Friday, July 3, 2026
Home Blog Page 110

Iwan Sunito: Kiat Sukses Investasi Properti, Bukan Sekadar Intuisi

Ranahrumah.com – PROPERTI | Iwan Sunito: Kiat sukses investasi properti, bukan sekadar intuisi.

Investasi properti bukan kegiatan yang mengandalkan intuisi semata, namun lebih kepada melakukan akuisisi lahan secara strategis, mampu meramal masa depan dengan mengetahui pola pembangunan perkotaan, memprediksi pergerakan manusia, perencanaan kota, dan rezonasi.

Hal inilah yang menjadi salah satu kunci sukses Iwan Sunito, CEO dan Founder ONE Global Capital, perusahaan investasi yang berbasis di Sydney, Australia.

Iwan mengungkapkan, investasi properti yang dilakukannya di Five Dock—kawasan pinggiran Kota Sydney—bersama beberapa koleganya membuahkan hasil.

“Jika 20 tahun lalu, saat kami mengakuisisi lahan di Five Dock, harganya masih AUD15 juta, saat ini berdasarkan valuasi terbaru, nilai lahan di Five Dock melonjak menjadi AUD110 juta,” ucap Iwan Sunito.

Menurutnya, rezonasi atau rencana pembangunan berdensitas tinggi oleh pemerintah negara bagian New South Wales di Five Dock turut berperan dalam lonjakan harga yang terjadi di kawasan ini.

“Kita harus memahami, bahwa nilai properti naik-turun. Oleh sebab itu, sangat penting untuk melakukan investasi properti dengan rasio utang rendah yang sangat konservatif, karena investasi dengan rasio utang tinggi, cenderung menjebak Anda ke dalam kesalahan,” katanya.

Hal lain yang patut diingat, menurut Iwan, adalah bahwa properti memiliki siklus dan kita tidak dapat memprediksi siklus tersebut.

“Untuk itu, ada tiga hal yang selalu kami lakukan, yaitu: membeli dengan baik, menambah nilai jual, dan menjualnya dengan baik,” tuturnya. “Anda tidak menghasilkan uang dengan menjual, namun Anda menghasilkan uang dengan membeli. Jadi, Anda harus pastikan bahwa Anda membeli dengan sangat baik.”

Baca Juga: Iwan Sunito Jadi Pemilik Tunggal SKYE SUITES dan ONE GLOBAL CONFERENCE CENTRE di Green Square

Baca Juga: Debut One Global Capital Miliki Lisensi Wholesales Pasca Iwan Sunito Selesaikan Akuisisi The Grand Eastlakes

Pasca Iwan Sunito selesaikan akuisisi The Grand Eastlakes jadi momentum debut One Global Capital Fund Management Paltform di mana berhasil mendapatkan lisensi wholesales sehingga One Global Capital diizinkan menawarkan produk investasi kepada sekelompok investor terpilih yang dianggap memilik visi dan misi perusahaan. (Foto: One Global Capital)

One Global Capital Fund

Setelah kesuksesan penawaran perdana saham One Global Retail, Iwan Sunito menjelaskan rencana ke depannya melalui One Global Capital Fund Management Paltform yang baru saja diluncurkan.

One Global Capital berhasil mendapatkan lisensi wholesales pada Kuartal IV 2024, yang mengizinkan One Global Capital untuk menawarkan produk investasi kepada sekelompok investor terpilih yang dianggap memilik visi dan misi yang sama.

“Kami berencana untuk meluncurkan penawaran berikutnya di pasar dalam beberapa pekan ke depan dengan harga yang menarik,” ungkap Iwan.

Kendati demikian, tukasnya, perlu diingat bahwa setiap investasi memiliki risiko. Setiap investasi memiliki pasang surut, tetapi dia ingin memastikan bahwa pihaknya menjaga agar para investor tetap aman.

“Itulah sebabnya saya membawa mantan CEO Land Lease menjadi anggota dewan direksi. Saya ingin memastikan bahwa tata kelola perusahaan ditetapkan di perusahaan. Saya ingin memastikan sistem pemeriksaan dan keseimbangan yang tepat, transparansi, dan yang terpenting, perlindungan atas para investor sebagai prioritas utama kami,” paparnya.

Iwan Sunito pun mengaku dirinya cukup beruntung, karena selama 25 tahun terakhir tidak pernah kehilangan uang dalam investasi yang dilakukannya.

Bahkan, dia pun memiliki rencana untuk mengakuisisi beberapa aset Crown Group lain. Pasalnya, Iwan mengetahui dengan baik produk tersebut beserta nilainya, sehingga dia tahu harga yang harus dibayar.

“Saya sangat mengenal Sydney, dan saya menargetkan One Global Capital Fund Management Paltform akan menjadi yang terbesar di Sydney dalam beberapa tahun mendatang,” tutur Iwan Sunito.

Baca Juga: ONE GLOBAL CAPITAL Akuisisi The Grand Shopping Center di Eastlakes North dari CROWN GROUP, Iwan Sunito Siapkan Nama Baru

Saatnya Investor Indonesia Menjadi Pemain Global

Di samping itu, Iwan Sunito juga optimistis melihat potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bahkan, pria kelahiran Surabaya ini memiliki keyakinan, Indonesia dapat menjadi yang terdepan dalam investasi global.

Selain itu, populasi penduduk Indonesia yang lebih dari 275 juta jiwa, menjadi nilai tambah yang dimiliki negara ini.

“Namun, yang perlu dilihat bukanlah besaran jumlah penduduk, namun besaran modal dan sumber daya, kapasitas pendanaan, serta pertumbuhan di masa depan,” ujar Iwan Sunito.

Menukil data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), total penduduk Indonesia hingga semester I 2024 mencapai 282.477.584 jiwa.

Baca Juga: Dapat Suntikan Dana 3,3 Triliun, One Global Capital Bangun Proyek Hunian Mixed-Use Perdananya

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom. (RR)

Penyelesaian Pembangunan Proyek Perluasan Jalan Tol Terpanjang di Tiongkok

Ranahrumah.com – ARSITEKTUR [Tiongkok] | Penyelesaian pembangunan proyek perluasan jalan Tol terpanjang di Tiongkok.

Dunia mengakui, pembangunan berbagai infrastruktur di China selama beberapa tahun terakhir begitu masif. Tak mengherankan jika China sebagai negara adikuasa disegani oleh negara-negara di dunia, utamanya Amerika Serikat. Di bidang pembangunan infrastruktur transportasi, baik dalam pembangunan jalan raya maupun jembatan mengalami peningkatan yang mengagumkan.

Proyek perluasan jalan tol Lianyungang–Khorgos seksi Hami hingga Turfan Tuyugou (G30), jalan raya terpanjang di Tiongkok, telah memasuki tahap pengerasan jalan aspal dan diperkirakan akan dibuka untuk lalu lintas tahun depan. 

Jalan Tol Lianyungang–Khorgos (G30) mencakup total panjang 4.258,19 kilometer, dimulai dari Lianyungang di Provinsi Jiangsu di timur hingga pelabuhan Khorgos di provinsi Xinjiang di barat. 

Pada bulan April tahun ini, proyek perluasan ruas Hami ke Turfan Tuyugou dimulai sepenuhnya, dengan total panjang 537.246 kilometer, memperluas empat lajur saat ini menjadi delapan lajur. Setelah proyek selesai, kapasitas lalu lintas akan berlipat ganda, yang sangat penting dalam mendorong pembangunan ekonomi dan sosial berkualitas tinggi di Xinjiang dan pertumbuhan investasi regional yang stabil.

Baca Juga: Pameran Furniture China 2024 Capai Pertumbuhan Pengunjung Luar Negeri hingga 11,9%

Baca Juga: Apa itu Konsep Micro Living pada Hunian yang Jadi Tren Rumah Milenial?

Sejak dimulainya proyek, Perusahaan Pemasok Listrik Turfan Jaringan Negara berupaya keras untuk memastikan kelancaran pelaksanaan proyek rekonstruksi dan perluasan jalan tol G30. 

Telah menyelesaikan permohonan pemasangan 16 trafo dengan kapasitas transformasi daya 14.890 kVA; selain itu, pihaknya telah memandu departemen proyek konstruksi untuk menyelesaikan perencanaan tenaga listrik untuk produksi dan penggunaan rumah tangga. 

Pada saat yang sama, perusahaan telah membangun kelompok kerja perlindungan kerusakan eksternal saluran transmisi listrik G30 untuk secara aktif berkoordinasi dengan departemen proyek konstruksi. Melalui upaya kelompok ini, 1.032 inspeksi jalur telah dilakukan secara rutin, 395 benda asing di koridor telah dihilangkan dan 121 jenis bahaya keselamatan telah diatasi.  

Pada langkah selanjutnya, Perusahaan Pemasok Listrik Turfan Jaringan Negara akan terus meningkatkan kualitas dan efisiensi layanan pasokan listriknya, dan secara aktif terlibat dalam pembangunan proyek-proyek utama, memberikan dukungan listrik yang dapat diandalkan untuk mendorong pengembangan ekonomi lokal dan ekonomi lokal yang terkoordinasi. pembangunan kawasan inti Sabuk Ekonomi Jalur Sutra.    

Sumber: Perusahaan Pemasok Listrik Turfan Jaringan Negara

Baca Juga: Pameran Suvenir & Peralatan Rumah Terbesar di Asia Digelar di Shenzhen, Pasok Kebutuhan Gen Z

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom. (RR)

 

Apa Itu Kondotel? Ini 4 Keuntungan Jika Memilikinya

0

Ranahrumah.com – PROPERTI | Apa itu Kondotel? Ini 4 keuntungan jika memilikinya.

Kondominium hotel atau kerap disingkat kondotel banyak dilirik orang sebagai salah satu instrumen investasi, karena keuntungannya yang menggiurkan.

Bagaimana cara  menghitung keuntungan kondotel?

Secara sederhana, kondotel dapat diartikan seperti kondominium atau apartemen yang diolah dan disewakan seperti hotel. Layaknya apartemen atau kondominium, kondotel memiliki beberapa unit hunian. Tergantung tipe yang ditawarkan, tiap unit biasanya dilengkapi  dapur, ruang duduk atau kamar.

Selain itu, disediakan juga berbagai fasilitas hotel berbintang, seperti kolam renang, spa, restoran, meeting rooms, dan lain-lain. 

Oleh pengembang, tiap unit ini kemudian dijual kepada investor. Selanjutnya, unit-unit tersebut dikelola oleh operator hotel, yang memasarkan dan menyewakan secara harian kepada tamu-tamu yang akan menginap di kondotel.

Baca Juga: Penataan Apartemen 50 M2 Berkonsep Green dengan Warna Earth Tone & Natural Ventilation di The Belton

Baca Juga: 5 Tips Menata Apartemen Mungil agar Tetap Manis dan Nyaman

Layaknya apartemen atau kondominium, kondotel memiliki beberapa unit hunian. Tergantung tipe yang ditawarkan, tiap unit biasanya dilengkapi  dapur, ruang duduk atau kamar.

Keuntungan Kondotel

Ada 4 keuntungan yang didapat investor dari investasi kondotel

1. Memperoleh hasil operasional.

Setelah membeli unit, investor akan mendapatkan jaminan pengembalian hasil sebesar 10% dari harga bersih kondotel untuk dua tahun pertama. Sedangkan untuk tahun ketiga dan selanjutnya, hingga kerjasama berakhir, imbal hasil tergantung operasional kondotel yang besarnya berkisar 30%-35% per tahun dari pendapatan total kondotel per tahun. Atau, 12%-14% per tahun dari harga beli awal unit.

2. Menginap gratis.

Investor dapat menginap dan merasakan kenyamanan fasilitas kondotel tanpa harus membayar. Lama menginap gratis diberikan  dalam bentuk poin, yaitu 24 – 30 poin dalam 1 tahun. Menginap selama hari kerja (weekdays) akan mengurang  1 poin per hari, 2 poin untuk weekend, dan 3 poin untuk hari libur. Ini artinya investor bisa menginap gratis selama 10 – 30 hari per tahun.

Baca Juga: TV Hotel LG UQ dan LG Pro Centric Tawarkan Kemudahan dan Efisiensi Biaya bagi Pelaku Bisnis Perhotelan

Baca Juga: Tips Memilih Hunian di Era Modern untuk Kehidupan Lebih Produktif

3. Harga unit yang semakin meningkat.

Salah satu yang menarik dari investasi properti adalah harganya yang akan terus meningkat mengikuti kenaikan tingkat inflasi. Begitu juga dengan membeli kondotel, harga unit yang dibeli dapat terus meningkat sehingga akan menghasilkan keuntungan tersendiri di masa mendatang. Peningkatan harga dapat mencapai 20% per tahun. Selain itu, kepemilikan terhadap kondotel dapat dijadikan agunan kepada bank jika investor memerlukan pinjaman uang.

Baca Juga: Elevee Promenade, Proyek Terbaru Alam Sutra Berhasil Bekukan 200M di Tengah Krisis Pandemi

4. Bebas biaya service charge.

Berbeda dengan investasi apartemen di mana pemilik tetap akan dibebani biaya service charge jika dihuni ataupun tidak, para investor kondotel tidak perlu repot memikirkan hal ini. Karena, biaya service charge bagi investor kondotel gratis.  Bahkan beberapa operator hotel juga membebaskan pemilik kondotel dari biaya pajak bangunan.

Harga unit kondotel memang lebih mahal dibanding apartemen biasa, sebab selain harga unit, pembeli juga harus membayar biaya furnitur yang mengisi interior kondotel.

Baca Juga: 5 Tempat Kost Eksklusif Dekat Perkantoran di Jakarta Selatan, Cek Yuk Lokasi dan Harga Sewanya!

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom. (RR)

Mengenal Jenis Tanaman Air dan Manfaatnya Menurut Feng Shui

Ranahrumah.com – EKSTERIOR | Mengenal jenis tanaman air dan manfaatnya menurut Feng Shui.

Tanaman ibarat nyawa sebuah taman. Kehadirannya memberi bentuk dan warna sehingga taman terlihat lebih hidup. Selain mempercantik, tanaman terbukti mampu meningkatkan kualitas lingkungan, karena dapat menjaga iklim mikro taman.

Dari sekian banyak jenis tanaman, tanaman air cukup banyak dihadirkan sebagai pelengkap sebuah taman. Untuk daerah tropis, kehadiran tanaman air dalam sebuah taman dapat meredam panas, memberi kesan sejuk, dan menenangkan pikiran. Secara visual, hadirnya tanaman air juga punya peran estetis, baik di dalam maupun di luar rumah.

Daya tarik sebuah taman akan semakin bertambah jika anek ragam tanaman air dikomposisikan secara seimbang dan harmonis. Tanaman yang habitatnya air ini menuntut lingkungan tumbuh yang memiliki kelembapan tinggi. Dia hadir dapat sebagai penyemarak taman yang sudah ada maupun sebagai penghias kolam. Dapat diatur sederhana sebagai sebuah taman air atau bahkan hanya sekadar ditempatkan dalam tempayan atau gentong yang diisi air.

Tanaman air bisa juga ditempatkan lebih bervariasi seperti di kolam pancuran, kolam air tenang, kolam rendam yang menyerupai rawa-rawa di alam, atau air terjun dinding. Aplikasinya pun sangat fleksibel, bisa untuk area yang luas ataupun area terbatas.

Untuk menciptakan kesan alami, tanaman air bisa pula dimanfaatkan sebagai tanaman pagar. Keindahan tanaman air bisa didapatkan dari kecantikan bunganya, ataupun keistimewaan bentuk daunnya.

Baca Juga: 5 Langkah Membuat Kolam Ikan Sederhana di Halaman Rumah

Baca Juga: Membuat Taman Dalam Ruang dan Merawat, Rekomendasi Tanaman Indoor

Ragam Jenis Tanaman Air

Berdasarkan media tumbuhnya, tanaman hias air dibagi menjadi 3 kelompok. Yang pertama adalah tanaman air marginal (emergent). Ciri khas jenis ini, akarnya tertanam pada lumpur di dalam air, sedang batang dan daunnya tumbuh di atas permukaan air. Jenis ini biasa diletakkan di tepian kolam yang dangkal. Contoh tanaman air jenis ini adalah: Cyperus papyrus, Equisetum sp., melati air, dan pisang air.

Melati Air adalah jenis tanaman air marginal (emergent). Ciri khas jenis ini, akarnya tertanam pada lumpur di dalam air, sedang batang dan daunnya tumbuh di atas permukaan air.

Kedua, tanaman air semi terendam (submerged). Hampir semua bagian tanaman terendam dalam air. Umumnya tanaman ini menghasilkan oksigen dan sangat baik untuk kolam ikan hias. Contoh jenis ini adalah: Nelumbo sp. (lotus), waterlily.

Ketiga, tanaman air mengapung (floaters). Pertumbuhan akar dari tanaman air jenis ini tidak memerlukan tanah tapi tumbuh bebas pada air kolam. Kelompok tanaman ini disebut juga sebagai groundcover kolam. Contohnya adalah eceng gondok dan apu-apu.

Baca Juga: Membuat Kolam Ikan Koi Bebas Masalah dan Anti Bocor

Baca Juga: 2 Jenis Tanaman Hias Terbaik untuk Self-Healing Versi Anjasmara

Media Tanam Tanaman Air

Media tanam memegang peran penting bagi pertumbuhan tanaman secara baik. Media harus dipilih sesuai dengan syarat tumbuh tanaman. Tanaman air dapat ditanam menggunakan media dantanpa media. Berikut adalah cara yang dianjurkan untuk memilih media tanam bagi tanaman air.

• Lumpur sawah

Lumpur sawah sebaiknya diambil dari bagian tengah sawah. Lumpur yang terdapat di pinggir sawah umumnya tercemar oleh hama. Pilihlah lumpur yang liat dan tidak terlalu gembur. Saat paling tepat mengambilnya adalah di saat kemarau.

• Tanah liat

Gunakan tanah liat yang berwarna kecokelatan dan sebaiknya diambil dari kolam yang digunakan untuk budidaya ikan. Jemurlah lebih dulu untuk membebaskannya dari gulma. Jika perlu, tambahkan furagan agar organisme jahatnya mati.

Jika ingin memerlukan pupuk, dapat menggunakan humus. Pilih yang berbobot ringan. Namun ingat, karena ringan, humus dapat mengambang di permukaan air sehingga menyebabkan media terkesan kotor.

Baca Juga: Peluang Bisnis dan Ekspor Tanaman Hias Indonesia: Sansevieria & Aglaonema

Baca juga: Menanam Kaktus agar Tak Mati

Apu-apu adalah tanaman air mengapung (floaters). Pertumbuhan akar dari tanaman air jenis ini tidak memerlukan tanah tapi tumbuh bebas pada air kolam. Kelompok tanaman ini disebut juga sebagai groundcover kolam.

Tanaman Air di Mata Feng Shui

Kehadiran air sebagai habitat tanaman air, menurut Mas Dian, MRE, pakar Feng Shui, dapat menangkap energi Chi yang baik dan membantu mengalirkannya.

Memang yang terbaik adalah air mengalir. Namun, jika atas alasan tertentu hanya bisa dihadirkan air yang tak mengalir, ini pun tetap memberi manfaat.

Ada 5 hal dalam pandangan Feng Shui yang memberi manfaat untuk tanaman air. Pertama, sinar. Pemantulan sinar matahari pada permukaan air akan menghasilkan cahaya dan cahaya ini akan dipantulkan ke area gelap di sekitar kolam air. Kedua, suara. Suara cipratan air akan menciptakan suasana yang menenangkan. Ketiga, warna. Aneka warna yang hadir dari ragam tanaman air dan elemen taman lainnya memberi kesan tertentu pada taman. Keempat, kehidupan. Hadirnya kehidupan dalam kolam dapat memberi manfaat. Kehadiran ikan dapat mendatangkan kemakmuran. Kelima, air tak bergerak. Air yang diam akan memberi kesan menenangkan sehingga sangat cocok digunakan pada tempat yang terlalu aktif.

Baca Juga: 6 Cara Menjaga Keseimbangan Yin dan Yang pada Taman

Baca Juga: Mengenal Tanaman Epifit sebagai Solusi Lahan Sempit

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom. (RR)

Meski Lebih Santai, Atmosfer Ruang Kerja di Rumah Harus Bisa Membangun Mood, Ini Caranya!

Ranahrumah.com – INTERIOR | Meski lebih santai, atmosfer ruang kerja di rumah harus bisa membangun mood, Ini caranya!

Hal yang paling berbeda antara ruang kerja di kantor dan ruang kerja di rumah adalah kesan dan suasana. Ruang kerja di rumah umumnya lebih santai. Namun, meski santai atmosfer positif perlu dibentuk untuk membangun mood. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan.

Pilihan Warna

Salah satu tujuan yang ingin diwujudkan pada ruang kerja di rumah adalah suasana yang berbeda dengan suasana kantor. Di kantor, ruang kerja biasanya terkesan monoton. Salah satu penyebabnya adalah karena penggunaan satu atau dua warna saja. Selain pilihan warnanya yang netral, juga penggunaannya yang meliputi semua bagian ruang. Hal yang sangat mudah menimbulkan perasaan bosan.

Pemilihan warna untuk ruang kerja di rumah bisa sangat bervariasi. Tak ada batas berapa warna, semua tergantung pada selera penggunanya. Untuk membawa atmosfer positif dan menunjang mood, sebagian orang mengaplikasikan warna-warna cerah. Namun, beberapa orang, sesuai dengan karakter pribadinya, justru lebih nyaman menggunakan warna kalem untuk menunjang mood kerjanya. Dengan warna-warna kalem ini, sebagian orang bisa memperoleh ketenangan untuk bisa berkonsentrasi kerja. Ini pun sah-sah saja dilakukan.

Baca Juga: Menata Home Office agar Bekerja di Rumah tetap Produktif

Baca Juga: Jadi Nyawa bagi Ruangan, Inilah 5 Langkah Merencanakan Pencahayaan

Pengudaraan

Posisi paling tepat untuk ruang kerja di rumah adalah yang berdekatan dengan jendela sehingga cahaya yang masuk memadai. Tapi kalaupun tidak berdekatan dengan jendela, bisa ditambahkan lampu meja atau standing lamp. Pastikan cahaya di area kerja memadai untuk kenyamanan bekerja.

Jika jauh dari jendela, pasanglah exhaust fan dan letakkan pada plafon dan dinding yang jauh dari jendela. Exhaust fan akan mengisap udara dingin dari luar dan tetap menjaga udara di dalam ruangan tetap dingin dan sejuk. Hal ini juga menghemat penggunaan listrik karena bisa saja kita tak perlu lagi menggunakan AC.

Baca Juga: 3 Model Taman dalam Wadah Penghias Ruang Utama di Rumah

Baca Juga: Menanam Kaktus agar Tak Mati

Meski lebih santai, atmosfer ruang kerja di rumah harus bisa membangun mood. Salah satu caranya adalah dengan menghadirkan indoor planting.

Indoor Planting

Suasana segar dibutuhkan untuk memompa semangat kerja. Memberi nuansa kehidupan yang segar dan alami dapat dilakukan dengan menaruh tanaman di dalam ruang (indoor planting). Jenis tanaman yang cocok digunakan untuk ini adalah tanaman dengan ketinggian sedang, minim perawatan, dan membutuhkan sedikit air. Letakkan tanaman pada tempat yang tepat.

Baca Juga: Tips Menata Rumah dengan Penyimpanan Terorganisasi, Jangan Jadi Penimbun!

Baca Juga: Koleksi Perabot Kantor Terbaru IKEA Fungsional dan Bergaya!

Cluster Perdana di Summarecon Tangerang, Desainnya Mewah & Hadirkan Attic dengan View ke Danau

Ranahrumah.com – INSPIRASI | Cluster perdana di Summarecon Tangerang, desainnya mewah dan hadirkan Attic dengan view ke danau.

PT Summarecon Agung Tbk meluncurkan township terbarunya, Summarecon Tangerang, yang menjadi kawasan hunian terpadu ke-9 yang dikembangkan. 

Sebelumnya pengembang dengan pengalaman 49 tahun mengembangkan kawasan hunian yang nyaman sesuai dengan kebutuhan karakteristik setiap daerah, ini telah mengembangkan Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon Bandung, Summarecon Emerald Karawang, Summarecon Mutiara Makassar, Summarecon Bogor, dan Summarecon Crown Gading.

Pada tahap awal ada 2 buah cluster yang bakal dirils perdana pada 30 Nov nanti, yaitu cluster Havena Lakes dan Cluster Briza Lakes

Summarecon telah membangun showunit untuk kedua cluster tersebut untuk memudahkan calon konsumennya merasakan pengalaman meruang di setiap cluster, yang didesain dengan sangat cermat mengoptimalkan lahan dan merespons alam.

Optimalisasi lahan menghasilkan ruang-ruang yang memenuhi kebutuhan penghuninya dan berfokus pada memberikan kenyamanan lebih bagi setiap keluarga. Ruang-ruang komunal tersedia untuk menikmati kebersamaan bersama keluarga. 

Baca Juga: Hunian dengan Pemandangan Greenery 6 Danau dan Arsitektur Unik di Summarecon Tangerang, Township Terbaru Summarecon

Baca Juga: Setia pada Sustainability, Summarecon Luncurkan Township Teranyar Summarecon Tangerang

Havena Lakes di Summarecon Tangerang, Rumah untuk Keluarga Mapan

Salah satu kamar anak di cluster Havena Lakes Summarecon Tangerang, memiliki bukaan transparan dari kaca untuk bisa menikmati pemandangan luar dari dalam kamar. (Ranahrumah.com/Erly)
Desain manis untuk kamar anak di Havena Lakes Summarecon Tangerang Menghadirkan desain kompak memanfaatkan lahan dan menumbuhkan kreativitas anak. Juga terdapat jendela untuk mendapatkan cahaya dan pemandangan luar. (Raanahrumah.com/Erly)

Baca Juga: Mengenal Walk In Closet, Ruang Penyimpanan Khusus di Rumah

Walk-in closet di ruang utama, kebutuhan ruang bagi keluarga mapan di Havena Lakes Summarecon Tangerang. (Ranahrumah.com/Erly)

Havena Lakes merupakan cluster kelas menengah atas yang diperuntukkan bagi keluarga mapan. Rumah-rumah di Havena Lakes berorientasi ke danau yang luas, bahkan sebagian unit Havena Lakes dengan jumlah yang sangat terbatas menghadap langsung ke danau. 

Baca juga: Sama-Sama Memanfaatkan Loteng Rumah, Ini Beda Ruang Attic dan Loft Space

Baca Juga: Tips Memanfaatkan Attic untuk Kamar agar Tak Panas

Ruang santai di lantai attic yang berhadapan langsung dengan danau. Menikmati rumah bersama keluarga di ruang ini didukung suasana sejuk dan segar dari lingkungan yang asri. (Ranahrumah.com/Erly)

Dengan desain arsitektur yang mencerminkan kemapanan penghuninya. Desain ruang dalam rumah di Havena Lakes dengan high ceiling untuk aliran udara optimal, serta memiliki pilihan dengan lantai attic untuk menikmati pemandangan yang bebas dan indah.

Baca Juga: Memilih Perangkat Pengondisi Udara yang Tepat untuk Rumah Tropis yang Lebih Sehat

Desain arsitektur merspons alam menghadirkan void yang memanfaatkan ceiling yang tinggi. Void menjadi pendukung terjadinya pengudaraan yang lancar sehingga rumah akan tetap sejuk. (Ranahrumah.com/Erly)

Havena Lakes dilengkapi clubhouse dan swimming pool, dengan desain yang kental nuansa resor, seakan setiap hari terasa suasana liburan. Havena Lakes memiliki tipe 8×15 dan tipe 10×15 dengan harga mulai Rp2 miliaran. Dan unit yang menghadap langsung ke danau dengan jumlah yang sangat terbatas terdiri dari tipe 10×18 dan tipe 12×18 dengan harga mulai Rp4,7 miliaran. 

Baca Juga: Pengguna Real Estat Komersial di Asia Pasifik Inginkan Bangunan Bersertifikasi Hijau

Ruang keluarga di lantai atas di Cluster Havena Lakes Summarecon Tangerang. Ruang ini dapat menjadi ruang berkumpul keluarga yang semi privat. Di kesempatan khusus dapat digunakan sebagai ruang menjamu tamu keluarga, ruang ini langsung terhubung dengan lantai attic,(Ranahrumah.com/Erly)
Kamar mandi didesain mewah dengan finishing berkelas di Cluster Havena Lakes Summarecon Tangerang. (Ranahrumah.com/Erly)

Cluster Briza Lakes di Summarecon Tangerang, Rumah untuk Keluarga Muda Dinamis

Lantai attic di Briza Lakes didesain sebagai ruang baca dan bersantai. Memliki view ke danau, inspirasi desain interior dengan dekorasi pop art menciptakan kehangatan. (Ranahrumah.com/Erly)

Jika Havena Lakes diperuntukkan bagi keluarga mapan, maka Briza Lakes hadir memenuhi kebutuhan hunian bagi keluarga muda yang dinamis.

Semua rumah di Briza Lakes berorientasi ke danau, dengan beberapa unit rumah khusus yang memiliki view langsung ke danau. Desain arsitektur rumah di Briza Lakes mengikuti trend arsitektur saat ini, dengan ruang-ruang dalam yang compact, efisien namun tetap nyaman dan pas untuk penghuninya. Juga dilengkapi dengan pilihan lantai attic sebagai skydeck sebagai ruang bersantai. Club house di Briza Lakes tampil dengan ala beach club yang seru dan nyaman.

Baca Juga: Apa itu Konsep Micro Living pada Hunian yang Jadi Tren Rumah Milenial?

Lantai dasar didesain open space menghadirkan area makan, dapur bersih, dan ruang keluarga di cluster Biza Lakes Summarecon tangerang. (Ranahrumah.com/Erly)
Desain kreatif untuk kamar anak dengan bentuk-bentuk elemen yang dinamis di cluster Briza Summarecon Tangerang. (Ranahrumah.com/Erly)

Briza Lakes memiliki tipe 5×12 dan tipe 7×12 dengan harga mulai dari Rp940 jutaan, serta unit spesial tipe 7×16 yang memiliki view langsung ke danau, dengan jumlah unit yang sangat terbatas, dengan harga mulai Rp2,5 miliaran. 

Baca Juga: Menguak Keajaiban Lampu WiZ, Fitur Pintar dan Jenis Produknya

Baca Juga: 6 Tolok Ukur Menilai Bangunan Hijau menurut GBCI

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom. (RR)

Apresiasi dari KLHK Terkait Pengelolaan Sampah untuk Perusahaan Swasta

0

Ranahrumah.com – TREN | Apresiasi dari KLHK terkait pengelolaan sampah untuk perusahaan swasta.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan apresiasi kepada IKEA atas pelaksanaan peta jalan pengurangan sampah pada tahun 2024. Penghargaan ini diberikan kepada IKEA KBP oleh  Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc., (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia) pada Senin 7 Oktober 2024 di Jakarta.

Apresiasi KLHK atas pelaksanaan peta jalan pengurangan sampah menekankan pentingnya tanggung jawab perusahaan dalam pelestarian lingkungan. Penghargaan ini diberikan kepada pelaku usaha yang telah berkomitmen dalam menjalankan waste reduction roadmap. Secara nasional,  terdapat 20 perusahaan yang telah diberikan penghargaan ini: 18 usaha dari industri FMCG dan dua usaha dari industri retail, salah satunya adalah IKEA Kota Baru Parahyangan (KBP).

“Keberlanjutan merupakan inti dari bisnis kami, dan penghargaan apresiasi ini menegaskan kembali komitmen kami untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang sekaligus menjaga planet kita,” ungkap Yogi Hanafi, Customer Relations, Business Navigation & Operations Manager IKEA KBP.

Baca Juga: Kurangi Jejak Karbon, IKEA Sediakan Tempat Parkir BRT

Baca Juga: 3 Cara Menyimpan Makanan di Kulkas agar Tak Rusak dalam Waktu Lama

Menerapkan Zona Daur Ulang

IKEA KBP merupakan salah satu toko IKEA di Indonesia yang sudah menerapkan zona daur ulang. Zona daur ulang sendiri merupakan hasil kolaborasi IKEA KBP dengan Duitin sebagai salah satu start-up yang berpartisipasi pada program IKEA Social Entrepreneur.

Di IKEA KBP, pengunjung bisa menyetorkan beberapa kategori sampah (plastik, karton, kaleng, kaca dan minyak jelantah) yang sudah terpilah dan mendapatkan poin reward yang nantinya dapat ditukar dan digunakan untuk membeli produk digital seperti token listrik, pulsa telepon, paket data, ataupun bisa juga ditunaikan melalui financial partner.  

Penghargaan apresiasi ini menyoroti strategi pengelolaan sampah limbah inovatif IKEA Kota Baru Parahyangan, yang mencakup program daur ulang dan inisiatif pengurangan limbah yang bertujuan untuk mempromosikan praktik bisnis yang berkelanjutan.

“Penghargaan ini mencerminkan dedikasi IKEA terhadap keberlanjutan lingkungan. Dengan adanya upaya ini, IKEA KBP bertujuan untuk mendorong ekonomi sirkular dan menginspirasi pelanggan serta pengusaha lokal untuk mengadopsi praktik ramah lingkungan,” kata Ririn Basuki, Communication & PR Manager IKEA Indonesia .

Baca Juga: Sharp Gelar Workshop Daur Ulang Limbah Plastik di SMAN 12 Bandung

Baca Juga: 10 Pesan Sadar Lingkungan di “LG Sustainable Village” IFA 2023

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom (RR)

Apa itu Konsep Micro Living pada Hunian yang Jadi Tren Rumah Milenial?

Ranahrumah.com – ARSITEKTUR | Apa itu konsep micro living pada hunian yang jadi tren rumah milenial?

Jika mengamati hunian pada saat ini, akan banyak kita temukan hunian-hunian berukuran kecil berupa town house, apartemen, kondominium, rusun, rusunawa, rumah kontrakan, ataupun tempat kost.

Revina Pinky Susanti, arsitek pemilik konsultan desain Arsitekinterior.com mengungkapkan keterbatasan lahan dan ruang, serta harga lahan yang tinggi menjadi penyebab utama munculnya hunian-hunian kecil atau rumah mungil ini. Jika di Indonesia baru sekarang muncul, sebenarnya konsep ini sudah menjadi tren di dunia terutama di daerah barat seperti Amerika dan Australia. Di Asia seperti Jepang dan Hongkong pun konsep ini makin booming. “Ini merupakan fenomena dunia. semua menghadapi. Hampir di setiap kota besar di negara manapun, lahan semakin terbatas, dan harga semakin tinggi. Makanya konsep ini biasanya berkembang di kota besar dulu. Seperti di Jepang, New York, berkembang duluan krn desakan atau tuntutan kebutuhan, jadi sangat mungkin di Jakarta cepat atau lambat akan masuk,” ujar arsitek jebolan Universitas Trisakti, Jakarta ini.

Baca Juga: 12 Inspirasi Rumah Unik Kurang dari 100 M2 di Dunia (1)

Baca Juga: 10 Kiat Merenovasi Rumah Mungil

Micro living tak sekadar kecil dan ruang yang terbatas, jadi tren rumah milenial. (Foto: Pexels)

Micro Living Tak Sekadar Kecil dan Ruang yang Terbatas

Meski salah satu unsur pertama dalam konsep hunian micro living adalah luas yang terbatas, namun batasannya sendiri ternyata tidak merupakan hal yang pasti. Hendy Suhardi, Project Manager & IB. Ivalint Rouzen Ink Interior Design Studio berpendapat belum ada batasan pasti yang diterapkan, Mendesain dengan multifungsi dan mendesain dengan layout yang nyaman dalam space yang kecil, itu akan menjadi salah satu batasan yangg pasti diterapkan dalam micro living. “Micro Living itu sendiri bagaimana seseorang bisa nyaman secara minimun. Tidak ada ketentuan patokan angkanya berapa. Menurut saya, selalu berpikirnya, antara pemilik rumah dengan dimensi arsitekturnya,” Rahmat Indrani, SPOA.

Micro living menurut Vina adalah konsep hunian yang sangat menarik, yang dibuat dengan desain yang smart. Konsep ini menurutnya juga tak terikat dengan luas, meski secara teori luasnya antara 20-40m2.

“Tak sekadar kecil sehingga hanya dapat mengakomodasi fungsi ruang yang terbatas. Hunian berkonsep micro living dirancang secara kreatif sehingga ruangannya lengkap,” tambahnya. Ruang yang lengkap ini pun diikuti dengan kreativitas penciptaan penyimpanan. Intinya menurut Vina, kreativitas serta inovasi desain yang luar biasa dikerahkan untuk mewujudkan keseluruhan fungsi dalam keterbatasan ruang yang ada.

 “Kecilnya ukuran memang salah satu yang terkandung dalam hunian berkonsep micro living, namun tidak semua hunian yang kecil bisa disebut micro living. Rumah kecil berkonsep micro living beda dengan RSSS, atau rumah sangat sederhana,” ujarnya.

“RSSS karena dia luasannya kecil, ya sudah adanya segitu, sedapatnya saja ruang-ruang tersedia di sana. Namun, di micro living, mungkin ukurannya sama kecil dengan RSSS, tapi di dalamnya itu fungsinya lengkap,” tambahnya.

Baca Juga: Solusi Membangun Rumah untuk Milenial sesuai Budget yang Dimiliki

Baca Juga: Coworking Space untuk Milenial, Dukung Usaha Start-Up Cepat Maju