Saturday, June 27, 2026
Home Blog Page 39

Kartu Tanda Anggota KAMPIUN YKI: Simbol Ketangguhan Penyintas Kanker  

Ranahrumah.com — KESEHATAN | Yayasan Kanker Indonesia (YKI) resmi meluncurkan Kartu Tanda Anggota KAMPIUN—Kami Penyintas Unggul YKI—sebuah inisiatif nasional yang menandai babak baru dalam pemberdayaan penyintas kanker di Indonesia. Kartu ini bukan sekadar identitas, melainkan simbol ketangguhan, solidaritas, dan harapan baru bagi ribuan penyintas yang terus melangkah maju.

Baca Juga: Kasus Autoimun Meningkat Tantangan Baru di Era Kesehatan Modern

Peningkatan Kasus Kanker di Indonesia

Di tengah lonjakan kasus kanker nasional yang mencapai lebih dari 408.000 kasus baru dan 242.000 kematian menurut GLOBOCAN 2022, YKI menegaskan bahwa perjuangan melawan kanker tidak berhenti di ruang perawatan. KAMPIUN hadir sebagai wadah komunitas yang mengangkat penyintas sebagai agen perubahan—tangguh, berdaya, dan bermartabat.

Ketua Umum YKI, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP, mengatakan, “Penyintas bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal kontribusi. Kartu Tanda Anggota KAMPIUN bukan hanya simbol, tapi alat strategis untuk memperluas akses, memperkuat identitas, dan mendorong kolaborasi lintas sektor.”

Baca Juga: Kanker Serviks Urutan Kedua Kejadian Kanker pada Perempuan di Indonesia

KTA KAMPIUN Simbol Ketangguhan, Solidaritas, dan Harapan Baru

KTA KAMPIUN dirancang sebagai identitas resmi penyintas kanker YKI yang membuka akses ke layanan kesehatan, edukasi komunitas, gaya hidup inklusif, dan program pemberdayaan ekonomi. Dengan struktur berbasis provinsi, jenis kanker, dan nomor anggota, KTA ini memudahkan segmentasi program dan pengelolaan data secara nasional—mendukung strategi pengendalian kanker berbasis komunitas yang inklusif dan berkelanjutan.

“KAMPIUN bukan sekadar komunitas, tapi keluarga yang saling menguatkan. KTA ini adalah bukti bahwa penyintas tidak sendiri,” ujar Murniati Widodo AS, Wakil Ketua Umum II YKI Bidang Sosial dan Masyarakat.

Murniati Widodo AS menambahkan, “KTA KAMPIUN bukan hanya kartu, tapi jembatan menuju kehidupan yang lebih berkualitas. Dengan manfaat nyata seperti diskon layanan deteksi dini, akses pelatihan keterampilan, hingga peluang ekonomi, kartu ini membantu penyintas melangkah lebih percaya diri, lebih mandiri, dan lebih terhubung dengan komunitas yang peduli.”

Kartu KAMPIUN memiliki sistem penomoran yang memudahkan identifikasi dan pengelolaan data dengan kode provinsi sesuai kode Badan Pusat Statistik (BPS), kode jenis kanker (sesuai urutan GLOBOCAN untuk Indonesia) dan nomor urut anggota. “Dengan sistem ini, akan membantu pendataan secara demografis,” terang Ibu Murniati Widodo.

Baca Juga: Mengenal Kanker Paru: Tanda, Gejala, dan Cara Mengurangi Risiko Terkena

Baca Juga: Cara Cegah dan Obati Pneumonia

Manfaat Ekosistem KAMPIUN

Dalam sesi edukatif bertajuk “Pemulihan Holistik: Merawat Diri, Menyemai Semangat”, dr. Siti Annisa Nuhonni, Sp.KFR menekankan pentingnya perawatan diri sebagai bagian dari pemulihan mental dan fisik. Ia mengajak penyintas untuk memulihkan citra diri dan semangat hidup melalui rutinitas yang adaptif dan dukungan sosial yang berkelanjutan.

“Perawatan diri adalah bentuk cinta diri yang paling sederhana namun bermakna. Lewat rutinitas yang menyenangkan dan dukungan komunitas, penyintas bisa memulihkan kendali atas hidupnya dan merasa tidak sendirian dalam prosesnya,” jelas dr. Siti Annisa Nuhonni, Sp.KFR.

YKI mengajak seluruh pemangku kepentingan termasuk pemerintah pusat maupun daerah, fasilitas dan penunjang kesehatan, komunitas, hingga pelaku usaha untuk bergabung dalam ekosistem KAMPIUN. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas manfaat KTA, memperkuat sistem rujukan komunitas, dan membangun ruang pemulihan yang inklusif, bermartabat, dan berkelanjutan. (RR)

Baca Juga: Pentingnya Memberi Dukungan Suportif pada Anak Penyandang Kanker

Baca Juga: Trombosit Berlebihan Memicu Beragam Penyakit

Baca Juga: Kondisi Tangan dan Kaki Menunjukkan Gejala Penyakit Ini

Cek berita dari dunia kesehatan, ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom(RR)

4 Masalah Dinding yang Bikin Cat Ulang Gagal: Lakukan Langkah Preventif dengan Memilih Semen yang Tepat

Ranaharumah.com – TIPS & TRIK | Banyak orang tergoda mengecat ulang rumah tanpa memeriksa kondisi dinding lama. Padahal, cat yang menempel di atas dinding lembap hanya akan bertahan sebentar — lalu mengelupas, berubah warna, atau bahkan berjamur.

Sebelum mengecat ulang, pastikan penyebab masalahnya, apakah karena air rembesan, kelembapan tinggi, atau lapisan semen yang mudah menyerap air.

Permasalahan pada Dinding sebelum Cat Ulang

Berikut beberapa masalah yang sering muncul pada dinding dan tahapan pengecatan ulang yang harus dilakukan.

Dinding Mengapur

Dinding mengapur (chalking) ditandai dengan timbulnya bubuk pada permukaan dinding. Kondisi ini disebabkan penggunaan cat berkualitas rendah,yang lebih banyak mengandung bahan pengisi (filler), berupa tepung. Jika ini yang terjadi, maka lapisan cat lama harus dikerok. Alatnya bisa menggunakan kape. Lalu diikuti dengan membersihkan permukaan dinding dengan kain basah dan dilanjutkan dengan pemberian sealer dan aplikasi cat dinding eksterior.

Cat Mengelupas

Cat dapat mengelupas disebabkan oleh beberapa hal seperti kelembapan tinggi, pemakaian plamir, atau pengerjaan dnding yang kurang baik. Jka sebagan besar cat sudah mengelupas, maka tak ada cara lain kecuali mengerok semua permukaan. Waktu kering yang tidak bersamaan dapat menyebabkan cat retak Untuk cat lama, bisa dibantu dengan membasahinya, lalu diikuti dengan mengeroknya. Jika dinding sudah bersih, tahapan berikutnya adalah memberi sealer dan dilanjutkan dengan pengecatan biasa.

Baca Juga: Tips Memilih Cat Eksterior untuk Melindungi Fasad Rumah

Perubahan wama

Yang dimaksud dengan berubah warna adalah warna cat menjadi belang, membentuk pola basah atau warna cat tampak pudar sebagian. Kondisi ini terjadi karena ada rembesan pada dinding yang disebabkan permukaan air tanah (kapilaritas) atau adanya kebocoran pada titik sumber air, seperti bak mandi atau pipa air. Bisa juga hal ini disebabkan kadar alkali yang cukup tinggi pada bahan penyusun dinding.

Sebelum melakukan pengecatan, maka penyebab terjadinya kebocoran harus diatasi dulu, misalnya dengan memberi waterproofing. Setelah itu, keroklah semua permukaan dinding. Untuk amannya, terutama pada permukaan dinding yang kadar alkalinya tinggi, sebaiknya diikuti dengan pembenian cat dasar antialkali. Setelah semua proses tersebut selesai, baru dilanjutkan dengan pengecatan seperti basa.

Dinding berjamur

Akar masalah dinding berjamur adalah kelembapan. Karenanya, tahapan pekerjaannya juga hampir sama dengan dinding berubah warna yang disebabkan lembap. Namun jamurnya terlebih dahulu harus dibasmi dengan larutan fungisida. Dinding yang sudah diberi fungisida sebaiknya didiamkan kurang lebih 24 jam agar jamur benar- benar mati. Setelah itu dinding disikat bersih dari akar jamur. Selanjutnya, diikuti dengan pemberian sealer dan pengecatan eksterior.

Semua permasalahan tersebut terjadi karena kondisi awal dinding yang tidak baik, ditambah dnegan gempuran cuaca ekstrem yang mengakibatkan masalah makin kompleks.

Diperlukan bahan bangunan yang berkualitas tinggi, yang memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap tekanan cuaca ekstrem, seperti hujan deras, kelembapan udara tinggi dan sifat tanah yang cenderung basah. Kualitas bahan bangunan ini harus bisa mencegah masalah seperti rembesan air tanah, kebocoran dan kerusakan struktural yang dapat merugikan keamanan dan keberlangsungan bangunan.

Baca Juga: Cara Memilih Waterproofing yang Teoat Solusi Dinding Retak dan Bocor

Mengapa Memilih Semen yang Berkualitas Penting?

Perancangan bangunan tidak hanya mengutamakan estetika, tetapi juga berfungsi meminimalkan penggunaan sumber daya alam, seperti energi dan air. Fungsi pasif bangunan berfokus pada desain bangunan yang harmonis dengan alam.

Desain tidak hanya mempertimbangkan aspek estetika, namun juga memerhatikan faktor-faktor seperti pencahayaan alami, ventilasi, dan pemilihan material yang ramah lingkungan sehingga bangunan nyaman ditempati, dan minim dampak negatif terhadap penghuni dan lingkungan.

Sebagai bahan konstruksi dasar dalam pembangunan rumah, pemilihan semen yang tepat menjadi kunci utama untuk menjamin ketahanan bangunan terhadap berbagai tantangan, terutama di daerah tropis seperti indonesia yang seringkali mengalami cuaca hujan tinggi. Masalah-masalah dinding akibat cuaca ekstrem bisa dicegah jika sejak awal pembangunan sudah memilih semen dengan daya tolak air tinggi.

Baca Juga: Semen Watershield Solusi Preventif Bangunan Kokoh Hadapi Cuaca

Semen Merah Putih Watershield dengan Water Repellent

Semen Merah Putih memberikan solusi inovatif untuk mencegah terjadi masalah pada dinding ini. Produk inovatif Semen Merah Putih watershield dirancang khusus dengan teknologi water repellent yang melindungi dinding dari kelembapan berlebih.

Dengan kandungan water repellent ini, semen watershield mampu memberikan perlindungan yang lebih baik serta meningkatkan ketahanan terhadap penetrasi air pada bangunan, baik pada aplikasi struktural maupun non-struktural. Adapun hasil akhir yang diberikan oleh Semen Merah Putih Watershield dapat membantu mengatasi atau menyelesaikan tantangan yang umumnya dihadapi oleh sebagian besar pengguna semen.

“Diformulasikan khusus dengan teknologi water repellent, semen ini tidak hanya unggul dalam mencegah kebocoran, tetapi juga menjaga kekuatan fondasi serta memperpanjang umur bangunan,” Oza Guswara, GM Sales dan Marketing dari PT Cemindo Gemilang.

Semen Merah Putih Watershield dengan kandungan water repellent akan memberikan efek daun talas pada bangunan. Dengan kemampuan ini, semen mampu memberikan proteksi dan daya tahan ekstra terhadap penyerapan air, mencegah risiko dinding jamuran, cat lekas menggelembung, dan mengelupas.

Inovasi water repellent ini, yang menjadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia, menjadikan pemilihan semen ini sebagai investasi awal yang cemerlang. Tidak hanya memberikan perlindungan maksimal pada bangunan, tetapi juga menghemat biaya perawatan jangka panjang, karena masalah umum seperti jamur dan kerusakan cat akibat air telah dicegah sejak awal pembangunan. Dinding jadi lebih tahan lembap, jamur pun sulit tumbuh.

Ketahui lebih lanjut kehandalan Semen Merah Putih Watershield dalam mengatasi masalah kelembapan yang membuat dinding jadi lebih tahan lembap, jamur pun sulit tumbuh. (RR)

Baca Juga: Dehumidifier Cangih Atasi Rumah Lembap, Jamur, dan Bau Apek

Baca Juga: Siapkan Rumah Hadapi Hujan, Bebas Bocor, Lembap, dan Korseleting

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Rahasia di Balik Kamar Anak yang Bikin Si Kecil Betah Belajar, Tidur, dan Bermain ala IKEA Play

Ranahrumah.com – INTERIOR | Banyak orang tua masih memandang kamar anak sebatas tempat tidur dan menyimpan mainan. Padahal, ruang ini memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan keseharian anak. Di sinilah mereka belajar menjaga kerapian, mengenali batas ruang pribadi, hingga menyalurkan ide kreatif tanpa batas.

Melalui kampanye IKEA Play: Eksplorasi, Imajinasi, Inspirasi, IKEA menunjukkan bahwa menciptakan kamar anak yang fungsional sekaligus memicu kreativitas tidak harus mahal—cukup dengan memahami kebutuhan anak dan menghadirkan solusi cerdas di ruang terbatas.

Baca Juga: Cara Mengamankan Area Sekitar Anak tanpa Mengurangi Ruang Geraknya

1. Pahami Fungsi Kamar Anak Lebih dari Sekadar Tempat Tidur

Menurut Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia, kamar anak seharusnya dilihat sebagai ruang pertama bagi anak untuk belajar mandiri dan mengembangkan kreativitas.

“Kamar tidur anak bukan sekadar tempat beristirahat. Ini adalah ruang belajar pertama mereka—tempat berlatih kemandirian dan menumbuhkan rasa percaya diri,” ujar Ririn.

Artinya, desain kamar anak sebaiknya tak hanya cantik dipandang, tapi juga mendukung aktivitas belajar, bermain, dan beristirahat dengan nyaman.

2. Bagi Ruang Berdasarkan Zona Aktivitas

Menurut psikolog anak Fabiola Priscila, M.Psi., pembagian zona di kamar anak membantu mereka memahami fungsi tiap area dan belajar mengatur diri sejak dini.

Ada tiga zona utama yang bisa dijadikan panduan:

  • Zona Tidur: area tenang tanpa distraksi agar anak mendapat tidur berkualitas.
  • Zona Bermain: penuh warna cerah, mainan edukatif, dan ruang bebas untuk bergerak.
  • Zona Belajar: meja ergonomis, pencahayaan baik, serta tempat penyimpanan alat tulis yang rapi.

“Lingkungan kamar yang terstruktur membuat anak lebih tenang dan fokus, serta terbiasa disiplin tanpa merasa tertekan,” jelas Fabiola.

Baca Juga: Mengenal Keunikan Anak lewat Warna Kesukaannya

Penggunaan furnitur multifungsi disarankan untuk menjaga kamar anak tetap rapi dan dapat berubah menurut perkembangan anak. (Foto: Dok. dan Koleksi IKEA)

3. Pilih Furnitur Aman dan Multifungsi

Anak tumbuh cepat, sehingga furnitur sebaiknya bisa beradaptasi dengan kebutuhan mereka.

Alfinda Kristiana Rahardyana, Interior Design Leader IKEA Indonesia, menyarankan penggunaan furnitur multifungsi, seperti tempat tidur dengan laci penyimpanan atau model yang bisa diperpanjang sesuai usia.

“Dengan furnitur multifungsi, kamar tetap rapi, nyaman, dan dapat berubah mengikuti pertumbuhan anak,” ujar Alfinda.

Selain fungsional, pastikan furnitur memiliki sudut tumpul dan bahan yang aman agar anak bebas bergerak tanpa risiko cedera.

Baca JUga: Inspirasi Warna Pastel untuk Kamar Anak Sangat Aktif dan Temperamental

4. Libatkan Anak dalam Proses Dekorasi

Biarkan anak ikut menentukan warna dinding, motif sprei, atau tema dekorasi. Hal ini tidak hanya membuat kamar terasa personal, tapi juga menumbuhkan rasa memiliki.

“Ketika anak ikut terlibat, mereka lebih betah, lebih rapi, dan merasa dihargai,” tambah Alfinda.

5. Ajarkan Kerapian Sejak Dini

Kamar yang rapi membuat anak lebih fokus dan tenang secara emosional.

Gunakan rak terbuka, kotak berlabel, dan tempat penyimpanan rendah yang mudah dijangkau agar anak bisa belajar membereskan barang sendiri.

Kerapian sederhana seperti ini membantu membangun rutinitas positif dan rasa tanggung jawab.

Baca Juga: Menciptakan Kamar Anak Idaman dengan Lampu LED Pintar

Momen peluncuran kampanye IKEA Play kamar anak
Suasana saat konferensi pers dan peluncuran kampanye IKEA Play- Eksplorasi, Imajinasi, dan Inspirasi Kamar Anak, yang berlangsung di IKEA Jakarta Garden City pada 6/11/25. (Foto. IST)

6. Cahaya dan Warna yang Menumbuhkan Suasana Positif

Gunakan pencahayaan alami sebanyak mungkin serta warna lembut seperti biru muda, hijau pastel, atau krem.

Untuk area bermain, tambahkan aksen cerah seperti kuning lembut agar suasana tetap ceria.

Kombinasi cahaya dan warna yang tepat akan membantu menciptakan kamar yang menenangkan sekaligus inspiratif.

Baca Juga: Tips Berbagi Kamar dengan Si Kecil di Rumah Mungil

Kamar yang Tumbuh Bersama Anak

Pada akhirnya, kamar anak bukan sekadar ruang pribadi, tetapi juga bagian penting dari proses tumbuh kembang mereka.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kamar impian anak tidak harus mahal atau rumit—yang penting memahami kebutuhan mereka dan memilih solusi yang tepat,” tutup Ririn Basuki.

Dengan penataan yang cermat dan sentuhan kasih sayang, kamar anak bisa menjadi ruang tempat mereka bermimpi, belajar, dan tumbuh bahagia setiap hari. (RR)

Baca Juga: Feng Shui Kamar Anak, Desain, Letak, dan Pilihan Warnanya

Cek inspirasi desain, berita gaya hidup modern, inovasi prpduk baru, dan ulasan inspiratif ranahnya rumah, dan properti di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

    JBS Perkasa Hadir di IndoBuildTech 2025: Inovasi Pintu Baja dan Dinding Dekoratif Serupa Marmer

    Ranahrumah.com – TREN | PT Jaya Bersama Saputra (JBS) Perkasa, produsen nasional material bangunan berkelanjutan, kembali tampil di IndoBuildTech 2025 part kedua yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, sejak Kamis (6/11/2025).

    Dalam pameran ini, JBS Perkasa menampilkan dua lini unggulan: pintu baja Fortress dan panel dinding dekoratif Mevvah. Keduanya menjadi representasi inovasi JBS dalam menjawab kebutuhan pasar akan material bangunan yang aman, kuat, dan tetap bernilai estetis tinggi.

    Baca Juga: Mevvah WPC Wall Panel Jadikan Dinding Pusat Cerita Estetika dan Fungsionalitas

    Luxury wallpanel Mevvah diaplikasikan di kamar tidur, selain tampilan menyerupai marmer, juga memberikan rasa dingin yang sama layaknya batuan asli.

    Mevvah: Alternatif Marmer yang Mewah dan Praktis

    Menurut Reynaldi, National Sales Manager Mevvah JBS Perkasa, dinding rumah kini tak hanya berfungsi sebagai pembatas ruang, tetapi juga sebagai elemen dekoratif.

    “Selama ini marmer dan granit jadi pilihan untuk menampilkan kemewahan, tapi harganya tidak terjangkau semua orang. Karena itu kami meluncurkan Wallpanel Luxury Mevvah—panel dinding dari PVC stone bermotif marmer yang jauh lebih ekonomis dan fleksibel,” ujar Reynaldi.

    Produk wallpanel Mevvah hadir dalam lembaran berukuran 1,2 x 2,4 meter dengan ketebalan 3 mm, tahan api, anti gores, anti air, dan mudah dirawat. Pemasangan cukup menggunakan lem netral tanpa bau, dan perawatan hanya dengan dilap atau dicuci.

    Contoh pengaplikasian Luxury Wallpanel dan Flutted Wood Series Mevvah di Kamar mandi. (Foto: Erly/Ranahrumah.com)

    “Semua orang berhak mendapatkan kemewahan. Mevvah menghadirkan itu tanpa kompromi terhadap kualitas dan tampilan,” tambahnya.

    Tersedia 23 pilihan motif marmer, Mevvah dijual seharga Rp500 ribu per lembar, lengkap dengan garansi 3 tahun untuk cacat non-penggunaan. Selain sebagai pelapis dinding, Mevvah juga cocok untuk top table dapur, dinding kamar mandi, atau pelapis pilar.

    Bahkan di luar negeri seperti Jepang dan China, lanjut Reynaldi, material PVC stone telah banyak menggantikan marmer karena lebih ringan, fleksibel, dan ramah lingkungan.

    Selain versi Luxury Wallpanel, Mevvah juga tersedia dalam Flutted Wood Series, yang memadukan serbuk kayu dan PVC untuk tampilan alami yang hangat.

    Baca Juga: Fortress Aluminos Pintu Kamar Mandi dari JBS

    Booth JBS Perkasa dengan 2 produk unggulan yaitu Pintu Baja Fortress dan wall panel Mevvah di IndobuildTech 2025. (Foto: Erly/Ranahrumah.com)

    Fortress: Pintu Baja Kokoh dan Estetis

    Di booth JBS Perkasa berkonsep “benteng kerajaan”, pengunjung juga dapat melihat berbagai koleksi pintu baja Fortress dengan motif serat kayu yang elegan.

    “Fortress hadir untuk memberikan rasa aman tanpa mengorbankan keindahan desain bangunan,” ujar Reynaldi.

    Dalam pameran ini, Fortress memperkenalkan desain handle terbaru yang tampil lebih minimalis, elegan, dan ergonomis. Inovasi juga dilakukan pada engsel heavy duty serta material anak kunci baru yang lebih kuat dan anti patah.

    Menurut Reynaldi, produk terbaru ini akan resmi diluncurkan ke pasar pada November 2025. “Karena minat pasar sangat tinggi, kami akan segera merilis model terbaru ini dalam waktu dekat,” jelasnya.

    Baca Juga: Pintu Baja Fortress dengan smart Lock Berteknologi Ai Beri Keamanan Ekstra

    Promo dan Aktivitas Pameran

    Brand & BTL Manager JBS Perkasa Fanny Tanuraharja menambahkan bahwa selain produk, booth JBS juga menghadirkan aktivitas menarik bagi pengunjung.

    “Selama empat hari pameran, kami menghadirkan berbagai games berhadiah seperti punch boxing yang bisa dicoba gratis,” ujarnya.

    Selain itu, pengunjung yang melakukan transaksi selama pameran akan mendapatkan berbagai promo menarik seperti:

    • Diskon hingga 20%,
    • Gratis ongkir,
    • Tambahan diskon 5% untuk pembelian bundling dengan Fortress Smart Lock,
    • Layanan 24 jam untuk konsultasi desain dan pemasangan produk Mevvah secara gratis.

    Melalui keikutsertaannya di IndoBuildTech 2025, JBS Perkasa menegaskan komitmennya menghadirkan material bangunan yang inovatif, estetis, dan berkelanjutan untuk pasar Indonesia. (RR)

    Baca Juga: 3 Material Pintu Anti rayap Harga Terjangkau

    Cek berita dari indurtri dan ulasan inovasi produk, inspirasi gaya hidup ranahnya rumah, dan properti di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

      Semen Merah Putih di Hari Arsitektur Dunia: Tingkatkan Standar Keamanan Kerja dan Mutu Konstruksi dengan Inovasi

      Ranahrumah.com – ARSITEKTUR | Semen Merah Putih kembali menegaskan komitmennya saat merayakan momen peringatan Hari Arsitektur Dunia, yang di tahun 2025 ini jatuh di tanggal 6 Oktober.

      Produsen semen asli Indonesia ini dengan menekankan pentingnya kualitas konstruksi yang dimulai dari perencanaan, pemilihan bahan bangunan sampai pelaksanaan konstruksi itu sendiri.

      Kualitas konstruksi menjadi fondasi mutlak arsitektur yang adaptif dan berkelanjutan. Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur dan perumahan modern, inovasi kualitas semua pihak dalam industri konstruksi, menjadi penentu utama ketahanan struktur dan keamanan hasil konstruksi itu sendiri.

      Tak Ada Kompromi Soal Kekuatan Konstruksi

      Nyiayu Chairunnikma, Head of Marketing Semen Merah Putih, Semen Merah Putih menjelaskan bahwa di tengah pesatnya pembangunan kota dan infrastruktur publik, memastikan kualitas pembangunan tidak boleh dikompromikan karena akan berpengaruh terhadap keamanan hasil konstruksi.

      “Kualitas pembangunan harus dilihat secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, pemilihan bahan bangunan dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Hal ini sangat Semen Merah Putih sadari, karena kualitas pembangunan akan menentukan keamanan hasil konstruksi. Sehingga hal-hal tentang keamanan konstruksi yang terjadi belakangan ini bisa dihindari,” jelasnya.

      Baca Juga: Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pekerja Konstruksi oleh Semen Merah Putih

      Standar Keamanan Hadapi Tantangan Dunia Konstruksi

      Data dari BPJS Ketenagakerjaan mencatat bahwa sepanjang 2024 terdapat lebih dari 4.200 kasus kecelakaan kerja di Indonesia yang berasal dari sektor konstruksi. Sementara laporan dari iSafety Magazine, sektor konstruksi masih menyumbang 32% dari total kecelakaan kerja nasional, menunjukkan bahwa keamanan kerja dan mutu konstruksi masih menjadi tantangan besar di lapangan.

      Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan standar keamanan konstruksi nasional, Semen Merah Putih secara konsisten mendorong penerapan praktik pembangunan yang lebih aman, efisien, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui kolaborasi dengan para arsitek, kontraktor, serta institusi pendidikan, perusahaan berupaya menumbuhkan budaya baru dalam dunia konstruksi yang menempatkan kualitas dan keselamatan di atas segalanya.

      Inovasi yang Menguatkan Nilai, Bukan Sekadar Produk

      Menyadari bahwa meningkatkan kualitas produk juga salah satu faktor penting untuk memastikan keamanan bangunan, Semen Merah Putih menghadirkan berbagai inovasi material sebagai bukti nyata keseriusannya terhadap kualitas dan juga keberlanjutan. Salah satunya adalah dengan mengacu pada berbagai standar kualitas produk, mulai SNI sampai Sertifikasi Green Label.

      Sebagai contoh Semen Merah Putih WaterShield, semen inovatif, dengan added value water repellent, yang diproduksi memenuhi SNI 7064:2022 dan tersertifikasi level Platinum dari Green Label Indonesia (GLI). Hal ini menjadi cerminan dari nilai yang dipegang teguh, bahwa pembangunan berkelanjutan harus dimulai dari material yang aman, berkualitas, dan bertanggung jawab. Baca uraian lengkap teknologi water repellent solusi prefentif bangunan kokoh tahan cuaca

      Baca Juga Semen Merah Putih Watershield Efektif Aatas Kelembapan Rumah untuk mengetahui berbagai kehandalan semen ini dalam mengatasi berbagai masalah kelembapan di rumah.

      “Dengan memastikan standar produksi Semen Merah Putih WaterShield sesuai SNI dan sertifikasi GLI Level Platinum, kami membuktikan bahwa kekuatan struktur dan kepedulian lingkungan dapat berjalan seiring. Ini adalah wujud nyata kami dalam menekan jejak karbon industri sambil membangun kepercayaan dan masa depan yang lebih baik,” tambah Nyiayu.

      Komitmen Semen Merah Putih terhadap keamanan dan keberlanjutan telah tercermin dalam berbagai proyek strategis di Indonesia dan pembangunan berbagai perumahan. Keberhasilan proyek-proyek tersebut bukan sekadar tentang hasil fisik yang berdiri kokoh, tetapi tentang bagaimana nilai-nilai tanggung jawab, inovasi, dan keberlanjutan bisa diwujudkan dalam setiap lapisan pembangunan. “Kami ingin menunjukkan bahwa membangun bukan hanya soal material, tetapi soal makna, tentang menciptakan masa depan yang kuat dan bertanggung jawab,” tambah Nyiayu .

      Baca Juga: Mengenal Flexiplus Semen Hidraulis Ramah Lingkungan untuk Konstrusi Hijau

      Kolaborasi Arsitek Muda untuk Masa Depan yang Lebih Aman

      Generasi muda, terutama Gen Z, kini telah menjadi penggerak utama dalam membentuk arah baru dunia arsitektur dan konstruksi. Mereka tumbuh sebagai generasi yang tidak hanya peka terhadap isu lingkungan, tetapi juga kritis terhadap aspek keamanan dan kualitas bangunan di sekitar mereka. Berdasarkan Indonesia Millennial and Gen Z Report 2025, kelompok ini memiliki kesadaran tinggi terhadap tanggung jawab sosial dan keberlanjutan, termasuk dalam memilih desain serta material yang aman, efisiensi energi, dan ramah terhadap bumi.

      Generasi ini memahami bahwa arsitektur masa depan bukan sekadar soal estetika, melainkan bagaimana sebuah bangunan dapat berdiri kokoh, berfungsi dengan aman, dan bertahan dalam jangka panjang tanpa membahayakan penghuninya maupun lingkungan sekitar.

      Dengan dorongan ini, semakin banyak arsitek muda yang berkolaborasi dalam proyek-proyek yang menekankan keamanan struktural, kualitas material, dan efisiensi energi sebagai standar baru pembangunan.

      Salah satunya, Dhian Puspitasari, seorang Insinyur Struktur Berkelanjutan, menyatakan bahwa dalam mendesain struktur, wajib untuk menentukan arah desain dan jenis kualitas struktur yang tepat berdasarkan kondisi geografis serta menempatkan keamanan dan keberlanjutan sebagai fondasi utama. Tantangannya bukan hanya menciptakan ruang yang kokoh, tetapi juga ruang yang melindungi dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.

      “Dukungan dari pelaku industri seperti produsen semen yang menerapkan prinsip sustainability secara back-to-back dalam bisnisnya sangat penting dan diapresiasi di masa kini. Ini memungkinkan kami kalangan insinyur struktur menerapkan prinsip hijau, tanpa mengorbankan keamanan maupun kreativitas dalam berkarya,” tambah Dhian.

      Salah satu contohnya, ada di artikel kolaborasi Semen Merah Putih dengan arsitek Riri Yakub untuk menciptakan arsitektur hijau.

      Melalui peringatan Hari Arsitektur Dunia ini, Semen Merah Putih tidak hanya mengajak seluruh pelaku industri konstruksi dan arsitek untuk berkolaborasi. Perusahaan juga mengajak generasi muda untuk bersama-sama membangun budaya baru dalam dunia konstruksi, budaya yang menempatkan keamanan, kualitas, dan keberlanjutan sebagai inti dari setiap karya arsitektur.

      Bagi Semen Merah Putih, membangun adalah tentang menciptakan masa depan yang lebih aman, tangguh, dan bertanggung jawab bagi generasi mendatang, mulai dari fondasi yang mereka sediakan. (RR)

      Baca Juga: Mengenal Beton Merah Putih Ramah Lingkungan dengan Teknologi Carbon Injection

      Cek berita dari indurtri dan ulasan inovasi produk, inspirasi gaya hidup ranahnya rumah, dan properti di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

      BUGARU: Ketika Arsitek Ren Katili Merengkuh Kehidupan Lewat Sebuah Novel

      Ranahrumah.com – GAYA HIDUP | Seorang arsitek umumnya menulis buku tentang teori, ruang, atau karya desain. Namun, bagi Ren Katili, ekspresi kreatif tak selalu berbentuk bangunan. Ia justru menyalurkannya lewat novel — medium yang bagi banyak arsitek mungkin terasa “anomali”, tapi baginya justru terasa sangat natural. “Kalau bercanda, saya bilang ini cara saya merengkuh midlife crisis,” ungkapnya dengan tawa ringan.

      Novel debutnya yang berjudul Bukan Garis Lurus menjadi perjalanan personal, refleksi, dan penghormatan terhadap setiap perubahan dan pertumbuhan dalam hidup. “Saya berangkat dari tahapan kehidupan, bahkan mengacu pada buku diary saya yang menunjukkan lintasan waktu dari masa ke masa. Tapi tentu saja ada pergeseran, perubahan, dan elemen fiksi agar lebih dalam dan menarik,” jelas Ren Katili, arsitek dari biro Studio ArsitektropiS yang dikenal dengan pendekatan konseptualnya dalam desain.

      Baca Juga: Arsitektur Rumah Tropis Paling Pas di indonesia Rancangan yang Benar Menurut Arsitek

      (Ki-Ka) MC; Realrich Syarief, Principal Omah Library sebagai penerbit novel Bugaru; dan Ren Katili, di Jakarta 5 November 2025. (Foto: Erly/Ranahrumah.com)

      Fiksi yang Menyentuh, Tapi Sarat Nilai Arsitektur

      Novel ini diterbitkan oleh Omah Library — lembaga yang dikenal mendukung wacana arsitektur dan desain di Indonesia. “Kami selalu mendukung Ren untuk karya ini. Meskipun bentuknya novel, ternyata memiliki kedalaman isi yang sangat berguna bagi arsitek juga. Ini menjadi wujud keragaman kreativitas yang perlu kita rayakan,” tutur Realrich Syarief, Principal Omah Library.

      Menariknya, “Bukan Garis Lurus” kemudian disingkat menjadi BUGARU — yang kini juga menjadi jenama gaya hidup milik Ren Katili. Di bawah nama yang sama, ia menghadirkan parfum dan tas kulit eksklusif yang terinspirasi dari sembilan kota penting dalam novelnya. Setiap produk menjadi pengingat akan perjalanan hidup yang terekam dalam cerita—paduan antara arsitektur, aroma, dan memori.

      Baca Juga: Tren Arsitektur Rumah Tropis Modern 2025

      Ren Katili bersama Dyah Sunthy dan Tommy A. Siagian, editor dan ilustrator kover novel Bugaru. (Foto: Ranahrumah.com)

      Proses Kreatif yang Menggugah Emosi

      Dyah Sunthy, editor novel ini, mengaku proses penyuntingan terasa begitu intens. “Bagi saya, mengedit tulisan Ren ini sangat menguras emosi. Menjaga jarak dengan apa yang dibaca jelas susah dilakukan. Di tengah-tengahnya saya harus menangis, meluapkan emosi yang terpicu dari penuturan Ren dari kata ke kata,” kisahnya.

      Sementara itu, ilustrasi sampul novel digarap oleh Tommy A. Siagian yang menilai Ren memiliki pendekatan konseptual yang matang. “Saya sangat mengapresiasi Ren yang tidak menyerahkan desain cover novelnya pada AI. Ada pemikiran mendalam secara konseptual yang ia tuangkan dalam visual. Karena kami sudah saling mengenal lama, pemahaman kreatifnya cepat terjalin,” ujarnya.

      Ren menambahkan bahwa format novel justru memberinya ruang lebih luas untuk menggambarkan arsitektur dalam dimensi yang berbeda. “Dengan novel, arsitektur bisa hadir lewat deskripsi yang artistik, menghadirkan sensasi indrawi yang tidak bisa disampaikan lewat buku arsitektur konvensional,” tuturnya.

      Baca Juga: Dream Yuni Jie Referensi dan Warisan Jejak Rekam Visual Inspiratif tentang Tata Ruang

      Ren Katili melalui Bugaru mengajak pembaca menelusuri kisah perjuangan seorang arsitek, cinta, kehilangan, dan penerimaan diri, Jakarta 5 Nov2025. (Foto: Erly/Ranahrumah.com)

      Sebuah Surat Cinta untuk Kehidupan Ren Katili Arsitek Indonesia

      Melalui “Bugaru”, Ren mengajak pembaca menelusuri kisah tentang perjuangan seorang arsitek, cinta, kehilangan, dan penerimaan diri. Semua terangkum sebagai “surat cinta untuk hidup — yang sama sekali bukan garis lurus.”

      Ren mulai menulis sejak 1993, dan kali ini ia memadukan seluruh pengalaman hidup serta perjalanannya ke sembilan kota yang menjadi latar penting dalam novel. Tak hanya berhenti di buku, BUGARU akan terus berkembang sebagai wadah bagi karya-karya berikutnya, baik tulisan maupun produk gaya hidup. Bahkan, ada keinginan untuk memfilmkan karya ini di masa depan. (RR)

      Baca Juga: Opulent Living 2025 Pameran Desain Immersif Kapal Pesiar Mewah Plaza Indonesia

      Cek berita gaya hidup terbaru dari dunia arsitektur dan desain, properti, serta ulasan inspiratif ranahnya rumah dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

      Efektif Atasi Kelembapan Rumah dengan Semen Watershield

      Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Tinggal di daerah tropis membuat kita harus terbiasa menghadapi udara lembap dan curah hujan tinggi. Sayangnya, jika ventilasi tidak baik dan dinding tidak terlindungi sempurna, kelembapan ini bisa jadi sumber masalah — mulai dari jamur, cat mengelupas, hingga aroma pengap.

      Penyebab dan Cara Atasi Kelembapan di Rumah

      Sirkulasi udara di dalam rumah kurang baik

      Sirkulasi udara yang kurang baik di dalam rumah dapat menyebabkan kelembapan udara yang tinggi. Agar rumah tetap nyaman, pastikan udara bisa mengalir dengan lancar.  Untuk mengatasinya dapat dilakukan dengan beberapa cara ini.

      • Membuat bukaan jendela atau pintu yang saling berhadapan satu sama lain. Tujuannya agar terjadi sirkulasi udara silang yang baik melalui sistem horizontal maupun vertikal. 
      • Membuat lubang-lubang angin, baik di atas kusen maupun sisi dinding bagian atas agar sirkulasi udara menjadi lebih lancar.

      Air hujan tidak cepat mengalir

      Soal curah hujan yang cukup tinggi, cobalah mengalirkan secepat mungkin curah hujan ke permukaan dan dalam tanah dengan cara memilih kemiringan atap yang curam. Jangan lupa untuk memilih genteng yang memiliki alur dan kedalaman lurus sehingga air lebih cepat mengalir. Memasang talang vertikal yang banyak dan besar, terutama untuk yang menggunakan atap datar, juga bisa dilakukan.

      Baca Juga: Tips Memilih Cat Eksterior untuk Lindungi Fasad Rumah

      Finishing kurang tepat

      Finishing dinding yang kurang tepat, meliputi pemilihan cat atau tidak digunakannya water proofing bisa jadi penyebab. Namun, cat tembok yang bagus sekalipun tidak akan bertahan lama jika dindingnya lembap. Kalau dinding sudah terlanjur lembap, cat ulang tidak bisa dilakukan sembarangan. Simak panduannya di artikel berikut tentang cara mengatasi dinding bermasalah sebelum dicat ulang.

      Masalah kelembapan juga sering muncul pada pagar tembok. Yuk lihat cara membuat pagar yang kuat dan tidak mudah lembap di artikel ini.

      Semen Merah Putih Watershield Langkah Preventif Dinding Anti Lembap

      Dari semua masalah lembap di rumah, perlu langkah preventif untuk menyiapkan tembok atau dinding yang kokoh, anti lembap dan bisa menangkal semua efek dari cuaca ekstrem menjadi sangat penting. Salah satunya dengan menggunakan semen inovasi baru dari Semen Merah Putih.

      Semen watershield diproduksi oleh Semen Merah Putih sebagai solusi preventif bangunan kokoh hadapi cuaca.

      Mengahadapi cuaca ekstrem, pemilihan bahan bangunan berkualitas tidak dapat diabaikan, terutama ketika menghadapi musim hujan di Indonesia.

      Bahan bangunan yang berkualitas tinggi memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap tekanan cuaca ekstrem, seperti hujan deras, kelembapan udara tinggi dan sifat tanah yang cenderung basah. Kualitas bahan bangunan ini harus bisa mencegah masalah seperti rembesan air tanah, kebocoran dan kerusakan struktural yang dapat merugikan keamanan dan keberlangsungan bangunan.

      TB Nasrul Ibnu HR, Ketua BPD Gapensi Jawa Barat mengatakan,“Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan adalah pemilihan semen, mengingat semen merupakan bahan konstruksi dasar dalam pembangunan rumah. Pemilihan semen yang tepat menjadi kunci utama untuk menjamin ketahanan bangunan terhadap berbagai tantangan, terutama di daerah tropis seperti indonesia yang seringkali mengalami cuaca hujan tinggi.“

      Baca Juga: Cara Memilih Waterproofing yang Tepat Solusi dinding-retak-dan-bocor

      Baca Juga: Mengenal Skylight dan Perannya Mencegah Rumah Gelap dan Lembap

      Teknologi Water Repellent dari Semen Merah Putih

      Semen Merah Putih sebagai salah satu brand semen berkualitas premium berkomitmen untuk selalu menyediakan produk material dan layanan berkualitas dengan mengedepankan solusi inovatif.

      Sekarang ini sudah ada semen dengan teknologi tolak air dapat mencegah dinding menjadi lembap dan mengurangi risiko kerusakan pada struktur bangunan. Sehingga, kita dapat memastikan bahwa bangunan tidak hanya kokoh dari segi struktural, tetapi juga dapat menghindari masalah perawatan seperti dinding lembap sejak awal pembangunan.

      Semen Merah Putih Watershield adalah inovasi produk semen yang dilengkapi dengan kandungan water repellent yang mampu memberikan perlindungan yang lebih baik serta meningkatkan ketahanan terhadap penetrasi air pada bangunan, baik pada aplikasi struktural maupun non-struktural. Adapun hasil akhir yang diberikan oleh Semen Merah Putih Watershield dapat membantu mengatasi atau menyelesaikan tantangan yang umumnya dihadapi oleh sebagian besar pengguna semen.

      “Diformulasikan khusus dengan teknologi water repellent, semen ini tidak hanya unggul dalam mencegah kebocoran, tetapi juga menjaga kekuatan fondasi serta memperpanjang umur bangunan,” Oza Guswara, GM Sales dan Marketing dari PT Cemindo Gemilang.

      Menggunakan Semen Merah Putih Watershield dengan kandungan water repellent akan memberikan efek daun talas pada bangunan. Dengan kemampuan ini, semen mampu memberikan proteksi dan daya tahan ekstra terhadap penyerapan air, mencegah risiko dinding jamuran, cat lekas menggelembung, dan mengelupas.

      Inovasi water repellent ini, yang menjadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia, menjadikan pemilihan semen ini sebagai investasi awal yang cemerlang. Tidak hanya memberikan perlindungan maksimal pada bangunan, tetapi juga menghemat biaya perawatan jangka panjang, karena masalah umum seperti jamur dan kerusakan cat akibat air telah dicegah sejak awal pembangunan. Dinding jadi lebih tahan lembap, jamur pun sulit tumbuh.

      Dengan perlindungan ini, rumah terasa lebih sehat dan bersih, serta menghemat biaya perawatan jangka panjang. (RR)

      Baca Juga: Mengenal Flexiplus Semen Hidraulis Ramah Lingkungan untuk Konstruksi Hijau

      Baca Juga: Dukungan Semen Merah Putih dalam Program-3 Juta-Rumah Hadirkan Beton Pracetak Konsep Rumah Modular

      Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

      Inovasi Kualitas Produk Semen Merah Putih: Menjawab Tuntutan Fungsionalitas dan Kenyamanan Pengguna Semen dan Beton

      0

      Ranahrumah.com – TREN| Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, kualitas produk bukan lagi sekadar janji, melainkan kebutuhan nyata. Konsumen kini semakin kritis, mereka tidak hanya membeli karena fungsi, tetapi juga karena kepercayaan pada kualitas, kenyamanan, dan relevansi produk terhadap perubahan kebutuhan bahkan perubahan gaya hidup mereka.

      Inilah yang menjadikan inovasi kualitas menjadi pilar penting dalam dalam bisnis, yaitu memberikan yang menjadi hak konsumen, produk yang selalu bisa menjawab tuntutan kebutuhan dan perubahan.

      Baca Juga: Green Architecture House Tuntutan-untuk Dunia Properti Masa-Kini

      Baca Juga: 6 Tolok Ukur Menilai Bangunan Hijau Menurut GBCI

      Inovasi Mengikuti Tren, Teknologi, dan Pola Konsumsi

      Sebagai brand yang mengusung nilai Innovative, Reliable & Forward-ThinkingSemen Merah Putih menempatkan inovasi kualitas sebagai garda terdepannya dalam menyajikan produk semen bagi konsumen. Karena Semen Merah Putih percaya bahwa produk yang baik hari ini bisa saja terasa usang esok hari jika tidak terus dikembangkan. Perubahan tren, teknologi, maupun pola konsumsi menuntut perusahaan untuk terus beradaptasi.

      Nyiayu Chairunnikma, selaku Head of Marketing Semen Merah Putih menyebutkan “kami menegaskan bahwa kami selalu berkomitmen untuk terus berinovasi untuk menjawab tantangan dunia konstruksi dan infrastruktur karena kami ingin pelanggan merasa semua perubahan kebutuhan masa kini dan nanti bisa dijawab oleh setiap produk Semen Merah Putih,” ujarnya.

      Baca Juga: Semen Watershield dengan Teknologi Water Repellent Solusi Preventif Bangunan Kokoh Hadapi Cuaca

      Semen Watershield dan Beton Injection dengan Teknologi Carbon Capture

      Dalam beberapa tahun terakhir, Semen Merah Putih sudah melakukan berbagai inovasi untuk menjawab tuntutan perubahan dunia konstruksi, seperti Semen Merah Putih Watershield, sebagai semen dengan nilai tambah water repellent pertama di Indonesia, untuk memberikan perlindungan lebih dari resapan air pada bagungan, perlindungan ini membantu pelanggan merasa lebih percaya diri, bahkan di musim hujan.

      Lebih jauh Semen Merah Putih melalui anak usaha Beton Merah Putih juga melakukan berbagai inovasi, seperti menghadirkan Beton Merah Putih HDC 4800, high density concrete yang mampu menahan radiasi pengion dari fasilitas nuklir dan peralatan medis seperti mesin sinar-X dan proton beam therapy. Beton merah putih bahkan menjadi yang pertama di Indonesia menerapkan teknologi carbon capture dalam memproduksi beton injection, bekerjasama dengan CarbonCure Technology Inc.

      Baca Juga: Mengenal Beton Merah Putih Ramah Lingkungan Berteknologi Carbon Injection

      Bagi Semen Merah Putih, memberikan kenyamanan bagi pelanggan dengan menjawab semua tantangan dan kebutuhannya adalah hal utama. Dan kenyamanan itu datang ketika inovasi produk Semen Merah Putih diterima dan dapat dipercaya untuk menjamin kualitas konstruksi yang dibangun. (RR)

      Cek berita dari indurtri dan ulasan inovasi produk, inspirasi gaya hidup ranahnya rumah, dan properti di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom