Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 103

Karakter 7 Jenis Material Fabric dan Fungsinya sebagai Soft Furnishing

Ranahrumah.com – INTERIOR | Karakter 7 jenis material fabric dan fungsinya sebagai pelapis soft furnshing.

Bahan fabric atau kain dapat menjadi pilihan untuk upholstery (pelapis) soft fumiture. Harganya yang lebih murah, membuat bahan ini lebih digandrungi dari bahan kulit. Ada beragam jenis material fabric yang dapat digunakan untuk melapisi furnitur.

Berikut jenis bahan fabric yang sering digunakan dalam mengemas barang interior rumah.

Katun

Katun merupakan bahan alarni yang berasal dari poho kapas. Sifatnya yang lembut dan tidak panas membuat katun termasuk bahan yang nyaman untuk diduduki. Namun, katun memilik pori-pori yang besar yang membuatnya sangat cepat menyerap air sehingga jika perawatannya tidak tepat, bahan ini mudah lapuk dan berjamur. Bahan katun termasuk bahan yang paling sering ditemui sebagai soft furnishing seperti, sofa, gorden, dan cushion. 

Baca Juga: 3 Cara Memainkan Pola Material agar Tak Monoton

Baca Juga: Tatanan Interior Agam Riadi untuk Eichholtz, Elegan Padukan Desain Klasik dan Modern

Linen 

Kain linen memiliki kekuatan 2-3 kali dari bahan katun, sangat lembut dan elegan sehingga dapat membawa kesan mewah dan hangat dalam rumah.

Kain linen merupakan bahan yang berasal dari serat alami yang paling kuat. Kain linen memiliki kekuatan 2-3 kali dari bahan katun. Kain ini sangat lembut dan elegan sehingga dapat membawa kesan mewah dan hangat dalam rumah. Saat menggunakan bahan ini, pilihlah motifnya yang bukan cetakan, karena kain linen tidak bisa menyerap tinta cetak dengan baik sehingga hasilnya akan kurang bagus. Kain linen banyak diaplikasikan pada sofa, gorden, dan cushion. 

Baca Juga: Ikons Furniture & Arpose Design Group Hadirkan Staple Collection, Furnitur untuk Industri Hospitality

Baca Juga: Atria Hadir di Purwokerto, Belanja Perabot Rumah Tangga Lebih Nyaman dan Berlimpah Diskon

Nilon 

Nilon material fabric yang sifatnya yang elastis, halus, tak mudah robek, cepat kering, dan tahan lama.

Nilon juga menjadi salah satu serat yang paling banyak digunakan. Bahan ini digemari karena sifatnya yang elastis, halus, tak mudah robek, cepat kering, dan tahan lama. Bahan nilon juga mudah dibersihkan jika terkena kotoran ataupun bahan kimia. 

Baca Juga: 4 Elemen Penting untuk Merancang Desain Interior Natural

Baca Juga: 6 Brand Terbaik Italia untuk Interior Stylish & Fashionable

Poliester 

Poliiester adalah material fabric paling banyak diaplikasikan untuk interior rumah, termasuk bahan yang mudah dibersihkan.

Poliester merupakan bahan buatan yang memiliki kekuatan yang cukup baik. Bahan ini paling sering dikombinasikan dengan bahan katun, linen, maupun bahan lainnya. Karena percampuran bahan poliester dengan bahan lainnya akan menghasilkan bahan yang tidak hanya lembut tetapi juga tahan lama. Bahan poliester juga termasuk bahan yang mudah dibersihkan jika terkena noda. Oleh karena itu, bahan jenis ini paling banyak diaplikasikan untuk interior rumah. 

Baca Juga: Warna Antrasit, Pilihan Populer untuk Desain Interior, Yuk Kenali!

Baca Juga: Tips Memilih Gorden untuk Rumah, Kenali Bahan, Motif, dan Warnanya

Akrilik 

Akrilik adalah material fabric yang lentur sehingga mudah untuk dibentuk dalam berbagai macam desain.

Akrilik termasuk jenis kain yang bersifat lembut, ringan, tidak panas, anti-alergi, dan juga cepat kering jika terkena air. Selain itu bahan ini juga lentur sehingga mudah untuk dibentuk dalam berbagai macam desain.

Baca Juga: Tren Sofa 2023: Gaya, Material, dan Desain Terpopuler

Baca Juga: 6 Langkah Mewujudkan Home Theatre dengan Kualitas Setara di Bioskop

Sutra 

Silk atau sutra ada;ah material fabric yang sangat kuat. Kekuatan sutra sebanding dengan kawat halus yang terbuat dari baja, mengandung asam amino yang membuatnya terasa lembut dan nyaman.

Silk atau sutra merupakan bahan yang sangat kuat. Kekuatan sutra sebanding dengan kawat halus yang terbuat dari baja. Bahan sutra mengandung asam amino yang membuatnya terasa lembut dan nyaman. Namun sutra tidak tahan panas. Jika terkena panas, bahan ini mudah sobek dan warnanya juga akan cepat pudar. Bahan sutra banyak digunakan untuk kebutuhan gorden. 

Chenille 

Chenille adalah bahan yang paling populer di antara jenis fabric lainnya, sangat halus, terkstur mirip rajutan namun tak tahan air.

Bahan chenille saat ini sedang menjadi bahan yang paling populer di antara jenis fabric lainnya. Bahan ini sangat halus, teksturnya mirip dengan rajutan. Namun kekurangannya, bahan ini tidak tahan air dan jika terkena noda sulit dihilangkan. 

Baca Juga: Uniknya Keramik Mozaik, Ampuh Menghidupkan Ruang

Baca Juga: DIY Mengubah Tampilan Lantai dengan Cat Dekoratif agar Cantik dan Tidak Pasaran


Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Tips Memilih Hunian di Era Modern untuk Kehidupan Lebih Produktif

Ranahrumah.com – PROPERTI | Tips memilih hunian di era modern untuk kehidupan lebih produktif.

Dengan lebih dari 30 juta penduduk, Jabodetabek menjadi kawasan metropolitan terbesar di Asia Tenggara dan kedua terbesar di dunia. Di sinilah pusat pemerintahan, industri, dan ekonomi Indonesia banyak berpusat, menjadikannya tempat yang sangat strategis.

Tak heran jika banyak orang yang ingin memiliki hunian di Jabodetabek, yang di beberapa kawasan mengalami perkembangan yang cukup pesat dengan berbagai fasilitas lengkap seperti perkantoran, perbankan, pusat kecantikan dan kesehatan, kuliner, otomotif, hingga pendidikan dan pusat perbelanjaan. Namun, pesatnya perkembangan ini juga membuat ketersediaan lahan semakin terbatas, baik untuk hunian maupun tempat usaha, yang menjadi tantangan bagi mereka yang ingin berinvestasi di kawasan pilihan.

Baca Juga: Pasar Properti dengan Tingkat Transparansi Tinggi Maju Pesat Lampaui Pasar Lainnya

Baca Juga: 7 Langkah Pengecekan Struktur untuk Memastikan Rumah Tahan Gempa

Tips Memilih Hunian di Era Modern untuk Rumah Tinggal dan Bisnis

Saat memilih dan membeli rumah/hunian, kenyamanan dan aksesibilitas juga sangat penting, bukan hanya soal desain. Kini, rumah yang terintegrasi dengan transportasi umum dan ruang terbuka hijau semakin diminati, karena memberikan kemudahan beraktivitas tanpa mengorbankan kualitas hidup. Simak beberapa tips memilihnya berikut ini.

Pertama, pilihlah lokasi yang dekat dengan pusat kegiatan, seperti area bisnis, pusat perbelanjaan, dan hiburan. Dengan akses mudah ke transportasi umum, seperti stasiun atau halte, kamu bisa menghemat waktu dan memperlancar mobilitas sehari-hari.

Kawasan yang mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD), seperti di Kelapa Gading, menawarkan hunian yang terhubung langsung dengan transportasi publik. Salah satu contohnya adalah Sedayu City, yang dikelilingi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari akses transportasi hingga pusat kuliner, hanya 5 menit dari Stasiun LRT Kelapa Gading dan 15 menit dari Pintu Tol Cakung Timur. Hunian di Kelapa Gading ini memiliki akses eksklusif berupa akses langsung dari Jl. Boulevard Kelapa Gading.

Baca Juga: Pasar Investasi Properti Q1 untuk Real Estat, Pekantoran, & Hotel

Kedua, pastikan ada fasilitas penting di sekitar tempat tinggal, seperti gym, kolam renang, taman, serta supermarket dan restoran. Ini mempermudah kamu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus bepergian jauh.

Banyak orang cenderung fokus pada harga saat membeli rumah, padahal memilih lokasi yang tepat justru sangat mempengaruhi kenyamanan dan efisiensi hidup. Lokasi yang strategis memungkinkan penghematan waktu, biaya, dan tenaga.

Ketiga, perhatikan sistem keamanan lingkungan tempat tinggal. Pilihlah kawasan yang dilengkapi dengan fasilitas keamanan, seperti CCTV dan petugas 24 jam. Keamanan lingkungan akan meningkatkan rasa aman dan kenyamanan, yang pada akhirnya berkontribusi pada kualitas hidup yang lebih baik.

Keempat, pilihlah tempat tinggal yang menyediakan berbagai pilihan unit sesuai kebutuhan, seperti studio atau unit dengan satu hingga dua kamar tidur. Fleksibilitas dalam memilih unit ini akan memberikan kamu kebebasan untuk menyesuaikan hunian dengan gaya hidup dan preferensi pribadi.

Baca Juga: Top 10 Pengembang dan Arsitek Peraih BCI Asia Awards 2024

Baca Juga: Pentingnya Manajemen Keuangan saat Milenial Membeli Rumah

Proyek Sedayu City, dengan konsep superblok yang modern dan kontemporer, menawarkan berbagai pilihan hunian di lahan seluas 85 hektare. (3D: Agung Sedayu Group)

Sedayu City Penuhi Kebutuhan Hunian Ideal Masyarakat Modern

Berbekal dari kondisi tersebut, Sedayu City, dengan konsep superblok yang modern dan kontemporer, menawarkan berbagai pilihan hunian di lahan seluas 85 hektare. Dengan harga yang terjangkau dan fasilitas lengkap, hunian ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat produktif dan menghemat biaya.

Terletak di lokasi strategis di Kelapa Gading, Sedayu City menawarkan kenyamanan transportasi publik hanya 5 menit dari Stasiun LRT dan dua akses utama, menjadikannya pilihan ideal untuk masa depan.

Kelapa Gading adalah salah satu kawasan Jakarta Utara yang terus berkembang pesat dengan berbagai fasilitas lengkap. Mulai dari perkantoran, perbankan, pusat kecantikan dan kesehatan, kuliner, otomotif, hingga pendidikan dan pusat perbelanjaan, semua ada di sini.

Agung Sedayu Group (ASG) menghadirkan Sedayu City, sebuah kawasan baru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan hunian dan bisnis.

Sales & Marketing Dept Head Sedayu City, Fredy Siswoyo, mengatakan bahwa peluncuran unit-show terbaru ini menunjukkan komitmen Sedayu City untuk terus memenuhi kebutuhan properti yang berkembang. Dengan konsep arsitektur modern dan lingkungan hijau yang terintegrasi, Sedayu City adalah pilihan hunian yang tidak hanya memenuhi kebutuhan sekarang, tetapi juga menjadi investasi cerdas di masa depan.

“Dengan hadirnya show unit ini, kami berharap masyarakat dan calon konsumen dapat melihat langsung konsep kawasan hunian ini. Semua kemudahan yang diharapkan oleh penghuni tersedia di sini, dan kami yakin Sedayu City akan menjadi hunian dengan lingkungan terbaik serta investasi masa depan yang bernilai tinggi,” ujar Fredy Siswoyo.

Baca Juga: PropertyGuru Indonesia Property Awards ke-10: Pengembang Township Mendominasi Penghargaan

Baca Juga: Cara Membeli Rumah dengan Sertifikat Orang yang Sudah Meninggal

#inforanahrumah #infoproperti


Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Kasus Autoimun Meningkat, Tantangan Baru Di Era Kesehatan Modern

Kasus Autoimun meningkat, tantangan baru di era kesehatan modern. Salah satu akibat autoimun adalah radang kulit kroni. (Ilustrasi Foto: emc.id)

Ranahrumah.com – KESEHATAN | Kasus Autoimun meningkat, tantangan baru di era kesehatan modern.

Selaras dengan Program Nasional Senyum Indonesiaku yang diresmikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI pada 6 Agustus 2015 silam untuk mendukung edukasi autoimun, Marisza Cardoba Foundation (MCF) bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut (AL) pada 16/10/2024 meluncurkan buku digital bertajuk ‘Keluarga Sehat TNI AL”.

Buku ini sekaligus sebagai upaya mengedukasi masyarakat dalam penerapan Lima Dasar Hidup Sehat (LDHS) khususnya pola makan sehat alami bebas gluten untuk mencegah serta menanggulangi berbagai penyakit, terutama autoimun. Diluncurkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut yang diwakili oleh Asisten Personalia Kasal Laksda TNI Rony Saleh, Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI dr. Yudhi Pramono, MARS, Asisten Deputi Pangarusutamaan Gender Bidang Politik dan Hukum Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Dr. Iip Ilham Firman, serta Pendiri MCF Prof.Dr.dr.Aru Wisaksono Sudoyo SpPD, KHOM.

Peluncuran buku digital ini diikuti dengan pelaksanaan seminar kesehatan bertajuk “Autoimun : Tantangan Baru Di Era Kesehatan Modern”.

Baca Juga: Mengenal Jenis Kanker Payudara HER2-Rendah dan Terapi yang Tepat di Kampanye #AndHerTogether

Kepala Dinas Kesehatan Angkatan Laut, Laksma TNI dr. Dwi Adang Iskandar Sp.B menyampaikan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh sekurangnya 400 peserta yang meliputi perwira, prajurit dan pegawai negeri sipil di lingkungan TNI AL, termasuk Kafaskes Diskesal seluruh Indonesia yang hadir secara virtual, dan Wakil Ketua Umum beserta anggota Jalasenastri.

“Sosialisasi autoimun di lingkungan TNI AL diselenggarakan pertama kalinya di Markas Besar TNI AL dalam rangkaian kegiatan Hari Kesehatan Angkatan Laut, sebagai bentuk perhatian khusus TNI AL terhadap meningkatnya kasus autoimun,” ujar Laksma Dwi Adang Iskandar.

Sesi pertama seminar yang dibawakan narasumber pakar Dr.dr. Stevent Sumantri SpPD, DAA, KAI mengulas tentang pentingnya mewaspadai pandemi autoimun yang peningkatan kasusnya kian signifikan dan memengaruhi produktivitas pengidapnya.

Selaku bagian dari Divisi Publikasi Ilmiah MCF, dr.Stevent menyampaikan “Autoimun, penyakit yang meliputi 10% populasi dengan keterlibatan organ yang berbeda, menjadi ancaman nyata yang harus disikapi dengan langkah preventif maupun kuratif, termasuk di lingkungan TNI Angkatan Laut.

Baca Juga: Kolaborasi Y.O.U dan Lovepink Kampanyekan #CaringGlow Kepedulian pada Kanker

  • Autoimun di Usia Produktif

Autoimun dapat mengenai orang dewasa muda usia 18-60 tahun yang harusnya merupakan usia produktif, sehingga perlu dibangun kesadaran, diagnosis dini dan penanganan yang baik, karena mendukung Indonesia Emas 2045 tentunya butuh generasi usia produktif yang sehat. Autoimun masih dianggap stigma, karena orangnya seringkali di luar kelihatannya sehat-sehat saja, tapi ada kelelahan kronik, gangguan konsentrasi dan lain sebagainya.

“Dua generasi yang lalu autoimun hampir tidak ada, karena autoimun adalah sebuah reaksi terhadap gaya hidup dan lingkungan. Bahwa apa yang kita makan, apa yang kita hirup di sekitar kita membawa tubuh kita beraksi dalam bentuk antibodi. Ada yang disebut kebocoran usus atau leaky gut juga sangat mempengaruhi. Penyakit autoimun banyak menyerang saraf, sendi, dan otot yang dapat mengganggu fungsi gerak, bahkan beberapa penyakit autoimun mengakibatkan kondisi disabilitas., papar Prof.Dr.dr.Aru Wisaksono Sudoyo SpPD, KHOM.

  • Autoimun Bukan HIV Aids

Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009, yang ternyata mengidap autoimun dan pernah mengalami kelumpuhan, menyampaikan pengalamannya yang membutuhkan waktu 7 tahun hingga diagnosa autoimun berhasil ditegakkan.

Stigma yang disandangnya akibat pengetahuan masyarakat yang masih terbatas tentang autoimun, menyebabkan Qory sempat dijauhi oleh orang-orang di sekelilingnya karena menganggap autoimun serupa dengan HIV AIDS. Hal ini membulatkan tekadnya untuk berjuang mengkampanyekan autoimun melalui kiprahnya sebagai Duta Autoimun Republik Indonesia.

  • Penerapan Pola Makan Sehat

Seirama dengan narasumber sesi ke-2 Dr. Rita Ramayulis DCN, MKes (Wakil Ketua Umum MCF) yang mengulas Pola Makan Sehat ala ODAi dimana disebutkan pentingnya menerapkan pola makan pro anti inflamasi, Marisza Cardoba salah satu pendiri MCF yang juga merupakan Inspirator Nasional PUSPA Kementerian PP-PA memotivasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat menyeluruh sekaligus menginspirasi masyarakat dalam mengolah bahan baku makanan untuk sajian yang sehat bagi ODAI dan keluarga sebagai bagian dari penanggulangan autoimun dalam kehidupan sehari-hari.

  • Prevalensi Autoimun

Penyakit autoimun menduduki peringkat ke-3 penyakit mematikan di Amerika Serikat dan menyerang 15,9% penduduknya[i].  Marisza menjelaskan, “Prevalensi autoimun di Indonesia belum tersedia data registrasi secara terinci, namun besar kemungkinan tidak jauh berbeda dengan kondisi di Amerika Serikat.”

Baca Juga: Memberi Dukungan Suportif pada Anak Penyandang Kanker, Ajakan YKI di Hari Anak Nasional 2024

Baca Juga: Harga Obat di Indonesia Mahal, Menteri Kesehatan: Karena Inefisiensi

Kasus Autoimun meningkat, tantangan baru di era kesehatan modern. Sosialisasi autoimun di lingkungat TBI Angkatan Laut digelar dengan menggandeng Marisza Cardoba Foundation (MCF).
  • Marisza Cardoba Foundation (MCF)

Ketua Umum MCF, Dr Lilik Sudarwati A. S.Psi, MH menjelaskan bahwa MCF adalah organisasi nirlaba yang menjadi mitra pemerintah untuk mengedukasi pentingnya penerapan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan autoimun dan meningkatkan kualitas kesehatan penyintasnya.

MCF didirikan pada tahun 2012 oleh Marisza Cardoba (ODAI) dan Prod.DR.dr.Aru W. Sudoyo SpPD, KHOM berdasarkan Akta Pendirian Yayasan Marisza Cardoba Indonesia Notaris Trismorini Asmawell S.H. di Jakarta Selatan dan disahkan negara melalui SK Kementerian Hukum & HAM RI No.AHU-AH.01.06-0014040.

Dalam upaya mewujudkan visi dan misinya, MCF senantiasa membangun kerjasama dengan berbagai pihak strategis seperti akademisi, dunia usaha dan lembaga profesi, komunitas, pemerintah, serta media. Ada 3 kegiatan utama yang dilakukan oleh MCF, yakni edukasi, pendampingan dan pemberdayaan. 

Edukasi dilakukan secara massif melalui kampanye media sosial autoimun.id, penerbitan buku-buku tentang autoimun, film dokumenter, serta seminar dan webinar.

Baca Juga: Yayasan Kanker Indonesia Luncurkan KAMPIUN dan YKI TV di 47 Tahun Usianya

Baca Juga: Tips Memilih Obat Batuk OTC (Dijual Bebas) yang Tepat menurut Dokter Spesialis

Pendampingan dilakukan dengan menyelenggarakan sesi tatap muka berkala, maupun serentak melalui media WhatsApp, dimana telah dibentuk tim yang memudahkan interaksi antara ribuan ODAI di seluruh Indonesia yang dibina MCF dengan para ahli.

Pemberdayaan menitikberatkan pada pelatihan seputar produksi pangan sehat serta produk lainnya yang alami, dilakukan secara offline maupun online, baik yang sepenuhnya dibiayai oleh negara/ dukungan sponsor maupun yang berbayar dengan harga yang terjangkau.

Terdapat lebih dari 300 ODAI yang telah menerima pembinaan dan pelatihan ini. Untuk mendorong ODAI agar lebih berdaya lagi, MCF bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA RI) juga secara rutin setiap tahunnya di bulan September menyelenggarakan acara penghargaan bagi ODAI dan pemerhati autoimun inspiratif.

MCF juga akan segera meluncurkan PASARBAIK.ID yakni suatu akun di platform Instagram yang mempromosikan hasil karya ODAI binaan MCF. “BAIK” berasal dari “Buah Karya Penyintas Autoimun Kreatif”. MCF berharap melalui situs ini dapat memperbaiki stigma yang melekat pada ODAI sebagai orang yang lemah, menjadi sosok tangguh, kreatif dan inspiratif. Diharapkan kelak mereka akan menjadi panutan di kalangan pegiat hidup sehat serta masyarakat berprestasi. MCF juga aktif mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi memberikan dukungan kepada ODAI dengan membeli berbagai produk di PASARBAIK.ID

Membangun kesadaran masyarakat Indonesia tentang penyakit autoimun, dan mendorong penerapan Lima Dasar Hidup Sehat (LDHS) bagi masyarakat Indonesia, serta memberdayakan ODAI Indonesia merupakan bagian dari misi utama ‘Program Nasional Senyum Indonesiaku’ yang diresmikan pada tahun 2015 lalu oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan  Anak RI, Prof.DR. Yohana Susana Yembise, Dipl.Apling, MA bersama MCF. Di mana pada kesempatan tersebut juga turut diresmikan bulan September sebagai Bulan Peduli Autoimun Nasional (BPAN).

Baca Juga: Waspadai Kanker Usus Besar! Ini Gejala, Pengobatan, dan Perawatannya

Baca Juga: Migrain Bukan Nyeri Kepala Biasa, Jangan Sepelekan hingga Jadi Kronis


Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

LG Rilis Mesin Cuci Front Loading dengan AI DD 2.0 dan Fitur Pintar Terbaru Hemat Sabun dan Pet Care Cycle

Ranahrumah.com – PRODUK | LG rilis mesin cuci front loading dengan AI DD 2.0 dan fitur pintar terbaru hemat sabun dan pet care cycle.

PT LG Electronics Indonesia (LG) di kuartal akhir tahun ini, kembali meluncurkan jajaran mesin cuci kategori bukaan depan (front load) yang tersedia dalam dua pilihan kapasitas besar yaitu 15 dan 20 kilogram.

LG , merek perangkat elektronik konsumer ini asal Korea Selatan ini memberikan inovasi pada teknologi terkini AI DD 2.0 dan desain kompak. Dibandingkan dengan mesin cuci seri terdahulunya, dengan besar kapasitas yang sama, seri terbaru ini lebih hemat ruang karena desainnya yang kompak. Perbedaan desain dengan seri terdahulunya, salah satunya terlihat dari pintu (bukaan) mesin cuci yang flat dengan bodinya. Adapun tentang teknologi pencuciannya, inovasi terbaru mesin cuci front loading dengan AI DD 2.0 ini dilengkapi dispenser sabun yang sekaligus bisa menakar kebutuhan sabun sesuai tingkat kekotoran cucian, serta menawarkan fitur pencucian pilihan terbaru berupa pet care cycle.

Yang istimewa dari peluncuran mesin cuci LG WM AI DD 2.0 LG ke Indonesia kali ini adalah, karena mesin cuci terbaru LG ini bahkan tergolong baru menjalani debut globalnya bulan lalu. Tepatnya di pameran tahunan bagi produk inovatif, IFA 2024, pada September silam.

Baca Juga: LG Hadirkan Mesin Cuci Bukaan Depan Berteknologi Steam Harga Rp4 Jutaan

Mesin Cuci Front Loading LG dengan AI DD 2.0 dan Fitur Pintar Terbaru

Berikut beberapa fitur keunggulan yang dibawa oleh LG pada Mesin Cuci Front Loading dengan AI DD 2.0 berdesain kompak dengan kapasitas besar.

  • Bodi Kompak Hemat Ruang
Mesin cuci LG AI model terbaru (kiri) dan model terdahulunya (kanana). Terdapat perbedaan pada panel LED pada yang terbaru dan panel LCD pada yang lama. Pintu (bukaan) depannya yang terbaru flat dengan bodi sehingga lebih kompak. (Ranahrumah.com/Erly)

Bodi mesin cuci jauh dari kesan bongsor meski membawa kapasitas besar, bahkan dibandingkan mesin cuci dengan kapasitas di bawahnya. “LG Washing Machine AI DD 2.0 memang dirancang menjadi jawab atas harap banyak orang akan kebutuhan sebuah mesin cuci dengan kapasitas besar, namun tak mensyaratkan ruang lapang dalam penempatan,” ujar Lee Taejin, President of LG Electronics Indonesia. Lebih lanjut dikatakannya, tubuh LG Washing Machine AI DD 2.0  yang memang terlihat langsing ini tak lepas dari keberhasilan LG dalam menciptakan tabung mesin cuci berukuran besar tanpa harus menambahkan dimensi mesin cuci itu sendiri.

  • Deteksi Jenis dan Tingkat Kekotoran Pakaian

LG Washing Machine AI DD 2.0. juga memiliki performa tinggi dalam pencucian. LG membawa pembaruan pada adaptasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam mesin cuci terbarunya ini dengan inovasi bertajuk AI DD 2.0. 

Bila pada generasi sebelumnya kemampuan sensor cerdas mesin cuci LG meliputi deteksi karakter material pakaian hingga tingkat kelembutannya, AI DD 2.0 memiliki peningkatan pada kemampuan mendeteksi kotoran yang melekat pada pakaian. Dari deteksi ini, mesin cuci LG Washing Machine AI DD 2.0 melakukan pilihan pada siklus pencucian yang sesuai dengan kebutuhan untuk mengangkat kotoran tersebut, termasuk secara otomatis mengatur pemakaian banyaknya air dan sabun.

Baca Juga: LG Styler, Cara Lebih Sehat Merawat Pakaian

Baca Juga: Duet LG Styler dan Mesin Cuci AI DD, Cara Modern Merawat Pakaian

LG rilis mesin cuci front loading dengan AI DD 2.0 dan fitur pintar terbaru hemat sabun dan pet care cycle dengan dua pilihan kapasitas 20 kg dan 15 kg dan pilihan warna hitam dan putih.
  • 6 Pilihan Gerak Mencuci seperti Mencuci Pakai Tangan

Melengkapi kemampuannya dalam merawat pakaian, LG mempertahankan penggunaan 6Motion™ yang biasa ditemui dalam mesin cuci LG kategori premium. Inovasi dalam pencucian ini berupa enam pola gerak pencucian yang inspirasinya berasal dari gerak mencuci pakaian dengan tangan. “Pola pencucian beragam yang menyesuaikan karakter material pakaian ini mampu mengurangi kemungkinan kerusakan kain dan memperlama usia pakaian,” ujar Kim Nack Sun, Product Director Living of  LG Electronics Indonesia.

  • LG Steam

Hal istimewa lainnya, terletak pada kemampuan mesin cuci ini menghasilkan dan mempertahankan temperatur panas saat proses pembersihan. Berkat kerja unik fitur LG Steam™ di dalamnya, mesin cuci ini mampu menghasilkan uap sekaligus mempertahankan suhu dalam kabin cuci pada tingkatan 60°C. Dengan rancangan demikian, LG Washing Machine AI DD 2.0 mampu melepaskan berbagai partikel merugikan kesehatan seperti debu halus, tungau dan partikel lain yang menyebabkan alergi.

Tak sekadar klaim sepihak, untuk kemampuannya ini, inovasi LG Steam™ telah mengantongi sertifikasi dari British Allergy Foundation (BAF). Yaitu sebuah badan internasional berpusat di Inggris yang menaruh perhatian pada alergi dan penanganannya atas tingkat efektivitasnya dalam mengeliminasi tungau dan berbagai allergen hingga 99.9%.

Produk bersertifikat BAF mudah dikenali dari logo khusus yang menempel pada tiap produk yang telah lulus uji. Pengenaan stiker logo ini memberi kemudahan bagi calon konsumen, utamanya yang memiliki perhatian pada kesehatan dan kepedulian pada alergi, mengingat sertifikat BAF telah mendapat pengakuan di 135 negara di dunia.

  • Pet Care Cycle

Bagi pemilik hewan peliharaan pun, mesin cuci terbaru LG ini dapat menjadi pilihan. Pasalnya, LG membenamkan fitur Pet Care Cycle pada LG Washing Machine AI DD 2.0. Fitur ini berupa pilihan pencucian dengan menggunakan suhu tinggi hingga 60°C dengan empat siklus pembilasan air hangat, efektif menghilangkan 99% bau hewan peliharaan yang melekat sebelumnya pada pakaian.

Baca Juga: Mesin Cuci Smart Terbaru dari LG Didukung AI Tahun 2024

  • Pencucian Cepat

LG Washing Machine AI DD 2.0 juga dirancang memiliki kemampuan bagi pencucian yang membutuhkan kecepatan. Hadir melalui kelengkapan fitur TurboWash™ 360° dengan kolaborasi kerja 6Motion™ dan 3D Multi Water Spray yang diterapkan sebagai pendukung proses pencucian.

3D Multi Water Spray merujuk pada keberadaan empat titik pancaran air di beberapa sudut bagian depan tabung mesin cuci yang memastikannya menjangkau seluruh cucian secara merata. Kerja pancaran air ini didukung pompa inverter yang memiliki kecepatan putaran berubah tinggi dan rendah bergantian. Pola yang dilakukan terus menerus secara berulang inilah yang membuat siklus pencucian mampu diselesaikan cepat dengan performa baik.

LG rilis mesin cuci front loading dengan AI DD 2.0 dan fitur pintar terbaru hemat sabun dan pet care cycle. Inovasi fitur terbaru salah satunya pada kemampuan menghemat sabun dengan kehadiran ezDispense-dispenser sabun berkapasitas 33 kali pencucian dan bisa otomatismenakar kebutuhan sabun berdasar tingkat kekotoran cucian.
  • ezDispense Otomatis Mengukur Takaran Detergen

LG Washing Machine AI DD 2.0 juga dilengkapi ezDispense™️. Melihat sekilas bentuknya, tak ubahnya seperti sebuah dispenser untuk menaruh detergen yang jamak ditemukan pada mesin cuci bukaan depan. Namun demikian, fungsinya tak sesederhana yang terlihat.

“Berkolaborasi dengan kerja teknologi AI DD 2.0, ezDispense™️ dirancang mampu menentukan takaran tepat deterjen yang dibutuhkan pada setiap kali pencucian,” ujar Ratih Nadiah, Head of Product MarketingLiving of LG Electronics Indonesia. Dikatakannya lagi, keberadaan ezDispense™️ menghindarkan pengguna dari rutinitas mengisi detergen setiap kali akan mencuci.

Hal ini karena ezDispense™️ memiliki kapasitas tampung detergen cair hingga 33 kali pencucian. Istimewanya lagi, ezDispense™️ yang terhubung dengan sensor pada mesin cuci akan memberikan sinyal sebagai tanda diperlukannya pengisian ulang saat jumlah deterjen berada pada titik minimal. Sementara soal perawatan, cukup menekan tombol Dispenser Clean, akan memerintahkan mesin cuci membersihkan ezDispense™️ dengan aliran air selama tujuh menit.

Keberadaan ezDispense™️ memberikan penghematan signifikan bagi penggunaan deterjen. Berdasarkan penelitian yang dilakukan LG, ezDispense™️ dapat memberikan penghematan 3,350 ml deterjen untuk tiap 100 kali pencucian. “Penghematan ini merupakan jumlah deterjen yang tanpa sadar terbuang saat melakukan pencucian. Tanpa sadar pula, keberadaan ezDispense memberi peluang bagi pengguna untuk berperilaku lebih ramah lingkungan,” ujar Ratih Nadiah.

Baca Juga: Beri Solusi Mencuci Pintar Hemat Tempat, LG WashTower Resmi Dipasarkan, Bisa Pre Order!

  • LG ThinQ

Kenyamanan ekstra pun hadir lewat dukungan fitur LG ThinQ. Berbentuk sebuah aplikasi pintar LG yang dapat diunduh pada smartphone berbasis Android maupun iOS. Dengan keterhubungan WiFi, pengguna dapat menggunakan LG ThinQ untuk mengendalikan berbagai fungsi pada LG Washing Machine AI DD 2.0 hanya dengan pilihan menu pada smartphone. Diantaranya memulai pencucian, memilih siklus pencucian hingga menonaktifkannya.

Lebih lanjut Jay Jang, Marketing and Relations Director of LG Electronics Indonesia menyatakan,”Dengan seluruh inovasi didalamnya, LG Washing Machine AI DD 2.0 menjadi sebuah paket lengkap kecermatan, dukungan pada kesehatan hingga kecepatan bagi perawatan pakaian yang hadir dengan kenyamanan dalam penggunaan.”

Baca Juga: Mesin Cuci Top Loading Vs Front Loading, Pilih Mana?

Baca Juga: Tips Membeli Mesin Cuci, Ini 6 Hal yang Wajib Kamu Pertimbangkan!

Baca Juga: Efek Buruk Mencuci Pakai Mesin Cuci dan 6 Cara Menyiasatinya


Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

6 Langkah Mewujudkan Home Theatre dengan Kualitas Setara di Bioskop

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | 6 langkah mewujudkan home theatre dengan kualitas setara di bioskop.

Home Theatre atau home cinema room bukanlah ruang TV biasa, karenanya ada hal-hal tertentu yang mesti dipenuhi agar tercipta “bioskop rumah” yang berkualitas sesuai yang diinginkan. 

Dalam sebuah talkshow “Audio-Visual and Design Integration” yang diadakan oleh BenQ Indonesia bersama Focal Powered by Naim Indonesia yang menggandeng Arsitek Ren Katili dari Studio ArsitekTropiS, terungkap perlunya berbagai aspek yang harus dipersiapkan dari awal untuk menghadirkan atau membuat home theatre atau home cinema room yang berkualitas.

Selain masalah instalasi atau perkabelan yang sering membuat repot vendor (arsitek, kontraktor, desain interior, lighting, dan perusahaan penyedia audio video), faktor kenyamanan (suara maupun visual) memegang peran penting keberhasilan sebuah home cinema room atau home theatre ini. 

Treatmen ruang menjadi hal utama terciptanya sebuah home theatre yang berkualitas dalam menghasilkan audio dan visual. “Kesiapan ruang (yang sudah di-treatment dengan benar itu mempengaruhi hingga 70% keberhasilan sebuah home theatre,” ujar Imelda, Marketing Director of Focal powered by Naim Indonesia)

Karenanya ia mengatakan, begitu pentingnya koordinasi dari awal dengan pihak arsitek dan kontraktor. Bahkan arsitek Ren Katili mengatakan, koordinasi itu seharusnya dimulai sejak pembuatan gambar rancangan rumah. Namun, faktanya, Ren tak memungkiri, jika masih jamak terjadi keinginan atau penyelesaian home theatre itu terjadi di akhir proyek, ketika rumah sudah jadi. Sehingga, harus dilakukan pembobokan sana-sini. 

Di samping itu, tak sedikit juga banyak pemilik rumah yang membeli “rumah jadi” dan kemudian ingin menambahkan home theatre sebagai ruang hiburan di rumah. Tak pelak lagi, berbagai penyiasatan termasuk bongkar dan bobok dinding harus dilakukan demi instalasinya.

Baca Juga: BenQ Indonesia bersama Focal Powered by Naim Indonesia Gandeng Arsitek dalam Penciptaan Home Cinema Room

Baca Juga: Menciptakan Hunian yang Lebih Berkelanjutan dengan Rumah Pintar

6 langkah mewujudkan home theatre dengan kualitas setara di bioskop. Material kayu atau fabric lebih direkomendasikan daripada kaca atau batu. (Ilustrasi Foto: Pexels)

6 Langkah Mewujudkan Home Theatre dengan Kualitas Setara di Bioskop

Hasil talkshow yang juga dihadiri oleh Erlina, Business Development Manager of BenQ Indonesia ini, dan beberapa referensi dari sumber tambahan, menghasilkan beberapa point yang perlu dipersiapkan dan dilakukan untuk mewujudkan home theatre yang berkualitas setara di bioskop. 

1. Perbedaan Home Theatre dan Ruang TV Biasa

Berbeda dengan ruang TV biasa, sebuah home theatre menggunakan set speaker yang bertanggung jawab untuk mendistribusikan suara yang berasal dari TV atau proyektor  dengan cara yang sangat mirip dengan apa yang terjadi di bioskop.

Sebagian besar home theater memiliki enam speaker: dua di tepi, dua di samping, pusat, dan yang terakhir dikenal sebagai subwoofer.

Speaker di tepi harus dipasang tinggi, rata dengan langit-langit dan secara diagonal di seberang TV/layar.  Jadi, mereka biasanya ditempatkan di belakang sofa.

Kotak samping, seperti namanya, berada di sisi layar, menghadap penonton. Mereka dapat dipasang di dinding atau hanya ditempatkan di atas rak.

Speaker tengah, pada gilirannya, harus diletakkan di bawah TV/layar, sedangkan subwoofer harus diletakkan di lantai di sebelah layar.

Baca Juga: WiZ Smart Lighting: Merek Lampu Baru untuk Hunian Pintar Kaum Digital Savvy

Baca Juga: Mengenal Material Akustik untuk Bikin Audio Home Theatre Terdengar Natural

2. Jaga Kualitas Akustik

Dengan semua peralatan suara ini, isolasi akustik harus terjaga. Untuk ini, pilih bahan yang melindungi suara. Salah satu tipsnya adalah menggunakan panel kayu di dinding, selain eternit, yang bahkan bisa digunakan di langit-langit.

“Bahan kayu atau fabric adalah pilihan paling baik untuk home cinema room agar menjaga akustik. Hindari material kaca atau batu,” tambah Imelda. 

3. Rencanakan Penggunaan Warna

Warna netral dan gelap lebih disukai untuk home theater, justru karena menciptakan kembali konsep bioskop di rumah. Dalam hal ini, warna seperti hitam, abu-abu, biru tua, cokelat dan hijau tua termasuk favorit. Warna-warna ini juga membantu membuat lingkungan menjadi lebih gelap, seperti di film-film.

4. Tata Ruang

Imelda menyarankan ruang ideal untuk home theatre adalah tidak berbentuk bujur sangkar. Bentuk yang tidak bujur sangkar ini akan mempengaruhi kualitas suara/audio. 

Selain itu, sangat penting untuk merencanakan tata letak dan penataan furnitur dan peralatan di dalam home theater. Sofa harus selalu menghadap ke layar dan, sebaiknya, di dinding di seberang jendela dan pintu.

Jaga agar area tengah tetap bersih untuk memastikan sirkulasi dan kenyamanan. Ingatlah bahwa dalam kegelapan bioskop seseorang dapat tersandung dan melukai diri mereka sendiri pada furnitur dan benda-benda lain.

Baca Juga: Mengenal TV AQUOS XLED dan AQUOS TRU Seri Terbaru dari Sharp

Baca Juga: Samsung TV AI Neo QLED 8K Jadikan Standar Baru Menonton TV

6 langkah mewujudkan home theatre dengan kualitas setara di bioskop. Merupakan hal penting adalah mengukur proporsi layar dalam ruang dan kedekatannya dengan sofa. (Ilustrasi Foto: Pexels)

5. Sorot ke Layar

Selain suara, layar atau TV tentunya juga penting untuk home theater.

“Kita dapat mendapatkan televisi biasa atau proyektor jika menginginkan sesuatu yang lebih besar dan lebih seperti bioskop. Yang terpenting adalah selalu menilai proporsi layar dalam ruang dan kedekatannya dengan sofa, “ ujar Erlina. 

Beberapa sumber menemukan ukuran layar yang ideal, kalikan jarak antara sofa dan TV/layar dengan 21. Misalnya sofa berjarak tiga meter dari televisi, lalu kalikan 3 dengan 21, hasilnya 63, berarti ukuran maksimum TV harus 60 inci, paling mendekati hasilnya.

6. Kabelnya

Jangan sampai dekorasi home theater kita kacau hanya karena kabel longgar yang tergeletak di sekitar ruangan. Selain akan terlihat tidak rapi, mereka juga berbahaya, karena kabel yang kendor bisa menyebabkan kecelakaan. Jadi temukan cara untuk menyembunyikan semuanya.

Untuk menyembunyikannya dapat gunakan panel atau bahkan saluran threading. Tabung logam juga merupakan pilihan yang baik, terutama jika kita menginginkan estetika gaya industri.

“Dan saat ini pun teknologi sudah canggih, hardware audio video pun saat ini bisa “disembunyikan” misalnya, di plafon, dan saat mau digunakan baru diturunkan. Jadi ketika sedang tidak dipakai, ruangan tetap terlihat rapi dan bersih,” tutup Imelda. 

Baca Juga: Inovasi TV LG di Pasar Indonesia: OLED C4 dan QNED89 Debut di CES 2024

Baca Juga: 4 Koleksi Media Penampil LG untuk Bisnis & Belajar Mengajar

#inforanahrumah #tipsranahrumah


Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Uniknya Keramik Mozaik, Ampuh Menghidupkan Ruang

Ranahrumah.com – PRODUK | Uniknya keramik mozaik, ampuh menghidupkan ruang.

Dalam dunia interior desain, mozaik menjadi material yang ampuh dalam menghidupkan sebuah ruang. Ia tak hanya menjelma dalam balutan wajah yang cantik tetapi juga unik.

Tak heran, jika material yang satu ini populer digunakan sebagai material finishing. Misalnya pelapis di dinding panel, lantai, dan dinding kamar mandi, backsplash dapur, serta dinding dan lantai kolam renang.

Bentuk, warna, dan motifnya yang unik membuat peran mozaik tak lagi menjadi elemen pembantu tetapielemen utama. Kehadirannya siap menjadi elemen pencuri perhatian. Apalagi, desainnya saat ini terbilang sangat variatif. “Dari desain yang konvensional hingga futuristik dapat diciptakan mozaik. Tinggal sesuaikan dengan konsep desain dan kesan yang ingin dihadirkan,” ungkap Tanzil Putrantara, Gallery Manager PT Venus Ceramica Indonesia, produk Venus.

Baca Juga: 3 Cara Memainkan Pola Material agar Tak Monoton

Baca Juga: Propan Sandimas Experience Center PIK 2, One Stop Solution Percantik Hunian dengan Cat dan Granite Tile

Material Mozaik

Tak ubahnya keramik lantai dan keramik dinding, mozaik terbuat dari campuran porselen, kaolin, dan bahan khusus. Ramuan itu dimasukkan ke dalam oven yang dibakar pada suhu 2.200ºC selama 24 jam.

Bentuk akhirnya adalah kepingan yang kemudian dirangkai di atas sebuah jaring berbahan nilon, mirip benang. “Jaring ini berfungsi sebagai pengikat sekaligus perekat kepingan mozaik yang memang berukuran kecil. Keberadaan jaring juga memudahkan dalam hal pemasangannya,” ucap Tanzil.

“Proses pemasangannya adalah bagian belakang keramik diberi lem khusus dan ditempel ke jaring,” tambahnya.

Baca Juga: Menghitung Biaya Membuat Dapur dengan Berbagai Pilihan Material 

Baca Juga: Tips Tata Letak Perkakas dan Sarana Dapur

Uniknya keramik mozaik diaplikasikan di dapur sebagai backsplash.

Bentuk dan Ukuran

Di pasaran, mozaik memiliki bentuk, desain, motif, dan warna beragam. Dari yang modelnya berbentuk konvensional seperti kotak, bulat, segitiga, segienam, hingga bentuk dekoratif dan acak, semua mudah ditemukan.

Variasi warnanya pun tak terbatas. Dari mulai mozaik satu warna, kumpulan beberapa warna, hingga gradasi.

Dari ukuran, standarnya ada yang 18 mm x 18 mm; 25 mm x 25 mm; 28 mm x 28 mm; 35 mm x 35 mm; dan 50 mm x 50 mm; dengan ketebalan 3 mm – 4 mm. Tetapi tak menutup kemungkinan beberapa model tak memiliki aturan ukuran yang baku.

“Berbagai kelebihan inilah yang membuat mozaik kian digemari masyarakat, baik sebagai elemen interior maupun sebuah aksen yang dapat mempercantik tampilan bangunan,” ungkap Tanzil.

Baca Juga: Showroom KOHLER Jakarta Garden City Inspirasikan Gracious Living Lewat Inovasi Produk Dapur dan Kamar Mandi

Baca Juga: Fortress Aluminos Pintu Kamar Mandi dari JBS Harga Rp1,5 Jutaan, Hadir di IndoBuildTech 2023

#inforanahrumah #infoproduk


Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Membuka Tabir Tren Keramik

0

Ranahrumah.com – PRODUK | Membuka tabir tren keramik.

Walau efek perubahannya tak sebesar dalam dunia fashion, ternyata keramik memiliki tren juga. “Pergeserannya cenderung lambat, tetapi sebenarnya ada,” ungkap ucap Kuntjoro Tjahjosarwono, Manajer Granito Tile Studio PT Granitoguna Bulding Ceramics, produsen Granito.

Lantas tren apa saja yang sedang berkembang saat ini? Cek perkembangan tren keramik dalam 4 hal berikut ini, dikutip dari buku Serial Rumah, terbitan Gramedia.

  • Warna

Ada 2 sisi berseberangan dalam perkembangan warna pada keramik biasa dan homogeneous tile.

“Dulu masyarakat lebih menyukai warna-warna krem dan putih. Kini, mereka cenderung menyukai warna yang lebih sophisticated, yaitu warna terang tapi tidak norak,” ungkap Bety Suryawati, Marketing Media Staff PT Satya Langgeng Sentosa, produsen Roman. Dan warna-warna ini sangat cocok diaplikasi sebagai aksen. Sedangkan pada homogeneous tile terkesan statis dengan pilihan warna alaminya. “Orang sudah terpatri kalo membeli keramik homogeneous tile itu ya warnanya seperti granit,” ungkap Tanzil Putrantara, Gallery Manager PT Venus Ceramica Indonesia, produk Venus.

Baca Juga: Mengenal Homogeneous Tile, Finishing Lantai yang Suguhkan Kemewahan pada Hunian

Baca Juga: DIY Mengubah Tampilan Lantai dengan Cat Dekoratif agar Cantik dan Tidak Pasaran

  • Custom

Demi sebuah eksklusivitas, belakangan ini banyak orang menyukai keramik yang didesain secara custom. Walau harganya terbilang cukup mahal, ternyata banyak orang rela mengeluarkan kocek lebih demi desain yang unik dan berbeda.

“Kreativitas yang tinggi sangat diperlukan. Bagaimana menciptakan karya yang terlihat berbeda dan mahal dari bahan dan material yang sama,” ungkap Tanzil. Salah satu caranya dengan memainkan tekstur, warna, dan ukuran, hingga didapat kesan yang berbeda.

Baca Juga: Propan Sandimas Experience Center PIK 2, One Stop Solution Percantik Hunian dengan Cat dan Granite Tile

Baca Juga: Daftar Lengkap Ongkos Pekerjaan Tukang untuk Merenovasi Rumah, Panduan Bikin RAB Sendiri

Membuka tabir tren keramik. Pemilihan motif sangat dipengaruhi oleh tren desain rumah.
  • Motif

Pemilihan motif sangat dipengaruhi oleh tren desain rumah. “Karena konsep desain rumah yang berkembang sekarang adalah modern minimalis, pilihannya lebih banyak jatuh ke arah motif polos dan tidak ”terlalu ramai,” ungkap Kuntjoro. “Selain itu, motif garis dengan bentuk ramping juga paling banyak diminati,” ungkap Bety. Ini terkait dengan efek yang dihasilkan agar rumah terlihat lebih luas.

  • Ukuran

Ukuran termasuk tren yang paling banyak berubah. “Dulu, ukuran keramik 30 cm x 30 cm paling banyak diminati. Sekarang, ukuran ini dapat dibilang mulai ditinggalkan konsumen, “ terang Kuntjoro. “Kecenderungannya orang lebih memilih keramik 60 cm x 60 cm atau 80 cm x 80 cm untuk lantai dan 30 cm x 60 cm untuk dinding,” tambahnya. Senada dengan pernyataan Kuntjoro, Betty pun mengungkapkan bahwa keramik dengan ukuran slim, seperti 20 cm x 60 cm, mulai disukai masyarakat khususnya untuk aplikasi dinding. Dengan ukuran tersebut, dipercaya akan membuat ruang terasa lebih lega dan kesan sempit pun hilang seketika.

Baca Juga: Yuk Pasang Sendiri Lantai Stone Plastic Composite (SPC)

Baca Juga: Menghitung Biaya Membuat Dapur dengan Berbagai Pilihan Material 

#inforanahrumah #infoproduk

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Apa Itu LISTELLO dan Fungsinya? Yuk Kenali!

0
Apa Itu LISTELLO dan Fungsinya? Yuk Kenali!. LISTELLO si pemanis dinding, pembatas sekaligus transisi antara keramik bagian atas dan keramik bagian bawag.

Ranahrumah.com – PRODUK | Apa Itu LISTELLO dan Fungsinya? Yuk Kenali!

Dalam industri keramik dinding, ada beberapa benda yang berfungsi untuk memperindah tampilan dinding keramik secara keseluruhan.

Salah satunya adalah listello atau lebih dikenal dengan nama lis keramik.

Selain dapat memperindah tampilan dinding, listello dapat berfungsi sebagai pembatas sekaligus transisi antara keramik bagian bawah dengan keramik bagian atas.

Baca Juga: Mengenal Homogeneous Tile, Finishing Lantai yang Suguhkan Kemewahan pada Hunian

Harga Listello

Harga listello sangat bervariasi, tergantung dari ukuran, motif dan banyaknya warna yang digunakan.

Di Roman misalnya, listello ini dijual mulai dari Rp14.500 hingga Rp214.000/buah. Harga yang disebutkan terakhir itu cukup tinggi karena Listello dilapisi emas dan berukuran cukup besar (97,5 cm x 5 cm).

Baca Juga: Rancangan Desain Renovasi Rumah 21/60 m² Lahan Memanjang ke Belakang, Biaya 150 Jutaan

Baca Juga: Daftar Lengkap Ongkos Pekerjaan Tukang untuk Merenovasi Rumah, Panduan Bikin RAB Sendiri

Berbagai pilihan motif listello, dapat disesuaikan dnegan motif dan warna dinding yang digunakan.

Membeli dan Memilih Listello

Banyaknya motif yang tersedia mungkin membuatmu bingung memilih yang mana. Nah, berikut ini beberapa hal yang dapat dipertimbangkan ketika membeli listello.

Listello dapat dipakai di berbagai tempat. Bisa di dinding kamar mandi, dinding dapur, ataupun dinding kamar tidur. Namun ia tidak bisa dipakai di lantai karena spesifikasinya berbeda dengan keramik lantai.

Sesuaikan motif listello dengan keramik. Saat membeli listello, bawa contoh keramik yang akan digunakan pada dindingmu. Ini memudahkan kamu untuk mencocokkan motif dan warna listello dengan keramik.

Baca Juga: 3 Cara Memainkan Pola Material agar Tak Monoton

Baca Juga: 4 Pilihan Warna Dapur untuk Ciptakan Mood yang Baik

Umumnya, produsen mengeluarkan listello berbarengan dengan keluarnya keramik motif baru. Jadi, listello dan keramik dibuat dalam satu tema tertentu, sehingga warna dan motif listello sudah pasti cocok dengan keramik.

Jika bingung, kamu dapat mengikuti tema yang sudah disediakan oleh produsen. Listello tersedia dalam berbagai ukuran lebar dan panjang. Agar tampak rapi, sesuaikan panjang/lebar keramik dengan panjang listello.

Baca Juga: Propan Sandimas Experience Center PIK 2, One Stop Solution Percantik Hunian dengan Cat dan Granite Tile

Baca Juga: Mesin Cuci Top Loading Vs Front Loading, Pilih Mana?

#inforanahrumah #infoproduk

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)