Ranahrumah.com – PRODUK | Membuka tabir tren keramik.
Walau efek perubahannya tak sebesar dalam dunia fashion, ternyata keramik memiliki tren juga. “Pergeserannya cenderung lambat, tetapi sebenarnya ada,” ungkap ucap Kuntjoro Tjahjosarwono, Manajer Granito Tile Studio PT Granitoguna Bulding Ceramics, produsen Granito.
Lantas tren apa saja yang sedang berkembang saat ini? Cek perkembangan tren keramik dalam 4 hal berikut ini, dikutip dari buku Serial Rumah, terbitan Gramedia.
Warna
Ada 2 sisi berseberangan dalam perkembangan warna pada keramik biasa dan homogeneous tile.
“Dulu masyarakat lebih menyukai warna-warna krem dan putih. Kini, mereka cenderung menyukai warna yang lebih sophisticated, yaitu warna terang tapi tidak norak,” ungkap Bety Suryawati, Marketing Media Staff PT Satya Langgeng Sentosa, produsen Roman. Dan warna-warna ini sangat cocok diaplikasi sebagai aksen. Sedangkan pada homogeneous tile terkesan statis dengan pilihan warna alaminya. “Orang sudah terpatri kalo membeli keramik homogeneous tile itu ya warnanya seperti granit,” ungkap Tanzil Putrantara, Gallery Manager PT Venus Ceramica Indonesia, produk Venus.
Demi sebuah eksklusivitas, belakangan ini banyak orang menyukai keramik yang didesain secara custom. Walau harganya terbilang cukup mahal, ternyata banyak orang rela mengeluarkan kocek lebih demi desain yang unik dan berbeda.
“Kreativitas yang tinggi sangat diperlukan. Bagaimana menciptakan karya yang terlihat berbeda dan mahal dari bahan dan material yang sama,” ungkap Tanzil. Salah satu caranya dengan memainkan tekstur, warna, dan ukuran, hingga didapat kesan yang berbeda.
Membuka tabir tren keramik. Pemilihan motif sangat dipengaruhi oleh tren desain rumah.
Motif
Pemilihan motif sangat dipengaruhi oleh tren desain rumah. “Karena konsep desain rumah yang berkembang sekarang adalah modern minimalis, pilihannya lebih banyak jatuh ke arah motif polos dan tidak ”terlalu ramai,” ungkap Kuntjoro. “Selain itu, motif garis dengan bentuk ramping juga paling banyak diminati,” ungkap Bety. Ini terkait dengan efek yang dihasilkan agar rumah terlihat lebih luas.
Ukuran
Ukuran termasuk tren yang paling banyak berubah. “Dulu, ukuran keramik 30 cm x 30 cm paling banyak diminati. Sekarang, ukuran ini dapat dibilang mulai ditinggalkan konsumen, “ terang Kuntjoro. “Kecenderungannya orang lebih memilih keramik 60 cm x 60 cm atau 80 cm x 80 cm untuk lantai dan 30 cm x 60 cm untuk dinding,” tambahnya. Senada dengan pernyataan Kuntjoro, Betty pun mengungkapkan bahwa keramik dengan ukuran slim, seperti 20 cm x 60 cm, mulai disukai masyarakat khususnya untuk aplikasi dinding. Dengan ukuran tersebut, dipercaya akan membuat ruang terasa lebih lega dan kesan sempit pun hilang seketika.
Apa Itu LISTELLO dan Fungsinya? Yuk Kenali!. LISTELLO si pemanis dinding, pembatas sekaligus transisi antara keramik bagian atas dan keramik bagian bawag.
Ranahrumah.com – PRODUK | Apa Itu LISTELLO dan Fungsinya? Yuk Kenali!
Dalam industri keramik dinding, ada beberapa benda yang berfungsi untuk memperindah tampilan dinding keramik secara keseluruhan.
Salah satunya adalah listello atau lebih dikenal dengan nama lis keramik.
Selain dapat memperindah tampilan dinding, listello dapat berfungsi sebagai pembatas sekaligus transisi antara keramik bagian bawah dengan keramik bagian atas.
Harga listello sangat bervariasi, tergantung dari ukuran, motif dan banyaknya warna yang digunakan.
Di Roman misalnya, listello ini dijual mulai dari Rp14.500 hingga Rp214.000/buah. Harga yang disebutkan terakhir itu cukup tinggi karena Listello dilapisi emas dan berukuran cukup besar (97,5 cm x 5 cm).
Berbagai pilihan motif listello, dapat disesuaikan dnegan motif dan warna dinding yang digunakan.
Membeli dan Memilih Listello
Banyaknya motif yang tersedia mungkin membuatmu bingung memilih yang mana. Nah, berikut ini beberapa hal yang dapat dipertimbangkan ketika membeli listello.
Listello dapat dipakai di berbagai tempat. Bisa di dinding kamar mandi, dinding dapur, ataupun dinding kamar tidur. Namun ia tidak bisa dipakai di lantai karena spesifikasinya berbeda dengan keramik lantai.
Sesuaikan motif listello dengan keramik. Saat membeli listello, bawa contoh keramik yang akan digunakan pada dindingmu. Ini memudahkan kamu untuk mencocokkan motif dan warna listello dengan keramik.
Umumnya, produsen mengeluarkan listello berbarengan dengan keluarnya keramik motif baru. Jadi, listello dan keramik dibuat dalam satu tema tertentu, sehingga warna dan motif listello sudah pasti cocok dengan keramik.
Jika bingung, kamu dapat mengikuti tema yang sudah disediakan oleh produsen. Listello tersedia dalam berbagai ukuran lebar dan panjang. Agar tampak rapi, sesuaikan panjang/lebar keramik dengan panjang listello.
Dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kualitas udara dalam ruangan, Sharp Indonesia mendukung kegiatan tahunan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) yang berlangsung selama tiga hari, dari 11 hingga 13 Oktober 2024, di Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta Selatan.
Kegiatan ini menjadi ajang penting yang mempertemukan 2.000 dokter umum dan profesional kesehatan dari seluruh Indonesia, dengan agenda seperti seminar, simposium, dan pameran industri kesehatan terkini.
Partisipasi Sharp dalam acara ini merupakan kelanjutan dari kerjasama yang terjalin dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sejak Juli 2024 lalu untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya udara sehat.
“Dengan lebih dari 279.327 anggota, IDI adalah organisasi dokter terbesar di Indonesia, di mana sekitar 174.444 di antaranya adalah dokter umum. Kolaborasi ini sangat strategis, mengingat persamaan visi antara Sharp dan IDI untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi masyarakat,” ungkap Yudha Eka Putra, AC & Air Purifier Product Strategy Manager, PT Sharp Electronics Indonesia.
Sebagai bagian dari kegiatan ini, Sharp memperkenalkan produk Air Purifier dengan teknologi Plasmacluster, yang dirancang untuk meningkatkan kesehatan pernapasan dan memberikan kenyamanan di setiap ruangan.
Untuk menghargai jasa para dokter yang melindungi masyarakat, Sharp meluncurkan kampanye “Udara Sehat dari Sharp untuk Dokter Se-Indonesia.”
“Dalam kampanye ini, kami memberikan cashback hingga 900 ribu rupiah bagi dokter di seluruh Indonesia untuk setiap pembelian air purifier tipe Purefit series dengan jangkauan 30m² sampai 84m². Penawaran ini berlaku hingga November 2024 mendatang untuk pembelian secara online di Sharp Official Store maupun offline di toko-toko elektronik rekenan Sharp di seluruh Indonesia. Kami ingin membantu dokter menjaga kesehatan mereka dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi semua,” tambah Yudha.
Untuk meningkatkan kesadaran para dokter mengenai bahaya polusi udara dalam ruangan dan pentingnya menjaga kualitas udara di lingkungan kerja, Sharp berpartisipasi dalam talkshow bertema “Pentingnya Kualitas Udara Bersih pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan.”
Setelah talkshow “Pentingnya Kualitas Udara Bersih pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan” di acara tahunan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) yang berlangsung selama tiga hari, dari 11 hingga 13 Oktober 2024, di Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta Selatan. (Foto: Sharp Indonesia)
Dalam talkshow ini, dr. Corrie Mary Milka Inkiriwang, MARS, Ph.D dari PDUI, bersama Yudha Eka Putra dari Sharp, berbagi wawasan berharga yang diharapkan dapat memotivasi dokter untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Selain itu, rangkaian produk Air Purifier Sharp juga hadir untuk menyapa seluruh tamu undangan, memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengenal lebih dekat solusi yang dapat membantu menciptakan udara bersih dan sehat di lingkungan mereka.
Dengan mengedepankan kolaborasi antara Sharp dan PDUI, acara ini diharapkan dapat memperkuat komitmen semua pihak dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Bersama para dokter Indonesia, Sharp mengajak untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran akan pentingnya udara bersih. Setiap langkah kecil yang kita ambil menuju lingkungan yang lebih sehat, seperti menggunakan air purifier, tidak hanya berdampak pada kesehatan kita sendiri tetapi juga pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Jadikan kualitas udara yang baik sebagai prioritas kita demi masa depan yang lebih sehat dan cerah!
Ranahrumah.com – Produk | Mengenal material akustik untuk bikin audio home theatre terdengar natural, tidak bocor dan tidak bergema.
Ingin membuat ruang home theatre pribadi tanpa mengganggu orang di luar ruang atau bahkan tetangga, dan sebaliknya suara di luar tak mengganggu ruang home theatre atau home cinema room? Aplikasikan material akustik pada ruang!
Dijelaskan oleh Technical Rep. PT Petrojaya Boral Plasterboard, prinsip utama desain ruang akustik adalah memperkuat atau mengarahkan bunyi yang berguna dan menghilangkan atau memperlemah bunyi yang tidak berguna. Dengan demikian, audio yang dihasilkan dari home theatre akan terdengar natural dan berkualitas. Artikulasi percakapan orang-orang di dalamnya pun dapat terdengar dengan jelas.
Pada dasarnya, sistem akustik ruang memiliki dua hal yang saling berkaitan, yaitu kekedapan dan penyerapan suara. Kekedapan suara berkaitan pada hubungan antarruang. Artinya kebisingan sebuah ruang tidak mengganggu ruang di luar, ataupun sebaliknya, kebisingan luar tidak akan mengganggu ruangan dalam.
Kalau sebuah ruang sudah dalam keadaan kedap, suara akan berputar di ruangan itu, dan akan menimbulkan gema. Gema yang berlebihan tentu akan sangat mengganggu suara yang ada di ruangan. Bayangkan saja ketika sedang bercakap-cakap di dalam rumah yang baru selesai dibangun. Tidak nyaman bukan? Untuk itu fungsi penyerapan suara diperlukan untuk meminimalkan efek gema, namun tidak meniadakan seluruh suara.
Perlu Material untuk Kekedapan dan Penyerapan Suara
Menghadirkan unsur kekedapan dan penyerapan suara dalam sebuah ruang akustik, berarti memerlukan dua kelompok material yang berbeda.
Aplikator sistem akustik ruang dari Gemilang Soundproof menjelaskan, dalam membuat sebuah ruangan kedap suara tidak bisa hanya menggunakan bahan-bahan ringan seperti rockwool, tapi harus menggunakan material yang massa atau beratnya cukup besar.
Ruang yang dibangun dengan material beton otomatis akan kedap suara. Namun hal ini pun tergantung dari tingkat kekedapan yang diinginkan. Jika tingkat kekedapan yang diperlukan semakin besar, penambahan material kedap suara pun harus dilakukan. Material yang bisa digunakan untuk fungsi ini antara lain kayu MDF, HPL, ataupun papan gypsum.
Supaya ruangan kedap sekaligus memiliki pengendalian suara yang baik, harus digabungkan antara material yang memiliki kekedapan suara yang baik dengan material yang penyerapan suaranya baik. Biasanya material yang memiliki penyerapan suara baik, tidak kedap. Begitu juga sebaliknya.
Karena itu, selain penambahan material kedap yang memiliki massa yang besar tadi, diperlukan material penyerap suara, sebagai berikut.
1. Rockwool
Rockwool merupakan material dasar yang paling sering digunakan. Rockwool tersedia dalam beberapa tingkat density (massa jenis), yang dinyatakan dalam satuan kg/m3. Nilainya mulai dari 40,60, 80, sampai 100 kg/m3.
Besarnya nilai density ini akan menentukan daya serap terhadap gelombang suara. Semakin besar nilainya, daya serapnya pun akan semakin besar. Meski begitu, pemilihan tingkat density rockwool harus disesuaikan dengan kebutuhan. Jika ingin menyerap suara dengan tingkat yang lebih besar, pemasangan rockwool tidak bisa sendiri. Harus digabungkan dengan material-material lain.
Misalnya saja, pada ruangan home theatre dengan tingkat kebisingan yang cukup tinggi, penambahan material akustik dilakukan dengan cara menambahkan rangka besi atau baja ringan pada dinding atau partisi. Rangka ini digunakan sebagai tempat menempelkan material akustik, dengan urutan; rockwool, papan gipsum/HPL/ MDF, glasswool, triplek 3 mm, dan terakhir dilapisi dengan akustik board atau polyester.
Rockwool adalah material untuk penyerapan suara pada home theatre atau home cinema room.
Unsur estetika interiornya dapat diberi pelapisan akhir dengan karpet beragam motif. Ketebalan dari lapisan akustik ini bisa mencapai 15 cm, termasuk di dalamnya ruang untuk rongga setebal 5 cm.
Secara logika, semakin banyak lapisan yang digunakan, semakin besar pula penyerapan suara yang dihasilkan. Tapi, ketika ruangan terlalu banyak bahan peredam suara, kondisi dead room bisa saja terjadi, di mana suara dalam ruang menjadi tak nyaman didengar.
Ingat prinsipnya, gema dikendalikan bukan dihilangkan seluruhnya. Jadi, harus diperhatikan pengaturan yang tepat antara suara yang diserap dan suara yang disebar. Caranya adalah pas memilih material, penempatannya pun juga harus tepat.
Selain menggunakan banyak lapisan material-material tadi, penyerapan suara juga bisa dilakukan oleh satu lapisan saja, yaitu dengan papan gipsum yang berlubang-lubang yang memiliki lapisan tisu akustik.
Cara kerja papan gipsum jenis ini cukup sederhana. Ketika suara datang ke media yang solid, suara pun akan dipantulkan lagi. Jika terlalu banyak suara yang dipantulkan, efeknya akan menimbulkan gema.
Dengan menggunakan papan gipsum jenis ini, suara sebagian besar diserap oleh lubang-lubang, yang kemudian disaring pada penyerap suaranya di belakangnya. Maka gema pun bisa dikendalikan.
Gipsum berlubang untuk mengendalikan terjadinya gema pada audio home theatre atau home cinema room.
Dalam memenuhi unsur estetika ruang, material ini bisa dicat sesuai warna pilihan. Namun tidak seperti dinding biasa, tidak bisa dipasangi wallpaper karena akan menutupi lubang-lubang yang ada. Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan adalah hindari kontak langsung dengan air, karena dapat menimbulkan bekas.
Seperti bahan penyerap suara lainnya papan gipsum berlubang ini tidak bisa sekaligus bersifat kedap suara. Dibutuhkan material lain yang solid dan padat, seperti papan gipsum tipe standar. Jumlah papan gipsum standar yang digunakan tergantung pada kebutuhan atau tingkat kebisingan yang ingin dikurangi.
Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital dari Sinar Mas Land, memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi ekonomi Indonesia melalui penciptaan ekonomi baru dan kemitraan global pada sesi Indonesia Economic Forum (IEF) 2024 yang digelar pada Rabu (16/10) lalu di The Westin, Jakarta.
Dalam forum ini, Mulyawan Gani (Chief of Transformation and Data Officer Sinar Mas Land) dan Bayu Seto (Partner of Living Lab Ventures) menjadi pembicara dalam sesi diskusi bertajuk “Prabowonomics, an Insight into The New Government’s Key Economic Policies”. Turut menjadi pembicara dalam sesi ini adalah Dirgayuza Setiawan (Editor of Nation Transformation Strategy) dan Sachin Vijaya Gopalan (Founder and CEO Indonesia Economic Forum).
IEF mempertemukan para pemimpin bisnis, pembuat kebijakan, pengusaha, dan pelaku masyarakat sipil di Indonesia. Forum diskusi ini membahas pandangan tentang kebijakan ekonomi utama pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Indonesia terpilih 2024 – 2029, Prabowo Subianto yang berfokus untuk memperkuat kolaborasi guna mencapai pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 8% dan kemakmuran yang merata bagi masyarakat Indonesia.
Mulyawan Gani, Chief of Transformation and Data Officer Sinar Mas Land memaparkan bagaimana Sinar Mas Land melalui salah satu proyeknya yakni BSD City dapat dikembangkan menjadi pusat ekonomi baru yang berkembang menjadi ekosistem dinamis, mendukung berbagai sektor seperti teknologi, pendidikan, dan kesehatan internasional, hingga menarik investasi global. “BSD City adalah contoh nyata bagaimana inovasi dan kolaborasi strategis dapat menjadi penggerak utama penciptaan ekonomi baru. Ekosistem kami telah menarik berbagai perusahaan global untuk berpartisipasi dalam pengembangan teknologi dan inovasi di Indonesia. Di sisi lain, inisiatif smart city dan teknologi hijau yang diterapkan di BSD City juga menjadikannya sebagai pusat unggulan bagi pembangunan perkotaan yang inovatif dan berkelanjutan di Indonesia.”
Kemitraan global pun memainkan peran penting dalam menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan dan berkelanjutan, guna mempercepat pertumbuhan ekonomi baru. LLV telah membangun kolaborasi strategis dengan berbagai entitas internasional, termasuk dari New South Wales, Jepang, dan negara-negara ASEAN, untuk membantu startup Indonesia merambah pasar global, serta mendukung perusahaan asing yang ingin berekspansi ke Indonesia.
Bayu Seto, Partner of Living Lab Ventures menjelaskan, “LLV terus memperkuat kolaborasi global untuk mempercepat penciptaan ekonomi baru di Indonesia. Sebagai pusat inovasi, BSD City berperan penting dalam mengakselerasi kemitraan strategis antara startup dan perusahaan global, membuka lebih banyak peluang investasi, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar internasional. BSD City kini berfungsi sebagai ekosistem inovasi yang menarik bagi perusahaan teknologi, pusat riset, dan inkubator startup. Selain itu, BSD City juga berfungsi sebagai sandbox—tempat uji coba dan pengembangan produk untuk startup sebelum diluncurkan ke pasar yang lebih luas.”
Dengan inovasi yang terus berkembang, BSD City kini menjadi magnet bagi perusahaan global yang ingin berpartisipasi dalam pengembangan teknologi, inovasi kesehatan, serta sektor-sektor lain. Kolaborasi dan proyek-proyek inovatif ini memposisikan BSD City sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan teknologi terkemuka di Asia Tenggara yang dapat dijadikan sebagai percontohan pengembangan kawasan lain di Indonesia untuk mengembangkan pusat ekonomi baru.
Dalam rangkaian acara Indonesia Design Week (IDW) 2024 yang diselenggarakan oleh Indonesia Design District (IDD), BenQ sebagai brand proyektor DLP 4K terdepan berkolaborasi dengan Focal Powered by Naim Indonesia menghadirkan talkshow bertemakan “Audio-Visual and Design Integration”, pada 19/10/24 di IDD PIK 2.
Talkshow ini dikemas dengan edukasi dalam mengeksplorasi solusi audio dan video yang dapat memperkaya desain di berbagai bidang, mulai dari arsitektur hingga pengalaman pengguna.
Dipandu oleh Erza selaku moderator, talkshow ini menampilkan Arsitek ternama Ren Katili, Principal of Studio ArsitektropiS,Imelda (Marketing Director of Focal powered by Naim Indonesia), dan Erlina (Business Development Manager of BenQ Indonesia), yang masing-masing membawa pengetahuan mendalam tentang desain dan teknologi audio-visual.
Talkshow “Audio-Visual and Design Integration” berfokus pada bagaimana penggabungan elemen suara, visual, dan desain dapat meningkatkan storytelling, melibatkan audiens, dan menciptakan pengalaman yang imersif. Dalam dunia yang semakin digital, pemahaman tentang integrasi ini sangat penting bagi para profesional yang ingin mendorong batasan kreativitas.
“Keselarasan antara audio dan desain interior merupakan kunci untuk menciptakan home cinema yang tidak hanya estetis tapi juga fungsional dan memberikan kenyamanan,” kata Imelda.
Sebagai pemimpin di bidang teknologi, BenQ dan Focal powered by Naim berkomitmen untuk terus mendorong batasan inovasi dan kreativitas. Talkshow ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kami dalam mendorong kolaborasi antara industri teknologi dan kreatif.
BenQ Indonesia dan Focal Powered by Naim Indonesia yang diwakili oleh Erlina dan Imelda menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai disiplin kreatif.
“Arsitek, Interior desainer, kontraktor, dan profesional audio harus berbagi ruang diskusi dan bekerja sama, menunjukkan bagaimana kerja tim lintas disiplin dapat menghasilkan Home Cinema room yang luar biasa,” Kata Erlina.
Integrasi audio-visual merujuk pada penggabungan suara dan gambar untuk membentuk narasi yang harmonis. Di era digital saat ini, keterhubungan antara desain visual dan elemen audio semakin penting. Menggunakan elemen audio yang tepat dapat memperkuat pesan visual dan sebaliknya, menciptakan pengalaman yang lebih lengkap dan menggugah emosi.
Pentingnya treatment runag untuk terciptanya Home Cinema berkulaitas, BenQ Indonesia bersama Focal Powered by Naim Indonesia gandeng Arsitek dalam penciptaan Home Cinema Room.(Ranahrumah.com/Erly)
Peran Arsitek dalam Treatment Ruang untuk Penciptaan Home Cinema Room
Dalam konteks desain ruang, arsitek memiliki peran penting dalam memastikan bahwa elemen audio-visual terintegrasi dengan baik.
“Ketika merancang sebuah ruang, penting untuk mempertimbangkan bagaimana suara berinteraksi dengan elemen visual. Dengan perencanaan yang tepat, kita dapat menciptakan atmosfer yang mendukung pengalaman audio-visual yang imersif, baik itu dalam ruang home cinema maupun ruang entertainment lainnya,” kata Ren Katili, selaku Principal of Studio ArsitektropiS.
Untuk menciptakan home cinema maupun ruang entertainment, Ren Katili menekankan perencanaan desain yang idealnya sudah dimulai sejak awal, sejak gambar perencanaan desain dimulai. Koordinasi sejak awal antara pemilik rumah dengan desainer termasuk juga terhadap vendor audio visualnya, sehingga penyambungan terhadap titik-titik lampu, audio visual, dll sudah dapat diketahui. Hal ini akan meminimalkan pembobokan. Pembobokan pada rumah yang sudah jadi demi instalasi audio visual tak hanya merepotkan semua yang berkontribusi pada pembangunan rumah dan penggunaan audio visual, tapi juga menambah pembiayaan,
“Perencanaan dari awal dari sejak pembuatan gambar, akan memberi gambaran layout yang jelas untuk menentukan posisi atau tempat home cinema room akan dihadirkan. Pertimbangan yang dilakukan adalah soal akses (siapa saja yang bakal menggunakan, hanya anggota keluarga saja atau juga tamu). Ini tentu akan memngaruhi keputusan untuk menentukan letak home cinema room. beberapa aspek lain pun perlu dipertimbangkan, seperti ukuran ruang yang menyangkut ketinggian plafon, pengondisian dinding dan lantai, pemilihan warna, serta perhitungan jarak menonton antara layar dengan sofa sebagai dudukan,” ujar Ren Katili.
“Treatment ruang mempengaruhi 70% keberhasilan sebuah home cinema,” tambah Imelda. Salah satu yang sangat penting dilakukan pada treatment ruang adalah dari pilihan material. Imelda pun merekomendasikan penggunakan material kayu dan fabric sebagai pilihan dan menghindari kaca ataupun batu.
BenQ Indonesia bersama Focal Powered by Naim Indonesia gandeng Arsitek dalam penciptaan Home Cinema Room. Hadirkan pula Golf Simolator di Indonesia Design Week 2024 yang berlangsung 10-20 Oktober 2024. (Ranahrumah.com/Erly)
Solusi Home Cinema Room yang Dihadirkan di Indonesia Design Week 2024
Peserta talkshow juga dapat merasakan secara langsung demonstrasi solusi AV dari BenQ dan Focal Powered by Naim melalui booth yang dihadirkan pada Indonesia Design Week 2024 pada tanggal 10 hingga 20 Oktober 2024 di Townhall Indonesia Design District PIK 2.
Selain elemen ruang, tata letak, pengendalian cahaya, audio, dan material, proyektor mengambil peranan sangat penting untuk mendukung integrasi teknologi yang dapat menciptakan the ultimate immersive home cinema room yang diimpikan para pengguna.
Proyektor Terbaik BenQ untuk Home Cinema Room
BenQ W5800 4K home cinema projector dengan berbagai fitur dan kemudahannya hadir untuk melengkapi susunan teknologi terbaik home cinema room yang dapat memberikan kemudahan bagi arsitek ataupun interior desainer dalam proses pembuatannya.
BenQ W5800 4K Home Cinema projector hadir dengan ruang warna super lebar CinematicColor 100% DCI-P3 dan 100% Rec.709 menghadirkan warna presisi untuk secara sempurna mempertahankan apa yang diimpikan sutradara. Proyektor 4K sejati ini mampu menghasilkan 8,3 juta pixel secara total. Mereproduksi gambar sesuai keinginan sang seniman. Ditambah dengan dynamic black technology yang membuat kontras gelap dan terang jadi lebih hidup.
BenQ W5800 memudahkan pengguna untuk terhubung ke semua jenis hiburan dengan port universal termasuk dual HDMI 2.0b (HDCP 2.2)*, dua USB Tipe A, SPDIF, dan eARC yang memungkinkan saluran 7.1 dan audio Dolby Atmos, mentransmisikan audio dengan resolusi asli penuh tanpa adanya perubahan ke sistem suara melalui satu kabel HDMI.
Zoom bermotor (Motorized zoom) optik 1,6x memungkinkan penyesuaian rasio proyeksi proyektor dengan mudah untuk penempatan layar yang fleksibel. Berbeda dengan zoom digital, zoom optik menjaga kualitas gambar tanpa kerusakan piksel dan latensi. BenQ W5800 menggunakan lens shift 2D (±50% vertikal dan ±21% horizontal) untuk menghasilkan gambar lurus sempurna tanpa kehilangan resolusi, memungkinkan opsi pemasangan dan penempatan yang jauh lebih fleksibel.
Sumber cahaya W5800 mampu memberikan masa pakai hingga 20.000 jam dalam mode daya Normal dan 25.000 jam masa pakai laser dalam mode ECO, sehingga menawarkan penggunaan bertahun-tahun kepada pengguna tanpa perlu khawatir mengganti bohlam. BenQ W5800 dilengkapi dengan sistem pendingin multi-saluran dengan kebisingan rendah, yang secara efektif dapat mengurangi kebisingan ruangan dengan senyap 27dB hingga 30dB.
Dari sudut pandang audio, integrasi audio-visual bukan hanya tentang menciptakan suara yang bagus, tetapi juga tentang bagaimana suara dan gambar bekerja sama untuk menciptakan pengalaman yang menyeluruh.
Audio terbaik dari Powered by Naim untuk Home Cinema Room
Produk audio kami dirancang untuk memberikan suara yang akurat dan imersif, sehingga audiens tidak hanya mendengarkan, tetapi juga merasakan cerita yang disampaikan. Kualitas suara yang tinggi dapat mengubah momen biasa menjadi pengalaman yang mendalam. Dalam kolaborasi dengan elemen visual, kami percaya bahwa suara yang baik akan membawa nuansa yang lebih kuat, menciptakan atmosfer yang dapat menyentuh emosi dan memikat penonton.
BenQ Indonesia dan MDI Audio
Kolaborasi antara BenQ Indonesia dan Focal Powered by Naim Indonesia terjalin dengan sangat baik. MDI Audio selaku representasi dari Focal Powered by Naim Indonesia menciptakan home cinema yang kualitasnya menyamai atau bahkan melampaui bioskop komersial.
MDI Audio juga membuka layanan konsultasi untuk penggemar audio/video dan pemasang khusus. Dengan berbagai pemasang bersertifikat untuk menguji kabel yang digunakan pada home cinema.
Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | 3 Cara memainkan pola material agar tak monoton.
Dalam mendesain, kadang kita terjebak melakukan hal-hal yang sama karena takut berbuat salah. Akhirnya tampilan yang monotonlah yang kita hasilkan. Padahal, seharusnya kita dapat menciptakan tampilan yang lebih menarik dengan melakukan beberapa perubahan.
Desain tidak ada yang salah, asal dilakukan dengan benar, dengan mempertimbangkan fungsi dan estetika.
Setiap material, setiap tempat, punya potensi untuk diolah. Ini artinya, kita bebas berkreasi saat dengan memainkan setiap elemen yang kita gunakan dalam mendesain.
Memainkan pola aplikasi adalah salah satu cara membuat perbedaan dalam desain agar muncul tampilan yang lebih baik dan tak membosankan. Bahkan, pada kondisi tertentu, permainan pola menjadi solusi terbaik untuk menyembunyikan sebuah kekurangan pada ruang.
Secara umum, sesuatu yang seragam, tanpa variasi akan menciptakan sesuatu yang monoton. Sebaliknya, dalam berkreasi pun kita perlu aturan, karena variasi tanpa aturan hanya akan menimbulkan kekacauan.
Karena setiap material memilki sifat, bentuk, ukuran, warna, dan tekstur yang unik, maka menjadi penting kita mempertimbangkan konsep kesatuan atau unity ketika mengombinasikannya. Perlu cermat untuk menemukan komposisi yang benar.
Menghadirkan objek atau elemen desain yang serupa secara berulang.
3 Faktor Pertimbangan dalam Memainkan Pola Material
Beberapa faktor berikut ini dapat dijadikan pola padu padan agar tercipta komposisi yang indah.
Pengulangan (Repetition)
Menghadirkan objek atau elemen desain yang serupa secara berulang. Ini adalah pola lain yang dapat kita coba. Pengulangan yang dapat kita lakukan bisa dalam beberapa hal yaitu: warna, bentuk, ukuran, dan jarak yang sama.
Tujuan dari pola pengulangan ini adalah membentuk persepsi tertentu pada sebuah ruang. Misalnya untuk menciptakan nuansa keteraturan, keterkaitan satu dengan lainnya.
Contoh kombinasi beberapa material lantai taman yang tidak punya komposisi struktur yang tegas. Pola vertikal dan horizontalnya tidak tegas.
Struktur
Setiap komposisi mempunyai struktur, yaitu bagaimana benda-benda dalam sebuah komposisi tersusun dan terangkai. Struktur ada 2 macam yaitu informal dan formal.
Dalam struktur informal, sebuah komposisi tidak memilki pola vertikal dan horizontal yang tegas. Dengan kata lain dia bersifat dinamis. Sedangkan struktur formal merupakan kebalikan dari struktur informal, yaitu memilki pola vertikal dan horizontal yang tegas.
Cara memainkan pola dengan mempertimbangkan kontras dapat dihadirkan dalam hal: bentuk, warna, ukuran, dan tekstur.
Kontras
Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), arti kata kontras disebutkan sebagai “memperlihatkan perbedaan yang nyata (di antaranya dalam hal warna, rupa, dan ukuran) apabila diperbandingkan”. Ini artinya harus ada 2 hal yang digabungkan untuk diperbandingkan, dan keduanya memilki perbedaan yang nyata. Sebuah objek dalam keadaan tunggal atau tidak digabungkan dengan benda lain, belum dapat dinialai kekontrasannya.
Ketika bicara material, kontras dapat hadir dalam hal: bentuk, warna, ukuran, dan tekstur. Pengontrasan biasa dilakukan untuk memberi penekanan pada objek agar menarik perhatian secara visual. Penekanan penting dilakukan pada desain agar setiap orang dapat memfokuskan perhatian pada objek tersebut.
Ranahrumah.com – Tips & TRIK | DIY mengubah tampilan lantai dengan cat dekoratif agar cantik dan tidak pasaran.
Setiap orang pasti memiliki impian mempunyai hunian yang nyaman, tempat kerja cozy yang memunculkan banyak ide, dan tempat nongkrong asyik yang instagramable. Salah satu cara mewujudkannya adalah dengan melakukan dekorasi ruangan.
Kamu dapat mulai melakukan dekorasi dengan bekerja sama dengan desain interior atau mencoba DIY ‘do-it-yourself” dari referensi di internet.
Untuk melakukan dekorasi, langkah awal yang perlu ditetapkan adalah memilih konsep yang akan diusung. Kemudian, kamu dapat mencari beberapa referensi konsep tersebut atau menghubungi pihak yang lebih ahli di bidangnya.
Setelah melakukan konsultasi, pilihan selanjutnya adalah memilih produk dasar yang berkualitas seperti cat tembok, lantai dan lainnya. Terakhir, baru memilih perabot yang akan digunakan untuk mengisi dan mempercantik ruangan.
Berbagai pilihan produk tersedia di pasaran, Propan—perusahaan cat asli Indonesia yang sudah berproduksi selama 45 tahun, turut serta memfasilitasi dengan menawarkan produk dekoratifnya. Tentunya, dengan pengalamannya di bidang cat selama puluhan tahun ini, kualitas dan perfoma produk yang ditawarkan tidak diragukan lagi.
Selain untuk lantai, cat dekoratif Decofloor dapat diaplikasikan di dinding, di meja ataupun pot bunga.
Propan memberi solusi untuk masalah ini berkolaborasi bersama TMAC menawarkan Decofloor. Pada produk ini, Propan memadukan polymer flooring dengan batu teraso yang membuat Decofloor tidak menyusut sehingga proses retak tak terjadi. Tak hanya di lantai, Decofloor juga bisa diaplikasikan di dinding bahkan meja atau pot bunga.
Ketebalan aplikasi minimal 1 mm dengan berbagai pilihan warna yang dapat dipesan khusus.
Lantai dengan motif dan warna tertentu – DIY mengubah tampilan lantai dengan cat dekoratif DeFlakes.
2. DeFlakes untuk Tampilan Lantai dengan Motif dan Warna Khusus
DeFlakes adalah pilihan kedua cat dekorasi lantai. Cat ini memadukan acrylic paper dengan polymer flooring, membentuk lantai dengan motif dan warna tertentu yang dapat di-custom.
DeFlakes adalah produk Propan yang berkolaborasi dengan Coldec khusus untuk cat lantai dekoratif.
Pengaplikasiaan ketebalan mulai dari 500 mikron sampai 1mm.
Lantai dengan tampilan marmer atau granit. – DIY mengubah tampilan lantai dengan cat dekoratif DeArtfloor.
3. DeArtfloor untuk Tampilan Lantai serupa Marmer atau Granit Tanpa Natt
Pola gradasi biasa hanya didapat dari lantai marmer atau lantai granit. Kelemahannya pun, lantai tersebut memiliki natt sehingga kurang higenis.
Propan memiliki produk unggulan untuk menjawab kebutuhan ini yaitu DeArtfloor. Cat dekoratif lantai ini memiliki pola yang serupa lantai marmer atau lantai granit tapi seamless (tanpa sambungan), ketahanan dan kekuatannya pun terjamin.
Sesuai dengan namanya, DeArtfloor merupakan produk art flooring dari kombinasi 2 atau lebih warna yang membentuk pola dan warna tertentu.
Dapat diaplikasikan mulai dari 500 mikron sampai1mm. Tersedia berbagai pola dan pilihan warna yang dapat di-custom.