Friday, April 3, 2026
Home Blog Page 81

Ngedak Lebih Praktis dengan Material Dak Metal, Diekspos Pun Indah

Ranahrumah.com – ARSITEKTUR | Ngedak lebih praktis dengan material dak metal atau floordeck, lebih cepat, mudah, dan fleksibel.

Banyak orang mengenal material dak metal atau floordeck ini “Bondek”, meski sebenarnya bondek adalah salah satu nama brand/merek dari material dak dari metal.

Dalam situs BNKP disebutkan, dalam proses konstruksi bangunan, floordeck menjadi salah satu material yang memegang peranan penting. Floordeck merupakan bahan bangunan pelapis dasar cetakan beton yang berupa pelat bergelombang.

Floordeck memiliki fungsi sebagai pengganti besi serta papan atau tripleks yang umumnya digunakan untuk pembuatan lantai cor saat membangun struktur bangunan bertingkat. 

Floordeck termasuk dalam kategori baja ringan dan biasanya digunakan dalam proses pembuatan atap. 

Floordeck terbuat dari galvanis atau aluminium yang membentuk lembaran dengan permukaan bergelombang. Saat digunakan, material dak metal ini menghadirkan kekuatan yang solid. 

Selain berperan sebagai alternatif untuk tripleks floordeck juga berfungsi sebagai tulangan positif pada struktur beton.

Baca Juga: Rancangan Desain Meningkat Rumah 21/80m² beserta Denah Ruang

Keunggulan Floordeck

Ukuran bondek dapat disesuaikan dengan dimensi panjang, lebar, dan ketebalannya. Berbagai toko bangunan menyediakan variasi ukuran panjang, mulai dari 3 hingga 6 meter, serta lebar seperti 60 cm, 70 cm, 80 cm, dan 100 cm.

Ukuran yang paling umum digunakan adalah lebar 100 cm, memberikan fleksibilitas dalam penggunaannya. Dengan demikian, floordeck menjadi elemen penting dalam konstruksi modern yang membawa manfaat efisien dan fungsionalitas yang tak terbantahkan.

Keuntungan lainnya adalah efisiensi penggunaannya, hal ini dapat meminimalisasi limbah material. Hal ini membuat bondek menjadi pilihan yang lebih diutamakan dibandingkan tripleks.

Pemakaian floordeck dapat menghemat volume beton hingga 25% karena tidak membutuhkan banyak penyangga, seperti bekisting kayu. Penggunaannya juga lebih praktis, sehingga dapat mempercepat proses pengecoran. 

Walaupun tidak membutuhkan banyak penyangga, namun dalam proses konstruksinya, masih perlu tiang penyangga supaya bondek tidak melendut saat beton masih basah. Umumnya tiang penyangga dapat dilepas setelah beton berumur 7 – 14 hari. 

Selain itu, saat dilepas tripleks umumnya menjadi limbah setelah digunakan, tetapi floordeck cenderung tidak dan strukturnya yang tidak perlu dilepas dapat menjadi unsur kekuatan coran. 

Penggunaan floordeck dalam proses konstruksi telah terbukti mampu menghasilkan bangunan yang memiliki kekokohan lebih tinggi. Dengan struktur bergelombang dan bahan yang kokoh, floordeck mampu memberikan dukungan yang kuat terhadap beban struktural.

Ini berarti bangunan yang menggunakan floordeck memiliki kemampuan yang lebih baik untuk menahan tekanan dan berbagai gaya eksternal. Dibandingkan dengan tripleks, beton yang menggunakan material floordeck cenderung tidak mudah keropos akibat kebocoran. 

Keunggulan lainnya adalah floordeck berperan sebagai tulangan positif, membantu meningkatkan daya tahan beton terhadap retak dan deformasi.

Terakhir, floordeck yang ramah lingkungan karena bisa didaur ulang mendukung konstruksi berkelanjutan. Dengan sekian banyak kelebihan ini, tidak mengherankan jika floordeck menjadi pilihan utama para profesional konstruksi.

Baca Juga: Void dan Skylight Solusi Rumah Sempit jadi Terasa Lapang

Kekurangan Floordeck 

Menggunakan bahan ini butuh ketilitan dan pengaturan yang tepat. Karenanya butuh tukang yang nmahir dan mengerti untuk memasangnya agar tidak banyak sisa bahan yang tidak digunakan dan akhirnya terbuang. 

Pemasangan floordeck wajib orang yang sudah berpengalaman atau aplikator untuk memastikan kualitas struktural dan keselamatan bangunan.

Harga floordeck sangat berpengaruh dengan harga baja. Cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan material lain seperti tripleks.

Sebelum pemasangan pun harus ditangani khusus agar  tidak terjadi kerusakan pada permukaannya sebelum pemasangan. 

Material ini juga sulit dipotong dan dibentuk, pemotongan harus dilakukan dengan alat khusus yakni angle grinder.

Lebih lanjut, floordeck bersifat konduktif, perlunya perhatian ekstra terhadap insulasi termal dan akustik dalam desain bangunan.

Floordeck juga tidak bisa dipasang pada satu titik tumpuan saja atau pada bagian beton yang tidak mempunyai balok tumpuan seperti kantilever.

Baca Juga: Mengenal “Beton Merah Putih” Ramah Lingkungan Berteknologi Carbon Injection

Eksplorasi Tampilan Floordeck

Ternyata tak hanya masalah proses penghematan di saat pengerjaan ngedak, tetapi setelah dak jadi pun, keuntungan lain bisa di dapat.

Setelah beton mengeras, di bawah dak metal dapat dipasang plafon untuk menutup struktur dak lantai. Umumnya, material plafon yang digunakan adalah gipsum, karena praktis pemasangannya dan basilnya pun mulus. Lembaran gipsum sebaiknya tidak dipasang langsung menempel pada dak metal, tetapi diberi jarak sekitar 3 mm. Ini untuk menghindari retak pada gipsum jika ada pergerakan struktur. 

Namun, seiring berkembangnya tren mengekspos material, orang banyak yang memilih untuk membiarkan dak metal begitu saja tanpa penutup. 

Dak metal yang terekspos juga memberikan kesan industrial yang kuat, sehingga cocok untuk desain interior bergaya industrial yang masih marak. Garis-garis dan gelombang pada dak metal dianggap memiliki estetika sendiri. Dengan tidak memasang plafon, berarti sudah menghemat pengeluaran juga.

Wujud dak metal yang asli mengilap dengan warna putih abu-abu seperti seng. Untuk tampilan yang berbeda, kamu dapat mengecat permukaan dak metal sesuai dengan tema warna yang kamu aplikasikan pada ruang. 

Kamu juga dapat berkreasi dengan mengombinasikan dak metal dengan material plafon lain. Pertama, material gipsum dipasang hanya pada tepi ruang, sementara bagian tengahnya tetap memperlihatkan dak metal yang tampak bergaris-garis. Bagian yang menjorok ini digunakan untuk tempat memasang lampu sehingga lampu tidak menonjol di plafon. 

Variasi berikutnya, gipsum dilubangi sehingga membentuk pola. Di lubang-lubang inilah dak metal terlihat, menampilkan garis dan tekstur yang menjadi daya tarik ruang. 

Berbagai eksplorasi ini menunjukkan bahwa floordeck dak metal tidak saja merupakan material yang praktis dipasang, tetapi juga indah dipandang.(RR)

Baca Juga: Merancang Carport dengan Atap Dak Beton, Populer Tak Lekang oleh Waktu

Baca Juga: Membangun Rumah 75 Hari Saja, Ini 9 Keuntungan Menggunakan Material Precast

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Ngedak Pakai Dak Metal Butuh Tukang Ahli, Cek Plus Minus Material Ini

Ranahrumah.com – ARSITEKTUR | Dak metal atau floordeck, atau yang banyak dikenal banyak orang sebagai bondek, merupakan salah satu material ngedak yang praktis, cepat, mudah, dan fleksibel.  

Disebutkan dalam situs Idealtata, metal deck atau dak metal merupakan pilihan lain untuk sistem perkuatan dak beton. Biasanya terbuat dari baja galvanis atau baja galvalume.

Sebagai material untuk meningkat rumah, dak metal atau floordeck juga berfungsi sebagai bekisting dan tulangan sehingga hal ini akan menghemat waktu dan biaya pengerjaan. Namun, pemasangan dak metal mesti dilakukan oleh tukang yang ahli agar tidak terjadi kesalahan pemasangan.

Pengin tahu tahapan pemasangan dak metal ini? Dari berbagi sumber, ranahrumah berikan tahapannya sebagai berikut. 

1. Membuat rangka struktur penopang dak metal, bisa menggunakan besi beton yang dicor ataupun tulangan baja konvensional. 

2. Memasang lembaran dak metal atau floordeck di atas rangka yang telah dibuat. Perhatikan posisinya, yaitu sisi yang terdapat tonjolan harus berada di bagian atas, karena tonjolan ini berguna mencegah beton bergeser setelah dicor. 

3. Memasang wiremesh atau anyaman tulangan baja di atas dak metal. Beri jarak 2-3 cm antara dak metal dan wiremesh agar wiremesh dapat terbungkus seluruhnya dengan beton. 

4. Melakukan pengecoran. 

5. Memasang pelapis lantai setelah beton kering sempurna. 

Baca Juga: Meningkat Rumah 36 M2 di Lahan 72M2 Biaya Rp150 Jutaan dengan Memadukan Atap Genting dan Beton

Plus Minus Dak Metal atau Floordeck

Nilai plus dari dak metal atau Floordeck

  • Material berupa lembaran, sudah siap dipasang pada posisinya. 
  • Tidak memerlukan bekisting, karena dak metal sudah berfungsi sebagai bekisting dan lantai kerja. 
  • Tidak memerlukan banyak perancah, cukup satu penopang untuk bentang 2 m. 
  • Mengurangi baja tulangan karena dak metal sudah berfungsi sebagai tulangan positif satu arah. 
  • Mengurangi volume adukan beton hingga 25% karena dak lantai cukup setebal 10 cm dan tonjolan pada permukaan dak metal mengurangi volume beton. 
  • Mampu menahan beban hingga 250 kg/m2.
  • Keamanan terhadap kebakaran pada konstruksi lantai komposit dapat memberikan ketahanan terhadap api sampai 2 jam. 

Adapun kekurangannya adalah:

  • Harus dilakukan oleh tukang yang ahli memasang dak metal. 
  • Kesalahan dalam menghitung ukuran dan ketebalan dak metal dapat melemahkan kekuatan lantai dak. 

Baca Juga: Peraturan Meningkat Rumah yang Harus Ditaati Biar Tak Kena Sanksi

Pemasangan Dak Metal atau Floordeck

Yang harus diperhatikan, dak metal memang merupakan material yang sangat praktis, namun bukan berarti material ini boleh dipasang sembarangan atau diperlakukan seenaknya.

  • Sebelum pemasangan, hitung secara teliti luas ruang, ukuran yang digunakan agar meminimalkan kesalahan yang berakibat pada lemahnya struktur dak lantai. 
  • Lembaran dak metal bukanlah rangka utama untuk menahan beban lantai. Perhitungkan dengan berlar beban lantai yang ada serta kekuatan struktur bangunan. 
  • Hindari beban berlebihan pada satu titik lokasi saat pengecoran, misalnya menumpuk material, tukang-tukang berkumpul, atau posisi penuang beton yang terlalu tinggi. 
  • Beri jarak overlap 2,5 cm untuk sambungan antar dak metal ke dalam balok beton jika pengecoran lantai dilakukan bersamaan. 
  • Sebelum digunakan, simpan pelat dak metal di tempat yang aman agar terhindari dari kerusakan seperti berlubang atau sobek. 
  • Jika terjadi lendutan saat pengecoran, leveling ulang dapat dilakukan. Namun, ini hanya bisa dilakukan saat beton belum mengeras. 
  • Ketika terjadi kerusakan atau masalah yang berisiko bahaya terjadi saat beton sudah mengering, pembongkaran dan pemasangan ulang harus dilakukan. 
  • Dak metal tidak perlu diberi antikarat lagi, karena sudah dilapisi galvanis yang dapat mencegah karat. (RR)

Baca Juga: 5 Model Tangga Minimalis Populer Tampil Ringan dan Elegan

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

4 Cara Memperindah Kamar Mandi

Ranahrumah.com – Tips & Trik | 4 Cara Memperindah Kamar Mandi.

Secara teknis, syarat yang harus dipenuhi dari sebuah kamar mandi adalah segi kebersihan, keamanan, dan kenyamanan. Namun, tak ada salahnya untuk menambah keindahan di dalamnya. Dengan memperindah kamar mandi, aktivitas membersihkan diri bisa lebih menyenangkan. Berikut cara gampang untuk menghias kamar madi.

1. Gantung Cermin Dekoratif

Saat ini cermin tidak hanya digunakan untuk bercermin saja. Cermin telah menjadi bagian dari dekorasi hunian. Mulai dari kamar tidur, ruang keluarga, foyer, sampai di kamar mandi. Bentuknya pun beragam dari kotak, lingkaran, persegi panjang, sampai oval. Serta cermin yang memiliki frame berbagai motif. Cermin berhias ini bisa dijadikan pilihan pertama dalam mendekor kamar mandi agar tampil menarik dan cantik. 

Baca Juga: Solusi Kekinian Mendekorasi Ruang Tanpa Ribet Hanya dengan Lampu Pintar 

Baca Juga: Memasang Hiasan Dinding Tanpa Paku atau Sekrup dengan Perekat Inovatif

2. Lapis dengan Keramik Dinding  dan Wallpaper

Agar tak lembap dan mudah dibersihkan, lapis dinding kamar mandi dengan keramik dinding. Utamakan memasangnya pada dinding-dinding di area basahnya, seperti area shower dan toilet. Agar aman, pasang keramik dinding setinggi minimal 1,5 meter dari lantai. Kalau ingin memasang hingga setinggi langit-langit pun sah-sah saja. 

Sementara untuk area kering dalam kamar mandi seperti area wastafel, bisa saja kamu tak melapisnya dengan keramik dinding. Cat atau wallpaper bisa dijadikan alternatif untuk melapis dindingnya. Namun, sebelum memasang wallpaper, sebaiknya pastikan pengudaraan di kamar mandi baik, agar wallpaper tidak mudah rusak.

3. Tambahkan Lis, Inserto, atau Stiker

Agar keramik dinding tak tampil polos, tambahkan lis untuk mempercantik tampilan dinding atau lantai lamar mandi. Pilih lis bermotif atau bertekstur untuk dipasang pada sekeliling dinding kamar mandi. Alternatif lainnya, menggunakan keramik inserto yang dipasang secara acak di antara susunan keramik dinding. Bisa sejajar atau tak beraturan. Bisa juga aksen yang berdesain lurus vertikal bersambung dengan keramik lantai. 

Bila keramik dinding yang kamu pilih untuk kamar mandi polos tanpa motif dan tekstur, cutting sticker dapat ditempelkan untuk membuatnya jadi memiliki motif atau tekstur. Stiker keramik ini juga sudah banyak tersedia di toko bahan bangunan dengan berbermacam motif dan warna, sama seperti keramik aksen. 

Pilihan keramik dinding maupun lantai pun makin beragam baik motif, warna, dan ukurannya. Untuk keramik dinding dan lantai kamar mandi, kamu bisa menggunakan keramik jenis 3D alias tiga dimensi atau timbul sehingga mempercantik dan “menghidupkan” kamar mandi. Dikutip dari kanal YouTube Pasaraya Makmur Sehati (10/9/21), beberapa jenis keramik 3D di antaranya jenis keramik agatha bunga 25×40 merupakan pilihan keramik dinding 3D yang cocok untuk konsep kamar mandi alami. Keramik ini cocok dipadukan dengan keramik diamond domino green 25×25 untuk lantai kamar mandi. Atau juga Kia luxury white 25×40 merupakan pilihan keramik dinding 3D yang sangat elegan untuk dinding kamar mandi. Keramik dinding warna putih ini menampilkan pola kotak-kotak yang timbul sehingga terasa menarik saat dilihat maupun disentuh. 

Tak ketinggalan, saat ini jenis-jenis cutting stiker juga sangat beragam baik bahan maupun motifnya. Sebut saja beberapa di antaranya yang tertera di situs belanja online yaitu stiker dengan bahan kertas vinyl, kertas carbon, stiker fosfor yang bersifat glow and the dark, stiker transparan, atau stiker sandblast untuk aplikasi di dinding kaca.
 Baca Juga: Wall Sticker, Cara Instan Mengubah Suasana Ruang

4. Permanis dengan Bunga atau Tanaman 

Bunga segar yang berbau harum bisa menambah cantik kamar mandi. Selain indah dipandang, wangi bunga bisa menghalau aroma tak sedap di kamar mandi. Alternatif selian bunga, kamu bisa menempatkan tanaman hias pun dalam kamar mandi. Pilihlah tanaman indoor yang tidak membutuhkan terlalu banyak sinar matahari. (RR)

Baca Juga: Uniknya Keramik Mozaik, Ampuh Menghidupkan Ruang

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Tips Anti Gagal Menanam Ala Hidroponik

Ranahrumah.com _ EKSTERIOR | Tips anti gagal menanam ala hidroponik.

Hidroponik adalah proses menanam tanpa tanah melalui sistem khusus, di mana tanaman disuplai nutrisi yang telah dicampur air.

Tanaman hidroponik biasanya 95% berhasil panen. Karena inilah banyak orang tertarik untuk melakukannya. Selain menjadi solusi terciptanya ruang hijau meski lahan di rumah kecil dan mendukung terciptakan swasembada pangan, menanam hidroponik yang diseriusin bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.

Banyak juga pelatihan-pelatihan diadakan termasuk dari Kementerian Tenaga Kerja yang lewat situsnya skillhub.kemnaker.go.id membuka pendaftaran pelatihan ini untuk tingkat pemula secara gratis.

Tak ketinggalan, perusahaan swasta elektonik rumah tangga, Sharp Indonesia, melalui CSR-nya membuka progam pelatihan pertanian modern Sharp Hydro Heroes bagi para pemuda, yang juga dalam pelatihannya menerapkan sistem penanaman hidroponik.

Komunitas Belajar Bareng Hidroponik pun banyak ada di daerah-daerah di Indonesia. Website Komunita.id memiliki daftar komunitas-komunitas itu yang bisa dikunjungi.

Menanam hiroponik memang menjanjikan keberhasilan 95%. Namun meski mudah dan menjamin keberhasilan yang tinggi, kamu tetap harus cermat melakukannya. Nah, faktor apa saja yang mendukung keberhasilan? Apa saja yang bisa memicu kegagalan dalam berkebun hidroponik?

Baca Juga: 5 Cara Menanam Ala Hidroponik di Rumah Mungil

Baca Juga: Praktis Berkebun di Dalam Rumah, Aman Hama dan Perubahan Cuaca

Hidroponik adalah proses menanam tanpa tanah melalui sistem khusus, di mana tanaman disuplai nutrisi yang telah dicampur air.

Vivi Ho, salah satu pengurus komunitas Belajar Bareng Hidroponik (BBH), membagikan ilmunya sebagai berikut.

Mulailah dari tanaman yang mudah tumbuh, seperti kangkung, bayam, atau pakcoy. Jangan menanam jenis yang kurang sesuai. Tanaman yang tidak membutuhkan banyak air, seperti adenium dan kaktus, tidak cocok ditanam hidroponik.

Selain itu, tanaman yang harus dipanen dalam waktu lama, misalnya durian dan kelapa, juga dinilai Vivi kurang efektif, karena mahal dan boros pupuk. Efektifnya, panen bisa dilakukan antara 1–3 bulan.

Perlakuan untuk penanaman di dataran tinggi dan rendah pun berbeda. Suhu tinggi membuat reaksi kimia tanaman sangat cepat, yang membuatnya cepat “haus”. Seperti manusia yang cepat haus di tempat panas. Sedangkan tanaman di dataran tinggi mengalami reaksi kimia lambat, sehingga nutrisi perlu dipadatkan. Pastikan tanaman cocok ditanam di iklim rumah, misalnya jangan nekat menanam brusselsprout, brokoli, atau stroberi di dataran rendah, karena kemungkinan gagalnya tinggi.

Selain beberapa faktor di atas, kegagalan juga bisa disebabkan oleh bibit yang kurang baik dan faktor lingkungan, seperti tikus, burung, atau kotoran yang terbawa angin. Untuk skala rumah tangga, Vivi menyarankan untuk tidak menggunakan pestisida.

Namun jika hama tanaman sangat mengganggu, dapat menggunakan pestisida alami. Selain itu, untuk membersihkan tanaman, cukup diangkat dan dicuci dengan sabun cuci piring. Praktis, kan? (RR)

Baca Juga: Hidroponik dan Manfaatnya, Cara Mudah Panen Sayur dan Buah dari Rumah Sendiri

Baca Juga: Program Sharp Hydro Heroes Siapkan Pemuda jadi Petani Milenial untuk Pertanian Modern

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

3 Pilihan Jenis Kayu untuk Menciptakan Kesan Rastik

Ranahrumah.com – INSPIRASI | 3 Pilihan jenis kayu untuk menciptakan kesan rastik

Kayu dengan ciri-ciri seperti apa yang mengisi ruangan-ruangan berkonsep rastik? Inilah beberapa ciri di antaranya. Serat-serat kayu terlihat apa adanya, tanpa lapisan cat berwarna solid yang menutupi setiap sisinya. Di beberapa sudut, tampak lubang bekas paku yang menjadi noda menghitam. Namun, noda-noda tersebut sengaja tak ditutupi. Sengaja diekspos. Tak seperti kayu-kayu lapis pada umumnya, yang dilapisi lagi oleh cat duco ataupun HPL

Tak sedikit orang menggandrungi gaya rastik ini. Itu karena kesan alami yang dihadirkan oleh material yang dipakai dalam gaya ini, ke dalam sebuah ruangan. Tak heran. Rastik, atau dalam bahasa Inggris disebut dengan rustic, berasal dari kata “rust”, yang berarti karat. 

Karakter khas dari konsep ruangan seperti ini, adalah pemakaian material yang ‘jujur” dan “mentah”. Biasanya, untuk mendapatkan harga murah, dan mengusung konsep ramah lingkungan, kayu-kayu yang dipakai adalah kayu bekas pakai. Namun, menurut sumber dari 2madison Design House, tak semua kayu sesuai untuk diterapkan dalam konsep rastik ini. 

Lantas, kayu-kayu apa sajakah yang bisa kamu gunakan untuk konsep desain rastik tersebut? Berikut adalah beberapa jenis pilihan kayu untuk menciptakan kesan rastik.

Baca Juga: DIY! Pasang Sendiri Panel Dinding, Hemat Tenaga dan Biaya

Kayu peti kemas menjadi salah satu jenis kayu yang populer digunakan untuk menciptakan kesan rastik.
  • Kayu Jati Belanda atau Kayu Pinus Bekas Peti Kemas

Menurut situs JEPARAHANDICRAFT , kayu jati belanda sebenarnya merupakan kayu Pinus yang sangat terkenal dan sangat banyak digunakan di berbagai belahan dunia karena memiliki serat atau corak tekstur kayu yang sangat bagus dan juga memiliki permukaan serat yang halus.

Kayu Pinus ini disebut Jati Belanda bukan karena kayu asal atau yang tumbuh di Belanda, melainkan karena sejarahnya di mana kayu ini terkenal karena digunakan sebagai kayu palet untuk pengiriman barang-barang dari luar negeri. Di Indonesia khususnya di daerah Sumatra sangat banyak tumbuh pohon pinus khususnya pinus Merkusi atau dikenal dengan Pinus Tusam.

Sebelum dibentuk menjadi peti kemas, material yang dipakai merupakan kayu berusia muda. Tak heran, warnanya cenderung terang, bahkan akan berwarna kekuningan, terutama bila telah dihaluskan. 

Kayu yang berasal dari Jerman, Jepang, Korea Selatan, dan Cina ini memang digandrungi karena coraknya yang eksotis dan menarik mata. Maka, bila kamu memilih pelapis, ada baiknya kamu memilih finishing transparan. 

Harganya pun relatif murah, bahkan jika dibandingkan dengan kayu lapis (plywood) sekalipun, mengingat kayu ini merupakan material bekas pakai. Biasanya, harga per papan—dengan beragam ukuran, tergantung dari ukuran peti kemas—adalah Rp10.000.  

Sayangnya, sifat muai susut yang tinggi menjadi kekurangan kayu peti kemas ini, terutama ketika diolah menjadi sebuah produk, salah satunya furnitur.  Daya tahannya pun cukup rentan, apalagi jika dibandingkan dengan kayu lapis.  Selain itu, karakter dasar kayu pinus memang tak tahan akan cuaca, dan akan mudah lapuk.

Tips pengaplikasiannya, gunakan kayu jenis ini sebagai furnitur dalam ruang. Sebisa mungkin, jangan sampai terkena paparan sinar matahari langsung, ataupun sering ditempa air dan minyak—seperti area dapur dan kamar mandi.

Baca Juga: Plus Minus Kayu Sintetis, Suede, dan Vinil sebagai Soft Furnishing

  • Kayu Bongkaran Kapal 

Mengingat fungsi asli sebuah kapal, yang harus berkenaan dengan air terus menerus, tak heran bila material pembentuknya terbuat dari kayu-kayu berkualitas, seperti jati, bangkirai, kamper, dan ulin. 

Alhasil, material bekas bongkaran kapal pun bisa dimanfaatkan lagi sebagai elemen interior dan eksterior hunian, mengingat karakternya yang tahan pada air dan perubahahi cuaca. Karakter materialnya pun unik, bertekstur kasar, dengan guratan-guratan alami di permukaannya. Namun, menurut Lukie, desainer dan pemilik bengkel kayu Metronome, kayu bongkaran kapal ini akan terlihat berkarakter dan sesuai konsep rastik, bila tidak mengalami proses penyerutan. 

“Dengan tekstur kasar, justru furnitur berbahan kayu bongkaran kapal akan terlihat lebih eksotis,’ ujar Lukie. 

Berbeda dengan kayu peti kemas yang bisa dibeli per papan, kayu bongkaran kapal tidak tersedia dalam jumlah satuan. “Biasanya, dijual dalam jumlah besar, yaitu per meter kubik, kira-kira terdiri dari 1.000 papan kayu. Harganya bisa mencapai Rp11.Juta,” tambah Lukie. 

Tips pengaplikasiannya, kayu ini bisa merijadi bahan dasar furnitur eksterior ataupun interior. Namun, ada baiknya, kamu menyemprotkan larutan antihama dan antirayap dulu, agar hama yang dapat berbahaya bagi manusia, tidak masuk ke dalam kayu. 

Baca Juga: 3 Material Pintu Non-Kayu Anti Rayap Harga Terjangkau

  • Kayu Bongkaran Rumah Lama

Material pembentuk rumah-rumah lama, seperti rumah joglo khas tanah Jawa, memiliki kualitas yang tak bisa diragukan lagi, baik itu material struktur konstruksi, dinding, hingga kusen, dan pintu. Jati tua, adalah contoh kayu yang sering dipkai untuk rumah-rumah lama ini. 

Berbeda dengan kayu-kayu olahan yang semakin rapuh dimakan usia, kayu bongkaran rumah lama ini cenderung keras, kuat dan tahan lama. Selain itu, serat kayu khas jati menjadi salah satu keunggulan material bekas pakai ini. 

Untuk mengolahnya menjadi furnitur atau produk baru, kayu tersebut harus diserut, dihaluskan, dan diampelas kembali, hingga kamu bisa mendapatkan kesan rastik, tanpa harus tampak tua. Biasanya, kayu bongkaran rumah joglo ini dibanderol dengan harga Rp15 juta per meter kubik—kira-kira berjumlah 1.000 papan. 

Harganya memang cenderung lebih murah, ketimbang membeli kayu jati yang baru, yang biasanya dijual dengan harga Rp80.000 per papan.

Tips pengaplikasiannya, serat nan eksotis memang menjadi keunggulan kayu jati. Namun, kayu jati bekas seringkali dihinggapi jamur di permukaannya, oleh karena itu perlu diserut hingga halus. (RR)

Baca Juga: 5 Pilihan Kayu untuk Pagar, Ini Kelebihan dan Kekurangannya!

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Jangan Asal Meletakkan Ventilasi! Ini Letak Jendela Paling Ideal untuk 4 Ruang Vital di Rumah

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Jangan asal meletakkan ventilasi! Ini letak jendela paling ideal untuk 4 ruang vital di rumah.

Kamar tidur, ruang keluarga, dapur, dan kamar mandi sebagai ruang vital dalam rumah yang perlu diberi ventilasi. Ini posisi yang tepat.

Meletakkan ventilasi (jalan masukkannya cahaya matari dan udara), perlu posisi yang tepat, mengingat panas yang ditimbulkan oleh radiasi matahari dapat merusak dan menimbulkan rasa tak nyaman.

Seberapa kuat dan banyak panas yang boleh masuk ke dalam ruang melalui ventilasi harus direncanakan dengan cermat.

Cahaya yang masuk ke dalam ruang dapat diatur sedemikian rupa dengan memerhatikan arah hadap/orientasi bangunan sehingga letak bukaan atau ventilasi yang tepat bisa ditentukan.

Baca Juga: Mengenal Jendela Nako: Desain Sederhana tapi Paling Optimal Mengalirkan Udara 

Baca Juga: 5 Pertimbangan Penting Saat Membeli Air Purifier & Teknologi Tambahannya

Ruang keluarga, ruang makan, dan ruang tamu di mana tingkat aktivitasnya tinggi. Ruang ini perlu cahaya hangat dengan letak jendela/ bukaan yang sesuai di utara atau selatan.

Ventilasi harus dapat menyaring gelombang cahaya yang masuk ke ruang sehingga memberi penerangan yang cukup tetapi tidak menimbulkan suhu berlebihan.

Sebagai penerang alami, sifat penerangan yang diberikan oleh matahari adalah penyinaran merata dan terus menerus. Oleh karena itu dalam aplikasinya sering dilakukan pengendalian terhadapnya sehingga arah cahaya yang masuk ke ruangan melalui ventilasi bisa diatur.

Baca Juga: 3 Inspirasi Dapur dengan Meja Bar untuk Menjamu Tamu

Baca Juga: Mengenal Teknologi Engsel untuk Laci dan Lemari Dapur

Dapur dan ruang kerja butuh cahaya yang adem agar panas yang masuk tidak menaikkan suhu ruang, letak jendela/bukaan yang baik utara dan selatan.

Dalam pengaplikasian ventilasi, tinggi peletakan dan letak jendela perlu diperhatikan agar sudut cahaya matahari yang tajam di pagi atau sore hari tidak mengganggu.

Baca Juga: Tampil Minimalis, Window Shutter Berbahan Solid Sintetis Ini Meredam Panas & Tak Menyimpan Debu

Baca Juga: Mengenal Gaya Arsitektur Masjid Istiqlal dan Arti Namanya

Ruang tidur, jenis cahaya yang sesuai adalah cahaya pagi (matahari pagi) dengan letak jendela/ bukaan di bagian tenggara sampai timur laut.

Inilah jenis cahaya yang sesuai untuk tiap ruang dan jangan asal meletakkan ventilasi! Ini letak jendela paling ideal untuk 4 ruang vital di rumah.

  • Ruang tidur, jenis cahaya yang sesuai adalah cahaya pagi (matahari pagi) dengan letak jendela/ bukaan di bagian tenggara sampai timur laut
  • Kamar mandi, gudang, jenis cahaya dari matahari sore (paling tinggi tingkat radiasinya) agar tak lembap dan jamur dapat terbunuh, letak jendela/ bukaan di bagian barat atau timur.
  • Ruang keluarga, ruang makan, dan ruang tamu di mana tingkat aktivitasnya tinggi. Ruang ini perlu cahaya hangat dengan letak jendela/ bukaan yang sesuai di utara atau selatan. Dirilis dari windownesia, dengan menempatkan jendela pada bagian utara atau selatan membantu menjamin pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang baik. Ini karena sinar matahari datang dari arah utara atau selatan, bukan dari arah timur atau barat seperti pada siang hari.Dengan penempatan lokasi jendela yang tepat seperti menghadap ke Selatan, maka dapat mengurangi sinar matahari yang masuk ke dalam rumah. Kemudian sirkulasi udara atau angin bisa bertiup dari timur atau barat laut masuk ke dalam rumah.
  • Dapur dan ruang kerja butuh cahaya yang adem agar panas yang masuk tidak menaikkan suhu ruang, letak jendela/bukaan yang baik utara dan selatan. (RR)

Baca Juga: 6 Kunci Ciptakan Pengudaraan Optimal agar Rumah Bebas Pengap

Baca Juga: Seni Memadukan Elemen Air dan Api di Dapur menurut Feng Shui

berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Tampil Minimalis, Window Shutter Berbahan Solid Sintetis Ini Meredam Panas & Tak Menyimpan Debu

Ranahrumah.com – INTERIOR | Tampil minimalis, window shutter berbahan solid sintetis ini meredam panas & tak menyimpan debu

Berbagai cara dapat dilakukan untuk meredam panas yang terperangkap di dalam rumah. Mulai dari penggunaan cat antipanas sampai aluminium foil yang disematkan di bawah rangka atap rumah. 

Bila suhu panas masih tak mampu diredam, coba cek jendela rumah kamu. Bisa jadi, panasnya berasal dari sinar matahari yang menerobos ke dalam rumah. Sinar matahari itu membuat suhu ruangan menjadi panas. Untuk meredamnya bisa disiasati dengan menggunakan gorden, blind, atau tirai berbahan kain atau kayu.

Di pasaran, bahan window shutter atau penutup jendela tadi banyak jenis. Untuk memilihnya pun gampang-gampang susah. Apalagi, bila kamu menginginkan jendela bisa berfungsi secara maksimal; yakni punya bidang transparan sebagai jalan sinar matahari dan bukaan lebar untuk aliran udara.

Bila jenis seluruh penutup jendela tadi belum mampu menangkal panas, coba alternatif material yang satu ini. Berbahan dasar solid sintetis, Luxart— salah satu merek window shutter—mampu menyerap dan memantulkan panas tanpa mentransfer ke dalam rumah.Sinar matahari tidak bisa menembus bahan itu dan tahan serangan rayap.

Baca Juga: Mengenal Jendela Nako: Desain Sederhana tapi Paling Optimal Mengalirkan Udara 

Baca Juga: Mengenal Teknologi Engsel untuk Laci dan Lemari Dapur

Beberapa keunggulan Window Shutter Luxart adalah sebagai berikut.

  • Kuat, Bebas Racun

Meski berbahan solid sintesis, Luxart terlihat dan terasa seperti kayu. Tidak akan retak, bengkok, atau terbelah, berbeda dengan bahan kayu yang mudah retak atau patah. Kayu juga dianggap sebagai produk yang tidak ramah lingkungan karena diproduksi dengan cara menebang pohon.

Komponen dan aksesoris Luxart menggunakan bahan-bahan bebas racun dan aman untuk anak-anak. Selain itu, material Luxart juga dicat dengan cat yang bebas dari formaldehyde dan tidak beracun. Bahan-bahan tersebut telah digunakan di Amerika Serikat dan Eropa selama lebih dari 25 tahun dan disetujui sebagai bahan aman untuk anak-anak.

Baca Juga: Menciptakan Suhu Nyaman di Rumah Tropis & Siasat Merespons Iklim

Baca Juga: Mengenal AUTOMATIC BLIND: Lima Keunggulannya Dibanding Blind Konvensional

Mengenal “Beton Merah Putih” Ramah Lingkungan Berteknologi Carbon Injection

Ranahrumah.com–ARSITEKTUR | Mengenal “Beton Merah Putih” Ramah Lingkungan Berteknologi Carbon Injection.

Menempatkan sustainability sebagai komitmen utama, Semen Merah Putih selalu berinovasi untuk menekan jejak karbon dalam setiap praktik operasionalnya. Beton Merah Putih, sebagai produk downstream Semen Merah Putih, mengambil langkah strategis dengan menjadi yang pertama di Indonesia mengadopsi teknologi carbon injection untuk menghasilkan beton ramah lingkungan, yang lebih rendah karbon.

Technical & RnD – Beton Merah Putih, Syarif Hidayat mengatakan “Teknologi carbon injection merupakan terobosan baru dalam industri beton, dengan penyuntikan CO₂ ke beton segar yang sedang diproduksi, untuk mengurangi jejak karbon secara keseluruhan tanpa mengorbankan kualitas dan kinerja beton yang dihasilkan.” Secara teknis, setelah disuntikkan, CO₂ akan termineralisasi menjadi mineral kalsium karbonat (CaCO3) yang berukuran nano, dan tertanam secara permanen di dalam beton.

Dengan pendekatan ini, kuat tekan beton secara umum akan meningkat, sehingga memungkinkan pengurangan kandungan semen dalam beton tanpa mengorbankan kekuatan struktural. Pada akhirnya, Beton Merah Putih mampu menawarkan produk beton yang andal dan berkualitas tinggi dengan jejak karbon yang lebih rendah. “Melalui implementasi teknologi ini, Beton Merah Putih tidak hanya berhasil mengurangi emisi karbon, tetapi juga secara permanen ‘menanam’ karbon ke dalam beton,” ujar Syarif.

Bermitra dengan CarbonCureTM Technology

Dalam implementasi teknologi carbon injection ini, Beton Merah Putih memutuskan bermitra dengan CarbonCuresebuah perusahaan teknologi multinasional yang telah bekerjasama dengan ratusan perusahaan di dunia untuk melakukan decarbonization dalam produksi semen dan beton. “Kolaborasi kami dengan CarbonCureTM adalah sebuah kerjasama strategis jangka panjang, sebagai bentuk implementasi  visi bisnis dan dedikasi Beton Merah Putih dalam menghadirkan layanan bahan material konstruksi berkualitas tinggi sekaligus menghadirkan solusi beton yang lebih ramah lingkungan,” jelas Akhmad Syamsuddin, Operasional Director – Beton Merah Putih (PT Motive Mulia, anak perusahaan PT Cemindo Gemilang Tbk).

CarbonCureTM Technology ini sebenarnya sudah mulai diadopsi sejak bulan Februari 2024 di batching plant Beton Merah Putih Tegal Danas. Selama satu tahun, batching plant ini sudah menjadi supplier beton rendah karbon untuk proyek konstruksi premium yang mengedepankan konstruksi berkelanjutan, seperti proyek dengan klien PT Sinar Mitbana Mas.

Memulai tahun 2025, Beton Merah Putih menambah 2 batching plant yang mengadopsi teknologi CarbonCureTM, yaitu di area Cempaka Putih dan Cisauk, “Goalnya adalah setiap batching plant atau pre-cast plant Beton Merah Putih akan menggunakan CarbonCureTM, karena kami melihat bahwa konstruksi berkelanjutan bukan lagi sebuah kewajiban tetapi kebutuhan bersama. Sebuah kesadaran semua stakeholder industri konstruksi untuk pembangunan berkelanjutandan masa depan industri konstruksi yang lebih baik” kata Akhmad.

Mengenal “Beton Merah Putih” ramah lingkungan berteknologi Carbon Injection. Pengurangan emisinya, rata-rata 12 Kg emisi karbon dari setiap meter kubik beton yang diproduksi. (Foto: Dok. Semen Merah Putih)

Bukti Komitmen Keberlanjutan Beton Merah Putih

Di sisi lain Syarif menjelaskan bahwa dengan adopsi CarbonCureTM, Beton Merah Putih telah mengurangi rata-rata 12 Kg emisi karbon dari setiap meter kubik beton yang diproduksi. “Sehingga sebagai contoh batching plant Tegal Danas, yang telah memproduksi 31.298 meter kubik beton dengan teknologi CarbonCureTM, sudah berkontribusi mengurangi emisi karbon yang setara 240 ton CO2. Pengurangan karbon tersebut setara CO2 yang diserap oleh lebih dari 110 hektar hutan selama satu tahun,” ujar Syarif.

Hal ini menjadi bukti komitmen Semen Merah Putih dan Beton Merah Putih untuk terus ikut  berusaha mentransformasi industri konstruksi menjadi industri yang berkelanjutan dengan membangun gerakan bersama semua kalangan usaha untuk sadar akan tanggung jawab lingkungan.

“Lewat inovasi ini, perusahaan berusaha mengukuhkan peran sebagai pelopor dalam menciptakan material bangunan yang memiliki nilai tambah tinggi, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan. Kemitraan dalam teknologi CarbonCureTM ini menjadi implementasi visi kami dalam menghadirkan produk-produk berkualitas tinggi yang mendukung masa depan negeri yang lebih hijau dan handal,” tutup Akhmad. (RR)

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom