Sunday, March 22, 2026
Home Blog Page 167

OGRA 2023 Asia Mengundang Arsitek Mendesain Atap Rumah Berkelanjutan

Ranahrumah.com – TREN | Onduline Green Roof Award (OGRA) 2023 Asia sayembara desain atap, mengundang arsitek untuk mendesain atap rumah berkelanjutan. 

OGRA 2023 Asia adalah kompetsi desain untuk profesional arsitek, disainer, pengembang properti, pelaksana dan perancang bangunan, baik perorangan maupun proyek yang diselenggarakan oleh PT Onduline Indonesia – produsen atap bitumen ramah lingkungan Onduline.

Sayembara arsitektur ini sudah dibuka sejak 14 April 2023 lalu. Batas waktu pengumpulan karya lomba masih dibuka hingga 30 Agustus 2023 pukul 23:59 WIB. Setelahnya akan dilakukan tahap penjurian sepanjang September 2023, dan pengumuman pemenang dijadwalkan pada Oktober 2023. Sebagai informasi, peserta yang ingin berkompetisi wajib lebih dulu mengisi formulir pendaftaran melalui website www.ogra-contest.com.

Baca Juga: Manfaatkan Cahaya Alami agar Hemat Listrik & Rumah tetap Adem

Tema Onduline Green Roof Award (OGRA) 2023 Asia

Mengambil tema “Tropical Passive Roof Design for Low Energy Houses”, peserta yang memiliki pengalaman minimal 1 tahun di bidang arsitektur, disain interior, konstruksi, developer, konsultan perencana dan konsultan pelaksana, diharuskan membuat desain atap untuk rumah tinggal yang dikelola dengan strategi berkelanjutan, sehingga penekanannya lebih kepada bagaimana desain tersebut memperhatikan lingkungan, baik dalam struktur bangunan maupun bahan bangunannya.

Diplotnya tema kompetisi desain atap berkelanjutan bangunan hijau (green building) sebagai wujud respons Onduline terhadap isu kualitas ligkungan yang makin merosot akibat sifat manusia yang konsumtif terhadap energi dan kegiatan yang memicu perubahan iklim yang semakin ekstrem (climate change).

(Ki-Ka) Reisa Siregar, Esther Pane, Olivier Guilly, Iwan Prijanto, dan Ivan Priatman saat penjelasan materi Onduline Green Roof Award (OGRA) 2023 Asia sayembara desain atap berkelanjutan (Ranahrumah.com/Erly)

Kriteria Penilaian Onduline Green Roof Award (OGRA) 2023 Asia

Beberapa kriteria untuk dapat disebut sebagai green building, sekaligus menjadi poin penilaian karya desain antara lain strategi pengolahan air hujan, tata guna lahannya berdasarkan lingkungan sekitar bangunan, kualitas udara di dalam ruangan (indoor quality), material yang digunakan, termasuk pemakaian energi di dalam rumah.

Peserta Onduline Green Roof Award (OGRA) 2023 Asia

Tahun ini, perhelatan kompetisi OGRA lebih menarik dan menantang lantaran selain diikuti peserta asal Indonesia, kompetisi juga terbuka bagi peserta dari kawasan Asia Tenggara mencakup lima negara, yaitu India, Malaysia, Filipina, Vietnam dan Thailand.

Onduline Asia Pacific Director, Olivier Guilly tidak menyangka sayembara disain atap yang digelar rutin dua tahunan mendapat perhatian besar dan diikuti banyak peserta dari Tanah Air, bahkan direspons baik oleh peserta dari negara lain. Per akhir Juni lalu, 300 peserta yang berasal dari enam negara tersebut telah mendaftarkan karya desain atap rumah terbaik mereka.

“Ini sangat menggembirakan karena secara tidak langsung mereka sangat peduli dengan lingkungan. Antusias peserta dari Indonesia meningkat, mereka melihat dari tema kali ini yang lebih erat dengan kondisi alam di negara-negara Asia, termasuk Indonesia. Pun peserta dari nagara-negara lain juga antusias luar biasa, khususnya India dan Filipina. Mereka bersemangat sekali mengikuti OGRA 2023 Asia mengingat ini mereka pertama kali mengikuti kompetisi yang kami gelar,” jelas Olivier dalam siaran pers, Kamis (6/7/2023).

Baca Juga: Secondary Skin untuk Rumah, Kulit Kedua yang Bikin Estetik dan Hemat Listrik

Antusiasme peserta dari enam negara, khususnya Indonesia juga diapresiasi oleh Esther Pane, Country Director PT Onduline Indonesia. “Bagi yang belum mendaftar masih ada kesempatan hingga akhir Agustus 2023. Kami menunggu karya-karya kreatif dari profesional di bidang desain dan arsitektur. Mari bersama-sama kita menyelamatkan bumi dengan membuat perubahan melalui ciptaan desain rumah berkelanjutan dan hemat energi,” ujar Esther saat mengisi materi press conference Onduline Green Roof Award 2023 Asia di ajang pameran bahan bangunan IndoBuildTech 2023 di ICE BSD, Serpong, Tangerang, Kamis (6/7/2023).

Menurutnya, Sayembara OGRA menjadi titik penting bagi Onduline Indonesia dalam membina komunikasi yang baik sekaligus wadah yang tepat bagi rekan-rekan arsitek dan turunannya untuk berkreativitas dan menuangkan ide-ide brilian demi keberlangsungan lingkungan yang lebih hijau.

“Sayembara OGRA ini sejalan dengan visi Onduline Indonesia sebagai produsen lembaran atap bitumen. Terbuat dari bahan resin, mineral danserat selulosa yang aman dan ramah lingkungan, di mana tujuan akhirnya yaitu membangun Indonesia lebih hijau,” ungkap Esther.

Baca Juga: Memilih Perangkat Pengondisi Udara yang Tepat untuk Rumah Tropis yang Lebih Sehat

Genteng Onduvilla yang diaplikasikan untuk bangunan resort (Dok. Onduline)

Kepedulian dan Urgensi Onduline Green Roof Award (OGRA) 2023 Asia

Esther menyampaikan, OGRA menjadi momen yang pas untuk mengapresiasi kalangan arsitek dan turunannya untuk mensosialisasikan bangunan dan desain rumah ramah lingkungan. “Kami akan terus konsisten mengkomunikasikan solusi Onduline sebagai solusi atap hijau dengan Green Label Indonesia,” tandasnya.

Digagas sejak tahun 2013, kini hajatan dua tahunan ini telah dihelat ke-enam kali sepanjang 10 tahun terakhir. Selama kurun waktu itu telah didapatkan lebih dari 500 entri dan menampilkan belasan juri terkenal dari seluruh Indonesia. 

Marketing Manager Onduline Indonesia, Reisa Siregar mengatakan selama penyelenggaraan OGRA, Onduline, produsen atap bitumen, tidak mengharuskan peserta untuk menggunakan atap Onduline. Hal ini menunjukkan bahwa inisiatif kompetisi yang dibuat Onduline, tujuannya agar peserta (arsitek) dapat bebas berkreasi, memberikan ide desain atap yang cocok untuk daerah tropis.

Baca Juga: Void dan Skylight Solusi Rumah Sempit jadi Terasa Lapang

Apa Kata Juri Onduline Green Roof Award (OGRA) 2023 Asia?

Di OGRA 2023 Asia, Onduline Asia Pacific Director Olivier Guilly bersama para ahli arsitektur ternama hadir mengisi kursi juri untuk memilih proyek terbaik dan yang paling menonjol. Di antaranya, Ketua Green Building Council Indonesia Iwan Prijanto, Principal Architect Archimetric Ivan Priatman, serta arsitek terkemuka, perencana kota, ahli lingkungan dari Filipina yang juga salah satu dari 48 pahlawan filantropi di dunia menurut Majalah Forbes, Felino ‘Jun’ Palafox Jr.

Ketua Green Building Council Indonesia Iwan Prijanto mengatakan, selama satu dekade terakhir, perbincangan mengenai perubahan iklim semakin mencuat di berbagai kalangan. Perubahan cuaca ekstrem di berbagai negara, badai, banjir bandang, kekeringan dan kebakaran hutan adalah respon alam terhadap peningkatan suhu global.

Menurutnya, setiap negara harus membuat komitmen dan target yang lebih ambisius untuk menurunkan emisi karbon sebagai wujud menyikapi maraknya bencana alam. “Ke depan, target penurunan emisi global akan semakin ketat. Untuk mengurangi emisi lebih ambisius, penggunaan atap bangunan ramah lingkungan dan berkelanjutan menjadi satu dari sekian elemen yang dapat berkontribusi besar terhadap penurunan emisi karbon di sektor properti,” tegasnya.

Sementara itu Principal Architect Archimetric Ivan Priatman mengatakan, penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan menghasilkan biaya operasional yang lebih rendah 20-30 persen dibandingkan dengan biaya operasional bangunan konvensional. Apalagi dengan adanya dorongan dari pemerintah dan komitmen Indonesia untuk mencapai net zero emission (NZE) pada 2060, dia menilai ke depannya tren pemasangan atap ramah alam yang berdampak pada pengurangan energi diprediksi akan mengalami peningkatan. “Untuk hunian pribadi maupun komersial, mendesain atap dengan melihat kondisi sekitar akan sangat memengaruhi biaya yang dikeluarkan,” ujar Ivan.

Baca Juga: 10 Alasan Perlunya Menggunakan Jasa Arsitek untuk Memperindah Hunian

Hadiah Onduline Green Roof Award (OGRA) 2023 Asia

Onduline menyiapkan total hadiah uang tunai sebesar USD 9.200  atau setara Rp145 juta dan piala eksklusif untuk semua pemenang. Pemenang pertama akan menerima USD 3.300 setara Rp52 juta, juara kedua USD 2.300 atau Rp36 jutaan, juara ketiga USD 1.600 atau Rp25 jutaan, serta juara 4 & 5 masing-masing USD 1.000 setara Rp15 jutaan. Juara 1 dan 2 juga akan diundang sebagai pembicara utama di sejumlah kegiatan Onduline.

Baca Juga: 14 Jenis Tukang dan Keahliannya, Kenali sebelum Memilih!

Baca Juga: Antisipasi Serangan Rayap pada Atap, Begini Rancangan Desainnya

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Sharp AQUOS XLED TV Hadir di Indonesia, Inovasi Desain, Visual & Audio

Ranahrumah.com-PRODUK | Sharp Aquos XLED TV hadir di Indonesia dengan inovasi desain, visual dan audio yang diklaim terbaik di kelasnya.

Setelah sukses diperkenalkan ke kawasan Asia, Timur Tengah dan Afrika pada bulan Mei lalu, PT Sharp Electronics Indonesia secara resmi merilis Sharp TV AQUOS XLED ke pasar Indonesia pada 5 Juli 2023 di Jakarta.

AQUOS XLED merupakan generasi baru dari pengembangan teknologi TV guna menghadirkan kualitas gambar terbaik yang didukung dengan kualitas suara yang spektakuler.

Sharp AQUOS XLED menjadi TV terbaik yang diproduksi Sharp di segmen TV 4K selama bertahun-tahun dengan menghadirkan kualitas gambar dan audio yang luar biasa membawa pengguna mencapai level baru dalam menonton tayangan televisi.

TV canggih model terbaru ini ditetapkan untuk mendefinisikan sebuah TV unggulan generasi baru dengan desain artistik, serta inovasi yang menakjubkan. Keindahan desain AQUOS XLED FV1 berhasil dianugerahi iF Design Award 2023, sebuah penghargaan desain yang diakui secara internasional.

Baca Juga: AQUOS XLED 4K “True to Life”, Gabungan Teknologi TV LCD & OLED

Baca Juga: Menciptakan Hunian yang Lebih Berkelanjutan dengan Rumah Pintar

Penghargaan desain yang diterima oleh TV Sharp Aquos XLED. Desain slim artistik yang menambah estetika ruang. (Ranahrumah.com/Erly)

Fitur Unggulan Sharp Aquos XLED

Hadir dalam dua ukuran besar 65 inch dan 75 inch, Sharp AQUOS XLED yang merupakan menggabungkan tenologi TV LCD dan OLED, memiliki beberapa fitur unggulan, sebagai berikut.

The Brightness

TV SHARP Aquos XLED 4K dibekali teknologi Xtreme mini-LED. Ada ribuan  lampu LED dengan jumlah 88 kali lebih banyak di banding TV biasa.

Mini–LED yang berukuran 1/10 dari lampu LED TV biasa dapat menghasilkan brightness 6x lebih terang daripada TV konvensional biasa, serta dapat mengontrol pencahayaan gelap dan terang secara akurat dengan menciptakan lebih dari 2.000 dimming zonesehingga kualitas gambar mengalami peningkatan dramatis.

True Color

Mengadopsi teknologi Deep Chroma Quantum Dot (QD), TV SHARP AQUOS XLED 4K menampilkan cakupan warna tertinggi dalam sejarah TV AQUOS, dengan area cakupan gamut warna lebih dari 20% dibandingkan dengan tampilan konvensional. Hal ini memungkinkan AQUOS XLED 4K TV 2023 menghadirkan warna objek yang realistis dan pengalaman visual yang nyata.

Baca Juga: LED TV Aquos IIOTO Terbaru dari Sharp, Ini 6 Fitur Unggulannya

Yupi’s Good Talent 2023 Ajak Anak Indonesia Meraih Mimpi

0

Ranahrumah.com – TREN | Yupi’s Good Talent 2023 Ajak Anak Indonesia Meraih Mimpi. Ajang pencarian bakat dan talenta anak dan remaja di bidang seni.

Fase anak hingga remaja adalah fase yang sangat penting. Untuk menjadi pribadi yang sukses, diperlukan fondasi mental yang tepat, tekad dan komitmen  yang kuat agar potensinya dapat berkembang secara optimal.

Anak dan remaja yang memiliki bakat, utamanya di bidang seni suara, seni tari ataupun talenta lainnya, perlu dibantu dan didukung untuk meraih mimpinya.

Melihat pentingnya hal tersebut, Yupi’s Good Talent 2023, kembali mencari bakat-bakat yang luar biasa. Yupi’s Good Talent 2023 memberikan kesempatan kepada anak-anak Indonesia untuk untuk memamerkan bakat dan talenta mereka.

“Dengan senang hati kami menyediakan wadah dan kesempatan bagi Yupiers (sapaan untuk anak-anak dan remaja Indonesia) untuk berprestasi dibidang seni,” ujar Juliwati Husman selaku Direktur Sales & Marketing PT Yupi Indo Jelly Gum.

Baca Juga: “Back to School” IKEA, Persiapkan Anak Memasuki Tahun Ajaran Baru

Sudah tahun ke-4 Yupi’s Good Talent diadakan, setiap tahunnya konsep dan temanya selalu berbeda. Tahun ini PT. Yupi Indo Jelly Gum selaku penyelenggara juga berkolaborasi dengan Sekolah Musik Purwacaraka sebagai partner ahli dan Indomaret sebagai salah satu channel pendaftaran. Untuk kali ini, kami harapkan sekitar 5000 pendaftar dari berbagai kategori bakat mengikuti ajang event ini.

Jika di tahun 2022 Yupi’s Good Talent menghadirkan “Yupiness Camp”, di tahun ini, di Yupi’s Good Talent 2023 Ajak Anak Indonesia Meraih Mimpi, para finalis akan tampil di salah satu stasiun TV. Dengan hadirnya Yupi’s Good Talent 2023 diharapkan bisa menjadi moment perayaan akan bakat-bakat yang tidak terduga yang menjadi kebanggaan Indonesia dan menginspirasi banyak orang. Kami juga berharap Yupi’s Good Talent 2023 ini akan meraih kesuksesan yang lebih besar dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Kembangkan Imajinasi Anak dengan Warna Alam Jotun Kids Collection

Baca Juga: Feng Shui Kamar Anak, Desain, Letak, dan Pilihan Warnanya

Mengenal PT. Yupi Indo Jelly Gum

PT Yupi Indo Jelly Gum, atau lebih dikenal dengan Yupi, adalah sebuah perusahaan manufaktur gummy di Indonesia. Memiliki pasar yang luas dan melayani market gummy ke seluruh dunia, Yupi memiliki standar internasional tertinggi dan telah memiliki sertifikat halal MUI untuk semua produknya.

Hingga saat ini Yupi sudah didistribusikan ke Asia, Amerika Utara, Australia, Eropa, dan Timur Tengah.

Yupi Indo Jelly Gum memiliki tim peneliti dan pengembangan produk sendiri agar mampu menghasilkan berbagai produk yang tepat, berkualitas, sesuai selera pasar, dengan bahan-bahan terbaik. Yupi Indo Jelly Gum juga telah menggunakan peralatan yang memenuhi standar internasional.

Untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan oleh PT. Yupi Indo Jelly Gum memenuhi keamanan pangan dan kesehatan, perusahaan telah menerapkan sistem Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP). Seluruhnya mengikuti standar Internasional Good Manufacturing Practices (GMP) sebagai penunjang penerapan sistem HACCP tersebut. Perusahaan ini berpusat di kawasan Gunung Putri, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Amankah Menggunakan Furnitur Plastik di Kamar Anak?

Baca Juga: Menata Rumah dengan Metode Montessori, Bikin Anak Mandiri

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Wind Free Ultra, AC Samsung Hemat dan Pintar, Kurangi Polusi, Listrik 180 Watt Saja

Ranahrumah.com – PRODUK | Wind Free Ultra, AC Samsung hemat dan pintar, mengurangi polusi dengan listrik 180 watt saja. Inilah penyejuk ruangan terbaru yang diperkenalkan Samsung Electronics Indonesia di Jakarta, 3/7/23.

Tak tangung-tangung, 4 teknologi canggih diperkenalkan Samsung di AC terbarunya ini yang membuat pendingin ruangan ini diklaim menjadi AC ideal yang diimpikan masyarakat. Empat keunggulan utama ditawarkan bagi penggunanya, yaitu kenyamanan, kesehatan, penghematan, dan kemudahan.

4 Teknologi pada Wind Free Ultra AC Samsung Hemat dan Pintar

Dibekali 4 teknologi unggulan, Samsung AC WindFree Ultra digadang menjawab kebutuhan AC ideal yang diimpikan masyarakat. Sejuk yang lebih nyaman, menyehatkan udara dalam ruangan, tak boros listrik, dan mendukung mobilitas dengan kemudahan pengoperasiannya.

1. Teknologi WindFree Cooling

Punya pengalaman dengan AC yang menyebabkan rasa dingin berlebihan yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan, menyebabkan gangguan kesehatan, suara berisik yang menganggu aktivitas di rumah?

Bagi para pengguna Air Conditioner (AC), hembusan angin pendingin ruangan yang mengenai tubuh secara langsung dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Sebagian pengguna AC juga merasa bahwa hembusan angin langsung yang terus menerus dapat menyebabkan masalah pada tubuh, misalnya sakit kepala. Belum lagi suaranya yang bersiik, sangat mengganggu.

Faktanya, AC di kamar tidur umumnya menyala sepanjang malam hingga pagi. Terkadang, suhu kamar dapat menjadi terlalu rendah sehingga menimbulkan rasa dingin berlebihan dalam ruangan. Pengguna AC kemudian terpaksa bangun sejenak untuk melakukan pengaturan manual melalui remote control, baik menaikkan suhu atau mematikan AC, kemudian menyalakannya lagi saat suhu meningkat. 

Teknologi WindFree Cooling dihadirkan Samsung untuk mengatasi semua kerepotan ini, menghasilkan udara sejuk yang lebih nyaman tanpa membuat kedinginan. Samsung AC WindFree Ultra, pendingin udara terbaru Samsung ini hadir dengan inovasi WindFree Cooling yang menyebarkan udara sejuk ke seluruh ruangan melalui 23.000 lubang mikro, untuk menghindari hembusan angin langsung yang tak nyaman.

“Berhembusnya udara dari lubang mikro ini membuat beraktivitas seharian di dalam rumah menjadi lebih nyaman karena ‘still air’ atau  ‘tidak nyetrong’ kencang mengenai tubuh,” ujar Donny Libra, Head of Air Conditioner Product Marketing, Samsung Electronics Indonesia. Tingkat kebisingan AC WindFree Ultra pun dikatakannya rendah, hanya 20dB. Suhunya terkontrol, sehingga tak perlu harus mengatur suhu terus menerus dengan mematikan dan menyalakan AC.

Baca Juga: Pakai AC Tanpa Kedinginan dengan Teknologi WindFree Cooling

Baca Juga: Memilih Perangkat Pengondisi Udara yang Tepat untuk Rumah Tropis yang Lebih Sehat

Inovasi WindFree Cooling menyebarkan udara sejuk ke seluruh ruangan melalui 23.000 lubang mikro untuk menghindari hembusan angin langsung yang tak nyaman. Filter elektrostatik-nya membuat filter bisa dipakai terus menerus selama ada aliran listrik tanpa harus diganti selamanya. (IST, Dok. Samsung Indoensia).

2. Teknologi Air Purification PM1.0 Filter

Memadukan fungsi penyejuk ruang dan pembersih udara (air purifier) dalam 1 perangkat, Samsung AC WindFree Ultra menggunakan teknologi air purification PM1.0 filter yang menyaring partikel halus dan 99,9% bakteri berbahaya. Filter ini memiliki kemampuan mengurangi polusi udara, menyaring partikel halus seperti debu, bulu hewan, serat (yang berasal dari pemakaian perlengkapan rumah tangga) dalam waktu 20 menit, dua kali lebih cepat dibandingkan PM2.5 Filter.

“Filter yang digunakan bukan HEPA tapi filter elektrostatis yang tidak menggunakan lapisan kertas yang bisa rusak sehingga ketika kotor hanya perlu dibersihkan, tidak perlu diganti. Filter elektrostasis akan terus berfungsi selama ada aliran listrik,” jelas Donny menjawab ranahrumah.com.

Selain filter yang bisa dipakai terus menerus, air purification filter di Samsung AC WindFree Ultra bisa dilepas pasang dengan mudah dan dicuci dengan air mengalir. Inovasi teknologi AC Samsung terbaru ini membuat pengguna lebih nyaman dan memberi rasa aman bagi seluruh anggota keluarga.

Baca Juga: Smart TV Samsung 2023 Janjikan Pengalaman Menonton Semakin WOW!

Baca Juga: Jadi Solusi Udara Buruk, Ini Beda Air Purifier, Humidifier, dan Dehumidifier

AEON Mall Deltamas Bakal Beroperasi di Awal 2024

0

Ranahrumah.com – TREN | AEON Mall Deltamas Bakal Beroperasi di Awal 2024, Makin Lengkap Saja Fasilitas Publik di Cikarang.

Sinar Mas Land dan Sojitz Corporation melalui PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) terus menghadirkan inovasi untuk melengkapi kebutuhan gaya hidup masyarakat urban modern melalui pembangunan AEON Mall di Kota Deltamas Cikarang.

Terletak di kawasan strategis, Kota Deltamas, proyek shopping center tersebut memiliki luas tanah sekitar 200.000 m2 yang akan menjadi destinasi baru bagi para wisatawan lokal, nasional, maupun mancanegara.

AEON Mall Deltamas mengusung konsep “Nature, Entertainment, Future, and Japanese Ambience yang memiliki 3 lantai dilengkapi dengan 350 tenant nasional dan internasional bergengsi, tempat pameran atau event, serta area parkir yang luas dengan kapasitas 3500 unit mobil dan 4000 unit sepeda motor.

Baca Juga: Sinar Mas Land Luncurkan Almandine Business Gallery di Kota Deltamas Cikarang

Presiden Direktur PT Puradelta Lestari Tbk sekaligus CEO Commercial National Sinar Mas Land – Hongky J. Nantung mengatakan bahwa fasilitas pusat perbelanjaan terbaru yakni AEON Mall Deltamas ini dihadirkan adalah untuk mengakomodasi kebutuhan ruang publik dan area komersial terbaik bagi masyarakat di wilayah Cikarang.

“AEON Mall Deltamas yang telah melaksanakan prosesi topping off pada Mei lalu dan ditargetkan untuk segera beroperasi pada awal tahun 2024 mendatang,” tambahnya.

Kehadiran mal ini akan melengkapi fasilitas berskala kota di Kota Deltamas Cikarang untuk menjawab kebutuhan terhadap business hub dengan kehadiran meeting points di lokasi strategis berupa fasilitas F&B serta beragam sarana hiburan maupun rekreasi bagi para penghuni dan masyarakat luas.

“Tentunya, kami harap keberadaan shopping center ini juga dapat membawa dampak ekonomi yang lebih signifikan dan membuka ribuan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar,”ujarnya.

Baca Juga: Kendaraan Listrik Mikromobilitas Berteknologi IoT Hadir Di Kota Jababeka

Kota Deltamas saat ini tengah gencar mengembangkan lebih banyak fasilitas dan infrastruktur guna mendukung kegiatan live, work, and play bagi para penghuninya.

Mal baru di Cikarang AEON MAll Deltamas bakal beroperasi di awal 2024, didukung sejumlah fasilitas yang telah berdiri di kawasan tersebut antara lain Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi, pusat pendidikan bertaraf nasional dan internasional seperti Cikarang Japanese School, Korean Education Complex (Jakarta International University), Kampus ITSB, Sekolah Pangudi Luhur, dan SMK Ananda Mitra Industri.

Selain itu, township ini memiliki pusat arena olahraga di antaranya Deltamas Sport Center, Pasadena Serenade Swimming Pool, dan Malibu Club House hingga fasilitas kesehatan yakni Mitra Keluarga Hospital.

Untuk pusat pengendalian operasi keamanan, kawasan Kota Deltamas telah dilengkapi dengan fasilitas Security, Fire, and Command Center.

Baca Juga: Daikin Buka Pabrik AC Inverter di Cikarang Penuhi Kebutuhan Domestik dan Ekspor

Kota Deltamas dipilih sebagai lokasi AEON Mall karena letaknya yang sangat strategis, didukung dengan kemudahan akses langsung ke Tol Jakarta-Cikampek (Japek) I tepatnya di KM 37.

Pada saat ini, pemerintah sedang membangun Jalan Tol Japek II Selatan dimana Kota Deltamas juga akan memiliki akses tol langsung dari tol baru tersebut, tepatnya di Km 31+200.

Penambahan akses tol baru lain juga akan dilakukan yakni Tol Japek I di Km 42 yang akan terintegrasi dengan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Stasiun Kotawana sebagai bagian dari Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang rencana akan mulai beroperasi di tahun ini. Akses baru tersebut akan akan menambah fasilitas bagi warga Kota Deltamas dan sekitarnya. 

Baca Juga: Beam Mobility di Kawasan Residensial Makin Diminati, Apa Manfaatnya?

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

LG Loves School Tingkatkan Kenyamanan Ruang Belajar Polban

Ranahrumah.com – PROFIL | LG Loves School tingkatkan kenyamanan ruang belajar Polban, Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara, pada 27/6/23. Ini menjadi wujud komitmen PT LG Elektronics Indonesia (LG) dalam berkontribusi bagi pengembangan pendidikan di tanah air.

Selain merenovasi ruang belajar, LG juga memberikan sejumlah pendingin udara (air conditioner – AC) untuk bangunan komersial yang bakal digunakan menjadi media pembelajaran.

Program LG Loves School tingkatkan kenyamanan ruang belajar Politeknik Negeri Bandung (Polban), diwujudkan dalam beberapa hal. Selain merenovasi tiga ruang belajar LG VRF System Training Center sekaligus praktik mahasiswa, LG juga memberikan perangkat AC komersial. Satu unit AC kategori round cassette, dua unit AC ceiling Concealed Duct, dan sebuah alat kontrol AC khusus bagi bangunan komersial yang memudahkan kendali seluruh AC dalam satu remote control.

Baca Juga: AC Komersial Terbaru LG Multi V i dengan AI, Hemat Energi & Outdoor Tak Berisik

Baca Juga: Gunakan Energi Terbarukan & Capai Zero Carbon, LG Gabung RE100

“Dukungan renovasi dan perangkat AC bagi sarana praktik siswa didik melalui LG Loves School ini, kami harap dapat memberi semangat sekaligus meningkatkan wawasan mereka sebagai bekal memasuki dunia kerja nantinya,” ujar Lee, Tae-Jin, President of LG Electronics Indonesia. Lebih lanjut dikatakannya, secara khusus berbagai dukungan ini bakal digunakan bagi mahasiswa Jurusan Refrigerasi dan Tata Udara pada Politeknik Negeri Bandung (Polban).

Sementara itu, Department Head of SAC for LG Electronics Indonesia, Edy Sucipto berharap dengan kelengkapan perangkat yang diberikan dapat memperkaya wawasan mahasiswa tentang gambaran produk khususnya AC komersial dengan teknologi terkini sekaligus praktik langsung menggunakannya.

LG Loves School merupakan bagian dari pilar inisiatif sosial perusahaan di bawah nama LG Loves Indonesia. Selain LG Loves School yang lebih membidik dukungan bagi pendidikan, ada dua pilar lain, yaitu LG Loves and Cares yang memberikan kontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan LG Loves Green yang didedikasikan untuk mendukung penciptaan lingkungan yang berkelanjutan.  

Baca Juga: LG Buka Pabrik AC Multi V, Penuhi Kebutuhan AC Komersial

Baca Juga: LG Loves Green, Dukung Lingkungan Berkelanjutan di Sumatera Selatan

Politeknik Negeri Bandung (Polban) memiliki Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara yang terdiri dari dua program studi yaitu Program Diploma Tiga (D-3) Program Studi Teknik Pendingin dan Tata Udara dan Program Sarjana Terapan (D-4) Program Studi Teknik Pendingin dan Tata Udara. (Foto IST)

Mengapreasiasi dukungan dari PT LG Electronics Indonesia (LG) dalam bentuk renovasi ruang belajar dan pemberian sejumlah pendingin udara (AC). khususnya untuk Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara, Direktur Politeknik Negeri Bandung, Marwansyah, S.E., M.Si., Ph.D., berharap dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran sehingga mahasiswa mendapatkan bekal kompetensi dan wawasan yang lebih baik untuk memasuki dunia kerja. “Polban berharap kerja sama dan kontribusi dari LG dapat terus berjalan secara berkelanjutan di masa yang akan datang untuk memperkuat dunia pendidikan pada umumnya, khususnya pendidikan vokasi di Indonesia,” ujarnya.

Politeknik Negeri Bandung yang berlokasi di jalan Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Kabupaten Bandung Barat, memiliki Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara yang terdiri dari dua program studi. Program Diploma Tiga (D-3) Program Studi Teknik Pendingin dan Tata Udara dan Program Sarjana Terapan (D-4) Program Studi Teknik Pendingin dan Tata Udara.

Baca Juga: LG Air Solution 2023, Fokus pada Kesehatan dan Ramah Lingkungan

Baca Juga: Sambut Hari Bumi, LG serahkan Bibit Tanaman untuk Kalimantan Selatan

“Ini menjadi contoh kuat mewakili kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan yang membuka peluang lebih besar bagi siswa didik untuk menyeimbangkan mata ajar teori dan praktek. Hal yang bakal menjadi bekal lebih kuat untuk menyiapkan mereka memasuki dunia kerja nantinya,” ujar Muhammad Arman, Ketua Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara Politeknik Negeri Bandung

LG juga mengungkap komitmennya untuk terus melanjutkan program LG Loves School secara simultan menyasar kampus dan sekolah di Indonesia. “Meski dikatakan sebuah langkah kecil, namun dengan komitmen besar untuk melakukan dengan berkelanjutan akan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pada akhirnya tenaga kerja Indonesia pada masa mendatang,” ujar Jon, Branch Manager Bandung for LG Electronics Indonesia.

Baca Juga: Perbaiki AC Tidak Dingin, Berisik, & Bocor Tanpa Tukang Servis

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Beam Mobility di Kawasan Residensial Makin Diminati, Apa Manfaatnya?

Ranahrumah.com – GAYA HIDUP |Beam Mobility di kawasan residensial makin diminati. Kehadiran kendaraan ramah lingkungan ini terbukti bermanfaat mengurangi tingkat polusi udara dan menciptakan gaya hidup yang lebih sehat.

Menciptakan tonggak sejarah baru, perusahaan mobilitas mikro terbesar di Asia Pasifik, Beam Mobility mampu menjalin kerja sama dengan 3 kawasan residensial dalam kurun waktu 1 bulan.

Kolaborasi dimulai pada awal Juni dengan Jababeka Residence, kemudian dilanjutkan dengan Citra Raya dan yang terbaru adalah di Kota Harapan Indah, Bekasi.

Beam Mobility menyediakan layanan ride-sharing sepeda elektrik di kawasan komersial, hunian, pendidikan hingga perkotaan. Melalui penyediaan layanan ride-sharing kendaraan ramah lingkungan, Beam Mobility berupaya untuk ikut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, aman, menyenangkan dan minim polusi.

Layanan yang dinisiasi oleh Beam Mobility merupakan salah satu solusi alternatif guna mengurangi ketergantungan atas penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil, sehingga dapat membantu upaya pemerintah Indonesia dalam mengejar target Net Zero Emission pada tahun 2060.

Saat ini, Beam Mobility telah mengoperasikan layanan berbagi skuter elektrik dan sepeda listrik di lebih dari 60 kota di Australia, Selandia Baru, Malaysia, Thailand, Korea, dan Turki. Di Indonesia, Beam Mobility telah hadir di beberapa kota dan wilayah termasuk Bogor dan Bali.

Lebih jauh, layanan Beam juga telah tersedia di beberapa kawasan residensial dan kawasan pendidikan seperti Universitas Indonesia di Depok.

Baca Juga: Cara Mengendarai Sepeda Listrik Beam E-Moped Ramah Lingkungan

Kehadiran Beam Mobility di Citra Raya mendukung semangat EcoCulture yang diterapkan oleh PT Ciputra Residence dan menjadi tambahan fasilitas kendaraan ramah lingkungan di kawasan ini. (Foto IST)

Manfaat Penggunaan Beam Mobility di Kawasan Residensial

GM Corporate Marketing Jababeka Residence, EricLimansantoso sangat mengapresiasi dan mendukung upaya Beam Mobility memperkenalkan layanan armada mikromobilitas ramah lingkungan di Kota Jababeka. “Setelah menghadirkan layanan ini selama kurang lebih dua bulan, kami melihat perubahan signifikan dari masyarakat di Kota Jababeka, salah satunya adalah penggunaan armada Beam khususnya oleh mahasiswa/i di sini,” tambahnya.

“Khusus di Jababeka, kami juga meresmikan warehouse Beam Mobility pertama di kawasan ini. Warehouse ini nantinya akan berfungsi untuk penyimpanan unit serta suku cadang yang dibutuhkan, tentunya untuk memudahkan penggunaan kendaraan Beam.”

Baca Juga: Membuat Taman Dalam Ruang dan Merawat, Rekomendasi Tanaman Indoor

Baca Juga: Jadi Solusi Udara Buruk, Ini Beda Air Purifier, Humidifier, dan Dehumidifier

Dua bulan menghadirkan Beam Mobility di Kawasan Jababeka Residensial, makin banyak penggunanya termasuk para mahasiswa.
Di sini juga ada warehouse Beam Mobility untuk penyimpanan unit dan suku cadang agar mempermudah penggunaan. (Foto: IST)

Sementara itu Estate Management Manager PT Ciputra Residence, Fransiscus Yohanes, mengungkapkan bahwa kolaborasi yang dijalin Beam Mobility dengan kawasan residensial ini, sejalan dengan semangat EcoCulture yang diterapkan oleh perusahaannya. Contohnya, Citra Raya, merupakan kawasan hunian yang memiliki luas sekitar 2760 Ha. Hadirnya kendaraan mikromobilitas Beam Mobility merupakan upaya dalam memberikan fasilitas terbaik bagi penghuni Citra Raya. “Terdapat berbagai fasilitas pendidikan, rekreasi, kesehatan, agama dan retail di mana kendaraan ramah lingkungan Beam dapat mengakomodir mobilitas lebih dari 70 ribu masyarakat kami,” ujarnya.

Baca Juga: Kendaraan Listrik Mikromobilitas Berteknologi IoT Hadir Di Kota Jababeka

Hal senada juga diucapkan oleh GM Town Management Damai Putra Group, Cut Vita Hanum Zola. “Kota Harapan Indah Bekasi adalah kawasan mandiri seluas 2200 Ha terdepan di Timur Jakarta yang selalu mengedepankan kebutuhan penghuni khususnya kebutuhan akan lingkungan yang asri dan terbebas dari polusi. Kolaborasi kami dengan Beam Mobility juga sejalan dengan program Langit Biru yang dicanangkan pemerintah. Terdapat sebanyak 500 armada Beam yang dapat digunakan oleh penghuni Kota Harapan Indah, dan armada ini dapat menjadi salah satu alternatif kendaraan ramah lingkungan untuk perjalanan singkat yang menyenangkan.”

Seluruh armada Beam Mobility memiliki batas kecepatan maksimal 25km/jam yang dilengkapi dengan fitur teknologi IoT, sehingga kondisi kendaraan dapat dimonitor secarareal-time, melalui aktivasi geofencing, dan secara otomatis dapat mendeteksi jika terdapat permasalahan, seperti ketika diperlukan penggantian baterai. Setiap armada juga dilengkapi dengan baterai cadangan.

Baca Juga: Memilih Perangkat Pengondisi Udara yang Tepat untuk Rumah Tropis yang Lebih Sehat

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)