Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 99

Apresiasi dari KLHK Terkait Pengelolaan Sampah untuk Perusahaan Swasta

0

Ranahrumah.com – TREN | Apresiasi dari KLHK terkait pengelolaan sampah untuk perusahaan swasta.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan apresiasi kepada IKEA atas pelaksanaan peta jalan pengurangan sampah pada tahun 2024. Penghargaan ini diberikan kepada IKEA KBP oleh  Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc., (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia) pada Senin 7 Oktober 2024 di Jakarta.

Apresiasi KLHK atas pelaksanaan peta jalan pengurangan sampah menekankan pentingnya tanggung jawab perusahaan dalam pelestarian lingkungan. Penghargaan ini diberikan kepada pelaku usaha yang telah berkomitmen dalam menjalankan waste reduction roadmap. Secara nasional,  terdapat 20 perusahaan yang telah diberikan penghargaan ini: 18 usaha dari industri FMCG dan dua usaha dari industri retail, salah satunya adalah IKEA Kota Baru Parahyangan (KBP).

“Keberlanjutan merupakan inti dari bisnis kami, dan penghargaan apresiasi ini menegaskan kembali komitmen kami untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang sekaligus menjaga planet kita,” ungkap Yogi Hanafi, Customer Relations, Business Navigation & Operations Manager IKEA KBP.

Baca Juga: Kurangi Jejak Karbon, IKEA Sediakan Tempat Parkir BRT

Baca Juga: 3 Cara Menyimpan Makanan di Kulkas agar Tak Rusak dalam Waktu Lama

Menerapkan Zona Daur Ulang

IKEA KBP merupakan salah satu toko IKEA di Indonesia yang sudah menerapkan zona daur ulang. Zona daur ulang sendiri merupakan hasil kolaborasi IKEA KBP dengan Duitin sebagai salah satu start-up yang berpartisipasi pada program IKEA Social Entrepreneur.

Di IKEA KBP, pengunjung bisa menyetorkan beberapa kategori sampah (plastik, karton, kaleng, kaca dan minyak jelantah) yang sudah terpilah dan mendapatkan poin reward yang nantinya dapat ditukar dan digunakan untuk membeli produk digital seperti token listrik, pulsa telepon, paket data, ataupun bisa juga ditunaikan melalui financial partner.  

Penghargaan apresiasi ini menyoroti strategi pengelolaan sampah limbah inovatif IKEA Kota Baru Parahyangan, yang mencakup program daur ulang dan inisiatif pengurangan limbah yang bertujuan untuk mempromosikan praktik bisnis yang berkelanjutan.

“Penghargaan ini mencerminkan dedikasi IKEA terhadap keberlanjutan lingkungan. Dengan adanya upaya ini, IKEA KBP bertujuan untuk mendorong ekonomi sirkular dan menginspirasi pelanggan serta pengusaha lokal untuk mengadopsi praktik ramah lingkungan,” kata Ririn Basuki, Communication & PR Manager IKEA Indonesia .

Baca Juga: Sharp Gelar Workshop Daur Ulang Limbah Plastik di SMAN 12 Bandung

Baca Juga: 10 Pesan Sadar Lingkungan di “LG Sustainable Village” IFA 2023

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom (RR)

Apa itu Konsep Micro Living pada Hunian yang Jadi Tren Rumah Milenial?

Ranahrumah.com – ARSITEKTUR | Apa itu konsep micro living pada hunian yang jadi tren rumah milenial?

Jika mengamati hunian pada saat ini, akan banyak kita temukan hunian-hunian berukuran kecil berupa town house, apartemen, kondominium, rusun, rusunawa, rumah kontrakan, ataupun tempat kost.

Revina Pinky Susanti, arsitek pemilik konsultan desain Arsitekinterior.com mengungkapkan keterbatasan lahan dan ruang, serta harga lahan yang tinggi menjadi penyebab utama munculnya hunian-hunian kecil atau rumah mungil ini. Jika di Indonesia baru sekarang muncul, sebenarnya konsep ini sudah menjadi tren di dunia terutama di daerah barat seperti Amerika dan Australia. Di Asia seperti Jepang dan Hongkong pun konsep ini makin booming. “Ini merupakan fenomena dunia. semua menghadapi. Hampir di setiap kota besar di negara manapun, lahan semakin terbatas, dan harga semakin tinggi. Makanya konsep ini biasanya berkembang di kota besar dulu. Seperti di Jepang, New York, berkembang duluan krn desakan atau tuntutan kebutuhan, jadi sangat mungkin di Jakarta cepat atau lambat akan masuk,” ujar arsitek jebolan Universitas Trisakti, Jakarta ini.

Baca Juga: 12 Inspirasi Rumah Unik Kurang dari 100 M2 di Dunia (1)

Baca Juga: 10 Kiat Merenovasi Rumah Mungil

Micro living tak sekadar kecil dan ruang yang terbatas, jadi tren rumah milenial. (Foto: Pexels)

Micro Living Tak Sekadar Kecil dan Ruang yang Terbatas

Meski salah satu unsur pertama dalam konsep hunian micro living adalah luas yang terbatas, namun batasannya sendiri ternyata tidak merupakan hal yang pasti. Hendy Suhardi, Project Manager & IB. Ivalint Rouzen Ink Interior Design Studio berpendapat belum ada batasan pasti yang diterapkan, Mendesain dengan multifungsi dan mendesain dengan layout yang nyaman dalam space yang kecil, itu akan menjadi salah satu batasan yangg pasti diterapkan dalam micro living. “Micro Living itu sendiri bagaimana seseorang bisa nyaman secara minimun. Tidak ada ketentuan patokan angkanya berapa. Menurut saya, selalu berpikirnya, antara pemilik rumah dengan dimensi arsitekturnya,” Rahmat Indrani, SPOA.

Micro living menurut Vina adalah konsep hunian yang sangat menarik, yang dibuat dengan desain yang smart. Konsep ini menurutnya juga tak terikat dengan luas, meski secara teori luasnya antara 20-40m2.

“Tak sekadar kecil sehingga hanya dapat mengakomodasi fungsi ruang yang terbatas. Hunian berkonsep micro living dirancang secara kreatif sehingga ruangannya lengkap,” tambahnya. Ruang yang lengkap ini pun diikuti dengan kreativitas penciptaan penyimpanan. Intinya menurut Vina, kreativitas serta inovasi desain yang luar biasa dikerahkan untuk mewujudkan keseluruhan fungsi dalam keterbatasan ruang yang ada.

 “Kecilnya ukuran memang salah satu yang terkandung dalam hunian berkonsep micro living, namun tidak semua hunian yang kecil bisa disebut micro living. Rumah kecil berkonsep micro living beda dengan RSSS, atau rumah sangat sederhana,” ujarnya.

“RSSS karena dia luasannya kecil, ya sudah adanya segitu, sedapatnya saja ruang-ruang tersedia di sana. Namun, di micro living, mungkin ukurannya sama kecil dengan RSSS, tapi di dalamnya itu fungsinya lengkap,” tambahnya.

Baca Juga: Solusi Membangun Rumah untuk Milenial sesuai Budget yang Dimiliki

Baca Juga: Coworking Space untuk Milenial, Dukung Usaha Start-Up Cepat Maju

Innovation Day Jakarta 2024: Cara Schneider Electric Bantu Pelaku Bisnis Indonesia Mengakselerasi Aksi Keberlanjutan

Ranahrumah.com – INSIGHT | Innovation Day Jakarta 2024: Cara Schneider Electric bantu pelaku bisnis Indonesia mengakselerasi aksi keberlanjutan.

Schneider Electric, pemimpin global dalam transformasi digital untuk pengelolaan energi dan otomasi, kembali menegaskan komitmen inovasi dan keberlanjutan melalui acara Innovation Day Jakarta 2024.

Dengan tema “Driving Sustainable Growth through Innovative Building and Industrial Solutions”, acara ini menampilkan inovasi terkini dalam produk dan solusi Schneider Electric yang menggabungkan digitalisasi, elektrifikasi, dan otomasi guna meningkatkan efisiensi, menjembatani kemajuan, serta mendukung terciptanya masa depan yang berkelanjutan dalam bangunan dan industri.

Innovation Day merupakan platform dialog antara pelanggan, mitra distributor, system integrator, panel builder, dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam acara ini, para pakar, pemimpin industri, dan pembuat kebijakan berkumpul untuk berbagi wawasan terkait masa depan industri serta tantangan yang dihadapi dalam mencapainya.

Baca Juga: Schneider Electric Siap Bekerjasama Wujudkan Bangunan Berkelanjutan

Green Impact Gap dan Tantangannya

Fokus pada keberlanjutan ini didorong oleh data yang menunjukkan bahwa sektor industri berkontribusi sekitar 30% terhadap emisi CO2 global, di mana 6% berasal dari emisi langsung dan 24% dari emisi tidak langsung. Sementara itu, sekitar 40% emisi CO2 dunia dihasilkan oleh bangunan, menjadikan pengelolaan emisi di sektor ini sebagai langkah penting dalam mencapai target keberlanjutan global.

Survei tahunan Schneider Electric, Green Impact Gap 2024, yang dilakukan di sembilan negara Asia dengan melibatkan 4.500 pemimpin bisnis, termasuk Indonesia, menunjukkan kesadaran perusahaan-perusahaan di Asia semakin tinggi dalam mengutamakan keberlanjutan, dan meyakini dampak positifnya terhadap inovasi dan peluang bisnis.

Di Indonesia sendiri, 98% pemimpin bisnis mengatakan telah menetapkan target keberlanjutan, dengan 71% pemimpin bisnis menyatakan keberlanjutan sebagai prioritas utama, dan 48% dari mereka mengatakan peningkatan peluang bisnis merupakan pendorong utama inisiatif keberlanjutannya.

Suasana pameran Innovation Day Jakarta 2024: Cara Schneider Electric Bantu Pelaku Bisnis Indonesia Mengakselerasi Aksi Keberlanjutan.(Ranahrumah.com/Erly)

Sebanyak 38% perusahaan di Indonesia menyatakan berencana menginvestasikan lebih dari USD 1 juta untuk meningkatkan keberlanjutan operasional mereka dalam dua tahun ke depan, dengan digitalisasi (44%) dan keberlanjutan rantai pasokan (43%) menjadi dua fokus utama dalam investasi ini. Namun terlepas tingginya kesadaran dari tujuan keberlanjutan (98%), namun baru setengahnya (51%) yang memiliki rencana aksi yang jelas termasuk upaya dekarbonisasi.

Beberapa tantangan yang menjadi hambatan dalam upaya dekarbonisasi mereka seperti keterbatasan ketersediaan energi bersih/ Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang belum mencukupi kebutuhan (39%), kendala operasional, kebijakan, dan finansial (masing-masing 32%), serta minimnya akses terhadap data yang memadai (29%).

“Kendala utama yang sering kami temui adalah keterbatasan data operasional yang menyebabkan para pelaku bisnis kesulitan dalam memetakan masalah dan mengambil langkah strategis dalam memulai aksi keberlanjutan. Melalui acara Innovation Day Jakarta 2024, Schneider Electric ingin membantu para pelaku bisnis Indonesia untuk mengakselerasi aksi keberlanjutannya, khususnya dalam upaya dekarbonisasi dengan solusi terintegrasi mulai dari konsultasi dalam pemetaan masalah dan pembuatan rencana aksi, hingga implementasi solusi digital dan otomasi yang mendukung tujuan keberlanjutannya,” kata Martin Setiawan, Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste.

Baca Juga: Pengguna Real Estat Komersial di Asia Pasifik Inginkan Bangunan Bersertifikasi Hijau

Pengenalan RCCB dan RCBO sebagai penagaman di rumah untuk menghindari terjadinya tersetrum listrik karena adanya kebocoran arus listrik.

Jasa Konsultasi Audit Energi dari Schneider Electric

Dalam kesempatan ini, Schneider Electric juga memperkenalkan konsultasi audit energy “EcoConsult Energy Efficiency” untuk membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia mendapatkan wawasan berbasis data atas konsumsi energi dalam kegiatan operasionalnya, dan mengambil langkah-langkah yang efektif dalam mengoptimalkan penggunaan energi mereka secara efisien, dan mengurangi pemborosan energi.

“Tahun ini, Schneider Electric tidak hanya mengadakan Innovation Day di Jakarta tetapi juga di kota-kota besar lainnya seperti Medan dan Surabaya, dan kami akan terus memperluas jangkauan ini ke lebih banyak kota di tahun-tahun mendatang. Kami ingin menjangkau lebih banyak pelaku bisnis dan komunitas untuk bersama-sama mengakselerasi aksi nyata menuju keberlanjutan,” lanjut Martin Setiawan, Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste.

Upaya Schneider Electric Mempercepat Transformasi Digital Bisnis

Pada Innovation Day Jakarta 2024, Schneider Electric juga menampilkan berbagai layanan dan solusi terbaik untuk memberikan pengalaman personal dari manajemen energi dan teknologi otomatisasi industri guna mempercepat transformasi digital bisnis, di antaranya EcoConsult Consulting Services, EcoStruxure™ Automation Expert, Lexium Cobot, EcoStruxure™ Building Activate, MasterPacT MTZ Active, WOTPC ACTS (Automatic Closed Transfer Switch), Galaxy V Series UPS, SM AirSet™.

Baca Juga: Setia pada Sustainability, Summarecon Luncurkan Township Teranyar Summarecon Tangerang

Konferensi Pers Innovation Day Jakarta 2024: Cara Schneider Electric Bantu Pelaku Bisnis Indonesia Mengakselerasi Aksi Keberlanjutan pada 7/11/2024.

Kolaborasi Strategis dalam Pengembangan Kompetensi dan Solusi Kelistrikan

Dalam acara tahunan ini, Schneider Electric juga mengumumkan kerjasama strategis dengan PT Starvo Global Energi dan PT Haleyora Power dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui penyediaan SPKLU.

Schneider Electric juga menandatangani kerjasama strategis dengan Kawasan Tunas Batam, dan INKINDO (Ikatan Nasional Konsultan Indonesia) dalam hal pengembangan kompetensi kelistrikan dan efisiensi energi.

Schneider Electric juga menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kurikulum otomasi industri dan transfer pengetahuan untuk Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kolaborasi ini merupakan bagian dari inisiatif Impact Makers Schneider Electric di mana perusahaan mengajak pelanggan, mitra, komunitas, dan pemangku kebijakan untuk mengakselerasi aksi iklim, mengubah ambisi menjadi aksi dalam kaitan otomasi, elektrifikasi, dan digitalisasi. Chandra Goetama, CEO PT Starvo Global Energi, mengatakan, “PT Starvo Global Energi merasa terhormat dapat bermitra dengan Schneider Electric dalam upaya mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

“Kolaborasi kami dalam pengadaan, penjualan, dan pemasangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bertujuan untuk menyediakan akses pengisian kendaraan listrik yang luas dan mudah dijangkau masyarakat. Kami percaya bahwa langkah ini akan mendukung ekosistem kendaraan listrik dan memperkuat infrastruktur energi berkelanjutan di Indonesia.”

Baca Juga: 6 Tolok Ukur Menilai Bangunan Hijau menurut GBCI

Beberapa inovasi baru kelistrikan untuk hunian di pameran Innovation Day Jakarta 2024: Cara Schneider Electric Bantu Pelaku Bisnis Indonesia Mengakselerasi Aksi Keberlanjutan.(Ranahrumah.com/Erly)

Susiana Mutia, Plt. Direktur Utama PT Haleyora Power, mengatakan, “Sebagai bagian dari komitmen untuk mendorong elektrifikasi dan energi berkelanjutan, PT Haleyora Power menyambut baik kerjasama strategis dengan Schneider Electric dalam pengembangan bisnis dan tenaga kerja, serta penyediaan produk distribusi kelistrikan. Kemitraan ini mencakup produk Electric Solution sebagai solusi Layanan Kelistrikan untuk pelanggan Industri, Bisnis, dan Rumah Tangga. Selain itu, sinergi ini juga untuk mengakselerasi pengembangan ekosistem EV khususnya penyediaan Layanan EV Charging dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), yang akan mempercepat infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia. Kami optimis bahwa sinergi ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian target net zero di sektor transportasi dan kelistrikan nasional.”

Baca Juga: Arsitektur Rumah Tropis Paling Pas di Indonesia, Begini Rancangan yang Benar menurut Arsitek

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom. (RR)

Program Sharp Hydro Heroes Siapkan Pemuda jadi Petani Milenial untuk Pertanian Modern

0

Ranahrumah.com – TREN | Program Sharp Hydro Heroes siapkan pemuda jadi Petani Milenial untuk pertanian modern.

Inisiatif progam dari Sharp Indonesia ini dilatarbelakangi pada kondisi di sektor pertanian Indonesia, yang selama ini menjadi pilar utama ketahanan pangan dan fondasi perekonomian negara, kini dihadapkan pada tantangan yang semakin mendesa yaitu terjadinya krisis petani muda dan terancamnya masa depan ketahanan pangan bangsa.

Menurut data yang dilansir oleh Pusat Analisis Keparlemenan Badan Keahlian Setjen DPR RI, jumlah petani di Indonesia mengalami penurunan signifikan. Dalam kurun waktu 10 tahun, jumlah petani menyusut dari 31,70 juta pada tahun 2013 menjadi 29,34 juta pada tahun 2023, mencatatkan penurunan sebesar 7,42%.

Penurunan jumlah petani terjadi pada usia muda, dengan petani berusia 25–34 tahun menyusut 1,73% dan yang berusia 35–44 tahun mengalami penurunan 4,34%. Diperlukan langkah cepat untuk memberdayakan kembali generasi muda ke dalam sektor pertanian.

Untuk itulah, PT Sharp Electronics Indonesia selaku perwakilan korporasi yang memiliki perhatian pada isu pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, meluncurkan inisiatif terbaru yaitu Sharp Hydro Heroes.

Baca Juga: Sharp Tanam Mangrove Rehab Ekosistem Karbon Biru untuk Eco Vision 2050

Baca Juga: Greenhouse Di Taman Rumah, Sarana Berkreasi Kegiatan Berkebun

Shinji Teraoka bersama perwakilan pemerintah dan perwakilan Benihbaik.com meresmikan diluncurkannya program Sharp Hydro Heroes siapkan pemuda jadi Petani Milenial untuk pertanian modern. (Fpto: Sharp Indonesia)

“Program ini bertujuan untuk membangkitkan minat kalangan anak muda pada sektor pertanian dan sekaligus berkontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),” ungkap Shinji Teraoka, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia.

Dengan fokus pada tujuan nomor 1 (Tanpa Kemiskinan), 2 (Menghapus Kelaparan), 3 (Kehidupan Sehat & Sejahtera), 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta 10 (Pengurangan Ketimpangan), Sharp Hydro Heroes tidak hanya memberikan solusi untuk meningkatkan jumlah petani muda, tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat dan lingkungan.

Inisiatif ini menjadi sebuah dukungan korporasi untuk memperkuat sektor pertanian berkelanjutan dan menjamin ketahanan pangan Indonesia.

Program Sharp Hydro Heroes yang diresmikan  memberikan kesempatan bagi pemuda untuk terlibat dalam pengembangan pertanian modern, ini  diresmikan pada 5 November 2024 di Desa Pinayungan, Kec Teluk Jambe Timur, Karawang Barat.

Sharp Hydro Heroes telah memilih 20 pemuda yang berasal dari lingkungan ring satu perusahaan Sharp Indonesia melalui serangkaian tes seleksi. Menempati lahan seluas 20 x 15 M, para peserta terpilih akan mendapatkan pelatihan terstruktur yang mencakup dasar-dasar pertanian, teknik hidroponik, dan pemasaran digital.

Baca Juga: 53 Tahun Sharp Indonesia Membawa Dampak Positif Bagi Bumi

20 pemuda yang berasal dari lingkungan ring satu perusahaan Sharp Indonesia yang terpilih mengikuti program Hydro Heroes akan mendapatkan pelatihan terstruktur yang mencakup dasar-dasar pertanian, teknik hidroponik, dan pemasaran digital. (Foto: Sharp Indonesia)

Di era yang serba cepat ini, kemampuan memasarkan hasil pertanian melalui media sosial menjadi sangat penting. Difasilitasi oleh Benihbaik.com, platform sosial yang berfokus pada keberlanjutan, semakin memperkuat inisiatif ini dengan menyediakan akses ke sumber daya dan jaringan yang lebih luas.

Dalam program ini, peserta tidak hanya akan belajar cara bercocok tanam, tetapi juga akan didampingi oleh para ahli untuk menerapkan pengetahuan kewirausahaan. Tujuan dari pelatihan ini adalah menciptakan anak-anak muda yang dapat memajukan sektor pertanian berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja yang layak dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Sharp Hydro Heroes adalah langkah nyata kami untuk mendukung generasi muda dan mendorong mereka berperan aktif di sektor pertanian,” tegas Shinji Teraoka.

Baca Juga: 5 Cara Menanam Ala Hidroponik di Rumah Mungil

Baca Juga: Peluang Bisnis dan Ekspor Tanaman Hias Indonesia: Sansevieria & Aglaonema

PJ Bupati Karawang, Teppy Wawan Dharmawan, menyambut baik inisiatif ini, menilai bahwa program ini sangat penting untuk meningkatkan keterampilan pertanian di kalangan pemuda, “Kami berharap program ini dapat memicu peningkatan petani muda di Karawang.”

Dengan semangat kewirausahaan dan inovasi, Sharp Hydro Heroes bertekad menciptakan masa depan pertanian yang berkelanjutan. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan individu, tetapi juga pada penguatan ketahanan pangan Indonesia, memastikan generasi mendatang siap menghadapi tantangan yang ada.

Masyarakat pun diajak untuk berpartisipasi dalam mendukung program ini, bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan untuk pertanian di Indonesia.

“Kami ingin merubah mindset anak muda akan dunia pertanian yang kuno, dengan begitu target 20% – 30% petani milenial menuju generasi Indonesia Emas 2045 akan terpenuhi,” ujar Firdaus Juli, Chief of Strategic & Business Development Benihbaik.com.

Baca Juga: Sharp Class untuk SMK di Indonesia, Tingkatkan Kompetensi agar Lulusannya Siap Kerja

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom. (RR)

Menguak Keajaiban Lampu WiZ, Fitur Pintar dan Jenis Produknya

Ranahrumah.com – PRODUK | Menguak keajaiban lampu WiZ, fitur pintar dan jenis produknya.

Smart home menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat zaman sekarang, utamanya generasi muda. Kehadiran rumah yang smart tak hanya membantu menyederhanakan cara menjalani kehidupan yang penuh kesibukan, juga menjadi cara baru untuk meningkatkan kenyamanan dan menikmati rumah.

“Cara termudah dan termurah menciptakan rumah pintar atau smart home adalah dengan menerapkan smart lighting menggunakan lampu WiZ,” ujar Dedy Bagus Pramono, President Director Signify Indonesia.

WiZ adalah merek lampu pintar besutan Signify Indonesia yang pertama kali diperkenalkan pada September 2024 lalu. Sebelum memproduksi WiZ, Signify Indonesia sudah memiliki lampu pintar Philips Smart LED Connected yang dirilis Nopember 2022.

Baca Juga: Mengubah Suasana Rumah dengan Cara Instan saat Merayakan Lebaran

“WiZ dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan menambah keseruan di dalam rumah, termasuk di entertainment room. Dengan 16 juta opsi warna yang bisa diatur sesuai keinginan via aplikasi smartphone yang user-friendly dan pemasangan plug-and-play yang sangat simple, WiZ ajak konsumen menikmati personalized vibe di dalam rumah dan menghidupkan setiap momen semudah #LightAsYouWiZ,” tambah Dedy.

Penggunaan pencahayaan yang dapat diatur sesuai keinginan menjadi cara praktis untuk menciptakan suasana nyaman serta menambah kesan stylish dan estetis di rumah. Pemakaian lampu pintar dengan fitur personalisasi pencahayaan pun semakin diminati untuk mendapatkan ambience dan mood di dalam ruangan sesuai aktivitas ataupun hobi.

“Lampu pintar WiZ adalah solusi ideal untuk menciptakan pencahayaan yang dapat mendukung aktivitas, fleksibilitas, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Dengan fitur-fitur canggih WiZ, atmosfer rumah dapat dipersonalisasi—mulai dari suasana yang santai hingga penuh hiburan—semuanya bisa diatur dengan mudah sesuai selera dan kebutuhan,” tambah Thomas Agung Jonathan, Principal Lighting Designer dari Artmosphere Lighting Design. Berikut beberapa kepintaran dan keajaiban WiZ.

Baca Juga: WiZ Smart Lighting: Merek Lampu Baru untuk Hunian Pintar Kaum Digital Savvy

Menguak keajaiban lampu WiZ, fitur pintar dan jenis produknya. menggunakan smartphone untuk mengoperasikan lampu WiZ, mood ruang berubah tanpa mengubah dekorasinya.

Menciptakan Ambience Ruangan Tanpa Perlu Mengubah Dekorasi

Keajaiban pertama WiZ adalah menciptakan ambience ruangan sesuai keinginan. Teknologi yang cerdas dan canggih dari lampu pintar ini, bisa membuat aktivitas di rumah lebih seru, rumah menjadi lebih berwarna, nyaman, dan estetis.

Dengan 16 juta warna yang dimilikinya, WiZ dapat mengatur ambience di ruangan sesuai aktivitas dan mood hanya dnegan menggunakan satu buah smartphone yang telah memililiki aplikasi WiZ.  Mulai dari ambience yang cozy dengan memadukan warna warm white dan cool white hingga ambience yang immersive dengan memadukan full color. Dengan WiZ, setiap ruang bisa di-upgrade untuk menciptakan hunian idaman, sekaligus ditonjolkan atmosfer dan keindahannya.

Baca Juga: Jadi Nyawa bagi Ruangan, Inilah 5 Langkah Merencanakan Pencahayaan

Memiliki Fitur Pintar yang User-Friendly

WiZ memiliki fitur-fitur yang user-friendly, seperti Music Sync, SpaceSense, Automation, dan berbagai pilihan preset. Berkat pencahayaan otomatis WiZ yang mudah disetel, pengguna bisa bikin suasana rumah jadi lebih hidup dengan cara yang lebih kreatif dan praktis.

Music Sync, adalah fitur WiZ yang memungkinkan pengguna untuk mengubah kecerahan dan warna lampu sesuai dengan irama musik.

Fitur Music Sync  ini  menggunakan mikrofon pada ponsel atau tablet pengguna untuk mendeteksi musik dan memerintahkan lampu untuk berkedip, lebih terang, dan berubah warna sesuai dengan irama. Pengguna dapat memilih dari 9 palet warna yang telah dirancang sebelumnya di aplikasi WiZ dan membuat lampu dapat berganti warna, baik saat berpesta dengan teman-teman atau menikmati malam yang santai sendirian.

Efek cahayanya dinamis, berirama mengikuti lagu favorit pengguna. Lampu dapat ditambahkan sebanyak yang pengguna inginkan ke area Music Sync selama semuanya terhubung ke jaringan Wi-Fi yang sama.

SpaceSense, eksklusif WiZ memungkinkan lampu menyala karena gerakan. Jadi, lampu ini jugaberfungsi sebagai sensor gerak.

Outomation adalah fitur WiZ yang memungkinkan pengguna menyetting otomatisasi nyala/mati nya lampu pada jam-jam tertentu.

WiZ memungkinkan pengguna mengontrol pencahayaan cerdas dengan mudah, baik dengan smartphone, remote control WiZ, tombol biasa, ataupun dengan kontrol suara.

Mewujudkan fleksibilitas tanpa batas, WiZ terintegrasi dengan berbagai ekosistem smart home.

Baca Juga: Menghindari Silau di Dapur, Inilah Pilihan Jenis Lampunya!

Menguak keajaiban lampu WiZ, fitur pintar dan jenis produknya. Salah satu contoh pengaplikasian Lampu Strip LED Wiz di dinding. Lampu strip LED WiZ dapat dengan mudah diplaikasikan untuk menciptakan bentuk apapun.

Menyediakan Rangkaian Produk untuk Setiap Kebutuhan Desain Ruang

Rangkaian varian produk WiZ di antaranya Light Strip RGB/RGBIC, Smart Flex Strip, Bulb, Downlight, Portable Lamp, Fairy Lights, aksesoris.

Strip LED WiZ tersedia dalam panjang 4 hingga 30 meter, memungkinkan pengguna untuk membungkus seluruh ruangan dengan lampu.

Semua strip dapat dipotong untuk berbagai kebutuhan pemasangan, di area seperti di atas meja dapur, di ruang ganti, atau kamar mandi.

Dengan jutaan warna, mode cahaya statis dan dinamis, strip tersebut langsung meningkatkan suasana area mana pun – baik untuk penerangan harian dan pencahayaan suasana hati, atau untuk acara khusus.

Selain itu, untuk strip LED dengan desain RGBIC , beberapa warna dapat ditampilkan pada satu waktu di samping strip dan menjalankan efek dinamis seperti color chasing dengan sangat smooth. Produk ini akan menjadi pendamping yang sempurna untuk dekorasi di rumah dan menciptakan suasana yang tepat untuk pesta.

Baca Juga: Menciptakan Kamar Anak Idaman dengan Lampu LED Pintar Terkoneksi

Strip LED Neon Flex RGBIC baru , tersedia dalam ukuran 5 dan 10 meter, dirancang untuk meniru tampilan lampu neon tradisional, tetapi lebih hemat energi, tahan lama, dan fleksibel. Warna gradasi dan efek dinamis strip Neon Flex memungkinkan pengguna untuk mendesain dekorasi lampu yang indah untuk rumah mereka, bentuk apa pun dapat dibuat di dinding pilihan.

Strip LED tidak hanya dapat dikontrol melalui aplikasi atau suara, tetapi juga dengan aksesori kontrol WiZ seperti Smart Button dan Smart Dial Switch yang baru. Bahkan balita atau tamu dapat dengan mudah mengubah warna lampu dengan aksesori WiZ tanpa perlu memegang ponsel pintar pengguna. Pengguna dapat menjadwalkan strip LED untuk menyala dan mati pada waktu tertentu.

Semua strip LED kompatibel dengan Matter, yang berarti pengguna dapat mengontrolnya dengan platform rumah pintar pilihan apa pun; Apple Home, Google Home, atau Amazon Alexa.

Bulb adalah lampu bohlam yang memiliki berbagai pilihan warna dan dapat digunakan dengan mudah, langsung pasang, dan menyala.

Downlight adalah berbagai pilihan lampu downlight dengan desain rumah lampu pilihan untuk pencahayaan downlight.

Smart Fairy Light untuk penggunaan di dalam atau luar ruangan, Smart Dial Switch, serta lampu dinding luar ruangan.

Aksesori berupa smart button dan smart Dial Switch yang sangat mudah digunakan, tinggal ditempel ke dinding atau meja.

Baca Juga: Inspirasi Ruang dengan Pencahayaan Pintar WiZ Smart Lighting

Menguak keajaiban lampu WiZ, fitur pintar dan jenis produknya. Lampu WiZ menciptakan ambience yang mulai dari yang cool hingga yang immersive dengan memadukan full color. (Ranahrumah.com/Erly)

Menghitung Konsumsi Energi di Setiap Ruang

Dengan menggunakan aplikasi WiZ, tak hanya dapat mengontrol pencahayaan untuk berbagai kebutuhan, tapi aplikasi ini juga dapat digunakan untuk melihat konsumsi energi di setiap ruang atas penggunaan lampu. Hal ini dapat membantu penggunanay untuk mengatur efisiensi energi dengan cara lebih mudah.

Kehadiran brand WiZ semakin memperkuat kepemimpinan Signify di connected lighting dalam mendukung gaya hidup serba digital di Indonesia. WiZ menargetkan kaum muda cerdas digital savvy yang semakin tertarik dengan konsep hunian pintar dan serba terkoneksi. WiZ juga semakin menambah kemudahan bagi pekerja desain dan kreatif, arsitek dan desainer interior untuk mewujudkan Smart Home dengan penerapan Smart Lighting pada setiap proyek, menghadirkan vibe dan mood yang diinginkan pemilik rumah dengan lebih mudah, cepat, dan efisien.

Dikatakan Dedy, jumlah rumah pintar di seluruh dunia sudah lebih dari 360 juta unit. Teknologi  Internet of Things (IoT) dan smart home tak dapat dipisahkan. Melonjaknya minat terhadap smart home turut mendorong penetrasi smart lighting di Indonesia, yang pasarnya telah melampaui USD 24,7 juta, bertumbuh 26,7% YoY. Lampu WiZ menjadi jawab dan solusi untuk kebutuhan ini.

Baca Juga: Signify Hadirkan Philips UltraEfficient LED Dukung Target Pengurangan Emisi Karbon

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom. (RR)

12 Inspirasi Rumah Unik Kurang dari 100 M2 di Dunia (2)

Ranahrumah.com – ARSITEKTUR | 12 Inspirasi rumah unik kurang dari 100 M2 di dunia (2).

Isu tentang lahan hunian yang semakin menyempit bukanlah lagi sebuah rahasia. Tak heran, setiap tahun, populasi penduduk dunia selalu bertambah dengan pesat.

Tentu saja, meningkatnya populasi dunia ini berjalan seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan hunian di seluruh muka bumi. Otomatis, harga tanah pun kian melambung tinggi, meskipun lahan yang tersedia semakin berkurang dan menyempit.

Para arsitek dan desainer di seantero dunia tentunya telah menyadari isu global ini. Hunian atau rumah mungil yang dirancang fungsional, tapi tetap homy dan nyaman, menjadi proyek sasaran yang gencar dikerjakan saat ini, khususnya sejak beberapa tahun belakangan ini.

Ingin inspirasinya? Inilah rumah mungil dan unik di dunia, luas kurang dari 100 m2 (7 – 12), dikutip dari berbagai sumber.

Baca Juga: 12 Inspirasi Rumah Unik Kurang dari 100 M2 di Dunia (1)

Diogene House, Jerman – 12 Inspirasi rumah unik kurang dari 100 M2 di dunia (2). (Foto: Newatlas.com)

7. Diogene House, Jerman

Setelah berhasil merancang bangunan tertinggi di Eropa (The Shard di London), arsitek asal Italia, Renzo Piano, kembali melengkapi pencapaian karimya dengan. membangun sebuah rumah mikro berukuran 7,5M2. Nama bangunan ini adalah Diogene House. Rumah mikro ini telah dibangun di area taman Vitra Campus in Weil am Rhein, Jerman. ”

Mampukah bangunan ini disebut sebagai rumah? Nyatanya, semua fasilitas yang mengakomodasi kebutuhan seorang; penghuni tersedia dengan lengkap, mulai dari kursi dan meja lipat, sofa bed, serta area-area simpan multifungsi. Selain itu, terdapat pula ruang terpisah yang terdiri dari toilet kompos, area shower dan dapur kecil dengan sink dan lemari es tertanam.

Baca Juga: Setia pada Sustainability, Summarecon Luncurkan Township Teranyar Summarecon Tangerang

Baca Juga: Rumah Mungil 2 Lantai Terasa Lega dengan Gaya Skandinavia di Lahan 81 M2

Tumbleweed Tiny House, Amerika Serikat – 12 Inspirasi rumah unik kurang dari 100 M2 di dunia (2). (Foto: TumbleweedHouses.com)

8. Tumbleweed Tiny House, Amerika Serikat

Rumah yang bisa berpindah merupakan salah satu solusi desain dari isu menyempitnya lahan hunian. Salah satu rumah mungil yang mengaplikasikan konsep rumah portable ini adalah Tumbleweed Tiny House, yang terdapat di Amerika Serikat. Tumbleweed Tiny House ini sendiri sebenamya merupakan nama sebuah perusahaan di Sonoma, California, yang merancang dan membangun rumah-rumah mungil seluas 6m? hingga 80m’.

Penataan interiornya pun sangatiah fungsional dan hemat ruang. Mulai dari pemakaian loteng sebagal area tidur, furnitur-furnitur lipat, hingga area-area simpan di setiap sudut, membuat rumah portable ini tidak memiliki sisi kosong yang tak berguna.

Baca Juga: Jadi Nyawa bagi Ruangan, Inilah 5 Langkah Merencanakan Pencahayaan

Hori No Uchi House, Jepang – 12 Inspirasi rumah unik kurang dari 100 M2 di dunia (2). (Foto: Jawaracorpo.com)

9. Hori No Uchi House, Jepang

Bentuk bangunan karya arsitek ternama Jepang—Kota Mizuishi—ini memiliki bentuk yang sangat unik. Berbeda dengan hunian pada umumnya, Hori no Uchi House menggunakan konsep kantilever, menyerupai dua balok beda panjang yang ditumpuk, dengan balok yang lebih besar di bagian atas. Bangunan 2 lantai ini hanya memiliki luas total sebesar 55,24m2.

Bukaan yang besar serta langit-langit yang tinggi merupakan beberapa siasat untuk membuat rumah sempit seperti ini tampak luas dan nyaman, baik secara visual ataupun sirkulasi udara.

Baca Juga: 3 Model Taman dalam Wadah Penghias Ruang Utama di Rumah

Baca juga: Membuat Rock Garden “Taman Kering” di Rumah Mungil

House In Nada, Jepang – 12 Inspirasi rumah unik kurang dari 100 M2 di dunia (2). (Foto: Pinterest)

10. House In Nada, Jepang

Fujiwarramaro, salah satu konsultan arsitek ternama di Jepang, merancang sebuah rumah di lahan sempit, seluas 37m. Rumah yang dinamai House in Nada ini memiliki konsep yang menyerupai Keret House, yakni berada di “rongga” antar dua gedung yang sudah ada sebelumnya.

Adanya “lubang” atau void pada setiap lantai membuat interior berlahan mungil ini tampak luas, tidak sumpek,

dan terang benderang oleh pencahayaan alami. Material kayu bekas yang menghiasi fasad sederhananya pun menjadi salah satu daya tarik dari rumah mungil ini. Rumah ini memiliki beragam lantai dengan beragam fungsi.berbeda pula, yang membuktikan bahwa lahan sempit bisa menjadi solusi bagi kebutuhan penghuninya.

Baca Juga: Sharp Rilis Purefit Mini-Series untuk Rumah Mungil Kover Area 30 M2

Baca Juga: Rumah Mungil 60 M2 dengan Mezanin Cocok untuk Keluarga Muda Milenial

Twelve Cubed Mini Home, Kanada – 12 Inspirasi rumah unik kurang dari 100 M2 di dunia (2). (Foto: Dwell.com)

11. Twelve Cubed Mini Home, Kanada

Sekilas, rumah by Nomad Micro Homes yang berbentuk kubus dengan sisi-sisi sepanjang 12 kaki (sama dengan 3,6m) ini hanya menyerupai pos kecil yang tidak layak untuk dihuni. Namun, ternyata, bangunan hasil karya James Stuart, arsitek dari Kanada ini, memiliki fungsi-fungsi ruang yang lumrah dimiliki oleh sebuah hunian normal, mulai dari dapur, kamar mandj, kamar tidur, hingga area duduk. Berkaitan dengan pemakaian konsep berkelanjutan, rumah mungil inj dilengkapi pula oleh sistem panel surya yang bersifat hemat energi.

Baca Juga: Solusi Membangun Rumah untuk Milenial sesuai Budget yang Dimiliki

Port A Bach, Selandia Baru. – 12 Inspirasi rumah unik kurang dari 100 M2 di dunia (2). (Foto: Ecocontainerhome.com)

12. Port A Bach, Selandia Baru

Pernahkah Anda berpikir untuk menghabiskan liburan Anda di tengah hutan, dengan rumah multifungsi berukuran mungil? Mungkin, Anda akan tertarik dengan hunian temporer bernama Port a Bach ini. Bangunan seluas 40m? ini bisa dihuni oleh 2 Orang dewasa serta anak kecil.

Interiomya pun terdiri atas furnitur-furnitur yang hemat ruang, seperti lemari dan lad tanam, dapur stainless steel, area shower tanpa sekat, wastafel, hingga toilet kompos. Selain itu, sang arsitek—Cecille Bonifait dan William Giesen—menambahkan partisi kain yang bisa digunakan sewaktu-waktu. Dinding-dindingnya pun dibuat fleksibel, bisa sewaktu-waktu dijadikan tempat tidur, atau area bersantai.

Baca Juga: Karakter 7 Jenis Material Fabric dan Fungsinya sebagai Soft Furnishing

Baca Juga: Menghitung Biaya Membuat Dapur dengan Berbagai Pilihan Material 

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom. (RR)

Menanam Kaktus agar Tak Mati

Ranahrumah.com – EKSTERIOR | Menanam kaktus agar tak mati.

Kaktus merupakan tanaman hias favorit, karena tampilannya yang unik dan khas. Di Indonesia, masa kejayaan kaktus berlangsung sekitar tahun 80-an, lalu kemudian popularitasnya menurun.

Di tahun 2016, tanaman berduri ini kembali berjaya, terutama kaktus berukuran mini. Kaktus dapat hidup pada kondisi yang sangat ekstrem (sangat kering hingga daerah bersalju), dengan melakukan beberapa penyesuaian yang berakibat perubahan pada bentuknya. Misalnya daun yang mengecil atau tidak berdaun sama sekali, perakaran menyempit, batang menggelembung, dan sebagainya. Karena mudahnya ia menyesuaikan diri, penyebaran kaktus sangat cepat.

Kaktus adalah tanaman sekulen. Kekhasan tanaman sekulen adalah mampu menyimpan cadangan air, seperti halnya unta. Bagian-bagian tanamannya— misalnya batang dan daun—bisa menebal, menggembung, atau berdaging lebih untuk menyimpan tanaman air.

Kaktus mati bisa diakibatkan oleh berbagai hal. Mengenali karakternya secara mendalam, sebelum menanam akan mencegah kegagalan menanam yang membuatnya mati.

Baca Juga: Peluang Bisnis dan Ekspor Tanaman Hias Indonesia: Sansevieria & Aglaonema

Habitat Kaktus

Secara garis besar, ada dua habitat asal kaktus, yaitu hutan dan padang pasir atau setengah padang pasir. Kaktus yang berasal dari hutan menyukai kelembapan sedang, sedangkan kaktus yang berasal dari padang pasir menyukai kelembapan udara yang rendah dan suhu yang tinggi. Untuk mengetahui dari mana kaktus berasal, kamu bisa menanyakannya kepada pedagang tempat kamu membeli.

Menanam kaktus agar tak mati. Media tanam untuk kaktus sebaiknya bersifat porous (memiliki banyak pori-pori) supaya kaktus tidak kebanjiran, namun tetap harus mengikat air sedikit. (Foto: Pexels)

Baca Juga: Stand Tanaman Inovatif untuk Penanaman Vertikal di Ruang Terbatas

Baca Juga: 5 Cara Menanam Ala Hidroponik di Rumah Mungil

Media Tanam Kaktus

Asal usul kaktus ini berkaitan dengan pemilihan media tanam yang tepat. Media tanam untuk kaktus sebaiknya bersifat porous (memiliki banyak pori-pori) supaya kaktus tidak kebanjiran, namun tetap harus mengikat air sedikit. Parameternya gampangnya, jika kamu sentuh media tanam terasa basah namun jika dilihat tidak tampak basah. Atau bisa juga dicirikan, media ini tidak mudah menggumpal dalam konsisi basah dan tidak mengeras dalam kondisi kering.

Media sebaiknya disterilkan dulu agar bebas dari telur cacing dan hama karena cacing dapat menyerang akar kaktus. Caranya, siram media dengan air panas secara merata dan biarkan hingga dingin dan agak kering. Bisa juga dicampurkan Furadan sesuai dengan dosis yang tertera pada kemasan.

Menanam kaktus agar tak mati. Meletakkan kaktus sebaiknya di tempat yang banyak terkena sinar matahari atau bisa juga diletakkan di dalam, namun harus dikeluarkan setidaknya 5 jam sehari. Sirkulasi udara harus baik agar kondisi di sekitar kaktus tidak lembap, karena lembap bisa menyebabkan kebusukan dan tumbuhnya jamur. (Foto:Pexels)

Baca Juga: 3 Model Taman dalam Wadah Penghias Ruang Utama di Rumah

Meletakkan Kaktus

Kaktus menyukai sinar matahari, jadi harus diletakkan di tempat yang banyak terkena sinar matahari atau bisa juga diletakkan di dalam, namun harus dikeluarkan setidaknya 5 jam sehari. Jika kurang sinar matahari, pertumbuhan kaktus jadi kurus dan tidak kokoh. Sementara jika kepanasan, kaktus akan tumbuh lambat dan warnanya cenderung pucat.

Sirkulasi udara harus baik agar kondisi di sekitar kaktus tidak lembap, karena lembap bisa menyebabkan kebusukan dan tumbuhnya jamur. Suhu udara yang ideal untuk kaktus adalah 16—34 derajat Celsius.

Jika pertumbuhan kaktus sudah jelek atau sudah terlalu besar untuk potnya, kamu harus memindahkannya ke pot yang baru. Tujuannya agar tersedia ruang yang cukup untuk pertumbuhan kaktus. Untuk kaktus dengan pertumbuhan cepat, pemindahan dapat dilakukan 6 bulan sekali, sementara untuk kaktus dengan pertumbuhan lambat dapat dipindahkan setahun sekali. Tanyakan kepada penjual untuk memastikan pertumbuhan kaktus.

Baca Juga: Membuat Rock Garden “Taman Kering” di Rumah Mungil

Menanam kaktus agar tak mati. Penyiraman dapat dilakukan seminggu atau tiga hari sekali, tergantung dari cuaca dan kondisi media tanam. (foto: Pexels)

Waktu Menyiram Kaktus

Penyiraman dapat dilakukan seminggu atau tiga hari sekali, tergantung dari cuaca dan kondisi media tanam. Jika cuaca dingin atau hujan, penyiraman dapat dilakukan cukup 2 kali sebulan. Media yang sudah butuh disiram ditandai dengan ciri: jika disentuh terasa kering dan mudah lepas.

Untuk kaktus yang berasal dari hutan, penyiraman sebaiknya dilakukan pada sore hari, sedikit demi sedikit. Sedangkan kaktus dari gurun pasir, sebaiknya disiram pagi hari, karena akarnya akan mudah menyerap air selama matahari masih ada.

Baca Juga: Manfaat Taman Atap untuk Rumah di Daerah Tropis

Penyakit Kaktus Kaktus

Penyakit kaktus bisa terjadi akibat salah penyiraman. Penyakit yang bisa ditimbulkan karena salah penyiraman, sebagai berikut.

1. Pucuk batang kisut dan bagian bawahnya busuk. Jika hanya pucuk batang yang kisut, itu adalah gejala kekurangan air. Namun jika kisut pada pucuk diikuti oleh bagian bawah, itu gejala kelebihan air, yang sering muncul di musim hujan.

2. Pertumbuhan kaktus terhenti karena terlalu banyak air.

3. Muncul spot berbentuk cincin berwarna terang pada batang tanaman. Ini adalah gejala kekurangan air dan unsur hara.

4. Kaktus kuntet, keriting, dan lembek. Ini akibat media tanam terlalu kering dan tidak bisa mengikat air dengan baik.

Baca Juga: 6 Cara Menjaga Keseimbangan Yin dan Yang pada Taman

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom. (RR)

12 Inspirasi Rumah Unik Kurang dari 100 M2 di Dunia (1)

Ranahrumah.com – ARSITEKTUR | 12 Inspirasi rumah unik kurang dari 100 M2 di dunia.

Isu tentang lahan hunian yang semakin menyempit bukanlah lagi sebuah rahasia. Tak heran, setiap tahun, populasi penduduk dunia selalu bertambah dengan pesat. 

Tentu saja, meningkatnya populasi dunia ini  berjalan seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan hunian di seluruh muka bumi.  Otomatis, harga tanah pun kian melambung tinggi, meskipun lahan yang tersedia semakin berkurang dan menyempit. 

Para arsitek dan desainer di seantero dunia tentunya telah menyadari isu global ini. Hunian atau rumah mungil yang dirancang fungsional, tapi tetap homy dan nyaman, menjadi proyek sasaran yang gencar dikerjakan saat ini, khususnya sejak beberapa tahun belakangan ini.

Ingin inspirasinya? Inilah rumah mungil dan unik di dunia, luas kurang dari 100 m2 (rumah 1-6), dikutip dari berbagai sumber.

Baca Juga: 12 Inspirasi Rumah Unik Kurang dari 100 M2 di Dunia (1)

Baca Juga: Rumah Mungil 2 Lantai Terasa Lega dengan Gaya Skandinavia di Lahan 81 M2

Baca Juga: Setia pada Sustainability, Summarecon Luncurkan Township Teranyar Summarecon Tangerang

12 Inspirasi rumah unik kurang dari 100 M2 di dunia. Keret House, Warsawa, Polandia (Foto: Archdaily)

1. Keret House,  Warsawa, Polandia 

Pernahkah kamu melihat rumah tersempit di dunia? Jika kamu menderita claustrophobia (takut akan tempat sempit), sebaiknya kamu tak memasuki rumah yang dijuluki Keret House ini, mengingat lebarnya hanya mencapai 122cm saja. 

Lokasi bangunan ini pun sangat unik, berada di rongga sempit, di antara 2 bangunan bersejarah yang saling bersebelahan. Proyek ini merupakan hasil karya seorang arsitek Polandia, yaitu Jakub Szczesny, yang berfungsi sebagai rumah sementara bagi para penulis lepas, salah satunya adalah Etgar Keret. 

Meskipun lebamya sangat sempit, interior di dalam Keret House ini terasa sangat fungsional, bisa memenuhi kebutuhan kehidupan satu orang penghuni saja, mulai dari area tidur, area duduk, area bekerja, hingga dapur.

Baca Juga: 10 Kiat Merenovasi Rumah Mungil

12 Inspirasi rumah unik kurang dari 100 M2 di dunia. Potter Cottage, Maine, AS (Foto: Homevanities.com)

2. Porter Cottage, Maine, AS 

Terietak di sebuah pulau yang berjarak 20mil dari lepas pantai Maine, bangunan seluas 60m? ini merupakan sebuah rumah peristirahatan bagi Bruce Porter. Pria ini adalah seorang jurnalis sekaligus profesor di Columbia University Graduate School of Journalism. Di masa pensiunnya, ia memutuskan untuk “menyepi” di tanah yang telah ia miliki sejak lama ini. 

Alex Scott Porter, sang anak yang juga seorang arsitek, memutuskan untuk membangun rumah peristirahatan yang mungil, fungsional, tetapi tetap unik. 

Berhiaskan dinding container di bagian luar, interior rumah ini terasa nyaman dengan aplikasi kayu di seluruh interior. Selain itu, konsep ramah lingkungan pun digunakan dalam rumah ini, mulai dengan pengaplikasian panel surya, sistem toilet kompos, hingga aat alat elektronik bertenaga matahari.

Dari luar, bangunan ini tampak sangat sederhana, seperti balok bertutupkan atap prisma dengan material serupa, dengan rongga-rongga jendela kaca besar di beberapa sisi dinding. Ternyata “balok” seluas 27m ini merupakan hunian mungil yang terdiri dari 3 area interior, yakni area duduk dan dapur, kamar mandi, serta kamar tidur. 

Baca Juga: Pindah Sementara ke Kontrakan saat Rumah Direnovasi: Harus atau Tidak?

12 Inspirasi rumah unik kurang dari 100 M2 di dunia. APH80 House, Spanyol (Foto: Homedsgn.com)

3. APH80 House Rumah Portable, Spanyol

Bangunan rumah ini merupakan hasil karya ABATON, sebuah studio arsitek di Madrid, Spanyol. Selain ukurannya yang super kecil, rumah yang diyuluki APH80 House ini merupakan rumah yang bisa berpindah-pindah, atau biasa disebut sebagai rumah portable. 

Materiainya pun cenderung unik, menggunakan atap dan dinding bermaterial – komposit, yang terbuat dari fiber kayu dan semen. Mengusung konsep “hijau”, material-material ini bisa didaur ulang dan cenderung bersifat “ramah” pada lingkungan sekitar. 

Meskipun mungil, plafon di dalam rumah ini relatif tinggi, dengan bukaan setinggi dinding. Alhasil, rumah ini pun tampak terbuka, luas, dan tidak pengap. Terlebih lagi, sirkulasi udaranya pun cukup baik, sehingga ruang yang sempit tak membatasi kenyamanan penghuninya.

Baca Juga: Daftar Lengkap Ongkos Pekerjaan Tukang untuk Merenovasi Rumah, Panduan Bikin RAB Sendiri

12 Inspirasi rumah unik kurang dari 100 M2 di dunia.Exbury Egg, Sungai Beaulieu, Inggris. (Foto: Wired.com)

4. Exbury Egg, Sungai Beaulieu, Inggris

Pemahkah kamu berpikir, seperti apa rasanya tinggal di dalam telur? Jika kamu tengah berimajinasi tentang hal tersebut, mungkin kamu harus mengunjungi rumah unik yang dijuluki Exbury Egg ini. Bentuknya yang lonjong seperti telur ini: mengambang rapi di atas Sungai Beaulieu, Inggris. 

*Telur” ini merupakan hasil kolaborasi Stephen Turner, seorang seniman yang mengkhususkan diri pada eksplorasi lingkungan secara artistik, dengan tim Space Placemaking and Urban Design (SPUD Group)

Dengan ukuran panjang 6m dan diameter 2,8m, Exbury Egg ini hanya diisi oleh interior yang sangat sederhana: area tidur yang menyerupai ayunan di pantai; area duduk berisikan bantal; dan meja-meja area simpan.

Baca Juga: Tips Memanfaatkan Attic untuk Kamar agar Tak Panas

Baca Juga: Hunian dengan Pemandangan Greenery 6 Danau dan Arsitektur Unik di Summarecon Tangerang, Township Terbaru Summarecon

12 Inspirasi rumah unik kurang dari 100 M2 di dunia.Whangapoua Beach Hut, Selandian Baru (Foto: ArchDaily.com)

5. Whangapoua Beach Hut, Selandian Baru

Berlokasi di salah satu pantai berpasir putih di Selandia Baru, bangunan seluas 40m2 ini merupakan bangunan rumah peristirahatan, berlapiskan material-material yang mudah dipindah-pindah. Hal ini menjadi persyaratan wajib, mengingat area pantai Whangapoua ini berada di wilayah rawan erosi. 

Crosson Clarke Carnachan Architects mendesain Whangapoua Beach Hut, selandia Baru, dengan ukuran yangsangat mungil, namun bisa mengakomodasi kebutuhan keluarga yang terdiri dari 5 orang. Di dalam lahan sempit tersebut terdapat dapur yang juga merangkap sebagai ruang makan dan ruang keluarga, kamar mandi, dan 2 area tidur. Pondok ini mengusung konsep desain berkelanjutan, dengan ukuran yang efisien, serta penggunaan materialnya dan sistem pengairan yang ramah lingkungan. 

Baca Juga: Penataan Apartemen 50 M2 Berkonsep Green dengan Warna Earth Tone & Natural Ventilation di The Belton

12 Inspirasi rumah unik kurang dari 100 M2 di dunia. Tiny Tack House, AS (Foto: Ecohome.net)

6. Tiny Tack House, AS

Christopher dan Melissa Tack merupakan pasangan penggemar konsep rumah mikro. Hal inilah yang menginspirasi mereka untuk membuat hunian bernama Tiny Tack House dengan tangan mereka sendiri. Bangunan ini dirancang dengan roda—agar bisa  berpindah-pindah—dan memiliki luas yang cukup mungil, yakni 13m. 

Setiap ruangannya didesain dengan sangat fungsional dan hemat tempat. Di dalamnya terdapat kamar tidur di area loteng, dapur, dan dilengkapi pula oleh kamar mandi. 

Untuk memperbaiki sirkulasi udara dan cahaya alami, Chris dan Melissa menambahkan 11 buah jendela yang berada di sekeliling bangunan portable ini. 

Baca Juga: 4 Ide Model Tangga dan Posisi yang Tepat sesuai Bentuk dan Kondisi Ruang

Baca Juga: 5 Cara Menanam Ala Hidroponik di Rumah Mungil

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom. (RR)