Wednesday, March 25, 2026
Home Blog Page 157

BCI Equinox 2023 “Women In Construction” untuk Desainer & Arsitek

Ranahrumah.com – TREN | BCI Equinox 2023 bertema Women in Construction digelar di Jakarta (15/9/23). Event berkala yang diselenggaran oleh BCI Central ini hadir secara berkala, setiap tahun sejak pertama 2017 silam.

BCI Equinox merupakan boutique exhibition yang eksklusif diselenggarakan dengan fokus undangan husus bagi para kalangan desainer dan pelaku konstruksi, termasuk arsitek, konsultan, kontraktor, hingga para pengembang di Australia, Selandia Baru, dan wilayah Asia termasuk Hong Kong, Filipina, Vietnam, Singapura, Malaysia, serta Indonesia.

Lewat berbagai rangkaian acara di dalamnya, pengunjung ini dapat berjejaring dan berinteraksi untuk menjalin kolaborasi yang lebih erat dalam kancah profesional.

“Ini adalah metode event kasual yang dibuat eksklusif untuk konsultan, developer, aristek, interior desain dan mempertemukan mereka dengan pihak supplier yang membawa produk terkini untuk bisa dispek untuk proyek,” ujar Pietter Sanjaya, General Manager Emerging Market PT BCI Central Indonesia.

Baca Juga: 6 Tolok Ukur Menilai Bangunan Hijau menurut GBCI

BCI Equinox 2023 bertema Women In Construction bekerja sama dengan IALI, HDII, dan GBCI, diikuti oleh 34 industri yang hadir dengan produk terbaru inovaif sustainable. (Ranahrumah.com/Erly)

BCI Equinox 2023 bertema Women In Construction di Jakarta, dikatakan Pietter telah terdaftar total 1500 pengunjung dari kalangan desainer interior, arsitek, pekerja konstruksi, dan pengembang dan diikuti oleh 34 industri. “Dari 1500 pengunjung ini, 800 pengunjung konfirmasi hadir,” tambahnya. Event berlangsung pukul 00 hingga 21.00 WIB di Kuningan City Ballroom Level 7 (15 september 2023).

Industri yang hadir membawa inovasi material yang kebanyakan sudah populer dengan sustainability. Karena, developer pun saat ini sudah mulai fokus ke lingkungan dan menuju ke green product ,” tambah Pietter.

Sebagai ajang bagi para pemangku usaha dalam industri konstruksi dan profesional sebidang, tahun ini BCI Equinox 2023 Jakarta berkolaborasi dengan exhibitor terkemuka dan bermitra dengan tiga asosiasi ternama di bidang desain dan konstruksi yaitu Ikatan Arsitek Lanksap Indonesia (IALI), Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), dan Green Building Council Indonesia (GBCI).

Baca Juga: Top 10 Pengembang & Arsitek Versi BCI Asia Awards 2023

Baca Juga: Metode Penilaian BCI Asia Awards 2023 oleh BCI Central

Tema Women In Construction di BCI Equinox 2023 diangkat untuk menghargai dan mengapresiasi para perempuan yang banyak berkontribusi pada bidang desain dan konstruksi.(Ranahrumah.com/Erly)

BCI Equinox 2023 Angkat Tema Women In Construction

BCI Equinox 2023 Jakarta menghadirkan segmen talk show berupa rangkaian presentasi dengan tajuk Industry Talks. Berbeda dengan sebelumnya, tahun ini dalam semangat tema Women In Construction, BCI Equinox 2023 Jakarta menghadirkan sederet nama perempuan yang inspiratif dalam bidang desain dan konstruksi.

Dijelaskan oleh Pietter, tema Women In Construction diangkat untuk menghargai dan mengapresiasi para perempuan yang banyak berkontribusi pada bidang konstruksi.  “Mereka ini suka terlewat  karena dunia konstruksi itu identik dengan pria. Maka perempuan arsitek dan desainer interior yang sedang naik daun ini kita bawa ke atas,” ujarnya.

Baca Juga: Pemenang FuturArc Prize & BCI Asia Interior Design Awards 2023

Segmen Industry Talks di BCI Equinox 2023 Jakarta salah satunya diisi oleh HDII DKI Jakarta, menampilkan pembicara perempuan inspiratif di dunia desain. (Ranahrumah.com/Erly)

Adapun speaker’s list yang memberikan wawasan berharga dalam sesi presentasi dan diskusi segmen Industry Talks adalah sebagai berikut.

14.3015:00 Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta. Dengan pembicara:  Anabelle Carissa-Design Director of Belary Design; Adelinah Chandra, HDMI-Principal A2J Design; Mita Lukardi S.Sn, Mm-Principal M Design Consultant; modertaror Sakundria Satya Murti, HDI-Principal Wardhana Design.

16:5017:20 Kusneri Prasetiani-Principal StudioRK Design.

18:40 – 19:10 Helen Agustine-Principal Seniman Ruang

20:30 – 21:00 Wendy Djuhara-Founder & Principal Djuhara+Djuhara

Pelaksanaan BCI Equinox 2023 Jakarta menjadi acara BCI Equinox kedua di tahun 2023 setelah yang pertama diadakan di Ballroom Sheraton Hotel, Surabaya (10 Feb 2023) dan dihadiri oleh lebih dari 400 arsitek, desainer, konsultan, pengembang, serta para pemain aktif di industri konstruksi tanah air, terutama yang berdomisili di Surabaya.

Baca Juga: JAF 2023 Menggali Potensi Jakarta menuju Kota Global Sustainable

Baca Juga: Ajakan Signify untuk Green Switch – Beralih ke Pencahayaan Hijau

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

(*)

5 Cara Menjaga Kesehatan Kasur agar Bebas Kuman

Ranahrumah.com – KESEHATAN | Kasur sehat bebas tungau dan kuman. Kondisi inilah yang harus diciptakan agar tidur berkualitas dan lebih nyaman, bebas gangguan.

Di balik perannya yang besar untuk urusan tidur, kasur nyatanya menyimpan potensi yang sangat besar sebagai sumber masalah di tempat tidur. Perlengkapan tidur yang di pasaran tersedia banyak pilihan bahan ini, rawan menyimpan debu dan kotoran, serta kuman penyebab penyakit. Tungau atau serangga lain pun gemar bersarang di kasur.

Kondisi ini akan semakin parah jika kamar memiliki ventilasi kurang bagus sehingga lembap. Risiko kuman dan bakteri bersarang pun semakin besar.

Baca Juga: Menata Kamar Tidur Ala Feng Shui, Perhatikan Letak Barang!

Baca Juga: Feng Shui Kamar Anak, Desain, Letak, dan Pilihan Warnanya

5 Cara Menjaga Kasur Sehat Bebas Tungau dan Kuman

Sejumlah cara ini menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi untuk menjaga kasur tetap sehat.

1. Menciptakan kelembapan optimal di kamar

Mengondisikan suhu kamar agar tak lembap, menjadi langkah pertama. Meski suhu yang lebih dingin di kamar tidur dengan selimut tebal yang hangat akan membuat tidur lebih nyaman, namun usahakan jangan sampai lembap.

Kelembapan yang tinggi dalam ruangan dengan kasur serta seprai tertutup keringat manusia, akan membuat tungau, debu, dan bakteri berkembang biak secara terus-menerus.

Baca Juga: Membuat Panel Dinding Dekoratif untuk Mempercantik Ruang

Baca Juga: Tips Memanfaatkan Attic untuk Kamar agar Tak Panas

Ventilasi yang cukup diperlukan untuk menjaga kelembapan yang tinggi di kamar tidur.

Kelembapan tinggi dalam kamar terjadi jika tidak ada pertukaran udara yang cukup, yang biasanya dipenuhi dengan hadirnya ventilasi atau bukaan.

Namun, tak semua kamar tidur bisa menghadirkan bukaan ideal mengingat keterbatasan lahan. Salah satu caranya, manfaatkan teknologi untuk membantu pengudaraan yang baik di kamar. Diperlukan dehumidifier dan bahan penyerap kelembapan untuk menjaga kelembapan dalam ruangan di bawah 55 persen.

Saat ini, dehumidifier juga banyak dibenamkan pada peranti air purifier (penjernih udara). Menggunakan air purifier yang dilengkapi dehumidifier, akan dobel manfaat, udara bebas lembap dan kuman serta bakteri pun mati oleh air purifier.

Baca Juga: Dinding Aksen, Tren Desain Penunjang Estetika Rumah

Baca Juga: Cara Memilih Pencahayaan yang Tepat, Ciptakan Suasana Berbeda di Setiap Ruang

Dehumidifier adalah bahan penyerap kelembapan yang bisa menjaga kelembapan dalam ruangan di bawah 55 persen.

2. Menjaga kebersihan

Menjaga kebersihan seprai, quilt cover, dan sarung bantal, setiap saat. Mengingat keringat atau air liur dapat membasahi perlengkapan tidur ini kapan pun, rajinlah mengganti alas tidur dan pelapis perlengkapan tidur lain, setidaknya dua minggu sekali.

Namun, jika sebelum dua minggu sudah kotor, kamu wajib menggantinya. Prinsipnya, alas tidur beserta sarung bantal yang bersentuhan dengan kulit, harus selalu bersih.

Baca Juga: Jadi Solusi Udara Buruk, Ini Beda Air Purifier, Humidifier, dan Dehumidifier

Baca Juga: Pakai AC Tanpa Kedinginan dengan Teknologi WindFree Cooling

Menjaga kebersihan seprai, quilt cover, dan sarung bantal, setiap saat menjadi salah satu cara agar kasur sehat bebas tungau dan kuman.

3. Mencuci seprai dengan suhu tinggi

Mencuci alas tidur (seprai dan sarung bantal) dengan suhu tinggi, minimal 60 derajat dapat secara efektif membunuh tungau debu dan mencegah perkembangbiakan telur. Saat ini, sudah banyak mesin cuci yang dilengkapi dengan sistem pencucian air panas yang bisa dimanfaatkan.

4. Memakai pelindung kasur tahan air untuk kasur

Menggunakan penutup pelindung kasur tahan air merupakan solusi yang efektif dan mudah. Ini cara paling efektif untuk menjaganya tetap bersih. Ada beberapa tutup pelindung di pasaran untuk mencegah kutu dan tungau.

Baca Juga: Atasi Polusi Udara Mulai dari Rumah, Kenali 6 Pemicu & Sumbernya!

Pencucian kasur perlu dilakukan secara berkala dan rutin untuk menyedot tungau dan debu.

5. Merawat kasur secara khusus

Merawat kasur bisa dilakukan dnegan mencuci kasur secara berkala. Jadwalkan perawatan khusus ini secara rutin. Panggil jasa “pencucian” kasur untuk melakukan penyedotan tungau dan debu.

Jika memungkinkan areanya, menjemur kasur bisa dilakukan. Panas matahari yang langsung mengenai permukaan kasur akan membunuh kuman dan bakteri yang mungkin saja masih bersembunyi di kasur.

Baca Juga: Memilih Perangkat Pengondisi Udara yang Tepat untuk Rumah Tropis yang Lebih Sehat

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

(*)

Kehangatan Ala Tropical Resort dari Porcelain Tile Motif Kayu

Ranahrumah.com – INSPIRASI | Porcelain tile untuk tropical resort. Warna cokelat kayu menjadi pilihan ideal yang mewakili suasana alam tropis yang hangat. Karakter kayu ini, nyatanya juga bisa dihadirkan dengan material alternatif porcelain tile. Ini salah satu inspirasinya.

Semua tampaknya sepakat jika kayu terbukti mampu menampilkan suasana hangat. Corak dan warnanya mewakili keramahan alam. Teksturnya pun terasa kesat, tidak licin ketika dipijak. Maka, ketika diminta menebak material yang digunakan di lantai ruang ini, yang pertama terlintas menjadi jawaban adalah parket atau lantai kayu.

Ternyata bukan! Sulit membayangkan bahwa yang terhampar di lantai di sekitar wastafel ini adalah porcelain tile. Jenis materialnya bisa disebut termasuk keramik karena berglazur namun lapisan bawahnya berupa homogenous tile.

Baca Juga: Eksplorasi Bata Merah Wujudkan Rumah yang Humble dan Hangat

Kelebihan corak dan tekstur porcelain tile yang alami ini membuatnya dipilih untuk mendukung suasana resort di alam yang beriklim tropis, sesuai konsep yang diusung oleh sebuah resto.

Diterangi oleh cahaya lampu yang cenderung redup, kehadiran porcelain tile untuk tropical resort ini memberi kenyamanan duduk santai sambil menikmati hidangan khas Asia Tenggara pun semakin bertambah.

Baca Juga: Conwood Beyond, Tak Perlu Dicat Lagi dan Sangat Mudah Dipasang

Keramik jenis porselen bercorak kayu ini berpadu serasi dengan partisi dengan desain khas oriental

Warna cokelat menjadi pilihan ideal yang mewakili suasana alam tropis yang hangat. Keramik jenis porselen bercorak kayu ini berpadu serasi dengan partisi dengan desain khas oriental, mewakili suasana di kawasan Asia Tenggara.

Gurat kayu yang tampak alami dari porcelain tile hadirkan kehangatan tropical resort.

Keramik jenis porselen bercorak kayu ini berpadu serasi dengan partisi dengan desain khas oriental, mewakili suasana di kawasan Asia Tenggara. Bukan hanya warna dan coraknya yang serupa kayu, material alternatif kayu ini permukaannya pun bertekstur serasa kayu alami.

Baca Juga: Makin Diminati, Lantai Kayu TEKA dalam Aplikasi Desain Ramah Lingkungan

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

(*)

Tips Berbagi Kamar dengan Anak di Rumah Mungil

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Berbagi kamar dengan anak di rumah mungil, mungkinkah?

Setiap keluarga akan bertumbuh baik dari jumlah anggota maupun juga kebutuhannya. Namun tak demikian dengan luas rumah. Sebanyak apapun kebutuhan bertambah, rumah ya hanya segitu-gitunya.

Padahal sebagai tempat tumbuh paling awal dan utama, semestinya rumah selalu nyaman bagi setiap penghuni. Tersedianya ruang bagi setiap anggota keluarga sesuai yang dibutuhkannya harusnya tetap dapat dipenuhi. Kebutuhan penambahan kamar selalu terjadi seiring bertumbuhnya keluarga, dengan lahirnya buah hati sebagai penghuni baru.

Baca Juga: Mendekor Ruang dengan Warna Pastel, Ini Kelebihan & Tips Pengaplikasiannya

Lantas bagaimana jika, lahan rumah tak muat lagi?

Kamar tidur bersama bisa menjadi salah satu solusi untuk menghemat ruang di dalam rumah serta dapat membuat orang tua lebih dekat dengan anak atau si kecil (bayi atau usia batita). Dengan penataan kamar tidur yang pintar dan perabot fleksibel, dapat diciptakan sebuah ruang istirahat yang dapat mengakomodasi kebutuhan setiap anggota keluarga.

Baca Juga: Menata Rumah dengan Metode Montessori, Bikin Anak Mandiri

Baca Juga: Feng Shui Kamar Anak, Desain, Letak, dan Pilihan Warnanya

Membuat kamar tidur senyaman mungkin, bahkan di malam hari akan menciptakan kenangan masa kecil yang manis bagi keluarga kecil yang mendambakan kenyamanan dan kebersamaan di rumah.

Agar berbagi kamar dengan anak di rumah mungil tak mengganggu kenyamanan, baik bagi orang tua maupun anak, inilah empat langkah praktis mewujudkannya.

  1. Hadirkan mimpi indah

Cara terbaik untuk memulainya adalah dengan menciptakan ranjang senyaman mungkin. Buat kamar tidur yang nyaman dan mudah untuk berbagi bersama walaupun berukuran kecil.

Dengan menjaga agar ruangan tetap terasa sederhana dan fungsional, ada baiknya untuk dapat memenuhi kebutuhan orangtua maupun si anak, sehingga masing-masing tetap memiliki zona nyaman.

Baca Juga: Ayo Main bersama Anak di Rumah, Ini Manfaatnya!

2. Sulap sudut kamar jadi “istana” si kecil

Pilih area sudut di kamar tidur untuk menempatkan tempat tidur anak, tambahkan bantal-bantal dan selimut yang hangat, dan juga lampu khusus anak.

Letakkan tempat tidur anak yang dapat dipanjangkan untuk memastikan anak selalu memiliki ranjang yang pas selama masa pertumbuhannya. Memilih ranjang fleksibel yang bisa diatur ukurannya mengikuti perkembangan anak, adalah pilihan yang tepat. Setiap detail ranjang dirancang dengan teliti dan tampilannya yang tak lekang oleh waktu membuat tempat tidur ini mudah dipadukan dengan perabot lain.

Pikirkan juga multifungsi ranjang untuk anak dengan memanfaatkan setiap bagiannya, selain untuk tidur juga bisa untuk menyimpan berbagai keperluan si kecil.

Sebagai pelengkap, tambahkan boneka atau mainan kesayangan anak di tempat tidur sebagai teman bermain yang menyenangkan untuk waktu yang lama.

Baca Juga: Meski Rumah Sempit Anak Bebas Bermain dengan Ruang Gerak Memadai, Ini Caranya!

Baca Juga: Amankah Menggunakan Furnitur Plastik di Kamar Anak?

3. Ubah fungsi meja ganti popok bayi

Mencari perabot fleksibel yang desainnya memungkinkan untuk diubah fungsi. Misalnya, cari kegunaan lain meja ganti popok bayi setelah anak tumbuh besar.

Meja ini dapat diubah menjadi lemari penyimpanan untuk barang-barang, mainan ataupun buku-buku favorit yang ingin disembunyikan. 

4. Sediakan area berkegiatan bersama

Anak-anak senang meniru orangtuanya. Dengan menempatkan versi mini dari kursi berlengan di kamar tidur, orang tua dan sang anak dapat duduk santai dengan nyaman sambil membaca buku cerita bersama-sama, ataupun membaca buku yang berbeda ketika si kecil sudah mulai bisa membaca sendiri.

Baca Juga: Makeover Ruang Makan dan Ruang Keluarga dengan Gaya Japandi

Baca Juga: Hindarkan Bayi dari Ruam Popok & 7 Penyakit Anak Ini!

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

(*)

Teknologi Interlocking Keramik Bikin Tampilan Alami seperti Bebatuan Asli

Ranahrumah.com – INTERIOR | Interlocking keramik membuat keramik tampil alami seperti bebatuan asli.

Bagi penyuka suasana alami, menghadirkan bebatuan sebagai pelapis dinding interior dapat menjadi salah satu solusi. Namun, sifat kealamian batu sering memaksa kita berpikir dua kali.

Batu yang merupakan produk alam ini memerlukan perawatan yang rumit agar terhindar dari lumut dan jamur. Tekstur dan motifnya pun sangat bervariasi sehingga tak ada satupun batu yang identik dengan batu lainnya. Justru kealamian inilah yang menjadi daya tarik utamanya, karena dari sifat-sifatnya yang natural ini, suasana adem dan tenang dapat diciptakan layaknya ketika seseorang berada dekat dengan alam.

Inilah kesempurnaan desain yang hadir melalui visualisasi bebatuan yang alami, nyaris tak berbeda dengan aslinya.

Baca Juga: Bikin Dinding Makin Memesona dengan Pola, Ini Caranya!

Siapa yang menyangka pelapis dinding di ruang ini bukan berasal dari bebatuan asli? Tampilannya begitu meyakinkan, menampakkan sisi natural batu seperti aslinya.

Interlocking keramik, teknologi di industri keramik yang membuat keramik tampil alami seperti bebatuan asli. Teknologi interlocking keramik di industri keramik menciptakan hasil aplikasi yang begitu rapi. Sambungan antar-keping keramiknya tak kentara sama sekali dan menghasilkan tampilan yang harmonis. Kreativitas dalam pemasangannya pun turut mendukung penciptaan visual yang random dan sangat natural.

Baca Juga: Stone Beyond! Eksplorasi Bebatuan untuk Berbagai Kreativitas Desain dari MM Galleri

Tekstur batu yang natural pun dapat ditampakkan oleh kreativitas pemasangannya. Ada pilihan pola pasang keramik susun paralel, zig zag, pemasangan geser setengah, atau sepertiga yang menghasilkan tampilan batu yang naik turun serta random seperti layaknya batu alami atau batu asli.

Bahkan dengan fasilitas interlocking yang ada pada setiap kepingnya, kita pun akan sulit menemukan letak sambungannya.

Tertarik mengaplikasikannya di rumah?

Baca Juga: DIY! Pasang Sendiri Panel Dinding, Hemat Tenaga dan Biaya

Baca Juga: Membuat Panel Dinding Dekoratif untuk Mempercantik Ruang

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

(*)

Eichholtz Store: Membangun Karakter Mewah dengan Banyak Gaya

0

Ranahtumah.com – PRODUK | Eichholtz Store by Melandas merek dagang dari Belanda untuk produk furnitur, lighting, dan aksesori interior.

Tidak selamanya karakter produk bisa ditampilkan secara kuat dengan mengusung gaya desain tertentu. Alih-alih menciptakan tampilan yang tak beraturan, showroom furnitur ini memamdupadankan produk-produknya yang memiliki aneka ragam gaya secara kreatif justru menghasilkan tatanan dan ekspresi yang unik dan menarik, bahkan mampu mengispirasi terciptanya impresi desain, baik dengan menerapkan gaya yang sama maupun gaya desain lainnya.

Hadir di Plaza Indonesia Lt.3, koleksi Eichholtz Store by Melandas menghadirkan furnitur mewah dan berbagai perlengkapan interior dengan gaya modern, chinoiserie, mid century, vintage, art deco, hingga klasik saat ini sudah dapat dilihat langsung di Indonesia.

Berkunjung ke showroom ini, pengunjung akan langsung merasakan aura mewah dan elegan yang bercita rasa tinggi, terwujud dalam desain interior urban yang hangat dan subtle, atau desain eklektik yang menadukan aneka gaya dan warna.

Modern clean look, salah satu gaya Eichholtz (Eichholtz Melandas)

Hebatnya, suguhan desain yang dihadirkan di showroom, ini sangat sophisticated. Bukan sekadar memberikan displai produk yang hanya menampilkan visual yang indah, tapi benar-benar mewujud dalam nuansa interior yang bisa dirasakan kenyamanannya.

Keindahan detail di setiap produk Eichholtz menjadi kekuatan tersendiri yang memberikan kesan yang ekspresif. Ibarat berjalan menikmati hunian Perancis yang elegan, romantisnya rumah di Kanada, rumah Hollywood yang mewah, atau hunian vintage di Cina, semuanya tersaji di showroom yang ditata dengan imajinasi dan kreativitas yang tinggi.


Aksesori dan dekorasi Eichholtz (Eichholtz Melandas)

Kabar baiknya, koleksi Eichholtz dengan kualitas first-rate furnitur ini hadir dengan harga yang terjangkau. Pilihan produknya pun sangat banyak. Hal inilah yang membuat Veridiana Lim, Direktur Melandas yakin, Eichholtz akan diterima dan disukai oleh masyarakat Indonesia.

Nah, buat kamu yang ingin menampilkan karakter mewah namun ingin tampil dengan banyak gaya, produk-produk di sini bisa jadi pilihan.

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

(*)

YKAN Gelar Kontes Fotografi dan Lari, Kampanye Konservasi Alam

0

Ranahrumah.com – TREN | YKAN gelar kontes fotografi dan lari kampanye konservasi alam.

Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) kembali mengadakan kampanye tahunan, kali ini bertemakan “Misi Lestari 2023: See Nature” yang menghadirkan dua aktivitas utama, yakni kontes fotografi dan lari. Seluruh bentuk dukungan yang disalurkan dalam program ini akan disalurkan untuk mendukung kelestarian alam Indonesia melalui konservasi alam.

Setiap tahunnya, YKAN mengikuti kegiatan global yang diadakan oleh mitra YKAN, The Nature Conservancy (TNC), yaitu Global Photo Competition (GPC). Kompetisi ini diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Tercatat pada 2022, sebanyak 6.400 peserta berasal dari Indonesia. Tahun ini, kompetisi foto ini tidak hanya digelar secara global, namun juga diteruskan dalam kontes lokal, yaitu cakupan per negara dan Indonesia menjadi salah satu dari enam negara terpilih.

“Untuk kali pertama, YKAN juga membuat kontes foto khusus untuk peserta Indonesia, dengan melibatkan fotografer kawakan Indonesia, yaitu Arbain Rambey, Riza Marlon, dan Marrysa Tunjung Sari. Nantinya, para juri ini akan memilih 12 pemenang per kategori dari 50 foto terbaik khusus dari Indonesia, yang akan dilombakan di konteks lokal,” jelas Priscilla Christin, Direktur Komunikasi YKAN.

Baca Juga: JAF 2023 Menggali Potensi Jakarta menuju Kota Global Sustainable

Kampanyekan konservasi alam, YKAN gelar kontes fotografi dan lari. Terdapat 12 kategori dalam lomba foto ini, yakni people & nature, plants & fungi, mammals, birds, reptiles & amphibians, insects & arachnids, underwater life, lands, oceans, freshwater, climate, dan aerialsyang dilombakan pada tahun ini.

Selain foto, kegiatan fun run pun menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan oleh YKAN dalam rangka meningkatkan kesadaran publik pada pentingnya konservasi alam di Indonesia.

Aktivitas lari dipilih karena mudah dilakukan oleh seluruh kalangan masyarakat sambil menikmati pemandangan alam di sekitar. Pada kegiatanfun run kali ini, sambil berlari peserta diberi kesempatan untuk dapat melakukan aksi nyata dengan memecahkan misi berkaitan dengan kelestarian alam. Menariknya, untuk menjadi peserta perlu melakukan unlock donasi dan menyelesaikan misi dalam satu tim, hal ini didasari pada kegiatan konservasi yang dilakukan secara gotong royong. Peserta bisa mengajak anggota keluarga lainnya, teman, dan saudara untuk ikut menjadi bagian dari timnya masing-masing.

Seluruh donasi  akan disalurkan untuk mendukung kelestarian alam Indonesia, terutama keberlanjutan program perlindungan kawasan konservasi perairan dan pengembangan komoditas kakao lestari di Berau, Kalimantan Timur.

“Kabupaten Berau merupakan salah satu wilayah Indonesia dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi. Sekitar 72% wilayahnya masih tertutup hutan tropis alami yang menjadi tempat tinggal bagi ekosistem di dalamnya. Sementara perairannya termasuk dalam wilayah Segitiga Terumbu Karang Dunia, yang artinya menjadi habitat ragam spesies terumbu karang dan ikan,” terang Rizya Ardiwijaya, Coral Reef Specialist YKAN.

Baca Juga: 10 Pesan Sadar Lingkungan di “LG Sustainable Village” IFA 2023

Seluruh pembicara dalam peluncuran “Misi Lestari 2023: See Nature” , kontes fotografi dan lari oleh YKAN untuk konservasi alam.

Terumbu karang melindungi wilayah pesisir dari ombak dan badai dan mendukung pendapatan industri pariwisata. Program KORALESTARI, yang akan dilaksanakan YKAN bersama mitra, bertujuan untuk melindungi terumbu karang di Indonesia, khususnya di Berau, Laut Sawu, dan Laut Natuna. Selain program KORALESTARI, YKAN bersama mitranya mendampingi masyarakat untuk melakukan budi daya kakao yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas biji kakao melalui proses fermentasi. Fermentasi biji kakao mampu memberi nilai tambah, sehingga bisa menembus pasar premium, baik di dalam negeri maupun mancanegara.

Kegiatan YKAN gelar kontesfotografi dan lari kampanyekan konservasi alam dengan tema “Misi Lestari 2023: See Nature”, mengajak masyarakat melakukan aksi nyata untuk alam Indonesia, lewat dua aktivitas hobi yakni, fotografi dan berlari. Karena sebuah foto dapat menceritakan seribu kisah tentang alam dan berlari tidak selamanya sekadar olahraga dan menguji ketahanan diri, tetapi juga membuat kita lebih peka dengan alam lewat udara yang kita hirup, pemandangan yang kita lihat, dan keindahan yang kita rasakan,” tutup Astrid Candrasari, Project Director Misi Lestari 2023.

Baca Juga: Ajakan Signify untuk Green Switch – Beralih ke Pencahayaan Hijau

Kegiatan Misi Lestari 2023 ini akan diawali kontes foto dengan periode pendaftaran selama 30 Agustus-29 September 2023. Pameran foto peserta terpilih disertai kegiatan coaching clinic dan talkshow dari para juri dilakukan pada 6 – 12 November 2023. Pengumuman pemenang kontes foto lokal akan diadakan pada 11 November 2023. Pendaftaran kompetisi foto dapat dilakukan melalui tautan apad situs ykan.or.id untuk kontes foto.  

Untuk aktivitas fun run, periode pendaftaran fun run dibuka dengan fundraising yang berlangsung selama 8 September-15 Desember 2023, dilanjutkan dengan unlock donasi untuk menjadi peserta fun run. 

Puncak acara Misi Lestari diselenggarakan pada 26 November 2023, yang mengajak peserta untuk berlari sambil menyelesaikan misi-misi yang berkaitan dengan konservasi. Info selanjutnya bisa ikuti akun sosial media resmi misilestari nusantara atau ykan.

Baca Juga: 6 Tolok Ukur Menilai Bangunan Hijau menurut GBCI

Baca Juga: Menguak Desain “Nearly Zero Energy Building” QBig BSD City Peraih Penghargaan AEA 2023

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

(*)

JAF 2023 Menggali Potensi Jakarta menuju Kota Global Sustainable

Ranahrumah.com – TREN | JAF 2023 menggali potensi Jakarta menuju kota global sustainable. Jakarta Architecture Festival (JAF) 2023 merupakan sebuah perayaan perubahan status baru Jakarta dengan telah diumumkannya pemindahan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Jakarta Architecture Festival 2023 mengambil tema Transit(ion), yang secara harfiah memiliki arti sebuah proses atau periode perubahan dari satu kondisi menuju kondisi lainnya. Sebuah transisi yang pasti terjadi bagi Jakarta di masa mendatang, yang bermula dari sebuah kota pelabuhan dari sebuah kerajaan kuno, kemudian menjadi hub perdagangan seluruh penjuru dunia sehingga menjadi ibu kota sebuah negara muda, Indonesia. 

“Festival ini bertujuan untuk mengumpulkan beberapa insight mengenai Transit(ion) yang akan terjadi dari berbagai stakeholder seperti masyarakat, komunitas, pemerintah, sektor privat, para profesional serta akademisi untuk memberikan pemahaman publik akan pentingnya desain kota yang baik, sehingga menjadikannya kota yang layak dihuni baik dari segi kebijakan publik, dan investasi yang berdasarkan riset serta dan pengetahuan terkini tentang kota,” terang Prima Abdullah, Program Director JAF.

Baca Juga: 6 Tolok Ukur Menilai Bangunan Hijau menurut GBCI

Baca Juga: Manfaat Taman Atap untuk Rumah di Daerah Tropis

JAF 2023 menggali potensi Jakarta menuju kota global yang sustainable diselenggarakan 9 sept – 30 sept 2023.

JAF 2023 menggali potensi Jakarta menuju kota global sustainable akan menjadi sebuah momentum untuk berkolaborasi dan bertransformasi. Bukti ketangguhan serta kemampuan beradaptasi akan setiap perubahan kota Jakarta yang dinamis.

“Sebuah perayaan yang melibatkan semua stakeholder Jakarta demi terwujudnya visi Jakarta masa depan sebagai kota global lebih baik bagi kita semua,” ucap Ar. Doti Windajani, IAI, AA, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Jakarta (IAI Jakarta)

Seperti diketahui, Jakarta memiliki sejarah panjang sebagai sebuah kota global yang terus berkembang telah mengalami banyak perkembangan dalam beberapa abad ini, berevolusi serta berusaha untuk terus menjawab setiap tantangan serta permasalahan yang dihadapi. 

Baca Juga: Menguak Desain “Nearly Zero Energy Building” QBig BSD City Peraih Penghargaan AEA 2023

Baca Juga: Memilih Perangkat Pengondisi Udara yang Tepat untuk Rumah Tropis yang Lebih Sehat

“Pasca ditetapkannya Nusantara sebagai Ibu Kota Negara Republik Indonesia, Jakarta menghadapi tantangan keseimbangan ekologi, ruang berkeadilan dan wadah ekonomi regeneratif. Oleh karena itu perlu untuk terus menggali potensi Jakarta mengembangkan karya terbaik, untuk era baru masyarakat dan Jakarta menjadi kota global masa depan yang sustainable,” pungkas Doti.

Jakarta Architecture Festival (JAF) 2023 diselenggarakan dari tanggal 9 September hingga 30 September 2023. Ada beragam kegiatan di acara ini, seperti conference, diskusi, eksibisi, instalasi publik, pemutaran film kebudayaan, program penjelajahan kota, gathering, serta perlombaan sketsa beragam bangunan warisan Jakarta. Berbagai pembicara Nasional maupun Internasional akan turut menyampaikan pandangannya akan beragam isu di Jakarta pada festival ini.

Baca juga: OGRA 2023 Asia Mengundang Arsitek Mendesain Atap Rumah Berkelanjutan

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

(*)