Thursday, March 26, 2026
Home Blog Page 55

Peringati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, YKI dan POI Gelar Kampanye “Yang Ngerokok Kamu, Yang Sakit Serumah!”

Ranahrumah.com – KESEHATAN | Peringati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, YKI dan POI gelar kampanye “Yang Ngerokok Kamu,Yang Sakit Serumah!”.

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bersama Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) menggelorakan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2025 yang jatuh pada 31 Mei 2025 dengan komitmen kuat dalam menyosialisasikan bahaya penggunaan tembakau dan nikotin.

Merilis dimulainya kampanye “Yang Ngerokok Kamu, Yang Sakit Serumah!” (28/5) kedua organisasi ini menekankan bahwa dampak merokok, termasuk vape, tidak hanya dirasakan oleh perokok tetapi juga orang-orang terdekatnya.

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FINASIM, FACP, menegaskan urgensi kampanye ini mengingat Indonesia masih berada di peringkat kelima sebagai negara dengan persentase perokok tertinggi di dunia, mencapai 38,7% (World Population Review, April 2025).

Adapun, Ketua POI Pusat, Dr. dr. Cosphiadi Irawan, SpPD, KHOM menambahkan bahwa Hari Tanpa Tembakau Sedunia harus menjadi momen refleksi dan komitmen bersama. “Tembakau adalah ancaman nyata terhadap kesehatan, terutama sebagai faktor risiko utama berbagai jenis kanker. Setiap hisapan rokok adalah langkah menjauh dari hidup sehat, dan setiap tindakan untuk berhenti merokok adalah investasi bagi masa depan yang lebih baik,” ujar Dr. Cosphiadi.

Baca Juga: Mengenal Kanker Paru: Tanda dan Gejala Serta Cara Mengurangi Risiko Terkena

Baca Juga: Mengenal Jenis Kanker Payudara HER2-Rendah dan Terapi yang Tepat di Kampanye #AndHerTogether

Peringati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, YKI dan POI gelar kampanye “Yang Ngerokok Kamu, Yang Sakit Serumah!”.

Tembakau: Ancaman Nyata bagi Kesehatan dan Keluarga

Tembakau dan nikotin dikenal sebagai karsinogen yang berkontribusi terhadap kasus kanker paru, penyakit kardiovaskular, serta penyakit paru obstruktif kronik. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Mei 2024), jumlah perokok aktif di Indonesia mencapai 70 juta, dengan 7,4% di antaranya merupakan anak-anak dan remaja berusia 10–18 tahun.

“Kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa dampak tembakau tidak hanya mengenai perokok itu sendiri, tetapi juga dapat menyebabkan penyakit serius bagi orang-orang di sekitarnya. Seperti yang kami sampaikan melalui kampanye tahun ini, ‘Yang Ngerokok Kamu, Yang Sakit Serumah!!, merokok bukan hanya kebiasaan individu tetapi juga risiko bagi orang terdekat,” ujar Prof. Aru Sudoyo.

Kegiatan Sosialisasi YKI & POI di HTTS 2025

Untuk memperingati HTTS 2025, YKI dan POI menyelenggarakan berbagai kampanye edukatif, di antaranya sebagai berikut.

  • Iklan Layanan Masyarakat melalui video “Yang Ngerokok Kamu, Yang Sakit Serumah!” di videotron Benhil Penjernihan, Graha Mandiri, SCBD Lot 9, Wisma Kemang, serta media sosial YKI Instagram @yayasankankerid.
  • Pemasangan pesan simpatik HTTS di gerbang pintu utama kantor pusat YKI di Jl. GSSJ Sam Ratulangi no 35, Menteng, Jakarta Pusat.
  • Distribusi Suvenir berupa gantungan kunci dan kartu eMoney dengan desain dan pesan edukatif.
  • Sosialisasi di berbagai lokasi, termasuk Pos Polisi Thamrin Bundaran HI, Stadion GBK Senayan, serta Blok M Plaza, melalui pemasangan standing banner, spanduk, dan booth sosialisasi.
Peringati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, YKI dan POI gelar kampanye “Yang Ngerokok Kamu, Yang Sakit Serumah!”.

Baca Juga: Memberi Dukungan Suportif pada Anak Penyandang Kanker, Ajakan YKI di Hari Anak Nasional 2024

Baca Juga: Rasanya Enak dan Segar, Ini Cara Kerja Yakult Rasa Mangga dalam Menyehatkan Tubuh

Masa Depan Tanpa Asap Tembakau

YKI berharap peringatan HTTS tahun ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih kritis terhadap industri tembakau dan nikotin, serta memilih gaya hidup sehat.

“Mari ciptakan dunia sehat tanpa asap rokok!,” ajak Prof. Aru Sudoyo. Sementara POI mengajak seluruh masyarakat bersatu padu menciptakan lingkungan bebas asap rokok, “Mari kita bersatu—tenaga medis, pembuat kebijakan, masyarakat, dan generasi muda—untuk menciptakan lingkungan bebas asap rokok, demi Indonesia yang lebih sehat dan bebas kanker,” tutup Dr. Cosphiadi. (RR)

Baca Juga: Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun Mulai Berlaku Februari 2025

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Beko Tingkatkan Efisiensi dan Keberlanjutan Peralatan Pintar dengan Perbarui Platform HomeWhiz

Ranahrumah.com – TREN [ISTANBUL] | Beko tingkatkan efisiensi dan keberlanjutan peralatan pintar dengan perbarui platform HomeWhiz.

Beko, pemimpin global dalam peralatan rumah tangga, meluncurkan pembaruan pada platform rumah pintar HomeWhiz, yang memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan dan memantau peralatan yang terhubung agar hidup lebih berkelanjutan, sederhana, dan hemat biaya.

Misi Beko adalah menghadirkan teknologi canggih yang bermanfaat bagi pelanggan dan menghargai bumi. Dengan fitur-fitur yang didukung AI, HomeWhiz memberi pengguna cara mudah untuk mengendalikan seluruh rumah melalui ponsel mereka. Aplikasi ini cerdas, sederhana, dan memungkinkan pengguna untuk terhubung ke perangkat mereka secara real time, mendukung mereka untuk mengurangi tagihan, konsumsi energi dan air, serta mengotomatiskan tugas-tugas seperti memesan ulang deterjen.

Baca Juga: Beko Peroleh Skor ESG Tertinggi dalam Industri Barang Tahan Lama Rumah Tangga

Baca Juga: Canggih! Dreame Technology Pamerkan Ekosistem Rumah Pintar dengan Skenario Lengkap di AWE2025

HomeWhiz: Wujudkan Rumah Pintar di Ujung Jari

Dengan rumah pintar di ujung jari mereka, pengguna kini dapat memantau dan mengoptimalkan efisiensi peralatan dan penggunaan sumber daya dengan mudah. ​​

HomeWhiz memungkinkan pengguna untuk melacak penggunaan sumber daya harian, mingguan, dan bulanan dengan mudah – mengubah data konsumsi yang kompleks menjadi wawasan yang jelas dan dapat ditindaklanjuti.

Dengan membantu pengguna memahami tidak hanya seberapa banyak, tetapi juga mengapa energi dan air digunakan, fitur ini memberdayakan rutinitas yang lebih cerdas, penggunaan peralatan yang optimal, dan penghematan jangka panjang melalui penyesuaian yang sadar kebiasaan.

“HomeWhiz tidak hanya membuat hidup lebih mudah, tetapi juga bercita-cita menjadi lebih berkelanjutan dan hemat biaya,” kata Akın Garzanlı, Chief Marketing Officer di Beko.

“Sebagai salah satu produsen peralatan rumah tangga terkemuka di dunia dan dengan 22 merek di bawah naungan Beko, kami mampu menawarkan kepada konsumen satu platform tunggal yang dapat mengotomatiskan tugas-tugas harian dan menyediakan data yang lengkap.”

Dengan jaringan 29 pusat R&D dan desain di seluruh dunia, Beko terus berinovasi dan mengembangkan teknologinya, termasuk HomeWhiz, untuk memenuhi kebutuhan hidup konsumen yang terus berubah.

Baca Juga: Menciptakan Hunian yang Lebih Berkelanjutan dengan Rumah Pintar

Baca Juga: Lampu Philips WiZ Ubah Suasana Ruang dalam Sekejap di Rumah Pintar

HomeWhiz AdaptiveWash – Pada pembaruan ini Beko fokus pada pengembangan solusi binatu cerdas yang menawarkan pengalaman mencuci dan mengeringkan yang dipersonalisasi sesuai dengan preferensi masing-masing pengguna.

Fitur-fitur HomeWhiz yang Diperluas

Inilah 3 fitur yang diperluas dan diperbarui pada platfor HomeWhiz.

  • Fitur Adaptif

Proyek ini berfokus pada pengembangan solusi binatu cerdas yang menawarkan pengalaman mencuci dan mengeringkan yang dipersonalisasi sesuai dengan preferensi masing-masing pengguna.

Dengan memanfaatkan kemampuan AI dari platform HomeWhiz, sistem menganalisis umpan balik dan kebiasaan pengguna untuk menyesuaikan dan mengoptimalkan pengaturan program secara otomatis. Hal ini memastikan pakaian dibersihkan sesuai keinginan, sehingga meningkatkan kepuasan dan efisiensi.

Selain personalisasi, sistem ini juga dirancang untuk merespons rutinitas pengguna dan kondisi lingkungan secara cerdas, serta berupaya memberikan penghematan energi tanpa memerlukan input manual.

Alur kerja adalah pengalaman penggunaan peralatan yang lancar dan intuitif yang menggabungkan kustomisasi, keberlanjutan, dan integrasi rumah pintar. Semua pengaturan yang disesuaikan dapat dengan mudah diatur ulang dalam aplikasi HomeWhiz.

Baca Juga: Perangkat Dapur Pintar untuk Dapur Masa Kini yang Makin Fleksibel

Baca Juga: Keren dan Canggih “Kulkas Pintar Bespoke AI ” Ini Bisa untuk Terima Telepon dan Dibuka Pintunya dengan Perintah Suara 

Baca Juga: Sharp Luncurkan Inovasi Layanan Purna Jual Berbasis AI, Solusi Cepat dan Akurat Berbagai Kebutuhan Pelanggan

  • Manajemen Energi & Air

Memahami dan mengelola konsumsi energi dan air rumah tangga. Terkait ini konsumen ingin mengurangi pengeluaran rumah tangga dan dampak lingkungan. Fitur Manajemen Energi dan Air HomeWhiz menawarkan data penggunaan harian, mingguan, dan bulanan, menawarkan rekomendasi yang dipersonalisasi dan panduan yang dapat digunakan untuk membuat penghematan yang cerdas dan berkelanjutan.

  • Pembaruan Firmware (OTA)

HomeWhiz mengatur pembaruan firmware (OTA) rutin yang penting untuk memanfaatkan sepenuhnya inovasi peralatan terbaru. Misalnya, pembaruan membantu konsumen mencapai penghematan energi yang lebih besar dan menyediakan akses ke fitur-fitur baru yang didukung AI, yang meningkatkan fungsionalitas dan kenyamanan. Selain itu, pembaruan pada teknologi pemeliharaan prediktif mengidentifikasi potensi masalah pada mesin sebelum terjadi, memperpanjang masa pakainya, dan memastikan kinerja yang optimal. (RR)

Baca Juga: Pameran Desain Imersif Bertajuk “Life at The Cinema” Tandai Pembukaan Showroom ADDITION Living

Baca Juga: LG Rilis 2 Produk Air Purifier Terbaru: PuriCare AeroBooster dan PuriCare AeroHit, Begini Performanya!

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Schneider Electric Cetak Rekor MURI: Gelar Pelatihan Instalatur Listrik Hunian dengan Peserta Terbanyak

0

Ranahrumah.com – TREN |Schneider Electric cetak rekor MURI: Gelar pelatihan instalatur listrik hunian dengan peserta terbanyak.

Schneider Electric, pemimpin global dalam transformasi digital untuk pengelolaan energi dan otomasi, menggelar Innovation Day for Electrician 2025 di Jakarta.

Acara ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknis instalatur listrik sekaligus mendorong adopsi standar keamanan dan keselamatan kelistrikan di sektor hunian Indonesia.

Inisiatif ini menjadi bagian integral dari kampanye nasional Gerakan Listrik Aman yang diinisiasi oleh Schneider Electric, yang berfokus pada edukasi dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan kelistrikan sejak dari instalasi.

Sebagai bagian dari acara, Schneider Electric menggelar pelatihan instalasi listrik hunian secara serentak di 10 kota besar/provinsi: Jakarta, Bandung, Surabaya, DI Yogyakarta, Medan, Semarang, Makassar, Bali, Pekanbaru, dan Kalimantan Timur secara daring dan luring. Pelatihan ini diikuti oleh lebih dari 7.800 peserta dari 15 asosiasi dan komunitas instalatur listrik, menjadikannya pelatihan bersertifikat terbesar di bidang instalasi listrik hunian di Indonesia dan mencetak rekor MURI dengan predikat “Pelatihan Instalatur Listrik Dengan Peserta Terbanyak”.

Kegiatan ini juga selaras dengan agenda strategis pemerintah dalam memenuhi kebutuhan hunian layak melalui percepatan pembangunan 3 juta unit rumah. Namun, upaya ini tidak dapat dipisahkan dari pentingnya memastikan aspek keselamatan bangunan, khususnya terkait instalasi kelistrikan.

Baca Juga: Pakai MCB Saja Belum Cukup! Tambahkan RCCB Ini untuk Proteksi Ganda dari Bahaya Kebakaran dan Kesetrum

Pelatihan Instalatur Listrik Hunian menjadi wujud komitmen Schneider Electric dalam mempercepat pembangunan 3 juta rumah layak huni yang dilengkapi instalasi listrik yang aman, andal, dan sesuai regulasi. Pelatihan juga mengampanyekan Gerakan Listrik Aman. (Foto: Schneider Electric)

Berdasarkan data Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta menunjukkan lebih dari 60% kebakaran bangunan  disebabkan oleh masalah kelistrikan. Untuk mengurangi risiko ini, penting bagi masyarakat memahami penggunaan perangkat proteksi kelistrikan yang tepat seperti Gawai Proteksi Arus Sisa (GPAS) atau anti setrum—juga dikenal sebagai Residual Current Circuit Breaker (RCCB) atau Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB)—yang mampu mendeteksi dan memutus arus bocor secara otomatis guna mencegah sengatan listrik dan kebakaran.

Dalam konteks ini, instalatur listrik menjadi garda depan yang krusial untuk memastikan instalasi rumah baru mengikuti praktik terbaik dalam keselamatan kelistrikan. Salah satunya adalah penerapan GPAS sebagaimana direkomendasikan dalam Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2020 dan Peraturan Menteri ESDM No. 7 Tahun 2021 yang menetapkan standar nasional di bidang ketenagalistrikan.

GPAS atau RCCB Domae dari Schneider Electric hadir sebagai solusi proteksi kelistrikan yang ideal untuk sektor hunian seperti rumah dan apartemen.

Jisman P. Hutajulu, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, mengatakan “Listrik menjadi faktor utama penyebab kebakaran di area perumahan. Ini adalah perhatian kita bersama untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam penerapan keselamatan ketenagalistrikan pada level rumah tangga. Salah satu perangkat pengamanan yang sangat penting adalah GPAS atau anti setrum, yang berfungsi memberikan perlindungan terhadap bahaya arus sisa dan dapat mencegah kecelakaan maupun kerusakan peralatan elektronik. Sebagai langkah awal, pemerintah akan terus melakukan sosialisasi secara masif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemilik instalasi akan pentingnya penerapan GPAS, dengan fokus utama pada pasar, gedung pemerintahan, dan pengembang perumahan. Kami berharap upaya ini dapat mengurangi angka kecelakaan serta kerugian materiil akibat risiko kelistrikan.”

Senada dengan hal tersebut, Martin Setiawan, President Director Indonesia & Timor-Leste, Schneider Electric, mengatakan “Keselamatan kelistrikan dimulai dari instalasi yang benar dan sesuai standar. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa para instalatur listrik memahami secara mendalam pentingnya penggunaan perangkat proteksi kelistrikan seperti GPAS yang dapat mencegah sengatan listrik dan kebakaran. GPAS bukan hanya soal kepatuhan regulasi, tetapi menyangkut perlindungan nyawa dan aset masyarakat. Karena itu, membekali para instalatur dengan pengetahuan teknis yang tepat menjadi prioritas kami agar mereka bisa menjadi agen perubahan dalam menciptakan sistem kelistrikan hunian yang aman dan andal.”

Andre Purwandono, S.S., Senior Customer Relations Manager MURI, mengatakan, “Pemecahan rekor ini bukan sekadar pencapaian kuantitatif, tetapi simbol kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi teknis dan pemanfaatan teknologi proteksi listrik. Ini adalah upaya kolektif tentang pentingnya keselamatan sebagai pilar pembangunan. Rekor yang diraih oleh Schneider Electric Indonesia ini juga merupakan yang pertama kali tercatat dalam sejarah MURI untuk kategori pelatihan instalatur listrik dengan peserta terbanyak secara serentak di berbagai kota.”

GPAS atau RCCB Domae dari Schneider Electric hadir sebagai solusi proteksi kelistrikan yang ideal untuk sektor hunian seperti rumah dan apartemen. Domae tersedia dalam dua varian sensitivitas, yaitu 30 mA untuk membantu melindungi manusia dari risiko sengatan listrik, serta 300 mA yang dirancang untuk membantu mencegah potensi bahaya kebakaran akibat arus sisa.

Schneider Electric memastikan bahwa produk-produk proteksi kelistrikan yang ditawarkan telah memenuhi standar keamanan dan memiliki kualitas tinggi guna mendukung terciptanya Rumah Nyaman Listrik Aman. Untuk mendukung hal ini, Schneider Electric juga menyediakan akses informasi lengkap seputar cara mengenali produk asli dan daftar distributor resmi melalui laman se.com/id/id/work/support/counterfeit/. Unduh aplikasi mySchneider untuk akses ke pembaruan produk, serta program-program menarik lainnya. (RR)

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Rasanya Enak dan Segar, Ini Cara Kerja Yakult Rasa Mangga dalam Menyehatkan Tubuh

Ranahrumah.com – KESEHATAN | Rasanya enak dan segar, ini cara kerja Yakult Rasa Mangga dalam menyehatkan tubuh.

PT Yakult Indonesia Persada meluncurkan varian rasa baru untuk minuman susu fermentasi-nya, Yakult Rasa Mangga (23/05/25).

Buah Mangga dipilih sebagai rasa utamanya karena mangga sangat digemari di Asia utamanya di Indonesia, sejak zaman purbakala hingga saat ini. Rasanya segar dan dapat memberi kepuasan, dan banyak ditambahkan pada produk makanan dan minuman sehingga menambah banyak variasi pilihan. Buah mangga juga terjamin ketersediaannya dalam segala ragam jenis di setiap daerah.

Bicara keistimewaannya, Yakult Rasa Mangga ini memiliki komponen inti yang mengandung lebih dari 6,5 miliar bakteri baik LcS (Lactobacillus casei Shirota strain). Minuman probiotik ini dibuat dari susu bubuk skim sebagai media hidup bakterinya dan memiliki rasa manis alami, yang cocok dengan lidah orang Indonesia.

Selain rasa yang sesuai tersebut, dalam Yakult Rasa Mangga juga ditambahkan Vitamin D, sehingga bagi masyarakat yang kurang terpapar sinar matahari secara langsung, dapat menerima tambahan vitamin D untuk memenuhi kebutuhannya dengan mengonsumsinya. Gaya hidup masyarakat utamanya di perkotaan, membuat mereka semakin jarang terkena sinar matahari (sebagai sumber vitamin D alami), sehingga membutuhkan tambahan Vitamin D. Karenanya, Yakult Rasa Mangga ini sangat baik buat semua kalangan utamanya generasi muda untuk dikonsumsi sebagai suplemen tambahan untuk kecukupan vitamin D.

Baca Juga: Hadir! Yakult Rasa Mangga, Minuman Fermentasi dengan Bakteri Baik, Rasa Manis Alami, dan Vitamin D untuk Kesehatan Usus dan Daya Tahan Tubuh

Baca Juga: Cegah Gizi Buruk dan Obesitas pada Anak Ala IKEA

Cara Kerja Yakult Rasa Mangga dalam Menyehatkan Tubuh

Yakult Rasa Mangga mendukung pola hidup sehat yang memberikan kesehatan tubuh yang baik sepanjang usia.

Bicara kesehatan tubuh, tak bisa dilepaskan dari kesehatan usus, yang merupakan organ pencernaan tubuh penting yang kesehatannya menjadi kunci umur panjang. Penyerapan nutrisi dari dalam tubuh sangat ditentukan oleh pencernaan yang baik. Pola pencegahan penyakit dimulai dari pencernaan yang baik yang mampu menyerap nutrisi dari dalam tubuh, sehingga nutrisi yang dikonsumsi dapat dicerna serta dialirkan ke usus kecil untuk diserap menjadi energi yang dibutuhkan sehari-hari.

Ya, dengan kondisi usus yang baik, penyerapan nutrisi dalam usus kecil dapat terlaksana secara sempurna. Sebaliknya, jika terdapat gangguan yang diakibatkan bakteri merugikan, manusia tidak dapat menikmati kesehatan sampai umur panjang. Siklus penyerapan makanan yang baik, dapat memberi kekuatan melaksanakan kegiatan tanpa hambatan. Dengan penyerapan makanan yang baik juga, setiap orang dapat meningkatkan suplai untuk menaikkan daya tahan tubuh selalu dalam titik optimum.

Mengonsumsi Yakult Rasa Mangga akan bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan dengan cara memelihara keseimbangan mikroorganisme baik di dalam usus. Bisa dikatakan, ini seperti menjaga tubuh seseorang tetap “netral”. Saat tubuh sakit, bakteri tidak baik masuk ke dalam tubuh dan bertambah jumlahnya, ini membuat mikroba dalam tubuh tidak seimbang jumlahnya (antara yang baik dan yang jahat) dan bisa menyebabkan terjadinya peradangan dalam usus. Nah, kandungan bakteri baik dalam Yakult Rasa Mangga ini akan melawan bakteri jahat dan mengembalikan keseimbangan dalam tubuh dan membuat tubuh jadi sehat lagi. Bakteri baik yang terkandung dalam minuman susu fermentasi Yakult ini akan memulihkan kesehatan dan mendukung fungsi kekebalan serta mengendalikan peradangan pada usus.

Mengutip situs Yakult Indonesia, dketahui di usus kita terdapat ratusan triliun bakteri. Ada 3 jenis bakteri di usus yaitu bakteri baik, bakteri jahat dan sebagian lagi bakteri petualang. Apabila bakteri jahat tumbuh berlebihan, proses pencernaan makanan akan terganggu sehingga dapat mengakibatkan masalah seperti diare dan sembelit. Bakteri petualang adalah bakteri yang akan mengikuti sifat bakteri yang paling banyak di dalam usus. Bakteri baik salah satunya adalah bakteri L.casei Shirota strain yang terdapat di dalam Yakult. Bakteri ini sudah diteliti dan dibuktikan manfaatnya melalui berbagai penelitian ilmiah. Kelompok bakteri baik ini akan merangsang pertumbuhan bakteri baik lainnya.

Bakteri L. casei Shirota strain akan membantu meningkatkan aktifitas bakteri baik yang terdapat di dalam usus dan menghasilkan asam laktat yang akan melindungi dinding usus, sehingga bakteri jahat sulit menempel di dinding usus. Dengan begitu pertumbuhan bakteri jahat dapat ditekan dan kondisi usus dapat terjaga dengan baik.

Baca Juga: Waspadai Kanker Usus Besar! Ini Gejala, Pengobatan, dan Perawatannya

Baca Juga: Cegah Kanker Lambung dengan Nutrisi Sehat, Yuk Cek Jenis Makanannya!

Mixologist mempraktikkan membuat racikan minuman segar dengan menggunakan bahan utama Yakult Rasa Mangga dan dicampur dengan bahan lain dan es dan menghasilkan kreasi minuman yang menyegarkan, dilakukan saat event peluncuran Yakult Rasa Mangga 23/05/25.

Cara Mengonsumsi Yakult Rasa Mangga

Memiliki rasa enak dan segar, Yakult Rasa Mangga aman dikonsumsi siapa pun. Cara penyajian dapat diminum langsung, atau dicampurkan dengan jus atau ice blended dan bahan lain.

Saat diminum langsung, dosis yang disarankan oleh Ni Putu Desy Aryantini, PhD selaku PR Science Pt Yakult Indonesia Persada adalah sebanyak 1 botol setiap hari, sama dengan varian sebelumnya Yakult Original (warna merah). Berbeda dengan Yakult varian Less Sugar, disarankannya sebanyak 1- 2 botol untuk orang dewasa.

Selain diminum langsung, Yakult Rasa Mangga juga dapat dikonsumsi dengan bahan lain untuk menghasilkan sajian yang lebih bervariasi. Di saat peluncurannya, seorang Mixologist mempraktikkan membuat racikan minuman segar dengan menggunakan bahan utama Yakult Rasa Mangga dan dicampur dengan bahan lain dan es, dan menghasilkan kreasi minuman yang menyegarkan bagi setiap yang datang.

Untuk menjaga kesegarannya, Yakult harus disimpan di dalam lemari pendingin pada suhu 0 – 10 derajat celcius agar bakteri L. casei Shirota strain tidak aktif di dalam botol, sehingga rasa Yakult tetap segar dan manfaatnya tetap maksimal. Meski dikonsumsi dalam keadaan dingin akan terasa lebih segar, namun Yakult boleh diminum pada kondisi tidak dingin, bagi yang tidak terbiasa mengonsumsi minuman dingin.

Peluncuran Yakult rasa Mangga yang dilaksanakan di  Gedung Antam Tower A Auditorium Andrawina, pada 23/05/25, dihadiri media, praktisi, dan tentunya jajaran pimpinan dan karyawan Yakult Indonesia. (RR)

Baca Juga: Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun Mulai Berlaku Februari 2025

Baca Juga: Mengatasi Anak Susah Makan dan Tips Siapkan Makanan Bergizi untuk Bekal Sekolah

Baca Juga: Mayumi Saus Salad Buah, Makan Buah Auto Yummy, Solusi Praktis Menyajikan Buah dari Ajinomoto

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Mau Membeli Properti di Luar Negeri? Wajib Kunjungi Global Property Expo untuk Temukan Banyak Referensi

Ranahrumah.com – PROPERTI [Singapura] – Mau membeli properti di luar negeri? Wajib kunjungi Global Property Expo untuk temukan banyak referensi.

Global Property Expo, pameran properti yang diselenggarakan oleh JLL (NYSE: JLL), akan digelar di Singapura pada 18 – 20 Juli 2025 di Sands Expo & Convention Centre.

Expo ini dirancang khusus untuk calon pembeli dari Indonesia dan Asia Tenggara yang tertarik memiliki properti di luar negeri, baik untuk mendukung pendidikan anak, merencanakan masa pensiun, maupun membangun sumber pendapatan pasif jangka panjang.

Expo ini menghadirkan pilihan proyek residensial terkurasi dari berbagai negara, yang memudahkan masyarakat untuk memahami dan mengakses peluang investasi properti lintas negara.

Pengunjung dapat mengeksplorasi peluang investasi di Inggris, Australia, Jepang, UEA, Thailand, Vietnam, Portugal, hingga Selandia Baru, termasuk proyek-proyek dari pengembang ternama seperti Far East Consortium, British Land, Escon, CPL, dan Reignwood.

Lebih dari Sekadar Expo: Bereksplorasi dan Berinvestasi

Selama tiga hari, pengunjung akan disuguhi berbagai sesi diskusi dan seminar di dua panggung utama, yang dipandu oleh para pakar industri properti. Topik yang dibahas mencakup berbagai aspek, mulai dari dasar-dasar membeli properti luar negeri hingga strategi lanjutan untuk memperluas portofolio investasi.

Beberapa sesi unggulan antara lain:

  • Investasi Properti 101: Panduan Pemula
  • Membangun Kekayaan Lewat Properti
  • Tips Memilih Agen Properti
  • Residensi Lewat Investasi: Ketika Properti Menjadi Tiket Global Anda
  • Bricks to Billions: Menjadikan Properti Mesin Kekayaan Jangka Panjang
  • Strategi Leverage: Cara Cerdas Membiayai Properti Internasional Anda

Global Property Expo bertujuan mempermudah proses kepemilikan properti luar negeri bagi para pembeli yang ingin mulai melangkah atau memperluas aset.

Apakah Anda ingin membeli apartemen di London atau Sydney untuk anak yang akan kuliah, unit pintar di Tokyo, atau vila tepi pantai di Thailand atau Indonesia? Expo ini mempertemukan Anda dengan para pengembang terpercaya, pelaku proptech seperti Get Ground, serta jaringan properti global ternama seperti Leading Real Estate Companies of the World®.

Mengapa Perlu Hadir?

  • Membandingkan pasar properti dari berbagai pasar secara langsung
  • Konsultasi langsung dengan pakar tentang pembiayaan, hukum, perpajakan, hingga manajemen sewa
  • Dapatkan penawaran eksklusif yang hanya tersedia selama expo
  • Temui langsung para pengembang dan penasihat investasi
  • Peroleh wawasan bagaimana properti global dapat menunjang tujuan keuangan pribadi Anda

Expo ini gratis dan terbuka untuk umum. Baik bagi Anda yang baru mempertimbangkan membeli properti di luar negeri, maupun investor berpengalaman yang ingin menambah asset. Mulai langkah awal di Global Property Expo yuk!


Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Hadir! Yakult Rasa Mangga, Minuman Fermentasi dengan Bakteri Baik, Rasa Manis Alami, dan Vitamin D untuk Kesehatan Usus dan Daya Tahan Tubuh

Ranahrumah.com – KESEHATAN | Hadir! Yakult rasa Mangga minuman fermentasi dengan bakteri baik, rasa manis alami, dan vitamin D untuk kesehatan usus dan daya tahan tubuh.

Yakult perusahaan minuman susu fermentasi dengan debut Internasional, sudah ada di 40 Negara, meluncurkan varian terbaru berupa Yakult rasa Mangga pada Jumat (23/05/25).

Yakult rasa Mangga (warna kuning) melengkapi 2 varian yang sebelumnya sudah ada, yaitu Yakult Original (warna merah) dan Yakult Less Sugar (warna biru), hadir untuk menjawab tren gaya hidup sehat masa kini, memiliki tagline “mencegah lebih baik daripada mengobati”.

Baik dikonsumsi segala usia, Yakult rasa Mangga mendukung pola hidup sehat yang memberikan kesehatan yang baik sepanjang usia.

Menciptakan kesehatan sebagai kebutuhan utama, tak bisa dilepaskan dari kesehatan usus, yang merupakan organ pencernaan tubuh penting yang kesehatannya sangat menjadi kunci umur panjang. Ya, dengan kondisi usus yang baik, penyerapan nutrisi dalam usus kecil dapat terlaksana secara sempurna. Sebaliknya, jika terdapat gangguan yang diakibatkan bakteri merugikan, manusia tidak dapat menikmati kesehatan sampai umur panjang.

Penyerapan nutrisi dari dalam tubuh sangat ditentukan oleh pencernaan yang baik. Pola pencegahan penyakit dimulai dari pencernaan yang baik yang mampu menyerap nutrisi dari dalam tubuh, sehingga nutrisi yang dikonsumsi dapat dicerna serta dialirkan ke usus kecil untuk diserap menjadi energi yang dibutuhkan sehari-hari.

Siklus penyerapan makanan yang baik, dapat memberi kekuatan melaksanakan kegiatan tanpa hambatan. Dengan penyerapan makanan yang baik juga, setiap orang dapat meningkatkan suplai untuk menaikkan daya tahan tubuh selalu dalam titik optimum.

Keistimewaan Yakult rasa Mangga adalah memiliki komponen inti yang mengandung lebih dari 6,5 miliar bakteri baik LcS (Lactobacillus casei Shirotastrain), dibuat dari susu bubuk skim sebagai media hidup bakterinya dan memeiliki rasa manis alami, sehingga dapat memenuhi kebutuhan rasa yang disukai masyarakat Indonesia. Selain rasa yang sesuai tersebut, Vitamin D yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini juga ditambahkan sehingga bagi masyarakat yang kurang terpapar sinar matahari secara langsung, dapat menerima tambahan vitamin D untuk memenuhi kebutuhannya.

Baca Juga: Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun Mulai Berlaku Februari 2025

Baca Juga: Kasus Autoimun Meningkat, Tantangan Baru Di Era Kesehatan Modern

Prosesi peluncuran Yakult Rasa Mangga oleh direksi PT Yakult Indonesia Persada, Gedung aneka Tambang Tower A, Jakarta 23/05/25. (Foto: IST)

Mengapa Mangga?

Mangga adalah buah yang sangat digemari di Asia utamanya di Indonesia, sejak Zaman Purbakala hingga saat ini. Keunikan rasanya yang segar dan dapat memberi kepuasan, dan menjadi varian produk makanan dan minuman, di samping juga karena ketersediaan mangga yang tanpa henti serta ragam yang bervariasi di tiap daerah.

Warna kulit luar yang hijau menjadi kuning yang menunjukkan buah sudah matang serta siap disantap dan diiringi warna daging dalamnya yang kuning serta aroma yang ditimbulkan menjadikan semua usia menyukai mangga sebagai makanan pencuci mulut sehabis bersantap. Kebiasaan ini sering dilakukan Ibu Rumah Tangga untuk memberikan asupan vitamin yang dikandung untuk seisi rumah tangga.

Semestinya, vitamin D ini dapat diserap dari sinar matahari yang diberikan Tuhan secara gratis buat kehidupan kita. Namun gaya hidup masyarakat utamanya di perkotaan, membuat mereka semakin jarang terkena sinar matahari sehingga membutuhkan tambahan Vitamin D. Untuk inilah Yakult mengeluarkan varian Yakult rasa Mangga ini sehingga sangat baik buat semua kalangan terutama generasi muda.

Peluncuran Yakult rasa Mangga yang dilaksanakan di  Gedung Antam Tower A Auditorium Andrawina, pada 23/05/25, dihadiri media, praktisi, dan tentunya jajaran pimpinan dan karyawan Yakult Indonesia. Hadir pula praktisi kesehatan yang menjelaskan kandungan dalam setiap kemasan Yakult.  Selain itu, ada Mixologist yang membuat racikan minuman Yakult dengan menggunakan Yakult rasa Mangga sehingga mampu menciptakan kreasi lain dengan bahan utama Yakult, minuman fermentasi ini.

Baca Juga: Harga Obat di Indonesia Mahal, Menteri Kesehatan: Karena Inefisiensi

Baca Juga: Cegah Gizi Buruk dan Obesitas pada Anak Ala IKEA

Koferensi Pers saat peluncuran Yakult Rasa Mangga yang berlangsung di Gedung Aneka Tambang Tower A, Jakarta, 23/05/25. (Ranahrumah.com/Erly)

Masa Kadaluarsa Yakult dan Anjuran Konsumsinya 

Jaminan masa kadaluarsa yang hanya 40 hari sejak diproduksi mewajibkan produk ini harus segera dikonsumsi demi memberikan rasa nikmat dan segar saat dikonsumsi, utamanya dalam kondisi dingin. Ni Putu Desy Aryantini, PhD selaku PR Science PT Yakult Indonesia Persada menyatakan saat konferensi pers, dengan kandungan gula 10 gram per kemasan, Yakult rasa Mangga (warna kuning) disarankan untuk dikonsumsi sebanyak 1 botol setiap hari sama dengan varian sebelumnya Yakult Original (warna merah). Adapun untuk Yakult Less Sugar (warna biru) dengan kandungan gula 3 gram per botol, anjuran konsumsinya 1-2 botol sehari untuk orang dewasa. Dari situs Alodokter, untuk anak-anak dan bayi di atas 8 bulan (balita) cukup konsumsi Yakult Less Sugar 1 botol sehari. Konsumsi Yakult varian less sugar, lebih dari dua botol sehari dianggap masih aman, kecuali untuk kondisi kesehatan tertentu atau bagi yang senstitif atas gula dan laktosa. Konsumsi Yakult secara teratur sesuai dosis direkomendasikan, akan memberi manfaat yang baik untuk menambah bakteri baik serta menciptakan pencernaan selalu baik.

Ketersediaan Yakult rasa Mangga dapat dinikmati melalui Yakult Lady yang berkunjung ke rumah pelanggan di area tugasnya secara langsung tanpa tambahan biaya hantar atau bisa dengan mengunjungi supermarket, minimarket atau toko biasa sekitar tempat tinggal pelanggan mulai tanggal 2 Juni 2025 di seluruh Indonesia.

Yuk, jadikan usus sehat untuk meraih umur panjang. Langkah preventif yang wajib dilakukan adalah dengan mengonsumsi Yakult, karena mencegah lebih baik dari mengobati. (RR)

Baca JUga: Cegah Kanker Lambung dengan Nutrisi Sehat, Yuk Cek Jenis Makanannya!

Baca Juga: Produk untuk Kebugaran dan Kesehatan Sekarang Ada di IKEA

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Mengatasi Anak Susah Makan dan Tips Siapkan Makanan Bergizi untuk Bekal Sekolah

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Mengatasi anak susah makan dan tips siapkan makanan bergizi untuk bekal sekolah.

Dokter Claudy Bunga Saing, Sp.A, dalam acara talkshow yang digelar IKEA Mal Taman Anggrek (22/5/25), tentang pentingnya memberikan makanan sehat dan bergizi bagi anak, juga mengungkap fakta soal anak yang susah makan atau sangat pilih-pilih makanan.

Banyak hal bisa menjadi sebab kurangnya nafsu makan pada anak. Salah satunya ia menyoroti, hal ini mungkin terjadi karena di saat MPASI, orangtua kurang melakukan pengenalan makanan pada anak. Atau tidak memberikan jenis makanan tertentu sesuai usianya.

Anak susah makan bisa terjadi karena anak bosan terhadap makanan tersebut atau terjadi distraksi pada waktu anak makan. Untuk hal ini dokter Bunga memberikan tips, agar anak tidak bosan, orangtua harus kreatif mengolah makanan (bikin bentuk-bentuk yang menarik dan tidak itu-itu saja). Soal distraksi, sebaiknya saat makan, anak dijauhkan dari gangguan (mainan, tontonan, jalan-jalan, dsb) dan beri waktu maksimum 30 menit makanan diambil/ stop makan.

Prosedur pemberian makan pada anak juga harus diperhatikan. “Biarkan anak makan sendiri dengan batas waktu 30 menit. Beri jarak waktu makan pertama dengan waktu makan berikutnya selama 3 jam, di mana selama waktu itu dapat diselingi snack 2 kali/2 macam,” tips dokter Bunga, yang yakin dengan cara ini maka saat waktunya makan anak memang sudah dalam keadaan lapar atau tidak merasa kenyang.

Diketahui, IKEA baru-baru ini menggelar talkshow tentang pentingnya memberi asupan makanan sehat dan bernitrisi untuk anak. Hal ini merespons, kondisi gizi buruk pada anak dan obesitas, yang makin banyak terjadi di masyarakat.

Di kesempatan ini, dokter Bunga mengatakan, keduanya (gizi buruk dan obesitas) bisa dicegah dan diantisipasi sejak dini dengan pemberian nutrisi, stimulasi, dan pola asuh yang benar.

Baca Juga: Cegah Gizi Buruk dan Obesitas pada Anak Ala IKEA

Baca Juga: Terlaris di IKEA: Lemari Pakaian dengan Sistem PAX, Kenali Yuk!

Selain memilih makanan bernutrisi, penyimpanan bahan makanan, pemilihan wadah, dan pengolahan makanan penting dilakukan untuk mencegah gizi buruk dan obesitas pada anak.

Dokter Bunga menjelaskan bahwa anak pada usia 0 – 5 tahun mengalami masa emas, di mana perkembangan dan pertumbuhan dalam aspek fisik kognitif, komunikasi, dan mentalnya. 

”Pada periode tumbuh kembang ini, orang tua harus memastikan anak-anaknya memperoleh gizi yang cukup melalui makanan yang sehat, bervariasi, bergizi seimbang, dan aman untuk dikonsumsi. Di waktu yang sama, orangtua juga harus mengawasi asupan makanan yang dikonsumsi anak di lingkungan sekolah, agar mencegah konsumsi jajanan tidak sehat yang membahayakan. Membawa makanan buatan sendiri dapat membantu mengatasi masalah ini,” jelas dr. Bunga.

Selanjutnya, dr. Bunga juga membagikan beberapa tips praktis mempersiapkan makanan bekal sekolah yang bergizi dan sehat untuk anak. 

  • Pertama, rencanakan menu bekal mingguan di awal  agar lebih mudah dan efisien. Dalam mempersiapkan bekal, utamakan dalam menyajikan makanan utuh dan bergizi, bukan makanan siap saji.
  • Pilih wadah yang tepat sesuai dengan ukuran dan jenis makanan yang dibawa. Pastikan wadah bekal bersih dan aman untuk menyimpan makanan. Sebaiknya hindari kemasan sekali pakai.
  • Terakhir, jangan lupa untuk selalu libatkan anak dalam proses menyiapkan bekal agar mereka lebih tertarik untuk makan makanan sehat. (RR)

Baca Juga: IKEA Back To School: Inspirasi Buat Orang Tua Siapkan Kebutuhan Anak Sekolah

Baca Juga: IKEA Beri Konsultasi Desain Interior untuk IKEA Family Malang

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom 

Cegah Gizi Buruk dan Obesitas pada Anak Ala IKEA

Ranahrumah.com – KESEHATAN | Cegah gizi buruk dan obesitas pada anak ala IKEA.

Terus memantapkan komitmennya untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang termasuk anak-anak dan orangtua, IKEA berbagi inspirasi dan solusi dalam mempersiapkan makanan atau bekal anak yang bergizi, simpel dan praktis untuk mencegah gizi buruk dan obesitas pada anak.

Menghadirkan dr. Claudy Bunga Saing, Sp.A, IKEA gelar talkshow inspiratif “Pentingnya Memberikan Makanan Sehat dan Bergizi Bagi Anak”, pada 22/5/25 di IKEA Mal Taman Anggrek Jakarta.

“Kami percaya bahwa kehidupan sehari-hari yang lebih baik dimulai dari rumah, termasuk dapur. Dengan memperkenalkan makanan sehat kepada anak-anak, IKEA percaya hal ini akan membantu membentuk kebiasaan makan sehat untuk jangka panjang. IKEA juga memahami kebutuhan orang tua dalam menyiapkan makanan untuk anak-anak dan keluarga, dengan menawarkan solusi berupa berbagai macam produk wadah untuk membuat proses persiapan bekal sekolah anak menjadi lebih praktis dan mudah,” jelas Ririn Basuki, Communication & PR Manager IKEA Indonesia.

Baca Juga: Mengatasi Anak Susah Makan dan Tips Siapkan Makanan Bergizi untuk Bekal Sekolah

Baca Juga: IKEA Family dapat Gratis Swedish Meatball dari IKEA Food, Ini Caranya!

dr. Claudy Bunga Saing, Sp.A saat memaparkan pentingnya menyiapkan nutrisi sehat bagi anak untuk mencegah gizi buruk dan obesitas di IKEA MTA, , 22/5/25.

Gizi Buruk dan Obesitas pada Anak

“Gizi buruk adalah salah satu permasalahan gizi pada anak yang umum terjadi. Kondisi ini dapat memengaruhi proses tumbuh kembang anak secara keseluruhan,” dr. Claudy Bunga Saing, Sp.A (biasa disapa dr. Bunga). Gizi buruk dapat terjadi ketika anak tidak memperoleh asupan gizi yang cukup dari konsumsi makanannya, kondisi ini bisa terjadi akibat penyakit infeksi tertentu yang bisa memengaruhi nafsu makan atau kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi.

Lebih lanjut, dr. Bunga mengatakan, gizi buruk apabila tidak segera ditangani dengan tepat, berisiko menyebabkan gangguan tumbuh kembang, gangguan fungsi kognitif, dehidrasi berat, hipotermia, anemia, terserang penyakit infeksi berat, hingga kematian (pada kasus yang lebih parah).

Adapun obesitas, menurut World Health Organization (WHO), obesitas adalah penumpukan lemak yang berlebihan pada tubuh sehingga berpotensi mengganggu kesehatan. Menurut Kementerian Kesehatan, satu dari lima anak berumur 5-12 tahun terdiagnosis mengalami obesitas, atau kelebihan berat badan. Anak yang mengalami obesitas akan berpotensi mengalami beragam masalah kesehatan yang bisa mempengaruhi anak tersebut hingga dewasa kelak. Anak berusia di bawah 5 tahun dikatakan mengalami obesitas bila berat badan menurut tinggi badannya lebih dari 3 dari median Standar Pertumbuhan Anak WHO. Sedangkan anak usia 5-19 tahun disebut mengalami obesitas kalau indeks massa tubuh menurut usianya lebih dari 2 dari median Standar Pertumbuhan Anak WHO.

“Obesitas pada anak sering luput dari perhatian orang tua,” ungkap dr. Bunga. Padahal, lanjutnya, Obesitas pada anak merupakan kondisi kesehatan serius yang melibatkan kelebihan lemak tubuh di awal kehidupan. Berat badan berlebih sering kali membuat anak-anak rentan terhadap kondisi kesehatan lain seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Obesitas pada anak juga dapat menyebabkan rendahnya harga diri dan depresi.

Keadaan anak dengan gizi buruk, juga anak dengan obesitas yang pada saat ini semakin meningkat trennya di Indonesia. Dokter Bunga mengatakan, keduanya (gizi buruk dan obesitas) bisa dicegah dan diantisipasi sejak dini dengan pemberian nutrisi, stimulasi, dan pola asuh yang benar.

Dokter Bunga menjelaskan bahwa anak pada usia 0 – 5 tahun mengalami masa emas, di mana perkembangan dan pertumbuhan dalam aspek fisik kognitif, komunikasi, dan mentalnya. 

”Pada periode tumbuh kembang ini, orang tua harus memastikan anak-anaknya memperoleh gizi yang cukup melalui makanan yang sehat, bervariasi, bergizi seimbang, dan aman untuk dikonsumsi. Di waktu yang sama, orangtua juga harus mengawasi asupan makanan yang dikonsumsi anak di lingkungan sekolah, agar mencegah konsumsi jajanan tidak sehat yang membahayakan. Membawa makanan buatan sendiri dapat membantu mengatasi masalah ini,” jelas dr. Bunga.

Baca Juga: Cara Ikea Food Kelola Food Waste, Tekan Emisi Karbon

Baca Juga: Arti Kode Segitiga dan Angka pada Wadah Plastik, Untuk Simpan Makanan Pilih yang Aman!

Selain memilih makanan bernutrisi, penyimpanan bahan makanan, pemilihan wadah, dan pengolahan makanan penting dilakukan untuk mencegah gizi buruk dan obesitas pada anak.

Agar anak mendapatkan nutrisi yang baik, orang tua harus kreatif dalam menata strategi untuk membentuk kebiasaan makan sehat anak dalam jangka panjang. Bagi sebagian besar anak makanan sehat terkesan membosankan. Dalam hal ini, orangtua dapat mengakali dengan menyajikan makanan dengan cara yang kreatif dari segi warna, bentuk hingga penyajian. 

Lalu, dengan melibatkan anak dalam mengatur atau menghias makanan, anak akan sekaligus belajar motorik halus dan logika bentuk sehingga mempersiapkan makanan bisa jadi aktivitas belajar. ”Dengan melakukan ini, maka pandangan anak mengenai makanan rumah menjadi lebih seru dan kreatif, sehingga anak cenderung lebih memilih makanan rumah jika tampilannya menarik dan rasanya enak,” ujar dr. Bunga. 

 “Pemberian nutrisi sehat sangat diperlukan di usia Golden Age Anak. Hal ini akan memengaruhi tinggi badan, lingkar kepala, dan bahkan pertumbuhan otak hingga 80 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut dr. Bunga mengatakan, di usia (0 – 5 tahun) anak butuh yang dinamakan Makronutrien dan Mikronutrien.

Makronutrien adalah nutrisi yang tubuh butuhkan dalam jumlah lebih besar yang memberi energi. Berikut adalah beberapa makronutrien: Karbohidrat. Gula, pati, dan serat merupakan jenis karbohidrat. Kebutuhan karbohidrat bagi anak usia 0 – 5 tahun mencapai 50 hingga 60 persen. Adapun Lemak 40 persen, dan protein 20 persen.

“Karbo baik untuk anak, memberi kalori yang cukup untuk tumbuh kembangnya. Lemak dan protein penting bagi perkembangan otak anak.”

Adapun Mikronutrien adalah kategori nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil, dan meliputi vitamin dan mineral. Contoh Vitamin adalah Vitamin A, Vitamin C, dan Vitamin K, sedangkan contoh Mineral adalah Zat Besi, Kalsium, dan Seng. Dokter bunga berpesan terkait mikronutrien ini, bahwa pemberian real food itu penting. Sayuran, brokoli, bayam. dll. Jika dari real food tidak bisa (karena alasan tertentu), baru bisa dibantu suplementasi. Ia juga mengingatnya pentingnya mengurangi pemberian fast food karena kandungan nutrisi pada fast food kurang baik dan menjadi salah satu penyebab obesitas pada anak.

Selain memerhatikan kandungan nutrisinya, cara dan proses pemasakan juga sangat berpengaruh. Minyak dan santan penting untuk anak tapi harus pilih cara memasak yang benar. “Gunakan minyak baru (maksimal dua kali pakai), jangan minyak yang dudah dipanasi berulang-ulang,” tegasnya.

Selain itu, pilihan wadah wajib yang BPA Free. Food Grade. Agar tidak mencemari makanan. Termasuk penyimpanan bahan makanan, setiap jenis makanan punya masa penyimpanan tertentu di dalam kulkas di mana nutrisinya tetap terjaga. Misalnya, untuk ikan, sebaiknya disimpan di freezer, dalam waktu 1 minggu selayaknya sudah dimasak. (RR)

Baca Juga: Buruan Borong! Garage Sale di IKEA JGC dan Bandung Potongan Harga hingga 50%

Baca Juga: IKEA Beri Konsultasi Desain Interior untuk IKEA Family Malang

Baca Juga: Layanan Desain Interior IKEA Buka Konsultasi Gratis di Momen Ramadan 2025 & Sediakan Cashback Jutaan Rupiah

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook RANAH RUMAH, Instagram @ranahrumahcom