Monday, March 23, 2026
Home Blog Page 162

Tips Memanfaatkan Attic untuk Kamar agar Tak Panas

Ranahrumah.com – INTERIOR | Memanfaatkan attic atau loteng rumah menjadi salah satu solusi menambah ruang di rumah.

Banyak rumah yang dibangun pada zaman dulu masih memiliki loteng atas yang tidak terpakai. Kalaupun dimanfaatkan, paling untuk gudang. Namun, sejalan perkembangan zaman, ruang lebih pada attic ini bisa dijadikan ruang yang bisa mewadahi berbagai fungsi.

Ruang lebih pada loteng ini biasa disebut sebagai Loft Space. Di zaman yang semakin maju, loft space pun menjadi semakin modern dan bisa dimanfaatkan untuk menambah ruang sebagai kamar tidur untuk anak, ruang santai, ruang keluarga, atau ruang lainnya.

Baca Juga: Membuat Taman Kering “Rock Garden” untuk Rumah Mungil

Berkembang di Amerika sebagi Solusi Keterbatasan Lahan

Loft Space, dari asal katanya, loft adalah area bangunan loteng yang cenderung tidak digunakan, tetapi berpotensi diubah untuk menciptkan ruang tambahan bagi rumah yang memiliki keterbatasan lahan.

Rumah yang memiliki loft biasaya memiliki langit-langit yang tinggi, bisa mencapai 6—8 m.

Mengutip keterangan Jeffrey CL., Project Manager PT PAI, arsitek senior dari Amerika, M. Arief Wibowo yang juga arsitek PT PAI menyebutkan, loft ini mulai dikenal pada tahun 1980-an, ketika para eksekutif yang bekerja membutuhkan tempat tinggal sehingga mereka banyak membeli gudang pabrik tua yang memiliki langit-langit tinggi untuk dijadikan tempat tinggal. Ruangan yang diciptakan tidak hanya berupa kamar tidur, tapi bisa juga berupa ruang-ruang lainnya seperti ruang tamu atau dapur.

Baca Juga: Tips Sukses Renovasi Rumah, A to Z Perencanaan & Rekomendasi Pendanaan

Biasanya loft ini ditempati oleh mereka yang belum mempunyai anak, karena ruangnya sendiri berukuran kecil dengan layout sederhana, sesuai dengan gaya hidup kaum urban. Dari segi desain pun menyerupai ruang terbuka dan tidak terlalu banyak memiliki potongan ruang.

Arief mengatakan bahwa di Indonesia, istilah loft space belum terlalu dikenal luas. Kebanyakan konsep ini diambil dalam desain sebuah apartemen yang juga disebut duplex apartment atau kantor-kantor modern yang banyak dibuat dari bangunan bekas pabrik. Biasanya harga untuk sebuah duplex apartment jauh lebih tinggi.

Saat ini di Indonesia, sudah ada beberapa hunian, khususnya apartemen yang memiliki konsep loft space ini. Untuk membuat loft, dibutuhkan langit-langit yang tinggi. Umumnya ruang ini digunakan untuk kamar tidur, ruang kerja, atau ruang santai. Konsep ruang yang dibuat tergantung dari kebutuhan penghuninya.

Baca Juga: Masalah Atap Bocor Tak Kelar-Kelar? Jangan Salah Pilih Pelapis!

Selain struktur yang harus kokoh, mengatur suhu dan sirkulasi udara di ruang bawah atap/loteng/attic sangat penting agar ruang tambahan yang dihasilkan jadi nyaman.

Tips agar Kamar di Attic Tidak Panas

Di Indonesia, memanfaatkan attic atau ruang loteng kurang populer. Alasannya, dengan iklim tropis dan intenisitas panas matahari yang tinggi, ruang bawah atap terasa panas. Tapi, dengan semakin terbatasnya lahan rumah, memanfaatkan ruang bawah atap bisa menjadi solusi menambah kebutuhan ruang.

Inilah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memanfaatkan attic sebagai kamar agar tak panas.

  1. Struktur kokoh dan sirkulasi udara

Selain struktur yang harus kokoh, mengatur suhu dan sirkulasi udara di ruang bawah atap/loteng/attic sangat penting agar ruang tambahan yang dihasilkan jadi nyaman. Untuk meningkatkan kenyamanan ruang bawah atap (attic), sirkulasi udara melalui bukaan harus diperhatikan. Hawa panas yang terjebak di bawah atap harus dikeluarkan melalui jendela atau lubang udara. Idealnya, perbandingan ideal ukuran bukaan untuk attic dengan luasan loteng minimal 30%.

2. Ventilasi silang dan penempatannya

Penempatan bukaan atau ventilasi pun tak boleh asal. Dengan sistem ventilasi silang, bukaan untuk menangkap atau memasukkan angin posisinya harus lebih rendah dari bukaan untuk mengeluarkan udara panas. Letaknya harus berhadapan. Dengan begitu perputaran udara silang terjadi dan ruangan terasa lebih sejuk. Jika sistem bukaan dirasa kurang, bisa ditambahkan turbin sebagai pengisap udara panas di dalam raung attic.

Baca Juga: Manfaatkan Cahaya Alami agar Hemat Listrik & Rumah tetap Adem

Peletakan ventilasi pada ruang di attic tidak boleh asal, bukaan untuk menangkap atau memasukkan angin posisinya harus lebih rendah dari bukaan untuk mengeluarkan udara panas.

3. Pilihan jenis penutup atap

Pemilihan jenis penutup atap juga akan memengaruhi kenyamanan ruang loteng saat ingin memanfaatkan attic. Tiap jenis atap mempunyai tingkat daya hantar panas matahari yang berbeda-beda.

Genteng keramik berglazur contohnya. Dengan material yang mengalami pembakaran hingga 1.200 derajat C, panas lebih sulit untuk merambat. Genteng beton pun serupa karena terbuat dari adonan semen. Beda cerita dengan atap jenis metal. Atap berbahan metal lebih mudah menghantarkan panas. Tak heran, dalam pemasangannya, pemasangan atap metal selalu diikuti dengan pemasangan alumunium foilsebagai insulator panas.

Baca Juga: Secondary Skin untuk Rumah, Kulit Kedua yang Bikin Estetik dan Hemat Listrik

4. Perlunya insulator panas 

Penggunaan material peredam panas atau insulator panas pada atap bisa menambah kenyamanan ruang loteng saat ditinggali. Lembaran aluminium foil merupakan produk insultor panas yang mudah dijumpai. Harganya terjangkau dan mudah didapat. Kualitas peredaman sendiri bergantung pada tebal aluminium foil yang dipasang. Semakin tebal lembaran aluminium foilmaka lebih bagus dalam meredam panas.

Dapat juga menggunakan jenis insulator serat selulosa dari daur ulang kertas koran bekas. Material ini dipasang dengan dua cara. Ditempel layaknya lembaran plafon atau disemprotkan di balik atap saat dalam keadaan menjadi bubur kertas. Tingkat penurunan suhu pun bisa mencapai 2ºC hingga 8ºC dalam kondisi matahari yang terik.

Insulator berbahan serbuk keramik yang dipadukan dengan nano technology juga bisa dipilih. Serbuk yang disemprot di atas permukaan atap rumah mampu memantulkan sinar matahari dan UV sampai 96%.

Tapi patut dicatat, lapisan insulasi panas tak bisa efektif jika suhu luar atap kurang dari 30ºC. Insulasi hanya berfungsi untuk menghalau panas dari luar, bukan mendinginkan ruang secara otomatis.

Baca Juga: Memilih Perangkat Pengondisi Udara yang Tepat untuk Rumah Tropis yang Lebih Sehat

Baca Juga: Void dan Skylight Solusi Rumah Sempit jadi Terasa Lapang

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Signify Gandeng Lighting Designer Percantik Waterfront Marina Labuan Bajo

Ranahrumah.com – TREN | Signify percantik Waterfront Marina Labuan Bajo. Melalui event Pioneers of Light, Signify mentransformasi tiga monumen ikonis dengan tata pencahayaan yang cantik nan dinamis. Lima belas lighting designer terkemuka di Indonesia dilibatkan Signify dalam proyek ini.

Hadirnya tata lampu yang menampilkan warna baru di kawasan tersebut tidak hanya menambah daya tarik namun juga sebagai cara memaksimalkan potensi dari pencahayaan inovatif yang jadi passion para lighting designer.

Di antaran 15 lighting designer terkemuka Indonesia yang terlibat ada Paul Gunawan yang sukses menata pencahayaan mal-mal ikonis di Indonesia, dan Agust Danang Ismoyo selaku sosok di balik penataan cahaya menawan di Masjid Istiqlal.

“Melalui teknologi pencahayaan kami akan terus berkontribusi untuk membuka lebih banyak potensi pariwisata dengan memperindah lebih banyak kawasan wisata di Indonesia,” ujar Dedy Bagus Pramono, Country Leader Signify Indonesia. Ia pun berharap Inisiatif ini diharapkan dapat menarik para wisatawan dan memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat setempat.

Baca Juga: Ajakan Signify untuk Green Switch – Beralih ke Pencahayaan Hijau

Baca Juga: Menciptakan Hunian yang Lebih Berkelanjutan dengan Rumah Pintar

Signify percantik Waterfront Marina Labuan Bajo dengan 3 konsep pencahayaan yang unik di tiga monumen yaitu Menara Pandang, Mercusuar, dan Tugu Marina. (IST-Dok. Signify)

Tiga Monumen di Labuan Bajo yang Kini Makin Cantik

Signify percantik Waterfront Marina Labuan Bajo di tiga monumen yaitu Menara Pandang, Mercusuar, dan Tugu Marina, di mana masing-masing situs memiliki konsep pencahayaan yang unik.

Menara Pandang menampilkan konsep pencahayaan “Ombak di Laut” yang menyuguhkan perpaduan warna biru dan putih. Kemudian, Mercusuar, menampilkan dengan tema “Laut saat Senja”. Di sini pencahayaan memadukan warna amber, putih, dan biru. Kombinasi warna yang ditawarkan dari monumen-monumen tersebut menggambarkan keindahan alam di sekitarnya sekaligus memberikan tampilan  yang memukau. Adapun Tugu Marina dengan konsep Beacon of Bajo mengusung konsep “Beacon of Bajo” dengan perpaduan warna biru, ungu, putih, amber, dan hijau yang dinamis. Konsep penerangan ini mencerminkan kecintaan para warga setempat terhadap kampung halamannya di Labuan Bajo. Pencahayaan yang memukau meningkatkan daya pikat Tugu Marina yang telah menjadi ikon dari Kawasan Waterfront Marina Labuan Bajo sehingga semakin menarik bagi para warga maupun turis. Kawasan tersebut pun diharapkan dapat semakin ramai pengunjung, yang akhirnya bisa berdampak positif pada meningkatnya perekonomian lokal.

“Kami harap pencahayaan inovatif di kawasan ini tidak hanya mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi contoh bagi area pantai dan pesisir lainnya dalam menghidupkan potensi pariwisata sebagai basis perekonomian lokal,” ujar Emil, pelaku pariwisata setempat.

Baca Juga: Lampu Philips WiZ Ubah Suasana Ruang dalam Sekejap di Rumah Pintar

Lampu Philips yang Digunakan di Kawasan Waterfront Marina Labuan Bajo

Dalam melakukan penataan cahaya  pada tiga monumen di Kawasan Waterfront Marina Labuan Bajo, para lighting designer menggunakan produk-produk unggulan lampu Philips, meliputi Philips UniFlood dan Philips UniStrip, yang menghasilkan warna cahaya yang maksimal dan dapat diatur sesuai keinginan.

Varian Philips UniFlood dan Philips Uni Strip  dipilih karena memiliki fleksibilitas  pemasangan yang cocok untuk digunakan di area outdoor, seperti instalasi di fasad bangunan dan keperluan luar ruangan lainnya. Selain itu, kedua produk ini dapat dikendalikan sehingga mampu menghasilkan pencahayaan yang dinamis dengan skema pencahayaan yang dapat diatur dengan mudah. Tercatat, sekitar 74 unit lampu  terpasang untuk mentransformasi tiga monumen ikonis di Kawasan Waterfront Marina Labuan Bajo.

Baca Juga: Signify Raih Skor Tertinggi S&P 2022 dalam Penerapan Keberlanjutan

Proyek Pioneer of Light di Labuan Bajo sesuai MoU Signify dengan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo tentang pembuatan lighting mockup di Kawasan Waterfront Marina Labuan Bajo, termasuk observation tower, lighthouse,danicon sculpture. (IST-Dok. Signify)

Proyek di Labuan Bajo selaras dengan penandatanganan kerjasama antara Signify dengan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo. Kerja sama tersebut ditujukan untuk pembuatan lighting mockup di Kawasan Waterfront Marina Labuan Bajo, termasuk observation tower, lighthouse, danicon sculpture. Lighting mockup ini memberikan gambaran nyata tentang konsep pencahayaan yang akan diimplementasikan di situs wisata tersebut. Penataan pencahayaan di monumen-monumen Labuan Bajo telah dilakukan pada 6–9 Juni 2023.

Inisiatif Signify di Labuan Bajo sejalan dengan komitmen perusahaan dalam membantu pemerintah mengembangkan infrastruktur pencahayaan di destinasi wisata Indonesia. Komitmen tersebut telah dituangkan melalui penandatangan nota kesepahaman antara Signify dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada Desember 2022 lalu. Di sini, Signify dan Kemenparekraf sepakat untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mendorong terwujudnya pariwisata nasional yang berkelanjutan melalui pencahayaan berkualitas dan pencahayaan ramah lingkungan.

Baca Juga: Teknologi Lampu LED Signify di JPO Senen, Jakarta

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Membuat Rock Garden “Taman Kering” di Rumah Mungil

Ranahrumah.com – EKSTERIOR | Membuat Rock Garden atau taman kering di rumah mungil, tak sekadar berisi batu-batuan tapi juga jenis tanaman tertentu yang cocok.

Memang, sebagian besar area Taman Kering umumnya berisi batuan dan elemen keras lainnya, namun kehadiran tanaman tetap penting untuk memberi kesegaran dan terciptanya keharmonisan taman.

Kreativitas dalam memadupadankan setiap elemen saat membuat taman, sangat penting dalam menunjang keindahan taman. Perpaduan antarelemen pembentuknya, seperti batu-batuan (pasir, koral, perkerasan), struktur fisik tanaman, aksesori dan elemen pembentuk lain (lampu, jembatan kayu, gazebo, kolam air), mesti ditata dengan pola tanam yang mengekspos keindahan bentuk tanaman. Untuk itulah hal yang terkait dengan pemilihan tanaman sangat penting diperhatikan di sini. Pilihan tanaman harus merespons keterbatasan lahan dan waktu perawatan taman yang tak banyak dimiliki oleh penghuni rumah.  

Baca Juga: Sebelum Membuat Taman Kenali Dulu Jenis Tanaman & Perannya Yuk!

Baca Juga: 8 Peralatan Berkebun Praktis & Aman, Bikin Nyaman Merawat Taman

Jenis tanaman kaktus dan sansivieria cocok dipilih untuk taman kering atau rock garden, selain juga tanaman dengan bentuk eksotis dan tahan banting.

Nah, apa saja pilihan tanaman yang cocok untuk membuat Rock Garden atau taman kering di rumah mungil? Simak beberapa pertimbangan berikut untuk memilihnya!

Tanaman evergreen yang tahan banting

Istilah evergreen muncul untuk menggambarkan tanaman yang berkarakter tahan terhadap cuaca setempat dan dapat menyimpan air pada tubuhnya (akar, batang, dan daun).Karenanya, tanaman evergreen ini hanya memerlukan penyiraman sesekali namun akan tetap segar sepanjang masa.

Hindari tanaman berbatang besar

Tanaman berbatang besar (pohon besar) kurang tepat mengingat lahan yang tersedia sempit karena akan menutupi badan rumah dan menimbulkan kesan sumpek (menumpuk). Ingat, kekhasan Taman Kering atau Rock Garden memang banyak diaplikasikan pada rumah mungil dengan lahan yang terbatas.

Baca Juga: Pameran Tanaman Hias FLOII Expo 2023 Digelar September

Baca Juga: Membuat Taman Dalam Ruang dan Merawat, Rekomendasi Tanaman Indoor

Tanaman dengan bentuk eksotik akan mempercantik dan menguatkan karakter taman kering atau rock garden.

Tanaman dengan bentuk alami eksotik

Taman kering umumnya juga mengekspos keindahan bentuk taman yang disusun oleh elemen pendukungnya termasuk tanaman. Untuk itu, pilihan tanamannya adalah yang mudah dibentuk (di luar dari bentukan alami) dan tanaman yang memiliki bentuk eksotik seperti tanaman gurun pasir.

Baca Juga: Tips Memilih dan Membeli Anggrek untuk Ditanam di Rumah

Baca Juga: Hidroponik dan Manfaatnya, Cara Mudah Panen Sayur dan Buah dari Rumah Sendiri

Taman Kering atau Rock Garden dapat diletakkan di mana saja baik di depan, di samping, di belakang, dan di dalam rumah.

Sesuaikan pilihan tanaman dengan peletakannya

Mengingat Taman Kering atau Rock Garden sebagai taman minim perawatan dapat diletakkan di mana saja baik di depan, di samping, di belakang, dan di dalam rumah, maka pilihan tanaman juga tergantung pada di mana tanaman tersebut akan diletakkan.

Ada jenis tanaman yang menyukai keteduhan dan ada pula tanaman yang suka bermandikan sinar matahari. Pilihan tanaman dengan karakter yang tepat akan membuat tanaman tetap subur dan tidak cepat mati.

Baca Juga: Eksterior Cantik dengan Furnitur LUAR yang Aman Kena Hujan dan Panas!

Baca Juga: Greenhouse Di Taman Rumah, Sarana Berkreasi Kegiatan Berkebun

Tanaman yang minim perawatan

Merespons penghuni yang sibuk dan tidak punya banyak waktu merawat tanaman, maka harus dipilih tanaman yang minim perawatan (pemangkasan). Umumnya jenis ini memiliki pertumbuhan yang lambat. Pandan bali, cemara, dan palem-paleman adalah beberapa pilihan untuk tanaman besarnya. Sedangkan tanaman kecilnya bisa dipilih jenis sansivieria dan kaktus.

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

The Alderwood Residence Summarecon Bogor Terjual 241 Unit dalam Sehari

Ranahrumah.com – PROPERTI | The Alderwood Residence Summarecon Bogor terjual 241 unit dalam sehari dengan nilai total penjualan Rp 600 Miliar.

Penjualan berlangsung saat acara launching The Alderwood Residence yang diselenggarakan secara hybrid (offline dan online) di Marketing Gallery Summarecon Bogor, Sabtu, 05 Agustus 2023.

Klaster The Alderwood Residence Summarecon Bogor merupakan produk hunian terbaru dari Summarecon Bogor yang dirilis pada awal Juli 2023. Hunian ini berada di lokasi yang sangat strategis dan menyuguhkan lake view dan city view dalam balutan nuansa hijau khas Bogor.

Ada dua tipe pilihan yang ditawarkan, yakni Tipe A berukuran 7×14 (Rp 1,7 miliar) dan Tipe D ukuran 9×14 (Rp 2,3 miliar). Kedua tipe ini juga ditawarkan dengan versi premium yang memiliki Attic yang bisa dimanfaatkan sebagai ruang untuk berbagai kegiatan.

Baca Juga: RUPST Tunjukkan Peningkatan Laba Bersih, Summarecon Kejar Recurring Income

Tingginya minat masyarakat terhadap The Alderwood Residence Summarecon Bogor didukung keistimewaannya, di antaranya lokasi yang strategis, pemandangan gungung dan lapangan golf, dan kesejukan khas Kota Bogor.

Tingginya minat masyarakat terhadap hunian di Bogor The Alderwood Residence karena beragam keistimewaan yang dimiliki Summarecon Bogor. Lokasinya yang bersisian langsung dengan Kota Bogor, memiliki akses tol langsung melalui pintu tol Bogor Selatan, dan juga berada di ketinggian 300-500 meter di atas permukaan laut.

Kawasan ini juga memiliki pemandangan empat gunung yang sangat indah (Gunung Gede, Gunung Pangrango, Gunung Salak, Gunung Pancar), pemandangan lapangan golf Gunung Geulis (36 holes) dan juga pemandangan City View, ditambah desain masterplan, siteplan, serta desain rumah hasil karya konsultan ternama baik nasional maupun internasional.

Dengan kesuksesan ini, PT Summarecon Agung Tbk., (Summarecon) berhasil membukukan penjualan produk properti yang sangat baik melalui unit Summarecon Bogor di awal kuartal ketiga tahun 2023.

Indra Widjaja Antono selaku Executive Director PT Summarecon Agung Tbk. mengaku senang dengan sambutan yang luar bisa dari masyarakat untuk produk hunian terbaru Summarecon Bogor ini. “Puji syukur, minat masyarakat terhadap produk hunian Summarecon Bogor masih sangat tinggi, dan produk terbaru yang kami tawarkan berhasil terjual sebanyak 241 unit dalam satu hari, dengan total nilai penjualan mencapai Rp 600 miliar. Sekali lagi, terima kasih kepada para konsumen yang loyal untuk selalu mempercayai dan menunggu produk-produk terbaru dari Summarecon.”

Baca Juga: Top 10 Pengembang & Arsitek Versi BCI Asia Awards 2023

Baca Juga: Pasar Modern Sinpasa, Fasilitas Baru di Summarecon Bandung Sudah Dibuka

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Sebelum Membuat Taman Kenali Dulu Jenis Tanaman & Perannya Yuk!

Ranahrumah.com – EKSTERIOR | Membuat taman perlu mengenal terlebih dahulu jenis tanaman & perannya.

Mulailah merancang taman dengan terlebih dahulu mengenal jenis-jenis tanaman yang nantinya bisa kamu pilih sesuai kebutuhan taman yang akan kamu buat. Berikut jenis-jenis tanaman dan perannya pada taman.

Tanaman Penutup Tanah

Bagaikan karpet warna-warni, tanaman dengan ketinggiannya tidak lebih dari 50 cm ini tumbuh bergerombol untuk menutup permukaan tanah. Contoh tanaman jenis ini misalnya aneka rumput, kacang-kacangan, atau kucai jepang. Peran tanaman penutup tanah atau ground cover ini tak sekadar mempercantik tampilan taman namun juga bisa menjadi solusi dan penutup masalah taman utamanya terjadinya genangan air dan becek pad taman.

Baca Juga: Pameran Tanaman Hias FLOII Expo 2023 Digelar September

Baca Juga: 8 Peralatan Berkebun Praktis & Aman, Bikin Nyaman Merawat Taman

Aneka rumput, kacang-kacangan, atau kucai jepang adalah jenis tanaman penutup tanah atau groud cover. Selain meningkatkan esteika taman, jenis tanaman ini juga solusi mengatasi maslah taman seperti genangan air di taman dan becek.

Tanaman Perdu

Pilihan tanaman perdu berbagai macam, Ada tanaman perdu yang berbunga cantik seperti mawar, hidrangea, dan geranium. Ada pula tanaman perdu yang berbuah seperti tanaman cabe. Selain itu ada juga tanaman perdu yang berdaun indah seperti bayam-bayaman, calathea, atau puring. Menghadirkan tanaman perdu sebagai bagian dari taman akan memberikan tampilan taman yang bergradasi dan tidak monoton.

Tanaman Pelindung

Pepohonan dengan batang yang besar dan tinggi masuk dalam kriteria ini. Fungsinya adalah melindungi dan memberikan keteduhan. Contoh tanaman pelindung adalah cemara, kamboja, beringin, dan pinus.

Baca Juga: Membuat Taman Dalam Ruang dan Merawat, Rekomendasi Tanaman Indoor

Baca Juga: Tips Memilih dan Membeli Anggrek untuk Ditanam di Rumah

Tanaman rambat yang digunakan sebagai penutup dinding eksterior rumah ini mempercantik teras mungil di balkon rumah.

Tanaman Rambat

Untuk menampilkan kesan hijau yang dominan, tanaman rambat dapat digunakan untuk menjadi penutup dinding eksterior, pergola, dan carport di rumah. Contoh tanaman rambat ini antara lain rhaphidophora, ubi kates, dan sirih.

Tanaman Pagar

Tanaman ini berfungsi sebagai pagar dan batas taman, biasanya ditanam dengan pola berjajar atau sesuai keinginan. Contoh tanaman pagar seperti ini adalah bambu, futoi, dan teh-tehan.

Baca Juga: Manfaatkan Cahaya Alami agar Hemat Listrik & Rumah tetap Adem

Baca Juga: Greenhouse Di Taman Rumah, Sarana Berkreasi Kegiatan Berkebun

Tanaman air untuk mengisi kolam dan gentong pada taman.

Tanaman Air

Kolam atau gentong kecil di taman dapat dihiasi dengan berbagai jenis tanaman air. Selain teratai, kita dapat juga memilih tanaman seperti melati air, apu-apu, dan calla lili.

Nah, selamat berkreasi menciptakan taman dengan menggunakan berbagai jenis tanaman ini ya!

Baca Juga: Eksplorasi Bata Merah Wujudkan Rumah yang Humble dan Hangat

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Hindarkan Bayi dari Ruam Popok & 7 Penyakit Anak Ini!

Ranahrumah.com – KESEHATAN | Mencegah bayi alami ruam popok dan 7 penyakit anak menjadi edukasi yang diperlukan bagi para orang tua. Menjaga kesehatan bayi dengan benar belum sepenuhnya dipahami orang tua di Indonesia.

Berdasarkan studi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI, terdapat minimnya pengetahuan orang tua di Indonesia terhadap bagaimana menjaga higienitas bayi dengan benar. Akibatnya, 35% bayi di Indonesia mengalami ruam popok yang membuat bayi tidak nyaman.

Mencegah bayi alami ruam popok dan 7 penyakit anak disampaikan oleh dokter spesialis anak, dr. Otty Mitha Sevianti, Sp.A, MARS dan dokter spesialis kulit, dr. Diah Puspitosari, Sp.KK, FINSDV dalam edukasinya mengenai pentingnya membersihkan dan menjaga higienitas bayi.

Baca Juga: Amankah Menggunakan Furnitur Plastik di Kamar Anak?

Dokter spesialis anakdr. Otty Mitha Sevianti, Sp.A, MARS, menyampaikan terdapat beberapa faktor yang dapat mendukung tumbuh kembang bayi secara maksimal di antaranya melalui pola makan yang bergizi, kasih sayang orang tua, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Apabila kebersihan tidak diperhatikan, maka akan berisiko pada munculnya penyakit menular seperti scabies, diare, typhoid, hepatitis A, cacingan, dan penyakit mulut dan gigi.

dr. Diah Puspitosari, Sp.KK, FINSDV sebagai dokter spesialis kulit, menyampaikan bahwa selalu menjaga dan memastikan bahkan anak berkegiatan di lingkungan dan dalam keadaan bersih adalah hal yang penting namun, terlalu bersih akan membuat kulit anak menjadi sensitif. Kulit yang terlalu bersih ini tidak dapat mengenali kuman-kuman jahat yang seharusnya dengan mengenali kuman-kuman ini, kulit dapat membentuk antibodi untuk alergi.

Baca Juga: Feng Shui Kamar Anak, Desain, Letak, dan Pilihan Warnanya

Memilih produk untuk kulit yang tepat untuk anak sangat penting agar terhindar dari ruam popok dan 7 penyakit yang sering dialami anak.

Memilih produk untuk kulit yang tepat untuk anak sangat penting agar terhindar dari berbagai penyakit ini.  Agar kulit anak tetap sehat, berikut tips yang diberikan oleh dokter spesialis anak, dr. Otty Mitha Sevianti, Sp.A, MARS dan dokter spesialis kulit, dr. Diah Puspitosari, Sp.KK, FINSDV, dalam memilih produk untuk kulit.

1. Formula khusus untuk bayi

Hindari pengaplikasian produk perawatan tubuh orang dewasa kepada bayi, karena berpotensi merusak lapisan kulit bayi yang masih tipis, sensitif, dan rawan iritasi. Pastikan memilih produk dengan formulasi khusus untuk bayi, terutama jika bayi kita kerap mengalami reaksi iritasi seperti ruam dan gatal-gatal. 

Baca Juga: Mendekor Ruang dengan Warna Pastel, Ini Kelebihan & Tips Pengaplikasiannya

2. Bebas bahan berbahaya

Apabila bayi tergolong rentan dan super sensitif, pilih produk perawatan kulit yang tidak mengandung pewangi dan pewarna, serta bebas dari paraben (sejenis pengawet) dan phthalate (pelembut), yang berisiko menimbulkan alergi hingga gangguan tumbuh kembang. Apabila produk mengandung alkohol, pilih jenis yang aman, seperti cetearyl alcohol atau fatty alcohol. Hindari jenis ethyl alcohol (ethanol) karena dapat mengiritasi kulit bayi.

3. Berbahan dasar alami

Ada kalanya, produk dengan bahan dasar alami, masih berpotensi menyebabkan alergi atau iritasi, apabila anak memiliki riwayat alergi (genetis) terhadap zat tertentu. Namun, secara umum, produk perawatan bayi berbahan dasar alami cenderung aman, nyaman, dan meminimalisir risiko alergi pada bayi.

4. Mengandung pelembap

Tisu basah dengan kandungan pelembap seperti ekstrak chamomile dan Vitamin E dapat membantu mengurangi adanya ruam popok dengan memberikan perlindungan pada kulit bayi.

Baca Juga: Menata Rumah dengan Metode Montessori, Bikin Anak Mandiri

Hospital Program diselenggarakan oleh Godrej Consumer Products Indonesia bersama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada 8/8/23 mengedukasi orang tua menjaga kesehatan anak dengan benar. (Foto IST- Dok. Godrej Consumer Products Indonesia).

Tips tersebut disampaikan oleh dr. Otty Mitha Sevianti, Sp.A, MARS dan dokter spesialis kulit, dr. Diah Puspitosari, Sp.KK, FINSDV di acara Hospital Program yang diselenggarakan oleh Godrej Consumer Products Indonesia bersama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada 8/8/23.

Godrej Consumer Products Indonesia, sebagai produsen dari Mitu Baby, mempunyai tujuan yang sama dengan Ikatan Dokter Indonesia untuk meningkatkan kesehatanmasyarakat.

Penyelenggaraan Hospital Program yang  memberikan edukasi tentang pentingnya kesehatan anak dan perawatan kulit bayi dalam menunjang tumbuh kembang bayi, ini diikuti oleh 250 rumah sakit dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Solusi Rumah Mungil, Ini Cara Berbagi Kamar dengan Si Kecil

“Hospital program merupakan salah satu pilar dari IDI Promotif  Preventif Program (IP3) yang diluncurkan bersama 250 rumah sakit seluruh Banten dan Jawa Barat, ” ujar dr. Ulul Albab, Sp.OG, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia.

Sebagai produsen dari Mitu Babyyang menyediakan berbagai kebutuhan untuk perawatan kulit bayi, kolaborasi ini menjadi wujud komitmen Godrej Consumer Products Indonesia dalam mendukung kesehatan anak.Mitu Baby akan selalu mendukung kesehatan dan tumbuh kembang para bayi melalui beragam produk kami,” ujar Abhinav Dwivedi, Marketing Director PT Godrej Consumer Products Indonesia. Ia pun mengatakan, Mitu Baby telah teruji dapat melindungi kulit bayi dan telah memenuhi kriteria produk yang aman untuk digunakan.

Baca Juga: Kembangkan Imajinasi Anak dengan Warna Alam Jotun Kids Collection

Baca Juga: Tips Tangga Aman, Ini Desain Ideal Railing dan Harganya

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Spons Pencuci Piring, Peranti Dapur dengan Jumlah Kuman Terbanyak, Pilih & Gunakan dengan Benar!

Ranahrumah.com – TIPS & TRIK | Spons pencuci piring, jumlah kuman dan penggunaan yang salah, harus menjadi perhatian jika ingin keluarga sehat.

Spons pencuci piring, peranti dapur yang terlihat sepele namun ternyata berpotensi besar menyimpan kuman yang menimbulkan bahaya khususnya untuk kesehatan.

Sebuah penelitian mengatakan spons dapur memiliki kuman 200.000 kali lebih banyak daripada dudukan toilet?

Sumber dari PT 3M Indonesia, menjelaskan, selama ini banyak kebiasaan konsumen yang kurang benar dalam memperlakukan spons dapur sehingga menyimpan banyak kuman di dalamnya.

Kuman dan bakteri ini tentunya merupakan sarang berbagai penyakit. Misalnya, bakteri E. Coli yang dapat menimbulkan penyakit diare dan bakteri kampilobakter yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan penyakit foodborne (penularan penyakit melalui makanan).

Baca Juga: Ingin Mewujudkan Dapur Idaman? Lakukan 6 Langkah Ini!

Baca Juga: Pakai Mesin Cuci Piring atau Manual, Mana Lebih Efektif & Hemat?

Gunakan bagian warna kuning pada spons untuk menmbuat busa dan bagian warna hijau (yang keras) untuk mencuci piring.

Meski terlihat sepele, penggunaan dan penyimpanan yang salah (setelah penggunaan) menjadi penyebab utama spons pencuci piring dihinggapi banyak kuman.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memperlakukan spons pencuci piring dengan benar.

1. Pilih spons dengan kualitas yang baik untuk mendapatkan usia pakai yang panjang. Pilihlah spons pencuci piring yang sabut hijaunya terbuat dari bahan fiber yang yang tebal dan keras saat dipegang.

Di pasaran, banyak spons murah yang tidak terbuat dari fiber, sehingga cepat rusak dan tidak memiliki daya gosok yang baik. Telitilah saat memilih!

2. Gunakan spons warna kuning hanya untuk membuat busa dan bukan untuk membersihkan piring kotor. Cara pakai yang benar adalah mencelupkan bagian yang kuning ke sabun, meremasnya hingga berbusa, lalu menggunakan spons hijau untuk membersihkan piring kotor.

Baca Juga: Makeover Ruang Makan dan Ruang Keluarga dengan Gaya Japandi

Baca Juga: Air Fryer vs Microwave, Pilih Mana?

Segera ganti spons pencuci piring yang rusak yang terlihat dari bentuknya yang berubah (rusak) dan terlihat berbulu.

3. Membiarkan spons terendam di air setelah dipakai adalah kesalahan besar. Spons yang terendam akan mengundang bakteri dan bau. Simpan dengan benar spons setelah selesai digunakan dengan cara mengeringkannya dan menggantungnya di tempat sejuk.

4. Spons yang sudah rusak akan kehilangan partikel abrasif yang tak bisa lagi membersihkan piring dengan baik, sehingga sisa makanan tak mau hilang dan malah menimbulkan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan.

Jangan tunggu untuk mengganti spons pencuci piring dengan yang baru hingga terlihat rusak (hancur). Usia pakai spons yang ideal adalah 2-3 bulan. Spons yang rusak terlihat dari bentuknya yang berubah (rusak) dan terlihat berbulu.

Baca Juga: Menghindari Silau di Dapur, Inilah Pilihan Jenis Lampunya!

Baca Juga: Efek Buruk Mencuci Pakai Mesin Cuci dan 6 Cara Menyiasatinya

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)

Inspirasi Warna Tren Terkini di Dulux Experience Store Green Lake City

Ranahrumah.com – TREN | Inspirasi warna tren terkini di Dulux Experience Store Green Lake City adalah warna merah muda yang menciptakan suasana tenang dan menyenangkan.

PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia), produsen cat Dulux, mendukung masyarakat untuk menciptakan suasana tenang dan menyenangkan pada hunian melalui warna tren populer saat ini, yaitu warna merah muda.

Nuansa warna merah muda ini sejalan dengan Dulux Colour of the Year 2023 Wild Wonder, yaitu palet warna Buzz yang menghadirkan suasana ketenangan dan menyenangkan.

Salah satu warna merah muda dalam palet warna Buzz, yaitu St. Charles Street, dihadirkan dalam mock up interior room di Dulux Experience Store terbaru yang dibuka di Green Lake City, Jakarta Barat dan berada di lokasi yang sama dengan Toko Wanda Paints.

Baca Juga: Wild Wonder: Colour of The Year 2023 by Dulux

Country Commercial Head, PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia), Yudhy Aryanto mengatakan bahwa kerja sama dengan Toko Wanda Paints dalam menghadirkan Dulux Experience Store adalah untuk menjangkau masyarakat di Green Lake City dan sekitarnya.

Dulux Experience Store ini akan membantu masyarakat memilih warna terbaik untuk hunian sekaligus memberikan pengalaman merasakan lebih banyak manfaat tambahan dari cat Dulux.

Dulux Experience Store menghadirkan warna yang sedang tren saat ini, yaitu warna merah muda.

“Dalam tren warna Dulux Colour of the Year 2023, Wild Wonder, warna merah muda termasuk dalam palet warna Buzz yang menghadirkan suasana ketenangan dan menyenangkan. Warna ini cocok diaplikasikan dalam berbagai ruangan seperti ruangan tamu, ruang keluarga, ruang makan, kamar tidur, dapur hingga teras rumah,” ujar Yudhy.

Baca Juga: Warna Antrasit, Pilihan Populer untuk Desain Interior, Yuk Kenali!

Baca Juga: Mendekor Ruang dengan Warna Pastel, Ini Kelebihan & Tips Pengaplikasiannya

Prosesi pembukaan Dulux Experience Store Green Lake City, Jakarta Barat yang menghadirkan warna merah muda sebagai warna tren terkini. (Foto IST- Dok. ICI Paint-Dulux)

Konsep Dulux Experience Store

Dulux Experience Store mengusung konsep “Show Me, Inspire Me, Demonstrate Me and Make it Happen”. Ini akan membantu pengunjung memilih cat yang paling tepat dengan mudah dan percaya diri sesuai dengan kebutuhan mereka. Pengunjung dapat mewujudkan imajinasi dan inspirasi sebelum membeli cat serta memahami manfaat lain yang dimiliki cat Dulux seperti anti bakteri dan mudah dibersihkan dari noda tanpa merusak lapisan cat. Dulux Experience Store memenuhi kebutuhan cat inerior dan eksterior bagi masyarakat.

Selain inspirasi warna tren terkini di Dulux Experience Store Green Lake City, khususnya di area demo tools corner di Dulux Experience Store, pengunjung juga dapat mengenal rangkaian produk waterproofing, di antaranya adalah Dulux Aquashield.

Dulux Aquashield melindungi rumah dari kerusakan akibat rembesan air, baik untuk dinding tegak lurus (vertikal), bidang mendatar (horizontal) maupun untuk area yang mengalami genangan. Dengan ultimate water defence, Dulux Aquashield mampu melindungi rumah dari rembesan air yang tidak diinginkan dan menciptakan ketenangan yang prima ketika musim hujan.

Baca Juga: Dinding Aksen, Tren Desain Penunjang Estetika Rumah

Pengunjung juga dapat melihat hasil akhir aplikasi dari cat yang akan mereka gunakan, antara lain hasil akhir cat yang halus, penuh warna atau dengan efek khusus agar dinding memiliki tekstur seperti linen, marmer atau metalik.

Rina Renville, Interior Designer sekaligus Principal PT Destijl Cipta Kreasi, adalah salah satu yang merasakan manfaat dari kehadiran Dulux Experience Store ini.

“Banyak sekali warna yang dapat dipilih oleh klien-klien saya dalam mendekorasi ulang rumah. Mereka juga dapat melihat, memperoleh edukasi mengenai cat dan mengetahui secara langsung hasil akhir cat yang mereka inginkan. Di Dulux Experience Store, klien saya dapat memperoleh inspirasi warna, termasuk beragam jenis warna merah muda yang populer saat ini, serta jenis cat yang akan mereka aplikasikan dalam rumah sehingga mereka memperoleh ketenangan hati akan hasilnya,” ujar Rina.

Dulux telah membuka Dulux Experience Store lainnya sebelum ini, yaitu di Kroya, Jawa Tengah dan Berau, Kalimantan Timur. Program ini merupakan rangkaian dari kemitraan strategis Dulux dengan pemilik toko cat.

Baca Juga: Memilih Cat Tembok yang Tepat Berdasarkan Jenis Ruangan

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

(*)