Sunday, March 22, 2026
Home Blog Page 170

Pentingnya Manajemen Keuangan saat Milenial Membeli Rumah

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK |Sepenting apakah manajemen keuangan bagi milenial saat membeli rumah?

Di samping pertimbangan soal harga, sebagian generasi milenial nyatanya belum menempatkan rumah sebagai prioritas untuk dibeli, meski penghasilannya cukup untuk membeli rumah melalui KPR.

Tak sedikit yang lebih memilih memuaskan diri dahulu dengan melakukan hobi travelingnya, keliling dunia, atau kesenangan lainnya. Hal inilah yang sering menjadi ganjalan bagi generasimilenial untuk bisa membeli rumah.

Namun, tak sedikit juga, kaum milenial yang mampu membeli rumah tanpa harus meninggalkan atau mengurangi kenyamanannya menjalani pola gaya hidupnya dan menjalankan hobinya.

Nah, bagaimana caranya agar milenial dapat membeli rumah dan kapan saat yang tepat untuk membeli rumah? Sebagai jawaban, dua saran ahli dapat menjadi pertimbangan.

Baca Juga: Solusi Rukita bagi Generasi Muda untuk Dapatkan Rumah yang Layak

Keputusan yang Salah saat Milenial Membeli Rumah

Memiliki rumah menjadi impian semua orang, termasuk para milenial. Ada rasa bahagia dan bangga ketika seseorang berhasil membeli rumah sendiri.

Namun ternyata, tak sedikit juga milenial yang akhirnya menyesal setelah membeli rumah.

Indah Hapsari, Co-Founder & Head of Adviser of Jouska Indonesia, mengatakan bahwa banyak milenial yang cuma berpikir “at least saya punya rumah”.  Biasanya yang berpikir seperti ini mereka akan membeli rumah karena Mereka cenderung terlanjur tergiur dengan harga rumah yang murah namun lokasinya amat jauh.  Dan irinisnya, rumah pun tidak ditempati. Pada akhirnya, banyak milenial yang berpikir dan menyesal mengapa terlalu terburu-buru mdembeli rumah jika pada akhirnya tidak ditempati.

Jarak yang jauh antara lokasi rumah yang dibeli dengan lokasi mereka bekerja menjadi alasan besar mengapa para milenial menyesal membeli hunian.

Selaku perencana keuangan, Indah menyarankan kepada para milenial untuk mengetahui terlebih dahulu tujuan mereka membeli rumah itu untuk apa, apakah memang butuh karena sudah berkeluarga dan punya anak atau membeli rumah hanya untuk sekadar punya dan dianggap keren.

Baca Juga: Depok dan Bogor Jadi “Sunrise Area” Properti Jabodetabek

“Kalau memang beneran butuh dan harus punya rumah, silahkan beli tapi cari tahu dulu tentang KPR dan lain sebagainya. Perhitungkan dulu dengan sebaik-baiknya. Karena banyak sekali milenial yang keuangannya tadinya baik- baik saja, setelah ambil KPR dengan perhitungan yang salah, keuangan jadi berantakan. Ketika sudah ambil KPR, harus punya kesadaran kalau ini merupakan produk mahal dan jangka panjang. Jadi harus punya keinginan untuk bisa melunasi secepat-cepatnya agar bunga tidak membengkak,” saran Indah.

Namun, ada juga milenial yang membeli rumah hanya karena gengsi. Untuk kasus ini, Indah selalu menyarankan untuk membeli rumah di saat yang tepat. “Kami tidak pernah menyarankan untuk tidak membeli rumah, tapi kami selalu ingatkan untuk belilah rumah di saat yang tepat,” ujarnya.

Saat yang tepat yang dimaksud Indah adalah dengan mempersiapkan dananya terlebih dahulu. “Jangan dipaksakan harus beli rumah sekarang. Sebaiknya, siapkan dananya terlebih dahulu dimulai secepat-cepatnya. Dari mulai kuliah, kerja, mulailah sisihkan dana tabungan untuk membeli rumah suatu hari nanti. Ketika sudah saatnya beli rumah nanti, milenial ini nantinya jadi lebih siap. Bisa bayar DP yang besar dan cicilannya juga jadi lebih ringan.

Jadi, lebih baik beli ruma agak lama tapi tepat, daripada beli rumah sekarang tapi salah dan menyesal,” ujar Indah.

Agar keuangan lancar dan milenial sukses menabung, Indah menyarankan  untuk membagi pengeluaran perbulan menjadi 4 bagian, yaitu primer, kewajiban, sekunder, dan tabungan investasi.

Primer berkaitan dengan biaya hidup, seperti makan dan transportasi. Kewajiban menyangkut pihak ketiga, misal bayar hutang dan bayar sekolah anak. Sekunder adalah anggaran untuk memanjakan diri, seperti belanja dan perawatan. Yang terakhir adalah tabungan investasi.

“Setelah dikelompokkan, milenial jadi tahu mana sih anggaran yang paling besar? Misal, ternyata yang paling besar adalah kewajibannya. Berarti, kemungkinan pengeluarannya banyak di cicilan,” ujarnya.

Dengan mengelompokkan pengeluaran tersebut, milenial jadi tahu masalah pengeluarannya ada di mana, sehingga bisa mengontrol pengeluaran dan sukses menabung perlahan-lahan.

Baca Juga: Dompet Maxi Mencegah Pemborosan karena Perencanaan Keuangan Morat Marit!

Kesenangan Menunda saat Milenial Membeli Rumah

Tingginya uang muka masih jadi masalah milenial untuk punya properti. Tapi dengan pengaturan prioritas dan pemanfaatan produk KPR, milenial juga bisa punya properti.

Keinginan milenial untuk memiliki properti seringkali terhalang masalah tingginya uang muka. Ironisnya, meski ada kenaikan pendapatan, uang muka properti ternyata selalu menjadi masalah bagi milenial.

Ada beberapa faktor yang membuat hal ini terjadi. Perbedaan prioritas kebutuhan milenial dengan generasi yang sebelumnya, membuat milenial mengesampingkan pembelian properti.

Ketika milenial punya gaji sendiri, yang jadi prioritas utamanya menikmati hidup. Ini soal karakter milenial. Meski tidak dipungkiri bahwa harga properti yang semakin meningkat juga membuat milenial menunda pembelian.

Dalam masa menunda itu kemudian mereka memanfaatkan dana yang mereka miliki untuk traveling atau bepergian. Padahal semakin lama mereka menunda, harga properti akan semakin tinggi juga.

Namun, tak semua milenial mengesampingkan keinginan membeli properti. Karena menurut hasil pengamatan dari pencarian property, pembelian properti dari kalangan milenial juga mengalami peningkatan. Salah satu yang jadi penyebabnya adalah semakin banyaknya produk KPR khusus milenial. Developer pun mulai meng-consider milenial sebagai konsumen yang harus mereka treat berbeda dengan generasi sebelumnya.

Baca Juga: TV Sharp Aquos IIOTO, Desain Maskulin dan Feminin untuk Milenial

Memanfaatkan kehadiran produk KPR ini, Pandji Harsanto, konsultan keuangan, memberikan idenya untuk pengaturan keuangannya. Pandji menyarankan milenial untuk memastikan diri sudah terbebas dari hutang konsumtif. Cicilannya yang ia tanggung pun tidak boleh melebihi 30% dari pencari nafkah utama. Menurut Pandji hal ini untuk mengantisipasi ketika pasangan sewaktu-waktu tidak bekerja, misalnya setelah istri melahirkan.

Sementara untuk uang muka, ia menyarankan untuk memanfaatkan promosi cicilan uang muka dari pengembang. Pandji juga mengingatkan akan pentingnya perhitungkan bunga cicilan karena melakukan kredit properti merupakan komitmen jangka panjang. “Di sini pentingnya literasi keuangan untuk menghitung cicilan pokok utang, bunga utang, dan angsuran cicilan utang,” katanya.

Baca Juga: Tips Hemat Wisata ke Tokyo dari Scoot & Seniman

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Konsultasi Properti: Cara Membeli Rumah dengan Sertifikat Orang yang Sudah Meninggal

Ranahrumah.com – INSIGHT | Membeli rumah dari ahli waris dengan sertifikat atas nama orang tuanya yang sudah meninggal, perlu memperhatikan beberapa aturan agar tak timbul permasalhan di kemudian hari.

Dalam sebuah kasus, pembeli telah menyepakati harga pembelian rumah dengan seorang anak yang adalah ahli waris pemilik rumah. Permasalahannya, rumah yang akan dijual masih atas nama bapak dari anak tersebut yang sudah meninggal, dan informasinya telah bercerai dengan istrinya sebelum meninggal.

Dikutip dari Rubrik Tanya-Jawab dan Konsultasi Properti di Tabloid Rumah, Yulius Setiarto, SH dari Konsultan Hukum dari Setoarto and Partner Law firm, menjelaskan proses jual beli dengan kondisi tersebut di atas.

Dalam hal hak atas tanah tersebut masih atas nama orang tua (bapak) yang telah meninggal, maka hal yang paling penting sebelum dilaksanakan transaksi jual beli properti tersebut adalah, memastikan hal-hal sebagai berikut.

Baca Juga: Tips Sukses Renovasi Rumah, A to Z Perencanaan & Rekomendasi Pendanaan

Membeli Rumah pada Ahli Waris dari Orang yang sudah Meniggal

1. Pastikan Ahli Waris dari Pemilik Tanah. Pastikan siapa saja ahli waris dari pemilik tanah tersebut.

Apabila istri dari almarhum masih hidup, maka harus dilihat lagi apakah tanah tersebut adalah tanah gono-gini antara almarhum dengan istrinya, walaupun mereka telah bercerai pada saat masih hidup. Apabila merupakan harta gono-gini, maka istri beserta anak-anaknya yang sah harus tanda tangan dalam akta jual belinya nanti.

2. Pastikan dokumen-dokumen pendukungnya. Sebelum melakukan transaksi jual beli, dokumen dokumen pendukung yang perlu ditanyakan kepada penjual antara lain sebagi berikut.

  • Dokumen surat keterangan waris dari pihak yang berwenang;
  • Dokumen akta perkawinan dan akta cerai;
  • KTP ahli waris dan Kartu Keluarganya;
  • Sertifikat tanah;
  • IMB dan PBB tanah;

Selain itu, juga perlu memastikan bahwa pada saat penandatanganan akta jual beli, para ahli waris tersebut harus datang menghadap untuk menandatangani akta jual beli tanahnya.

Baca Juga: 10 Aturan Feng Shui Dapur, Penataan yang Mendatangkan Kemakmuran

Baca Juga: Top 10 Pengembang & Arsitek Versi BCI Asia Awards 2023

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

RUPST Tunjukkan Peningkatan Laba Bersih, Summarecon Kejar Recurring Income

Ranahrumah.com – PROFIL | Pelaporan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mencatatkan peningkatan laba bersih dan komitmen perseroan untuk mengejar recurring income.

Eksplorasi terus dilakukan untuk menyelesaikan pembangunan sejumlah proyek yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan berkelanjutan atau recurring income. Dua proyek di antaranya adalah Summarecon Villaggio Outlets di Summarecon Emerald Karawang dan Summarecon Mall Bandung di kawasan Summarecon Bandung.

Adrianto P. Adhi selaku Presiden Direktur Summarecon mengatakan, “Kondisi pandemi yang semakin terkendali, turut memicu akselerasi perseroan. Unit usaha Investment Property mencatat pertumbuhan yang cukup tinggi di sepanjang tahun 2022. Tiga mall Summarecon telah beroperasi penuh dan mendapatkan tingkat kunjungan yang cukup tinggi, hampir menyamai angka kunjungan pada masa sebelum pandemi. Penjualan rumah di unit usaha Property Development juga berlangsung cukup baik, sehingga perseroan sangat optimis untuk mencatat kinerja yang lebih baik di tahun depan. Summarecon saat ini tengah mengejar berbagai proyek yang saat ini masih dalam proses pembangunan, di antaranya yaitu Summarecon Villaggio Outlets – East Jakarta yang berlokasi di Summarecon Emerald Karawang dan Summarecon Mall Bandung di kawasan Summarecon Bandung.”

Selain itu, secara umum RUPST PT Summarecon Agung Tbk., menunjukkan kinerja perseroan yang positif, di mana pendapatan perseroan meningkat 2.6%dari Rp 5,57 Triliun menjadi Rp 5,72 Triliun.

Perseroan juga berhasil mendapatkan peningkatan laba bersih sebanyak 40% yaitu dari Rp 550 miliar menjadi Rp 772 miliar. Selain itu di bulan April 2022, Lembaga Pemeringkat Kredit PEFINDO memberikan peringkat “idA+” kepada PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dan Obligasi Berkelanjutan III tahap II-B/2019 serta Obligasi Berkelanjutan IV tahap I/2022.

Hal ini mencerminkan posisi bisnis perseroan yang kuat di Industri Properti, kualitas aset yang baik dan pendapatan berulang yang memadai. Semuanya tertuang dalam pelaporan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Summarecon, pada hari Kamis, 15 Juni 2023. 

Baca Juga: Top 10 Pengembang & Arsitek Versi BCI Asia Awards 2023

Unit Bisnis Pengembangan Properti

Summarecon berhasil mencatat angka pra penjualan di tahun 2022 sebesar Rp 4,95 Triliun dan penjualan rumah masih mendominasi sebesar 75%, di mana kontribusi berasal dari 8 kota terpadu (Township)yang sudah dikembangkan.

Di sepanjang tahun 2022, unit bisnis Pengembangan Properti menyumbang pendapatan sebesar Rp 3,53 Triliun atau 62% dari total pendapatan Perseroan. Rumah masih mendominasi dengan porsi 50% dari total pendapatan pengembangan properti, dilanjutkan dengan penjualan bangunan komersial, tanah kavling, apartemen dan bangunan lainnya. Di bulan November 2022, Summarecon meluncurkan proyek terbarunya yaitu Summarecon Crown Gading yang menjadi kota terpadu ke 8. Dalam hitungan jam, dua kluster yang ditawarkan, terjual mencapai 390 unit dengan nilai pra penjualan mencapai Rp 827 Milyar.

Unit Bisnis Investasi dan Manajemen Properti

Semakin terkendalinya COVID-19 dan pelonggaran PPKM mengakibatkan peningkatan pendapatan yang signifikan di segmen bisnis ini yaitu sebesar 61% menjadi Rp 1,48 Triliun, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 918 Miliar. Laba usaha juga mengalami peningkatan yang signifikan dari Rp 259 Miliar menjadi Rp 677 Miliar di tahun 2022 atau setara dengan 162%. 

Pusat perbelanjaan yang tersebar di Jabodetabek masih menjadi penopang utama dari pendapatan berkelanjutan dalam unit bisnis ini dimana Kelapa Gading menghasikan pendapatan terbesar (46%), diikuti oleh Serpong (33%) dan Bekasi (21%). Prospek untuk pusat perbelanjaan juga masih akan terus membaik dengan terkendalinya COVID-19. 

Unit Bisnis Lain-Lain 

Unit bisnis lain-lain yang terdiri dari bisnis perhotelan, rekreasi dan lain-lain memiliki kontribusi pendapatan sebesar 12% dari total pendapatan Perseroan. Rugi usaha di segmen bisnis ini turun menjadi Rp 51 miliar dari sebelumnya Rp 111 Miliar akibat dari kenaikan pendapatan yang terutama berasal dari bisnis perhotelan. Hal ini terefleksikan dari peningkatan pendapatan sebanyak 41% menjadi Rp 710 Miliar dibandingkan tahun sebelumnya. 

Atas pencapaian yang berhasil diraih di sepanjang tahun buku 2022, Perseroan membagikan dividen sebesar Rp 7 per lembar saham atau total sebesar Rp 115 Miliar. 

Di tahun 2023, Bank Dunia telah mengindikasikan bahwa ekonomi global akan melambat karena risiko resesi di berbagai belahan dunia akibat tekanan inflasi, kenaikan suku bunga, krisis energi, dan ketegangan geopolitik.

Kendati demikian Perseroan akan terus melakukan konsolidasi dan memperkuat serta mengembangkan kompetensi agar terus mampu memanfaatkan bangkitnya Industri Properti pasca COVID-19. Summarecon berharap Pemerintah akan menghasilkan kebijakan-kebijakan yang mendukung pertumbuhan Industri Properti.

Berdasarkan kajian dari KADIN bersama Universitas Indonesia, saat ini Industri Properti memberi kontribusi 14,63% terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional. Melalui beragam kebijakan dan pertimbangan kepentingan bisnis, Perseroan mempertahankan target pra penjualan sebesar Rp 5,0 triliun untuk tahun 2023.

Dalam RUPST tahun buku 2022, Perseroan mengumumkan penambahan Anggota Dewan Komisaris. Adapun susunan jajaran Dewan Komisaris dan Direksi terbaru adalah sebagai berikut.

Baca Juga: Pasar Modern Sinpasa, Fasilitas Baru di Summarecon Bandung Sudah Dibuka

Dewan Komisaris

Ir. Soetjipto Nagaria: Komisaris Utama

Harto Djojo Nagaria: Komisaris

Hendri Rahardja: Komisaris

Drs Edi Darnadi: Komisaris Independen

Lexy Arie Tumiwa: Komisaris Independen

Ge Lilies Yamin: Komisaris Independen

Dewan Direksi 

Adrianto P. Adhi: Direktur Utama

Liliawati Rahardjo: Direktur

Soegianto Nagaria: Direktur

Herman Nagaria: Direktur

Sharif Benyamin: Direktur

Lidya Tjio: Direktur

Nanik Widjaja: Direktur

Jason Lim: Direktur

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Sharp Class di SMKN 4 Palembang, Pelatihan Siswa Jadi Teknisi Handal

0

Ranahrumah.com – TREN | Sharp Indonesia tandatangani MoU dengan SMKN 4 Palembang, bersepakat melakukan pelatihan siswa agar siap kerja, Rabu (14/04/23).

Melalui prpgram Sharp Class, produsen elektronik yang telah beroperasi selama 53 tahun dan memiliki 25 kantor cabang di Indonesia, ini siap mengadakan pelatihan kepada siswa/i SMK terpilih yang ingin menjadi seorang teknisi profesional yang handal.  

Penandatangan MoU kerjasama antara Sharp Indonesia dengan SMKN 4 Palembang diwakilki oleh Lise Tiasanty, S.IP, MM, Head of CS Division, PT Sharp Electronics Indonesia dan Drs. Ropik, M.Si, Kepala Sekolah SMKN 4 Palembang, disaksikan oleh Drs. Sutoko, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Selatan.

Dengan ditandatangani MoU kerjasama ini artinya, Sharp Class di SMKN 4 Palembang, resmi berjalan untuk  25 – 30 siswa /i yang terpilih. Pendampingan serta pelatihan akan dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman dan handal dari Sharp Indonesia.

Baca Juga: Sharp Class untuk SMK di Indonesia, Tingkatkan Kompetensi agar Lulusannya Siap Kerja

Baca Juga: Sharp Kembangkan Prototipe Head Mounted Display VR Terhubung ke Smartphone, Ringan Ga Bikin Pusing

Head of CS Division Senior Manager, PT Sharp Electronics Indonesia,  Lise Tiasanty, S.IP, MM, mengatakan program pelatihan siswa SMK, Sharp Class sudah dilakukan sejak tahun 2012. Hingga saat ini, Sharp Class sudah bekerja sama dengan 15 sekolah dari 15 kota seperti Aceh, Bengkulu, Banjarmasin, Karawang, Semarang, dan Bandung.  

“Selama program ini, kami telah melahirkan 690 lulusan yang memiliki kemampuan yang siap bekarja dan di antara lulusan kami sudah bekerja baik di Service Centre Sharp maupun perusahan swasta berkelas internasional lainnya,” ujar Lise Tiasanty. SMKN 4 Palembang melalui kepala sekolahnya, Drs Ropik, M.Si pun berharap agar kerjasama terus berlanjut mengingat jumlah siswa/i yang tertarik untuk mengikuti program ini begitu tinggi.

Peserta yang lulus pada program Sharp Class di SMKN 4 Palembang, berkesempatan mengikuti program lanjutan berupa magang serta diberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari customer satisfaction di Service Center Sharp yang tersebar di seluruh kota di Indonesia.

Baca Juga: Sharp Class Hadir Di SMKN 1 Blitar, Tingkatkan Kompetensi Siswa Masuki Dunia Kerja

Baca Juga: Speaker Active Sharp Bersuara Prima untuk Quality Time Keluarga di Rumah

Penyerahan produk Sharp dan peralatan praktik dari Sharp Indonesia kepada SMKN 4 Palembang saat penandatanganan MoU pada Rabu (14 Juni 2023).

Untuk menunjang proses belajar mengajar ini, Sharp Indonesia menyerahkan 1 unit Speaker tipe CBOX-TRB12MBO dan 1 unit smart TV tipe 2T-C42EG1i-SB serta peralatan praktik, yang dilakukan pada saat penandatanganan MoU kerjasama.

“Pada program Sharp Class siswa/i akan diberikan materi yang sangat komprehensif, seperti praktik langsung, pelatihan kerja di dunia profesional, dan belajar kepemimpinan, “ jelas Hamid Sulton, Kepala Teknisi Service Center cabang Palembang, PT Sharp Electronics Indonesia.

Lebih lanjut Hamid Sulton mengatakan, bahwa materi ini diperlukan sebagai bekal dalam menghadapi dunia kerja. Sebagai seorang teknisi dituntut tidak hanya bisa memperbaiki kerusakan barang elektronik namun juga dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kepada pelanggannya. Mereka harus memiliki kemampuan yang baik dan cekatan dalam melayani pelanggan.

Diketahui, salama ini, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan pelatihan vokasi kepada siswa/i SMK, untuk mendongkrak penyerapan tenaga kerja. Pemerintah Daerah Palembang pun melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Selatan aktif melakukan peningkatan kualitas lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan tujuan agar lulusan SMK semakin mudah terserap di pasar kerja lokal, nasional bahkan internasional. Tercatat berdasarkan data pada tahun 2021 sebanyak 2000 lulusan SMK di Sumatra Selatan telah tersalurkan kerja di perusahaan swasta di wilayah Sumatra Selatan maupun di luar wilayah Sumatra Selatan.

Melaui program Sharp Class yang berjalan selama 2 bulan, Lise Tiasanty pun berharap ikut andil dalam upaya mendongkrak lebih banyak penyerapan tenaga kerja tingkat SMK sesuai dengan program Pemerintah Pusat Indonesia, serta bisa menjadi insipirasi bagi perusahaan swasta lain untuk dapat melakukan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga: Sharp 110 Tahun, Mengubah Dunia dengan Teknologi 8K+5G dan AIOT

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

JLL Jadi Konsultan Penjualan Portofolio Hotel di Asia Tenggara

0

Ranahrumah.com – TREN |  JLL (NYSE: JLL) mengumumkan telah menjadi konsultan untuk penjualan portofolio tiga hotel terkemuka di Asia Tenggara. Transaksi bersejarah yang bernilai hingga US$106,1 juta ini, menandai penjualan portofolio hotel pertama di kawasan ini pada tahun 2023. Peran JLL menjadi konsultan penjualan hotel ini, semakin memperkuat posisi JLL di pasar investasi hotel Asia Tenggara yang menjanjikan.

Selama proses transaksi, JLL’s Hotels & Hospitality Group bertindak sebagai penasihat eksklusif bagi pihak penjual, yaitu Strategic Hospitality Holdings Limited. Pullman Jakarta Central Park, Ibis Saigon South, dan Capri by Fraser, yang semuanya berlokasi di Ho Chi Minh City, melengkapi portofolio tersebut. Pullman Jakarta Central Park dan Ibis Saigon South dijual dengan kelebihan yang dimiliki yaitu dibawah naungan manajemen Accor dengan brand Pullman dan Ibis, sedangkan The Capri by Fraser dijual dengan status vacant possession.

“Para investor sangat optimistis terhadap fundamental pasar perhotelan di Asia Pasifik. Penjualan portofolio hotel yang unik ini tidak hanya mengindikasikan kemunculan kembali aktivitas di Asia Tenggara, tetapi juga memperkuat pemulihan arus kas perhotelan di kawasan tersebut,” ujar Julien Naouri, Senior Vice President, Investment Sales, Asia Pacific, JLL Hotels & Hospitality Group. “Kami senang dapat bekerja sama dengan klien kami untuk transaksi yang sukses ini dan menunjukkan nilai-nilai dari ide kami, keahlian di kawasan ini, dan pengalaman dalam mengarungi dinamika pasar yang kompleks yang dihadapi oleh pemilik modal.”

Baca Juga: TV Hotel LG UQ dan LG Pro Centric Tawarkan Kemudahan dan Efisiensi Biaya bagi Pelaku Bisnis Perhotelan

Baca Juga: The Tavia Collection, Hotel Desain Art Deco, Tradisional & Kekinian, Khas Jakarta

Pullman Jakarta Central Park yang beroperasi dengan 317 kamar adalah satu-satunya upscale lifestyle hotel dengan brand internasional di Jakarta Barat, dan terhubung langsung ke Central Park Mall, salah satu pusat perbelanjaan besar di ibu kota dengan jumlah pengunjung tahunan mencapai 50 juta orang. Selain itu, Capri by Fraser, Ho Chi Minh City, dan ibis South Saigon adalah hotel brand internasional yang dapat dicapai dengan berjalan kaki dari kantor-kantor perusahaan multinasional dan Saigon Exhibition and Convention Centre, yang merupakan fasilitas pameran terbesar di kota itu.

“Kami sangat senang dengan transaksi hotel di Jakarta dan merasa terhormat dapat bekerja sama dengan JLL Hotels & Hospitality Group sebagai satu tim JLL. Transaksi ini membuktikan Indonesia masih dipercaya oleh investor global dan sektor perhotelan di Indonesia dianggap sebagai aset yang menarik bagi mereka,” ujar Jacintha Tabalujan Herzog, Head of Capital Markets and Investments, JLL Indonesia.

“Meski dihadapkan pada hambatan makroekonomi, proyek ini sukses diselesaikan dalam rentang waktu enam bulan sejak diluncurkan, hal ini menguatkan daya jangkau dari jaringan konsultan investasi global JLL. Dengan pemahaman mendalam tentang pasar lokal, kami berhasil menavigasi labirin/kesulitan dari lingkungan investasi yang cukup kompleks, menemukan pembeli yang paling cocok, dan memberikan hasil yang optimal untuk klien kami.,” ujar Nihat Ercan, Chief Executive Officer, Asia Pacific, JLL Hotels & Hospitality Group.

Baca Juga: Pasar Investasi Properti Q1 untuk Real Estat, Pekantoran, & Hotel

(*)

10 Aturan Feng Shui Dapur, Penataan yang Mendatangkan Kemakmuran

Ranahrumah.com – INSIGHT | 10 aturan Feng shui dapur dalam pembahasan ini mengupas hubungan antara faktor kemakmuran dan kebahgiaan pada ruang dapur.

Dikutip dari buku serial tentang rumah “Feng Shui Dapur” tulisan Mas Dian, MRE, hal tersebut di atas bisa dijabarkan dengan logika/ilmiah. Yang menjadi dasar pertimbangan Feng Shui tidak lain berdasarkan analisa pengaruh hukum fisika tentang hubungan interaktif dari gaya medan magnetik ruang terhadap aura/sifat magnetik orang yang menempatinya. Dalam kebijaksanaan bangsa Asia Timur sering disebut sebagi filosofis konsep makrokosmos dan mikrokosmos.

Filosofis populer tersebut menyatakan bahwa rumah adalah wujud makro dari bentuk manusia, demikian pula bentuk rumah juga akan mencerminkan sifat penghuninya. Filosofis ini sebenarnya menceritakan bahwa antara rumah dan penghuninya terjadi suatu hubungan interaktif antara sifat magnetik yang saling memengaruhi dan dipengaruhi di antara keduanya.

Adanya hubungan interaktif antara energy alam (dari bentuk rumah dan lingkungan) dan manusia, akan berdampak pada suatu komposisi yang akan memengaruhi kualitas energi yang ada dalam rumah/ruang tersebut. 10 aturan feng shui dapur yang wajib dipahami dalam menata dapur ini, dikutip dari Serial Rumah berjudul “Feng Shui Dapur” yang ditulis oleh Mas Dian, MRE.

Baca Juga: Feng Shui Kamar Anak, Desain, Letak, dan Pilihan Warnanya

1. Fungsi Dapur Secara Umum

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa dapur adalah komponen penting dari bagian rumah yang biasanya digunakan untuk aktivitas memasak. Jadi, hampir dipastikan bahwa sebuah rumah tinggal pasti memiliki ruang yang disebut dapur, walaupun dapur yang dimiliki hanya berukuran kecil saja. Rumah tinggal yang tidak memiliki dapur (memang ada tapi sangat jarang kita temukan) bisa kita sebut sebagai rumah yang tidak lengkap bahkan terkesan aneh.

Fungsi dapur dalam sebuah rumah tidak bisa kita abaikan. Dari ruang dapur tersebut kepentingan hidup yaitu makan dan minum akan diolah atau dipersiapkan sehingga sebuah kehidupan dalam rumah tersebut dapat berlangsung.

Dari sisi pengaturan tataruang dapur, secara umum dapat kita ketahui bahwa ruang dapur dibagi menjadi 4 zona, yaitu: zona memasak, zona menyimpan, zona air, zona sampah.

Penataan keempat zona di atas harus diatur secara apik agar bisa difungsikan senyaman mungkin, saat orang melakukan aktivitas di dapur. Komposisi untuk kepentingan sirkulasi orang di ruang dapur sangat penting untuk diperhatikan. Apabila penempatan kompor, kulkas, dan tempat cucian salah posisi, sudah pasti akan merepotkan aktivitas orang yang akan memasak.

Selain perhitungan masalah sirkulasi untuk orang yang bekerja di dapur, maka sirkulasi udara dan sinar untuk ruang dapur sangat mutlak diperhatikan. Dapur setiap saat memroduksi asap dan sampah dari hasil memasak, juga limbah air yang bisa menimbulkan kelembaban. Ruang dapur yang tidak memiliki jendela yang benar akan menyebabkan udara menjadi pengap sehingga kuman dan penyakit akan bersarang di sana.

Baca Juga: Menata Kamar Tidur Ala Feng Shui, Perhatikan Letak Barang!

Sesuai hakiki Feng Shui, jendela harus ada di dapur tetapi tidak perlu banyak dan posisinya tidak boleh selalu tertutup, agar angin bisa berserkulasi.

2. Fungsi Dapur menurut Feng Shui

Menurut Feng Shui, dapur berfungsi sebagai ruang yang dipakai untuk memasak makanan dan menyiapkan minuman. Hal ini memiliki cakupan makna yang cukup kompleks dan bisa memberi dampak baik serta buruk bagi kehidupan penghuninya. Contohnya, masalah keuangan, kesehatan, karier, dan keharmonisan suami istri.

Dari hubungan interaktif sifat magnetik ruang dan manusia tersebut, akan mengakibatkan adanya faktor yang memengaruhi dan yang dipengaruhi. Kedua faktor tersebut dalam komposisi tertentu akan berdampak saling menguntungkan. Dalam situasi yang menurut Feng Shui salah, akan menimbulkan dampak saling merugikan. Semuanya itu diukur berdasarkan posisi letak, ukuran dan bentuk ruang, serta siapa yang menghuninya.

Dampak dari energi yang memengaruhi perilaku penghuni, menurut Feng Shui dapat diteliti dan diperhitungkan. Penelitian Feng Shui dilakukan melalui perhitungan yang menggunakan rumusan, dan bukan berdasarkan ramalan.

Untuk mengetahui sifat magnetik bangunan, dapat diukur berdasarkan kedudukan bangunan menghadap ke arah mana. Sedangkan untuk mengetahui sifat magnetik manusia, dapat diukur melalui rumusan tahun kelahiran.

Menjadi bagian dari 10 aturan feng shui dapur, dalam Feng Shui Dapur, kita tidak perlu melakukan penelitian dengan kelahiran penghuni, sebab dapur hanya bagian dari rumah, dan manusia yang bekerja di dapur pun bersifat tidak menetap. Jadi, sangat berbeda dengan menghitung baik tidaknya arah rumah atau posisi tidur.

Apabila gaya medan magnetik beserta pengaruh tataruang dari ruang dapur menurut Feng Shui memenuhi kriteria positif, maka komposisi ini bisa dikatakan sebagai Feng Shui Dapur yang baik yang akan memberi keberuntungan bagi penghuninya.

Sebaliknya, untuk letak dan tataruang dapur yang tidak baik, sudah pasti akan menimbulkan dampak yang buruk bagi penghuninya, seperti sakit dan tidak bisa mengontrol emosi yang akhirnya dapat menimbulkan hubungan buruk dan kemerosotan karier.

Baca Juga: Kenali Jenis Wajan untuk Hasil Masakan yang Maksimal

3. Peran Cahaya dan Angin pada Feng Shui Dapur

Sesuai kata harafiah Feng yang artinya Angin dan Shui yang artinya Air, maka pengaturan kedua elemen alam tersebut sangat mutlak dalam penelitian Feng Shui. Dalam 10 aturan feng shui dapur, masalah pintu dan jendela untuk mengatur posisi sinar matahari dalam ruang dapur (atau ruang lainnya) sangat penting, sebab keberadaan sinar matahari akan menentukan pergerakan angin dan sirkulasi udara dari ruang yang ditelitinya.

Ruang dapur yang kelewat terbuka akan mencerminkan energi Yang/panas kelewat dominan dan pada ruang yang tertutup rapat akan memberikan energi Yin/ gelap atau lembap yang kelewat tinggi. Kedua kondisi tersebut apabila tidak diselaraskan dengan benar akan menciptakan kualitas Feng Shui yang buruk bagi penghuninya.

Sesuai hakiki Feng Shui, anasir Yang/panas dan Yin/dingin harus ditata dengan seimbang. Oleh sebab itu, ruang dapur harus terang tetapi tidak boleh kelewat panas. Jendela harus ada tetapi tidak perlu banyak dan posisinya tidak boleh selalu tertutup, agar angin bisa berserkulasi.

Baca Juga: Menghindari Silau di Dapur, Inilah Pilihan Jenis Lampunya!

Baca Juga: Tips Sukses Renovasi Rumah, A to Z Perencanaan & Rekomendasi Pendanaan

Township Eco-Green di Cikupa untuk Milenial & Keluarga Muda

Ranahrumah.com – PROPERTI | Township Eco-green hadir di Cikupa. Dibangun oleh Astra Land Indoensia, perusahan joint venture dua developer, Astra Property dan Hong Kong Land, melalui anak usahanya PT Lazuli Karya Sarana.

Berdiri di atas lahan kurang lebih seluas 50 hektar, projek township eco-green di Cikupa memiliki lokasi yang sangat strategis. Berada di jalur existing Toll Jakarta-Tangerang, lokasi township hanya memiliki jarak tempuh sekitar lima menit dari gerbang tol Cikupa, serta hanya berjarak sekitar 15 menit menuju Karawaci, dan 20 menit ke Gading Serpong.

Projek township PT Lazuli Karya Sarana nantinya juga akan didukung oleh tiga akses tol. Selain itu projek juga akan didukung future accessTol Balaraja- Semanan yang merupakan tol baru yang menghubungkan lokasi township dengan Semanan, Jakarta Barat.  Serta memiliki future access Tol Kamal – Teluk Naga – Rajeg, yang menghubungkan lokasi township dengan area Jakarta Utara dan Bandara Soekarno – Hatta. 

Baca Juga: 2 Hunian “Smart Home” di Jakarta Selatan, Cocok untuk Pengusaha dan Pebisnis Muda

Baca Juga: Kost di Karawaci Dekat Tempat Nongkrong, Cocok untuk Outdoorsy

Menyasar generasi milenial, keluarga muda, dan kaum eksekutif, projek township eco-green di Cikupa mengusung konsep desain lanskap eco-green, yang mengutamakan prinsip pelestarian lingkungan hidup.

“Dalam setiap projek propertinya, Astra Land Indonesia selalu berkomitmen untuk menghadirkan hunian yang mampu meningkatkan kualitas hidup penghuninya. Dengan inspirasi desain lanskap township mengusung ide kembali ke alam, kami harapkan projek dapat menjawab kebutuhan masyarakat urban, di mana hunian dapat menjadi tempat yang nyaman, tidak hanya untuk beristirahat tapi juga untuk beraktivitas dan dapat menjadi tempat bertumbuh yang ideal bagi keluarga,” kata Alvin Kurniawan, Sales & Marketing Head PT Lazuli Karya Sarana.

Dari sisi fasilitas publik, projek township ini didukung dengan adanya retail existing seperti Happy Walk (area retail ruko untuk food & beverage), ruko Terrace 8 dan Terrace 9, pasar modern serta area lifestyle Kedaton Golf. Serta dalam waktu dekat akan hadir area superblock retail, hotel, dan Mal Samanea yang saat ini sudah memasuki tahap konstruksi. Sedang untuk fasilitas pendidikan, sudah tersedia sekolah St Laurensia Cikupa.

Baca Juga: Arumaya Residences Full Furnished dengan Custom Design

Baca Juga: Manfaatkan Cahaya Alami agar Hemat Listrik & Rumah tetap Adem

Selain Serpong, pembangunan di kawasan Tangerang mulai beralih ke arah barat, seperti halnya ke wilayah Cikupa. Mengacu hal inilah Township Eco-green di Cikupa dibangun Astra Land Indonesia (ALI).

Wilayah Barat Tangerang Terus Berkembang

Pada tahun 1990-an, bukan keputusan mudah bagi kebanyakan orang untuk memilih hunian di daerah Serpong, Tangerang. Tapi kini, ditunjang berbagai kemudahan akses dan kelengkapan fasilitas, Serpong telah menjelma menjadi salah satu lokasi favorit para pencari hunian. Hal ini berdampak positif pada terus meningkatnya harga property di daerah tersebut.

Tak bisa dimungkiri, sebagai daerah penyangga ibu kota, Tangerang telah mengalami kemajuan yang cukup pesat Perkembangan properti residensial terus meningkat. Berdasarkan data “Flash Report Rumah123.com,” pada kuartal II tahun 2022 kawasan Tangerang menjadi lokasi terpopuler yang paling banyak dicari orang, dengan angka 16.7%. Tidak hanya itu, market capital value di kota Tangerang mengalami pertumbuhan sekitar 1% hingga 10% setiap tahun sejak 2018 hingga 2022.

Baca Juga: Tips Memilih dan Membeli Anggrek untuk Ditanam di Rumah

Baca Juga: Menciptakan Hunian yang Lebih Berkelanjutan dengan Rumah Pintar

Kini, selain Serpong, pembangunan di kawasan Tangerang pun mulai beralih ke arah barat, seperti halnya ke wilayah Cikupa karena didukung oleh kemudahan akses seperti kehadiran Tol Serpong-JORR W2, JORR2 Serpong-Kunciran-Bandara dan JORR2 Serpong-Balaraja-Bandara.

“Pada dasarnya pembangunan infrastruktur, khususnya yang dapat meningkatkan aksesibilitas dari dan menuju suatu wilayah, dapat menjadi faktor pendorong pergerakan pertumbuhan properti, khususnya sektor residensial. Di sisi lain, penyediaan fasilitas yang memadai dan lengkap dari sisi komersial, pendidikan, dan kesehatan di suatu wilayah juga akan menarik permintaan ke wilayah tersebut sehingga berpengaruh terhadap pertumbuhan sektor properti,” terang Yunus Karim selaku Head of Reaserch Jones Lang Lasalle (JLL).

Lebih lanjut Yunus menjelaskan, beberapa faktor yang akan memengaruhi pembeli dalam menentukan properti yaitu, pertama adalah lokasi. Selanjutnya adalah kelengkapan fasilitas, reputasi pengembang, dan aksesibilitas. Dengan segala faktor yang telah dipertimbangkan di atas, keterjangkauan harga menjadi faktor penentu bagi pembeli untuk memilih produk yang sesuai bagi mereka sehingga dimungkinkan untuk mencari produk di tempat baru atau berkembang.

Baca Juga: Hidroponik dan Manfaatnya, Cara Mudah Panen Sayur dan Buah dari Rumah Sendiri

Baca Juga: Membuat Taman Dalam Ruang dan Merawat, Rekomendasi Tanaman Indoor

Untuk daerah Cikupa, menurut Yunus, tersedianya akses terhadap jalan tol dari dan menuju Jakarta, serta adanya faktor kedekatan dengan area Serpong yang secara fasilitas (komersial, pendidikan, kesehatan) sudah lebih established sebagai sebuah kota mandiri, menjadi magnet tesendiri bagi para pencari hunian. Terlebih dari sisi harga, properti di Cikupa juga masih cukup terjangkau.

Selain itu, sebagai wilayah berkembang, Cikupa tentunya juga akan terus dilengkapi dengan berbagai fasilitas publik. Salah satunya rencana MRT membuat Koridor Bitung-Balaraja di Kabupaten Tangerang, termasuk kawasan Cikupa.

“Dari sisi pasar, pasar properti di Cikupa sangat menarik karena dekat dengan kawasan industri sebagai potensi target market. Land availability juga masih cukup banyak sehingga berpotensi untuk melakukan pengembangan yang terencana oleh para pengembang baik lokal maupun internasional yang telah hadir di wilayah tersebut,” tutur Yunus. Hal ini juga akan memberi ruang bagi peningkatan harga properti dan menjadikan pembangunan perumahan di area tersebut sebagai alat investasi yang menarik.

Baca Juga: Void dan Skylight Solusi Rumah Sempit jadi Terasa Lapang

Baca Juga: Kost di Karawaci Dekat Tempat Nongkrong, Cocok untuk Outdoorsy

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Koleksi Aksesori MAVINN IKEA, Berikan Sentuhan Eksotis pada Ruang

Ranahrumah.com–PRODUK | Koleksi aksesori MAVINN IKEA adalah produk bernuansa etnik tradisional, hasil kolaborasi IKEA dengan usaha sosial di empat negara Asia (Vietnam, India, Thailand, dan Bangladesh).

Koleksi ini terdiri dari berbagai macam aksesori rumah yang terbuat dari bahan-bahan etnik, dipadukan dengan teknik perajin tradisional. Koleksi MÄVINN menampilkan 20 produk aksesori rumah yang dibuat dengan menggunakan teknik perajin tradisional. Ragam produk yang ditawarkan dari koleksi MAVINN di antaranya adalah keranjang, kap lampu, celemek, tas, dan sarung bantal.

MAVINN merupakan sebuah ekspresi dialek bahasa Swedia yang berasal dari kota Smaland, tempat didirikannya IKEA. Istilah ini berarti “memiliki angin segar”. Dengan memilih nama “MAVINN”, semua produk di koleksi ini diyakini bisa membangkitkan rasa optimisme dan kebebasan.

Baca Juga: Uniknya Koleksi BASTUA IKEA, Terinspirasi Alam & Sauna Ala Nordik

Baca Juga: Cara Hadirkan Suasana Hangat & Romantis dengan Gaya Farmhouse

Sarung bantal koleksi MAVINN IKEA yang memberikan sentuhan eksotis pada ruang. (Foto IKEA)

Produk-produk koleksi MÄVINN dibuat bersama tujuh bisnis sosial yang sekaligus membuka kesempatan kerja jangka panjang bagi orang-orang perdesaan dan kelompok marginal.

Bersama desainer Paulin Machado dan Maria Vinka, IKEA mempelajari lebih lanjut tentang koleksi MAVINN. Bagaimana kecintaan mereka pada beragam budaya bisa menginspirasi mereka untuk memadukan dampak sosial, kehangatan, dan kenyamanan serat alami dengan keserbagunaan denim.

Baca Juga: IKEA Hadirkan Koleksi OMSESIDIG, Gandeng 9 Desainer Amerika Latin

Baca Juga: Tatanan Interior Agam Riadi untuk Eichholtz, Elegan Padukan Desain Klasik dan Modern

Bernuansa etnik tradisional koleksi aksesori MAVINN IKEA berupa runner ini, unik dan indah berpadu dengan bahan kayu pada meja (Foto IKEA)

Bahan Alami dan Kerajinan Tangan Berkualitas

Koleksi MAVINN dibuat dari kapas, bahan over-run dari produksi denim, serta serat alami seperti kertas yang terbuat dari kulit pohon murbei, serat pisang, dan goni. Sebagian besar bahan yang digunakan bersumber secara lokal di Bangladesh, India, Thailand, dan Vietnam.

Bahan serat alami dipilih karena daya tahan dan pembaruannya, serta potensinya untuk menciptakan peluang kerja, baik dalam sumber maupun produksi.

Perpaduan bahan dan teknik produksi didasarkan pada keterampilan serta keahlian para perajin lokal menghasilkan produk yang beragam sekaligus memberikan nilai tambah bagi penenun dan perajin berbakat di komunitas lokal tempat mereka beroperasi.

Baca Juga: Kerajinan Tenun Metal dari Sumba Menyapa Dunia Modern

Baca Juga: “Back to School” IKEA, Persiapkan Anak Memasuki Tahun Ajaran Baru

Kolaborasi IKEA dengan 4 usaha sosial di Asia ini mendukung perajin lokal (Foto IKEA)

Mendukung Perajin Lokal

“Bagi IKEA, kolaborasi ini tidak hanya membantu mengekspos kerajinan tradisional, tetapi juga menciptakan peluang kerja bagi mereka yang membutuhkan. Melalui koleksi MAVINN, kami dapat mendukung perajin dan komunitas mereka sambil memproduksi barang kerajinan tangan unik dapat diakses oleh orang di seluruh dunia,” jelas Ririn Basuki, Communication & Public Relations Manager IKEA Indonesia.

Selama lebih dari sepuluh tahun, IKEA telah berkolaborasi dengan usaha sosial seperti Saitex (Vietnam), Spun (India), dan Rangsutra (India) untuk membuat koleksi dan produk sambil mengamankan peluang kerja serta mata pencaharian bagi perempuan pedesaan dan penyandang disabilitas.

Melalui koleksi MAVINN, IKEA berkesempatan untuk mendukung para perajin dan komunitas di lingkungannya sambil membuat barang buatan tangan yang dapat diakses oleh masyarakat di seluruh dunia. “Kami tidak hanya mengedepankan keahlian tradisional, tetapi juga menciptakan peluang kerja yang berarti bagi mereka yang membutuhkan,” kata Ririn Basuki.

Baca Juga: Dinding Aksen, Tren Desain Penunjang Estetika Rumah

Tas denim salah satu produk IKEA dari koleksi MAVINN. (Foto IKEA)

Memberikan Dampak Sosial Positif

Sebagai bagian dari komitmen IKEA untuk menciptakan dampak sosial positif, IKEA telah berkolaborasi dengan pengusaha sosial sejak 2012 bersama 11 bisnis sosial di seluruh dunia di mana produk global memberikan volume yang lebih tinggi, serta menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

Dalam jangka panjang, IKEA berencana untuk mempertahankan lebih banyak lagi mitra dari koleksi debutnya, serta memperkenalkan beberapa bisnis sosial baru.

Koleksi aksesori MAVINN IKEA ini diproduksi terbatas, sudah tersedia sejak bulan Juni 2023 di toko IKEA Alam Sutera, IKEA Surabaya, dan IKEA Bali. Bagi yang ingin berbelanja secara online, koleksi MAVINN juga tersedia di website IKEA.

Baca Juga: Mendekor Ruang dengan Warna Pastel, Ini Kelebihan & Tips Pengaplikasiannya

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)