Wednesday, October 28, 2026
Home Blog Page 44

Penting Diketahui Jika Ingin Investasi Tanah agar Untung

Ranahrumah.com – PROPERTI | Investasi properti dengan membeli lahan kosong (tanah) lebih banyak risikonya dibanding dengan membeli rumah. Membeli tanah (lahan) bisa dilakukan dengan membeli kaveling dari pengembang atau membeli lahan yang dijual secara perseorangan.

Yang harus diingat, membeli tanah yang bukan dari pengembang tidak akan bisa mendapat bantuan dana dari bank. Karena bank akan memberi dana jika sudah ada bangunannya.

Baca Juga: Peluang Investasi Properti di Jepang dan Malaysia melalui Xavier Marks

Baca Juga: Preferensi Pembeli Properti Lintas Negara: Tren Fleksibilitas dan Fungsionalitas

Penting Dilakukan

Beberapa hal ini perlu dipastikan dan dilakukan agar investasi tanah tidak berisiko buntung.

Legalitas

Bukan hanya mengandalkan adanya sertifikat. “Bisa-bisa pegang sertifikat tapi tanahnya sudah diduki orang lain,” ujar Matius, pakar properti, dalam sebuah seminar. Meski mendapat harga yang murah, investasi yang salah seperti ini bisa mendatangkan kerugian, karena perlu biaya mahal untuk mengeksekusi lahan. Karenanya, legalitas tanah perlu dipastikan, apakah tanah itu dalam sengketa atau tidak.

“Membeli tanah melalui pengembang, lebih terjamin legalitasnya,” ucapnya menambahkan. Untuk mengetahui tanah sedang dalam sengketa atau tidak, ada trik yang disampaikan oleh Michael Gunarto, pakar properti. Mintalah penjual memasang papan nama, bahwa tanah itu miliknya, selama minimal 2 bulan. Jika 2 bulan tidak ada yang mengajukan komplain, baru Anda membelinya.

Regulasi

Selain hal-hal penting seperti tersebut di atas, membeli lahan harus memperhatikan regulasi yang berlaku. Setiap membeli tanah, cek ke Dinas Tata Kota, lihat aturan peruntukan tanahnya apakah untuk tempat permukiman, apakah termasuk zoning usaha, dll. Sesuaikan dengan tujuanmu saat membeli tanah itu. Jika ingin mengembangkannya menjadi bangunan sentra niaga, maka pastikan bahwa zoning lahan bukan untuk permukiman. Jika salah peruntukan, maka dipastikan kamu tak akan bisa mendirikan bangunan untuk perniagaan di sana.

Pagari

Jika lahan sudah menjadi milikmu, segera bikin batas (diberi pagar), ini untuk menghindari pedagang liar, pembuang sampah sembarangan, dll

Jaminkan ke Bank

Bank adalah institusi nasional yang dilindungi hukum, dan biasanya ketika kita menjaminkan tanah kita, akan diadakan pengukuran lagi oleh bank. Jika nantinya di luar kontrol kita ada masalah dengan kepemilikan tanah kita, maka pengukuran dan penilaian bank akan mendapat pembelaan secara hukum.

Baca Juga: Investasi Properti di Kawasan Sub Urban Timur Sydney Lebih Diminati, Ini Alasannya

Maksimalkan Tanah

Memaksimalkan keuntungan, kita harus dirikan bangunan di atasnya. Bangunan apa yang cocok? “Bukan apa yang kita mau yang kita bangun, tapi apa yang masyarakat mau dan butuhkan,” ujar Michael memberi tip jenis bangunan apa yang cocok.

Perhatikan juga waktu membangunnya. Michael memberi contoh, seperti yang dilakukan oleh pengembang pada umumnya, misalnya ingin membangun sebuah ruko, maka di lokasi itu minimal harus sudah ada 50 rumah terbangun.

Baca Juga: Ketahui Tren yang Pengaruhi Pasar Lanskap Properti di Bali

5 Kunci Sukses

Betikut 5 kunci memaksimalkan lahan investasi.

1. Mencari lokasi yang baik.

2. Mendesain properti dengan arsitek yang baik, yang punya nama. Karena ini merupakan nilai jual. Jangan copy paste desain. Beranilah membayar dengan mahal, asalkan produk yang dihasilkan bagus.

3. Membangun dengan kualitas tinggi, jangan hanya mengejar harga murah.

4. Menjual dengan cepat. Kalau bisa, properti sudah terjual semua sebelum bangunan jadi.

5. Maintenance (rawat) dengan baik.

Nah, setelah memahami semua ini, kamu bisa mewujudkan keinginanmu untuk investasi lahan atau tanah yang menjanjikan untung dengan risiko yang minimal. (RR)

Baca Juga: 60 Penghargaan PropertyGuru Property Indoensia Awards 2025 untuk Property Indonesia

Cek berita dari dunia properti lainnya, gaya hidup, dan inovasi produk baru, ulasan inspiratif ranahnya rumah lainnya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Memasang Lantai Kayu Pola Setengah Bata: Tanpa Bongkar Keramik

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Jika bosan dengan lantai keramik, kamu bisa menggantinya sendiri dengan lantai kayu (parket). Pilih jenis parket laminate, karena jenis parket ini dilengkapi dengan lidah (tongue) yang berfungsi sebagai pengunci satu parket dan lainnya.

Penting mempersiapkan lantai, karena kondisi lantai akan menentukan kesempurnaan pemasangan. Pola pasang yang dicontohkan di sini memakai pola ½ bata, agar menghemat pemakaian parket, sehingga tak terlalu banyak yang terbuang.

Baca Juga: Cara Instan Mengubah Tampilan Ruang dengan Lantai Kayu

Baca Juga: Kehangatan Ala Tropical Resort dari Porcelain Tile Motif Kayu

Alat dan Bahan

1. Pensil.

2. Penggaris siku.

3. Meteran.

4. Lem tembak.

5. Palu karet (agar tak timbulkan luka di parket).

6. Gergaji (untuk memotong parket menjadi 2 bagian secara horizontal).

7. Gerinda (untuk membelah parket menjadi 2 bagian secara vertikal).

8. Busa (disertakan saat beli parket atau beli terpisah).

9. Parket laminate.

Baca Juga:Cara Maniak Kayu Lindungi Rumah dengan Material Pengganti

Persiapan Lantai

Lantai harus rata dan bersih dari kotoran. Kamu bisa memasang parket langsung dari lantai keramik, tak perlu dibongkar. Lapisi permukaan lantai dengan busa penahan kelembapan. Jangan lupa, lapisan plastik busa harus berada di bagian bawah/menyentuh lantai.

Langkah-langkah Pemasangan

Langkah 1 memasang lantai kayu sendiri

1. Mulailah dari pojok ruangan. Ambil panel lantai kayu (parket). Beri jarak 2cm antara parket dan dinding, sebagai ruang gerak parket ketika memuai. Lanjutkan dengan memasang parket berikutnya di sampingnya, hingga ujung ruang.

Langkah 2 memasang lantai kayu sendiri

2. Ambil lis profil lantai dan beri perekat/ lem di bagian tongue (groove-nya) saja

3. Pasang lis profil lantai di celah 2cm yang telah disiapkan

memasang lantai kayu
Langkah 3 memasang lantai kayu sendiri

4. Kamu juga bisa mengganti profil lantai dengan profil/ lis dinding. Cara pemasangannya sama seperti pemasangan lis lantai tadi

Langkah 5 memasang lantai kayu sendiri

5. Ketuk setiap sisi kayu yang direkatkan dengan menggunakan palu karet, agar sambungan lebih rapat.

Langkah 6a memasang lantai kayu sendiri
Langkah 6b memasang lantai kayu sendiri

6. Untuk baris kedua, potong kayu menjadi 2 bagian yang sama, pasang di ujung ruangan. Kemudian ambil lembaran kayu utuh dan pasang di sampingnya. Untuk baris ketiga, pasang seperti halnya pemasangan baris pertama. Lakukan seterusnya hingga membentuk pola seperti batu bata

Langkah 7 memasang lantai kayu sendiri,

7. Untuk ruang yang luas, “bagi” parket dengan lis lantai. Letakkan lis lantai pada setiap panjang 10m dan lebar 8m. Lis ini berfungsi sebagai batas, sehingga ketika nantinya ada kerusakan, Anda tak perlu membongkar seluruh ruangan. (RR)

Baca Juga: Pesona Stone Plastic Composite (SPC), Motifnya Makin Beragam

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Beda Juicer dan Blender: Cara Kerja dan Jus yang Dihasilkan

Ranahrumah.com – PRODUK | Meski semua orang tahu, makan buah itu bagus dan berguna bagi kesehatan, namun tak semua orang suka makan buah. Alasannya pun bermacam-macam. Harus mengupas dan mengiris, apalagi jika dalam jumlah yang banyak, bagi sebagian orang cukup merepotkan dan memakan waktu.

Beberapa buah memang cukup empuk dan mudah untuk dipotong. Namun, ada banyak juga buah yang sangat keras, sehingga untuk memotongnya pun memerlukan usaha lebih. Mengonsumsi buah dengan cara dibikin jus, merupakan cara yang banyak dipilih sebagai solusi.

Dua jenis peranti yang cukup banyak dikenal untuk keperluan ini adalah juicer dan blender. Meski fungsi keduanya sama untuk “pelumat” buah, namun nyatanya keduanya punya cara kerja yang berbeda yang memengaruhi hasil jus yang didapatkan.

Juicer pun di pasaran ada berbagai jenis. Seperti halnya Sharp, selain blender, juga memproduksi juicer dengan dua pilihan, yaitu juice extractor dan slow juicer. Modena dengan vacuum blender-nya, dan Philips dengan blender bermaterial kaca dan pisau titanium yang aman.

Penjelasan berikut akan membantu dalam memilih peranti yang sesuai kebutuhanmu.

Baca Juga: Mengenal Produk Hafele untuk Dapur Modern

Baca Juga: Cara Mudah Bersihkan Kompor Kaca

Juicer hasilkan sari buah yang sudah terpisah dari seratnya.

Juicer Hasilkan Sari Buah

Yudha Hari Putra, Head of WM & SHA Product Marketing PT Sharp Electronics Indonesia menjelaskan perbedaan pokok antara juicer dan blender. Pada juicer sari buah dipisahkan dari seratnya sehingga jus yang didapat adalah berupa sari buah murni.

Juice Extractor sesuai namanya, berfungsi untuk mengekstrak jus dari buah dengan mencabik-cabik buah menggunakan pisau gerigi berkecepatan tinggi yang berputar melawan penyaring berbahan logam. Sari buah dipisahkan dari seratnya dengan memanfaatkan putaran cepat dari pisau. Sari buah dapat dinikmati dengan waktu yang cepat. Karena kecepatan putaran pisau bergerigi tersebut, jus yang dihasilkan bertekstur lebih encer dan berbusa.

Sedangkan Slow Juicer, mengekstrak jus dari buah dengan melumatkan atau memeras buah secara perlahan hingga sari buah terpisah dengan seratnya. Motor penggerak pelumat pada slow juicer berputar dengan kecepatan yang sangat rendah, sehingga menghasilkan jus yang lebih kental, dan sedikit busa. Jika dilihat dari power consumption, slow juicer memiliki input power yang lebih rendah dibandingkan juice extractor karena putaran motornya tidak butuh putaran yang cepat.

Baca Juga: Ada Dapur Kotor dan Dapur Bersih di Rumah, Bagaimana Pandangan Feng Shui?

Juice Extractor

Pengoresian cepat dengan suara yang berisik. Hasil jus encer, berbusa (berbuih), sari jus cepat terpisah dan warnanya pucat. Ampas agak basah dan mengalami oksidasi lebih tinggi dari slow juicer. Direkomendasikan untuk membuat jus dari buah bertekstur keras dan sayuran.

Slow Juicer

Slow Juicer

Pengoperasiannya lama dengan suara yang tidak berisik. Hasil jusnya kental, sedikit berbusa, sari jus butuh waktu lebih lama untuk terpisah, dan warna jus seperti buah asli. Jus yang dihasilkan lebih banyak dari jus ekstraktor. Oksidasinya rendah dan ampas jus lebih kering. Direkomendasikan untuk membuat jus dari buah bertekstur keras, buah bertekstur lembut, dan  sayuran.

Blender Tidak Pisahkan Serat Buah

Berbeda dengan juicer yang mencabik buah untuk mendapatkan sarinya, blender tidak memisahkan antara sari buah dan serat buah, sehingga hasil jus lebih kental. Hasil jus kental karena selain sari buah, serat buahnya tidak terbuang. Jika juice extractor lebih tepat digunakan untuk buah yang bertekstur keras dan sayur-sayuran, maka blender lebih cocok untuk menyiapkan/mencampur minuman (membuat jus, susu kocok, atau menghancurkan es batu), atau menghaluskan bahan makanan yang mengandung banyak air seperti ketika membuat sup kental.

Beberapa blender yang beredar di pasaran adalah Vacum Blender dari Modena, Jug Blender dari Sharp, dan blender berbahan kaca ringan dari Philips yang menjamin kesehatan jus yang dihasilkan. Berikut adalah fitur khas ketiga blender ini.

Jug Berbentuk Botol

Jug berbentuk botol ini menawarkan kemudahan karena tanpa dituang, jus bisa langsung dibawa pergi beraktivitas. Blender  dilengkapi 4 mata pisau berbahan stainless steel antikarat ini, disiapkan untuk kapasitas kecil, satu orang.  Bahan jug aman, BPA Free, dan  jug bersifat re-usable, bisa digunakan secara berulang. Dilengkapi fitur hand-held pulse switch dengan sistem kunci pengaman dan aksesoris berupa lid cover, blender keluaran Sharp ini aman digunakan dan cantik tampilannya.

Blender Material Kaca

Dilengkapi Glass Jar, wadah blender dari Philips ini berbahan kaca. Pisau berbahan titanium yang ringan dan tajam melebihi stainless steel, namun tetap aman bagi kesehatan dan kuat terhadap karat, dilengkapi gilingan hingga mampu menghancurkan es. Khusus diproduksi dalam ukuran jar kecil, untuk keperluan keluarga kecil.

Vacuum Blender

Jika pada blender biasa bahan makanan dilumatkan dalam kondisi terpapar udara sehingga hasil pelumatan mengandung gelembung-gelembung udara, maka pada vacuum blender Modena ini proses pelumatan bahan makanan dilakukan pada kondisi vakum atau hampa udara.

Cara kerjanya,  setelah bahan makanan dimasukkan ke dalam blender jar dan ditutup dengan rapat, mesin akan memulai proses pemvakuman terlebih dahulu. Setelah mencapai kondisi vakum, barulah mesin akan mulai proses pelumatan/penghancuran seperti biasa. Jus yang dihasilkan minim mengalami oksidasi, jus tercampur rata tanpa layer (terpisah sari serat), tanpa busa atau gelembung udara. Nutrisi yang dihasilkan pun akan lebih banyak (terjaga). (RR)

Baca Juga: Ketahui Ukuran Ideal 3 Jenis Ruang Servis di Rumah: Ergonomis bagi Penggunanya

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

    Stop Kecelakaan Anak di Dalam Rumah: Waspadai 7 Tempat Rawan dan Jenis Kecelakaannya

    Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Meningkatnya kemampuan anak menumbuhkan rasa penasarannya terhadap berbagai hal. Risiko kecelakaan yang dialami juga semakin tinggi. Misalnya, saat anak sudah bisa merangkak, berjalan, dan berlari, lebih besar kemungkinan ia akan menabrak sesuatu dan terjatuh.

    Jika rumah dinilai tempat paling aman bagi anggota keluarga, tidak demikian halnya untuk anak-anak. Sebagai tempat tinggal, rumah pun dapat menjadi tempat yang berbahaya bagi anak-anak.

    Anak Laki-laki Lebih Berisiko

    Menurut Mother&Baby.co.uk, anak-anak di Inggris paling sering mengalami kecelakaan di dapur dan di tangga. Ada banyak kasus kecelakaan pada anak, dengan jumlah kecelakaan terbesar terjadi di ruang makan dan ruang tamu. Tapi, kecelakaan paling serius terjadi di dapur dan tangga. Setiap tahun lebih dari 67.000 anak mengalami kecelakaan di dapur dan 43.000 di antaranya terjadi pada anak berusia di bawah 5 tahun. Anak laki-laki lebih berisiko mengalami kecelakaan dibandingkan anak perempuan, karena anak laki-laki lebih aktif.

    Biasanya kecelakaan terjadi karena anak-anak belum memahami konsekuensi untuk sesuatu yang dilakukannya dan beberapa juga karena ingin “pamer” kemampuan. Mereka yang suka menunjukkan kemampuan punya lebih besar risiko mengalami kecelakaan.

    Baca Juga: Menata Kamar Anak sesuai Usianya

    Tempat Rawan Kecelakaan Anak di Rumah

    Berikut 7 tempat rawan kecelakaan anak di rumah.

    1. Tempat tidur bayi

    2. Jendela dan pintu

    3. Kamar mandi

    4. Tangga

    5. Dapur

    6. Ruang tamu

    7. Ruang makan

    Baca Juga: Membuat Tangga Aman bagi Anak dan Manula

    Anak suka memanjat tangga karena keingintahuannya dan ini sangat berisiko jatuh. (Shutterstock)

    Daftar Kecelakaan Anak yang Sering Terjadi di Rumah

    Terjadinya kecelakaan pada anak bukan hanya karena rasa penasarannya, tetapi juga bisa terjadi lantaran kurangnya pengawasan dari orang tua. Untuk menghindari hal ini, Anda wajib mengetahui kecelakaan apa saja yang sering terjadi pada anak di rumah.

    • Terjatuh

    Anak kecil pasti sering terjatuh dan ini sering terjadi di rumah. Akan tetapi, jika anak terjatuh dari tempat yang tinggi, tangga, ia dapat terluka serius bahkan meninggal. Untuk menghindari kecelakaan ini, pastikan menempatkan pagar di atas dan bawah tangga. Jangan biarkan ada benda ataupun cairan di sekitar anak tangga, karena bisa terinjak dan menyebabkan anak terpleset.

    Baca Juga: Tips Mengamankan 5 Area sekitar Anak di Rumah

    • Terbentur Furnitur

    Bentuk furnitur yang tak ramah anak tentu akan membahayakan anak-anak. Usahakan bentuk furnitur yang dipilih tidak memiliki sudut yang lancip, sehingga tak membahayakan si kecil. Bisa juga, furnitur yang ada dilengkapi busa pengaman pada sudut lancipnya. Beri perhatian ekstra jika di rumah ada furnitur yang terbuat dari kaca seperti meja, jendela, dan lemari.

    • Tersetrum

    Kabel dan stop kontak menjadi benda yang berbahaya karena memiliki aliran listrik. Pastikan benda benda elektronik dipasang pada instalasi yang benar dan aman sehingga tak membahayakan si kecil ketika bermain. Bila perlu, sembunyikan kabel di balik lemari dan pasang penutup stop kontak.

    • Luka Bakar

    Kulit anak lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Kulit anak bisa melepuh, walaupun terkena minuman panas yang mungkin sudah dibuat 15 menit yang lalu. Air panas yang digunakan saat mandi juga menyebabkan banyak kecelakaan pada anak. Bila di rumah ada keran air panas dan dingin, nyalakanlah keran air dingin lebih dulu, dan selalu tes suhu air mandi dengan siku sebelum membiarkan anak masuk ke bak mandi. Untuk menghindari kecelakaan, tetaplah bersama anak sepanjang waktu ketika mandi untuk memastikan keamanannya.

    Baca Juga: 15 Cara Menciptakan Ruang favorit Anak di Rumah

    Baca Juga: Kamar Anak Trendy dengan Gaya Skandinavia

    • Keracunan

    Insiden keracunan pada anak seringnya disebabkan karena tertelannya obat obatan, produk rumah tangga, atau kosmetik yang diletakkan di sembarang tempat. Karena itu, jika memiliki anak-anak di bawah 10 tahun, terlebih balita, pastikan menyimpan barang-barang tersebut jauh dari jangkauan anak-anak.

    Baca Juga: Cegah Gizi Buruk dan Obesitas pada Anak

    • Terjepit

    Anak seringkali memainkan pintu rumah atau pintu kabinet, yang menyebabkan jari mereka terjepit. Terjepit dapat menyebabkan memar, bengkak, sampai mengalami pendarahan. (RR)

    Baca Juga: Toilet Pintar yang Berfokus pada Perwatan Kewanitaan dan Anak

    Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

    15 Cara Menciptakan Ruang Favorit Anak di Rumah

    Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Anak-anak beraktivitas tidak sebatas di kamarnya. Seluruh rumah dapat menjadi ruang favorit baginya untuk berkegiatan dan mengeksplorasi lingkungan. Contohnya, teras atau ruang keluarga bisa jadi tempat bermain, dan ruang makan bisa jadi tempat belajar. Karena itu, penting untuk menciptakan ruang-ruang yang “ramah” anak. Artinya, ruang harus dirancang agar anak nyaman dan aman di dalamnya.

    Di samping itu, ruang-ruang tersebut juga sebaiknya didesain menarik agar anak senang beraktivitas di sana. Warna-warna yang atraktif atau bentuk furnitur yang unik dapat menjadi solusinya. Seiring berkembangnya desain hunian, desain ruang-ruang untuk anak pun ikut mengalami perubahan, tentu tanpa mengabaikan kebutuhan utama anak. Berikut 15 inspirasinya!

    Baca Juga: Menata Kamar Anak sesuai Usianya

    1. Atraktif dengan Monokrom

    Kamar anak didesain simpel dengan skema warna monokrom. Perpaduan hitam putih pada dinding dan soft furnishings memberi kesan nyaman dan tenang pada kamar. Stiker-stiker bergambar membuat kamar tampak atraktif dan menghilangkan kesan monokrom di kamar anak ini.

    Menggunakan penyimpanan praktis yang menarik bagi anak. (Foto: Pexels)
    2. Ciptakan Penyimpanan Praktis

    Membludaknya koleksi mainan si kecil membuat kamar butuh banyak ruang penyimpanan. Jika kamar berukuran mungil dan tak sanggup lagi menampung kabinet, tambahkan saja penyimpanan praktis dengan ambalan. Tak hanya menyimpan, ambalan juga menjadi tempat memajang mainan. Selain itu, manfaatkan juga boks ataupun storage bag untuk menyimpan mainan. Praktis dan hemat tempat, bukan?

    3. Pertegas Karakter Lewat Warna

    Cara termudah memperindah tampilan ruang adalah dengan memberi warna di dalamnya. Contohnya, desain kamar anak laki-laki dengan desain yang menawan. padukan warna-warna kesukaannya untuk pelapis dindingnya. Kombinasi warna biru, abu-abu, aksen hitam, bisa mempertegas karakter maskulin di kamar anak laki-laki.

    4. Teras Sekaligus Tempat Bermain

    Teras bisa menjadi area bermain anak yang menyenangkan. Memanfaatkan teras menjadi tempat bermain, memudahkan orangtua mengawasi anak-anaknya saat bersantai di sore hari. Hadirkan sebuah perosotan di teras agar anak betah bermain. Jangan lupa, aplikasikan warna-warna cerah pada furnitur di teras untuk memberi kesan playful.

    Tetap pastikan anak aman bermain di areanya, yuk pahami cara menciptakan area aman bagi anak di rumah

    5. Serba Putih Buat Si Feminin

    Gunakan warna putih untuk menciptakan kesan feminin di dalam kamar anak perempuan. Namun, bila si kecil menyukai merah muda, gunakan warna ini sebagai aksen ruang, misalnya dengan menerapkannya pada soft furnishings seperti seprai. Warna-warna lain dapat juga menambahkan melalui tanaman dan mainan anak

    6. Ruang Bermain Khusus

    Jika tidak ingin waktu tidur anak terganggu, dapat menyediakan ruang khusus sebagai ruang bermain si kecil seperti di rumah ini. Beri dekorasi menarik agar anak merasa betah di ruang tersebut. Jangan lupa tambahkan kotak atau ambalan sebagai media penyimpanan mainan mainan anak.

    7. Tidur, Bermain, Belajar

    Di rumah ini, kamar anak tak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat, namun juga didesain sebagai ruang belajar dan bermain. Untuk itulah, di sudut ruang ini terdapat meja belajar dan alat bermain si kecil. Jika mengusung konsep tersebut, orang tua harus bijak dalam mengatur waktu anak, antara istirahat tidur, belajar, dan bermain.

    Furnitur mini khusus untuk anak.
    8. Semua Berukuran Mini

    Menyesuaikan umur sang anak, perabot dan dekorasi ini dihadirkan dalam ukuran mini dengan permainan warna yang menarik. Versi mungil barang ini menjadi sarana belajar mengenal berbagai jenis hewan dan perlengkapan yang banyak ditemui sehari-hari. Warna-warni cerah mewakili jiwa ceria sang anak juga hadir melalui wallcover dan gorden.

    9. Untuk Si Girly

    Merah muda merupakan warna kesukaan hampir semua anak perempuan. Agar kamar tak tampak ramai, warna putih menjadi warna yang dipadukan dengan merah muda. Warna merah muda hanya disematkan ke soft furnishing seperti tirai, bantal, kelambu, selimut, boneka, dan stiker polkadot di dinding.

    Mengajak Anak Mendekor Kamar Sendiri dengan Warna juga jadi cara menarik untuk menciptakan ruang favorit anak.

    Meja belajar bersama anak laki-laki.
    10. Meja Belajar Bersama

    Meja belajar panjang untuk dua anak laki-laki yang sudah beranjak besar. Dengan meja yang panjang dan besar kedua anak dapat belajar bersama.

    Tengok juga artikel Inspirasi Kamar Anak Laki-laki yang sesuai Karakternya

    11. Pernik-pernik Lucu

    Berbeda dengan kamar orang dewasa, kamar anak-anak memang sudah seharusnya dihiasi banyak aksesori dan pernak-pernik lucu. Aksesori yang dipilih juga harus memiliki warna yang senada.

    12. Bermain di Ruang Keluarga

    Agar setiap sudut rumah menjadi tempat yang disukai anak, area bermain ini dihadirkan di salah satu bagian ruang keluarga. Sofa panjang yang dapat difungsikan untuk tidur, karpet, dan kemah-kemahan melengkapi sarana bermain anak. Area yang luas memungkinkan kehadiran orang tua di saat-saat ceria mereka.

    Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan untuk anak.
    13. Cara Belajar yang Menyenangkan

    Kamar didesain untuk memenuhi kebutuhan anak akan tempat istirahat yang nyaman, juga tempat belajar dan bermain. Di sini, anak dikenalkan bentuk, warna, jenis-jenis hewan, dengan cara yang fun melalui wallcover, karpet, bedcover, sofa. Penyimpanan yang tersedia cukup beragam melatih anak untuk disiplin merapikan kamarnya.

    14. Penyimpanan Kreatif

    Kreativitas desain diterapkan pada penyimpanan pernik di kamar ini. Bentuk rak unik mungil yang tersambung dan ditempel di dinding, tak hanya menjadi sarana penyimpanan, namun sekaligus menjadi hiasan yang menarik. Lengkapi rak unik ini dengan penutup kayu maupun cermin agar tak monoton.

    Contoh mainan yang mendorong kreativitas dan imajinasi anak telah diinspirasikan oleh IKEA, baca ulasannya.

    15. Furnitur Multifungsi

    Maksimalkan perabot multifungsi. Bagian bawah tempat tidur dibuat rak-rak susun terbuka untuk menyimpan buku dan barang lainnya. Pada salah satu bagian rak dibuat tangga sebagai sarana anak naik ke tempat tidur. Tangga ini pun bisa digunakan untuk duduk saat ada teman anak datang untuk belajar bersama. (RR)

    Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

    Cara Memilih dan Memberi Aksen Warna untuk Harmoni Ruang

    Ranahrumah.com – INSPIRASI [INTERIOR] | Sebuah ruang dapat dikondisikan sesuai dengan keinginan kita untuk mencapai sebuah kenyamanan tertentu. Misalnya, ruang keluarga yang luas dengan warna netral memberi kesan jauh dan asing. Dengan aksen warna, kondisi ini bisa diperbaiki.

    Aksen dapat mendekatkan sebuah bidang, atau bahkan menjauhkannya. Begitu juga kesan meluaskan atau mengecilkan sebuah ruang, menghangatkan atau menyejukkan ruang. Warna aksen gelap yang diaplikasikan pada ruang akan memberi efek mendekatkan dan memperpendek jarak dinding, dan sebaliknya.

    Baca Juga: Alasan Warna Pastel Cocok untuk Anak Aktif dan Temperamental

    Aksen warna oranye memberi kesan hangat pada ruang. (Foto: Pexels)

    Mencuri Perhatian

    Penggunaan warna aksen dalam kelompok warna hangat seperti merah atau oranye akan memberi kesan hangat pada ruang, dan sebaliknya. Sesuatu yang menarik pada ruang kadang-kadang tertutup oleh dominasi lain yang ada di dalam ruang. Dengan aksen warna, sesuatu yang luput dari perhatian dapat ditonjolkan dan mencuri perhatian.

    Hadir dalam Porsi Kecil

    Keselarasan dan keserasian adalah inti dalam memberi aksen warna pada ruang. Walaupun tampak “lari” dari warna-warna yang ada, aksen seharusnya tidak merusak kesatuan warna. Yang membuat aksen tetap menyatu dengan perpaduan warna yang ada yaitu porsinya.

    Sebuah warna aksen umumnya hadir dalam porsi kecil, sehingga sekontras apa pun, ia tetap tidak mengganggu. Lantas, cara apa saja yang bisa kita lakukan untuk pemberian aksen warna agar sukses?

    Baca Juga: Trik Memadukan Warna dalam Ruangan

    Hadir dalam porsi kecil, warna biru menjadi aksen yang membuat ruang tidak terkesan dingin dan monoton. (Foto: Pexels)

    Cara Memberi Aksen

    • Satu dinding berbeda warna

    Membuat satu sisi dinding berbeda warna dari ketiga sisi dinding lainnya. Jika ketiga dinding berwarna netral, dinding aksen dapat menggunakan warna apa saja. Sapukan cat atau lapisi dinding dengan panel, wallcover, atau stiker, maka aksen yang berkesan dan tak mengganggu keselarasan pun akan hadir pada ruang.

    • Warnai furnitur

    Furnitur merupakan bagian dari ruang yang menyita perhatian. Jika ia yang diberi warna berbeda, kesan yang ditinggalkannya pun akan mendalam. Pilih furnitur yang cukup besar seperti sofa atau lemari untuk dijadikan aksen pada ruang. Biarkan seluruh dinding dan perabot lain berwarna netral agar aksen yang terjadi betul-betul kuat tanpa tampil berlebihan.

    • Detail bangunan

    Selain dinding, coba perhatikan elemen pada bangunan yang dapat dijadikan aksen. Kusen atau kolom pada ruang, misalnya. Elemen ini dapat menjadi objek yang menarik untuk ditonjolkan. Ornamen pada langit-langit pun dapat dimanfaatkan sebagai benda yang diberi warna aksen. Cat bagian ini dengan warna yang berbeda dan ruang pun akan tampil lebih hidup.

    Baca Juga: Siapa Bilang Wrana Putih Monoton, Kombinasikan dengan Warna-warna Ini!

    Menentukan Warna Aksen

    Tidak ada patokan khusus untuk menentukan warna aksen yang sebaiknya digunakan pada ruang. Semua tergantung selera, apakah memilih warna yang aman atau justru warna yang sangat kontras. Yang jelas, warna dominan lain yang sudah ada sangat menentukan warna aksen yang sebaiknya ditambahkan.

    Agar warna yang berbeda sendiri dari warna sekitarnya ini tetap enak dilihat, beberapa contoh warna aksen ini dapat diterapkan.

    Takut terjebak memilih warna yang itu-itu saja? Tips dan solusi memilih warna ini akan membantumu.

    • Aksen pada warna netral

    Bila sebagian besar ruang berwarna netral, warna yang dipilih sebagai aksen dapat berupa warna apa saja, tentu di luar warna netral. Karena pada dasarnya, warna netral tidak akan berebut perhatian dengan warna aksen. Yang termasuk dalam skema warna netral adalah putih, abu abu, hitam, krem, sampai cokelat muda.

    • Aksen pada warna monokromatis

    Paduan warna monokromatis merupakan cara aman mendekorasi ruang. Menambahkan warna aksen ke dalam paduan warna ini pun tergolong mudah. Cukup menggeser saturasi dari sekelompok warna yang ada, maka didapat aksen yang serasi. Umumnya, warna aksen dipilih yang lebih tua agar ia tampil menonjol. Misalnya ruang bernuansa hijau memiliki aksen hijau gelap bak beludru. Justru yang harus diperhatikan adalah jangan memilih warna aksen yang terlalu mirip dengan warna dominannya.

    Coba kenali Warna Antrasit, wrana serbaguna yang merupakan bagian dari warna abu-abu yang cocok untuk berbagai gaya desain interior.

    Aksen warna oranye menonjolkan kehadiran dapur dan menciptakan kesan segar dan bersih. (Foto: Pexels)
    • Aksen yang kontras

    Pada sebuah ruang yang sudah memiliki warna tersendiri, penambahan aksen yang kontras dapat menciptakan kejutan yang menyenangkan. Paduan warna yang berani dapat dieksplorasi seluas-luasnya. Selera dan rasa seni lebih berperan dalam memilih warna-warna ini. Yang harus diperhatikan dalam paduan yang kontras adalah jangan terlalu banyak menambahkan porsi warna aksen, agar ruang tidak kacau.

    Ingin mencoba warna kuning untuk kontras? Keajaiban Warna Kuning, artikel ranahrumah sebelum ini bisa dicermati yuk!

    • Tambahkan pernik

    Sebidang dinding yang warnanya betul-betul berbeda dibandingkan dengan bidang dinding lainnya kadang kala membuat dinding tersebut seperti terisolasi. Ia seolah tidak memiliki kesatuan dengan desain ruang secara keseluruhan. Tambahkan pernak-pernik yang warnanya senada dengan warna aksen tersebut. Pilih bantal kursi, kap lampu, atau benda pajangan dalam warna aksen. Penambahan benda-benda kecil ini akan membuat ruang memiliki kesinambungan. (RR)

    Mau coba pernik Nuansa Coastal di rumah sebagai pengingat liburanmu yang mengasyikkan?

    Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

    Mengenal Fitur Watt Control pada AC LG dan Simulasi Penghematan Listrik yang Bisa Dicapai

    Ranahrumah.com – PRODUK | Kejadian ini mungkin juga pernah kamu alami. Tiba-tiba listrik mati ketika sedang menyalakan AC, karena di dapur kamu perlu menyalakan microwave untuk menghangatkan makanan. Atau terpaksa harus menunda kegiatan mencuci baju saat anak sedang tidur dengan menyalakan AC di kamar.

    Dari sekian banyak peralatan elektronik rumah tangga, AC memang merupakan salah satu yang membutuhkan daya listrik cukup tinggi dibanding yang lain. Sehingga, kita harus bersiap-siap menaikkan daya listrik. Pilihan lain, harus rela mengorbankan kenyamanan untuk beberapa hal karena tidak dapat melakukan kegiatan bersama-sama dalam waktu yang bersamaan.

    Daya listrik untuk pengoperasian AC bisa disesuaikan kebutuhan dengan fitur watt control. (Foto: LG Indonesia)

    Fitur Watt Control

    Ketika daya listrik di rumah tak cukup karena menyalakan AC, sekarang bisa disiasati dengan pilihan AC yang memiliki fitur watt control. Salah satunya adalah tipe AC DUALCOOL with watt control dari LG Electronics Indonesia. Dengan fitur ini, konsumsi listrik AC bisa diatur sesuai kebutuhan.

    AC LG DUAL COOL With Watt Control adalah inovasi teknologi pada AC yang memberikan nilai tambah bagi teknologi AC hemat energi (inverter) yang telah diproduksi oleh LG sejak 2017.

    Ada penghematan ganda untuk AC with Watt Control ini. Hemat energi dan mendinginkan udara lebih cepat. Dengan teknologi inverternya, dua rotor (penggerak) kompresor yang dimiliki AC ini mampu memberikan penghematan energi hingga 70%.

    Ulasan tentang performa lengkap AC DUALCOOL New Eco di ranahrumah bahkan menyebutkan keunngulan lainnya. Selain bisa dikontrol pemakaian daya listriknya, juga tidak berisik saat dioperasikan, dan punya fitur pre-filter dan fitur auto cleaning untuk menjaga kebersihan sirkulai udara di ruangan.

    Pilihan Tipe AC LG With Watt Control

    Ada tiga line up produk yang ditawarkan LG untuk tipe AC terbarunya ini, yaitu Tipe Eco, Smart, dan Deluxe Air Purifying dengan pilihan kapasitas pendinginan ½ PK hingga 2 PK.

    Selain dua fitur unggulan ini, berbagai fitur istimewa tetap ada di AC ini. JetCool yang mempercepat proses pendinginan; dan SmartThinQ, yang membuat AC bisa dikendalikan dari jarak jauh. Ada garansi 10 tahun diberikan untuk kompresor dan 2 tahun untuk PCB. Penggunaan material Gold Fin (lapisan emas) pada unit luar AC mencegahnya berkarat selamanya.

    Cara Mengaktifkan Fitur Watt Control

    Mengaktifkan fitur Watt Control pada AC LG ini sangat mudah.

    • Cukup menekan tombol Watt Control yang ada di remote control,
    • kemudian pilih konsumsi daya listrik yang diinginkan sesuai kebutuhan. LG menyediakan empat pilihan yaitu, 100%, 80%, 60%, atau 40%.

    AC pintar ini akan tetap bekerja dengan performa unggulnya, mendinginkan ruangan dengan cepat dan hemat, namun menggunakan daya listrik yang lebih kecil, sesuai pilihanmu.

    Dengan cara ini, kamu dapat mengontrol konsumsi listrik AC yang digunakan sehingga tidak menyebabkan pemakaian listrik di rumah menjadi over limit. Kamu pun tak perlu khawatir menyalakan elektronik rumah tangga lainnya secara bersamaan.Konsumsi listrik dapat dikontrol sesuai kapasitas daya yang dimiliki di rumah.

    Simulasi Penghematan Listrik dari Pilihan Daya Listrik yang Berbeda

    Pengoperasian dilakukan pada AC LG DUALCOOL with Watt Control ½ PK. Tipe T06EV4 (Eco Model) & E06SV4 (Smart Model) dan Daya Listrik (100%) = 495 watt

    konsumsi listrik pada pengaturan 80% = 419 watt.

    PENGHEMATAN 495 – 419 = 76 watt (bisa digunakan menyalakan LED TV 32 inci)

    • konsumsi listrik pada pengaturan 60% = 312 watt

    PENGHEMATAN 495 – 312 = 183 watt (bisa mengoperasikan mesin cuci front loading 7kg)

    • konsumsi listrik pada pengaturan 40% = 215 watt

    PENGHEMATAN 495 – 215 = 280 watt (bisa mengoperasikan elektronik lain bersamaan)

    Ranahrumah telah menuliskan hasil pengujian Universitas Indonesia tentang penghematan listrik pada AC Dualcool New Eco LG dan menghasilkan fakta konsumsi listrik AC ini sebanding dengan biaya Rp1.500

    Nah, dengan memilih AC yang memiliki fitur watt control ini, kini kamu dapat mengatur kebutuhan daya listrik di rumah untuk AC dan tetap dapat mengoperasikan elektronik lain secara bersamaan. (RR)

    Baca Juga: AC Wind Free Ultra Samsung Konsumsi Listriknya 180 watt saja

    Baca Juga: Pemanas Air Ini Hanya Butuh Rp200 Rupiah Saja Sekali Mandi

    Cek berita inovasi produk terbaru, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

    Menata Kamar Anak sesuai Usianya

    Ranahrumah.com – INSPIRASI [Interior] – Kamar merupakan tempat di mana anak-anak banyak menghabiskan waktunya sepanjang hari. Karenanya, agar anak merasa nyaman di dalam kamarnya, perlu diciptakan rasa dan interaksi yang intim antara anak dan kamarnya.

    Tahap perkembangan usia anak perlu diperhatikan saat mendesain kamar, demi kenyamanan anak itu sendiri. Pembagian perkembangan usia ini dimulai sejak bayi, usia pra sekolah, sekolah, hingga remaja. Selain karena perkembangan karakter anak, suasana kamar akan terus mengalami perubahan seiring dengan aktivitas anak yang mulai beragam. Kebutuhan ruang si anak di dalam kamar pun akan bertambah.

    Kamar anak bukan sekadar ruang pribadi, tetapi juga bagian penting dari proses tumbuh kembang mereka. Ranahrumah telah menuliskan beberapa rahasia mendesain kamar anak agar anak betah dan berkembang baik sesuai usianya melalui kamarnya. Berbagai perabot dan penataan perlu dipilih secara tepat.

    Lantas, bagaimana penataan kamar anak yang cocok untuk setiap tahap usia anak? Inilah penjelasan dari Psikolog Maya Harry.

    Keamanan tempat tidur bayi di kamarnya sangat perlu diperhatikan mengingat bayi banyak menghabiskan waktunya untuk tidur. (Foto: Pexels)

    Kamar Bayi (0-1 tahun)

    Bayi cenderung memiliki waktu yang sangat banyak untuk tidur. Oleh karena itu, perlu diperhatikan beberapa hal, utamanya masalah keamanan saat ia tidur. Walaupun bayi belum dapat beraktivitas dan bergerak seaktif orang dewasa, namun saat tidur bayi cenderung bergerak ke sana ke mari. Untuk itu, diperlukan pagar pembatas atau pelindung agar bayi tidak terjatuh dari tempat tidurnya.

    Inspirasi kamar Balita dengan kelengkapan furnitur edukatif untuk tumbuh kembangnya. (Foto: Pexels)

    Kamar Balita (2-5 tahun) – Pra Sekolah

    Anak-anak di umur ini sudah mulai bisa berdiri dan berjalan. Demi merangsang motoriknya, sebaiknya anak mulai diajarkan untuk naik dan turun ke tempat tidur sendiri. Di dalam kamar juga perlu dipikirkan ruang untuk aktivitas yang membuat anak bergerak aktif.

    Beberapa furnitur edukatif sangat merangsang perkembangan anak. Contohnya, wadah penyimpanan mainan dalam warna-warna cerah agar menstimulasi indra penglihatan anak. Ini akan memudahkan anak dalam menghafalkan warna-warna.

    Material furnitur anak pun bermacam-macam pilihannya. Jika lebih suka menghadirkan furnitur plastik di kamar anak, ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan agar tidak membahayakan anak, khususnya untuk anak Balita.

    Terkait pilihan warna, anak yang sangat aktif dan temperamental perlu diturunkan emosinya dengan warna-warna pastel. Penggunaan warna pastel akan menenangkan dan mengontrol emosi anak.

    Inspirasi kamar anak usia sekolah, pilihan warna disesuaikan dengan kesukaan dan karakternya. (Foto: Pexels)

    Kamar Anak Usia Sekolah (6-12 tahun)

    Masa pertengahan dan akhir anak-anak ada di rentang usia ini. Ada perubahan besar dalam pola kehidupan anak karena masuk sekolah mengakibatkan terjadinya perubahan dalam sikap, nilai, dan perilaku anak.

    Anak juga mengalami pertumbuhan fisik, yakni peningkatan berat badan anak lebih banyak daripada panjang badannya. Peningkatan ini terjadi terutama karena bertambahnya ukuran sistem rangka dan otot serta ukuran beberapa organ tubuh. Perkembangan motorik anak menjadi lebih halus dan terkoordinasi. Anak-anak terlihat lebih cepat dalam berlari, makin pandai meloncat, serta makin mampu menjaga keseimbangan badannya. Anak sudah dapat memahami dan mentaati aturan-aturan suatu permainan. Anak-anak juga sangat suka mengumpulkan benda-benda untuk dikoleksi, seperti gambar, mobil-mobilan, dan boneka. Lemari untuk menyimpan barang koleksi dan benda hobi anak sudah mulai dibutuhkan.

    Selain itu, penggunaan warna sesuai kesukaan anak dalam kamarnya seharusnya diupayakan. Beberapa jenis warna cerah akan merangsang perkembangan otak dan karakter anak. Memajang hasil karya, foto, atau gambar-gambar kesayangan anak pada kamarnya akan meningkatkan rasa percaya diri anak. Akan tampak lebih menarik bila hasil karya anak berupa gambar atau lukisan diberi bingkai. Anak pun akan memiliki rasa puas dan lebih percaya diri.

    Feng Shui kamar anak pun dapat diterapkan menyangkut pilihan desain, letak kamar, dan pilihan warnanya.

    Inspirasi anak usia remaja dengan tempat tidur yang didesain sangat nyaman untuk memberikan tempat istirahat yang nyaman setelah aktivitasnya. (Foto: Pinterest)

    Kamar Anak Remaja (13-18 tahun)

    Umur anak hingga 15 tahun merupakan masa peralihan dari masa sebelumnya menuju remaja. Ini mengakibatkan kian beragamnya penataan kamar anak pada rentang usia ini. Keleluasaan anak-anak yang mulai beranjak remaja mulai perlu diperhatikan.

    Setelah anak melewati usia 15 tahun hingga 18 tahun, kamar cenderung tidak banyak dihuni pemiliknya karena sehari-harinya anak punya banyak kegiatan di luar rumah. Walaupun begitu, kamar tidur menjadi suatu tempat khusus bagi anak untuk mengekspresikan jati dirinya. Karenanya, fungsi fungsi yang ada di dalam kamarnya pun menjadi berbeda-beda, disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter dari si anak itu sendiri.  

    Inspirasi kamar anak remaja putra, desain dan isi perabot disesuaikan dengan hobinya. (Foto: Pinterest)

    Dapatkan beberapa cara menciptakan kamar anak laki-laki agar terasa lebih menyatu dengan kepribadiannya dan membuat kamar anak terasa lebih lega. Untuk warna ruang, ambillah dan warnai dengan warna yang dia sukai. Tidak harus mengikuti secara kaku teori warna untuk kamar tidur mungil, sepanjang itu nyaman bagi anak dan membuat dia tetap produktif.

    Beberapa gaya desain pun dapat diterapkan di kamar anak, salah satunya kamar anak gaya Skandinavia. Ranahrumah telah mengulasnya dan memberikan beberpa inspirasi penataannya. (RR)

    Cek inspirasi desain, berita gaya hidup modern, inovasi produk baru, dan ulasan inspiratif ranahnya rumah, dan properti di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom