Saturday, March 28, 2026
Home Blog Page 66

Renovasi Rumah Tipe 21 Lahan 60 M2 jadi Tampil Unik dengan Kamar Menghadap Taman

Ranahrumah.com – ARSITEKTUR | Renovasi rumah tipe 21 lahan 60 M2 jadi tampil unik dengan kamar menghadap taman.

Rumah awal adalah merpakan rumah mungil tipe 21 dengan lahan seluas 60 M2. Berada di sebuah kompleks perumahan, rumah ini hanya terdiri dari carport, taman depan dan belakang, 1 kamar tidur, ruang keluarga, dan 1 kamar mandi.

Seperti umumnya rumah tipe kecil, di sini tidak ada ruang makan dan dapur. Hanya ada bak cuci yang diletakkan di halaman belakang.

Rumah saru lantai direnovasi agar tetap memiliki ruang yang lengkap, indah, sehat, dan satu lagi memiliki keunikan. Dan tetap menjadi rumah 1 lantai, bukan rumah bertingkat. Tentu saja salah satu pertimbangannya adalah agar tak harus mengeluarkan biaya besar.

Kreativitas tentu sangat diperlukan guna mewujudkan desain rumah mungil yang cantik dalam konsep hemat biaya. Mempertahankan denah asal adalah langkah pertama sebagai pijakan untuk melakukan  pengembangan desain.

Baca Juga: 3 Pos Kebutuhan Dana yang Harus Disiapkan dan Perkiraan Biaya Renovasi Rumah

Baca Juga: Renovasi Rumah 21/80 M2 Biaya Rp130 Juta, Ruang Keluarga Lebih Luas dan Fleksibel

Menghadirkan Ruang Makan dan Dapur

Salah satu perubahan yang dilakukan adalah penambahan ruang makan dan dapur agar rumah menjadi lengkap. Namun, tetap tak membuat halaman belakang rumah tertutup rapat-rapat agar tak menjado gelap.

Kreativitas desain dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ini. Penambahan ruang, seluruh halaman belakang mau tidak mau harus “ditutup” namun agar area ini tetap terang dan terkesan “terbuka”. Atapnya menggunakan material transparan, yaitu polikarbonat, dengan rangka kayu yang diekspos. Selain rangka-rangkanya dapat mempercantik tampilan, jatuhnya sinar juga memberikan efek bayangan terhadap kisi-kisi atap.

Rumah kebil itu kini punya ruang makan dan dapur. Agar tak sumpek, meja makan di sini dibuat sangat simpel, yaitu berupa papan yang dibuat menempel pada dinding menggunakan struktur kantilever. Dengan dilengkapi engsel, meja ini bisa “diturunkan” bila tidak sedang digunakan. Ruang makan pun bisa digunakan untuk fungsi lain.

Kamar Tidur Hadap Taman

Perubahan juga dilakukan di kamar tidur. Kamar tidur dibuat menghadap taman. Dibuatlah sebuah taman kecil di belakang kamar tidur, di dekat ruang makan, dengan ukuran 1,5 mx 3 m.

Lalu, dinding kamar yang bersebelahan dengan kamar tersebut diubah menjadi jendela atau pintu geser kaca. Pintu kamar semula tetap dipertahankan untuk sirkulasi orang. Sedangkan pintu geser kaca ini, sekalipun bisa dilalui orang, sebenarnya lebih berfungsi untuk menghadirkan cahaya dan memasukkan pemandangan taman ke dalam kamar tidur. Kamar tidur dengan ukuran 3 m x3 m pun jadi tak terkesan sumpek.

Nah, siapa bilang rumah tipe 21 tak bisa tampil unik? (RR)

Baca Juga: Rancangan Desain Renovasi Rumah 21/60 m² Lahan Memanjang ke Belakang, Biaya 150 Jutaan

Baca Juga: 10 Kiat Merenovasi Rumah Mungil

Baca Juga: Pengajuan KPR Lebih Cepat Anti Ribet, Rumah123 dan Ringkas Beri Solusi Digital Mudah Diakses dan Aman

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Dari Mana Datangnya Kutu Busuk hingga Sampai ke Rumah Kita?

Ranahrumah.com – KESEHATAN | Dari mana datangnya kutu busuk hingga sampai ke rumah kita?

Kutu busuk atau kutu kasur bisa tinggal di sudut-sudut rumah kita, terutama dekat dengan tempat tidur manusia pada suhu antara 7-45 derajat Celcius.

Menurut Healthline, kutu busuk tidak punya sayap sehingga binatang ini bergerak dengan merangkak. Namun, pada banyak kasus, kutu busuk berpindah karena dibawa oleh manusia dari satu tempat ke tempat lainnya dan biasanya itu tidak disadari.

Meski tidak menyebarkan penyakit, tapi kutu busuk atau kutu kasur memakan darah dan gigitannya bisa menimbulkan gatal serta iritasi. Untuk itu, penting untuk memahami lebih jauh bagaimana mereka berkembang biak dan terselip di sudut-sudut rumah kita.

Baca Juga: Bahaya Banget Tersambar Petir Meski di Dalam Rumah, Ini Cara Mengurangi Risiko Tersambar Petir Saat Hujan

Baca Juga: 5 Cara Menjaga Kesehatan Kasur agar Bebas Kuman

Penyebab dan Cara Mengatasi Kutu Busuk atau Kutu Kasur

Cara kutu busuk berkembang biak, kutu busuk betina akan bertelur lima hingga tujuh telur per minggu. Jumlah itu bisa bertambah menjadi lebih dari 250 telur seumur hidup jika mereka mendapatkan makanan yang tepat.

Telur kutu busuk menetas dalam waktu kurang lebih 10 hari. Setelah menetas, kutu busuk melalui lima tahap nimfa (muda), sebelum menjadi dewasa. Di antara setiap tahap, kutu busuk akan melepaskan kerangka luar mereka.

Nah, sebelum berganti kulit, kutu busuk perlu makan setidaknya satu kali. Tapi, binatang ini juga bisa makan hingga sekali sehari. Untuk menjadi dewasa, kutu busuk perlu waktu dua hingga empat bulan.

Bagaimana kutu busuk berpindah tempat tinggal? Karena tidak punya sayap, maka kutu busuk akan merangkak dari satu tempat ke tempat lainnya. Artinya, infestasi kutu busuk di sudut rumah kita sebetulnya akan menyebar dengan sangat lambat.

Tapi, binatang dengan panjang 1 hingga 7 milimeter ini bisa berpindah dari dinding satu ke dinding lainnya, lewat lantai, celah langit-langit, atau pipa.

Ukuran yang sangat kecil membuat kutu busuk bisa menyelipkan diri ke celah-celah kecil. Meski begitu, biasanya kutu busuk menyebar dari satu tempat ke tempat lainnya melalui pakaian, kain, perabotan, hingga tas atau koper.

Pada akhirnya, manusia memindahkan kutu busuk dari satu tempat ke tempat lainnya lebih cepat daripada kutu busuk tersebut berkembang biak di tempat baru.

Baca Juga: 4 Langkah Cegah Jentik Nyamuk di Lingkungan Rumah untuk Cegah DBD

Tanda-tanda Keberadaan Kutu Busuk di Rumah

Beberapa tanda investasi kutu busuk antara lain adalah sebagai berikut.

  • Adanya noda kemerahan atau bintik hitam seperti di seprai, bantal atau tempat tidur, kulit kuning kecil, bau apak dekat tempat tidur atau tumpukan pakaian, hingga menemukan fisik kutu busuk tersebut.
  • Mengalami gigitan juga bisa jadi tanda keberadaan kutu busuk.
  • Gigitan kutu busuk biasanya berukuran kecil, sedikit bengkak dan merah. Setiap orang bisa memiliki tingkat reaksi berbeda terhadap gigitan kutu busuk. Pada beberapa orang, tanda gigitan bahkan bisa muncul hingga 14 hari lamanya.

Oleh karena itu, penting untuk melihat tanda lainnya untuk mengidentifikasi keberadaan kutu busuk di rumah. Beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk menghentikan penyebaran kutu busuk adalah sebagai berikut.

  • Menjaga kebersihan kamar tidur dan membersihkan tumpukan barang yang bisa dijadikan tempat kutu busuk bersembunyi, terutama pakaian.
  • Hindari membawa furnitur bekas. Jika terpaksa, periksalah dengan saksama apakah ada tanda-tanda kutu busuk sebelum membawanya masuk ke rumah.
  • Gunakan pelindung di atas kasur (bed cover). Bersihkan debu dan kotoran di rumah secara teratur. Akan lebih baik jika menggunakan penyedot debu.
  • Periksa area tidur saat bepergian. Ketika menginap di hotel, gunakan dudukan tas. Hindari meletakkannya di lantai atau tempat tidur.
  • Saat bepergian, periksa barang bawaan dan pakaian sebelum berangkat pulang. Tutupi celah atau celah di dinding rumah. (RR)

Baca Juga: Mengenal Kasur Latex: Keunggulan, Jenis dan Cara Memastikan Keasliannya

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Menabung Air Hujan di Teras Rumah Yuk!

Ranahrumah.com – EKSTERIOR | Menabung air hujan di teras rumah Yuk!

Yopie Herdiansyah, arsitek dari biro Akanoma, membuat sebuah konservasi air hujan di hunian yang ia desain.

Ia menyematkan sebuah wadah penyimpanan air hujan di teras rumah. Hal ini ia lakukan sebagai langkah untuk menghemat persediaan air bersih.

Cara kerja tabungan air ini adalah air hujan yang jatuh dari atap dialirkan ke sebuah filter air sederhana yang berisi pasir, kerikil, dan ijuk untuk mengurangi kadar magnesium yang terkandung pada air hujan.

Setelah air tersaring, air tersebut dialirkan ke wadah yang terletak di bawah lantai teras rumah. Air hujan ini dapat digunakan untuk mencuci kendaraan, mengepel lantai, atau menyiram tanaman.

Tabungan air di teras tersebut sudah ia rencanakan saat hunian belum terbangun. Namun, jangan khawatir, untuk rumah yang sudah terbangun, ia memberikan saran membuat tempat penampungan air hujan sendiri.

Baca Juga: Benarkah Air Hujan Layak Konsumsi? Ya, tapi Ada Syaratnya!

Baca Juga: Sistem Reverse Osmosis (RO) dan UV Teknologi Penjernihan Air Tercemar

Menampung air hujan di teras rumah menggunakan filter sederhana. (Foto: IST)

“Kita bisa menampung air hujan dengan menggunakan bahan sederhana seperti drum bekas atau tangki air plastik biasa. Yang perlu disiapkan hanya filter sederhana yang ditempatkan sebelum air hujan masuk ke dalam penampungnya,” ujarnya.

Ia menambahkan filter sederhana tersebut dapat dibuat dengan menggunakan drum atau ember yang berisi pasir, kerikil, dan ijuk. Namun, yang harus diperhatikan adalah level ketinggian antara filter, bak penampung air hujan, dan saluran keluar (output) air. Semakin rendah saluran keluarnya air, maka semakin lancar aliran air hujan.

“Dengan sisetem filter sederhana ini air hujan yang ditampung tidak untuk dikonsumsi ya, hanya untuk penggunaan sekunder saja seperti menyiram tanaman, mencuci kendaraan, mengepel atau bisa juga untuk flush toilet,” tutup Yopie. (RR)

Baca Juga: Rawan saat Hujan, Ini Cara Mengamankan Rumah dari Sambaran Petir 

Baca Juga: Bahaya Banget Tersambar Petir Meski di Dalam Rumah, Ini Cara Mengurangi Risiko Tersambar Petir Saat Hujan

Sumber: Tabloid Rumah Ed. 360. Lokasi Kediaman di Cinere, Jakarta Selatan; Desainer Yopie Herdiansyah, Akanoma Studio

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Benarkah Air Hujan Layak Konsumsi? Ya, tapi Ada Syaratnya!

Ranahrumah.com – KESEHATAN | Benarkah air hujan layak konsumsi? Ya, tapi ada syaratnya!

Musim hujan datang, beberpa daerah di Indonesia pun mengalami banjir dan beberapa akibat lain seperti jalanan becek, taman rusak, dll. Namun, hujan semestinya tak harus dipandang sebagai sesuatu yang selalu negatif. Sisi lainnya adalah sebuah keuntungan, karena kita dapat menabung air untuk persediaan ke depannya.

Sayang memang bila air hujan yang tertampung tak dimanfaatkan dengan baik. Apalagi, bila nantinya ketika musim kemarau tiba, terjadi krisis air bersih.

Selama ini, sebagain besar dari kita hanya tahu air hujan dapat dikonsumsi untuk keperluan rumah tangga, seperti mencuci atau menyiram tanaman. Padahal, bila melalui tahap yang benar, air hujan dapat dikonsumsi.

Masyarakat yang tinggal di daerah terpencil, yang kerap mengalami kesulitan air bersih, sering memanfaatkan air hujan untuk dikonsumsi. Mungkin ada pertanyaan, amankah mengonsumsi air hujan?

Baca Juga: Rawan saat Hujan, Ini Cara Mengamankan Rumah dari Sambaran Petir 

Baca Juga: Gawat, Taman Rumah Bisa Rusak di Musim Hujan Gara-gara Ini

Air Hujan seperti Air Suling

Pada dasarnya, air hujan terbentuk dari proses penguapan. Prosesnya, air dari sungai, danau, dan laut mengalami penguapan karena terkena panas matahari.

Air yang menjadi uap melayang ke udara, bergerak terus menuju angkasa, menyatu dan bergerombol dengan uap air yang berasal dari berbagai sumber perairan. Di angkasa atau di langit, uap air mengalami proses pemadatan atau kondensasi sehingga membentuk awan yang bebas bergerak bersama angin.

Kumpulan awan ini lalu menuju tempat yang suhunya lebih rendah atau dingin hingga terbentuk butiran-butiran es. Jika volumenya besar maka tidak kuat lagi menahan embusan angin sehingga butiran air atau es akan jatuh ke bumi yang disebut hujan air, hujan es, atau hujan salju.

Nanik Indayaningsih, Pembina Utama Muda (Peneliti Madya) di Pusat Penelitian Fisika, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), mengungkapkan sebenarnya air hujan seperti air yang disuling (air suling). Air hujan yang berasal dari uap air sebenarnya air murni (H2O) yang layak dikonsumsi, bahkan jika tidak dimasak pun tetap layak konsumsi. Namun, yang membuat air hujan diragukan kebersihannya adalah kondisi alam yang tercemar yang ditembus oleh air hujan sebelum menyentuh permukaan bumi.

Baca Juga: 8 Langkah Siapkan Rumah Hadapi Hujan, Bebas Bocor, Lembap, dan Korsleting

Air Hujan yang Tak Layak Konsumsi

Air hujan yang tak layak konsumsi adalah air hujan yang turun di kawasan yang memiliki tingkat polusi tinggi, seperti di kawasan industri. Pasalnya, di udara, air hujan tersebut harus menembus asap pabrik, asap kendaraan, atau uap air buangan limbah pabrik untuk sampai ke tanah. Bila sudah demikian, mesti diwaspadai, karena air hujan tersebut sudah terkontaminasi oleh kotoran. Bila ingin aman, Nanik menyarankan untuk mendidihkan air tersebut sebelum dikonsumsi, agar terhindar dari bakteri berbahaya.

Selain itu, Nanik juga menyarankan untuk menampung air hujan yang jatuh di area terbuka, bukan air yang sudah melewati atap rumah.

Jika air hujan tersebut sudah melewati atap, maka air tersebut sudah tercampur dengan debu dan kotoran. Pun halnya, air yang melewati talang air, harus dipastikan memastikan talang air dalam keadaan bersih, tidak berkarat, dan tidak tertumpuk kotoran di lubangnya.

“Selanjutnya, air ini perlu diendapkan hingga terbentuk lapisan yang memisahkan bagian yang keruh dan jernih sebelum dimanfaatkan,” tambahnya.

Baca Juga: Aluminium Composite Panel (ACP) Material Tahan Air dan Api, Amankan Bangunan saat Hujan & Panas

Baca Juga: Beton ReadyMix Berpori “QuaDrop” Ramah Lingkungan Percepat Penyerapan Air, Kurangi Genangan dan Risiko Banjir

Baca Juga: Keistimewaan Conwood, Pengganti Kayu Minim Perawatan dan Aman untuk Indoor maupun Outdoor

Air Hujan Mengandung Alkali?

Banyak yang berasumsi air hujan mengandung alkali yang tinggi, sehingga enggan untuk mengonsumsinya. Air yang mengandung alkali tinggi dapat menyebkan tulang dan gigi mudah rusak. Namun, Nanik menjelaskan bahwa tidak selalu air hujan mengandung alkali tinggi. Pasalnya, kandungan air hujan tidaklah sama, tergantung kondisi wilayah di mana air hujan itu terbentuk.

Nah, jika ingin memanfaatkan air hujan tetapi ragu dengan kualitasnya, lakukan pengujian pemeriksaan kualitas air hujan ke laboratorium pengetesn air seperti di Laboratorium Analisa air PAM Jaya, Sucofindo, atau PT Unilab Perdana, yang ada di Jakarta. (RR)

Baca Juga: Samsung Beri Solusi Mencuci Pintar Saat Hujan dengan BESPOKE AI Washer & Dryer

Baca Juga: Cegah Lantai Bocor karena Naiknya Air Tanah dan Luapan Hujan

Baca Juga: Eksterior Cantik dengan Furnitur LUAR yang Aman Kena Hujan dan Panas!

Sumber: Tabloid Rumah Ed. 360

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

4 Ide Bikin Focal Point pada Taman, Titik Perhentian Visual untuk Menikmati Bagian Taman yang Wow!

Ranahrumah.com – INSPIRASi – EKSTERIOR | 4 ide bikin focal point pada taman, titik perhentian visual untuk menikmati bagian taman yang wow!

Sebagai tempat mengistirahatkan mata, focal point atau titik focus harus dibuat menarik atau bahkan dramatis. Taman sering kali mendapat manfaat secara visual dari titik fokus yang dramatis atau menarik seperti ini.

Untuk menciptakan focal point yang menarik pad ataman, dapat menggunakan beberapa elemen hardscape maupun sofscape pada taman. Contohnya, patung, pot atau tanaman, kolam ikan, air terjun, dan beberapa fitur utilitas pad ataman seperti jalan setapak atau tangga.

Beikut contoh penciptaan focal point menggunakan elemen tanaman (pohon), tangga yang berkelok-kelok, eadah yang dramatis, dan permainan warna yang eye catching.

Baca Juga: Gawat, Taman Rumah Bisa Rusak di Musim Hujan Gara-gara Ini

Baca Juga: 3 Model Taman dalam Wadah Penghias Ruang Utama di Rumah

Tanaman dengan bentuk yang unik dapat menjadi focal point yang artistik pada taman. (Foto: IST)

1. Pohon yang menarik perhatian.

Di taman yang berusaha menciptakan kembali alam liar, titik fokus harus berupa objek alami, seperti batu atau tanaman spesimen.

Di taman bergaya Mediterania misalnya,  batang yang berbonggol dan dedaunan keperakan dari sepasang pohon zaitun tua sama menariknya dengan patung klasik mana pun.

2. Tangga atau jembatan.

Bahkan fitur utilitas seperti tangga atau jalan setapak dapat memberikan titik fokus, asalkan dieksekusi dengan baik. Jalan setapak yang melewati dedaunan dan tanaman bunga yang rimbun mengarahkan mata ke bunga dan dedaunan yang lebih cerah dan lebih hidup, yang kemudian bertindak sebagai titik perhentian visual.

Baca Juga: 6 Cara Menjaga Keseimbangan Yin dan Yang pada Taman

Baca Juga: Inspirasi 3 Gaya Taman Lahan Minim, Desain & Jenis Tanamannya

Fitur utilitas seperti tangga atau jalan setapak dapat memberikan focal point atau titik fokus, asalkan dieksekusi dengan baik. (Foto: IST)

3. Wadah yang dramatis.

Pot dan wadah yang menarik, ditanami atau tidak, adalah salah satu cara paling sederhana untuk menciptakan titik fokus.

Digunakan sendiri atau berkelompok, tanaman ini dapat ditempatkan di perbatasan, di teras, atau di ujung jalan setapak, mungkin di akhir pemandangan. Pot yang besar dan mengesankan sering kali sebaiknya dibiarkan kosong: pot lainnya dapat dipercantik dengan tanaman lain yang dramatis.

4. Fokus pada warna.

Tanaman berwarna cerah menjadi titik fokus berskala kecil di hamparan bunga dan perbatasan. Bunga umbi yang cerah, seperti tulip oranye ini, memberikan aksen jangka pendek, menonjolkan tanaman lain, dan meningkatkan daya tarik.

Mau mencoba dengan elemen lainnya? Bisa dong, selamat berkreasi! (RR)

Baca Juga: Membuat Rock Garden “Taman Kering” di Rumah Mungil

Baca Juga: 8 Peralatan Berkebun Praktis & Aman, Bikin Nyaman Merawat Taman

Baca Juga: Beton ReadyMix Berpori “QuaDrop” Ramah Lingkungan Percepat Penyerapan Air, Kurangi Genangan dan Risiko Banjir

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Gaya Coastal Hadirkan Suasana Liburan di Pantai ke Dalam Rumah, Begini Cara Penerapannya!

Ranahrumah.com – INSPIRASI | Gaya Coastal hadirkan suasana liburan di pantai ke dalam rumah, begini cara penerapannya!

Sesuai dengan namanya, gaya desain coastal ini pada dasarnya mencerminkan suasana pantai atau pesisir melalui tampilannya. Gaya Coastal ini paling mudah dikenali melalui material dan warnanya yang cerah dan kaya.

Dilansir dari decoist.com, berikut adalah ringkasan mengenai seluk beluk gaya desain interior coastal yang menyegarkan ini.

Menciptakan susana pantai dengan gaya Coastal, jangan ragu tampilkan kerang yang bisa kamu kumpulkan selama liburan untuk sentuhan pesona, dan tambahkan apa pun yang berhubungan dengan laut dan pasir. (Foto: Pexels)

Baca Juga: Cara Hadirkan Suasana Hangat & Romantis dengan Gaya Farmhouse

Baca Juga: Warna Antrasit, Pilihan Populer untuk Desain Interior, Yuk Kenali!

Berasal Dari Pantai Atlantik hingga ke Global

Gaya coastal berasal dari pantai Atlantik dan telah menyebar luas secara global. Setiap daerah mungkin memiliki interpretasinya masing-masing, tetapi dasar-dasarnya tetap sama. Oleh karena itu, terserah kepada kamu untuk memutuskan bagaimana kamu ingin menerapkan gaya ini.

Interior dengan gaya coastal terlihat cerah, lapang, dan santai. Kamu dapat langsung menghadirkan aksen bahari, rotan, dan warna biru. Jangan ragu untuk menampilkan kerang yang bisa kamu kumpulkan selama liburan untuk sentuhan pesona, dan tambahkan apa pun yang berhubungan dengan laut dan pasir. 

Gaya ini banyak menggunakan elemen dari alam, termasuk pada warna dan bahannya. Lupakan tekstur dan logam yang mengilap, karena tidak sesuai dengan suasananya.

Selain itu, rumah bergaya coastal harus terasa cerah dan lapang. Rumah yang sempit dan gelap tidak akan mencerminkan suasana pantai yang nyaman yang ingin kamu capai. Karenanya, pastikan juga cahaya alami tidak terhalang. 

Gunakan tirai tipis, penutup jendela minimal, dan warna-warna terang untuk mendapatkan cahaya matahari dengan baik.

Baca Juga: Koleksi Warna “Canvas” untuk Ciptakan Personal Space, Yuk Jadi Seniman di Rumah Sendiri!

Gaya Coastal diciptakan dengan memadukan tekstur alami yang memberikan sentuhan kehangatan. (Foto: Pexels)

Interior Coastal Klasik dan Modern

Perpaduan tekstur alami yang dipilih dengan cermat bekerja dengan baik di interior coastal klasik dan modern. 

Lampu gantung rotan sangat ideal untuk menghadirkan suasana santai pada ruang.

Gaya ini lebih menyukai tampilan yang lapuk, jadi pilihlah tampilan dengan cat putih daripada cat yang tajam. Sementara kayu yang diputihkan adalah pilihan ideal untuk perabotan, maple pirang atau abu juga bisa dipertimbangkan. 

Kayu dapat ditambahkan dalam bentuk detail dekoratif, dilengkapi dengan anyaman dan rotan untuk sentuhan akhir.  Tekstur goni yang asli adalah salah satu ciri khas gaya ini, jadi menambahkan karpet goni akan memberikan sentuhan kehangatan. Pelapis linen dalam warna-warna terang menghadirkan nuansa liburan ke rumah.

Baca Juga: 12 Inspirasi Rumah Unik Kurang dari 100 M2 di Dunia (1)

Baca Juga: 12 Inspirasi Rumah Unik Kurang dari 100 M2 di Dunia (2)

Skema Warna pada Gaya Coastal

Skema warna pantai dimulai dengan lapisan warna-warna netral. Putih dan putih pucat adalah dasar untuk warna aksen, memberikan latar belakang netral dan membuat ruangan terasa lebih lapang. Selanjutnya, kamu dapat melapisinya dengan krem, abu-abu, pirus, atau biru muda. 

Perpaduan warna biru kehijauan dan teal yang indah akan menghadirkan semburat warna yang menarik. 

Untuk interior coastal yang semarak, kamu juga dapat menambahkan nuansa warna coralyang indah. 

Atau, kamu dapat memilih biru laut sebagai aksen untuk pilihan yang sedikit lebih berani.  Jika kamu lebih suka membuatnya minimal, cobalah campuran warna netral yang padu. (RR)

Baca Juga: Daftar Segera! Pameran Inovasi Dekorasi Bangunan dan Perabotan Rumah “CBD Guangzhou 2025”, Hadirkan Produk Interior, Eksterior, dan Matech

Baca Juga: Wah dan Berkelas, MM GALLERI Buka Showroom di PIK 2 Bawa Inovasi Marmer untuk Interior Ikonik

Baca Juga: Tatanan Interior Agam Riadi untuk Eichholtz, Elegan Padukan Desain Klasik dan Modern

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Solusi Hemat Energi HVAC LG Dipilih untuk Pusat Logistik Utama di Singapura

Ranahrumah.com – TREN [SEOUL] | Solusi hemat energi HVAC LG dipilih untuk pusat logistik utama di Singapura.

LG pasok sistem Multi V i canggih ke proyek komersial bersejarah, perkuat kepemimpinan HVAC di Asia Tenggara.

LG Electronics (LG) telah memasok Multi V i canggihnya, solusi aliran refrigeran variabel (VRF) yang dilengkapi mesin AI canggih, ke pusat logistik seluas 59.800 meter persegi yang baru dibangun di kawasan Tuas, Singapura.

Proyek bersejarah ini juga menegaskan komitmen LG untuk memperluas bisnis pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC) di Asia Tenggara.

Untuk mencapai tingkat tertinggi dari program sertifikasi Green Mark dari Building and Construction Authority – khususnya peringkat Green Mark Platinum (Super Low Energy) – pusat logistik tersebut memerlukan solusi HVAC yang sangat efisien dan komprehensif.

LG membedakan dirinya dengan menghadirkan paket yang disesuaikan yang secara optimal memenuhi kebutuhan spesifik klien. Untuk lebih meningkatkan kinerja dan efisiensi energi Multi V i yang sudah luar biasa, LG mengintegrasikan kompresor inverter miliknya dan penukar panas yang lebih besar.

Baca Juga: AC Komersial Terbaru LG Multi V i dengan AI, Hemat Energi & Outdoor Tak Berisik

Baca Juga: LG HVAC Academy Resmi Dibuka, LG Siap Tingkatkan Kompetensi Tenaga Ahli Sistem AC Komersial

LG Multi V i secara cerdas beradaptasi dengan kondisi lingkungan, mengoptimalkan pengoperasian sekaligus meminimalkan konsumsi energi yang tidak perlu. (Foto: LG Electronics)

LG Multi V i secara cerdas beradaptasi dengan kondisi lingkungan, mengoptimalkan pengoperasian sekaligus meminimalkan konsumsi energi yang tidak perlu.

Produk ini menggabungkan inovasi HVAC terdepan di industri LG, termasuk teknologi HiPOR™ (High Pressure Oil Return), yang memastikan efisiensi puncak selama pengoperasian beban parsial dengan meningkatkan stabilitas operasional, bahkan dalam kondisi yang menantang.

Penukar panas, yang diperbesar lebih dari 10 persen, mempercepat waktu respons pendinginan dan pemanasan, sementara kompresor inverter ganda meningkatkan daya tahan, penghematan energi, dan efisiensi keseluruhan.

Selain itu, peralatan manajemen energi milik LG, termasuk pemantauan Koefisien Kinerja secara real-time, menyediakan wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk membantu operator gedung mengurangi konsumsi energi HVAC tanpa mengorbankan kinerja.

Seiring Singapura memperkuat posisinya sebagai pusat logistik regional dan global utama – dengan transportasi dan penyimpanan menyumbang lebih dari 10 persen PDB-nya pada tahun 2022 – permintaan akan solusi hemat energi dalam operasi logistik berskala besar terus meningkat.

LG memperkirakan bahwa pasar HVAC untuk pusat logistik di Singapura bernilai sekitar USD 25 juta per tahun, dengan pertumbuhan lebih lanjut yang diharapkan terjadi dalam beberapa tahun mendatang.

Dengan memasok sistem Multi V i yang canggih, LG berada pada posisi yang tepat untuk mempercepat ekspansi HVAC-nya di seluruh Asia Tenggara, tempat inisiatif pembangunan yang berfokus pada keberlanjutan tengah berkembang pesat di negara-negara seperti Indonesia dan Malaysia.

“Precise Development Pte Ltd sangat senang dapat berkolaborasi dengan LG untuk menghadirkan fasilitas terbaik di kelasnya ini,” kata Peh Chong Eng, CEO Grup Precise Development Pte Ltd. “Teknologi canggih LG, dipadukan dengan perhatian mereka terhadap detail dan responsivitas terhadap kebutuhan kami, membedakan mereka dari pemasok peralatan lainnya. Kami sangat merekomendasikan solusi udara LG untuk proyek apa pun.”

“Fidecs bangga meraih sertifikasi BCA Green Mark 2021 Platinum Super Low Energy dengan mengintegrasikan sistem VRF efisiensi tinggi LG,” kata Ervin Chng, Direktur Pengembangan Bisnis di Fidecs Engineering Pte Ltd.

“Tonggak sejarah ini menunjukkan komitmen kami terhadap solusi bangunan berkelanjutan dan menetapkan tolok ukur baru untuk efisiensi energi di Singapura.”

“LG Multi Vi merupakan contoh dedikasi kami dalam menciptakan solusi inovatif dan hemat energi yang menjawab kebutuhan klien kami yang terus berubah,” kata Jaeseung Kim, CEO Regional LG Electronics Asia Pasifik.

“Sejalan dengan sertifikasi Green Mark Singapura dan inisiatif keberlanjutan yang terus berkembang di Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan Malaysia, kami berkomitmen untuk mengejar peluang HVAC yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik kawasan ini.”

Baca Juga: Kulkas LG Bottom Freezer InstaView Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

Tentang LG Electronics Eco Solution Company

LG Eco Solution Company (ES) menawarkan solusi pendingin udara canggih, termasuk pendingin, untuk berbagai sektor dan iklim.

Berkomitmen pada kinerja HVAC yang luar biasa, ES Company meningkatkan kenyamanan dan kesehatan dengan produk perawatan udara yang inovatif.

Dengan memanfaatkan keahlian industri yang mendalam, ES Company menawarkan solusi HVAC digital yang dirancang untuk mengurangi dampak lingkungan.

Sebagai mitra tepercaya, perusahaan mengintegrasikan teknologi mutakhir ke dalam operasi harian sambil menawarkan dukungan berkelanjutan.

Selain HVAC, ES Company juga memimpin bisnis pengisian daya kendaraan listrik LG, yang mendorong pertumbuhan B2B di sektor teknologi bersih – salah satu area masa depan utama LG. (RR)

Baca Juga: LG Buka Pabrik AC Multi V, Penuhi Kebutuhan AC Komersial

Baca Juga: Nuanu di Tahun 2027 Jadi Kota Kreatif Bertenaga Listrik Pertama di Bali

Baca Juga: LG Hadirkan Kembali “Single Commercial AC” Non Inverter untuk Bisnis dan Bangunan Komersial 

Baca Juga: Direct Mobile Service dari LG untuk Layani Pemilik AC Komersial

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

iPhone 16 Resmi Hadir! Kini Sudah Tersedia Melalui Official Store di Shopee Mall

Ranahrumah.com – GAYA HIDUP |iPhone 16 Resmi Hadir! Kini Sudah Tersedia Melalui Official Store di Shopee Mall.

Peluncuran iPhone terbaru selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para pengguna Apple di seluruh dunia.

Bagi banyak orang, iPhone bukan sekadar ponsel, melainkan bagian dari gaya hidup serta ekosistem teknologi yang saling terintegrasi.

Setelah dinanti sejak tahun lalu, Apple akhirnya resmi menghadirkan iPhone 16 ke pasar Indonesia melalui berbagai jalur distribusi resmi, termasuk Shopee.

Pengguna sudah dapat melakukan pre-order mulai 28 Maret 2025 melalui Official Store di Shopee Mall, dengan pengiriman yang akan dimulai pada 11 April. 

Daniel MinardiHead of Business Partnership Shopee Indonesia, menyampaikan antusiasmenya terhadap kehadiran iPhone 16. “Shopee senantiasa berkomitmen untuk menghadirkan produk-produk teknologi terkini secara mudah dan aman kepada pengguna. Karena itu, kami bangga dapat menjadi bagian dari peluncuran iPhone 16 di Indonesia bersama Digimap, iBox dan Hello, melalui Official Store mereka di Shopee Mall. Kami berharap kehadiran iPhone 16 di Shopee dapat menjawab antusiasme para pengguna yang telah lama menantikan generasi terbaru dari iPhone.”

Baca Juga: Daftar Segera! Pameran Inovasi Dekorasi Bangunan dan Perabotan Rumah “CBD Guangzhou 2025”, Hadirkan Produk Interior, Eksterior, dan Matech

Baca Juga: Sharp AQUOS R9 Pro: Anti Gagal Abadikan Momen Berharga dengan Hasil Visual Tajam dan Hidup

Sebagai bagian dari perayaan peluncuran iPhone 16 di Shopee Mall, tersedia beragam promo spesial yang sayang untuk dilewatkan.

Mulai 27 Maret – 30 April, para pemegang kartu kredit Bank Mandiri x Shopee bisa mendapatkan cashback 15% hingga Rp5,5 juta. Sementara itu, pengguna kartu kredit Bank Mandiri lainnya juga bisa menikmati cashback hingga Rp3,5 juta.

Tak hanya itu, pengguna metode pembayaran SPayLater juga dimanjakan dengan penawaran menarik, cashback 15% (min. transaksi Rp10 juta, maksimal cashback Rp5,5 juta) dan cashback 3% (min. transaksi Rp5 juta, maksimal cashback Rp1 juta). 

Semakin menambah kemeriahan, khusus untuk 500 pembeli pertama iPhone 16 melalui official store di Shopee Mall, pembeli juga berkesempatan mendapatkan Exclusive Gift seperti Face Serum Estee Lauder, Parfum Jo Malone, Powerbank Mixio, dan masih banyak lagi dengan total nilai hingga Rp3,5 juta.

Jajaran iPhone 16 yang tersedia di Shopee Mall meliputi iPhone 16 ProiPhone 16 Pro MaxiPhone 16, iPhone 16 Plus, hingga iPhone 16e.

Setiap varian dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai tipe pengguna, dari pengguna kasual hingga profesional. Dengan dukungan Apple Silicon generasi terbaru, performa iPhone 16 series semakin cepat, efisien, dan responsif.

Tak hanya itu, iPhone 16 juga dibekali sistem kamera canggih, daya tahan baterai yang luar biasa, dan tentunya sistem operasi iOS 18 terbaru yang menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih personal, aman, dan intuitif. Semua inovasi ini menjadikan iPhone 16 series sebagai lini iPhone paling canggih dalam sejarah Apple.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk-produk Apple, silakan kunjungi www.apple.com.

Jangan sampai kelewatan! Kunjungi Official Store di Shopee Mall dan nikmati promo spesial peluncuran iPhone 16 mulai 28 Maret 2025. Unduh aplikasi Shopee sekarang melalui App Store atau Google Play, dan aktifkan ShopeePay untuk pengalaman belanja yang lebih praktis, aman, dan nyaman. (RR)

Baca Juga; 10 Fitur Inovatif Sharp AQUOS R9, Smartphone Flagship Harga Rp10 Jutaan

Baca Juga: Canggih! Dreame Technology Pamerkan Ekosistem Rumah Pintar dengan Skenario Lengkap di AWE2025

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom