Friday, April 3, 2026
Home Blog Page 77

Grahayana Homes: Rumah 500 Jutaan di Pusat Kota Karawang

Ranahrumah.com – PROPERTI | Grahayana Homes: Rumah 500 Jutaan di pusat Kota Karawang.

Ketersediaan lahan di Pusat Kota Karawang kian terbatas dengan kondisi harga yang semakin naik. Fenomena ini turut mendorong kenaikan harga tanah secara signifikan, menjadikannya tantangan bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian di lokasi strategis namun dengan harga yang relatif terjangkau.

Di sisi lain, perkembangan infrastruktur terus membawa peluang baru bagi sektor properti. Baru-baru ini, moda transportasi terbaru, kereta cepat Whoosh, telah resmi beroperasi di Karawang.

Kehadiran Whoosh tidak hanya meningkatkan konektivitas Karawang dengan kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung, tetapi juga berpotensi mendorong permintaan hunian di wilayah ini. Akses transportasi yang lebih efisien diharapkan dapat menarik lebih banyak orang untuk menetap dan berinvestasi di Karawang, sehingga berdampak positif bagi pertumbuhan sektor properti.

Anton Suwandi, Direktur Citanusa Group, mengungkapkan, “Dengan keberadaan Whoosh serta wacana pengembangan perpanjangan jalur Commuter Line hingga Karawang, kota ini berpotensi menjadi game-changer. Mobilitas yang semakin efisien akan mendorong semakin banyak profesional maupun pekerja industri untuk memilih Karawang sebagai tempat tinggal dan investasi properti.”

Ia pun menambahkan pertumbuhan populasi Karawang terus meningkat setiap tahunnya.

“Berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk Karawang telah mencapai 2,5 juta jiwa pada tahun 2024, mencerminkan tren pertumbuhan yang berkelanjutan. Peningkatan jumlah penduduk ini secara langsung berdampak pada meningkatnya kebutuhan akan hunian, terutama di kawasan yang memiliki aksesibilitas tinggi dan lingkungan yang nyaman. Selain itu, Upah Minimum Regional (UMR) Karawang juga menempati peringkat tertinggi ke-2 di Indonesia.”

Baca Juga: Hunian Ramah Anak KGV3 di Karawang dari Citanusa Harga Mulai Rp300 Jutaan

Baca Juga: Renovasi Rumah 21/80 M2 Biaya Rp130 Juta, Ruang Keluarga Lebih Luas dan Fleksibel


(Ki-Ka) Direktur Citanusa Group, Anton Suwandi; Direktur PT Alam Kreasi Dharma Nusantara, Kevin Harland Saputra; Direktur utama PT Alam Kreasi Dharma Nusantara, Logito; Direktur Utama Citanusa Group, Nerisa Arviana; Komisaris PT Alam Kreasi Dharma Nusantara, TanTjoe; dan Direktur PT Alam Kreasi Dharma Nusantara, Astrid Kusuma Dewi di acara Soft Launching Grahayana Homes di Kantor Pemasaran Grahayana, Karawang, Jawa Barat, 22 Februari 2025.

Grahayana Homes Hunian Keluarga mulai 500 Jutaan Rupiah di Pusat Kota Karawang

Menanggapi peluang tersebut, Citanusa hadir menjadi solusi dalam menawarkan hunian yang tetap strategis dengan harga yang lebih kompetitif melalui proyek terbarunya, Grahayana Homes.

Proyek ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan Grahayana sebelumnya, yang mendapat respons positif dari pasar.

Dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 2025, Citanusa menggelar Soft Launching di Kantor Pemasaran Grahayana, yang turut dihadiri oleh jajaran direksi di antaranya Nerisa Arviana-Direktur Utama Citanusa; Anton Suwandi- Direktur Citanusa Group; Logito-Direktur Utama PT Alam Kreasi Dharma Nusantara; dan TanTjoe Liang selaku Komisaris PT Alam Kreasi Dharma Nusantara.

Melalui acara ini, Citanusa Group secara resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan PT Alam Kreasi Dharma Nusantara dalam mengembangkan kawasan hunian modern untuk kebutuhan keluarga masa kini.

Nerisa Arviana menjelaskan bahwa setiap proyek yang dibangun oleh Citanusa Group selalu berlandaskan satu pilar penting. “Kami berkomitmen untuk selalu mengutamakan nilainilai keluarga melalui konsep ‘Home for Family’. Bagi kami, membangun hunian bukan hanya sekadar mendirikan bangunan, tetapi menciptakan rumah yang benar-benar menjadi tempat pulang yang dinantikan setiap penghuninya. Kami ingin menciptakan soul dalam setiap rumah yang kami bangun.” ucapnya.

Baca Juga: Solusi Membangun Rumah untuk Milenial sesuai Budget yang Dimiliki

Baca Juga: Rancangan Desain Renovasi Rumah 21/60 m² Lahan Memanjang ke Belakang, Biaya 150 Jutaan

Mengusung “Where Modernity Meets Serenity” Grahayana Homes memiliki luas 4 Hayang menghadirkan perpaduan sempurna antara gaya hidup modern di pusat kota dengan suasana rumah yang tenang. Dengan arsitektur bergaya modern tropical, hunian ini dirancang selaras dengan iklim Karawang, sehingga suasana yang nyaman, asri, dan tetap fungsional bagi penghuninya.

Lenvrina Marnis, Real Estate Business Unit Head menyampaikan “Berada strategis di Pusat Kota Karawang, Grahayana Homes hanya berjarak 0 km dari Jl. Tuparev, kawasan pusat perniagaan legendaris terbesar di Kota Karawang. Adapun target pasar yang kami sasar adalah para pengusaha skala menengah atau besar dan pekerja di Kawasan Industri dengan level mulai Supervisor hingga Manager.”

Dilengkapi dengan fasilitas di dalam cluster seperti: Playground, Basketball Court, Zen Garden & Reflexology Path, Multifunction Room, dan lainnya akan mendukung gaya hidup yang lebih sehat bagi para penghuni.

Aksesibilitas pun sangat mudah berjarak 5 menit dari Staisun Keretea Api Karawang dan pusat perbelanjaan, baik Shopping

Mall maupun Pasar Tradisional. Selain itu, untuk menuju Pusat Pemerintahan, Rumah Sakit, dan Universitas Negeri cukup ditempuh hanya dalam waktu 10 menit saja, sementara akses ke Kawasan Industri dan Gerbang Tol hanya membutuhkan waktu 15 menit.

Dengan berbagai fasilitas di sekitarnya, Grahayana Homes memastikan kemudahan mobilitas bagi penghuninya. “Mendukung kenyamanan hidup yang modern, praktis, dan efesien, residensial ini juga terhubung dengan area komersial, yaitu Ruko @De Terrace dengan keunggulan alfresco dan fasilitas on street parking yang dapat memudahkan penghuni untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya“ Tambah Real Estate Business Unit Head, Lenvrina Marnis.

Grahayana Homes optimistis dapat menjadi aset investasi yang menjanjikan di tengah pertumbuhan sector properti di Karawang. ini didukung oleh data pertumbuhan nilai properti yang disampaikan oleh Nerisa Arviana “Pada tahun 2017, harga jual proyek Grahayana berada di kisaran Rp 751 juta. Sementara itu, pada tahun 2025, nilainya telah mendekati Rp 1,3 miliar, mencerminkan kenaikan hampir 70% dalam delapan tahun terakhir.” Ia menegaskan bahwa investasi properti di Karawang masih memiliki prospek cerah untuk jangka panjang, menjadikannya pilihan menarik bagi para investor.

Lebih lanjut, Nerisa mengungkapkan bahwa dengan nilai proyek sebesar Rp 300 miliar, target penjualan diharapkan mencapai 100% dalam satu tahun dan penyelesaian proyek dalam dua tahun.

Keberhasilan Grahayana sebelumnya menjadi salah satu bukti nyata komitmen Citanusa Group dalam menghadirkan hunian berkualitas.

Sejalan dengan itu, pengembang terus melangkah maju dengan mengembangkan proyek-proyek baru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat urban yang dinamis. “Setelah Grahayana Homes, kami telah menyiapkan proyek residensial baru yang akan dikembangkan di Jakarta. Kami akan terus menjaga komitmen dalam menghadirkan hunian yang tidak hanya nyaman dan memiliki aksesibilitas tinggi, tetapi memiliki nilai investasi yang terus berkembang,” tambahnya.

Untuk memberikan pilihan transaksi KPR bagi konsumen, pengembang telah menggandeng sejumlah bank ternama yang sudah berkerjasama dengan proyek Grahayana sebelumnya. Harga yang ditawarkan pun relative terjangkau mulai dari 500 jutaan dengan 3 tipe hunian di antaranya: tipe Alaya 6×10 m, tipe Denaya 6x12m, dan tipe Kaanti 7×12 m.

Saat ini beragam promo menarik yang ditawarkan oleh konsumen di mana dengan harga yang masih perdana dan sudah termasuk biaya surat-surat, konsumen bisa mendapatkan diskon 5%, DP 0%, gratis biaya KPR, dan voucher belanja supermarket (red: berlaku sesuai ketentuan),  dan unit akan di serahterimakan tepat waktu dalam kurun waktu 18 bulan.

Baca Juga: Pentingnya Manajemen Keuangan saat Milenial Membeli Rumah

Tentang Citanusa Group

Berpengalaman selama lebih dari 37 tahun, Citanusa berhasil menjadi developer terpecaya yang didirikan oleh Ir. Sutijpto dengan latar belakang sebagai perusahaan kontraktor pada tahun 1987. Lalu pada tahun 1997 Citanusa mulai bertransformasi menjadi developer, berkat komitmennya terhadap kualitas dan kepuasan konsumen.

Kini Citanusa Group terus melakukan ekspansi di berbagah wilayah strategis seperti di berbagai sektor komersial dan residensial diantaranya Jakarta Tanggerang, Cirebon, Batam dan Karawang.Jejak karyanya antara lain Plaza Baru Ciledug, Pasar Bersih Malabar, Taman Borobudur 1, Taman Borobudur 2, Taman Borobudur Extension, Batu Aji Centre Point Batam, Ruko Bharata, Karawang Green Village, Karawang Green Village Extension, Karawang Green Village 2, Karawang Green Village 3, Grahayana Karawang, dan Grahayana Homes serta 1 proyek residensial terbaru yang akan dibangun di Jakarta. (RR)

Baca Juga: Jangan Asal Meletakkan Ventilasi! Ini Letak Jendela Paling Ideal untuk 4 Ruang Vital di Rumah

Baca Juga: Untung dan Ruginya Membeli Rumah Jadi, Membangun Sendiri, atau Custom Home

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Penyedot Debu Robot MOVA Beri Solusi Efektif dan Nyaman Merawat Rumah

Ranahrumah.com – PRODUK | Penyedot debu terbaru MOVA beri solusi efektif dan nyaman merawat rumah.

MOVA, merek perangkat rumah tangga pintar dan inovatif ternama di dunia memperkenalkan dua inovasi terkini pada kategori produk alat kebersihan rumah, penyedot debu robot MOVA Z50 Ultra dan penyedot debu (vacuum cleaner) kering dan basah MOVA X4 Pro. Kedua jenis penyedot debu terbaru ini siap diluncurkan awal Maret 2025.

Tim pengembangan produk MOVA memperkenalkan teknologi dan fitur inovatif Z50 Ultra dan X4 Pro yang merupakan inovasi unggulan dan menghubungkan teknologi dengan kehidupan sehari-hari. Dengan menghadirkan kedua penyedot debu atau vacuum cleaner terbaru ini, MOVA ingin menciptakan tempat tinggal baru yang didukung teknologi pintar melalui berbagai terobosan inovatif, serta mengeksplorasi masa depan kehidupan di rumah.

Baca Juga: 6 Peralatan Rumah Tangga Sharp untuk Gaya Hidup Sehat Dipamerkan di ASEAN SYNC UP 2024 Thailand

Baca Juga: 4 Pilihan Vacuum Cleaner Sharp dan Harganya, Tips Memilih agar Sesuai Kebutuhan!

Mengubah Pengalaman Membersihkan Rumah Lewat Teknologi

Teknologi Z50 Ultra dibanamkan pada penyedot debo rpbot MOVA. Z50 Ultra dilengkapi Teknologi 36℃ Thermostatic HydroSync™ Mopping yang inovatif, serta alat pel track-type berbentuk “D”.

Teknologi ini memakai air yang mengalir dan teknologi real-time fluffing untuk membersihkan alat pel track-type sambil membersihkan lantai rumah. Sistem canggih ini mempermudah pengguna membersihkan kotoran yang sulit dihilangkan agar lantai bebas dari noda.

Dengan daya isap maksimal 19.000 Pa, serta kekuatan gosok 18 N, Z50 Ultra efektif menyapu dan mengepel lantai secara sekaligus, serta mencegah kotoran bergeser ke area lain selama proses membersihkan rumah.

Kinerja Z50 Ultra dalam membersihkan rumah semakin optimal berkat Teknologi Triple-Intelligence AI Sensing. Teknologi ini secara otomatis mengenali jenis noda yang berbeda di lantai, lalu secara otomatis mengatur strategi untuk membersihkan lantai.

Modul ini mendukung fitur pengangkatan alat pel secara otomatis sehingga dapat memisahkan lantai kering dan basah dengan lebih baik.

Dengan fitur dual-edge cleaning, Z50 Ultra memadukan sikat samping yang lebih panjang dengan alat pel yang berputar untuk sudut ruangan, sehingga Z50 Ultra dapat membersihkan rumah secara menyeluruh, bahkan menjangkau sudut yang paling sempit sekalipun.

Baca Juga: 20 Pilihan Vacuum Cleaner Bosch, Bersihkan Debu Lebih Mudah dan Menyenangkan

Produk lain yang diluncurkan adalah MOVA X4 Pro, penyedot debu basah dan kering, dengan teknologi inovatif yang membuat kegiatan membersihkan rumah kian efektif.

Dengan fitur SpotHeat™ Spray Cleaning, memakai Air Panas 80°C untuk membersihkan lantai, serta air panas 100°C yang menggosok lantai hingga tuntas, X4 Pro hadir sebagai produk satu-satunya di Singapura yang dilengkapi fitur unggulan tersebut. X4 Pro adalah pilihan pendamping ideal untuk menyingkirkan noda yang membandel.

Berkat daya isap yang kuat, fitur dual-edge cleaning, serta jangkauan 180°, MOVA X4 Pro semakin mempermudah dan mempercepat proses membersihkan rumah. 

Perangkat hands-free base station X4 Pro juga menggunakan desain inovatif yang membebaskan pengguna untuk mengangkat, memiringkan, atau membalikkan perangkat secara manual. Hanya dengan satu sentuhan halus, alat penyedot debu basah dan kering ini dapat kembali ke dudukan. Kemampuan ini perangkat lebih tahan lama karena mampu mencegah kerusakan, serta memastikan daya baterai X4 Pro tetap terisi dan siap digunakan untuk membersihkan rumah. (RR)

Baca Juga: Vacuum Cleaner LG Terbaru dan Canggih Siap Melantai Di Pasar Indonesia

Baca Juga: 5 Cara Menjaga Kesehatan Kasur agar Bebas Kuman

Baca Juga: 5 Fakta Tempat Paling Berbahaya di Rumah, Rawan Celaka dan Gangguan

Baca Juga: Atasi Polusi Udara Mulai dari Rumah, Kenali 6 Pemicu & Sumbernya!

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Conchita Home Gandeng 4 Desainer Ternama Indonesia di Pameran Desain “Opulent Visions”

Ranahrumah.com – INSPIRASI | Conchita Home gandeng 4 desainer ternama Indonesia di pameran desainOpulent Visions”.

Mengekspresikan karakter dan cita rasa melalui desain memang membutuhkan dedikasi dan kedalaman passion yang selalu menjadi semangat dan jiwa dari Conchita Home (@conchita.home)

Nama yang sejak awal mempersembahkan produk pernik tableware dan home accessories yang terkurasi dengan personal ini telah dikenal memberikan banyak pilihan ekspresi yang merepresentasikan gaya hidup yang mewah.

Sejak 2018 hingga sekarang Conchita Home konsisten menghadirkan produk terkurasi dari berbagai jenama internasional sehingga memudahkan desainer dan konsumen di Indonesia untuk bisa mendapatkan tatanan interior dengan detail dan aksesori berdesain eksklusif, luks, dan elegan.

Menandai kiprahnya hingga kini, Conchita Home berkolaborasi dengan empat desainer dan beberapa jenama pendukung untuk mempersembahkan sebuah pameran yang menyuguhkan pengalaman ‘rasa’ ke dalam empat cerita dan ekspresi di dalam empat tatanan interior apartemen yang berbeda.

Baca Juga: Moire Rugs Pamerkan 3 Kategori Koleksi Karpet Favorit

Bertajuk “Opulent Visions”, pameran yang diselenggarakan di Comte Manoir, Jalan Goa No. 11, Senopati, Jakarta Selatan, ini mengundang pengunjung untuk melihat, merasakan, dan bahkan menikmati suasana dan ekspresi visual yang akan menggugah ‘hati’ dari empat desainer interior ternama yang masing-masing menghadirkan konsep tatanan interior sebuah apartemen dengan menghadirkan produk tableware dan home accessories dari Conchita Home sebagai ‘pemeran utamanya’. Keempat desainer ini adalah Agam Riadi, Francine Denise, Prasetio Budhi, dan Roland Adam.

Baca Juga: Pavilion 120: Tiga Brand Inovatif di Tangan Andra Matin Hasilkan Bangunan Fungsional dengan Daya Tarik Visual Ikonik

Tatanan Interior 4 Desainer Interior Indonesia di Pameran Desain “Opulent Visions”

“Semangat Conchita sejak awal memang menghadirkan pilihan berkualitas untuk mewujudkan ekspresi ruang interior yang sesuai dengan beragam karakter konsumen dan melalui kolaborasi ini, Conchita menghadirkan visi dari 4 ekspresi cerita visual yang tentunya sesuai dengan gaya hidup masa kini,” jelas Nadia Widjodjo, Founder dari Conchita Home.

Keempat desainer merancang interior dari empat unit apartemen di Comte Manoir dengan melakukan penataan visual yang menggabungkan tableware dan objets of desire serta home accessories di setiap unitnya.

Agam Riadi with Conchita Home di pameran desain “Opulent Visions” (Ranahrumah.com/Erly)

1. Agam Riadi Hadirkan Nuansa Tropical Summer

Desainer Agam Riadi (@agamriadi.interior) menghadirkan tatanan interior dengan nuansa tropical summer dengan memanfaatkan perpaduan warna dan pola.

Konsep The Secret Garden Cafe terinspirasi dari mini cafe yang ada di town house menjadi cerita yang ingin dihadirkan melalui suasana yang intimate.

Memanfaatkan furnitur yang bernuansa natural, Agam bertutur melalui pilihan home accessories dari Conchita Home dan membuai visual dengan pertemuan warna dan pola yang membangkitkan kesan penuh warna namun tetap hangat.

Francine Denise with Conchita Home di pameran desain “Opulent Visions” (Ranahrumah.com/Erly)

2. Francine Denise dengan Playfulness Berkonsep Autumn in Wonderland

Francine Denise (@francinedenisetj) tampil dengan tatanan yang mempertemukan furniture dan seni dalam playfulness berkonsep Autumn in Wonderland yang membebaskannya bermain dengan warna.

Bebas mempertemukan warna dengan sedikit quirkiness dalam padupadan furnitur midcentury modern. Hasilnya adalah sebuah pengalaman elegan, homey, dan juga timeless dengan banyak penggunaan warna burnt orange di ruang duduk dan ruang makan.

Baca Juga: Idefab Buka Showroom Flagship Pertamanya di Kemang: Destinasi Belanja Fabric Interior dan Eksterior

Prasetio Budhi with Conchita Home di pameran desain “Opulent Visions” (Ranahrumah.com/Erly)

3. Prasetio Budhi Hadirkan Vibe Lounge Nyaman dan Rileks dengan Gaya Modern Classic

Prasetio Budhi (@prasetiobudhi) mengadirkan desain yang menghadirkan vibe lounge dengan mengedepankan kenyamanan dan tatanan yang lebih rileks.

Pras menata apartemen ini bergaya Modern Classic Lounge. Perpaduan detail unik dari produk bergaya klasik dalam tatanan furnitur yang modern membawa nuansa sedikit eklektik yang menawan.

Pilihan furnitur yang lebih mengedepankan kenyamanan berpadu dengan pernik dan detail yang luwes menyambut dengan hangat ke dalam ruang-ruang di dalam unit apartemen tersebut.

Di sinilah produk dan objects of desire dari Conchita Home menjadi pemeran utama dalam membangun suasana dan memberikan pengalaman rasa yang klasik, elegan, serta timeless.

Baca Juga: 4 Elemen Penting untuk Merancang Desain Interior Natural

Roland Adam with Conchita Home di pameran desain “Opulent Visions” (Ranahrumah.com/Erly)

4. Roland Adam Membawa Imajinasi tentang Modern Milanese

Roland Adam principal of Goodlife interior hadir membawa imajinasi tentang Modern Milanese yang mempertemukan kemewahan desain klasik khas Milan dengan sentuhan modern yang elegan dan lebih mengedepankan fungsional.

Di sini Roland memadukan ekspresi dari beragam material berkualitas tinggi untuk membangun cerita visual yang sangat kuat berkarakter.

Tatanan tableware, objects of desire, dan home accessories dari Conchita Home di sini membangun ekspresi dan pengalaman rasa datang ke hunian modern gaya milanese yang timeless nan elegan namun tetap memiliki jiwa kontemporer.

Tampilan yang paripurna dari empat desainer ini juga didukung oleh beberapa jenama internasional yang mendukung dan melengkapi tatanan interior setiap unit apartemen menjadi desain yang paripurna.

Sementara produk terkurasi yang dimiliki oleh Conchita Home memegang peranan penting dalam membangun cerita dan pengalaman rasa. An Opulent Visions.

Pameran desain interior ini digelar dari 20 – 25 Februari 2025, bisa dikunjungi dengan undangan dan perjanjian dengan Conchita Home.

Tentang Conchita Home

Conchita Home membuka showroomnya pada 2018 berangkat dari kepedulian dan kecintaan Nadia Widjojo pada desain dan aksesori interior. Conchita sejak awal mengusung semangat menghadirkan produk yang terkurasi secara personal dan dari jenama – jenama internasional untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia yang sangat kurang memiliki akses ke aksesori serta elemen interior. Conchita Home menjawab semua kebutuhan yang memberikan banyak alternatif untuk bisa membangun cerita dan karakter di setiap tatanan interior. (RR)

Baca Juga: Permainan Warna Cerah dalam Proporsi yang Pas untuk Interior Kantor

Baca Juga: Inspirasi Interior Klasik Modern di Bangunan Art Deco

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Pavilion 120: Tiga Brand Inovatif di Tangan Andra Matin Hasilkan Bangunan Fungsional dengan Daya Tarik Visual Ikonik

Ranahrumah.com – INSPIRASI | Pavilion 120: Tiga 3 Brand Inovatif di tangan Andra Matin hasilkan bangunan fungsional dengan daya tarik visual ikonik.

Sebuah bangunan empat lantai menarik perhatian di Indonesia Design District PIK 2. Daya tarik visual baru yang tidak hanya memanjakan mata pengunjung, tetapi juga menarik perhatian untuk mndekat dan masuk ke dalam ruang-ruang yang ternyata menjanjikan kenyamanan dan fasilitas yang menarik.

Pavilion 120 (@pavilion120idd) merupakan salah satu bangunan di lingkup Indonesia Design District PIK 2 karya arsitek ternama Indonesia, Andra Matin. Tangan emasnya telah menghasilkan banyak karya yang juga turut membentuk perkembangan arsitektur di Indonesia.

Kali ini di tangannya Pavilion 120 mewadahi tiga jenama utama, Kayu Lapis Indonesia, Sandei, dan Mills Aluminium. Di dalamnya mewadahi beragam kegiatan yang berhubungan dengan ketiga jenama itu dan juga memberikan ruang-ruang pendukung bagi desainer dan klien bertemu dan berinteraksi.

Baca Juga: Tolok Ukur Arsitektur Berkelanjutan dan Tahan Bencana Versi SM Group

Baca Juga: Pesona Lantai Stone Plastic Composite (SPC) Motifnya Makin Beragam

Perwakilan dari barand Sandei, Mill Aluminium, dan Kayu Lapis Indonesia sesaat setelah konferensi pers, Kamis, 20/2/2025. (Ranahrumah.com/Erly)

Pavilion 120: Arsitektur dan Interior, Matreial Pendukung, dan Fasilitas yang Tersedia

“Desain Pavilion 120 bermula dari ide awal untuk menyatukan tiga brand yaitu Kayu Lapis Indonesia, Sandei, dan Mill Alumunium.

Kayu dari Kayu Lapis Indonesia diekspresikan sebagai struktur utama dan dibuat menyerupai skeleton. Dengan adanya struktur utama ini, memberi kesempatan untuk frame alumunium Mill dan blind Sandei dapat membingkai semua struktur.

“Penggabungan ketiga komponen ke dalam satu bentuk arsitektur mendemonstrasikan kemampuan kayu engineering, frame alumunium, dan blind diaktualisasikan dalam dimensi yang cukup besar,” Jelas Andra Matin, Principal dari AndraMatin Arcitect.

“Pavilion 120 diharapkan dapat menjadi ruang displai bagi ketiga brand tersebut dengan keunggulan dan personifikasi dari masing-masing produk, dalam ruang yang fungsional juga indah,” tambah Andra Matin.

Pavilion 120 merupakan gedung glulam pertama dan tertinggi di Indonesia, dengan struktur dan fasad yang didominasi oleh elemen kayu serta elemen vertikal yang tegas. Menurut situs Kayu Lapis Indonesia, Glulam atau Glued laminated merupakan produk kayu berupa papan laminasi yang disusun dan direkatkan dengan lem. Susunan beberapa lapis kayu direkatkan satu sama lain secara sempurna ini menjadi satu kesatuan tanpa terjadi diskontinuitas perpindahan tempat.

Baca Juga: Penerapan Arsitektur Hijau dan Eksplorasi Material Lokal Bikin Rumah Humble dan Hangat

Baca Juga: Ngedak Lebih Praktis dengan Material Dak Metal, Diekspos Pun Indah

Eksplorasi Sandei Blinds – Pavilion 120: Tiga 3 Brand Inovatif di tangan Andra Matin hasilkan bangunan fungsional dengan daya tarik visual ikonik.(Foto: IG Pavilion 120)

Desain interior yang dirancang oleh S+AO Studio (@studio_s_ao) tidak hanya untuk menghadirkan produk ketiga brand dalam tatanan showroom semata. Pendekaran desain modern yang selaras dengan eksterior yang dirancang oleh Andra Matin ini menampilkan sejauh apa produk-produk yang ada bisa dikolaborasikan dengan beragam produk lain dalam kesinambungan visual dan pengalaman rasa yang lengkap.

Pavilion 120 ini juga didukung oleh berbagai produk pendukung yang melengkapi keseluruhan desain eksterior dan interiornya menjadi satu desain yang paripurna. Beberapa brand seperti Armonia, Pita, Somfy, Rimba Partikel Indonesia, La Chetau Living, CoulliseINK, Habitus Concept, Ong Cen Kuang, Tridaya, dan Pelant Nursery.

“Sesuai dengan namanya, Pavilion 120 dirancang untuk membuktikan bahwa lahan seluas 120 m² tetap dapat menghadirkan ruang yang efisien dan terasa spacious jika dirancang dengan tepat. Melalui pendekatan desain yang cermat, kami mengoptimalkan tata letak dan pemilihan material untuk menciptakan pengalaman ruang yang lebih terbuka dan nyaman. Cohesive design through thoughtful collaboration of three different architectural elements — wood, aluminium, and fabric,” jelas Bran Suwandrei, Principal S+AO Studio. Hal ini juga mendukung fungsi-fungsi ruang yang menghadirkan fasilitas yang lengkap untuk berbagai kepentingan.

Dari eksplorasi, diskusi, hingga hang out dan meet up, kemudian diwadahi di 4 lantai bangunan. Lantai 1 menjadi showroom yang juga dilengkapi dengan multi function seperti cafe dan book shop, lantai 2 menjadi ruang kantor. Meeting room tersedia di lantai 3 untuk mewadahi desainer dan  arsitek untuk meeting dengan klien. Dan di lantai 4 menjadi rooftop yang juga multifungsi untuk beragam kegiatan dan gathering.

Dari bawah ke atas produk dari ketiga brand menjadi highlight dalam eksplorasi yang menginspirasi dan juga memberikan gambaran sejauh apa eksplorasi yang bisa dilakukan.

Baca Juga: Tampil Minimalis, Window Shutter Berbahan Solid Sintetis Ini Meredam Panas & Tak Menyimpan Debu

Eksplorasi Mill Aluminium – Pavilion 120: Tiga 3 Brand Inovatif di tangan Andra Matin hasilkan bangunan fungsional dengan daya tarik visual ikonik.(Foto: IG Pavilion 120)

Kayu Lapis Indonesia, Sandei, dan Mill Aluminium

Pavilion 120 merupakan cerita tentang sinergi bersama dari Kayu Lapis Indonesia, Sandei, dan Mills di tangan arsitek dan desainer kebanggan Indonesia untuk hadir menjadi daya tarik visual baru yang juga memberikan pengalaman baru ke semua penikmat dan pengunjungnya.

PT Kayu Lapis Indonesia Group adalah perusahaan pengolahan kayu/perkayuan terbesar di Indonesia dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan selama lebih dari 40 tahun.

Proses produksinya mengedepankan pengelolaan hasil hutan yang bertanggung jawab serta pendekatan yang berkomitmen terhadap tanggung jawab sosial perusahaan.

Perusahaan ini telah mendapatkan sertifikasi Forest Stewardship Council (FSC) dan Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu (SVLK). PT Kayu Lapis Indonesia Group memproduksi beberapa produk unggulan, meliputi wood flooring, decorative panel, decorative siding panel, plywood, wall cladding, hingga wood building component. Tak hanya berfokus pada meterial ramah lingkungan, setiap produk memiliki craftsmanship yang indah dan kenyamanan yang prima.

Baca Juga: Manfaatkan Cahaya Alami agar Hemat Listrik & Rumah tetap Adem

SANDEI, disebutkan dalam situsnya, menawarkan solusi terbaik untuk operable wall, operable glass, dan blinds. SANDEI didirikan oleh Brunoto Suwandrei Arifin pada 1985, dan menjadi salah satu leader produsen window coverings dan  operable partition di Indonesia.

Produk yang ditawarkan merupakan pilihan produk berkualitas tinggi dan beragam yang dikombinasikan dengan teknologi Eropa yang canggih untuk mengelevasi ruangan.

Semua produknya dibuat dengan menggunakan mesin berkualitas tinggi, teknologi Eropa, yang telah melalui quality control yang terperinci untuk memastikan produk yang dihasilkan berkualitas.

Selain itu, sentuhan akhir dari tim profesional SANDEI akan memastikan produk memenuhi ekspektasi tertinggi setiap ruangan. Beberapa project yang ditangani SANDEI di antaranya kantor MNC, Kapal Api, Commonwealth, serta Intercontinental Hotel.

Mill Aluminium merupakan penyedia utama sistem jendela dan pintu aluminium di Indonesia yang mendefinisikan kembali standar desain arsitektur modern.

Dengan semua bahan yang bersumber dan diproduksi di Italia, Mill Aluminium menggabungkan craftsmanship khas Italia dengan presisi, passion, dan detail yang tajam.

Mill Aluminium (@mill.aluminium) berkolaborasi dengan para arsitek, desainer, dan builder dalam mewujudkan desain terbaik dengan produk yang mampu meningkatkan kualitas estetika dan fungsional ruang modern.

Sebagai pelopor dalam memperkenalkan sistem jendela serta pintu dengan teknologi high[1]performance dan ultra-slim di Indonesia, produk-produk Mill Aluminium dipastikan terbuat dari material yang awet dan tahan korosi.

Dengan komitmen keberlanjutan, sistemnya yang canggih mengurangi penggunaan energi melalui insulasi termal dan akustik yang unggul.

Mill Aluminium memberdayakan arsitek lokal untuk menciptakan desain inovatif yang sadar lingkungan dan inovatif yang menetapkan tolok ukur baru untuk kehidupan modern. (RR)

Baca Juga: 3 Pilihan Jenis Kayu untuk Menciptakan Kesan Rastik

Baca Juga: Plus Minus Kayu Sintetis, Suede, dan Vinil sebagai Soft Furnishing

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Moire Rugs Pamerkan 3 Kategori Koleksi Karpet Favorit

Ranahrumah.com – TREN | Moire Rugs pamerkan 3 kategori koleksi karpet favorit.

Moire “bespoke rugs”, karpet yang dibuat dengan teknik hand tufted, memperkenalkan koleksi karpet yang sarat cerita dan filosofi visual terinspirasi oleh keindahan alam, di pameran “Floory Tales – Woven Wonder” yang digelar di Ashta District 8, Senopati, Jakarta, pada18 -23 Februari 2025.

Pameran bertajuk “Floory Tales – Woven Wonder” kali ini juga menandai 11 tahun berkiprahnya Hesitada, perusahaan yang menggawangi beberapa jenama dengan produk karpet, salah satunya adalah Moire.

Di “Floory Tales – Woven Wonder”, Moire Rugs tidak sekadar memamerkan debut koleksinya kepada publik, namun publik juga mendapat kesempatan untuk memesan koleksi favorit dari ketiga kategori koleksi yang diperkenalkan.

Sejak awal kehadirannya, Moire Rugs selalu memproduksi koleksi yang memiliki kedalaman cerita dan memiliki kualitas desain yang apik dan bahkan artsy.

Ketiga kategori koleksi karpet yang dipamerkan kali ini menampilkan kekuatan desain MOIRE Rugs, berkelas dengan alternatif bahan baku premium, sehingga menghasilkan kualitas produk yang sangat berkualitas.

Dalam pameran ini mayoritas material yang digunakan adalah wool dan mix viscose yang selama ini menjadi favorit dari klien Moire. Dibuat dari benang yang punya alternatif warna lengkap sehingga menhasilkan gradasi warna yang sangat halus secara visual.

“Alam merupakan sumber inspirasi yang tak terbatas dan melalui detail-detail unik yang ada di alam, kami terpukau dengan keindahannya dan menggugah karya-karya dalam koleksi terbaru ini. Eksplorasi visual yang terinspirasi oleh alam ini ternyata juga membawa kami menemukan banyak hal indah dalam produksi menggunakan material yang tentunya juga premium,” jelas Tama FLorentina D, selaku Direktur Hesitada dan Founder Moire.

Sejalan dengan waktu, teknik hand tufted carpet juga mengalami perkembangan dan menjadi semakin tinggi kualitas craftmanship-nya.

Alam tidak hanya terbatas pada apa yang terlihat di permukaan saja, tetapi juga bagaimana bumi melalui bentuk dan fragmennya memiliki ekspresi Indah yang menggugah hati.

Baca Juga: Tips Memilih Tekstur Karpet yang Cocok untuk Tiap Ruang

Baca Juga: Idefab Buka Showroom Flagship Pertamanya di Kemang: Destinasi Belanja Fabric Interior dan Eksterior

Moire “bespoke rugs”, karpet yang dibuat dengan teknik hand tufted memperkenalkan koleksi karpet yang sarat cerita dan filosofi visual terinspirasi oleh keindahan alam. (Ranahrumah.com/Erly)

Debut 3 Kategori Koleksi Karpet Premium Moire Terinspirasi Alam

Koleksi Moire yang dipamerkan kali Ini terbagi menjadi tiga kategori: Terra, Mycelia, dan Floreat.

Terra menjadi cerita tentang bagaimana lapisan bumi dengan berlapis-lapis sedimentasi menginspirasi melalui tekstur mentahnya menjadi representasi dari solid grounding yang eteral. Pergerakan tanah, ekspresi irisan tanah dan bagaimana seluruhnya bisa menyambung menjadi satu cerita menarik yang menggugah hati di koleksi ini.

Sementara itu Mycelia merupakan apresiasi terhadap bagaimana alam berinteraksi satu sama lain, seperti jamur yang menjadi wujud dari regenerasi dan tumbuh menjadi upaya untuk merengkuh keindahan alam. Beragam perpaduan elemen alam menjadi bentuk dan form yang menarik untuk dieksplorasi secara visual.

Floreat akan lebih mengeksplorasi bagaimana bunga dan dedaunan berekspresi di beragam waktu dan merespon matahari. Sebuah proses yang hampir terasa seperti puisi yang berevolusi secara botanika.

Baca Juga: Cara Membersihkan Lumpur di Karpet & Bikin Furnitur Kayu Kinclong

Baca Juga: DIY Mengubah Tampilan Lantai dengan Cat Dekoratif agar Cantik dan Tidak Pasaran

Dalam pameran “Floory Tales – Woven Wonder”, mayoritas material karpet yang digunakan adalah wool dan mix viscose yang selama ini menjadi favorit dari klien Moire. (Ranahrumah.com/Erly)

Moire Rugs: Tak Hanya untuk Lantai

Selain memperkenalkan ketiga kategori koleksi terbaru kali ini, Moire juga mengajak publik untuk berinteraksi lebih jauh di antaranya adalah mencoba mesin di rug lab session dan merasakan bagaimana media rugs ini tidak hanya elemen dekoratif di lantai semata, tetapi juga menjadi elemen visual ruang yang unik. Desainnya bisa mengisi jiwa dengan cerita visual yang bermakna.

Di kesempatan ini, juga terdapat acara diskusi panel yang memberikan materi-materi menarik bagi pengunjung mal dan penikmat pameran seputar desain karpet, keberlanjutan, dan inspirasi alam.

Dijelaskan lebih lanjut oleh tim Moire, beberapa pilihan material karpet yang dimiliki Moire, terbuat dari wool (kisaran harga Rp2,5 Juta/M2); viscose (kisaran harga Rp4 Juta/M2); Bambu (harga Rp6,5 Juta/M2), dan Akrilik (harga Rp1,8 Juta/M2). Karpet Moire Rugs, dikatakan tak berubah bentuk, warna, dan kualitasnya hingga 10 tahunan.

Tentang MOIRE

Didirikan pada 2018, Moire Rugs telah menjadi pelopor dalam pembuatan bespoke rugs yang mewah. Seluruh koleksinya, merayakan keabadian, budaya, warisan, dan seni. Dengan komitmen terhadap keberlanjutan dan inovasi, jenama ini terus mendorong batasan desain karpet, menciptakan karya yang menceritakan kisah menarik melalui tekstur tenunan. (RR)

Baca Juga: Panduan Lengkap Memilih Karpet Bulu Berkualitas untuk Rumah

Baca Juga: Takut “Salah Warna” dan Terjebak Memilih Warna Itu-itu Saja? 9 Cara Ini jadi Solusi!

Baca Juga: Rug Design Award 2022 Tampilkan Desain Karpet Unik dari Peserta

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Idefab Buka Showroom Flagship Pertamanya di Kemang: Destinasi Belanja Fabric Interior dan Eksterior

Ranahrumah.com – TREN | Idefab buka showroom flagship pertamanya di Kemang: Destinasi Belanja Fabric Interior dan Eksterior.

Interior Design Fabrics and Furnishings (Idefab), penyedia terkemuka gorden serta fabric interior dan eksterior di Indonesia, mengumumkan pembukaan showroom flagship pertamanya di Kemang, Jakarta, pada 18/02/2025.

Terletak di lantai 3 gedung ikonik Juno Home di Jalan Kemang Raya No. 78A, Jakarta Selatan, showroom Idefab ini diberi julukan “Permata Tersembunyi Baru di Kemang”.

“Berada satu gedung dengan Juno Home, Idefab menjadi one stop shopping untuk belanja furnitur dan fabric,” ujar Violacea Wihardjo, pemimpin generasi kedua Idefab, yang didirikan pada tahun 1991 oleh sang ayah, Herman Wihardjo.

“Idefab menyediakan produk curtain, fabric untuk interior maupun eksterior, cushion, yang semuanya dibuat secara customize,” tambah Violacea.

Adapun Juno Home selama ini dikenal sebagai pembuat furnitur premium yang gaya dan nyaman. Dengan fasilitas manufakturnya, produk yang dihasilkan memadukan kecanggihan estetika dengan keahlian yang luar biasa, furnitur berkualitas tinggi yang diproduksi secara lokal. Juno Home menawarkan beragam pilihan desain yang terbuat dari bahan alami, termasuk kayu solid, eceng gondok, dan anyaman rotan yang detail. “Beberapa produk Juno Home bahkan sudah diekspor ke Amerika dan Eropa,” ujar Nikko Winoto dari Juno Home.

Untuk penataan interior showroom, Idefab menggandeng desainer interior Yuni Jie. jebolan dari Cornish College of the Arts di Seattle, penerima beasiswa dan lulus pada tahun 1999 dengan gelar Sarjana Seni Rupa dengan predikat Cum Laude dan pemilik gelar Master of Industrial Design dengan penghargaan Honor of Excellence dari Pratt Institute di New York.

Yuni Jie dikenal akan desainnya yang abadi, fungsional, dan inovatif, keahlian Yuni tercermin di seluruh ruang. Kemampuannya dalam mengintegrasikan elemen desain, tekstur, dan warna secara harmonis menjadikannya kolaborator sempurna untuk proyek ini.

Baca Juga: Karakter 7 Jenis Material Fabric dan Fungsinya sebagai Soft Furnishing

(Ki-Ka) Ary Sanjaya (moderator), Violacea Wihardjo (Idefab), Yuni Ji (desainer interior dan founder One Fine Sky), Nikko Winoto (Juno Home) saat konferensi pers:
Ideafab buka showroom perdana di Kemang, jadi one stop shopping furnitur dan fabric. (ranahrumah.com/Erly)

Konsep Unik Showroom Idefab

Diberi julukan “Permata Tersembunyi Baru di Kemang”, showroom Idefab menampilkan taman rooftop unik yang menciptakan suasana tenang untuk memilih fabrics dan menyelenggarakan acara eksklusif.

Untuk menambah daya tarik visual showroom Idefab, fasad bangunan dihiasi outdoor fabrics untuk kanopi yang bergaris kuning dan putih, yang disponsori oleh Sauleda, menciptakan instalasi besar yang menarik perhatian saat peresmiannya.

Adapun interior showroom idefab, terdiri dari lima area utama yang dirancang oleh Yuni Jie dengan mengusung konsep Casual Elegant yang menjadi trade mark-nya. Lima ruang itu terdiri dari:

▪ Area Resepsionis

▪ Area Display

▪ Area Rapat Formal

▪ Area Presentasi/Seminar

▪ Area Rapat Santai dengan Co-working Space

Ruang-ruang ini memungkinkan berbagai aktivitas, mulai dari presentasi produk dan diskusi teknis hingga kolaborasi yang lebih santai.

Memilih sebuah fabric sangat memerlukan natural light, karenanya desainer interior kelahiran 1977 ini sangat memperhatikan pencahayaan alami yang mencukupi dalam tata ruangnya.

Baca Juga: Tips Memilih Gorden untuk Rumah, Kenali Bahan, Motif, dan Warnanya

Idefab menampilkan berbagai soft furnishings premium, termasuk gorden, fabric interior dan eksterior, bantal dekoratif, serta layanan reupholstery furniture.(Ranahrumah.com/Erly)

Idefab Hadirkan Ragam Produk Fabric, Aksesori, dan Layanan Reupholstery Furniture

Showroom flagship Idefab menampilkan berbagai soft furnishings premium, termasuk gorden, fabric interior dan eksterior, bantal dekoratif, serta layanan reupholstery furniture.

Semua produk telah melewati kontrol kualitas ketat dan memenuhi standar internasional dalam aspek teknis, seperti ketahanan api, daya tahan, ketahanan air, serta ketahanan warna terhadap sinar UV, memastikan keindahan sekaligus fungsionalitas.

Idefab berlokasi bersebelahan dengan Agora Outdoor Fabrics, merek global yang berspesialisasi dalam benang akrilik 100% solution-dyed-fabric eksterior dengan kualitas tertinggi. Kedekatan showroom ini memberikan pengalaman yang lebih praktis bagi desainer dalam menemukan solusi terbaik untuk interior dan eksterior.

Baca Juga: Plus Minus Kayu Sintetis, Suede, dan Vinil sebagai Soft Furnishing

Koleksi MIMPI berupa 6 bangku unik terinspirasi kekayaan budaya Indonesia jadi lini produk perdana yang diluncurkan Idefab pada peresmian showroom flagship perdana di Kemang, Jakarta 18/02/25. (Ranahrumah.com/Erly)

Koleksi MIMPI: 6 Bangku Unik Terinspirasi dari Kekayaan Budaya Indonesia

Untuk merayakan pembukaan flagship store ini, Idefab berkolaborasi dengan Juno Home dan Yuni Jie meluncurkan Koleksi MIMPI. Koleksi menjadi lini produk pertama, berupa 6 stool atau bangku unik yang terinspirasi dari kekayaan budaya Indonesia.

Koleksi MIMPI berupa stool atau bangku unik ini mencakup:

  • Poleng Bali
  • Borneo
  • Gedhek
  • Kembang Tandjoeng
  • Sangkar
  • Parang

“Kolaborasi Idefab-Juno Home-Yuni Jie diharapkan dapat membawa angin segar bagi dunia interior di Indonesia dan memberikan inspirasi baru bagi para desainer dalam berkarya,” ungkap Yuni Jie.

Setiap bangku menampilkan motif dan pola khas Indonesia, dengan anyaman rotan yang dikustomisasi dan dipadukan dengan fabric pilihan yang memperkaya tekstur serta warna rotan.

Untuk setiap pembelian salah satu koleksi ini, One Fine Sky—inisiatif sosial yang didirikan oleh Yuni Jie—akan menyumbangkan satu set seragam sekolah untuk anak-anak kurang mampu di Indonesia. “Saya senang ada nilai sosial dari sebuah furnitur yang sangat simple ini,” ujar Yuni Jie, yang melalui One Fine Sky sudah mendonasikan puluhan ribu seragam sekolah  ke seluruh pelosok Nusantara seperti di Nias, Papua, dan Kalimantan. (RR)

Baca Juga: 3 Cara Memainkan Pola Material agar Tak Monoton

Baca Juga: Ikons Furniture & Arpose Design Group Hadirkan Staple Collection, Furnitur untuk Industri Hospitality

Baca Juga: Eksterior Cantik dengan Furnitur LUAR yang Aman Kena Hujan dan Panas!

Baca Juga: Nerd Collection by Blackwood Furnitur Lokal Premium Berkonsep Beauty in Simplicity

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Beyond Illumination: Mengubah Pencahayaan Menjadi Ekspresi Seni

Ranahrumah.com – INSPIRASI | Beyond Illumination: Mengubah pencahayaan menjadi ekspresi seni.

Memperluas visi #TerangIndonesia melalui konsep “Beyond Illumination, in-Lite, brand pencahayaan besutan anak bangsa konsisten memberikan edukasi dan solusi pencahayaan terpadu untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat.

Konsep Beyond Illumination menekankan bahwa pencahayaan tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkaya ekspresi artistik.

Inisiatif ini diwujudkan melalui kolaborasi dengan seniman Revoluta S dalam pameran bertajuk ‘Pada Satu Titik‘, yang dibuka pada Senin, 17 Februari 2025, di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan (17/02/2025).

Pada kesempatan ini, General Manager Marketing in-Lite, Fransiska Darmawan mengungkapkan pentingnya peran pencahayaan dalam menampilkan karya seni dengan optimal. “Karya seni umumnya diapresiasi secara visual, sehingga pencahayaan yang tepat membantu penikmatnya merasakan mood dan ambience dari karya tersebut secara lebih mendalam.

Baca Juga: Jadi Nyawa bagi Ruangan, Inilah 5 Langkah Merencanakan Pencahayaan

Bentuk penghormatan bagi sang seniman yang telah melalui ribuan keputusan kreatif dalam proses berkarya, agar dapat diapresiasi sebagaimana mestinya.”

Sebelum menentukan pencahayaan, seniman perlu memahami pesan yang ingin disampaikan melalui karyanya.

Tak kalah penting, mereka juga harus mengenali jenis pencahayaan yang paling sesuai untuk membangun suasana dan menghadirkan kesan yang diinginkan.

Pemilihan pencahayaan sebaiknya disesuaikan dengan tema, mood, medium, serta lokasi pameran, baik di dalam maupun luar ruang agar dapat mendukung pengalaman visual yang optimal bagi penikmatnya.

Sebagai contoh, pada karya dengan nuansa ceria, seniman dapat menggunakan general lightingdengan warna putih terang atau semu yang merata untuk menciptakan atmosfer positif. Pencahayaan jenis ini memberikan efek alami, sehingga mampu mempertahankan warna seperti aslinya.

Baca Juga: Inspirasi Ruang dengan Pencahayaan Pintar WiZ Smart Lighting

Selain itu, permainan bayangan dan sorotan pada detail tertentu dapat menonjolkan aspek emosional atau tematik dalam karya. Teknik ini mampu menghadirkan dimensi tambahan, memperkaya makna, dan memperdalam interpretasi visual yang sesuai dengan visi seniman. Kedua teknik ini digunakan pada pameran ‘Pada Satu Titik’ oleh Revoluta S.

Fransiska juga menjelaskan alasan di balik peralihan menuju konsep “Beyond Illumination. Jika sebelumnya in-Lite berfokus pada inspirasi pencahayaan untuk bangunan, kini kami ingin turut memotivasi dan mendukung teman-teman seniman agar terus berkarya. “Konsep ini merupakan bentuk komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya memenuhi kebutuhan pencahayaan, tetapi juga ruang untuk ekspresi seni.“ 

Ia pun berharap, in-Lite dapat membantu mereka menghadirkan showcase yang optimal, sehingga karya mereka dapat tampil menonjol dan mencapai level yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Seniman, Revoluta S mengungkapkan, “Sebagai seniman, kita sering fokus pada proses mencipta karya. Namun, kita kerap melupakan hal penting setelahnya, yaitu cara menampilkan karya. Padahal, penyajian yang tepat memungkinkan karya dinikmati secara optimal oleh penikmat seni.”

Baca Juga: Cara Memilih Pencahayaan yang Tepat, Ciptakan Suasana Berbeda di Setiap Ruang

“in-Lite membuat saya semakin memahami pentingnya pencahayaan dalam presentasi karya seni. Ternyata, pemilihan lampu, sudut pencahayaan, dan penataan memerlukan strategi khusus serta perencanaan yang matang,”

Dalam pameran ‘Pada Satu Titik’ kali ini, Revoluta S menggabungkan material logam yang dipadukan dengan permainan cahaya untuk menghadirkan kesan hidup sekaligus memperkaya ekspresi artistik karyanya. Pameran ini terbuka untuk pengunjung di lantai LG The Ritz-Carlton Mega Kuningan, mulai 17 Februari hingga 16 Maret 2025.

Revoluta S juga merupakan kreator di balik karya seni bertajuk ‘Utopia Pungguk’, ‘Tangguh’, dan ‘Jiwa Merdeka’. Selain itu, Ia adalah sosok pencetus sekaligus ketua pelaksana pameran ‘Jakarta PROVOKE!’. Sebelumnya, in-Lite mendukung 19 perupa yang turut serta dalam pameran tersebut yang diadakan pada 9 sampai 11 Agustus 2024 di ruang kreatif Pos Bloc, Jakarta. Melalui pencahayaan yang tepat, in-Lite mendukung para seniman kontemporer tersebut menyuarakan isu-isu aktual dan kritis lewat ‘provokasi artistik’. (RR)

Baca Juga: Solusi Kekinian Mendekorasi Ruang Tanpa Ribet Hanya dengan Lampu Pintar 

Baca Juga: Lampu LED Grow Light untuk Pertumbuhan Tanaman Indoor Gantikan Peran Matahari

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom

Mengenal RAMP Pengganti Tangga yang Ramah untuk Lansia dan Kaum Difabel

Ranahrumah.com – ARSITEKTUR | Mengenal RAMP Pengganti Tangga Ramah untuk Lansia dan Kaum Difabel.

Meski sangat pupuler di negara lain, Ramp – pengganti tangga berupa bidang miring yang menjadi penghubung vertikal antrruang, belum terlalu populer di Indonesia.

Meski sangat pupuler di negara lain, Ramp – pengganti tangga berupa bidang miring yang menjadi penghubung vertikal antrruang, belum terlalu popular di Indonesia. Mengutip situs lingkarsosial.org, dalam prinsip desain universal, ramp merupakan jalur sirkulasi yang memiliki bidang dengan kemiringan dan lebar tertentu untuk memudahkan akses antarlantai bagi kaum difabel atau penyandang disabilitas dan/atau pengguna bangunan gedung dan pengunjung bangunan gedung. Standar lebar dan kemiringan ram termuat dalam Permen PUPR 14/2017.

Dari prinsip desain universal tersebut, diatur perancangan dan penyediaan ramp sebagai sarana hubungan vertikal antarlantai harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut.

  • Keselamatan,kenyamanan,kemudahan penggunaaan,
  • kemudahan pencapaian dan penempatan pada lokasi yang mudah terlihat,
  • kelengkapan penanda yang jelas dan informatif,
  • derajat/tingkat kemiringan dan tekstur permukaan ramp yang mudah digunakan dan tidak membahayakan, dan
  • pemisahan ramp untuk pengguna bangunan gedung dan ramp untuk barang.

Perancangan dan penyediaan ramp atau ram sebagai sarana hubungan vertikal antarlantai harus mengutamakan kemampuan pengguna kursi roda dalam menggunakannya.

Baca Juga: 4 Ide Model Tangga dan Posisi yang Tepat sesuai Bentuk dan Kondisi Ruang

Baca Juga: Ngedak Pakai Dak Metal Butuh Tukang Ahli, Cek Plus Minus Material Ini

Universal Design sudah sangat dikenal di negara lain, di mana banyak orang mulai menambahkan ram (ramp) khusus untuk pengguna kursi roda di bagian depan rumah mereka yang biasanya berhalaman luas dan tidak berpagar.

Ramp seperti ini membutuhkan spasi atau ruang yang banyak, sehingga sulit diterapkan pada rumah berhalaman sempit seperti di Indonesia.

Dari istilahnya, ram (ramp) memiliki arti bidang miring yang berfungsi untuk memindahkan barang. Bangsa Mesir kuno telah menggunakan sistem ini untuk memindahkan batu besar sewaktu membangun piramida.

Pada perkembangannya, ramp dibangun sebagai pengganti tangga bagi pengguna kursi roda atau orang yang memiliki kemampuan mobilitas terbatas.

Biasanya ram (ramp) banyak digunakan di rumah sakit, panti jompo, atau panti rehabilitasi. Selain itu, ramp juga dapat digunakan untuk tujuan rekreasi seperti di kolam renang atau di area bermain skateboard.

Baca Juga: Tips agar Tangga Aman dan Minim Risiko Kecelakaan bagi Anak dan Manula

Baca Juga: Tips Tangga Aman, Ini Desain Ideal Railing dan Harganya

Kehadiram Ramp membuat rumah nyaman dihuni hingga usia tua dan nyaman untuk kaum difabel.

Ramp: Rumah Nyaman Dihuni hingga Usia Tua & Nyaman untuk Difabel

Saat ini, ketika konsep sustainable mulai dipikirkan saat membuat rumah sehingga nyaman dihuni hingga usia tua (usi lanjut). Ramp di rumah tinggal mulai menjadi pertimbangan untuk memudahkan akses berjalan bagi siapa saja.

Saat membawa mebel atau peralatan besar, tentunya akan lebih mudah menggunakan ramp daripada menaiki dan menuruni tangga.Pun tentu saja saat penghuni sudah memasuki usia senja. Atau, ketika di rumah ada pengguna kursi roda.

Alhasil, di sini ramp masih terbatas digunakan sebagai akses antarlantai yang tidak jauh jaraknya dan akses mobil pada daerah carport.

Membuat ramp khusus orang cacat memang memerlukan penanganan ekstra dari orang yang ahli agar tidak lantas berbalik mencelakakan si pemakai.

Namun jika sekadar membuat rampyang jaraknya pendek, kamu dapat melakukannya sendiri. Asalkan tetap mengikuti beberapa persyaratan wajib untuk membuat rampyang aman bagi siapa saja, kamu dapat menambah keunikan tersendiri di dalam rumah dengan ramp.

Baca Juga: Berapa Jumlah Anak Tangga yang Baik Menurut Feng Shui?

Baca Juga: Peraturan Meningkat Rumah yang Harus Ditaati Biar Tak Kena Sanksi

Spesifikasi Ramp di Rumah Tinggal

Ramp di rumah tinggal akan sangat berguna pada area dengan arus mobilitas yang tinggi, seperti pada area pertemuan teras rumah dengan carport.

Di dalam rumah, ramp dapat dibuat pada area pengalihan ruangan yang memiliki perbedaan ketinggian lantai yang tidak besar. Selain itu, ramp yang cukup panjang jaraknya dapat diletakkan pada area rumah dengan viewyang menarik.

Lantas, seperti apa standar spesifikasi pembuatan ramp yang ideal?

  • Sudut kemiringan ramp yang ideal adalah 10 derajat, tidak lebih. Jika lebih dari itu, rampakan semakin curam dan sulit digunakan pejalan kaki maupun pengguna kursi roda.
  • Lebar ramp pun diusahakan tidak kurang dari 90 cm, karena akan memudahkan pengguna kursi roda yang perlu menggerakkan roda sendiri.
  • Ramp yang kecil tidak terlalu memerlukan railing, namun rampdengan kemiringan yang lebih curam dan jarak panjang harus dilengkapi railing.
  • Ramp yang digunakan di dalam rumah dapat menggunakan material apapun, misalnya material yang sama dengan lantai. Namun jika terdapat di luar rumah, material harus tahan cuaca seperti beton, keramik, kayu, atau batu alam.
  • Tambahkan pula material anti-licin atau anti-slip agar memberikan keamanan berjalan saat rampbasah. (RR)

Baca Juga: Menciptakan Suhu Nyaman di Rumah Tropis & Siasat Merespons Iklim

Baca Juga: Mengenal Beton Pracetak (Precast) Solusi Inovatif Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah

Cek berita atau ulasan inspiratif ranahnya rumah, properti, dan gaya hidup penghuninya di website www.ranahrumah.com, Facebook Ranah Rumah, Instagram @ranahrumahcom