Tangga yang Baik Menurut Feng Shui

Untuk merencanakan desain tangga biasanya seorang ahli Feng Shui akan memerhatikan hal-hal berikut.

Meskipun jumlah anak tangga bukanlah hal yang terialu diperhatikan oleh para ahli Feng Shui, namun biasanya tetap dihitung juga. Para pemakai jasa Feng Shui biasanya merasa masih ada yang kurang bila anak tangganya kurang pas.

Perhitungan paling tradisional untuk jumlah anak tangga yang baik adalah yang berjumlah ganjil.

Dalam Feng Shui, angka ganjil berarti Yang, angka genap berarti Yin. Ada juga yang menggunakan perhitungan dengan “Konsep 5” atau “Konsep 4° , rumusnya adalah jumlah anak tangga dibagi 5 atau 4, dan harus bersisa 1 atau 2.

Rincian sisa anak tangga:

– Anak tangga 1 = Lahir

-Anak tangga 2 = Besar

– Anak tangga 3 = Sakit (Tua)

– Anak tangga 4 = Mati

– Anak tangga 5 = Sengsara

-Anak tangga ke enam dan seterusnya kembali ke hitungan yang pertama.

Baca Juga: 4 Ide Model Tangga dan Posisi yang Tepat sesuai Bentuk dan Kondisi Ruang

Baca Juga: 7 Risiko Rumah Tingkat dan Antisipasi yang Perlu Dilakukan

Lalu bagaimana bila tangga kamu kurang pas menurut hitungan di atas? Katakanlah jumlah anak tangganya 19, dibagi 5 sisa 4 yang artinya mati, dibagi 4 sisa 3 yang artinya sakit. Dalam hal ini beberapa ahli Feng Shui menyarankan untuk menambah anak tangga menjadi 21, namun penambahan anak tangga biasanya menjadi sangat aneh dan anak tangga tambahan yang tingginya tidak sama dengan anak tangga lain malahan berpotensi mengakibatkan tersandung.

Untuk kasus di atas, jumlah anak tangga berjumlah 19 yang menghasilkan sisa yang kurang baik (mati dan sakit) bukanlah masalah besar bila Feng Shui rumah secara keseluruhan bagus. Namun, jika ingin mengikuti aturan Feng Shui untuk keseluruhan elemen rumah, rencanakan dari awal saat membuat tangga, termasuk berapa anak tangga yang harus dibikin, tanpa nantinya harus membongkar dan menambahkan anak tangga baru. (RR)

Baca Juga: Tips agar Tangga Aman dan Minim Risiko Kecelakaan bagi Anak dan Manula

Baca Juga: Peraturan Meningkat Rumah yang Harus Ditaati Biar Tak Kena Sanksi

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

LG Hadirkan Kembali “Single Commercial AC” Non Inverter untuk Bisnis dan Bangunan Komersial 

Ranahrumah.com – PRODUK | LG hadirkan kembali “Single Commercial AC” Non Inverter untuk bisnis dan bangunan komersial.

Mengawali tahun 2025, PT LG Electronics Indonesia (LG) menyatakan kesiapannya untuk memperkuat posisinya di sektor pendingin udara di Indonesia, khususnya dilakukan dengan memperbesar varian solusi bagi kebutuhan pendingin udara di sektor bisnis atau pasar komersial. 

LG memberikan pilihan yang lebih luas kepada pelanggan melalui produk Single Commercial AC. Mencakup di dalamnya kategori Floor Standing, 4 Way Cassette, dan Ceiling Concealed Duct. Masing-masing kategori ini hadir dengan variasi kapasitas pendinginan dan pilihan teknologi inverter maupun non inverter

“Langkah ini menjadi upaya LG untuk selalu relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia melalui inovasi. Dengan portfolio produk pendingin udara yang semakin lengkap, akan semakin memperkuat posisi LG sebagai solusi utama kebutuhan pendingin udara bagi berbagai segmen pasar,” ujar Mike Kim, Product Director ES of LG Electronics Indonesia.

Baca Juga: Kulkas Premium LG Bottom Freezer InstaView Auto Ice Maker Mulai Diproduksi di Indonesia

Baca Juga: Hasil Uji UI, AC LG Ini Konsumsi Listrik Harian Hanya Rp1.500

Tiga varian LG Single Commercial AC Non Inverter terdiri dari Single Floor Standing, Single 4 Way Cassette, dan Single Ceiling Concealed yang masing-masing menawarkan model peletakan dalam ruang yang berbeda dan memiliki pilihan beragam untuk kapasitas dan jangkauan pendinginan. (Foto: LG Electronics Indonesia)

Tiga Varian LG Single Commercial AC Non Inverter 

Melengkapi pilihan AC komersial inverternya, LG menghadirkan kembali solusi pendingin ruangan untuk kepentingan bisnis dan komersial Non Inverter dengan alasan pangsa pasar untuk ini masih tinggi di Indonesia. 

Tiga varian Single Commeciial AC Non Inverter ini diperkenalkan kembali oleh  LG pada 21/01/2025 di Jakarta. Masing-masing menjadi solusi AC komersial dengan berbagai kebutuhan baik dari segi peletakannya, kapasitas jangkauan ruangnya, maupun juga kapasitas pendinginannya. Berikut pilihannya. 

  • AC LG Single Floor Standing Non Inverter

Untuk varian Floor Standing Non Inverter LG, hadir dengan teknologi Wide Airflow. Keberadaannya memberi kemampuan AC berbentuk tinggi menjulang yang peletakannya di lantai ini, mengalirkan udara sejuk hingga 18 meter. Tak hanya itu, pola 4 Dimensi, hembusan udara bergerak horisontal maupun vertikal, membuatnya mampu menyaput keseluruhan ruang. 

Single Floor Standing LG terbaru ini akan hadir dengan kapasitas pendinginan mulai dari 2 ½ PK hingga 5 PK. Keluasan pilihan ini dilakukan, memastikannya dapat memenuhi kebutuhan berbagai ruang komersial, seperti halnya cafe atau kantor skala menengah. 

Baca Juga: Rilis AC Dual Cool New Eco Solusi AC Hemat Listrik, LG Capai TKDN 26,31%

  • AC LG Single 4 Way Cassette Non Inverter

Single 4 Way Cassette Non inverter menjadi solusi LG bagi kebutuhan pendingin udara kelas komersial yang lebih mempertimbangkan estetika keseluruhan ruang dengan tanpa mengorbankan unsur performanya. Penempatannya yang menempel pada langit-langit, membuatnya tak perlu ruang di lantai maupun dinding tak mengganggu estetika keseluruhan interior. 

Meski demikian, penempatannya ini tak mengurangi performanya. Bahkan LG pun membenamkan teknologi Wide Airflow dengan sudut hembusan mencapai 88 derajat. “Selain membuat jangkauannya jauh, teknologi ini juga membuat pendinginan merata menyebar ke seluruh bagian ruang,” ujar Edy Sucipto, Department Leader ES CAC of LG Electronics Indonesia.  

Walaupun penempatan di langit-langit, inovasi LG pada rancang bangun AC ini, membuat pengguna tidak bakal kesulitan dalam melakukan perawatan berkala. Untuk  pembersihan filter misalnya, pengguna dapat melepasnya melalui penampang AC tanpa perlu melepas keseluruhan perangkat indoor. 

Single 4 Way Cassette Non inverter LG tersedia dari kapasitas pendinginan 2PK hingga 5PK. Memberikan keluasan opsi bagi penggunaan berbagai kebutuhan. 

Baca Juga: Inilah Gambaran Hidup dengan “Affectionate Intelligence” yang Bakal Dihadirkan LG di CES 2025

  • AC LG Single Ceiling Concealed Non Inverter

Single Ceiling Concealed meniadi jawaban LG bagi sistem AC untuk kebutuhan tata ruang luas. Unit indoor yang tersembunyi pada bagian atas dinding, membuatnya mampu menjaga keseluruhan desain interior ruang. 

Peletakannya yang berbaris, dengan penataan tepat, memberinya kemampuan menjaga ruangan dalam suhu yang sama dengan lebih efisien dan efektif. Hal inilah yang membuatnya menjadi pilihan tepat bagi kantor, ritel, hotel atau fasilitas pendidikan. 

“Peletakan unit indoor yang tersembunyi dibenamkan pada bagian atas dinding, membuatnya tak memakan ruang lantai. Memberikan peluang pengguna untuk mengoptimalkan penggunaan ruang dengan tanpa mengorbankan kenyamanan udara didalamnya,” ujar Yohanes Halim, Channel Sales ES CAC of LG Electronics Indonesia.

Layanan Purna Jual Single AC Commercial LG

Lebih lanjut dikatakannya, langkah LG dalam memperluas varian produk pendingin udara untuk kebutuhan pasar komersial ini pun diikuti dengan penguatan layanan purna jual. Tak hanya dengan menambah sumber daya manusia, namun juga membuat tim khusus yang didedikasikan untuk perawatan dan perbaikan unit pendingin udara bagi kebutuhan komersial ini. 

“Berbekal koleksi produk yang kian lengkap dan dukungan ketangkasan lebih dalam memberi layanan purna jual, kami sangat optimis untuk terus memperkuat dominasi LG dalam pasar pendingin udara di Indonesia. Sekaligus mengukuhkan LG sebagai rujukan utama kebutuhan pendingin udara bagi kepentingan bisnis atau bangunan komersial,” tutup Rionaldo, Product Marketing ES CAC of LG Electronics Indonesia.

LG pun memperluas customisasi layanan dalam penggunaan AC ini, tidak hanya untuk kebutuhan komersial (perkantoran, hotel, restoran, dll) namun juga untuk penggunaaan di residensial. (RR)

Baca Juga: Mengenal Teknologi Pendingin Bebas Listrik dengan Cat Ramah Lingkungan dari i2Cool

Baca Juga: Atasi Rumah Panas dengan Memilih Warna Dinding Luar yang Tepat

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Kulkas Premium LG Bottom Freezer InstaView Auto Ice Maker Mulai Diproduksi di Indonesia

Ranahrumah.com – TREN | Kulkas premium LG Bottom Freezer InstaView Auto Ice Maker mulai diproduksi di Indonesia.

PT LG Electronics Indonesia (LG) resmi memulai produksi kulkas seri premium miliknya, LG InstaView, model bottom freezer di fasilitas produksinya yang berlokasi di Legok, Tangerang hari ini (20/01).

“Produksi dalam negeri, terlebih bagi kategori premium, sekaligus mewakili upaya kami untuk terus meningkatkan kapasitas fasilitas produksi sekaligus kapabilitas sumber daya manusia di dalamnya,” ujar Amirul Setiya Adi – Department Leader Manufacturing Factory Tangerang of LG Electronics Indonesia.

Mengenai dukungan fasilitas produksinya di Indonesia, selain di Legok, LG pun memiliki pabrik di kawasan Cibitung, Bekasi. Masing-masingnya memiliki fokus produksi jenis perangkat berbeda. Pabrik LG di Legok, Tangerang, bertanggung jawab memproduksi perangkat elektronik pendukung kebutuhan rumah tangga (home appliance) seperti kulkas, mesin cuci dan pendingin udara (Air Conditioner – AC). Sedangkan pabrik LG di Cibitung didedikasikan untuk memproduksi perangkat elektronik yaitu TV, monitor, dansignage digital. Hasil produksi kedua pabrik LG tersebut ditujukan untuk memenuhi permintaan pasar domestik dan global.

Kulkas LG kategeori Bottom Freezer pertama diperkenalkan di Indonesia pada tahun lalu. Langkah perusahaan untuk mengalihkan produksi kulkas ini ke dalam negeri menambah panjang daftar kulkas dua pintu yang dihasilkan dari pabriknya di Indonesia.

Di sisi lain, menurutnya lagi, langkah ini dilakukan seiring semakin tingginya kepercayaan masyarakat Indonesia pada produk premium LG. “Dengan produksi dalam negeri, mempercepat kami dalam merespons permintaan sekaligus memberi kemudahan lebih bagi semakin banyak orang yang membutuhkan kulkas LG Bottom Freezer,” ujar Ronny Wibisono – Department Leader Development Factory Tangerang of LG Electronics Indonesia.

Baca Juga: Inilah Gambaran Hidup dengan “Affectionate Intelligence” yang Bakal Dihadirkan LG di CES 2025

Baca Juga: Pilah Pilih Kulkas LG 2024 yang Beredar di Indonesia

Kulkas Premium LG Bottom Freezer InstaView Auto Ice Maker dengan fitur yang memenuhi kebutuhan budaya kuliner masyarakat Indonesia. (Ranahrumah.com/Erly)

Fitur Kulkas Premium LG Bottom Freezer InstaView Auto Ice Maker

Tingginya permintaan LG Bottom Freezer yang membuat LG memutuskan produksinya di dalam negeri sendiri, tak lepas dari rancangan dan fiturnya yang sesuai dengan budaya kuliner masyarakat Indonesia, di antaranya sebagai berikut.

  • Kapasitas besar

Kapasitas kabin pendinginan lebih besar dibanding freezer dan area penyimpanan makanan dan minuman terpisah. Hal inilah yang membuatnya cocok bagi keluarga Indonesia yang biasa terdiri dari multi generasi.

  • Desain inovatif dengan freezer di bawah

LG Bottom Freezer InstaView Auto Ice Maker yang diproduksi di Indonesia ini, sesuai namanya, memiliki desain inovatif dengan peletakan freezer pada bagian bawah dan ruang pendingin (fridge) terletak di atasnya. Desain ini memberi kenyamanan bagi pengguna, terlebih yang kerap menggunakan ruang pendingin ketimbang freezer. Hal ini karena pengguna tak perlu membungkuk untuk mengambil bahan makanan.

  • Bentuk slim yang kompak hemat ruang

Meskipun memiliki kapasitas penyimpanan besar, tak bakal membuat kulkas ini mengganggu keseluruhan tatanan interior ruang penempatannya. Berkat pilihan bangun bentuk yang tinggi menjulang, kulkas ini tampil slim yang membuatnya justru terkesan elegan. Keuntungan lainnya, tak membutuhkan ruang lantai yang besar, memberi peluang untuk penempatan perangkat lain ataupun membiarkan keseluruhan tatanan ruang tampil simpel dan minimalis.

Baca Juga: LG Pamerkan Ragam Solusi Rumah Didukung Affectionate Intelligence (AI) di IFA 2024

Kulkas Premium LG Bottom Freezer InstaView Auto Ice Maker dengan fitur inovatif panel pintu bisa berubah transparan tanpa membukanya sehingga menjaga suhu dalam kabin tetap dingin. (Ranahrumah.com/Erly)
  • Panel pintu bisa berubah transparan tanpa membukanya

Dari sisi desain, kulkas LG dua pintu dengan freezer di bagian bawah ini, membawa keunikan dari seri InstaView berupa panel pintu yang dapat berubah menjadi transparan cukup dengan dua kali ketukan tangan. Di luar dari nuansa kemewahannya, inovasi kni memudahkan pengguna melihat isi kulkas tanpa perlu membuka pintunya. Di samping pula, menjaga kesegaran makanan dan minuman lebih lama dalam suhu stabil karena berkurangnya aktivitas membuka tutup pintu kulkas hanya untuk melihat isi dalamnya.

  • Teknologi pendingin kabin inovatif menjaga makanan tetap segar

Kepiawaian LG Bottom Freezer InstaView Auto Ice Maker yang mulai diproduksi di Indonesia ini dalam menjaga kesegaran bahan makanan, juga berkat dukungan LG Linear Cooling. Berwujud penataan titik hembusan suhu dingin pada berbagai sudut kabin kulkas, kolaborasinya dengan Smart Inverter Compressor, membuat kulkas dua pintu LG ini mampu menghasilkan dan menjaga suhu dingin terdistribusi merata ke seluruh sudut kabin kulkas.

Meningkatkan efektivitasnya dalam menjaga kesegaran bahan makanan, kulkas LG InstaView produksi Indonesia ini juga ditunjang teknologi Door Cooling+. Berupa titik aliran udara pada bagian atas sisi terdekat dengan pintu kulkas, rancangan demikian membuat proses pendinginan pada barisan rak yang menempel di bagian belakang penampang pintu kulkas berjalan lebih cepat. “Keberadaannya sekaligus memastikan suhu dingin mengalir merata hingga bagian rak di balik pintu  yang cenderung memiliki suhu lebih tinggi dibanding bagian dalam kulkas lainnya,” kata Jungsoo An, Product Director HS Kitchen of LG Electronics Indonesia.

Baca Juga: LG Objet Collection, Elektronik Desain Estetik untuk Hunian Masa Kini

  • Bisa membuat es batu secara otomatis

Menambahkan kemewahan sekaligus kenyamanan bagi penggunanya LG Bottom Freezer InstaView dibuat dengan kelengkapan fitur Auto Ice Maker System. Pembuat es batu ini berjalan secara otomatis mengalihkan air dari tangki dengan kapasitas hingga dua liter dan mengubahnya menjadi es batu. Hasil proses berupa es batu ini kemudian akan tersimpan dalam Ice Basket yang terdapat di bagian freezer kulkas.

Selain kemudahan yang dibawanya, keberadaan Auto Ice Maker System ini meniadakan kebutuhan penggunaan cetakan es batu yang mesti diisi secara manual. Selain lepas dari keharusan menunggu waktu pembekuan, pengguna juga tak lagi memerlukan ruang untuk cetakan es batu yang mesti disimpan pada kabin kulkas.

“Dengan seluruh keistimewaan yang dibawa dari teknologi dan fitur pendukung kulkas premium ini, produksinya di Indonesia akan menjadi langkah strategis LG untuk mempercepat dan memperluas keberadaannya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang terus membesar,” ujar Jungsoo An.

Lemari es LG Bottom Freezer InstaView Auto Ice Maker, menurut rencana bakal tersedia pada akhir Februari mendatang di berbagai toko elektronik di berbagai area dan platform penjualan daring di Indonesia dan akan dibanderol dengan harga Rp11 Jutaan. (RR)

Baca Juga: 3 Cara Menyimpan Makanan di Kulkas agar Tak Rusak dalam Waktu Lama

Baca Juga: Kulkas LG Hadir dengan Warna Cerah, Cantik!

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom



Hotel One Global Resorts Green Square Catat Rekor Okupansi Tertinggi di Tiga Bulan Terakhir

Ranahrumah.com – PROPERTI | One Global Resorts Green Square, hotel milik pengusaha kelahiran Surabaya, Iwan Sunito, berhasil menciptakan rekor keterisian (okupansi) kamar tertinggi.

Menurut STR Global, dalam tiga bulan terakhir, One Global Resorts Green Square mengalami peningkatan RevPAR sebesar 17,5%, sementara tingkat keterisian kamar meningkat 13,1% menjadi 98,3%. Di rentang waktu yang sama, ADR mencapai AUD$315 atau naik 3,9%, sedangkan RGI sebesar 143,7 dengan kenaikan 7,8%.

RevPAR (Revenue per Available Room) merupakan metrik kinerja dalam industri perhotelan untuk mengukur pendapatan hotel. RevPAR dihitung dengan membagi total pendapatan kamar tamu hotel dengan jumlah kamar dan jumlah hari dalam periode yang diukur.

Sementara ADR (Average Daily Rate) merupakan metrik dalam industri perhotelan yang menunjukkan tarif harian rata-rata per kamar yang ditempati. ADR menjadi salah satu indikator keuangan yang penting untuk mengukur performa finansial hotel. 

Baca Juga: Debut One Global Capital Miliki Lisensi Wholesales Pasca Iwan Sunito Selesaikan Akuisisi The Grand Eastlakes

One Global Resorts Green Square yang berada di Infinity Square Building, Zetland. Bangunan ikonik ini telah memenangi banyak penghargaan, salah satunya dari Property Council of Australia sebagai salah satu Proyek Terbaik Dunia pada tahun 2017. (Foto: One Global Capital)

Adapun RGI adalah Revenue Generation Index yang merupakan salah satu Key Performance Indicators (KPI) yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan hotel. RGI juga dikenal dengan nama RevPAR Index. 

RGI dihitung dengan membagi RevPAR (Pendapatan per Kamar yang Tersedia) hotel dengan RevPAR rata-rata dari pesaingnya. RGI menunjukkan rasio yang menunjukkan apakah hotel tersebut mengungguli, setara, atau tertinggal dari pesaingnya dalam hal perolehan pendapatan.

Iwan Sunito, Komisaris dan CEO ONE Global Capital, menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian ini. Menurutnya, hal ini merupakan bukti nyata dari visi perusahaan untuk membawa divisi hospitality ONE Global Capital ke level yang lebih tinggi. 

“Kami percaya bahwa keberhasilan ini merupakan awal dari transformasi besar yang akan kami lakukan di One Global Resorts Green Square, termasuk peningkatan fasilitas dan layanan yang sejalan dengan standar hotel mewah internasional,” ungkap Iwan.

Tak sampai di situ, dia pun bertekad untuk membawa One Global Resorts ke level berikutnya, bahkan telah meningkatkan pengalaman menginap para tamu lebih sesuai dengan hotel internasional mewah.

“Skor kepuasan tamu kami berbicara sendiri melalui posisi One Global Resorts Green Square yang saat ini masuk dalam jajaran TOP20 dari 194 hotel di Sydney versi Tripadvisor,” tutur Iwan Sunito.

Baca Juga: ONE GLOBAL CAPITAL Akuisisi The Grand Shopping Center di Eastlakes North dari CROWN GROUP, Iwan Sunito Siapkan Nama Baru

Baca Juga: Dapat Suntikan Dana 3,3 Triliun, One Global Capital Bangun Proyek Hunian Mixed-Use Perdananya

One Global Resorts Green Square berhasil mendapatkan predikat Travelers’ Choice Best of the Best. Transformasi besar yang akan dilakukan di One Global Resorts Green Square, meningkatkan pengalaman menginap para tamu lebih sesuai dengan hotel internasional mewah. (Foto: One Global Capital)

Sementara itu, imbuhnya, rerata tingkat kepuasan pelanggan juga menorehkan prestasi yang mengesankan dengan nilai 9,4 di situs Booking.com, 9,4 di Expedia.com, 9,4 di Hotels.com, 9,2 di Agoda dan 4,5/5 di Ctrip.

Khusus untuk Tripadvisor, One Global Resorts Green Square berhasil mendapatkan predikat Travelers’ Choice Best of the Best, penghargaan yang diberikan setiap tahun sebagai bentuk pengakuan tertinggi Tripadvisor kepada bisnis yang memperoleh ulasan luar biasa dari wisatawan dan berada dalam peringkat 1% properti teratas di seluruh dunia.

“Kami memiliki basis pelanggan dari bisnis korporat serta wisatawan internasional dan domestik. Ditambah dengan lokasi hotel yang cukup dekat dengan Moore Park dan kawasan hiburan lainnya, hal tersebut memungkinkan kami untuk mengamankan masa inap yang lebih panjang,“ terang Iwan Sunito.

Khusus untuk wisatawan Internasional yang menginap di One Global Resorts Green Square, jelasnya, hotel ini sangat populer bagi keluarga Asia Tenggara yang datang untuk mengunjungi kerabat mereka yang belajar di Universitas UNSW dan UTS di dekatnya.

Baca Juga: Okupansi One Global Resorts Green Square Tembus 100%, Hanya Butuh 6 Pekan Pasca Akuisisi

Hotel One Global Resort Green Square di Infinity Square Building,menawarkan berbagai jenis apartemen termasuk studio, apartemen satu, dua, atau tiga kamar tidur, dengan kesempatan untuk menampung hingga enam tamu. (Foto: One Global Capital)

Merujuk Tourism Australia, di antara negara-negara di Asia Tenggara, wisatawan asal Indonesia saat ini merupakan pengunjung terbesar kedua ke Australia, dengan sekitar 202.100 kedatangan pada 2023. Jumlah ini diperkirakan akan tumbuh 80% dalam lima tahun ke depan. Secara total, diperkirakan ada 2,1 juta kedatangan pengunjung dari kawasan Asia Tenggara ke Negeri Kanguru pada 2028.

Pertumbuhan total belanja pengunjung diperkirakan mencapai 6% per tahun selama lima tahun ke depan, dan total belanja pengunjung di Australia diperkirakan mencapai USD223,3 miliar pada tahun 2028 atau 61% di atas level sebelum pandemi.

“Bahkan untuk enam bulan ke depan, kami berhasil mengamankan kerja sama dengan beberapa tim produksi film yang akan menginap di One Global Resorts Green Square,” tambahnya.

Proyek pembaruan kota Green Square yang berlangsung di Zetland dan beberapa bagian Rosebery, Alexandria, dan Waterloo merupakan proyek pembaruan kota terbesar di Australia yang merevitalisasi area tersebut. Proyek ini akan menampung 60.000 penduduk baru pada tahun 2030 dan menjadi daya tarik utama bagi calon konsumen untuk menginap di One Global Resorts Green Square.

Baca Juga: Iwan Sunito Jadi Pemilik Tunggal SKYE SUITES dan ONE GLOBAL CONFERENCE CENTRE di Green Square

Baca Juga: Iwan Sunito: Kiat Sukses Investasi Properti, Bukan Sekadar Intuisi

Tampilan outdoor One Global Resort Green Square, berada di Infinity Square Building. Akses langsung ke stasiun kereta, membuat para tamu memiliki kemudahan untuk tiba di bandara dan naik kereta langsung dari hotel mereka. (Foto: One Global Capital)

One Global Resorts Green Square berada di Infinity Square Building, Zetland, sebuah bangunan ikonik yang menentang desain konvensional dengan tata letak bentuk melingkar yang canggih dan telah memenangi banyak penghargaan, salah satunya dari Property Council of Australia sebagai salah satu Proyek Terbaik Dunia pada tahun 2017.

Dengan akses langsung ke stasiun kereta, para tamu memiliki kemudahan untuk tiba di bandara dan naik kereta langsung dari hotel mereka. Layanan kereta ini berangkat setiap lima menit dan beroperasi setiap hari. Perjalanan cuma memakan waktu sekitar 7 menit, dan hanya satu pemberhentian dari Stasiun Pusat di CBD, Haymarket, yang merupakan pusat kuliner.

Hotel ini menawarkan berbagai jenis apartemen termasuk studio, apartemen satu, dua, atau tiga kamar tidur, dengan kesempatan untuk menampung hingga enam tamu. Sebagian besar apartemen dilengkapi balkon besar untuk tempat bersantai di luar ruangan, yang benar-benar membuat pengunjung merasa seperti di rumah sendiri. (RR)

Baca Juga: Iwan Sunito: Fighting to Great Something

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom



5 Model Tangga Minimalis Populer Tampil Ringan dan Elegan

Ranahrumah.com – ARSITEKTUR | 5 model tangga minimalis populer tampil ringan dan elegan.

Tangga adalah salah satu elemen penting untuk rumah bertingkat. Selain aman dan nyaman, semestinya dibuat untuk mendukung tampilan ruang secara keseluruhan. Proporsi ukuran dan dimensi tangga pada sebuah ruang cenderung membuat posisinya terekspos. 

Model tangga minimalis memiliki bentuk yang cenderung sederhana, terkesan ringan namun bisa tetap elegan. Model tangga yang ringan dan elegan ini sangat cocok diterapkan di rumah minimalis.  

Ada banyak desain tangga yang bisa diterapkan untuk model rumah minimalis. Selain bentuknya, material untuk pembuatan tangga juga bisa bermacam-macam. Agar tidak salah memilih dan memosisikan tangga di dalam rumah, cek dulu 5 model konstruksi tangga berikut.

1. Model Tangga Kantilever

Konstruksi tangga kantilever adalah model tangga dengan satu anak tangga tertanam di dinding. Kekuatan tangga kantilever terletak pada jepitan antara anak tangga dan dinding.

Keunggulan model tangga ini, tidak memerlukan tempat yang luas karena biasa ditempatkan di sudut ruang. Tangga jenis ini bisa dibuat menggunakan material yang bervariasi dan akan menampilkan impresi yang berbeda. Beberapa material yang banyak digunakan misalnya kayu, batu, stainless steel, beton, atau kaca. Konstruksi tangga kantilever paling banyak diterapkan adalah konstruksi beton dan konstruksi baja.

Untuk konstruksi beton harus dibuat di lokasi (on site) sedangkan untuk konstruksi baja bisa dikerjakan dahulu di workshop. Jika ingin membuat tangga kantilever, perhatikan pembesian untuk pondasi. Lebar/bentang anak tangga sebaiknya tidak lebih dari 80 cm.

Baca Juga: Meningkat Rumah 36 M2 di Lahan 72M2 Biaya Rp150 Jutaan dengan Memadukan Atap Genting dan Beton

Baca Juga: 7 Risiko Rumah Tingkat dan Antisipasi yang Perlu Dilakukan

Baca Juga: Teras Rumah dan Balkon untuk Perluas Rumah, Apa Bedanya?

Tangga spiral – Salah satu dari 5 model tangga minimalis populer tampil ringan dan elegan.Sumber Gambar: Pinterest)

2. Model Tangga Spiral

Tangga spiral bertumpu pada satu tiang utama di tengah, anak tangga menempel pada tiang utama dan berkonstruksi kantilever. Bentuk tangga spiral adalah melingkar pada satu tiang sehingga sering juga disebut tangga pilin atau tangga pusar. Bahan yang digunakan untuk tangga spiral sebaiknya dari konstruksi baja. Tangga berbentuk spiral yang unik bisa menjadi bagian dalam rumah minimalis. Ini bisa dibuat tampak sangat sederhana dengan menggunakan material stainless steel. Anak tangga bisa berbentuk segitiga dengan pegangan yang diberi tambahan rangka kawat di dalamnya.

Jenis tangga ini tidak memerlukan tempat yang luas dan biasanya hanya cukup dilewati untuk 1 orang. Pembuatannya bisa dilakukan di workshop dan kemudian dipasang di lokasi.

5 Fakta Arkitektur Masjid Prophet Mohammed di Rusia yang Mewah dan Canggih 

Ranahrumah.com – ARSITEKTUR | 5 fakta arkitektur Masjid Prophet Mohammed di Rusia yang mewah dan canggih.

Rusia merupakan negara yang memiliki banyak negara bagian. Dari total 88 negara federasi, 21 di antaranya merupakan negara federasi berbentuk republik yang mewakili wilayah-wilayah kelompok etnis non-Rusia. 

Karena mayoritas beretnis non-Rusia, negara federasi berbentuk republik biasanya menampilkan lansekap kehidupan masyarakatnya yang unik dan berbeda dari masyarakat Rusia pada umumnya. Chechnya, contohnya. Berbeda, dari kebanyakan negara federasi Rusia lainnya, Republik Chechnya menjadi negara federasi dengan mayoritas masyarakatnya beragama Islam. Karenanya, di negara ini, Rusia membangun sebuah masjid megah dan mewah yang dinamakan Masjid Prophet Mohammed. 

Kemewahan masjid ini ditonjolkan dari penggunaan material marmer kualitas tinggi di seluruh bagian masjid, serta teknologi modern canggih dalam hal pencahayaan. Sehingga, ketika azan berkumandang, pencahayaan bagian luar akan mengubah warna masjid menjadi biru, hijau, merah, ungu, dan warna lainnya. 

5 Fakta Masjid Prophet Mohammed di Rusia yang Mewah dan Canggih

Melansir artikel Kompas.com (20/4/2021) berikut 5 fakta arsitektur Masjid Prophet Mohammed di Rusia.

1. Diresmikan Tahun 2019 dan Jadi Masjid Terbesar di Eropa 

Dilansir Reuters.com, Masjid Prophet Mohammed diresmikan pada Jumat, 23 Agustus 2019 oleh otoritas Rusia di wilayah Chechnya.

Masjid ini terletak di Kota Shali, Chechnya Rusia dan diklaim menjadi masjid yang terbesar dan terindah di Eropa. Karena bangunan masjid dan halaman luas dengan total mencapai 9.700 meter persegi. Kapasitas hingga 70.000 orang. 

2. Diinisiasi oleh Pemimpin Muslim Ramzan Kadyrov 

Pembangunan masjid ini diinisasi oleh seorang pemimpin muslim bernama Ramzan Kadyrov yang sekaligus merupakan sekutu dari Presiden Rusia Vladimir Putin. 

Vladimir Putin menunjuk secara langusng Kadyrov untuk memimpin dan memerintah wilayah mayoritas muslim itu sejak tahun 2007.  Kadyrov juga dinilai sebagai pemimpin yang sangat taat dalam beragama dan telah memelopori kebangkitan Islam di Chechnya, Rusia. 

Dalam peresmiannya, Putin turut menyampaikan selamat kepada semua warga Chechnya atas peresemian masjid tersebut. “Penyelesaian proyek megah yang luar biasa ini betul-betul merupakan momen penting bagi penduduk Shali dan seluruh Republik Chechnya yang memeluk Islam. Masjid baru ini akan menjadi pusat spiritual dan pendidikan muslim, pusat penyebaran nilai-nilai Islam yang sejati dan abadi, serta pusat kehidupan beragama dan budaya umat Islam di seluruh wilayah ini,” pesan Putin sebagaimana dibacakan Utusan Presiden untuk Distrik Federal Kaukasus Utara, Aleksandr Matovnikov dan dilansir dari id.rbth.com, Selasa (20/04/2021). 

3. Dekorasi Unik dan Lantai Marmer 

Masjid ini memiliki desain yang unik dan megah. Seluruh bagian gedungnya berwana putih dengan lantai marmer yang berkualitas di setiap bagiannya dan dilengkapi empat menara yang menjulang setinggi 63 meter di setiap sudut bangunannya. 

Selain itu, masjid ini juga memiliki kubah utama berukuran besar dengan beberapa kubah berukuran kecil lainnya yang berada di sekitar kubah utama tersebut.  Di bagian dalam, terdapat karpet bernuansa biru yang tentu saja dapat memberikan kesejukan dan ketenangan ketika berada di masjid ini. Masjid Prophet Mohammed di Rusia ini juga memiliki pekarangan luas, dan sejumlah air mancur yang turut serta memperindah keberadaan masjid kebanggaan umat muslim di Chechnya ini.

4. Kombinasi Arsitektur Arab hingga Byzantium

Komposisi arsitektur masjid ini memadukan gaya Arab, Persia, Asia Tengah, dan Byzantium. Baik eksterior maupun interior masjid terbuat dari marmer yang dibawa dari Pulau Thassos, Yunani, atau sama dengan yang digunakan di Masjidil Haram, Mekkah. Pembangunan masjid ini memakan waktu selama 7 tahun yaitu sejak 2012 lalu. 

5. Dapat Berubah Warna Saat Azan Berkumandang

Siang hari masjid ini terlihat megah dan sangat mencolok karena warnanya serba putih. Pun pada malam hari, masjid ini sama sekali tidak kehilangan kemewahannya. Hal ini karena desainnya sangat modern, dilengkapi teknologi pencahayaan mutakhir. Saat azan berkumandang, pencahayaan bagian luar masjid tersebut akan berganti warna mulai dari biru, hijau, merah, ungu, dan warna lainnya. (RR)

Sumber: berbagai sumber

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom